• semua artikel dalam situs ini boleh dicopy dan disebarluaskan tanpa perlu minta izin kepada saya, saya juga cuma ngopi dari situs-situs lain ============================================== pacaran adalah haram, zina haram, seks bebas haram, minuman keras haram ========================================== jika ada tulisan dalam blog ini yang bertentangan dgn ajaran islam maka haram dipraktekkan.
  • www.hatibening,com

  • Arsip artikel 083821513356

  • kategori artikel 083821513356

  • Halaman/pages facebook islami yang sangat menarik dan bermanfaat untuk anda add/like:

  • www.kajian.net

    Surah Al-Baqarah ayat 216: Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
  • ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)”

    ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)” ================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ==================================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ----------------------------------------------------
  • inilah Dakwah Kami:

    ------------------------------------------------------------------ Kembali kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan Pemahaman Rosululloh serta Salafush Ash-Shalih ------------------------------------------------------------------ Tashfiyah, yakni memurnikan ajaran Islam dari segala Noda Syirik, Bid’ah, Khurafat, serta gerakan-gerakan dan pemikiran-pemikiran yang merusak ajaran Islam. ------------------------------------------------------------------ Tarbiyah, yakni Pendidikan bagi kaum Muslimin berdasarkan ajaran Islam yang murni. ------------------------------------------------------------------ Menghidupkan pola pikir membiasakan kebenaran, bukan membenarkan kebiasaan (tradisi). ------------------------------------------------------------------ Mengajak kaum Muslimin untuk hidup Islami, sesuai dengan Manhaj Ahlul Sunnah Wal Jama’ah. ------------------------------------------------------------------ -------------
  • Motto kami

    ------------------------------------------------------ --------------------------------------------------------------- Hidupkan Sunnah Nabi serta para Salafush Ash-Shalih, --------------------------------------------------------------- Hindari Fanatisme Golongan & Partai. --------------------------------------------------------------- Wujudkan Persatuan Umat Islam --------------------------------------------------------------- Serta Jauhilah 3 T Yakni: Taklid, Ta’ashub (Fanatisme Golongan/Partai), serta Taffaruq (Memecah belah Umat). --------------------------------------------------------------- sms/call:081511542355 ------------------------------------------------------
  • ittiba’ di atas manhaj salaf dan menyelisihi selainnya

    ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari ahlul Kitab telah berpecah belah menjadi tujuh puluh dua golongan. Dan sesungguhnya agama ini (Islam) akan berpecah belah menjadi tujuh puluh tiga golongan, tujuh puluh dua golongan tempatnya di dalam Neraka dan satu golongan di dalam Surga, yaitu al-Jama’ah.” [HR. Abu Dawud (no. 4597), Ahmad (IV/102), al-Hakim (I/128), ad-Darimy (II/241)] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “Barangsiapa di antara kalian ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: "Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Imam Ahmad rahimahullah (wafat th. 241 H) berkata: “Prinsip Ahlus Sunnah adalah berpegang dengan apa yang dilaksanakan oleh para Shahabat ridhwanullahi ‘alaihim ajma’in dan mengikuti jejak mereka, meninggalkan bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat.” [Syarah Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah oleh al-Laalikaa-iy I/175-185 no. 317] ----------------------------------------------------------------------------------
  • PEMERINTAH INDONESIA WAJIB BERHUKUM DENGAN HUKUM ISLAM

    PEMERINTAH INDONESIA WAJIB BERHUKUM DENGAN HUKUM ISLAM ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “(Hak untuk) menetapkan hukum itu (hanyalah) hak Allah.” (QS. Al An’aam [6]: 57) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki? dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ? (QS Almaidah: 50) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Sesungguhnya Allah menetapkan hukum-hukum menurut yang dikehendaki-Nya. (QS Al Maidah:1) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim. (QS Al Maidah:45) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah mereka itulah orang-orang yang zalim (QS Albaqarah:229) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- “Maka demi Rabb-mu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu (Muhammad) hakim (pemutus) terhadap perkara yang mereka perselisihkan.” (QS. An Nisa [4]: 65) ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • ILMU IKHLAS

    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Ar-Rabi` bin Khaitsam berkata: Seluruh perbuatan yang tidak diniatkan mencari ridha Allah, maka perbuatan itu akan rusak! ======================================================================= Abu Sulaiman Ad-darani berkata: Beruntunglah bagi orang yang mengayunkan kaki selangkah, dia tidak mengharapkan kecuali mengharap ridha Allah! ======================================================================== ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)” ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------
  • PESAN DARI UMAT ISLAM YANG DITINDAS MUSUH

    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- “wahai saudaraku seIslam di Indonesia..disini kami ditembaki peluru, rumah kami diledakkan, ayahku sengaja ditembak dikepalanya, adikku diperkosa oleh tentara kafir laknatullah itu.., apakah kamu disana sedang bersenang senang ? aku tunggu jawabanmu” ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • KETAHUILAH BAHWA HANYA UMAT ISLAM YANG BISA MASUK SURGA

    wahai umat manusia, islam-lah agar kalian selamat !! ( Wahai Allah, sungguh telah kusampaikan, maka saksikanlah..) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- "Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia diakhirat termasuk orang-orang yang rugi.." (QS Ali Imraan : 85) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- IKUTILAH JALAN KEBENARAN ITU JANGAN HIRAUKAN WALAUPUN SEDIKIT ORANG MENGIKUTINYA!JAUHKANLAH DIRIMU DARI JALAN JALAN KESESATAN DAN JANGANLAH TERPESONA DENGAN BANYAKNYA ORANG ORANG YANG MENEMPUH JALAN KEBINASAAN! ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Sunnah itu bagaikan bahtera nabi nuh.Barangsiapa mengendarainya niscaya dia selamat dan barangsiapa terlambat dari bahtera tersebut maka dia akan tenggelam…… ------------------------------------------------------ KUMPULAN CERITA CINTA , PUISI CINTA , SMS CINTA , KATA CINTA , CURHAT CINTA
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) -------------------------------------------------------
  • ruang konsul dokter

  • Blog Stats 083821513356

    • 10,229,255 hits

kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru

kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru
———————————————————-

Korban Janda TBK

Tega bener Ranti, 35 tahun, membagi-bagi cintanya pada para tetangga sendiri yang punya bakat jadi petualang asmara. Si Gito, 40 tahun, dilayani, tapi si Karman, 38 tahun, juga boleh mencicipi kemulusan tubuhnya. Yang kasihan tentu saja si Gito, tak sadar bahwa punya gendakan buka “saham” tebeka (terbuka), dia mati konyol akibat kecemburuan Karman. Gemparlah penduduk Krasak Kabupaten Kudus (Jateng).

Enak nggak enak memang jadi janda, apa lagi macam Ranti yang masih menebar pesona. Lelaki para tetangganya di Desa Bendungan Kecamatan Krasak, sudah lama sebetulnya selalu menaruh perhatian padanya, mengincar Ranti yang cantik dan sensual itu. Tapi kala itu mereka sebatas jakun dan pendulum yang turun naik, karena wanita berkulit putih bersih itu punya suami. Dengan kata lain, otak mereka masih mampu mengendalikan “si otong”.

Risih juga sebetulnya Ranti selalu menjadi titik perhatian para lelaki, seperti selebritis saja. Dan karena ada suami, dia menganggap angin lalu sikap para warga. Ranti berpikir positif thinking saja; lelaki normal memang selalu begitu. Setiap melihat barang bening tingkahnya jadi macem-macem. Ibaratnya ayam jago, semua babon (ayam betina) yang mulus-mulus maunya diereki lalu dikawinin dan dicobain.

Kehidupan manusia selalu berubah-ubah, terbawa rotasi cakramanggilingan (dunia berputar), kata orang Jawa. Siapa nyana, suami Ranti yang sehat-sehat saja, tiba-tiba klepeg-klepeg kena Flu Burung dan wasalam. Serta merta wanita cantik itu menyandang status baru sebagai janda. Segenap warga berbela sungkawa, ikut prihatin tapi juga memahami. Maksudnya, takdir Illahi memang tak bisa diralat siapapun.

Ini memang musibah terberat bagi kehidupan Ranti. Tapi bagai kalangan lelaki para pengagumnya, status barunya justru menjadi barokah. Soalnya, peluang terbuka kembali. Kalau modal ada, bolehlah ikut “tender” asmara. Siapa tahu nanti menjadi pemenang, lalu bisa menggarap janda Ranti sepuas-puasanya. “Tapi sabar saja Bleh, masih juga merah kuburan suaminya,” kata hati nurani di setiap lelaki pengagum Ranti.

Lelaki yang ngebet banget pada janda Ranti tercatat dua orang, yakni si Karman an si Gito. Keduanya termasuk bangkotan semua, maksudnya sudah punya anak bini di rumah. Dengan demikian bila mereka masih juga mengincar Ranti, sesungguhnya sekadar untuk difersifikasi atau keanekaragaman “menu” saja. Di rumah ketemu sayur lodeh melulu, siapa tahu menunya Ranti serasa opor ayam atau gulai kambing!

Ilmu-ilmu pedekate (pendekatan) mulai diterapkan secara diam-diam. Karman tak tahu bahwa Gito jadi pesaingnya. Sebaliknya Gito, dia juga tak sadar bahwa setiap saat Karman bisa menjegal atau menyabot laju perselingkuhannya. Bahkan kalau ketemu pun sebagai tetangga, keduanya tak pernah menyinggung soal Ranti si janda ayu itu. Banyak topik lain yang menjadi bahan obrolan antar tetangga.

Ranti 6 bulan kemudian baru menanggapi sinyal-sinyal pendulum para lelaki tetangganya itu. Celakanya, keduanya sama-sama diterima, ibarat perusahaan terbuka, saham siapa saja boleh masuk. Baik Gito maupun Karman, punya posisi dan peluang sama. Maklum, keduanya suka royal padanya, soal uang nyah-nyoh (gampang memberi). Dan di sinilah Ranti memainkan peranan luar biasa. Bisa memenej perselingkuhannya tanpa diketahui oleh Karman ataupun Gito.

Malam ini menerima kunjungan Gito, besok malam menerima kehadiran Karman.Pokoknya keduanya kemudian memperoleh jatah “menu” yang sama dan seadil-adilnya. Gito tak tahu bahwa ketemu barang bekas Karman, sebaliknya Karman juga tak tahu bahwa Ranti adalah restannya Gito. Soalnya ya itu tadi, di samping Ranti begitu rapi menata perselingkuhannya, dadi sononya Ranti memang sudah bukan perawan sehingga tanpa gajlugan.

Ada memang jadwal yang dibuat Ranti, sehingga baik Gito maupun Karman tak berani melanggar konsensus itu. Tapi Karman beberapa hari lalu melanggar jadwal tersebut, mentang-mentang menu di rumah sedang berhalangan. Nah, ketika dia nyelonong ke rumah Ranti, dia terkaget-kaget melihat kekasih gelapnya sedang enjot-enjotan bersama Gito tetangganya yang sangat dikenalnya. Rasa cemburu pun meledak!

Hatinya sangat terbakar. Lupa akan resikonya, Gito yang sedang nanggung itu serta merta diseret dari atas perut Ranti, lalu disambut dengan tusukan maut, juss. Keruan saja Gito tak berdaya memperoleh serangan mendadak itu. Dia terjengkang dan tewas di tempat. Sedangkan Karman yang berusaha melarikan diri berhasil ditangkap warga dan diserahkan ke Polsek Krasak.

———————————————————
kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru
———————————————————-

Kambing Buat Kambing Hitam

Mencuri itu apapun alasannya tetap dosa dan melanggar hukum. Tapi Ambun, 35 tahun, dari Serang (Banten) ini beralasan, maling kambing jadi profesinya karena tak ada pekerjaan lain. Yang paling unik, uang hasil jadi alap-alap kambing tersebut selalu digunakan untuk main perempuan (WTS). “Habis aku tak puas dengan istriku di rumah,” katanya santai di Polsek Kragilan. Kambing dijadikannya kambing hitam.

Ambun memang lelaki pemalas tiada tandingan di wilayahnya. Tetangga yang lain bekerja banting tulang demi menghidupi keluarga, dia senangnya hanya goyang kaki di rumah. Dia tak pernah malu dengan kelakuannnya itu. Bila ditanya kenapa tak cari pekerjaan, dia selalu melempar alasan klasik. “SD saja nggak tamat, mau jadi apa kerja di kantoran?” katanya.

Hari-hari saat orangnya bekerja di sawah dan di kantor/pabrik, dia malah tidur mendengkur merenda mimpi. Bila ditegur oleh istrinya karena tidur melulu, Ambun pasti marah. Dia mengatakan bahwa tidur siang adalah resiko dari pekerjaannya sehari-hari. Kalau nggak tidur siang, malamnya nanti tak bisa bekerja. Lho, memangnya apa sih pekerjaan Ambun? Jadi satpam, atau tukang ronda?

Gak usah bilang sama yang lain-lain ya? Pekerjaan Ambun tersebut sejatinya hanya menjadi alap-alap kambing atau mencuri ternak tetangga sekitar dan berbagai desa tak jauh dari tempat tinggalnya. Gara-gara profesinya tersebut Ambun sering jadi urusan polisi, dan masuk penjara. Tapi tak pernah kapok. “Nggak tahu ya, kenapa kambing-kambing itu selalu mengikuti saya,” katanya lagi tanpa merasa berdosa.

Apa resep Ambung sehingga dia sangat dipatuhi oleh kalangan kambing berikut jajarannya? Dia memang memiliki tehnik-tehnik sendiri untuk membuat jinak si kambing. Bukan dicekik atau diberangus, tapi moncong kambing itu cukup disilet sedikit. Setelah itu dijamin si kambing takkan mengembik, karena terus sibuk menjilati darah yang keluar dari moncongnya.

Karena keahliannya tersebut, sudah puluhan kambing jadi sasaran kejahatan Ambun. Jadwal operasionalnya juga tak selalu malam. Siang pun jika situasinya mantap terkenali, kenapa tidak. Edannya lagi, dia mencuri tak hanya seekor, tapi bisa 5-6 ekor atau sekandang sekaligus. Lalu, agar cepat menjadi uang, kambing-kambing itu tak dijual sesuai harga pasaran, tapi dibanting. “Dua ratus ribu seekor juga saya lepas,” katanya lagi.

Sebuah pengakuan jujur meluncur dari mulut Ambun. Katanya, uang itu hanya sebagaian kecil untuk membiayai keluarganya. Kebanyakan habis di tempat pelacuran. Kenapa begitu, memangnya di rumah tidak dapat jatah secara wajar? Justru karena itu. Jatah itu selalu ada. Tapi kata Ambun, ibarat sayur menu di rumah itu-itu melulu. Pagi lodeh, sore lodeh, malam lodeh. Bosen deh!

Eksperimen atau gaya-gaya lain, Ambung tak pernah memperoleh dari istrinya. Bila diajak yang di luar yang tradisional, istrinya selalu menolak. “Kalau mau begini, kalau nggak mau ya begini,” kata istrinya songong. Keruan saja Ambun jadi ngedrop gairahnya, bagaikan HP kehabisan strom, tau-tau bunyi…..tetttt!

Nah, akhirnya Ambung mencari pemuasan di luar jalur. Setiap habis dapat duit dari maling kambing, dia lalu mendatangi kompleks pelacuran itu. Dengan membayar Rp 50.000,- dia bisa memerintah kaum pramusyahwat itu untuk berbuat apa saja, dan gaya apa saja. Gaya kupu-kupu hayo, gaya kapiler silakan. “Pokoknya, minakjingga: miring penak njengking mangga,” kata warga Curugbontang Kecamatan Kragilan itu blak-blakan.

Akan tetapi enak dan asyiknya kencan dengan WTS harus Ambun bayar dengan mahal. Beberapa hari lalu baru saja keluar dari komplek pelacuran, sudah dicegat sejumlah warga desanya yang baru saja kehilangan kambing. Meski tak ada bukti, karena memang biasanya dia yang jadi malingnya, maka Ambun pun lalu dihajar rame-rame, baru diserahkan ke Polsek Kragilan.

Menyesalkah Ambun setelah babak belur begini? Oh tidak? Katanya, itu resiko pekerjaan. Maksudnya, nanti setelah bebas dari penjara barang 6 bulan, ya akan kembali ke profesi maling kambing itu lagi. Selagi maling kambing belum dihukum mati, maka Ambun akan menjalani profesi itu sampai mati. “Karena memang itu keahlian saya,” akunya jujur.

———————————————————
kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru
———————————————————-

GOYANGAN TERAKHIR

Cecep, 35 tahun, meyakini bahwa istri adalah penunjang karier dan sumber rejeki suami.Celakanya, sudah ganti bini sebanyak 3 kali, rejeki dan keriernya tetap saja seret. Demikian putus asanya lelaki Bandung ini, dia mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. Uniknya, sebelum “sukses” dengan rencana buruknya yang ke-7, dia sempat-sempatnya malam itu “goyang” dulu, mentang-mentang Neneng, 30 tahun, istrinya baru saja usai plat merah!

Istri atau jodoh, rejeki dan maut, sesungguhnya misteri Illahi yang tak pernah bisa diprediksi .Seperti Cecep dari Pulosari, Tamansari Bawah, Bandung ini misalnya, kala itu yakin betul bahwa ijazah SMA-nya mampu membawa sukses di kota Paris van Java. Namun ternyata, sampai lecek difotokopi buat melamar, tak ada perusahaan mau menerimanya. “Pagaweyan sih loba, tapi eweuh anu nggajihna (pekerjaan sih banyak, cuma yang menggaji tak ada),” kata pihak perusahaan yang dilamarinya.

Namun hidup terus bergulir dan perut harus diisi. Dari pada nganggur berkepanjangan, dia lalu bekerja serabutan, usaha sana usaha sini, ngobyek apa pun jadi.Tapi sekalipun tak pernah dapat gebukan gede. Maka tetap saja nasibnya tak berubah, hidup selalu pas-pasan dan kekurangan. Bayangan indah sebagai lelaki sukses, terbanglah sudah dari angan-angannya. Cecep tak pernah merasakan kemewahan, adanya sekadar bertahan!

Tapi derita apapun yang dialami, sebagai lelaki normal dia tetap punya naluri atau dorongan mempertahankan jenis, begitu kata ahli Ilmu Jiwa Sigmund Freud. Karenanya Cecep punya libido, punya gairah dan ketertarikan pada makhluk lawan jenisnya. Tegasnya, dia mulai merasakan jatuh cinta. “Bari rumahtangga engke masalah rejeki nambah lancar (dengan menikah, rejeki biasanya tambah lancar),” begitu nasihat para orangtua selalu.

Akhirnya, meski penghasilan pas-pasan dia tetap menikah dengan gadis pilihan hatinya. Di sini Cecep mengacu pada nasihat Bung Karno. Kata sang proklamator kelahiran 6 Juni 1901 tersebut, insinyur kita kalah nyalinya dengan tukang becak. Insinyur baru mau kawin setelah duit banyak dan rumah bagus. Tapi tukang becak dengan modal tikar dan keranjang sudah berani naik ranjang!

Menunggu apa lagi? Cepat-cepatlah gadis idolanya dinikahi. Enak memang jadi pengantin. Dulu ketika bujangan selalu kedinginan, kini sudah ada selimut hidup yang menghangati dan menyemangati saban malam. Pulang cari nafkah ada yang menunggu, biasanya temannya hanya guling, kini ada pingping (paha). “Kawasna akang cape pisan bade dipencetan ( sepertinya kanda capek sekali, boleh aku pijat)?” sapa istrinya bermanja-manja.

Endahnya kehidupan rumahtangga Cecep ternyata tak berlangsung lama. Ketika penghasilan suaminya tetap minim, untuk makan sehari-hari saja repot, istri tercinta itu mulai ngomel-ngomel. Ribut dan cekcok menjadi keseharian.Akhirnya, karena tak tahan hidup dalam kemiskinan bersama Cecep, istri yang baru dinikahi 8 bulan itu minta cerai. Untung saja belum sampai ada momongan.

Resikonya, Cecep terpaksa berdingin-dingin lagi untuk sementara waktu. Dan karena udara Bandung semakin menggerogoti tulang, duda malang itu tidak tahan dan kemudian buru-buru mencari istri pengganti. Hanya saja kini lebih selektif. Kecantikan dan keseksian bukan lagi menjadi patokan. “Anu penting awewe, anu daek diajak hirup malarat (yang penting perempuan dan siap diajak hidup melarat),” begitu tekad Cecep yang kepepet.

Alhamdulillah, istri pengganti itu segera diperoleh. Tapi ternyata sama saja, istri yang kedua ini juga alergi kemelaratan. Dia tak lama minta cerai. Soalnya, hampir tiap malam digoyang, tapi tak pernah dibelikan gelang. Itulah Cecep, miskin di segi materil, tapi sangat kaya di onderdil. Dan dengan perceraian yang kedua ini, dia merasa gagal menjalani hidup. Cecep tiba-tiba ingin mati saja, dari pada hidup selalu sengsara.

Neneng, adalah istri ke-3 Cecep yang mau menerima dia apa adanya. Tapi meski sudah dapat istri pengertian, dia tetap merasa tak bergairah hidup. Uniknya, untuk urusan ranjang tetap bersemangat. Seperti beberapa hari lalu misalnya, m alam-malam masih minta jatah. “Mah dicobaan deui yuk, tadi kan tos milu pangajian (mah, dicoba yuk, tadi kan sudah ikut pengajian),” kata Cecep yang tahu bininya baru usai plat merahnya.

Ah…. ini lelaki, yang dipikirkan itu melulu, gumam Neneng. Tapi karena kawajiban dan takut dikutuk malaikat sampai pagi, istri pengertian itu melayani saja hingga tuntas tasss. Habis itu Cecep tidur mendengkur dengan damai. Cuma esok paginya, ketika Neneng bangun didapati suaminya telah tewas tergantung di plafon. Dia langsung menjerit. Kata para tetangga, sudah 6 kali Cecep mencoba bunuh diri. Baru yang ke-7 kalinya mendulang sukses.

———————————————————
kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru
———————————————————-

Burungnya Kena Flu

Pengertian “kena flu burung” dengan “burungnya kena flu”, jelas sangat berbeda. Dan bagi lelaki macam Ajad, 45 tahun, serasa kiamat dunia ini ketika burungnya benar-benar kena flu. Sayang, lelaki dari Tasikmalaya (Jabar) ini mencari solusi tak sesuai kemampuan. Pekerjaan hanya buruh berani-beraninya kawin lagi. “Terapi”-nya memang manjur, meski konsekuensinya didemo anak dan menyaksikan dua bini cakar-cakaran!

Ajad memang lelaki kebanyakan, golongan manusia kualitas kacangan. Dia bukan pejabat, bukan pula wakil rakyat. Pekerjaan sehari-harinya hanya buruh kasar, dari nyangkul di sawah sampai lain wilayah (gacong), hingga jadi kuli panggul di pasar Tasik. Dari profesi yang sangat beragam itulah Ajad membiayai keluarganya. Untungnya dia tak pernah mengeluh dengan pekerjaannya. “Digawe sih meunang wae, anu penting mah halal (kerja sih boleh apa saja, yang penting halal)” begitu prinsip hidupnya.

Namun ada keluhan tersembunyi yang beberapa tahun tak teratasi. Di rumah, dia tak bisa lagi menunaikan tugas bakti pada istri. Menjalankan “sunah rosul” sebagai satu-satunya hiburan bagi orang kantong cekak macam dirinya, belakangan tak bisa berlangsung maksimal. Bagai bubuk makan kayu, kata seorang sinshe. Ibarat mobil, setiap buat nanjak di Malangbong, apa lagi Nagrek, asal digas malah ngebul. Ketika Ajad minggir, duh duh….olienya bocor ke mana-mana.

Gelo (gila) rasanya Ajad. Kenapa usia belum kepala lima, sudah harus jadi pasien dr. Naek L Tobing? Mungkin karena kecapekan saja, lantaran setiap hari manggul di pasar atau nyangkul di sawah. Tapi rasanya tidak juga. Sebab kenyataannya, bila melihat wanita cantik lainnya, pendulumnya masih bisa kontak atau dapat sinyal, blip, blip. “Lamun kie kaayakana kudu boga menu tambahan (ini berarti aku harus punya menu tambahan),” begitu Ajad mengambil kesimpulan.

Konyolnya, menu tambahan atau “suplemen” itu oleh Ajad diterjemahkan sebagai kawin lagi alias poligami. Padahal, bukannya meremehkan, kemampuan finansial untuk keperluan itu baginya sangat tidak memungkinkan. Bayangkan, buat makan sehari-hari saja sungsang sumbel, kok menginginkan dua istri berbasis poligami. Kata hati nurani: ingat dong, bukan pejabat, bukan pula wakil rakyat kok mau macem-macem!

Untuk sebuah kemauan, pastilah ada jalan; begitulah prinsip Ajad selalu. Maka meski ekonomi saja pas-pasan, dia mulai melirak-lirik wanita lain, siapakah gerangan tuan yang bisa jadi istri idaman. Setiap hati nurani meledek sebagai: nafsu besar tenaga kurang, Ajad lalu bersandar pada semboyan raja poligami Puspo Wardoyo. “Lamun loba pamajikan bakal loba rejeki (dengan banyak istri akan banyak rejeki),” begitu katanya penuh percaya diri.

Mengingat dirinya yang hanya orang kelas kacangan, maka cewek yang diincarnya juga yang kelas ekonomi pula. Ujang memang selalu ingat pepatah lama: bayang-bayang hendaknya sepanjang badan. Maka biar hanya perempuan desa, yang penting kan cakep. Jadi bila Ajad membayangkan presenter cantik macam Anya Dwinov atau Rahma Sarita penyiar Metro TV, itu sekadar wacana yang tak mungkin bermuara di karya nyata!

Ajad bernasib mujur. Sebab tanpa makan waktu lama, dia segera memperoleh sosok wanita idamannya. Apa lagi janda pedagang di pasar itu juga mau dikawin siri dan siap diajak melarat. Maka keduanya diam-diam kawin di bawah tangan dan lalu tinggal di rumah kontrakan di bilangan Sukarindik, Indihiang. “Kuring teu pernah moro harta anu puguh ngan saling mika cinta (aku tak pernah memburu harta yang penting kita saling mencinta),” kata Ny. Istiah, 37, puitis sekali.

Mampukah Ajad mempertahankan teorinya? Ternyata, dengan istri baru kembali bisa membuktikan diri sebagai lelaki sejati. Bila di rumahnya, kampung Pamijahan Kecamatan Sukamulya, burungnya kena flu, bersama Istiah semuanya bisa! Tiap malam burung itu bisa bernyanyi trilili….trilili. Dibawa nanjak ke Malangbong dan Nagrek encer saja, tak perlu lagi kayu pengganjal roda, bau kampas rem terbakar tak lagi tercium!

Akan tetapi, baru sekian bulan poligami, ketahuan istrinya. Beberapa minggu tak muncul dikiranya gacong, nggak tahunya ndekem di rumah bini mudanya. Bersama Ujang, 18, anak lelakinya Ny. Ajad melabrak ke kampung Sukarindik. Kebetulan keduanya ada semua. “Kuring menta duit, laguna pake kawin sagala rupa keur dahar wae susah (aku minta duit, lagaknya kawin lagi segala, orang buat makan saja susah),” kata mamahnya Ujang sengit.

Hari itu Ajad rupanya benar-benar tongpes. Bukannya memberi uang, dia malah ngeloyor pergi. Nah, Ny. Ajad dan Istiah ributlah. Bini muda kuli panggul itu akhirnya babak belur dikeroyok ibu dan anak. Urusan pun sampai ke Polres Tasikmalaya. Tapi ketika Ajad sebagai suami dimintai keterangan kenapa poligami, enak saja bilang: karena yang di rumah sudah tidak hot lagi! Dasar!

———————————————————
kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru
———————————————————-

“Mengamankan” Bini Satpam

Dosa apa yang pernah dilakukan Sopan, 42 tahun, satpam dari Karawang ini? Di kala sibuk kerja mengamankan asset komplek perumahan, bini di rumah malah “diamankan” lelaki lain. Sudah 7 bulan Rahma, 37 tahun, bininya diselingkuhi Khanofi, 53 tahun, seorang PNS. Bahkan belakangan, istri yang telah memberi dua anak itu dilarikan dan dikeloni di rumah kontrakan Telukjambe.

Enak nggak enak memang punya bini cakep. Enaknya, bini cakep kan selalu nyaman dipandang dan asyik digoyang. Ibarat nasi, meskipun sebetulnya rasa sama saja, tapi ketika ditaruh pada piring kembang kan jadi lebih menarik. Akhirnya, sebagai suami, ketika menyantap “nasi” tersebut tentu menjadi lebih bergairah dan bersemangat.

Walaupun begitu, harus disadari bahwa bini cakep suka mengundang masalah. Soalnya, kecantikan istri sering kali membangkitkan selera lelaki lain. Di sini pula tidak enaknya. Jika bini telah menjadi incaran orang, suami bisa makan hati. Apa lagi bila pihak istri yang dicintai tersebut menanggapi “serangan” dari luar. Ini pertanda bakal wes hewes hewes, bablas……bojone!

Itu pula lakon yang tengah dialami oleh Sopan, seorang satpam di kompleks perumahan Bukit Indah Cikampek. Awalnya, dia bangga betul beristrikan Rahma yang cantik macan Rahma Sarita penyiar Metro TV itu. Bodi dan perkulitannya sama, bodas ngeplak (putih bersih) juga. Kalau ada bedanya, Rahma Sarita selalu muncul di tipi, sedangkan Rahma bininya Sopan selalu…..jualan kopi!

Istri Sopan sehari-harinya memang jualan atau buka warung kopi di rumahnya, kampung Rawasari, Jomin Barat, Karawang. Soalnya ya itu tadi, bini cakep bila tak didukung finansial yang memadai juga repot. Jika mau berkata sejujurnya, gaji Sopan sebulan sesungguhnya tak cukup untuk beli piranti make up istrinya, agar selalu tampil mencorong dan kinclong. Apapun alasannya, kecantikan memang butuh perawatan.

Nah, karena gaji Sopan memang tak besar, Rahma harus rela ikut banting tulang mencari duit. Sesuai kemampuan dan modal yang dimiliki, tak ada lain ya buka warung kopi itu tadi. Dan lagi lagi, berkat kecantikan Rahma, warung kopi itu laris manis. Maklum, mereka tak sekadar minum kopi, tapi bisa menikmati kecantikan Rahma. “Sekarang nyeruput kopinya, siapa tahu nanti bisa nyeruput bibir pemiliknya,” bisik para tamu ketika merenda khayal.

Salah satu pelanggan warung Rahma adalah Khanofi, seorang PNS yang tinggal di Kandiwa, Klari. Bila dia sedang ngopi di situ, lagaknya macam seniman Senen tahun 1960-an. Ngopinya hanya segelas, duduknya berjam-jam. Tapi motifnya bukan karena nunggu dibayari orang, melainkan karena Khanofi ingin berlama-lama menatap wajah si putri jelita. Ngobrol ngalor ngidul, srupat sruput minum kopi, tangan juga jowal-jawil.

Pendek kata, minum kopi hanya sekadar alat Khanofi untuk mendekati bini Sopan. Rahma sendiri awalnya juga risih dengan sikap oknum PNS itu. Habis dia kalau menatap dirinya seperti kucing lihat bandeng presto, mau dikremus sampai ke tulang-tulangnya. Bila membayar atau menerima kembalian, Khanofi selalu berusaha meremas tangan mulus Rahma. Kalau sudah begini, Rahma hanya bisa mendesis: ih….dasar!

Ih dasar, ih dasar; itulah kata-kata yang selalu dirindukan Khanofi. Maka bila situasinya mantap terkendali, dia makin getol menggoda Rahma. Akhirnya, betapapun awalnya wanita itu mencoba berkelit dari rayuan oknum PNS tersebut, ketika pendekatan itu juga sampai soal keuangan, Rahma pun menyerah. Buktinya dia mau diajak pergi, dan kemudian di sanalah dia bertekuk lutut dan berbuka paha untuk Khanofi.

Rahma tak kuasa lagi atas sosoran Khanofi. Aset miliknya yang selama ini mutlak hanya untuk Sopan suaminya, kini mulai dibagi-bagi pula untuk Khanofi. Dan Rahma memang harus pandai-pandai mengatur menejemen syahwat berbasis selingkuh tersebut. Di kala suami tengah bekerja sebagai satpam, Khanofi boleh kerja lembur (lempengin burung) di rumah. Tapi bila suami di rumah, oknum PNS itu duduk manis sebagai pengunjung warung kopi.

Agaknya Khanofi makin asyik saja mengencani bini Sopan. Bahkan dia kemudian bertekad membawa lari Rahma. Konyolnya, ibu beranak dua ini menurut saja. Maka sudah beberapa minggu ini dia tega meninggalkan suami dan anak-anaknya, untuk kelonan dan berselingkuh dengan Khanofi. Di sebuah rumah kontrakan di Telukjambe, keduanya selalu berbagi cinta dan asmara. Khanofi-Rahma sudah kadung lupa diri!

Sopan sebagai suami Rahma tentu saja kelimpungan ditinggal istri tanpa berita. Selidik punya selidik, ternyata bininya memang dilarikan dan disembunyikan oleh Khanofi. Uniknya, ketika ketahuan oknum PNS itu anteng-anteng saja. Penyelesaian secara kekeluargaan yang semula disepakati, ternyata hanya retorika dan wacana belaka. Terpaksalah Sopan kemudian membawa kasus ini ke Polres Karawang. Tuduhannya: bawa lari bini orang.

Iman Khanofi goyang gara-gara goyang Karawang!

———————————————————
kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru
———————————————————-

Arak-Arakan Bersarung

Resiko yang harus dibayar Ibra, 40, lumayan mahal. Gara-gara ketangkep basah menyelingkuhi bini orang, dia diarak Pak RW ke Polsek Sawah Besar (Jakpus) hanya pakai sarung doang. Yang kebangetan juga Eva, 32. Baru tiga hari menanda tangani perjanjian kapok selingkuh, eh masih juga memasukkan lelaki lain ke kamarnya. Mentang-mentang sudah lama pisah ranjang dengan Badri, 37, suaminya.

Ini kisah klasik perselingkuhan kelas akar rumput. Ketika ekonomi sedang memburam, istri tergoda untuk menerima cinta lelaki lain yang bisa menawarkan segalanya. Padahal, itu semua hanya kenikmatan sesaat. Ketika sel polisi harus mengurungnya akibat pengkhianatan cinta, wanita seperti Ny. Eva ini tinggal bisa meratapi nasib. Ah, kehangatan bersama Ibra ternyata hanya numpang lewat belaka!

Noda-noda perkawinan itu dimulai sejak beberapa tahun lalu, ketika Badri suaminya tak bisa lagi menyerahkan penghasilan yang cukup bagi istrinya. Di kala harga-harga melangit, beras sekilo sampai Rp 6.000,- gaji Badri yang karyawan swasta ini memang semakin kehilangan daya beli. Akibatnya dari bulan ke bulan terjadi devisit anggaran. Eva sudah meminta penambahan uang belanja, tapi Badri hanya memberikan sejumlah itu.

Devisit yang berkesinambungan membuat Eva suka ngomel-ngomel. Badri sendiri yang memang tak mahir cari terobosan, juga tak berusaha cari penghasilan tambahan. Dari pada di rumah selalu diberi “santapan rohani” oleh istrinya, dia memilih jarang pulang ke rumah kontrakannya di Karanganyar Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Boleh dikata, sudah beberapa tahun ini dia pisah ranjang dan rumah dengan Eva istri tercinta.

Untuk Eva yang sedang kesal habis pada suami, jarang pulangnya Badri tidaklah menjadi masalah benar. Sebab bersamaan dengan itu, hadir lelaki lain yang sepertinya lebih bonavid dan di atas segalanya dari pada suaminya sendiri. Dia adalah Ibra, lelaki dari Meruya Ilir, Jakarta Barat. Tahu Eva dalam kondisi kesulitan moneter, lelaki bonavid itu suka memberikan uang. “Nih, buat jajan anak-anak di rumah,” kata Ibra selalu.

Jebakan ekonomi itu tak disadari benar oleh Eva. Dia selalu menerima dengan senang hati setiap pemberian uang dari Ibra. Padahal jelas, lelaki ini bukanlah Departemen Sosial yang memberikan sesuatu cuma-cuma tanpa kompensasi tertentu. Terbukti setiap memangku anak Eva yang baru berusia 3 tahun, sambil cengengesan Ibra suka bilang: lalu saya bisa mangku ibunya kapan nih?

“Emangnya kuat, kan berat,” begitu reaksi Eva sambil mencubit Ibra. Sikap itu jelas pertanda lampu hijau. Maka sekali waktu ketika situasi di rumah sangat mantap terkendali, bini Badri ini digelandang ke kamar. Dan di situlah Ibra tak sekadar bisa memangku Eva, tapi lebih dari itu. “Menu” khusus yang sudah lama tak diambil suaminya, kini diserahkan pada Ibra. “Makan saja sampai habis, nanti ayamnya mati loh…,” kata Eva ketika membuka selingkuh perdananya.

Untuk selanjutnya, mengeloni bini Badri merupakan hal mudah bagi Ibra. Asal kepengin dia tinggal ke rumah “simaskot”-nya non BRI tersebut dan ah-uh ah-uh di kamar. Tetangga satu kontrakan sering mendengar suara-suara itu, tapi dikira kegiatan “sunah rosul” itu berlangsung bersama suaminya, selama ini warga membiarkan saja.

Masyarakat baru ngeh, ketika Badri ribut dengan Eva. Pasalnya, sudah berbulan-bulan tidak “nyetrom” kok tahu-tahu istrinya hamil. Gara-gara itu pula Badri tak mau mengurus istrinya. Bila dulu uang masih sering diberi, sekarang sama sekali tidak. Tapi anehnya, Badri tak juga berusaha menceraikan istrinya yang sudah ternoda tersebut. Boleh dikata nasib Eva digantung tanpa kepastian.

Panikkah Eva? Sama sekali tidak! Justru nasib digantung, bersama Ibra dia makin rajin masuk sarung. Ketika anak hasil selingkuhan itu lahir, segera diumpetin entah ke mana. Empat puluh hari setelahnya, kembali Ibra-Eva menggeber nafsu, sampai kemudian warga menggerebeknya. Kala itu para tetangga masih punya toleransi, Eva hanya diminta membuat pernyataan bahwa takkan selingkuh lagi.

Agaknya selingkuh bersama Ibra memang enak. Buktinya, baru 3 hari meneken perjanjian, kembali Eva ber ah-uh di kamar dengan pacar gelapnya. Warga Karanganyar benar-benar habis kesabarannya. Pasangan yang tengah ketanggungan itu digerebek. Ibra berusaha ngumpet ke plafon, tapi bisa ditemukan. Hanya dengan mengenakan sarung tanpa celana, dia diarak Pak RW menuju Polsek Sawah Besar.

———————————————————
kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru
———————————————————-

Mumpung Istri Pergi

Di hari Valentine kemarin dulu, Tatang, 35 tahun, juga menunjukkan kasih sayang pada sesamanya. Cuma, wanita yang disayang-sayang itu bukan istri atau pacar; melainkan selingkuhan. Begitu sayangnya lelaki dari Subang ini, Widya, 22 tahun, yang bukan istrinya tersebut disetubuhi berulang kali di rumah kontrakan. Padahal istrinya sendiri tengah persiapan kelahiran di Garut sana.

Asmara bawah tanah yang berujung penggerebekan ini berawal dari terganggunya jalur komunikasi sebuah rumahtangga. Meski usia Tatang – Ninih ketika menikah cukup dewasa, tapi rupanya pihak istri tak pernah baca-baca ilmu seksologi sebagaimana yang banyak dimuat di koran. Dus, segala nasihat dan petunjuk dr. Naek L. Tobing atau dr. Boyke Dian Nugraha tentang urusan ranjang, sama sekali tak pernah dibaca Ny. Ninih.

Sehingga, ketika Ninih mengandung anak pertamanya, pada usia kehamilan 7 bulan, Tatang, sebagai suami tak boleh lagi “mendekati”. Alasannya sangat klasik, nanti bisa mengganggu janin. Kalau keguguran, bagaimana? “Makanya kang Tatang puasa dulu ya, barang 4 bulan. Setelah itu nanti akang bisa rapel…..,” kata Ny. Ninih memberi pengertian pada suaminya.

Tatang tercenung-cenung jadinya. Rapel, rapel, apanya yang rapel? Kalau rapel itu nasibnya seperti rapel tunjangan komunikasi anggota DPRD bagaimana? Kan gawat. Rapel komuikasi sambungraga bagi Tatang memang lebih signifikan daripada rapel wakil rakyat yang terancam revisi PP No. 37/2006 itu. Memang, ujung-ujungnya sama untuk urusan di bawah perut, tapi kan sangat beda konteks dan permasalahannya.

Embargo istrinya tersebut membuat Tatang pusing tujuh keliling. Bayangkan, sebagai lelaki muda nan enerjik, biasanya bisa “memasok” minimal seminggu tiga kali. Lha kok sekarang gara-gara PP (Peraturan Pamajikan) tak berdasar itu dia harus nganggur tanpa kegiatan. “Ya sudah, ibarat motor saya jalan 20 Km/perjam saja deh,” kata Tatang mencoba menawar.

Rupanya Ny. Ninih tak bergeming, dia tetap pada keputusannnya: suami hanya boleh “mendekat” sampai 40 hari setelah persalinan, titik! Sebelum itu, semuanya dalam status verboden. Silakan Tatang mencari kesibukan di luar, asalkan bermanfaat bagi keluarga. Misalnya, semakin rajin beribadah, memohon pada Illahi agar anak pertamanya nanti menjadi generasi yang berguna bagi nusa bangsa, agama dan mertua!

Bagi lelaki beriman, nasihat bini macam begitu barangkali bisa dipatuhi suami secara konsekuen. Tapi bagi Tatang yang Islam-nya saja hanya dalam KTP, beratlah bila harus “gencatan senjata” tanpa sepersetujuan PBB. “Ibarat pemburu, tak boleh nembak di hutan resmi, apa salahnya nembak di hutan liar….?” begitu tekad Tatang kemudian.

Akhirnya solusi gila itu betul-betul diterapkan. Diam-diam Tatang menjalin asmara lagi dengan cewek lain. Tongkrongan lelaki warga Kampung Jeding, Subang Kota ini memang lumayan, sehingga dalam waktu singkat dia sudah memperoleh “termos” cadangan. Nah, bersama Widya pacar gelapnya tersebut dia menuntaskan segala nafsu yang selama ini tak bisa lagi diperolehnya di rumah.

Rupanya Tatang memang lelaki paling nekad sekota Subang. Bagaimana tidak? Ketika istrinya minta izin mau melahirkan di Garut tempat asalnya, dia senangnya bukan main. Hari itu juga bininya langsung diantar ke Banyuresmi, dan sekembalinya dari sana kebebasan semakin diperoleh. Artinya, Tatang kini sudah berani membawa Widya ke rumah kontrakannya untuk dikeloni sepuasnya.

Untung tak bisa diraih, malang tak bisa ditolak. Seperti pada Rabu 14 Februari kemarin dulu, ketika para ABG pada berkasih-kasihan merayakan Valentine Day, Tatang – Widya juga berkasih-kasihan di ranjang. Karena suara ah uh ah uh itu bikin ngiri, ada warga yang mengintipnya. Lho, kok bukan dengan Ninih istrinya? Pak RT pun dilapori, dan pasangan mesum tersebut digerebeg. Untung saja sebelum dilaporkan ke polisi, Tatang berjanji siap menikahi Widya. “Poligami kepepet nggak apa, yang penting tak ada lagi fitnah. Betul tidaaaak?” kata Tatang sok niru Aa Gym saja.

http://beritaseru.blogspot.com/

———————————————————
kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru
———————————————————-

About these ads

One Response

  1. =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Pilar-pilar Kekafiran
    Penulis: Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah
    Syariah, Oase, 21 – Juni – 2007, 19:10:56

    Pilar kekafiran ada empat: sombong, dengki, amarah, dan syahwat (keinginan jiwa). Kesombongan menghalangi seseorang untuk tunduk. Dengki menghalanginya untuk menerima nasihat dan memberikannya. Amarah menghalanginya untuk bersikap adil, dan syahwat (keinginan jiwa) menghalanginya untuk konsentrasi dalam ibadah.

    Apabila pilar kesombongan tumbang maka akan mudah baginya untuk tunduk. Apabila pilar kedengkian tumbang maka akan mudah baginya menerima nasihat atau menyampaikannya. Apabila pilar amarah tumbang akan mudah baginya bersikap adil dan tawadhu’. Dan apabila pilar syahwat (keinginan jiwa) tumbang maka akan mudah baginya untuk sabar, menjaga kehormatan, dan beribadah.

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Dan sungguh, bergesernya gunung dari tempatnya lebih mudah dari bergesernya empat perkara tersebut dari orang yang terjangkitinya. Terlebih bilamana keempatnya telah menjadi bangunan yang kokoh, karakter serta sifat yang mapan. Jika demikian maka amalnya tidak akan tegak sama sekali selama sifat itu menyertainya, tidak pula jiwanya akan suci selama ia menyandangnya.

    Setiap kali ia sungguh-sungguh dalam beramal maka keempatnya akan merusaknya, dan seluruh problem itu lahir dari keempatnya. Jika yang demikian telah mapan dalam kalbu, itu akan memperlihatkan kepadanya kebatilan dalam penampilan yang benar dan sebaliknya kebenaran dalam penampilan kebatilan, yang baik dalam penampilan yang mungkar dan yang mungkar dalam penampilan yang baik. Dunia pun mendekatinya dan akhirat menjauhinya.

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Apabila engkau perhatikan kekafiran umat-umat terdahulu, engkau akan dapati bahwa itu bermula darinya dan atas dasar itu pula azab menimpa. Ringan dan kerasnya azab pun tergantung kepada ringan ataupun kuatnya keempat perkara tersebut. Maka barangsiapa membuka peluang untuknya berarti ia telah membuka segala pintu kejelekan, cepat maupun lambat. Dan barangsiapa tidak memberinya peluang untuk dirinya berarti ia telah menutup pintu-pintu kejelekan atas dirinya. Karena keempatnya menghambat dari keikhlasan, ketundukan, taubat, menerima kebenaran, memberi nasihat untuk muslimin serta tawadhu’ kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala meskipun makhluk.

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Sumber keempatnya adalah kebodohan seseorang terhadap hakikat dirinya. Karena sesungguhnya bila dia tahu Rabbnya dengan sifat-sifat kesempurnaan dan keagungan-Nya serta tahu tentang dirinya dengan berbagai kekurangan dan cacatnya, tentu dia tidak akan marah demi jiwanya dan tidak akan iri kepada seorangpun atas apa yang Allah Subhanahu wa Ta’ala karuniakan kepadanya. Karena sejatinya dengki adalah salah satu bentuk permusuhan terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala, sebab dia tidak menyukai nikmat Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada seorang hamba padahal Allah menyukainya. Ia suka bila nikmat tersebut hilang dari hamba itu sementara Allah Subhanahu wa Ta’ala membencinya. Berarti, ia menentang Allah Subhanahu wa Ta’ala pada qadha dan qadar-Nya serta pada kecintaan serta kebencian-Nya. Oleh karenanya iblis adalah musuh-Nya yang sebenar-benarnya, karena dosanya disebabkan sombong dan dengki.

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Maka mencabut dua sifat ini adalah dengan cara mengenal Allah Subhanahu wa Ta’ala dan mentauhidkan-Nya, ridha kepada-Nya, dan kembali kepada-Nya. Sedang mencabut sifat amarah adalah dengan cara mengenal hakikat dirinya dan bahwasanya dirinya tidak punya hak dibela dengan kemarahan, tidak pantas membalas dendam demi dirinya. Karena yang demikian berarti mengutamakan jiwanya dengan rasa ridha kepadanya, marah demi jiwanya yang mengalahkan hak pencipta-Nya.
    Dan cara yang termanjur untuk menepis cacat ini adalah dengan cara membiasakan jiwanya marah karena Allah Subhanahu wa Ta’ala dan ridha karena-Nya. Sehingga sedikit saja dari kemarahan atau ridha karena Allah Subhanahu wa Ta’ala masuk kepadanya maka ia bertindak dengannya sebagai ganti kemarahan dan keridhaan demi jiwanya.

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Adapun syahwat (keinginan jiwa) maka obatnya adalah ilmu yang benar serta menyadari bahwa memenuhi syahwatnya merupakan salah satu sebab terhambatnya dia dari kesenangan jiwanya. Dan pembelaannya terhadap syahwatnya termasuk sebab terbesar tersambungnya sebab itu dengan segala keinginan jiwanya. Sehingga setiap kali engkau membuka pintu syahwat pada jiwamu berarti engkau sedang berusaha menghambat jiwamu dari kesenangan jiwamu yang (hakiki). Dan setiap kali engkau tutup pintu tersebut artinya engkau sedang mengantarkannya kepada kesenangan jiwa dengan sesempurna-sempurnanya.

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Adapun amarah itu sesungguhnya bagaikan binatang buas. Jika sang pemilik melepaskannya maka ia akan memakannya. Sementara syahwat itu bagaikan api, bila pemiliknya menyalakannya maka akan membakarnya. Sombongmu itu bagaikan merebut kerajaan dari seorang raja, bila si raja tidak membunuhmu maka dia akan mengusirmu dari kerajaannya. Dan hasad bagaikan memusuhi orang yang lebih kuat darimu. Orang yang bisa mengalahkan syahwat dan amarahnya maka setan akan takut walaupun dari bayangannya. Namun barangsiapa dikalahkan oleh syahwat dan amarahnya, dia akan takut dengan khayalannya.

    (diterjemahkan oleh Qomar ZA dari kitab Al-Fawa`id hal. 177-178)

    Silahkan mengcopy dan memperbanyak artikel ini
    dengan mencantumkan sumbernya yaitu : http://www.asysyariah.com

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Menjaga Kesucian Darah, Harta dan Kehormatan Sesama Muslim
    Penulis: Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed
    Syariah, Nasehat, 21 – Juni – 2007, 19:12:12

    Di antara perkara yang sering merusak ukhuwah Islamiyah ialah adanya sikap dari sebagian kita yang tidak mau memaklumi bila saudaranya berbuat salah atau keliru. Padahal kesalahan yang dilakukan oleh seseorang itu bisa jadi karena lupa, salah paham, bodoh, karena belum tahu ilmunya atau karena terpaksa sehingga berbuat demikian.

    Sikap pukul rata (gebyah uyah) ini banyak terjadi di kalangan kaum muslimin, bahkan juga di kalangan Ahlus Sunnah. Ketika ada orang yang berbuat salah, bukannya dinasihati atau diingatkan, malah dihadapi dengan sikap permusuhan. Terkadang digelari sebutan-sebutan yang jelek atau malah ia dijauhkan dari kaum muslimin.

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Sikap yang lebih ekstrim dalam masalah ini adalah apa yang ditunjukkan kelompok Khawarij. Mereka lebih tidak bisa melihat saudaranya yang berbuat kesalahan. Orang yang terjatuh dalam perbuatan dosa, dalam pandangan mereka, telah terjatuh dalam kekafiran hingga halal darah dan hartanya.
    Kondisi ini tentu akan bermuara pada pecahnya ukhuwah di kalangan umat Islam. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Tidak boleh mengkafirkan seorang muslim dengan sebab sebuah dosa atau kesalahan yang ia kerjakan, selama ia masih menjadi ahlul qiblat (masih shalat). Seperti dalam masalah-masalah yang masih diperselisihkan kaum muslimin di mana mereka berpendapat dengan suatu pendapat yang kita anggap salah, maka tidak bisa kita mengkafirkannya. Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala memberi udzur kepada mereka. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    آمَنَ الرَّسُوْلُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُوْنَ كُلٌّ آمَنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لاَ نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيْرُ. لاَ يُكَلِّفُ اللهُ نَفْسًا إِلاَّ وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِيْنَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    “Rasul telah beriman kepada Al-Qur`an yang diturunkan kepadanya dari Rabb mereka, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): ‘Kami tidak membeda-bedakan antara seorangpun (dengan yang lain) dari rasul rasul-Nya’, dan mereka mengatakan: ‘Kami dengar dan kami taat’. (Mereka berdoa): ‘Ampunilah kami ya Rabb kami dan kepada Engkaulah tempat kembali’.” Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): ‘Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Rabb kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami pikul. Maafkanlah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir’.” (Al-Baqarah: 285)

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Disebutkan dalam riwayat yang shahih (HR. Muslim dari Abu Hurairah dalam Shahih beliau) bahwa Allah telah mengabulkan doa para nabi dan doa orang-orang beriman ini. Sehingga diangkatlah pena dari orang-orang yang berbuat kesalahan karena lupa atau karena ia tidak mengerti ilmunya. Juga bagi orang yang tidak sanggup memikul suatu beban.”

    Orang-orang Khawarij tidak mau membedakan hal-hal tersebut. Menurut mereka, barangsiapa berbuat dosa maka dia menentang Al-Qur`an. Barangsiapa menentang Al-Qur`an berarti menentang Allah Subhanahu wa Ta’ala dan barangsiapa menentang Allah Subhanahu wa Ta’ala berarti dia kafir. Mereka menyamakan semua perbuatan salah dan menganggapnya sebagai kekafiran.

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Syaikhul Islam melanjutkan: “Khawarij yang telah salah dalam hukum ini oleh Rasulullah diperintahkan untuk diperangi.

    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
    لَئِنْ أَدْرَكْتُهُمْ قَتَلْتُهُمْ قَتْلَ عَادٍ
    “Sungguh jika aku sempat menjumpai mereka, aku akan perangi mereka, aku akan tumpas layaknya kaum Aad.” (Muttafaqun alaihi)
    Allah Subhanahu wa Ta’ala juga memerintahkan untuk memerangi mereka. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
    وَإِنْ طَائِفَتَانِ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ اقْتَتَلُوا فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا فَإِنْ بَغَتْ إِحْدَاهُمَا عَلَى اْلأُخْرَى فَقَاتِلُوا الَّتِي تَبْغِي حَتَّى تَفِيءَ إِلَى أَمْرِ اللهِ
    “Kalau ada dua kelompok kaum mukminin berperang maka damaikanlah keduanya. Kalau salah satunya memberontak, maka perangilah mereka sampai mereka kembali kepada Allah.” (Al-Hujurat: 9)

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Ketika Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu benar-benar menjumpai orang-orang Khawarij, maka beliau bersama para sahabat pun memerangi mereka. Begitupun seluruh imam baik dari generasi sahabat, tabi’in, atau setelah mereka sepakat bahwa Khawarij itu harus diperangi. Namun Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu tidak mengkafirkan mereka.

    Begitu pula sahabat yang lain seperti Sa’d bin Abi Waqqash radhiyallahu ‘anhu dan lainnya, mereka juga memerangi orang-orang Khawarij. Namun mereka tetap menganggap Khawarij itu sebagai kaum muslimin. Sehingga cara memeranginya pun berbeda dengan memerangi orang kafir. Bila orang kafir diperangi maka hartanya menjadi ghanimah, wanita dan anak-anak mereka menjadi tawanan. Sedangkan memerangi Khawarij tidak demikian. Mereka hanya diperangi sampai mereka mau kembali ke jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan kembali taat kepada penguasanya.

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu memerangi Khawarij setelah terbukti mereka menumpahkan darah dan merampas harta kaum muslimin dengan zhalim. Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata: “Demi Allah, aku akan perangi mereka sampai tidak tidak tersisa 10 orang pun di antara mereka.”

    Ketika para sahabat menyebut mereka sebagai kafir, maka Ali radhiyallahu ‘anhu berkata:
    لاَ، مِنَ الْكُفْرِ فَرُّوْا
    “Tidak. Mereka justru lari dari kekufuran.”

    Sikap orang-orang Khawarij yang demikian yakni khawatir terjatuh pada kekafiran inilah yang menyebabkan mereka memiliki sikap ekstrim dalam melihat perbuatan dosa. Apa akibatnya? Terjadilah perpecahan dan pertumpahan darah di tengah-tengah kaum muslimin.

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Kesesatan Khawarij yang telah jelas diterangkan oleh nash dan disepakati kaum muslimin –bahkan membuat mereka boleh diperangi– tidak menyebabkan mereka boleh untuk dikafirkan. Apalagi beragam kelompok lain yang bermunculan pada masa ini, di mana mereka dihinggapi berbagai kekeliruan dan kebodohan, maka mereka tidak bisa untuk dikatakan sebagai kafir. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang bodoh yang tidak tahu tentang apa yang diperselisihkan.”

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Inilah perbedaan antara Khawarij dengan Ahlus Sunnah. Khawarij menganggap kafir kaum muslimin, dan khususnya Ahlus Sunnah, karena dianggap sebagai kelompok yang pro thaghut (pro pemerintah). Namun demikian kita tetap tidak mengkafirkan mereka. Inilah bijaknya Ahlus Sunnah. Mereka berjalan dengan ilmu, bukan dengan emosi. Mereka mengetahui bahwa hukum asal darah kaum muslimin adalah terjaga. Begitu pula dengan kehormatan dan harta kaum muslimin, semuanya terjaga.
    Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyatakan dalam hadits shahih yang diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dan Muslim saat Haji Wada, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
    فَإِنَّ دِمَاءَكُمْ وَأَمْوَالَكُمْ وَأَعْرَاضَكُمْ عَلَيْكُمْ حَرَامٌ كَحُرْمَةِ يَوْمِكُمْ هَذَا، فِي شَهْرِكُمْ هَذَا، فِي بَلَدِكُمْ هَذَا إلَى يَوْمِ تَلْقَوْنَ رَبَّكُمْ
    “Sungguh darah, harta, dan kehormatan kalian adalah suci seperti sucinya hari ini (hari Arafah), seperti sucinya bulan ini (bulan Dzulhijjah) dan seperti sucinya negeri ini (Makkah), hingga hari kalian bertemu Rabb kalian.” (Muttafaqun ‘alaih)

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Karena itu kita jangan sampai terjerumus ke dalam kesalahan yang sama dengan Khawarij. Yaitu tidak membedakan antara orang yang salah karena lupa, tidak tahu atau terpaksa, dengan para penentang Sunnah. Hingga akhirnya kita menyamaratakan dan menyikapi mereka dengan sikap yang sama, yaitu memusuhi dan menjatuhkan kehormatannya.

    Kita harus menjaga agar darah kaum muslimin tidak tertumpah dengan cara yang zhalim, begitu pula dengan harta dan kehormatan mereka. Karena darah, harta, dan kehormatan kaum muslimin adalah suci sebagaimana sucinya Hari Arafah, sucinya Kota Mekkah, dan bulan Dzulhijjah. Kita harus menjaga kemuliaan darah, harta, dan kehormatan kaum muslimin sebagaimana kita menjaga kemuliaan hari Arafah, Kota Makkah, dan bulan Dzulhijjah.

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Dalam permasalahan ini memang ada pengecualian. Seperti dibolehkan untuk menumpahkan darah kaum muslimin karena qishash, hukum rajam bagi pelaku zina yang sudah menikah, atau karena seseorang keluar dari agama Islam (murtad) yang tentunya semua ini dilakukan oleh penguasa. Ini adalah perkara pengecualian yang dibolehkan untuk menumpahkan darah seorang muslim. Dalam permasalahan harta, dibolehkan saat mengambilnya dalam rangka menjalankan perintah zakat. Sedangkan dalam masalah kehormatan, dibolehkan untuk menerangkan keadaan seorang mubtadi’ (ahlul bid’ah) -yang memiliki pemikiran berbahaya dalam masalah agama- di muka umum, sehingga umat Islam selamat dari pemikirannya.

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah masalah harta. Seluruh kaum muslimin harus saling menjaga harta saudaranya. Jangan sampai kita merampas harta orang lain secara zhalim, jangan menipu, atau berhutang dengan niat untuk tidak membayar. Semua perbuatan ini juga terlarang sebagaimana terlarangnya menumpahkan darah kaum muslimin.

    Sungguh merupakan kejadian yang benar-benar memalukan jika ada seorang yang mengaku Ahlus Sunnah memakan harta saudaranya dengan cara yang zhalim dalam masalah perdagangan atau hutang piutang hingga terjadi permusuhan di antara mereka. Terjadi saling boikot, saling tahdzir, saling mencela, dan sebagainya hanya karena semata-mata masalah uang. Masalah ini bisa menjadi besar dan berbahaya, yang semuanya berawal hanya karena tidak dijaganya harta sesama muslim.

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Untuk urusan menumpahkan darah sesama muslim, barangkali Khawarij yang paling ahli. Namun untuk urusan memakan harta sesama muslim dengan cara yang zhalim, melanggar kehormatan saudaranya yang mestinya jangan sampai dilanggar, ternyata terjadi juga di kalangan orang-orang yang mengaku Ahlus Sunnah.

    Karena itu saya wasiatkan kepada kita semua dan kaum muslimin, takutlah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kita bicara tentang Khawarij, bahwa mereka itu kelompok sesat yang telah melanggar hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang larangan menumpahkan darah sesama muslim dengan cara yang zhalim, sementara di saat yang sama kita pun melanggar hadits tersebut pada sisi yang lain.

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Perbuatan mengambil harta sesama muslim dengan cara yang batil atau melanggar kehormatannya, merupakan dua keharaman yang memiliki kedudukan sama sebagaimana larangan menumpahkan darah seorang muslim dengan cara yang batil. Karena tiga masalah ini disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam satu hadits di atas sebagai perkara yang harus dijaga dan tidak boleh dilanggar.

    Mari kita mulai dari yang kecil. Kita jaga kehormatan kaum muslimin, kita hormati sesama Ahlus Sunnah dengan tidak saling mengghibah dan mencari aib saudaranya. Bila kita dapati saudara kita berbuat keliru atau melakukan sebuah kemaksiatan, maka yang pantas dilakukan adalah memberi nasihat kepadanya dengan cara yang baik. Inilah semestinya sikap seorang Ahlus Sunnah kepada saudaranya. Bukan dengan mendiamkan dan kemudian menceritakan perbuatan saudaranya itu kepada orang banyak.

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Di dunia ini tidak ada manusia yang terbebas dari kesalahan. Manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Bila setiap orang dicari-cari kesalahannya, niscaya tidak ada seorang pun yang selamat. Yang terjadi kemudian adalah saling membongkar aib, yang pada akhirnya jatuhlah kehormatan kaum muslimin secara bersama. Akan jeleklah keadaan kaum muslimin di mata orang lain.
    Lebih-lebih bagi yang menyandang nama Ahlus Sunnah, bisa menyebabkan dakwah ini jatuh. Karena itu, jangan sampai kita menganggap remeh perkara ini. Ghibah kepada sesama muslim akan menyebabkan kehormatan kaum muslimin jatuh. Begitu pula ghibah kepada para dai dan lebih-lebih kepada para ulama, juga akan menyebabkan kehormatan mereka jatuh. Ini semua bisa menyebabkan rusaknya dakwah dan hilangnya ukhuwah Islamiyah.
    Wallahu a’lam.

    (Diambil dari ceramah beliau di Masjid Nurul Barokah, Yogyakarta, tanggal 27 Shafar 1428/19 Maret 2007)

    Silahkan mengcopy dan memperbanyak artikel ini
    dengan mencantumkan sumbernya yaitu : http://www.asysyariah.com

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Meraih Kehidupan Aman dan Tentram dengan Syariat
    Penulis: Al-Ustadz Saifuddin Zuhri
    Syariah, Khutbah, 21 – Juni – 2007, 19:16:02

    الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ جَعَلَ تَحْقِيْقَ اْلأَمْنِ مَقْرُوْنًا بِاْلإِيْمَانِ الْخَالِصِ مِنَ الشِّرْكِ وَالطُّغْيَانِ، فَقَالَ تَعَالَى: {الَّذِيْنَ آمَنُوْا وَلَمْ يَلْبِسُوْا إِيْمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَئِكَ لَهُمُ اْلأَمْنُ وَهُمْ مُّهْتَدُوْنَ}.
    وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ:
    فَأُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ فَإِنَّ مَنِ اتَّقَاهُ وَقَاهُ، وَمَنْ سَارَ عَلَى نَهْجِهِ نَجَاهُ.

    Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
    Marilah kita senantiasa bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala yaitu dengan bersemangat dalam mempelajari perintah-perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala dan larangan-larangan-Nya, untuk kemudian kita jalankan perintah-perintah-Nya sekuat kemampuan kita dan kita jauhi seluruh larangan-Nya. Dengan bertakwa kepada-Nya kita akan dijaga dari siksa-Nya dan dengan bertakwa kita akan mendapat keberuntungan di dunia dan di akhirat.

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Hadirin rahimakumullah,
    Suasana yang aman dan tentram adalah suasana yang diidam-idamkan oleh setiap orang. Bahkan kebutuhan seseorang terhadap hal tersebut lebih diutamakan daripada kebutuhannya terhadap makanan dan minuman. Karena orang yang cemas, khawatir dan penuh ketakutan tidak akan bisa merasakan enaknya makanan dan minuman sebagaimana mestinya.
    Oleh karena itu Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan tentang doa Nabi Ibrahim ‘alaihissalam:
    رَبِّ اجْعَلْ هَذَا بَلَدًا آمِنًا وَّارْزُقْ أَهْلَهُ مِنَ الثَّمَرَاتِ
    “Wahai Rabb-ku, jadikanlah kota Makkah ini sebagai kota yang aman dan berikanlah rizki kepada penduduknya dari berbagai hasil tanaman.” (Al-Baqarah: 126)

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Hadirin rahimakumullah,
    Di dalam ayat tersebut Nabi Ibrahim ‘alaihissalam lebih mendahulukan untuk meminta kehidupan yang aman dibanding meminta rizki. Maka jelaslah bahwa kebutuhan terhadap kehidupan yang aman dan nyaman di muka bumi ini merupakan kebutuhan yang sangat diutamakan. Oleh karena itu pula, kita dapati seluruh negara di muka bumi ini berusaha untuk mewujudkannya. Mereka telah berusaha dengan berbagai upaya. Beberapa teori dan sistem telah mereka terapkan untuk menciptakan keamanan dan ketentraman bagi masyarakat di wilayahnya, namun ternyata tidak memberikan hasil sebagaimana mereka inginkan.

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Jamaah Jum’at rahimakumullah,
    Apa sesungguhnya upaya yang harus dilakukan untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman dan tentram? Apakah dengan cara otoriter yang dilakukan oleh pihak penguasa, yaitu dengan memaksakan kehendaknya kepada masyarakat dan menyingkirkan segala upaya yang ingin menghalanginya? Ataukah dengan cara menjadikan keinginan mayoritas orang sebagai tolok ukur kebenaran dan memberikan keleluasaan kepada setiap orang untuk berbuat sesuai seleranya masing-masing?
    Hadirin rahimakumullah,

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Sesungguhnya kehidupan yang aman dan tentram tidak akan terwujud dalam sebuah masyarakat kecuali kalau mereka kembali kepada agama Islam. Karena memang Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mengutus Rasul yang membawa ajaran Islam ini sebagai rahmat untuk seluruh alam. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
    وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلاَّ رَحْمَةً لِّلْعَالَمِيْنَ
    “Dan tidaklah Kami mengutus engkau (wahai Muhammad) kecuali sebagai rahmat untuk seluruh alam.” (Al-Anbiya`: 107)

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

    Begitu pula ajaran-ajaran yang ada di dalam agama Islam, sangat besar peranannya dalam mewujudkan hal tersebut. Kenyataan di dalam sejarah juga menunjukkan hal yang demikian. Masyarakat di jazirah Arab sebelum datangnya Islam adalah masyarakat yang hidup dalam keadaan saling bermusuhan. Yang kuat menyakiti yang lemah. Mereka juga memiliki kebiasaan melakukan praktik-praktik sihir perdukunan yaitu dengan meminta tolong kepada setan dari kalangan jin untuk menyelesaikan urusan mereka. Hal yang demikian ini tentu akan membuat kehidupan menjadi tidak aman dan nyaman. Begitu pula yang kita dapatkan sebagian masyarakat di sekitar kita yang masih meminta perlindungan kepada jin, kita dapatkan mereka hidup dalam keadaan diliputi rasa khawatir dan takut. Karena memang cara-cara tersebut akan membuat jin semakin menakut-nakuti manusia. Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan tentang orang-orang Arab jahiliah dalam firman-Nya:
    وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِّنَ اْلإِنْسِ يَعُوْذُوْنَ بِرِجَالٍ مِّنَ الْجِنِّ فَزَادُوْهُمْ رَهَقًا
    “Dan sesungguhnya dahulu orang laki-laki dari kalangan manusia meminta perlindungan kepada laki-laki dari kalangan jin. Maka mereka (laki-laki dari kalangan jin) menambahkan rasa takut (kepada manusia).” (Al-Jin: 6)

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Namun setelah datangnya Islam, keadaan di jazirah Arab menjadi berubah. Akidah yang benar membuat para sahabat menjadi orang-orang yang saling mencintai di antara mereka. Iman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan mereka menjadi orang-orang yang meminta perlindungan hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, menyerahkan urusan hanya kepada-Nya dan menjauhi segala yang diibadahi kepada selain-Nya. Begitu pula keyakinan merasa diawasi oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, menjadikan mereka jauh dari keinginan-keinginan berbuat jahat kepada sesama. Hal ini menjadikan mereka hidup dalam keadaan penuh keamanan dan ketentraman.

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

    Begitu pula ajaran Islam yang lainnya, akan mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman dan tentram. Misalnya, kewajiban shalat dan zakat. Dua kewajiban yang sering disebutkan secara beriringan ini sangat besar peranannya dalam mewujudkan kehidupan yang aman. Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan tentang hikmah diwajibkannya shalat dalam firman-Nya:
    إِنَّ الصَّلاَةَ تَنهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ
    “Sesungguhnya shalat akan mencegah perbuatan keji dan munkar.” (Al-‘Ankabut: 45)

    Adapun zakat, maka kewajiban ini akan menumbuhkan rasa kasih sayang antara yang kaya dan yang miskin, serta menghilangkan rasa permusuhan di antara mereka.

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

    Di antara ajaran Islam yang sangat besar peranannya dalam mewujudkan kehidupan yang aman dan tentram adalah kewajiban untuk berbaiat (berjanji taat) kepada penguasa yang muslim, dengan menaatinya dalam perkara yang tidak bertentangan dengan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul -Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
    يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا أَطِيْعُوا اللهَ وَأَطِيْعُوا الرَّسُوْلَ وَأُولِي اْلأَمْرِ مِنْكُمْ
    “Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasulullah serta pemimpin di antara kalian.” (An-Nisa`: 59)

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Oleh karena itu, agama ini melarang pemeluknya untuk memberontak terhadap penguasa muslim yang sah. Karena yang demikian ini akan menimbulkan kemudaratan (kejelekan) yang sangat besar. Bahkan wajib bagi kaum muslimin untuk menghormati penguasanya, mencintai serta mendoakan kebaikan untuknya ataupun menasihatinya ketika terjatuh dalam kesalahan dengan cara yang baik. Namun tidak boleh bagi kita untuk menasihatinya dengan cara menyebutkan kesalahan-kesalahannya melalui mimbar-mimbar di depan massa ataupun dengan tulisan-tulisan yang disebarkan ke khalayak. Cara yang benar adalah dengan diam-diam, tidak di muka umum. Karena demikian petunjuk Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hal ini, dan cara ini lebih memungkinkan untuk diterimanya nasihat daripada kalau disampaikan di depan umum. Kemudian apabila nasihat itu diterima, maka itulah yang kita harapkan. Namun apabila tidak, maka telah selesai kewajiban kita.

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Selanjutnya kita harus bersabar dengan berbagai kesalahan penguasa selama dia masih menjalankan shalat. Karena demikianlah ajaran agama kita. Dan ini pula yang akan mewujudkan kehidupan aman dan tentram. Begitupula ajaran-ajaran Islam yang lainnya, seperti jihad, penegakan hukum had dan lain-lain, sangat besar fungsinya dalam mewujudkan kehidupan yang aman dan tentram.
    Akhirnya mudah-mudahan Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan taufiq-Nya kepada kita semua, baik masyarakat maupun pemerintahnya, untuk bisa mempelajari Islam dengan benar dan mewujudkannya dalam kehidupan kita, sehingga akan terwujud kehidupan yang aman dan tentram.

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ مَا تَسْمَعُوْنَ وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ اْلغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Khutbah Kedua
    الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ، الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ بَعَثَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَقِّ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْن وَحُجَّةً عَلَى الْمُعَانِدِيْنَ وَمِنَّةً عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحَابَتِهِ أَجمَعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ… أَمَّا بَعْدُ:
    أَيُّهَا النَّاسُ، اتَّقُوا اللهَ {وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ} (البقرة : 194)
    عِبَادَ اللهِ، وَكَمَا أَنَّ اْلإِسْلاَمَ يُحَقِّقُ اْلأَمْنَ مِنْ مَخَاوِفِ الدُّنْيَا فَهُوَ كَذَلِكَ يُحَقِّقُ اْلأَمْنَ مِنْ مَخَاوِفِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ. قَالَ تَعَالَى: {الَّذِيْنَ آمَنُوْا وَلَمْ يَلْبِسُوْا إِيْمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَئِكَ لَهُمُ اْلأَمْنُ وَهُمْ مُّهْتَدُوْنَ} (الأنعام: 82)

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
    Kembali kita mengingatkan kepada hadirin untuk bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala karena Allah Subhanahu wa Ta’ala bersama orang-orang yang bertakwa, menolong mereka dan menjaga mereka dari berbagai kejelekan yang akan menimpa mereka.

    Kaum muslimin rahimakumullah,
    Agama Islam sebagaimana akan mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman dan tentram di dunia, juga akan mewujudkan kehidupan yang membahagiakan di akhirat. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
    الَّذِيْنَ آمَنُوْا وَلَمْ يَلْبِسُوْا إِيْمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَئِكَ لَهُمُ اْلأَمْنُ وَهُمْ مُّهْتَدُوْنَ.
    “Orang-orang yang beriman yang tidak mencampuradukkan keimanan mereka dengan kesyirikan, mereka akan mendapatkan kehidupan yang aman dan mereka akan mendapatkan hidayah.” (Al-An’am: 82)

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman:
    إِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُوْنٍ. ادْخُلُوْهَا بِسَلاَمٍ آمِنِيْنَ. وَنَزَعْنَا مَا فِي صُدُوْرِهِمْ مِّنْ غِلٍّ إِخْوَانًا عَلَى سُرُرٍ مُّتَقَابِلِيْنَ. لاَ يَمَسُّهُمْ فِيْهَا نَصَبٌ وَّمَا هُمْ مِّنْهَا بِمُخْرَجِيْنَ
    “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mereka berada di taman-taman surga yang ada di dalamnya sungai-sungai. (Dikatakan kepada mereka), ‘Masuklah kalian ke surga dengan penuh keselamatan dan keamanan.’ Kami hilangkan pada dada-dada mereka rasa dendam, mereka saling bersaudara duduk di atas dipan-dipan saling berhadapan. Mereka tidak merasa lelah di dalam surga dan mereka tidak akan dikeluarkan darinya.” (Al-Hijr: 45-48)

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
    Maka jelaslah bahwa dengan kembali kepada ajaran Islam kita akan mendapatkan kehidupan yang aman dan tentram, jauh dari ketakutan. Akan tetapi perlu diketahui pula bahwa yang dimaksud dengan kembali kepada Islam adalah kembali secara utuh dan menyeluruh. Bukan sekedar kembali pada sebagian ajarannya saja namun meninggalkan ajaran yang lainnya. Sebagaimana didengung-dengungkan oleh sebagian kaum muslimin yang mengajak untuk kembali kepada Islam namun hanya mengajak kepada diterapkannya hukum Islam pada masalah-masalah tertentu saja atau yang hanya mengajak kepada shalat dan keutamaan-keutamaan amalan saja. Namun mereka menyepelekan perkara yang lebih penting yaitu mengajak kaum muslimin untuk berakidah dengan akidah yang benar. Akidah yang tidak dicampuri syirik serta mengajak kaum muslimin untuk beribadah sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang tidak dicampuri dengan bid’ah. Semestinya kita harus kembali kepada Islam secara keseluruhan, namun tentunya dengan mendahulukan perkara yang lebih penting dari perkara yang penting lainnya, sebagaimana yang dahulu dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya.

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

    اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِيْ بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيًّ وَعَنْ جَمِيْعِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ.
    اللَّهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِيْنَ. وَدَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ، وَانْصُرْ عِبَادَكَ المُوَحِّدِيْنَ. اللَّهُمَّ أَصْلِحْ أَحْوَالَ الْمُسْلِمِيْنَ فِي كُلِّ مَكَانٍ. اللَّهُمَّ اجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا مُطْمَئِنًّا وَسَائِرَ بِلاَدِ الْمُسْلِمِيْنَ، اللَّهُمَّ احْفَظْ وُلاَةَ أُمُوْرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَوَفِّقْهُمْ لِمَا تُحِبُّهُ وَتَرْضَاهُ مِنَ اْلأَقْوَالِ وَاْلأَفْعَالِ يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
    عِبَادَ اللهِ … اذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ الْجَلِيْلَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ، وَاللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ.

    Silahkan mengcopy dan memperbanyak artikel ini
    dengan mencantumkan sumbernya yaitu : http://www.asysyariah.com

    =========================================
    kumpulan cerita biru – cerita-cerita biru – kisah biru – kisah-kisah biru – pengalaman biru – pengalaman-pengalaman biru e fre
    =========================================

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 51 other followers

%d bloggers like this: