• semua artikel dalam situs ini boleh dicopy dan disebarluaskan tanpa perlu minta izin kepada saya, saya juga cuma ngopi dari situs-situs lain ============================================== pacaran adalah haram, zina haram, seks bebas haram, minuman keras haram ========================================== jika ada tulisan dalam blog ini yang bertentangan dgn ajaran islam maka haram dipraktekkan.
  • www.hatibening,com

  • Artikel Terbaru 083821513356

  • Arsip artikel 083821513356

  • kategori artikel 083821513356

  • Halaman/pages facebook islami yang sangat menarik dan bermanfaat untuk anda add/like:

  • www.kajian.net

    Surah Al-Baqarah ayat 216: Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
  • ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)”

    ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)” ================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ==================================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ----------------------------------------------------
  • inilah Dakwah Kami:

    ------------------------------------------------------------------ Kembali kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan Pemahaman Rosululloh serta Salafush Ash-Shalih ------------------------------------------------------------------ Tashfiyah, yakni memurnikan ajaran Islam dari segala Noda Syirik, Bid’ah, Khurafat, serta gerakan-gerakan dan pemikiran-pemikiran yang merusak ajaran Islam. ------------------------------------------------------------------ Tarbiyah, yakni Pendidikan bagi kaum Muslimin berdasarkan ajaran Islam yang murni. ------------------------------------------------------------------ Menghidupkan pola pikir membiasakan kebenaran, bukan membenarkan kebiasaan (tradisi). ------------------------------------------------------------------ Mengajak kaum Muslimin untuk hidup Islami, sesuai dengan Manhaj Ahlul Sunnah Wal Jama’ah. ------------------------------------------------------------------ -------------
  • Motto kami

    ------------------------------------------------------ --------------------------------------------------------------- Hidupkan Sunnah Nabi serta para Salafush Ash-Shalih, --------------------------------------------------------------- Hindari Fanatisme Golongan & Partai. --------------------------------------------------------------- Wujudkan Persatuan Umat Islam --------------------------------------------------------------- Serta Jauhilah 3 T Yakni: Taklid, Ta’ashub (Fanatisme Golongan/Partai), serta Taffaruq (Memecah belah Umat). --------------------------------------------------------------- sms/call:081511542355 ------------------------------------------------------
  • ittiba’ di atas manhaj salaf dan menyelisihi selainnya

    ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari ahlul Kitab telah berpecah belah menjadi tujuh puluh dua golongan. Dan sesungguhnya agama ini (Islam) akan berpecah belah menjadi tujuh puluh tiga golongan, tujuh puluh dua golongan tempatnya di dalam Neraka dan satu golongan di dalam Surga, yaitu al-Jama’ah.” [HR. Abu Dawud (no. 4597), Ahmad (IV/102), al-Hakim (I/128), ad-Darimy (II/241)] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “Barangsiapa di antara kalian ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: "Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Imam Ahmad rahimahullah (wafat th. 241 H) berkata: “Prinsip Ahlus Sunnah adalah berpegang dengan apa yang dilaksanakan oleh para Shahabat ridhwanullahi ‘alaihim ajma’in dan mengikuti jejak mereka, meninggalkan bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat.” [Syarah Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah oleh al-Laalikaa-iy I/175-185 no. 317] ----------------------------------------------------------------------------------
  • PEMERINTAH INDONESIA WAJIB BERHUKUM DENGAN HUKUM ISLAM

    PEMERINTAH INDONESIA WAJIB BERHUKUM DENGAN HUKUM ISLAM ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “(Hak untuk) menetapkan hukum itu (hanyalah) hak Allah.” (QS. Al An’aam [6]: 57) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki? dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ? (QS Almaidah: 50) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Sesungguhnya Allah menetapkan hukum-hukum menurut yang dikehendaki-Nya. (QS Al Maidah:1) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim. (QS Al Maidah:45) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah mereka itulah orang-orang yang zalim (QS Albaqarah:229) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- “Maka demi Rabb-mu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu (Muhammad) hakim (pemutus) terhadap perkara yang mereka perselisihkan.” (QS. An Nisa [4]: 65) ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • ILMU IKHLAS

    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Ar-Rabi` bin Khaitsam berkata: Seluruh perbuatan yang tidak diniatkan mencari ridha Allah, maka perbuatan itu akan rusak! ======================================================================= Abu Sulaiman Ad-darani berkata: Beruntunglah bagi orang yang mengayunkan kaki selangkah, dia tidak mengharapkan kecuali mengharap ridha Allah! ======================================================================== ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)” ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------
  • PESAN DARI UMAT ISLAM YANG DITINDAS MUSUH

    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- “wahai saudaraku seIslam di Indonesia..disini kami ditembaki peluru, rumah kami diledakkan, ayahku sengaja ditembak dikepalanya, adikku diperkosa oleh tentara kafir laknatullah itu.., apakah kamu disana sedang bersenang senang ? aku tunggu jawabanmu” ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • KETAHUILAH BAHWA HANYA UMAT ISLAM YANG BISA MASUK SURGA

    wahai umat manusia, islam-lah agar kalian selamat !! ( Wahai Allah, sungguh telah kusampaikan, maka saksikanlah..) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- "Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia diakhirat termasuk orang-orang yang rugi.." (QS Ali Imraan : 85) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- IKUTILAH JALAN KEBENARAN ITU JANGAN HIRAUKAN WALAUPUN SEDIKIT ORANG MENGIKUTINYA!JAUHKANLAH DIRIMU DARI JALAN JALAN KESESATAN DAN JANGANLAH TERPESONA DENGAN BANYAKNYA ORANG ORANG YANG MENEMPUH JALAN KEBINASAAN! ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Sunnah itu bagaikan bahtera nabi nuh.Barangsiapa mengendarainya niscaya dia selamat dan barangsiapa terlambat dari bahtera tersebut maka dia akan tenggelam…… ------------------------------------------------------ KUMPULAN CERITA CINTA , PUISI CINTA , SMS CINTA , KATA CINTA , CURHAT CINTA
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) -------------------------------------------------------
  • ruang konsul dokter

  • Blog Stats 083821513356

    • 10,244,263 hits

kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT

kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
———————————

Lewat ‘Bonus’ Cekik Dulu

Derita Miyanti, 34 tahun, sungguh berkepanjangan. Betapa tidak, hanya minta uang belanja pada suami kok “bonus”-nya harus dicekik dan dicakar dulu. Padahal jumlahnya berapa, hanya Rp 200.000,- sebulan. Tak tahan dengan KDRT beruntun atas dirinya, wanita beranak tiga ini melaporkan Wawan, 39 tahun, suaminya ke Polsek Kemayoran (Jakpus).

Ekonomi yang mapan, tak menjamin langgengnya sebuah rumahtangga. Tapi ekonomi yang amburadul, juga tak menjamin rumahtangga bisa awet lestari. Contohnya pasangan Miyanti – Wawan dari Cempaka Baru, Jakpus ini. Ketika pacaran dulu, tekad mereka bulat, tinggal di gubug derita tidak mengapa, makan nasi sepiring berdua juga malah tambah mesra. Padahal kalau kata iklan sampo dulu: ah teorrrri!

Wawan yang ingin membahagiakan istrinya, dengan limpahan harta dan kasih sayang, semua tinggal wacana. Selama 10 tahun berumahtangga, yang meningkat hanyalah produksi anak saja, sampai tiga biji. Sedangkan secara materi, pasangan itu tinggal tetap di rumah kontrakan, kerjanyapu hanya serabutan. Kalau istri minta perbaikan nasib, tinggal saja Wawan bilang: dulu kamu kan janji, siap tinggal di gubug derita.

Idih…, janji cinta monyet kok dibawa-bawa. Kalau cinta kaum bangkotan begini kan yang dibutuhkan realita. Biar cinta selangit kalau makan tak kenyang tetap saja perut sakit. Biar cinta setinggi gunung, kalau makannya hanya pohung (singkong), anak bisa nangis meraung-raung. “Maka cari kerja yang bener dong, masak istri jadi tukang cuci segala kamu rela,” protes Miyanti sekali waktu.

Miyanti sebetulnya mau jadi tukang cuci karena kepepet saja, karena penghasilan suami tak mencukupi. Tapi rupanya Wawan tak mau menghargai pengorbanan bini. Justru belakangan dia jarang pulang lantaran selalu risih mendengar tuntutan istri untuk perbaikan nasib. Jadi asal sudah setor benggol dan bonggol, Wawan pasti pergi lagi entah ke mana.

Istri Wawan tentu saja tak terima atas sikap suaminya. Kenapa rumah hanya dijadikan tempat singgah saja. Kenapa tidak betah di rumah? Apa tidak kangen sama anak-anak yang masih membutuhkan bimbingan dan kasih sayang. “Dasar kutu kupret, luh. Kenapa aku nggak betah di rumah, karena kamu sudah nggak enak lagi….,” kata Wawan berterus terang, beberapa bulan lalu.

Mau nangis rasanya Miyanti dengar pernyataan itu. Masya Allah, istri kok dibilang nggak enak lagi, memangnya kendaraan? Apa istri fungsinya hanya untuk begituan? Kalau tidak enak lalu mencari tokoh alternatif, atau malah poligami? Eaalah, pekerja serabutan saja mau niru-niru politisi dan pejabat. Ngaca dong, ngaca!

Pokoknya putusan Wawan tak bisa diganggu gugat. Sekarang dia tak mau pulang, karena mau cari “kendaraan” yang enak di luar, yang pakai power stering dan ban radial, yang daya cengkeramnya luar biasak. Tapi jangan cemas, Wawan berjanji takkan menceraikan. “Kita hanya pisah rumah saja, dan untuk jaminan sehari-hari, aku akan kirim Rp 200.000,- sebulan,” katanya waktu itu.

Istrinya terpaksa menerima keputusan sepihak tersebut. Meski Rp 200.000,- tidaklah banyak, tapi kan bisa untuk bantu-bantu beban ekonomi di rumah. Ditambah dengan penghasilannya sebagai tukang cuci, diharapkan cukuplah untuk bertahan hingga akhir bulan. Tenanglah Miyanti untuk sementara waktu, sehingga dibiarkan saj suami main gila.

Konyolnya, janji Wawan hanya retorika belaka. Bila tak disusul, dia juga tak mengirim duit. Itupun harus pakai tarik urat dulu, marah-marah. Setelah itu Wawan membalas dengan cekikan dan cakaran, baru uang itu keluar. Dan hal demikian selalu terjadi, sehingga menjadi semacam prosesi atau rukunnya. Cakar dan cekik, baru uang Rp 200.000,- keluar.

Untuk sebulan dua bulan Miyanti masih betah menjalani rukun semacam itu, tapi kalau tiap bulan harus mendelik dan babar belur mukanya demi uang Rp 200.000,- tak uuk lah iyauw. Maka beberapa hari lalu dia mendatangi Polsek Kemayoran, melaporkan suaminya. Pasal yang dituduhkan cukup bergengsi: KDRT alias Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

————————————
kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
———————————

Solusi Bikin Pusing

Memed, 48 tahun, orangnya memang tidak sabaran. Baru 6 bulan ditinggal bini jadi TKW ke Malaysia, sudah “pusing” di segala lini. Tapi ketika nekad kawin lagi, poligaminya tersebut justru tak membawanya ke surga dunia, tapi malah neraka dunia. Soalnya, bini muda dan bini tua berantem melulu. Bahkan kini Memed diadukan Selvi, 31 tahun, bini mudanya, karena tindak KDRT gara-gara terlalu membela bini tua.

Emosi warga kampung Harjasari, Bogor Selatan, belakangan ini memang sedang labil. Maklum, dia kecewa berat dengan kebijakan politiknya. Memed pikir setelah punya bini dua, semua akan terjamin, ya soal perut, ya yang di bawah perut. Bini pertama sedang berhalangan, bisa pindah ke bini kedua. Kalau bini kedua sedang ketemu bulannnya, ngaplus lagi ke bini tua. Pokoknya, dengan dua bini wajah selalu ceria dan jidat semakin mengkilap.

Rencana sih bagus, tapi prakteknya? Jauh panggang dari api, teori bertolak belakang dengan fakta di lapangan. Dari hari ke hari kedua bininya itu selalu cakaran, seperti kucing mau kawin, tapi satunya nggak mau. Bila sudah begini, dia menyesal kenapa dulu kok keburu nafsu poligami, niru-niru Puspoa Wardoyo. “Banyak istri bagiku bukan banyak rejeki, tapi malah banyak caci maki….,” keluh

Ide poligami itu dimulai ketika bininya, Marsih, 43, pergi jadi TKW ke Malaysia, sekitar 2,5 tahun lalu. Maklum, sejak bininya di negeri jiran, Memed tak pernah lagi menjalankan “serangan umum” non 1 Maret. Padahal, ketika bininya ada di sampingnya, nyaris tiada hari tanpa kemesraan. Habis, Marsih ini memang cakep, selalu menggairahkan. Asal ketemu, bawaannya mau ke ranjang melulu.

Namun sayang, bini yang cakep tak didukung oleh rejeki yang cakep. Usaha Memed sebagai wiraswasta makin mundur, bahkan modal pun akhirnya habis. Sedangkan mau kerja di kantoran, usianya sudah tak memenuhi syarat. Formasi yang ada tinggalah jadi politisi. Tapi bagaimana mau melenggang ke Senayan, masuk partai juga Memed tak pernah. “Politik itu kotor,” begitu katanya ketika itu.

Dingin terus-terusan sepanjang malam, sungguh membuat Memed tak betah. Maka dia mulailah mencari alternative, mencari penghangat tubuh yang halalan tayiban dan wa asyikan. Diam-diam Memed mencoba menebar pesona, mencari gebedan baru. Janda atau perawan sama saja, kan yang penting rasanya Bung!
Untungnya nasib baik masih berpihak pada Memed. Adalah Selvi, wanita muda yang usianya baru kepala tiga lebih sedikit. Dia cantik, memahami aspirasi arus bawahnya pula. Kalau ada cacat, Selvi ini sudah dalam status janda ditinggal mati. Jadi meski dulu Memed tak suka partai, demi wanita itu kini dia masuk barisan: Partai Karya Peduli Janda. “Nyoblosnya bisa kapan saja, nggak usah nunggu Pemilu 2009,” begitu kata hati nuraninya.

Memed akhirnya menikah dengan Selvi, dengan dana hasil istrinya jadi TKW. Dan sejak ada bini baru, kehidupan leleki haus asmara ini kembali ceria, sumringah terus. Badannya juga makin bersih saja, karena keseringan mandi junub. Pendek kata, tiada hari tanpa kemesraan, tiada hari tanpa goyangan. Rindu akan Marsih bininya di Malaysia, kini sudah sayup-sayup terdengar.

Akan tetapi, ketika istrinya keduanya sudah hamil dan kemudian keguguran, kemesraan itu hilang dalam sekejap. Lebih-lebih setelah Marsih pulang dari Malaysia, neraka rumahtangga dua mulai menyapa. Maklumlah, istri pertamanya itu marah besar ketika suaminya diam-diam kawin lagi. “Enak kamu ya, istri kerja banting tulang di negeri jiran, kamu malah “banting-bantingan” sama janda gatel ini ya…,” omel Marsih sambil menarik roknya lumayan tinggi, memamerkan betisnya yang putih dan bagus.

Marsih ternyata tak sekadar ngomel, tapi tangan juga maju. Sering sekali Selvi dicakar dan dijambak. Bahkan dokumen pernikahannya pun disobek-sobek oleh madunya itu. Melihat ini, ternyata Memed tak berkutik, misalnya membela sang bini muda. Kalau ada sikap, dia hanya minta bininya bersabar, semua ini cobaan dari Tuhan. Katanya, percayalah, badai pasti berlalu.

Ah, gombal! Badai pasti berlalu apaan, wong kenyataannya hanya pukulan Marsih yang selalu berlalu lalang, ditambah sikap Memed yang tak bisa mengayomi pada istri keduanya. Tak tahan dijadikan pelampiasan kebencian Marsih terus, Selvi mengadu ke Polresta Bogor, melaporkan segala kekejaman bini pertama suaminya termasuk si Memed itu sendiri. Memangnya enak, jadi bini kedua?

————————————
kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
———————————

Nikahnya Sekedar Iseng

Jahat benar hati Momon, 29 tahun, dari Yogyakarta ini. Sebagai dokter bedah, ketika habis “mbedhah putri” malah tak mau tanggungjawab. Bagaimana tidak? Dia mengawini Narti, 31 tahun, sekadar iseng-iseng saja. Begitu istrinya sudah mengantongi surat dari KUA, langsung wasalam alias ditinggal kabur tak diurus lagi. Dengan perut ngedrumband (hamil), wanita malang ini mencari keadilan.

Agaknya hanya nafsu yang mendasari Momon – Narti ketika pacaran dulu. Yang namanya cinta, sesungguhnya tak pernah ada di lubuk hati pak dokter yang paling dalam. Dicek pakai stateskopnya pun, reaksi di jantung dadanya negatif, maksudnya tak ada rasa cinta pada dirinya terhadap sicewek. Kalau pinjam istilah di kolom ini, pendulum dokter Momon tak pernah kontak.

Momon memang tinggal berdekatan di daerah Sleman, Yogyakarta. Sebagai dokter masih muda tapi sudah spesialis, sungguh menarik gadis tetangganya, si Narti. Apa lagi dalam usia kepala tiga dia belum punya pacar devinitip. Maka meski usia Pak Dokter dua tahun di bawahnya, Narti nyosor saja. “Jaman sekarang kalau nggak “jemput bola” ya nggak komanan (kebagian),” begitu prinsip Narti.

Bagi dokter muda Momon, awalnya dia tak ngeh dengan sikap Narti. Kalau gadis itu suka mengirim makanan untuknya, atau minta bonceng sepeda motornya, itu semua sekedar keniscayaan hidup antar tetangga. Maklumlah, Narti bukanlah tipe idealnya. Manis sih manis, tapi kan tidak putih bersih sebagaimana yang diidolakan Pak dokter selama ini. Apa lagi betisnya, walah…., punya Narti tak mbunting padi, tapi merit (meruncing) seperti kaki manuk blekok.

Orang sedang kasmaran memang begitu banyak cara untuk menaklukkan si dia. Begitu pula dengan Narti. Karena pendulum dokter Momon tenang-tenang saja, dia mulai lebih agresip. Kembali mengacu system jemput bola, dialah yang memancing-mancing pak dokter agar tertarik dan jatuh hati padanya. Dimulai dari berpakaian yang gersang alis seger merangsang, sampai tangannya yang colak-colek berbau pornoaksi.

Nafsu dan cinta kadang bisa bersatu, kadang pula jalan sendiri-sendiri. Itu pula yang terjadi atas dr. Momon. Sekali waktu Narti main ke rumah kos-kosan Momon dengan pakaian seronok, sementara belahan dadanya sungguh menantang. Meski tak ada cinta, kala itu pak dokter yang sedang suntuk, jadi bangkit nafsunya. Tanpa mikir belakangnya, Nasti langsung digumuli untuk pelepasan hajad sesaat.

Yang begini ini memang yang ditunggu-tunggu Narti. Maka tanpa usaha perlawanan, gadis gatel itu langsung bertekuk lutut dan berbuka paha untuk pak dokter. Walhasil, dokter yang di rumahsakit biasa membedah pasien, hari itu “mbedhah” kegadisan Narti. Si gadis tetangga meringis, tapi pak dokter mrenges. “Uenak tenaaaan,” kata Momon seperti pelawak Timbul saja.

Akhirnya, meski tidak cinta, asal pak dokter pengin langsung “mbedhah” Narti lagi, sampai kemudian hamil. Nah, sebagaimana lazimnya korban kecelakaan lalulintas ranjang, Narti menuntut Momon menikahi sebagai tanggungjawabnya. Nah, dari sinilah Pak dokter mulai menyesal, enaknya tak seberapa, dia harus menikahi gadis yang tak sesuai dengan kriterianya. Mau cari yang mbunting padi kok malah dapat yang manuk blekok.

Namun demi tanggungjawab, terpaksalah pak dokter menikahi, apa lagi perut Narti makin tak bisa diajak kompromi. Tapi di lembah hatinya yang paling dalam, begitu menikah Narti akan ditinggalkannya. Sebab obsesinya hanya satu: putih bersih dan betis mbunting padi. “Jadi duda nggak apa, tapi kan duren alias duda keren,” begitu kata dokter Momon berbangga diri.

Keputusan sadis itu ternyata betul-betul dilaksanakan. Begitu pernikahan usai, Momon tak memasuki ranjang malam pertamanya, justru tak pernah muncul kembali di depan Narti istrinya. Sampai istrinya hamil tua, dia tetap tak mau mengurusnya. Merasa ditelantarkan oleh suaminya yang sah, ibu muda dari Magetan ini mengadukan pak dokter ke Polres Sleman.

————————————
kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
———————————

Tinggal Sepah Dibuang

Rupanya bagi Firman, 40 tahun, perempuan hanyalah jadi obyek seksualitas belaka. Coba-coba punya “simaskot” non BRI, begitu ketahuan bininya, langsung dicampakkan. Tapi setelah situasi mantap terkendali lagi, dia mau balik pada Dinah, 30 tahun, selaku simaskotnya. Tentu saja sang simaskot ogah, karena hanya diingat ketika dibutuhkan. Lha kok Firman ngamuk dan main tendang.

Orang lelaki di mana saja sama, sangat senang dengan barang bening. Lihat wanita cantik, asosiasinya lalu macem-macem. Bagi yang masih sendirian atau bujangan, punya kesempatan untuk mendekati. Sukur-sukur bisa memacari dan kemudian mengawini. Tapi yang sudah berkeluarga, tinggal batuk-batuk mendehem-dehem. “Kamu memang cantik, tapi kenapa salah edisi….,” begitu batinnnya menyesali nasib.
Namun bagi Firman dari Cilincing Jakarta Utara, tak ada istilah “salah edisi”. Biar dia juga sudah berkeluarga, mengejar barang bening bukanlah tabu, memburu cewek cakep sah-sah saja. Baginya, tinggal bagaimana memenej selingkuhnya itu tadi, sehingga tak ketahuan ibunya anak-anak. Dia punya prinsip: selingkuh itu kan selingan indah keluarga utuh!

Amat yakin dengan hipotesanya tersebut, beberapa waktu yang lalu dia dengan sengaja memiliki “simpanan masarakat kota” non BRI tersebut. Ceweknya memang cantik, bodi seksi, betis mbunting padi dan kulit putih bersih lagi. Dinah memang sangat memenuhi selera lelaki, baik tongkrongan maupun tangkringannya. Kalau pinjam istilahnya majalah Tempo, Dinah memang termasuk yang enak digoyang dan perlu!

Jejak-jejak selingkuh Firman pada awalnya tak pernah terendus. Sebab dia masih bisa membagi rata keuangannya, baik sebagai nafkah keluarga maupun dana operasional selingkuh. Tapi ketika obyekannya mulai surut, lalu dia hanya mengandalkan gajinya di kantor swasta, nah belangnya mulai terbongkar. Soalnya ya itu tadi, pos-pos keuangan yang mestinya untuk keluarga, sudah mulai Firman selewengkan untuk dialirkan pada selingkuhannya.

Enak bagi Firman, tentu saja nggak enak bagi keluarga. Ny. Firman awalnya percaya saja duit itu kena potongan ini itu di kantornya. Tapi setelah keseringan, dia mulai membentuk pansus, menyelidiki ke mana saja aliran dana suaminya itu. Apa lagi setelah ada saksi mata mengatakan, beberapa hari lalu tampak Pak Firman jalan bareng dengan cewek cantik, pakai jilbab dan bajunya merah jambu. “Orangnya cantik loh, kayak artis Kristie Jusung…,” begitu kata sang informan.

Lha ini yang ditunggu-tunggu, begitu reaksi Ny. Firman. Bagaikan detektif partikelir, dia lalu melacak diam-diam alamat si “Kristie Jusung” yang bikin suaminya lupa keluarga tersebut. Dan ketika ketemu, penyergapan pun dilakukan. Beberapa minggu lalu Ny.Firman berhasil menangkap basah suaminya di rumah simpanannya di bilangan Gang Macan, Kalibaru, Kecamatan Cilincing. Sore itu juga Firman ditenteng pulang ke rumah.

Istrinya senang, karena Firman kini jadi kepala rumahtangga yang jinak. Gaji kembali diterima utuh. Dan Firman agaknya sudah tobat benar, terbukti ketika Dinah simaskotnya mengontak kembali untuk minta uang, tak pernah lagi diladeni. Malah telpun dibanting. “Kamu memang perempuan pengeretan, bisanya minta uang melulu,” maki Firman.

Tetapi beberapa bulan kemudian, Firman jenuh pada yang di rumah, dan rindu lagi pada Dinahnya yang sudah dilupakan. Nah, dalam rangka “sporing balansing” itu tadi, ketika sutuasinya sudah mantap terkendali lagi dia mendatangi simaskotnya di Gang Macan. Sayangnya, Dinah menyambutnya dingin. Diajak ngomong juga males. Rupanya dia kadung muak pada lelaki yang berprinsip habis manis sepah ditendang itu. Bahkan ketika diajak “sporing balansing”, jawab Dinah enteng saja: jepitin pintu saja, kenapa.

Aduh, duh…., Firman marah sekali dengan sikap simaskot non BRI-nya tersebut. Dulu ketika masih banyak duit macam Aman Jagau dari Kalimantan, Dinah ngintil saja. Kini setelah minus, tak mau lagi meladeni. Saking emosinya, wanita yang ngaku baru hamil 4 bulan itu langsung dihajar sampai babak belur. Dengan muka bengap Dinah melaporkan rekanan kumpul kebonya ke Polsek Cilincing.

————————————
kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
———————————

Cemburu Lepas Kendali

Kalau punya suami cakep, lalu cemburuan, ya begini ini jadinya. Tetangga datang mau pinjam alat-alat kue, dikira mau menawarkan “kue” pribadinya. Keruan saja Ny. Astini, 35 tahun, tak terima, sehingga melaporkan Ny. Ninin, 40 tahun, yang cemburuan itu ke Polres Sleman. “Memangnya suaminya paling ganteng se DIY, apa?” katanya kepada petugas.

Orang-orang dan para tetangganya di Balecatur, Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman (DIY) mengakui, Herdian, 45 tahun, suami Ny. Ninin memang ganteng. Dilihat sepintas seperti Farhan presenter Anteve. Dari bodi, model rambut sampai ketebalan alisnya mirip benar dengan Oom Farhan. Kalau ada beda, paling-paling hanya soal rejeki. Herdian pegawai negeri, sedangkan Farhan sudah pasti sering ke luar negri.

Ninin sebagai istrinya, tentu saja di balik hatinya yang paling dalam sangat bangga, suaminya dikagumi banyak wanita. Kalau boleh terus terang, dia dulu bisa menaklukkannya juga sudah keberuntungan besar. Maklumlah, dirinya yang berwajah pas-pasan, kok bisa menggaet pria seganteng Herdian. “Mbiyen ki ketok apa (dulu apanya yang kelihatan),” kata orang-orang yang menyesalkan pasangan tak serasi itu.

Di sisi lain, kegantengan suaminya juga menjadikan sebuah ancaman bagi dirinya. Dia khawatir bila ada ibu-ibu tetangganya yang naksir atau merebut suaminya. Maka bila melihat Herdian suka menebar senyum pada wanita-wanita yang ditemui, hati Ninin panasnya kayak kompor saja. Batinya dia bilang: cengengesan, kayak model iklan pepsodent saja!

Akan tetapi Herdian sepertinya tak memahami kekuatiran istrinya itu. Dia tetap ramah dan hangat setiap menghadapi kaum ibu tetangganya, termasuk Ny. Astini yang juga tetangga satu gang. Jika wanita itu datang ke rumah mau ketemu istri misalnya, dia suka menyempatkan diri menggoda wanita itu. “Masak apa Bu di rumah, semur jengkol? Boleh dong dikirim ke rumah,” kata Herdian tulus tanpa tendensi politik.

Nah, mendengar goyonan tak bermutu itu Ny. Ninin suka panas jadinya. Nanti setelah Ny. Astini pergi, suaminya langsung dikranyam (dicakar) mukanya, disusul dengan kata-kata serasa cabe pedasnya. Dasar lelaki ganjen, nggak boleh melihat jidat licin. Baru lihat wanita semacam Ny. Astini saja sudah mbebeki macam ayam mau nelur.

Gumpalan kecemburuan Ny. Ninin makin menggunung beberapa hari lalu, ketika dia sedang ke warung, tahu-tahu Ny. Astini ke rumah dengan alasan mau pinjam alat-alat kue. Padahal yang terlihat kemudian, dia hanya berhaha-hihi dengan Herdian suaminya, di ruang tamu. “Oh begitu, ya. Aku tak di rumah jadi kesempatan. Mau pinjam alat kue, atau mau menawarkan “kue martabak”-mu itu sendiri, haa….!” hardik Ninin kasar dan tak terkontrol.

Astini tersinggung sekali dengan tuduhan tak berdasar tetangganya. Kue-kue martabak yang mana? Orang benar-benar mau pinjam alat kue, kok dikira mau selingkuh. Tapi untuk membalas ribut, dia tak mau nanti malah dikerubuti tetangga. Maka dia mencoba bersabar, diam dan pergi begitu saja. Padahal di rumah Astini menyusun kekuatan untuk memberi pelajaran bini tetangga yang kelewat cemburuan itu.

Ninin memang harus diberi pelajaran. Caranya? Dibunuh apa? Nggak lah iyauww. Ny. Astini cukup mendatangi Polresta Sleman dengan tuduhan pencemaran nama baik. Bagaimana mungkin, orang mau pinjam alat kue kok malah dituduh mau selingkuh. “Sepertinya suaminya itu orang paling cakep se DIY saja,” kata Ny. Astini. Kalau cakep se-Gembiraloka, iya ngkali!

————————————
kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
———————————

Bukan Kambing Hitam

Selingkuhnya sama orang lain, begitu jadi bocah kok pacar lama disuruh tanggungjawab. Keruan saja Sintong, 27 tahun, tak mau dijadikan kambing hitam. Celakanya, penyelesaian lelaki dari Medan ini kelewat sadis. Farida, 23 tahun, mantan doi bersama bayinya tersebut dilempar ke jurang. Ibunya tewas, sementara bayinya hanya luka-luka nyangkut di pohon.

Ini kisah wanita yang tak setia menjunjung sumpah dan janji cinta. Ketika pacaran dimulai dulu, Farida menganggap hanya Sintong lah lelaki pujaan hatinya. Baginya, dia adalah lelaki paling tampan se Sumatera Utawa, setidaknya untuk kawasan Kaban Jahe, Medan. Asal didekati pria pujaaannya, hati Farida berbunga-bunga, ada setrum di sekujur tubuhnya. Maka sekali waktu, ketika dia benar-benar “disetrom” Sintong dia pasrah saja.

Takkala cinta Sintong sedang menggebu-gebu atas Farida, mendadak terjadi prahara. Ada musibah besar dalam perjalanan asmara mereka. Gadis yang selama ini sangat dicintai, tahu-tahu tergoda lelaki lain. Farida jatuh di pelukan Nababan. Sejak saat itu Farida meninggalkan Sintong, meninggalkan kampung halamannya di Desa Tigapanah, Kaban Jahe. Sintong pun kehilangan jejak, dan kehilangan cintanya.

Ingin rasanya Sintong bunuh diri, tapi takut mati. Mau menggantung di pohon asem, ketinggian. Mau gantung diri di pohon kencur, kerendahan. Daripada repot, mendingan nggak jadi bunuh diri saja. Tapi sejak itu Sintong jadi kehilangan semangat hidup. Nafsu makan hilang, dia tak mau lagi makan nasi, tapi gado-gado lontong sepiring masih nambah!

Alhamdulillah, penderitaan batin Sintong akibat patah hati lama-lama terobati. Sebab dalam prakteknya, jalinan cinta yang lama tak ketemu berangsur-angsur bisa terkikis, bisa lupa. Apa lagi Sintong sudah memperoleh pengganti gadis lain yang lebih cantik dari Farida. Dan yang paling menggembirakan, ketika cewek barunya itu hendak “disetrom” macam Farida dulu, menolak halus. Jangankan dikeloni, baru mau dicium tangannya saja dia mencoba menahan. “Cium tangan Lebaran saja, nanti saya kasih Rp 50.000,- “ kata doi barunya mencoba jayus (bhs gaulnya melucu).

Tandingkan dengan Farida dulu, dia itu perempuan model tustelnya Bagyo. Kalau tustel kwaci itu sekali senggol jadi, Farida sekali senggol langsung mapan. Gara-gara itu pula dia lalu terlalu jauh pacaran dengan Farida. Tapi dengan kepergian sidia, sebetulnya ada nilai positipnya, karena berarti Sintong juga mulai dilepaskan dari dosa hariannya. Sebab ketika masih ada Farida, bawaannya ke ranjang melulu.

Indahnya pacaran dengan gadis pengganti Farida agak terusik ketika didengar kabar bahwa Farida sudah kembali ke Medan. Itu berarti dua tahun sejak dia meninggalkannya dulu. Yang membuat Sintong ikut prihatin, diperoleh pula berita bahwa Farida pulang menggendong bayi usia 8 bulan dan tanpa ketahun siapa bapaknya. Tapi bisanya dia hanya sebatas prihatin. Mau nengok, ngapain? “Malah bakal membangkitkan luka-luka lama,” begitu katanya.

Ketika Sintong sedang mempersiapkan perkawinannya dengan gadis pengganti Farida, mendadak mantan doi itu datang ke rumah kos-kosan Sintong. Setelah berbasa-basi sebentar, Farida mengungkit masa lalunya bersama Sintong. Bukan minta maaf karena telah meninggalkannya, tapi malah minta tanggungjawab. Tanggungjawab apa? Tanggungjawab atas kelahiran bayi yang kini digendongnya itu. Kata Farida, bayi tersebut adalah hasil karya spektakuler Sintong sebelum berpisah.

Alangkah kagetnya Sintong. Sudah dua tahun tak ketemu muka dan ketemu ranjang kok bisa-bisanya menganggap bayi itu hasil karyanya. Taruhlah “setruman” terakhir jadi, bayi itu mestinya sudah usia 15 bulan. Lha kalau oroknya kini baru usia 8 bulan, berarti ada waktu 7 bulan yang dimanfaatkan lelaki lain. “Siapa dia, dan ke sanalah kamu minta tanggungjawab, bukan aku kambing hitamnya,” kata Sintong sengit.

Herannya, Farida tetap yakin Sintong bapak sibayi. Keduanya pun rebut. Sintong keluar rumah dikejar juga. Saking kesalnya, wanita gendong anak itu langsung didorong dan jatuh ke jurang dekat rumahnya. Farida mati seketika, sementara bayinya hanya luka-luka nyangkut di pohon. Habis kejadian itu Sintong menyerahkan diri ke Polres Tanah Karo sekaligus menjelaskan duduk dan berdirinya persoalan.

————————————
kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
———————————

“Olahraga” Bersama Pembantu

Kalau ada yang bilang lelaki itu seperti kucing, agaknya ada juga benarnya. Setidaknya untuk Daljono, 46 tahun, warga Semarang (Jateng). Di rumah sudah ada istri yang cantik, kok masih juga ngeloni pembantu. Ketika istrinya pergi, guru olahraga ini lalu mengajak Kasmi, 18 tahun, TKW domestiknya “olahraga” di ranjang. Saat pembantunya hamil, janjinya mau mengganti rugi Rp 35 juta, tapi ternyata hanya wacana dan retorika belaka.

Enak sebetulnya nasib Daljono sebagai kaum lelaki. Sebagai PNS, dia berprofesi menjadi guru olahraga di SMP. Sebagai kepala rumahtangga, dia memiliki istri yang cantik dan setia. Pintar mengatur belanja, bergaul baik dengan masyarakat sekitarnya. Karenanya orang suka ngalem (memuji) Daljono, mujur betul dia beristrikan Ratih, 42. “Andaikan itu sebuah kendaraan, aku mau kok tukar tambah,” kata para tetangga.

Padahal, buat Daljono sih, biasa-biasa saja. Biar cantik putih bersih, karena tiap hari menunya itu melulu, ya ibarat orang makan ketemu sayur asem terus. Bosen. Pengin sebetulnya dia ada diversifikasi menu, setidaknya lalu mengikuti jejak Puspo Wardoyo. Tapi sebagai pegawai negeri, kan tidak boleh berbini dua. Lagi pula, gajinya jelas tidak mencukupi untuk mengasapi dua dapur sekaligus. Dus karena itu, biar hanya “sayur asem” ya harus dinikmati dengan senang hati.

Untuk membantu istrinya agar tidak kecapekan sebagai ibu rumahtangga, Daljono sejak 6 bulan lalu mengambil TKW domestik alias pembantu di rumahnya. Dia sengaja mengambil pembantu yang asal sekampung. Selain untuk memudahkan pengawasan dan pengamanan, Daljono juga ingin agar posisi “putra daerah” tak hanya diduduki oleh calon bupati dan gubernur. “Apa salahnya babu juga putra daerah, yang penting dia bisa diterima semua pihak,” katanya saat meyakinkan pada istrinya.

Nah, jadilah Daljono mengambil TKW domestik tanpa melalui fit and properties, apa lagi persetujuan dewan, karena ini juga mutlak hak prerogatip dia sebagai presiden rumahtangga. Dan pilihan Daljono tidak meleset. Kinerja TKW domestik bernama Kasmi ini memang bagus. Dia tahu bagaimana melayani keluarga majikan. Dia sadar akan fungsnya sebagai pelayan dalam rumah tangga, bukan malah minta dilayani.

Celakanya, sebagai pembantu kenapa Kasmi ini berwajah cakep. Kulit juga putih bersih sebagaimana istrinya, bodi seksi menggiurkan. Tinggi sekitar 160 cm, berat badannya kira-kira 55 Kg netto, tanpa sepatu, baju dan dalemannya. Hanya ibarat buah-buahan, jelas Kasmi menang renyah, ada asem-asemnya sedikit, sehingga cocok sekali buat rujakan. “Memangnya kamu mau lotisan, Bleh? Silakan saja, biar pembantu kan yang penting rasanya, Bung!”, kata setan mulai mengompori Daljono.

Andaikan mau jujur, sejak lihat pertama si Kasmi pendulum pak guru olehraga ini memang langsung kontak. Dia ingin sekali bisa menikmati “menu” baru yang bebas formalin itu. Dan sesuai dengan petunjuk bapak setan, Daljono pun mencoba mendekati pelan-pelan. Ketika istrinya bersama ibu-ibu PKK tetangga ke villa di Bandungan selama 2 hari, dia justru nyetel VCD porno saat Kasmi ngepel ruang keluarga.

Kasmi langsung terpana menyaksikan pemandangan yang jarang ada itu. Melihat TKW-nya menggeliat-menggeliat, Daljono segera memanfaatkan peluang itu. Kasmi langsung dibimbing ke ranjang. Awalnya menolak, tapi karena majikannya nyosor terus, dia tak bisa menolak. Walhasil, siang itu pak guru olahraga ini berhasil mengajari “senam istimewa” bagi pembantunya. Awalnya Kasmi mringis (kesakitan), tapi akhirnya mrenges (senyum). Kasmi kemringet, Daljono gemrobyos (mandi keringat).

Mulai saat itu, Daljono punya menu cadangan. Asal bini pergi Kasmi langsung ditarik ke kamar. Begitu selalu yang terjadi. Ironisnya, ibarat ban cadangan, justru ban serep itu yang sering dipakai sampai nyaris gundul. Entah berapa kali mereka berbuat, tahu-tahu perut pembantu itu melembung. Keluarganya tentu saja menuntut. Atas desakan Pak RT-nya di Ungaran tempat tinggal Daljono, dia siap menikahi TKW-nya tersebut. Repotnya, Kasmi tak mau disiri dan Ratih istrinya juga rak mau dimadu.

Agar semuanya enak, keluarga Kasmi akhirnya siap tak dinikahi asalkan diganti rugi Rp 35 juta. Bu Ratih memilih opsi ini. Hanya saja, karena Rp 35 juta bukan uang sedikit, hingga jatuh tempo perjanjian istri Daljono tak bisa memenuhi. Lantaran sudah dilobi tetap saja janji itu hanya wacana dan retorika belaka, terpaksa keluarga Kasmi mengadu ke Polres Semarang.

Habis enak-enakan, akhirnya Daljono pusing sendiri.

————————————
kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
———————————

Dicakar “meong” Tua

Sungguh asyik punya bini dua, bisa “meong-meongan” kapan saja, berhalangan di sana, pindah ke sini. Namun kebahagiaan Saman, 40 tahun, berbini dua tak berlangsung lama. Ketika kebongkar proyek poligaminya, Ny. Jumilah, 37 tahun, istri pertama berkelakuan macam meong beneran. Suami habis dicakari, bini kedua alias madunya juga dilabrak di rumah kontrakannya, dan lalu dicakarinya pula. Meoong, hrgh herggggh!

Ini kisah suami yang berpoligami tapi tak bisa berlaku adil pada kedua istrinya. Padahal dalam Quran surat Anissa ayat 3 sudah dijelaskan, nikahi perempuan satu hingga empat, tapi kalau mampu. Kalau tidak mampu ya cukup satu saja. “Lho, saya Insya Allah mampu kok,” kata Saman setahun lalu ketika diberi gambaran oleh keluarga dekatnya tentang manfaat, nikmat dan mudlaratnya berbini lebih dari satu.

Tapi nyatanya, ketika diam-diam berpoligami, Saman tak mampu menjaga kredibilitasnya sebagai suami. Masalahnya itu tadi, kemampuan finansil tidak sejalan dengan kemampuan onderdil. Sejak berbini dua, jatah onderdil saja yang terus berkesinambungan. Tapi yang namanya materil, babak belur. Biasanya gaji utuh diberikan Ny. Jumilah, kini dibagi pula untuk Heni, 28. Padahal untuk ini pun Saman harus merangkai sejuta alasan.

Istri pertamanya tentu saja kelabakan. Gaji utuh saja tak cukup untuk sebulan, kok sekarang malah dikurangi lagi. Asal diselidiki ke mana larinya uang tersebut, Saman bilang dikirim buat keluarganya di kampung. Ini alasan paling gampang dan aman, sebab tak mungkin Jumilah mengeceknya ke sana. Nanti salah-salah malah bisa merusak citra istri Saman sendiri. “Pelit amat tuh Jamilah, suami ngirim duit ke kampung saja diusut,” pasti begitu kata oran-orang di desa.

Akal bulus Saman untuk sementara berhasil. Dia hidup dengan tenang bersama kedua istrinya. Urusan ranjang juga sangat terjamin, istilah kata tak ada hari prei. Bini tua baru berhalangan misalnya, dia bisa pindah ke bini muda. Sebaliknya bila Heni yang baru lampu merah, dia bisa menjalankan sunah rosul bersama Jamilah. Pendek kata, semenjak punya dua bini Saman badannya juga tambah bersih saja, lantaran mandi junub melulu!

Tiga bulan hingga enam bulan, Saman masih bisa berlaku adil menurut versinya. Baik istri muda dan istri tua selalu dikunjungi. Hanya saja, bila waktu untuk Jamilah bisa lebih lama lengkap dengan paket nginepnya, untuk Heni waktunya seperlunya saja. Datang sore hari sepulang kerja paling hanya 1-2 jam. Habis dikasih minum, lalu nyetrum, langsung pulang ke bini tua sebagai pangkalan utamanya.

Ilmu “kucing-kucingan” Saman harus dipertahankan terus, karena selama ini dia memang selalu menyembunyikan status poligaminya. Dan sejak punya dua bini, dia memang jadi juara bohong tingkat Jakarta Barat. Sebab kalau tidak bohong, rahasianya pasti terbongkar. Padahal sekali berbohong Saman akan berbohong berikutnya demi menutupi kebohongan sebelumnya.

Kebohongan dan kepoligamian Saman terungkap ketika ada tetangga yang memergoki dia jalan dengan Heni. Meski tetangga itu tak menegur dengan alasan untuk menyelamatkan muka di muka umu, tak urung informasi itu sampai juga ke Jamilah istri pertama. Akibatnya bisa ditebak, ketika tiba di rumah Saman diadili. Uniknya, meski akhirnya mengaku tapi dia tak mau menyebut nama dan di mana rumah istri keduanya. “Ini semua demi stabilitas keluarga kita, Ma,” kata Saman sok gaya pejabat.
Akalnya perempuan memang banyak . Justru larangan suaminya itu membuat Jumilah makin penasaran. Bagai bak detektif, dia berhasil menemukan nomer HP istri muda Saman. Mulailah wanita itu diteror lewat SMS, isinya: bila tak mau minta cerai, akan dibunuh. Lebih-lebih setelah ditemukan alamatnya di Cengkareng Timur, makin rajin Jamilah meneror Heni. Bahkan pernah pula dilabrak, tapi tak ketemu.

Henipun lalu mengadu pada suaminya, dan Salman ganti menegur istrinya. Tapi akibatnya fatal, Jamilah marah dan suaminya dicakar habis. Setelah itu dia pergi mendatangi madunya itu, kembali dia main cakar di sana. Betul-betul istri Saman seperti kucing, main cakar dan menggeram macam kucing rebutan balung. Balungnya Saman, tentnya.

http://beritaseru.blogspot.com/

————————————
kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT

About these ads

One Response

  1. ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Lampiran 2 :
    Hermeneutika dan Infiltrasi Kristen

    Majalah GATRA edisi 3 April 2004 menurunkan laporan cukup panjang tentang fenomena kajian hermeneutika di kalangan perguruan Islam di Indonesia. Disebutkan, dua perguruan tinggi negeri, yakni Universitas Islam Negeri Jakarta dan IAIN Yogyakarta sudah mengajarkan mata kuliah Hermenutika untuk mahasiswanya. Laporan GATRA itu menarik untuk dicermati, di tengah-tengah hingar bingar pemilu 2004. Mengapa? Sebab, fenomena ini menunjukkan, betapa lemahnya pertahanan kaum Muslim dalam aspek yang sangat strategis, yakni cara pemahaman (epistemologis) terhadap sumber utama Islam, yakni al-Quran.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Laporan GATRA mengulas terbitnya satu majalah pemikiran dan peradaban Islam, ISLAMIA, awal Maret 2004, yang nomor perdananya mengulas secara mendalam masalah hermeneutika.

    Pada dasarnya, hermeneutika adalah metode tafsir Bible, yang kemudian dikembangkan oleh para filosof dan pemikir Kristen di Barat menjadi metode interpretasi teks secara umum. Oleh sebagian cendekiawan Muslim, kemudian metode ini diadopsi dan dikembangkan, untuk dijadikan sebagai alternatif dari metode pemahaman al-Quran yang dikenal sebagai ilmu tafsir. Jika metode atau cara pemahaman al-Quran sudah mengikuti metode kaum Yahudi-Nasrani dalam memahami Bible, maka patut dipertanyakan, bagaimanakah masa depan kaum Muslim di Indonesia? Pertanyaan ini perlu disampaikan, kepada kita semua, termasuk kepada para politisi Muslim, yang sedang aktif menggalang dukungan suara untuk partai dan dirinya. Bahwa, ada kanker ganas yang sedang bekerja sangat cepat menggeregoti organ-organ vital kaum Muslimin.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Apakah hermeneutika dapat diadopsi untuk menggantikan tafsir al-Quran? Sebuah ulasan ringkas dan komprehensif tentang hermeneutika dan al-Quran disusun oleh Syamsuddin Arif, kandidat doktor bidang pemikiran Islam di ISTAC-IIUM, yang sedang melakukan penelitian di Johann Wolfgang Goethe-Universitet, Frankfurt am Main, Jerman. Syamsuddin Arif termasuk salah satu cendekiawan Muslim langka yang kini dimiliki kaum Muslim. Selain menguasai bahasa Arab dan Inggris dengan fasih, lisan dan tulisan, alumnus Pondok Gontor ini juga menguasai bahasa Latin dan Yunani. Di Jerman, di tengah-tengah kesibukan penelitiannya, sedang menekuni bahasa Hebrew dan Syriac.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Catatan Syamsuddin Arief berikut ini sangat menarik dan penting untuk dicermati, mengingat, bahwa biasanya, banyak pemikir dan tokoh Islam, sangat peduli dengan wacana pemikiran Islam yang terkait dengan aspek fiqih dan politik, seperti isu perkawinan antar agama atau masalah penerapan syariat Islam dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara. Tetapi, jarang sekali yang peduli atau memahami masalah-masalah kajian metodologis atau epistemologis yang sebenarnya lebih mendasar dan berdampak besar dalam perkembangan pemikiran Islam di Indonesia di masa depan.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Contohnya masalah hermeneutika. Tampak, bagaimana banyak ulama dan cendekiawan Muslim di Indonesia, terlambat memahami masalah yang sangat fundamental tersebut. Padahal, beberapa institusi pendidikan Islam sudah mengajarkan hermeneutika sebagai alternatif bagi metode penafsiran al-Quran yang selama ini dikenal oleh umat Islam pada umumnya. Bahkan, sekarang sudah banyak muncul cendekiawan dan tokoh-tokoh organisasi Islam, yang begitu bersemangat menyebarkan dan mengajarkan hermeneutika, dengan menyerukan agar metode tafsir klasik al-Quran tidak digunakan lagi.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Semestinya, umat Islam tidak menunjukkan sikap ekstrim dalam menyikapi setiap gagasan baru, baik bersikap latah untuk menerima atau menolaknya. Yang diperlukan adalah sikap kritis. Sikap inilah yang telah ditunjukkan oleh para ulama Islam terdahulu, sehingga mereka mampu menjawab setiap tantangan zaman, tanpa kehilangan jatidiri pemikiran Islam itu sendiri.

    Apalagi, di kalangan umat Islam, mulai muncul gejala umum yang mengkhawatirkan, yakni mudahnya mengambil dan meniru metodologi pemahaman al-Quran dan al-Sunnah yang berasal dari pemikiran dan peradaban asing.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Gerakan impor pemikiran semakin gencar dilakukan, terutama oleh kalangan yang menggeluti Islamic Studies. Sayangnya, tidak banyak yang memiliki sikap teliti sebelum membeli gagasan-gagasan impor yang sebenarnya bertolak-belakang dengan dan berpotensi menggerogoti sendi-sendi akidah seorang Muslim. Salah satu produk asing tersebut adalah hermeneutika, yang belum lama ini dipasarkan dalam sebuah seminar nasional Hermeneutika al-Qur’an: Pergulatan tentang Penafsiran Kitab Suci di sebuah perguruan Tinggi.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Konon tujuannya antara lain mencari dan merumuskan sebuah hermeneutika al-Quran yang relevan untuk konteks umat Islam di era globalisasi umumnya dan di Indonesia khususnya. Terlanjur gandrung pada segala yang baru dan Barat (everything new and Western), sejumlah cendekiawan yang nota bene Muslim itu menganggap hermeneutika bebas-nilai alias netral. Bagi mereka, hermeneutika dapat memperkaya dan dijadikan alternatif pengganti metode tafsir tradisional yang dituduh ahistoris (mengabaikan konteks sejarah) dan uncritical (tidak kritis). Kalangan ini tidak menyadari bahwa hermeneutika sesungguhnya sarat dengan asumsi-asumsi dan implikasi teologis, filosofis, epistemologis dan metodologis yang timbul dalam konteks keberagamaan dan pengalaman sejarah Yahudi dan Kristen.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Istilah dan Sejarahnya
    Secara etimologi, istilah hermeneutics berasal dari bahasa Yunani (ta hermeneutika), (bentuk jamak dari to hermeneutikon) yang berarti hal-hal yang berkenaan dengan pemahaman dan penerjemahan suatu pesan. Kedua kata tersebut merupakan derivat dari kata Hermes, yang dalam mitologi Yunani dikatakan sebagai dewa yang diutus oleh Zeus (Tuhan) untuk menyampaikan pesan dan berita kepada manusia di bumi.
    Dalam karya logika Aristoteles, kata hermeneias berarti ungkapan atau pernyataan (statement), tidak lebih dari itu.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Bahkan para teolog Kristen abad pertengahan pun lebih sering menggunakan istilah interpretatio untuk tafsir, bukan hermeneusis. Karya St. Jerome, misalnya, diberi judul De optimo genere interpretandi (Tentang Bentuk Penafsiran yang Terbaik), sementara Isidore dari Pelusium menulis De interpretatione divinae scripturae (Tentang Penafsiran Kitab Suci). Adapun pembakuan istilah hermeneutics sebagai suatu ilmu, metode dan teknik memahami suatu pesan atau teks, baru terjadi kemudian, pada sekitar abad ke-18 Masehi. Dalam pengertian modern ini, hermeneutics biasanya dikontraskan dengan exegesis sebagaimana ilmu tafsir dibedakan dengan tafsir.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Adalah Schleiermacher, seorang teolog asal Jerman, yang konon pertama kali memperluas wilayah hermeneutika dari sebatas teknik penafsiran kitab suci (Biblical Hermeneutics) menjadi hermeneutika umum (General Hermeneutics) yang mengkaji kondisi-kondisi apa saja yang memungkinkan terwujudnya pemahaman atau penafsiran yang betul terhadap suatu teks.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Schleiermacher bukan hanya meneruskan usaha Semler dan Ernesti untuk membebaskan tafsir dari dogma,ia bahkan melakukan desakralisasi teks. Dalam perspektif hermeneutika umum,semua teks diperlakukan sama, tidak ada yang perlu di-istimewakan, apakah itu kitab suci (Bible) ataupun teks karya manusia biasa.
    Kemudian datang Dilthey yang menekankan historisitas teks dan pentingnya kesadaran sejarah (Geschichtliches Bewusstsein). Seorang pembaca teks, menurut Dilthey, harus bersikap kritis terhadap teks dan konteks sejarahnya, meskipun pada saat yang sama dituntut untuk berusaha melompati jarak sejarah antara masa-lalu teks dan dirinya. Pemahaman kita akan suatu teks ditentukan oleh kemampuan kita mengalami kembali (Nacherleben) dan menghayati isi teks tersebut.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Di awal abad ke-20, hermeneutika menjadi sangat filosofis. Interpretasi merupakan interaksi keberadaan kita dengan wahana sang Wujud (Sein) yang memanifestasikan dirinya melalui bahasa, ungkap Heidegger. Yang tak terelakkan dalam interaksi tersebut adalah terjadinya hermeneutic circle, semacam lingkaran setan atau proses tak berujung-pangkal antara teks, praduga-praduga, interpretasi, dan peninjauan kembali (revisi).

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Demikian pula rumusan Gadamer, yang membayangkan interaksi pembaca dengan teks sebagai sebuah dialog atau dialektika soal-jawab, dimana cakrawala kedua-belah pihak melebur jadi satu
    (Horizontverschmelzung), hingga terjadi kesepakatan dan kesepahaman. Interaksi tersebut tidak boleh berhenti, tegas Gadamer. Setiap jawaban adalah relatif dan tentatif kebenarannya, senantiasa boleh dikritik dan ditolak.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Habermas pergi lebih jauh. Baginya, hermeneutika bertujuan membongkar motif-motif tersembunyi (hidden interests) yang melatarbelakangi lahirnya sebuah teks. Sebagai kritik ideologi, hermeneutika harus bisa mengungkapkan pelbagai manipulasi, dominasi, dan propaganda dibalik bahasa sebuah teks, segala yang mungkin telah mendistorsi pesan atau makna secara sistematis.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Asumsi dan Implikasinya
    Dengan latarbelakang seperti itu, hermeneutika jelas tidak bebas-nilai. Ia mengandung sejumlah asumsi dan konsekuensi. Pertama, hermeneutika menganggap semua teks adalah sama, semuanya merupakan karya manusia.

    Asumsi ini lahir dari kekecewaan mereka terhadap Bible. Teks yang semula dianggap suci itu belakangan diragukan keasliannya. Campur-tangan manusia dalam Perjanjian Lama (Torah) dan Perjanjian Baru (Gospels) ternyata didapati jauh lebih banyak ketimbang apa yang sebenarnya diwahyukan Allah kepada Nabi Musa dan Nabi Isa as. Bila diterapkan pada al-Quran, hermeneutika otomatis akan menolak status al-Quran sebagai Kalamullah, mempertanyakan otentisitasnya, dan menggugat ke-mutawatir-an mushaf Usmani.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Kedua, hermeneutika menganggap setiap teks sebagai produk sejarah—sebuah asumsi yang sangat tepat dalam kasus Bible, mengingat sejarahnya yang amat problematik. Hal ini tidak berlaku untuk al-Qur’an, yang kebenarannya melintasi batas-batas ruang dan waktu (trans-historical) dan pesan-pesannya ditujukan kepada seluruh umat manusia (hudan li-n naas).

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Ketiga, praktisi hermeneutika dituntut untuk bersikap skeptis, selalu meragukan kebenaran dari manapun datangnya, dan terus terperangkap dalam apa yang disebut sebagai lingkaran hermeneutis, dimana makna senantiasa berubah. Sikap semacam ini hanya sesuai untuk Bibel, yang telah mengalami gonta-ganti bahasa (dari Hebrew dan Syriac ke Greek, lalu Latin) dan memuat banyak perubahan serta kesalahan redaksi (textual corruption and scribal errors). Tetapi tidak untuk al-Qur’an yang jelas kesahihan proses transmisinya dari zaman ke zaman.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Keempat, hermeneutika menghendaki pelakunya untuk menganut relativisme epistemologis. Tidak ada tafsir yang mutlak benar, semuanya relatif. Yang benar menurut seseorang, boleh jadi salah menurut orang lain. Kebenaran terikat dan bergantung pada konteks (zaman dan tempat) tertentu. Selain mengaburkan dan menolak kebenaran, faham ini juga akan melahirkan mufassir-mufassir palsu dan pemikir-pemikir yang tidak terkendali (liar).

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Dampak penggunaan metode hermeneutika terhadap pemikiran Islam sudah sangat mencolok di Indonesia. Misalnya, pemikiran tentang kebenaran satu agama, serta tidak boleh adanya truth claim (klaim kebenaran) dari satu agama tertentu. Paham ini disebarkan secara meluas. Pada 1 Maret 2004 lalu, dalam sebuah seminar di Universitas Muhammadiyah Surakarta, seorang profesor juga mengajukan gagasan tentang tidak bolehnya kaum Muslim melakukan truth claim. Sebab, hanya Allah yang tahu kebanaran.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Pada tataran fiqih, semakin gencar disebarkan pemahaman yang mendekonstruksi hukum-hukum fiqih Islam, yang qath’iy, seperti kewajiban jilbab, haramnya muslimah menikah dengan laki-laki non-Muslim, dan sebagainya.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Jika metodologi pemahaman al-Quran sudah dirusak oleh para ulama, cendekiawan, dan tokoh Islam, yang semestinya menjaga umat, maka keadaan ini bukanlah hal yang biasa-biasa saja. Tentunya kaum Muslimin sangat perlu mencermati dan melakukan tindakan pencegahan dan penyembuhan terhadap serbuan penyakit yang sudah begitu jauh mencengkeram dan merusak tubuh umat Islam.
    Wallahu a’lam. (KL, 31 Maret 2004). (Ulasan ringkas Adian Husaini tentang hermeneutika dari Syamsuddin Arif yang sudah dibuat Catatan Akhir Pekan di Radio Dakta dan hidayatullah.com/ Catatan Akhir Pekan ke-48 Radio Dakta 92,15 FM, Oleh: Adian Husaini).

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Lampiran 3 :
    Sejarah Singkat IAIN

    Institut Agama Islam Negeri (IAIN) yang sekarang berjumlah 14 mungkin bukan merupakan bentuk kelembagaan yang final dalam perkembangan kelembagaan Perguruan Tinggi Islam di Indonesia. Seperti tercatat dalam sejarah, nama Perguruan Tinggi Islam (PTI) di Indonesia terus berubah sebagai upaya meresponi perkembangan masyarakat dan sekaligus juga sebagai obyek tarik menarik antara berbagai kekuatan atau kelompok dalam masyarakat.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Kehadiran IAIN di tengah masyarakat pada dasarnya merupakan perwujudan dari suatu cita-cita yang telah lama terkandung di hati sanubari umat Islam Indonesia. Hasrat untuk mendirikan semacam lembaga pendidikan tinggi Islam itu bahkan sudah dirintis sejak zaman penjajahan. Dr. Satiman Wirjosandjoyo dalam Pedoman Masyarakat No. 15 Tahun IV (1938) pernah melontarkan gagasan pentingnya sebuah lembaga pendidikan tinggi Islam dalam upaya mengangkat harga diri kaum Muslim di tanah Hindia Belanda yang terjajah itu. Dikatakan oleh Satiman antara lain bahwa sewaktu Indonesia masih tidur, onderwijs (pengajaran) agama di pesantren mencukupi keperluan umum. Akan tetapi setelah Indonesia bangun, maka diperlukan adanya sekolah tinggi agama. Apalagi dengan kedatangan kaum Kristen yang banyak mendirikan sekolah dengan biaya rendah dan dikelola oleh orang-orang yang berpendidikan tinggi, maka keperluan akan adanya sekolah tinggi agama Islam itu semakin terasakan lagi dan kalau tidak, pengaruh Islam akan semakin kecil. Demikian alasan Satiman.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Gagasan tersebut kemudian terwujud pada tanggal 8 Juli 1946 ketika Sekolah Tinggi Islam (STI) berdiri di Jakarta di bawah pimpinan Prof. Abdul Kahar Muzakkir, sebagai realisasi kerja sebuah yayasan (Badan Pengurus Sekolah Tinggi Islam) yang dipimpin oleh Drs. Mohammad Hatta sebagai ketua dan M. Natsir sebagai sekretaris. Dalam memorandumnya Drs. Moh. Hatta menyatakan bahwa agama adalah salah satu tiang kebudayaan bangsa. Oleh karena penduduk Indonesia 90 % beragama Islam maka pendidikan agama Islam adalah salah satu soal maha penting dalam memperkokoh kedudukan masyarakat. Untuk itu perlu didirikan Sekolah Tinggi Islam (STI). Pada masa revolusi STI ikut Pemerintah Pusat Republik Indonesia hijrah ke Yogyakarta dan pada tanggal 10 April 1946 dapat dibuka kembali di kota itu.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Pada November 1947 dibentuk Panitia Perbaikan STI, yang dalam sidangnya sepakat mendirikan Universitas Islam Indonesia (UII) pada 10 Maret 1948 dengan empat fakultas: Agama, Hukum, Ekonomi, dan Pendidikan. Pada 20 Februari 1951 Perguruan Tinggi Islam Indonesia (PTII), yang berdiri di Surakarta pada 22 Januari 1950, bergabung dengan UII yang berkedudukan di Yogyakarta.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Sebagai wujud penghargaan pemerintah bagi Yogyakarta sebagai Kota Revolusi, kepada golongan nasionalis diberikan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang diatur berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 23 Tahun 1949 tanggal 16 Desember 1949. Ini bermula dengan pendirian Balai Perguruan Tinggi Gadjah Mada pada 17 Pebruari 1946 yang kegiatannya tertunda karena Belanda menduduki Yogyakarta pada 19 Desember 1948. Setelah persetujuan Roem Royen ditanda tangani pada 7 Mei 1949 muncul keinginan untuk segera menyelenggarakan kembali pendidikan tinggi nasional. Pada awalnya keinginan itu berhimpitan dengan rencana perbaikan Perguruan Tinggi federal sesuai dengan bentuk negara yang diusulkan Belanda ketika itu, tetapi para republikan tetap menginginkan Republik Indonesia memiliki Perguruan Tinggi sendiri di Yogyakarta.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Atas bantuan Sultan Hamengkubuwono IX, beberapa bangunan milik kraton Yogyakarta digunakan untuk kegiatan Perguruan Tinggi dan sejak 7 Desember 1949 semua lembaga pendidikan tinggi negeri yang berada di Yogyakarta digabungkan di bawah satu atap dalam naungan Kementerian Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan yang kemudian dikukuhkan dengan PP No. 23 tanggal 16 Desember 1949 tersebut dan sejak 14 Desember 1949 Pemerintah RI secara resmi mulai menyelenggarakan Perguruan Tinggi Negeri yang dikenal dengan Universitas Gadjah Mada. Kemudian pada 1954 kata Universiteit diganti dengan kata Universitas dan kata Negeri dihilangkan sehingga menjadi Universitas Gadjah Mada. Sementara itu, kepada golongan Islam diberikan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN), yang diambil dari Fakultas Agama UII berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 34 Tahun 1950. Peresmian PTAIN dengan jurusan Da’wah (kelak Ushuluddin), Qodlo (kelak menjadi Syari’ah) dan Pendidikan (Tarbiyah) menjadi Perguruan Tinggi Negeri dilakukan pada 26 September 1951. Sementara di Jakarta, enam tahun kemudian berdiri pula Akademi Dinas Ilmu Agama (ADIA) pada 14 Agustus 1957 berdasarkan Penetapan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 1957.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Dalam rangka menjadikan PTAIN Yogyakarta dan ADIA Jakarta lebih memenuhi kebutuhan umat Islam akan pendidikan tinggi Agama Islam, dikeluarkanlah Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 1960 tentang pembentukan Institut Agama Islam Negeri. Menurut dokumen ini, penggabungan itu diberi nama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Al-Jami’ah al-Islamiah al-Hukumiyah_ yang berkedudukan di Yogyakarta, dengan PTAIN Yogyakarta sebagai Induk dan ADIA Jakarta sebagai fakultas dari Institut baru tersebut. IAIN ini akhirnya diresmikan pada 24 Agustus 1960 di Yogyakarta oleh Menteri Agama, K. H. Wahib Wahab.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Perkembangan IAIN yang pesat dengan bermunculannya fakultas-fakultas cabang di berbagai pelosok tanah air menyebabkan dikeluarkannya Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 1963, yang memungkinkan didirikannya suatu IAIN yang terpisah dari pusat. Sudah barang tentu, berdasarkan pertimbangan historis, Jakartalah yang pertama mendapatkan kesempatan untuk memiliki IAIN baru ini. Dengan demikian, IAIN Jakarta adalah IAIN kedua yang berdiri setelah IAIN Yogyakarta. Kini, IAIN sudah berjumlah 14 buah dengan dibukanya IAIN terakhir di Sumatra Utara pada 1973 oleh Menteri Agama waktu itu, Prof. Dr. H. A. Mukti Ali.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 26 Tahun 1965, maka terhitung sejak 1 Juli 1965 IAIN Al-Jami’ah di Yogyakarta diberi nama Sunan Kalijaga, nama salah seorang tokoh terkenal penyebar agama Islam di Indonesia. Kini hampir 49 tahun sudah usia IAIN Sunan Kalijaga, dihitung sejak diresmikannya PTAIN pada 26 September 1951.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Penetapan tanggal ini dikuatkan dengan Keputusan Menteri Agama Nomor 100 Tahun 1982 dan Keputusan Menteri Agama No. 399 Tahun 1993 tentang Statuta IAIN Sunan Kalijaga. IAIN-IAIN lain juga diberi tambahan nama seperti Syarif Hidayatullah untuk IAIN Jakarta, Walisongo untuk Semarang, Sunan Gunung Jati, Bandung dan sebagainya.***

    Disadur dari Artikel Atho Mudzhar Kedudukan IAIN sebagai Perguruan Tinggi.
    (DEPARTEMEN AGAMA REPUBLIK INDONESIA – BIRO HUKUM DAN HUMAS
    Jl. Lapangan Banteng Barat No. 3-4 Jakarta Pusat)

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Kasus Masjid Dhirar

    Di Madinah, sebelum Rasulullah saw berhijrah ke sana, ada seorang lelaki bernama Abu Amir Ar-Rahib (pendeta), dari suku Khazraj. Dia pernah menganut agama Nasrani, dan mengajarkan ilmu-ilmu Ahlul Kitab, serta mempunyai kedudukan yang penting dalam kalangan mereka. Setelah Rasulullah saw berhijrah ke Madinah dan memperoleh pengikut yang banyak dari penduduk Madinah itu, sehingga kaum Muslimin telah menjadi kuat, dan Allah telah memenangkannya terhadap kaum musyrikin, maka Abu Amir keluar dari kota Madinah, melarikan diri ke Makkah. Ia membujuk kaum musyrikin untuk menciderai Rasulullah dalam perang Uhud. Bahkan ia berpidato kepada kaumnya yang terdiri dari orang-orang Anshar supaya mereka berpihak kepadanya. Akan tetapi kaumnya itu menolak dengan tandas. Dan setelah peperangan itu (Uhud) selesai, maka Abu Amir melarikan diri serta meminta perlindungan kepada Heraclius, raja Romawi. Dia meminta bantuan kepada raja tersebut untuk memerangi Rasulullah dan kaum Muslimin. Raja tersebut mengabulkan permintaannya, serta menjanjikan kepadanya untuk memberikan bantuan. Abu Amir lalu berkirim surat kepada sekelompok kaumnya yang terdiri dari orang-orang munafiq, mengabarkan kepada mereka bahwa ia akan datang membawa pasukan untuk memerangi dan mengalahkan Nabi Muhammad saw. Dan ia memerintahkan agar mereka (orang-orang munafiq) membuat sebuah benteng sebagai tempat perlindungan bagi orang-orangnya yang nanti akan datang kepada mereka dengan membawa surat-suratnya; dan tempat itu kelak akan digunakannya sebagai kubu pertahanan, apabila nantinya ia datang kepada mereka.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Hasutan dan anjuran Abu Amir ar-Rahib yang demikian itu dapat menarik hati dan mempengaruhi jiwa orang-orang Banu Ghunam, sehingga mereka lalu bersama-sama mendirikan masjid baru itu, dengan tujuan seperti yang dikehendaki oleh Abu Amir.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Maka mulailah para pengikutnya itu membangun sebuah masjid yang berdekatan letaknya dengan masjid Quba’. Mereka membuat bangunan itu sedemikian rupa kokohnya dan selesai mereka kerjakan sebelum berangkatnya Rasulullah ke Peperangan Tabuk. Mereka datang kepada Rasulullah saw dan meminta agar beliau bershalat di masjid tersebut, sebagai tanda bahwa beliau merestui pembangunan masjid itu. Mereka menyebutkan kepada Rasulullah saw bahwa bangunan tersebut mereka dirikan hanyalah semata-mata untuk menampung orang-orang lemah di antara mereka dan orang-orang yang menderita sakit pada malam-malam musim dingin. Untunglah pada saat itu Rasulullah mendapat perlindungan dari Allah SWT sehingga beliau terhindar dari tipu daya orang-orang munafiq itu dan tidak bershalat di tempat itu. Rasulullah menjawab tawaran mereka untuk shalat dalam masjid tersebut dengan katanya :

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    “Innii ‘alaa junahi safarin wa haali syughlin, walau qod qodimnaa in sya-a lloohu la atainaakum fa shollainaa lakum fiihi.”

    “Sesungguhnya saya sekarang ini sedang berhalangan dan akan pergi untuk menyelesaikan satu pekerjaan yang menghajatkan penuh perhatian. Jika kami nanti telah datang, insya Allah tentu mendatangi kamu, lalu kami mengerjakan shalat di dalamnya bersama-sama kamu.”

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Demikianlah jawab Nabi saw atas permintaan mereka. Oleh sebab itu, maka ketika Nabi saw bersama tentara kaum Muslimin kembali dari Tabuk, perjalanan beliau sedang sampai di satu tempat yang bernama Zi Awan, sebuah tempat di luar kota Madinah, kira-kira sejauh perjalanan satu jam lagi, datanglah serombongan kaum munafiqin kepada beliau dengan mengemukakan permintaan, supaya beliau memerlukan datang ke masjid Quba’ –yang kedua–, yang baru didirikan oleh mereka itu, sebagaimana yang telah dijanjikan oleh beliau ketika hendak berangkat ke Tabuk. Permintaan mereka yang demikian itu oleh Nabi saw ketika itu akan dikabulkan, dan beliau bercita-cita di dalam hati akan mendatanginya juga, sebagaimana yang diinginkan dan diharapkan oleh mereka; tetapi mendadak seketika itu juga beliau menerima wahyu dari Hadirat Allah , yang bunyinya:

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    107. “Dan (dia antara orang-orang munafiq itu) ada orang-orang yang mendirikan masjid untuk menimbulkan kemudharatan (pada orang-orang mukmin) dan karena kekafirannya, dan untuk memecah belah antara orang-orang mukmin serta menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan RasulNya sejak dahulu. Mereka sesungguhnya bersumpah: “Kami tidak menghendaki selain kebaikan”. Dan Allah menjadi saksi bahwa sesungguhnya mereka itu adalah berdusta (dalam sumpahnya).

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    108. Janganlah kamu shalat dalam masjid itu selama-lamanya. Sesungguhnya Masjid yang didirikan atas dasar taqwa (masjid Quba’), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu shalat di dalamnya. Di dalamnya ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan Allah menyukai orang-orang yang bersih.

    109. Maka apakah orang-orang yang mendirikan masjidnya di atas dasar taqwa kepada Allah dan keridhoan (Nya) itu yang baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh, lalu bangunannya itu jatuh bersama-sama dengan dia ke dalam neraka Jahannam? Dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang dhalim.

    110. Bangunan-bangunan yang mereka dirikan itu senantiasa menjadi pangkal keraguan dalam hati mereka, kecuali hati mereka itu telah hancur. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”
    (At-Taubah/ 9: 107-110).

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Setelah ayat-ayat yang tersebut itu diterima oleh Nabi saw maka sudah barang tentu beliau ketika itu tidak jadi berangkat ke Quba’ untuk memenuhi panggilan dan permintaan kaum munafiqin mendatangi masjid yang baru itu. Bahkan lantaran Allah telah menyatakan dengan sabdaNya bahwa masjid itu adalah Masjid Dhirar, yang berarti bahaya dan celaka, tegasnya membahayakan atau mencelakakan bagi kaum Muslimin, maka ketika itu Nabi saw memerintahkan kepada beberapa orang dari kaum Muslimin, di antaranya seorang yang beranama Wasyi.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Dalam riwayat lain dikatakan , bahwa kaum Muslimin yang diperintahkan oleh Nabi supaya membakar dan menghancurkan masjid dhirar itu ialah Malik bin Dukhsyum dan Ma’an bin ‘Adi atau saudaranya, ‘Ashim bin ‘Adi. Beliau bersabda kepada mereka berdua:

    “Intholiqoo ilaa haadzal masjididh dhoolimi ahluhu fahdimaahu waharriqoohu.”

    “Berangkatlah kamu berdua ke masjid yang ahlinya dholim itu, lalu binasakanlah dan bakarlah oleh kamu berdua akan dia.”

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Para sahabat yang menerima perintah itu dengan segera lalu berangkat ke Quba’, dan sesampainya di sana, lalu masing-masing mengambil daun-daun atau pelepah-pelepah kurma yang sudah kering guna alat membakar masjid dhirar itu. Kemudian dengan diam-diam mereka lalu membakarnya dan merobohkannya sampai habis menjadi abu, pada waktu antara maghrib dan `isya’.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Ingin Membunuh Nabi SAW dan Jadi Kaki Tangan Asing

    Sementara itu Hamka mengemukakan, setelah menilik penafsiran Ibnu Katsir dan Al-Baghawi, bertambah pentinglah penglihatan kita tentang kedudukan keempat ayat ini di dalam surat Al-Bara’ah (At-Taubah), khusus membicarakan orang-orang munafiq. Bahwa selain daripada munafiq yang hendak membunuh beliau (Nabi saw) di tempat curang di perjalanan pulang, ada pula yang menjadi kaki tangan asing (subversi) di Madinah sendiri, dengan membuat camouflase (pura-pura) mendirikan masjid, padahal masjid palsu itu hendak dijadikan markas apabila tentara Rum datang.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Selanjutnya Hamka mengemukakan: Setelah kita ketahui tadi siapa Abu ‘Amir Ar-Rahib dan kita pertalikan dengan 12 orang munafik yang menjadi kaki tangannya di Madinah itu, mengertilah kita sekarang bagaimana duduk soal Masjid baru ini didirikan ialah dengan 4 maksud jahat. Pertama, hendak membuat dhiraar. Artinya bencana atau bahaya. Terutama ialah bahaya niat jahat dan pengkhianatan yang dipelopori oleh seorang kafir yang telah mengkhianati kaumnya. Abu ‘Amir bukan saja munafiq lagi, tetapi lebih dari itu, musuh besar kaki tangan Kerajaan lain. Yang munafiq ialah 12 orang penyambutnya di Madinah itu. Yang kedua, niscaya teranglah bahwa maksud mendirikan masjid ini bukan dari iman, tetapi dari kufur. Ketiga, dengan mendirikan masjid ini masyarakat yang tadinya satu menjadi pecah. Yang keempat, telah terang lagi puncak kejahatan tertinggi dari maksud itu, yaitu hendak dijadikan tempat pengintip (irshad) gerak-gerik Rasul dan orang-orang beriman, yang menjadi anjuran dari Abu ‘Amir tadi. Yaitu orang yang sejak sebelumnya memang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya, sejak perang Uhud sampai perang Hawazin dan berharap Madinah diserang Rum, supaya dengan paksa penduduk Madinah dapat dijadikan pemeluk Nasrani. Mungkin ada niat jika mereka menang, masjid itu langsung kelak dijadikan gereja dengan pengakuan kerajaan Rum, dan Abu ‘Amir diangkat menjadi Uskupnya.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Kemudian datanglah sambungan ayat: “Namun mereka akan bersumpah, tidak ada maksud kami, kecuali kebaikan.” Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu Katsir, seketika mengundang Nabi saw supaya sudi shalat di sana, mereka menyatakan bahwa maksud mendirikan masjid itu adalah baik, yaitu untuk orang-orang lemah, atau orang sakit atau orang yang tidak tahan dingin keluar malam di musim dingin. Pendeknya ada-ada saja alasan yang mereka kemukakan. “Dan Allah menyaksikan, sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang berdusta.” (ujung ayat 107).

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    “Jangan engkau shalat padanya selama-lamanya” (pangkal ayat 108). Inilah larangan tegas dari Allah kepada Rasul saw, supaya sekali-kali jangan shalat ke sana, walaupun sebelum berangkat ke Tabuk sudah dijanjikan akan shalat ke sana, sebab Rasul saw waktu itu belum diberi tahu oleh Allah, dan beliau pun tengah repot. Malahan setelah mendapat wahyu ini, demi mengetahui keempat maksud jahat yang terkandung di dalam mendirikan masjid itu, terus Rasulullah saw memerintahkan beberapa orang sahabat pergi ke tempat itu dan segera meruntuhkan masjid berbahaya (dhiraar) itu, sampai rata dengan bumi.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Mencuri Keimanan dan Pemurtadan

    Kisah yang diabadikan dalam Al-Qur’an itu merupakan contoh nyata betapa liciknya musuh Islam yang bersekongkol dengan kekuatan kekaisaran Rum Nasrani serta orang dalam negeri yang munafiq untuk menghancurkan Islam dan kaum Muslimin. Berbagai dalih dan alasan dikemukakan, seolah pembangunan masjid dhiraar itu adalah satu bentuk upaya mensejahterakan Ummat, meringankan beban Ummat, membantu orang-orang lemah, orang-orang yang tak tahan dingin, dan sebagainya.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Persekongkolan antara musuh Islam dari dalam negeri dengan kekuatan besar di luar negeri kemudian dijalin secara berkelindan dengan munafiqin-munafiqin dalam negeri adalah satu model yang pas dalam gambaran Al-Qur’an tersebut, yang kalau model sekarang adalah berbentuk proposal yang telah rapi, kemudian diujudkan dalam program suatu proyek yang diberi jangka waktu secara terinci. Data-data pun dikompliti, disertai foto-foto dan petanya, serta program-program yang telah dirinci jangka waktunya, beayanya, dan prediksi hasil pemurtadannya.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Program canggih yang serba komputerise itu pun masih dicarikan dekengan dan dukungan sana sini, kalau bisa sampai ke titik puncak pimpinan, baik di dalam maupun di luar.

    Semangat tinggi untuk memurtadkan kaum Muslimin itu tidak bisa dipungkiri, baik secara kenyataan maupun secara khabar kepastian dari wahyu Allah, sebagaimana yang telah dijelaskan dalam Al-Qur’an bahwa sebagian besar Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) itu ingin memurtadkan kaum Muslimin karena kedengkian dari diri mereka. Ayatnya sebagai berikut:

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    “ Sebahagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran. Maka ma`afkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (Al-Baqarah: 109).

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Tafsir Departemen Agama menjelaskan: Ayat ini mengandung peringatan kepada orang-orang Islam agar supaya mereka waspada terhadap tipu muslihat Ahli Kitab. Tipu muslihat yang mereka lakukan itu adakalanya dengan jalan mengeruhkan ajaran Islam, dan adakalanya dengan menimbul-nimbulkan keragu-raguan di kalangan Ummat Islam sendiri.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Mereka melakukan tipu muslihat itu disebabkan karena kedengkian semata, tidak timbul dari pandangan yang bersih. Kedengkian mereka bukanlah karena keragu-raguan mereka terhadap kandungan isi Al-Qur’aan, atau bukan karena didorong oleh kebenaran yang terdapat dalam Kitab Taurat, akan tetatapi disebabkan karena dorongan hawa nafsu, kemerosotan mental dan kedongkolan hati mereka. Itulah sebabnya maka mereka terjerumus dalam lembah kesesatan dan kebatilan.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Dalam ayat lain lebih ditegaskan lagi:

    “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (Al-Baqarah: 120).

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Dalam menafsirkan ayat itu, Kiai Misbahul Musthofa Bangilan Tuban Jawa Timur dalam kitab tafsirnya, Tajul Muslimin, berbahasa Jawa dengan tulisan Arab Pegon, menjelaskan dengan memberikan tanbih (peringatan/ perhatian) sebagai berikut:

    “Ayat ini walaupun yang diucapi itu Nabi Muhammad saw, tetapi yang dimaksud yaitu ummatnya Nabi, yakni Ummat Islam, karena tidak mungkin kalau Nabi Muhammad itu ikut terhadap kesenangan nafsu orang Yahudi dan Nasrani.

    Jadi dengan ayat ini, Ummat Islam harus mengerti kalau orang Yahudi dan orang Nasrani itu tidak puas, tidak henti-hentinya dalam upaya supaya Ummat Islam menjadi Yahudi atau Nasrani. Macam-macam tipu daya dari dua golongan ini, guna mempengaruhi Ummat Islam.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Kalau Ummat Islam sampai terjerat ikut, maka tidak akan ada yang menolongnya atau menjaganya dari siksa Allah. Dan dengan adanya ayat ini, Ummat Islam harus hidup pakai garis Islam, yaitu garis-garis yang ditentukan oleh Al-Qur’an. Sebaliknya, kalau Ummat Islam bersedia mengikuti petunjuk Allah Ta’ala maka dirinya akan mendapatkan pertolongan dari Allah Ta’ala.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Peringatan yang lebih tandas lagi dikemukakan oleh Prof Dr Hamka sebagai berikut:

    “Dan dengan ayat ini kita telah diberi peringatan, bahwasanya Lan tardha, sekali-kali tidak akan ridha Yahudi dan Nasrani sebelum kita mengikuti agama mereka. Menurut loghat, huruf Lan itu berarti Nafyin- waistiqbalin, yaitu mereka tidak akan ridha, tidak, untuk selama-lamanya.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Ayat ini telah memberikan pesan dan pedoman kepada kita, buat terus menerus sampai hari kiamat, bahwasanya di dalam dunia ini akan tetap terus ada perlombaan merebut pengaruh dan menanamkan kekuasaan agama. Ayat ini telah memberi ingat kepada kita, bahwasanya tidaklah begitu penting bagi Yahudi dan Nasrani meyahudikan dan menasranikan orang yang belum beragama, tetapi yang lebih penting ialah meyahudikan dan menasranikan pengikut Nabi Muhammad saw sendiri. Sebab kalau Islam merata di seluruh dunia ini, pengaruh kedua agama itu akan hilang. Sebab apabila akidah Islamiyah telah merata dan diinsafi, kedua agama itu akan ditelannya. Sebab pemeluk Islam berarti kembali kepada hakikat ajaran yang sejati daripada Nabi Musa dan Nabi Isa. Niscaya pemeluk kedua golongan itu tidak senang, sebab agama yang mereka peluk itu telah mereka pandang sebagai golongan yang wajib dipertahankan. Dengan tidak usah mengaji lagi benar atau tidak benar.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Menurut Hamka, isyarat yang diberikan oleh ayat inilah yang telah kita temui dalam perjalanan sejak Islam bangkit dan tersebar di muka bumi ini sampai sekarang. Kalau sekiranya kita lihat kegiatan pengkristenan yang begitu hebat, sejak dari Perang Salib pertama pada 900 tahun yang lalu, sampai kepada ekspansi zending dan missi Protestan dan Katholik ke negeri-negeri Islam dengan membelanjakan uang berjuta-juta Dolar untuk mengkristenkan agama Islam, semuanya ini adalah isyarat yang telah diberikan oleh ayat ini, bahawasanya mereka belum ridha dan belum bersenang hati, sebelum umat Muhammad menurut agama mereka.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Pekerjaan mereka itu berhasil pada negeri-negeri yang orang Islamnya hanya pada nama, tetapi tidak mengerti asli pelajarannya. Kadang-kadang mereka berkata, biarkanlah orang Islam itu memeluk agama Islam pada lahir, asal kebatinan mereka telah tertukar jadi Kristen.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Orang Yahudi tidaklah mengadakan zending dan missi. Pemeluk agama Yahudi lebih senang jika agama itu hanya beredar di sekitar Bani Israel saja, sebab mereka memandang bahwa mereka mempunyai darah istimewa. Tetapi mereka memasukkan pengaruh ajaran mereka dari segi lain.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Bukan saja di dunia Islam, bahkan pada dunia Kristen mereka pun mencoba memasukkan pengaruh, sehingga merekalah yang berkuasa. Kita masih ingat bahwa dalam kitab-kitab Perjanjian Lama yang menjadi pegangan mereka, tidak ada pengajaran tentang hari kiamat. Agama orang Yahudi itu terlebih banyak mementingkan kepada urusan dunia, kepada harta benda. Kehidupan riba (rente) adalah ajaran orang Yahudi. Negeri Amerika Serikat yang begitu besar dan berpengaruh, terpaksa menutup kantornya dua hari dalam seminggu. Bukan saja pada hari Ahad, sebagai hari besar Kristen, tetapi Hari Sabtu pun tutup. Sebab yang memegang keuangan di Wallstreet (New York) adalah bankir-bankir Yahudi. (Kini di Indonesia ditiru juga, sejak tahun 1996-an, bahkan kantor-kantor pemerintah pun sebagian ikut tutup pada hari Sabtu, dan tetap buka pada Hari Jum’at, bahkan biasanya Satpam/ penjaga keamanannya sangat sulit untuk berjum’atan, sekalipun mereka Muslim dan bekerja di Departemen Agama, pen). Sebab itu maka segala sesuatu kelancaran ekonomi di tangan Yahudi. Sedangkan di Amerika lagi demikian, apatah lagi di negeri-negeri lain.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Gerakan Vrijmetselar, gerakan Masoniah (Freemasonry, pen), dan beberapa gerakan internasional yang lain, tempuknya dalam tangan Yahudi. Dunia Islam tidak perlu masuk agama mereka, asal turutkan pengaruh mereka. Negeri-negeri Islam yang besar-besar terpaksa mendirikan bank-bank, menjalankan niaga dan ekonomi berdasarkan kepada riba, baik riba besar atau riba kecil; terpaksa memperlicin hukum riba supaya bernafas untuk hidup, tidak dapat mencari jalan lain, sebab seluruh dunia telah dikongkong oleh ajaran Yahudi.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Sedikit orang Yahudi yang berpencar-pencar di seluruh dunia dapat mendirikan sebuah negara Yahudi, mereka beri nama Israel, di tengah-tengah negeri orang Arab, dengan dibantu oleh Kerajaan Inggeris dan Amerika, bahkan mendapat pengakuan pertama dari Rusia Komunis.

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

    Semuanya inilah yang diisyaratkan oleh ayat yang tengah kita tafsirkan, bahwasanya orang Yahudi dan Nasrani belum merasa puas hati, sebelum kita penganut ajaran Muhammad mengikuti ajaran mereka. Ini bukanlah ancaman yang menimbulkan takut, tetapi sebagai perangsang supaya kaum Muslimin terus berjihad menegakkan agamanya, dan melancarkan dakwahnya. Karena selama kaum Muslimin masih berpegang teguh kepada ajaran agama yang dipeluknya, mengamalkannya dengan penuh kesadaran, tidaklah mereka akan runtuh lantaran usaha kedua pemeluk agama itu. Sebab ayat telah menegaskan, bahwasanya petunjuk yang sejati tidak ada lain, melainkan petunjuk Allah.

    - Berasal dari MCB Swaramuslim – Navigasi & Konversi ke format chm oleh: pakdenono

    ===================================
    kumpulan cerita KDRT – kisah KDRT – cerita-cerita KDRT – kisah-kisah KDRT – kasus KDRT – kasus-kasus KDRT
    ===================================

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 51 other followers

%d bloggers like this: