• semua artikel dalam situs ini boleh dicopy dan disebarluaskan tanpa perlu minta izin kepada saya, saya juga cuma ngopi dari situs-situs lain ============================================== pacaran adalah haram, zina haram, seks bebas haram, minuman keras haram ========================================== jika ada tulisan dalam blog ini yang bertentangan dgn ajaran islam maka haram dipraktekkan.
  • www.hatibening,com

  • Artikel Terbaru 083821513356

  • Arsip artikel 083821513356

  • kategori artikel 083821513356

  • Halaman/pages facebook islami yang sangat menarik dan bermanfaat untuk anda add/like:

  • www.kajian.net

    Surah Al-Baqarah ayat 216: Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
  • ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)”

    ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)” ================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ==================================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ----------------------------------------------------
  • inilah Dakwah Kami:

    ------------------------------------------------------------------ Kembali kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan Pemahaman Rosululloh serta Salafush Ash-Shalih ------------------------------------------------------------------ Tashfiyah, yakni memurnikan ajaran Islam dari segala Noda Syirik, Bid’ah, Khurafat, serta gerakan-gerakan dan pemikiran-pemikiran yang merusak ajaran Islam. ------------------------------------------------------------------ Tarbiyah, yakni Pendidikan bagi kaum Muslimin berdasarkan ajaran Islam yang murni. ------------------------------------------------------------------ Menghidupkan pola pikir membiasakan kebenaran, bukan membenarkan kebiasaan (tradisi). ------------------------------------------------------------------ Mengajak kaum Muslimin untuk hidup Islami, sesuai dengan Manhaj Ahlul Sunnah Wal Jama’ah. ------------------------------------------------------------------ -------------
  • Motto kami

    ------------------------------------------------------ --------------------------------------------------------------- Hidupkan Sunnah Nabi serta para Salafush Ash-Shalih, --------------------------------------------------------------- Hindari Fanatisme Golongan & Partai. --------------------------------------------------------------- Wujudkan Persatuan Umat Islam --------------------------------------------------------------- Serta Jauhilah 3 T Yakni: Taklid, Ta’ashub (Fanatisme Golongan/Partai), serta Taffaruq (Memecah belah Umat). --------------------------------------------------------------- sms/call:081511542355 ------------------------------------------------------
  • ittiba’ di atas manhaj salaf dan menyelisihi selainnya

    ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari ahlul Kitab telah berpecah belah menjadi tujuh puluh dua golongan. Dan sesungguhnya agama ini (Islam) akan berpecah belah menjadi tujuh puluh tiga golongan, tujuh puluh dua golongan tempatnya di dalam Neraka dan satu golongan di dalam Surga, yaitu al-Jama’ah.” [HR. Abu Dawud (no. 4597), Ahmad (IV/102), al-Hakim (I/128), ad-Darimy (II/241)] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “Barangsiapa di antara kalian ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: "Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Imam Ahmad rahimahullah (wafat th. 241 H) berkata: “Prinsip Ahlus Sunnah adalah berpegang dengan apa yang dilaksanakan oleh para Shahabat ridhwanullahi ‘alaihim ajma’in dan mengikuti jejak mereka, meninggalkan bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat.” [Syarah Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah oleh al-Laalikaa-iy I/175-185 no. 317] ----------------------------------------------------------------------------------
  • PEMERINTAH INDONESIA WAJIB BERHUKUM DENGAN HUKUM ISLAM

    PEMERINTAH INDONESIA WAJIB BERHUKUM DENGAN HUKUM ISLAM ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “(Hak untuk) menetapkan hukum itu (hanyalah) hak Allah.” (QS. Al An’aam [6]: 57) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki? dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ? (QS Almaidah: 50) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Sesungguhnya Allah menetapkan hukum-hukum menurut yang dikehendaki-Nya. (QS Al Maidah:1) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim. (QS Al Maidah:45) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah mereka itulah orang-orang yang zalim (QS Albaqarah:229) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- “Maka demi Rabb-mu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu (Muhammad) hakim (pemutus) terhadap perkara yang mereka perselisihkan.” (QS. An Nisa [4]: 65) ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • ILMU IKHLAS

    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Ar-Rabi` bin Khaitsam berkata: Seluruh perbuatan yang tidak diniatkan mencari ridha Allah, maka perbuatan itu akan rusak! ======================================================================= Abu Sulaiman Ad-darani berkata: Beruntunglah bagi orang yang mengayunkan kaki selangkah, dia tidak mengharapkan kecuali mengharap ridha Allah! ======================================================================== ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)” ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------
  • PESAN DARI UMAT ISLAM YANG DITINDAS MUSUH

    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- “wahai saudaraku seIslam di Indonesia..disini kami ditembaki peluru, rumah kami diledakkan, ayahku sengaja ditembak dikepalanya, adikku diperkosa oleh tentara kafir laknatullah itu.., apakah kamu disana sedang bersenang senang ? aku tunggu jawabanmu” ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • KETAHUILAH BAHWA HANYA UMAT ISLAM YANG BISA MASUK SURGA

    wahai umat manusia, islam-lah agar kalian selamat !! ( Wahai Allah, sungguh telah kusampaikan, maka saksikanlah..) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- "Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia diakhirat termasuk orang-orang yang rugi.." (QS Ali Imraan : 85) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- IKUTILAH JALAN KEBENARAN ITU JANGAN HIRAUKAN WALAUPUN SEDIKIT ORANG MENGIKUTINYA!JAUHKANLAH DIRIMU DARI JALAN JALAN KESESATAN DAN JANGANLAH TERPESONA DENGAN BANYAKNYA ORANG ORANG YANG MENEMPUH JALAN KEBINASAAN! ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Sunnah itu bagaikan bahtera nabi nuh.Barangsiapa mengendarainya niscaya dia selamat dan barangsiapa terlambat dari bahtera tersebut maka dia akan tenggelam…… ------------------------------------------------------ KUMPULAN CERITA CINTA , PUISI CINTA , SMS CINTA , KATA CINTA , CURHAT CINTA
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) -------------------------------------------------------
  • ruang konsul dokter

  • Blog Stats 083821513356

    • 10,265,705 hits

kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-cerita kekerasan pada perempuan

kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-cerita kekerasan pada perempuan
—————————————————

Suami Bermental Germo

Ramidi, 31 tahun, memang keterlaluan. Mentang-mentang bakat dagangnya cukup menonjol, istri yang baru dinikahi sebulan lalu dianggapnya sebagai komoditas non migas. Setelah kenyang memperawani, bulan berikutnya Mawar, 26 tahun, ditawarkan pada teman-temannya untuk kencan berimbal uang. Tentu saja sang istri menolak, bahkan melaporkan suaminya yang bermental germo itu ke Polsek Terbanggi Besar (Lampung Tengah).

Ini kisah tentang wanita yang mencari suami asal comot saja, tanpa fit and propertest, apa lagi mengacu pada bibit bobot bebed. Padahal usia Mawar sebetulnya belum kritis benar, artinya dalam usia 26 tahun biasalah untuk wanita kini belum menikah. Tapi itulah yang terjadi. Sepertinya Mawar sudah gatel banget, sehingga ketika ada lelaki menaksir dirinya langsung saja diterima. Padahal……!

Nama Mawar di lingkungannya, Bandar Jaya Lampung Tengah ini, sesungguhnya sudah cukup ngetop. Biar usianya seperempat abad lewat sedikit, tapi dia masih hidup melajang. Padahal dari segi penampilan, dia cukup cantik. Apa lagi perbodian, seksi banget. Maka para pemuda sekelilingnya suka berkomentar setiap melihat Mawar. “Ini memang sosok enak dikeloni dan perlu,” begitu katanya.

Di mata Mawar kala itu, mencari suami harus ganteng, bermasa depan, lebih disukai yang kaya. Tapi nyatanya, sampai usianya seperempat abad persis, tak ada juga yang sesuai dengan kriteria.
Kalaupun ada yang masuk, gantengnya dapat, tapi onderdil dan materilnya tak seimbang. Jadi meski kelihatan garang, sebetulnya garing. Hanya petentang-petenteng jual tampang doang.

Untuk bertahan pada kriteria, lama-lama Mawar capek juga, karena tak ada yang nyangkut. Soalnya suhu dan cuaca di Lampung Tengah sepertinya makin dingin saja. Padahal sebagai wanita normal, dia juga masih mendambakan kehangatan dari kaum lelaki. Maka ketika dulu dia bersemboyan “siapa aku”, kini prinsip itu diubah tanpa malu menjadi: siapa sajalah!

Akibat deregulasi kriteria tersebut, sejumlah lelaki bermodal pas-pasan mulai berdatangan. Namun demikian Mawar masih juga membuat seleksi meski hanya formalitas. Dari seleksi itu kemudian muncul nama: Ramidi. Tampang memang pas-pasan, tapi katanya pekerjaannya menjadi rekanan Pertamina. Jelas itu banyak duit. “Jelek sedikit nggak apa, tapi kan beruang,” begitu kata Mawar.

Tanpa menunggu waktu lama, Ramidi segera diminta segera menikahi. Malam pertama pun berlangsung menggebu-gebu. Mawar puas, Ramidi juga menggebu-gebu, karena berhasil “mbelah duren” jatohan yang tebel dagingnya; bukan duren sepanjang jalan Bakauheni-Bandar Lampung yang banyak nakalnya. Dikemas rapi pakai daun kelapa sawit, tak tahunya sekedar untuk menutupi kebusukannya.

Ironisnya, kebahagiaan Mawar hanya berlangsung beberapa hari. Seminggu setelahnya dia baru tahu bahwa pekerjaan Ramidi sebagai rekanan Pertamina ternyata maksudnya kerja di pompa bensin atau SPBU. Tak salah memang, tapi Mawar betul-betul merasa dibohongi. Karena sudah terlanjur, dia berusaha menerima Ramidi sebagaimana adanya. Siapa tahu, nantinya Ramidi memang jadi juragan SPBU seperti Taufik Kiemas.

Kekecewaan Mawar yang baru saja pupus, mendadak berkembang lagi ketika sebulan kemudian Ramidi memperkenalkan dirinya pada seorang lelaki. Ternyata kenalan baru itu dipersilakan menggauli si duren montong Mawar, asalkan memberi imbalan sejumlah uang. Ya Allah…., tentu saja istri Ramidi menolak keras. “Sempeyan ini suami cap apa? Masak istri dijual, mau jadi germo seperti Hartono, apa?” protes Mawar.

Akhirnya Mawar menangis sejadi-jadinya. Tapi itu bukan berarti Ramidi surut dari langkah sesatnya. Justru lain hari dia membawa lagi lelaki untuk menggauli bininya. Dia lalu pergi ke tempatnya bekerja, dengan perhitungan istrinya nanti sudah mempunyai banyak uang dari jualan “duren montong”-nya tersebut. Mawar memang dianggapnya sumber devisa non migas.

Hasilnya, Ramidi justru diomeli habis-habisan oleh istrinya. Sebaliknya Ramidi menuduh Mawar sudah melayani lelaki itu, tapi duitnya mau dinikmati sendiri. Saking kesalnya, istri yang baru dinikahi sebulan lalu itu dihajar. Tentu saja Mawar tak terima, sehingga dia lapor ke Polsek Terbanggi Besar, minta “germo” itu ditangkap.

———————————————
kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-cerita kekerasan pada perempuan
—————————————————

Licik di Detik Terakhir

Konyol juga cara berfikir Tinuk-Jumadi pemain selingkuh dari Ponorogo (Jatim) ini. Berzina dengan istri atau suami orang tak malu, tapi giliran ketahuan merasa kwirang Bisma (malu sekali). Merujuk budaya Jepang, mereka sepakat bunuh diri bersama. Ironisnya, Jumadi, 36, masih bisa bersikap licik pada detik-detik terakhir. Merasa racun serangga itu tidak enak, dia tak jadi minum. Padahal Tinuk 35, rekanan selingkuhnya sudah terlanjur mati dijeratnya!

Urusan selingkuh, di belahan bumi manapun motifnya selalu sama, hanya mau memburu keindahan dan kenikmatan sesaat. Mereka lupa atau sengaja melupakan diri bahwa langkahnya tersebut sangat mahal kost-nya. Bila ketahuan, hancur rumah-tangga, hancur citra di masyarakat. Bahkan kalau pegawai negeri, bisa pula hancur karier di kantornya. Ee….. sudah begini masih juga banyak yang bilang: selingkuh itu selingan indah, tapi keluarga utuh!

Gelora cinta dan asmara yang mendesak dada, membuat Tinuk-Jumadi lupa segalanya. Meski tahu bahwa bahaya selalu mengintai setiap gerak dan langkahnya, dua makhluk bertetangga tersebut terus saja cari kesempatan untuk hal-hal yang sempit dan njepit. Tinuk selalu main kucing-kucingan dengan Dargo, 45, suaminya. Sedangkan Jumadi terus memanfaatkan perginya sang istri sebagai TKW di Malaysia. Edan nggak, bini banting tulang kerja ke manca negara, dia malah “banting-ban-tingan” dengan istri tetangga!

Iswati, 30, istri Jumadi penduduk Desa Prajekan Kecamatan Sukorejo Kabu-paten Ponorogo, memang bukan tipe ibu rumahtangga yang cuma bisa ndhengak (minta jatah). Ketika kepala keluarga kedodoran membangun ekonomi, dia ikut ambil bagian membantu tegaknya dapur. Karena peluangnya cuma jadi TKW, bersama sejumlah warga daerah itu dia pergi ke negeri jiran untuk mendulang ringgit. “Lha nek aku kadhemen priye (kalau saya “kedinginan” bagaimana)?” reaksi Jumadi kala itu.

Lirik dan gaya kalimat Jumadi memang ada nada keberatan di sana. Tapi karena memang tak mampu mengatasi sendiri kesulitan ekonominya, dia tak bisa menahan tekad Iswati. Betapapun Jumadi harus “puasa panjang” minimal 2 tahun, terpaksa melepas juga sang nyonya meretas masa depan di negara tetangga. Jumadi pun lalu mencoba membesarkan hati sendiri, bahwa perjuangan memang sealu butuh pengorbanan, termasuk…..kedinginan itu tadi.

Awal-awalnya Jumadi tahan juga gedabigan (gelisah) di kamar sendirian tiap malam. Tapi setelah menginjak 6 bulan, jebol juga benteng pertahananannya. Rin-dunya pada si istri sudah mengkristal jadi kemenyan, bagaimana harus menya-lurkannya? “Jajan” ke tempat remang-remang takut penyakit, sedang mau kawin lagi kok rasanya tidak etis mengkhianati pengorbanan istri. “Sssst…., lihat noh, ada bini tetangga yang mulus. Sikat aja itu Bleh,” bujuk setan.

Kepala keluarga yang kesepian itu lalu membuka matanya. Oh iya….., dekat rumah sendiri memang ada perempuan seksi dan semlohai. Dia adalah Ny. Tinuk yang selama ini sering ditinggal tugas suaminya di Surabaya. Diam-diam Jumadi mulai menebar jaring asmara. Dan ternyata, bila setan jadi sponsor semuanya jadi mudah saja. Wanita ayu penuh wibawa itu mau saja digawa (diajak) masuk ranjang di rumahnya. Maklum, sepi ketemu sepi, ya jadi!

Akhirnya Jumadi-Tinuk sering berbagi cinta manakala Dargo suaminya tugas di Surabaya. Sama-sama jarang dapat “jatah”, gaya selingkuh mereka sungguh penuh gairah, sampai ranjang pun obah-obah (bergerak-gerak). Tapi sebagaimana lazimnya perselingkuhan, setelah keduanya kenyang baru ketahuan. Celakanya, Dargo ini lelaki lemah, tahu bini diobok-obok tetangga tak bertindak tegas, malah ditinggal ke Surabaya tak pernah kembali lagi. “Men kono ditutug-tutugke (silakan dipuas-puaskan),” kata Dargo frustrasi.

Masyarakat kemudian yang bertindak dengan caranya sendiri. Setiap ketemu, baik Jumadi maupun Tinuk diledek sebagai pangeran dan ratu selingkuh. Bahkan anak-anak juga sudah memperolokkannya sehingga Jumadi-Tinuk malu sekali. Meniru gaya orang Jepang, keduanya sepakat bunuh diri bersama setelah menun-taskan birahi. Caranya, Tinuk dijerat dulu sampai tewas baru Jumadi minum racun. Ternyata racun serangga itu tak enak, sehingga dia membatalkannya dan pilih lapor ke polisi Polsek Sukorejo.

Untuk gituan, mMawarnya pilih racun rasa anggur atau strawberi, dong!

———————————————
kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-cerita kekerasan pada perempuan
—————————————————

Cinta Nabrak Bini Tetangga

Cinta itu buta, begitu kata orang. Saking butanya, dia bisa nabrak-nabrak tidak keruan. Lihat saja kelakuan Jamal, 43 tahun, dari Bandar Lampung ini. Sudah lama naksir bini tetangga tapi tak dapat tanggapan, jadi main paksa. Pas Ny. Badrul, 39 tahun, nonton teve siang hari, langsung dipekeh (gendong depan) secara paksa di kamar alias diperkaos. Ya tentu saja Badrul, 46 tahun, suaminya mencak-mencak.

Ihwal asmara berujung kriminal ini dimulai ketika Jamal punya tetangga keluarga baru, di desa Sukabumi Kecamatan Sukarame (Bandar Lampung). Maksudnya baru yaitu, baru pindah dari suatu tempat. Dia adalah pasangan Badrul dan istrinya, Istanti. Kepindahan itu sebetulnya telah terjadi sejak 10 tahun lalu, tapi gaungnya bagi Jamal masih terasa hingga kini dan sampai kapan pun. Mungkin hingga liang lahat menghimpitnya.

Nostalgia semacam itu bisa terjadi, karena diam-diam Jamal memiliki catatan khusus atas keluarga itu, khususnya Ny. Istanti. Sejak kali pertama bertemu dengan wanita itu, ada sinyal-sinyal asmara yang menyertainya. Tapi sangat disayangkan, wanita yang berkulit putih bersih dan cantik itu telah menjadi milik orang. Ibarat burung, dia telah berada dalam sangkar besi yang kuat dan tak mungkin dijebol.

Tapi karena Istanti memang jadi tetangga, dengan sendirinya wanita itu selalu membuatnya terjadi kontak sosial. Ada saja hal-hal yang membuatnya selalu ketemu. Betapapun Jamal mencoba melupakan, dia selalu hadir di matanya bahkan kemudian merasuk dalam jiwanya. Namun lagi-lagi hati nurani selalu mengingatkan: ingat Bleh, itu bini orang!

Ada kalanya Jamal ketemu saat-saat yang demikian berkesan, meski itu bukan kesengajaan yang dihadirkan Istanti. Misalkan saja, saat dia nyuapi anak pertamanya yang berumur 1 tahun kala itu, seringkali Istanti sambil ngobrol-ngobrol dengan istri Jamal. Yang membuat lelaki ini pusing, sambil duduk lesehan di ubin, Ny. Istanti tanpa sengaja menggulung-gulung roknya hingga pahanya yang mulus nampak nyata.

Aduuuuh, mau pingsan rasanya Jamal menyaksikan pemandangan yang jarang ada tersebut. Batinnya pun kemudian berkhayal: betapa bahagianya andaikan aku berada di sana. Kalau saja tak ingat istri yang tengah menemani, bini tetangga itu pasti dilumat habis. Tapi lagi-lagi hati nurani memberikan lampu kuning. “Ingat, ingat, dia bini orang, Bleh….!”.

Ternyata Jamal masih terkendali, sehingga meskipun otaknya ngeres seperti pasir urug, tak sampai kejadian. Hanya saja dia semakin penasaran. Kenapa Istanti mirip benar dengan idolanya masa lalu.Kenapa istri Badrul ini tipikalnya Fatimah, temannya di SMA dulu? Bodi dan kulitnya sama, juga panjang rambutnya, termasuk betisnya. Mengenakan baju terusan hijau lumut, bayangan garis CD-nya dari belakang jadi nampak begitu sensual!

Istanti kemudian selalu membayangi sisi-sisi kehidupan Jamal. Boleh dikata tiada hari tanpa mengingat istri Badrul. Bahkan ketika menjalankan “sunah rosul” bersama istrinya, Jamal suka membayangkan tengah dilayani Istanti. Dengan itu gairahnya menjadi berlipat. Paling parah, ketika bininya mengenakan daster sama persis dengan milik bini Badrul, malam itu Jamal tatkala menjalankan sunah rosul langsung nambah!

Kenyataannya, lama-lama capek juga Jamal mengendalikan hawa nafsu. Apa lagi setan juga terus memrovokatori. Katanya: payah, dari tahun ke tahun kok hanya wacana, cuma NATO (No Action Talk Only) alias ngomong doang. Ibarat proyek, sampai dua pelita kok hanya proposal melulu, kapan pelaksanaannya? “Huh, wani-wani angas,” kata orang Jawa Lampung.

Akhirnya lelaki subita (suka bini tetangga) ini jadi nekad. Saat Istanti nonton TV siang-siang di rumahnya, Jamal nimbrung. Karena yang nonton cukup dikenalnya, istri Badrul menyilakan tanpa curiga. Tak tahunya, saat Istanti konsentrasi pada adegan di layar kaca, mendadak disergap dan digelandang ke kamar. Mau berontak percuma saja, karena Jamal lebih kuat. Maka yang terjadi kemudian, ya…gusrak, gusrak, lega!

Hanya saja, Istanti tak menerimakan kejadian itu. Beberapa jam kemudian saat Badrul pulang, hal itu diadukannya. Nah, suami cap apa yang takkan mencak-mencak karenanya? Maka Jamal yang senior (senang istri orang) itu segera dilaporkan ke Polsek Sukarame dan akhirnya ditangkap untuk pertanggungjawabkan sodokannya.

———————————————
kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-cerita kekerasan pada perempuan
—————————————————

Clurit Pengakhir Cemburu

Bini cantik kalau tidak tidak sabaran maunya cemburu melulu. Seperti Zaini, 45 tahun, dari Pasuruan Jatim ini contohnya. Gara-gara istrinya suka bermanja-manja pada lelaki tetangga sebelah rumah, langsung saja dia berniat membunuh Sodin, 40 tahun. Padahal setelah tetangga itu mati terbunuh, kalaupun ada perselingkuhan, paling baru kelas zina mata dan perasaaan semata.

Mawar, 40 tahun, istri Zaini memang cantik. Ditambah orangnya ramah, murah senyum.Dalam lingkungannya dia punya pergaulan luas, baik dalam kelompok pengajian, PKK maupun keertean. Mungkin karena terlalu sibuk berkemasyarakatan, kadang-kadang Zaini jadi kesal. “PKK melulu, dasar (P)erempuan (K)urang (K)erjaan….,” sindir Zaini sekali waktu.

Zaini pantas kesal. Sebagai suami yang telah mampu memenuhi segala kebutuhan keluarga, punya bini cakep maunya hanyalah mamah dan mlumah (makan dan melayani di ranjang) saja. Kapan dia butuh, istri selalu ready stock. Yang terjadi bukan begitu. Pulang kerja istri tak di rumah, karena masih sibuk arisan RT-lah, nariki sumbangan untuk anak yatimlah. Pokoknya segala tetek yang bengek.

Ujung-ujungnya di malam hari, Mawar suka males-malesan bila diajak menunaikan “kewajiban mulia” atas suami istri. Kalau pun melayani juga, asal-asalan bagaikan gedebok pisang. Tak ada lagi gaya “bangau mematuk precil”, atau “singa berburu rusa”. Semuanya berlangsung tradisinal dan konvensional. “Gelem ya ngene, gak gelem ya ngene (mau begini, kalau nggak mau ya begini),” begitu kata Mawar tapi sambil mapan.

Kesal sekali Zaini, kenapa bininya jadi begini. Sampai suatu ketika dia melihat, betapa istrinya begitu ramah dengan Sodin lelaki tetangganya. Kalau ketemu dia, omongannya begitu manja, bahkan pakai lendhotan (menempelkan tubuh) segala. Bahkan kadang Mawar berani pula memukul manja pada lelaki itu. Sungguh, Zaini dibakar cemburu karenanya.

Dalam kesempatan lain, Mawar suka mengirim masakan rumah. Atau, sengaja dia memasak sesuatu yang menjadi kegemaran Sodin, semur jengkol misalnya. Karena itu pula Zaini sekali waktu pernah klarifikasi pada bininya, kenapa kok begitu ramah pada si Sodin. Tapi sang istri malah balik bertanya: emannya kenapa? “Ya nggak boleh, dong. Nggak enak dilihat orang,” kata Zaini kesal.

Ooo, suamiku cemburu ta, batin Mawar. Ada rasa bangga menyelinap dalam kalbunya. Kalau ada cemburu, berarti suami memang sangat mencintai dirinya. Tapi kenapa cinta kok berarti pembatasan dan pemagaran? Begini nggak boleh, begitu juga dilarang. Apa lagi kalau sampai dibegituin orang?

Nyatanya, meski sudah ditegur dan diperingatkan, Mawar tak juga menjaga jarak atau memperbaiki sikapnya pada Sodin. Saat suaminya demikian serius memperingatkan, balik Mawar menegaskan bahwa hubungannya dengan Sodin sebatas pergaulan antar tetangga, tidak lebih. “Sekarang pergaulan biasa, lain waktu bisa saja kamu digauli…,” sergah Zaini.

Gondok dan gemas menjadi satu dalam sanubari Zaini. Dasar dia lelaki berangasan dan pemberang, tak ada jalan lain dalam penyelesaian kemelut ini kecuali melenyapkan Sodin dari muka bumi. Dan niat jahat itu benar-benar dilaksanakan beberapa hari lalu. Saat Sodin di rumah sendirian langsung dibabat clurit hingga tewas. Padahal, selingkuh Mawar dengan Sodin tak pernah bermuara di ranjang, karena itu semua sebatas wacana.

———————————————
kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-cerita kekerasan pada perempuan
—————————————————

Mau Coba Si Menantu

Rasa memiliki atau sense of belonging Kadam, 54 tahun, terhadap anak menantunya memang kelewatan. Mentang-mentang dia duda sedangkan Lina, 23 tahun, begitu cantik, dari rasa memiliki kemudian ingin mencobai. Ya tentu saja Bowok, 30 tahun, suami juga anak Kadam sendiri, tidak merelakannya. Maka ketika ayah mata gelap itu sedang menggerayangi tubuh si mantu, langsung ditusak gunting, jusss!

Ini skandal mirip kisah wayang kulit, ketika pendulum Begawan Wisrawa langsung kontak demi melihat kecantikan dewi Sukesi calon istri putranya, Prabu Danaraja. Kalau ada perbedaan, Dewi Sukesi membiarkan tubuhnya dinikmati Begawan Wisrawa dengan sukarela; sedangkan Lina bini Bowok baru diraba-raba Kadam dalam rangka pemanasan, sudah girap-girap (ketakutan). “Piye iki, piye iki, emoh aku emoh (bagaimana ini, bagaimana, aku nggak mau),” teriak Lina sambil minta tolong suaminya.

Noda rumahtangga ini nyaris mencoreng keluarga Kadam, ketika lelaki dari Desa Bagor Nganjuk mendapatkan status baru, duda lantaran istri meninggal. Kalau dudanya Tommy, banyak yang mengincar karena duitnya segudang. Lha kalau duda tua entut-entutan melulu macam Kadam ini, siapa yang sudi? Kawin sama dia, kan sama saja memperlebar jaring kemiskinan. Kata kalangan janda: baik tongkrongan maupun “tangkringan” Kadam kayaknya nggak oke punya!

Duda memang status yang tak pernah dikehendaki kaum lelaki, meski manusia tak bisa berkelit dari takdir Illahi. Maka dalam kondisi “kedinginan” setiap malam, Kadam masih juga mencoba berburu ibu pengganti dengan segala keterbatasannya. Tapi yaitu tadi, sebagai duren (duda renta), dia tak laku ketika dilempar ke pasar bebas. “Enggak deh. Aku sudah mengorbankan status janda pensiunan, kalau dianya “gak bisa apa-apa” kan percuma saja,” kata sejumlah janda yang didekati.

Usaha Kadam belum juga berhasil, lha kok Bowok anak lelakinya minta dikawinkan dengan gadis pilihannya. Wah, wah, nasib lelaki ini jadi mirip Begawan Durna dalam kisah perwayangan. Bapaknya sibuk merayu Dewi Rukmini, Aswatama juga merengek-rengek minta dikawinkan. Karena Kadam juga lelaki sayang anak, untuk sementara mengalah. Pos keuangan untuk rabi maneh (kawin lagi), diswit untuk membiayai perkawinan anak lelakinya.

Celaka tiga belas, Lina si calon mantunya itu cakepnya selangit, mirip Kristie Jusung yang putih dan seksi itu. Dan ketika Bowok-Lina telah menjadi suami istri dan terus tinggal di rumahnya, Kadam ibarat kata panen mata pailan gulu (kenyang melihat saja). Tiap malam mendengar suara ranjang Bowok berderak-derak, sedangkan paginya lalu melihat Lina keramas hanya dengan pakai kemben. Sebagai duda tiga tahun nganggur, pusing deh pusing! “Dewa-dewa, banjuten raganingsun (cabutlah nyawaku),” ratap Kadam atas ketidak-adilan duniawi ini.

Ini tak bisa dibiarkan, kata batin Kadam. Harus ada pemerataan, begitu kata setan. Bapak selalu membagi rejeki pada anak-anaknya. Apa salahnya anak kini juga membagi rejeki pada bapaknya. Ya, setan si ahli neraka itu memang selalu membakar nafsu Kadam, agar bisa ikut interfensi di ranjang di ranjang sang menantu. Jadi jangan pejabat saja yang suka intervensi, begitu kata setan.

Untuk mendukung teori dan pemahamannya yang kenthir (gila), Kadam lalu mengambil analogi seorang ibu menyusui anaknya. Kata lelaki dari Nganjuk ini, dulu Bowok netek pada istriku, aku tak pernah berkeberatan. Jadi kalau sekarang sebagai ayah diberi kesempatan netek istri Bowok, tidak masalah. “Wajar dong! Iya nggak, iya nggak….?” kata Kadam bertimbang rasa pada hati nurani.

Menjawab juga tidak si hati nurani, kecuali menyilangkan jari ke jidat. Itu artinya, hati nurani tak setuju pemikiran gila tersebut. Tapi lazimnya setan lebih dominan dari hati nurani, maka seperti yang terjadi beberapa hari lalu, pagi-pagi Lina habis keramas langsung disergap Kadam dan dipotha-potha (dipegang kasar) dalam rangka memperkosa langsung pada sumbernya. Tentu saja Lina terkaget-kaget. Dia teriak histeris, minta tolong suaminya.

Untung Bowok segera datang tepat pada waktunya. Sebelum ayah kandungnya itu berhasil melampiaskan hajatnya, dia berhasil menarik lelaki itu dari tubuh istrinya. Selanjutnya adegan tragis pun terjadi, Sebuah gunting yang ditemukan di kamar tersebut langsung ditusukkan ke perut bapaknya, jusss. Kadam terkapar mandi darah. Sementara mertua rakus itu dilarikan ke RSU Nganjuk, Bowok digelandang ke Polres Nganjuk. “Banyak duda Pak, tapi tak seganas bapakku,” kata suami Lina pada petugas.

———————————————
kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-cerita kekerasan pada perempuan
—————————————————

Ajal Di Selingkuh Perdana

Jika cinta telah melekat, suami tetangga pun terasa coklat. Itu pula prinsip yang diemban Ny. Warni, 33 tahun, dari Probolinggo (Jatim). Lantaran suami sudah tak mampu lagi memuaskan gairahnya di ranjang, dia nekad memasukkan Bejo, 40 tahun, tetangga ke dalam kamar. Tapi sial, hilang dahaga rindu, hilang pula nyawa di badan akibat diclurit Bardan, 37 tahun, suaminya.

Iman Legini memang tengah dicoba. Cuma cobaan Illahi tersebut bukan berwujud kekayaan, jabatan atau kemiskinan, tapi ketidakberdayaan. Ketidakberdayaan dalam hal apa? Ketidakberdayaan dalam menunaikan tugas suami istri, masalah yang sangat prinsipil dan nyempil bagi sebuah rumahtangga. Tukang obat bilang, nafsu besar tenaga kurang!

Warni yang masih muda, cantik dan enerjik, pada gilirannya lalu jarang disentuh Bardan. Istri fungsinya di ranjang mutlak menjadi teman tidur belaka. Bila istri memancing-mancing dengan baju-baju transparan, malah diomeli, nanti masuk angin. Bila Warni main colak-colek, malah diomeli. “Tidur, ini sudah malam, besok kan ujian nasional….,” kata Bardan ketus.

Akibatnya, Warni yang cantik, putih bersih nan seksi tersebut, bagaikan roti kering di toko yang berdebu karena tak pernah disentuh. Merana! Menyesal sekali dia kawin dengan Bardan. Tongkrongan tak sebanding dengan “tangkringan”. Ibaratnya barang, keluaran Cina. Bentuknya bagus, tapi tidak tahan lama. Cepet panas dan ngebul.

Menyikapi kondisi suaminya yang demikian, dia pernah mengajukan resulusi non PBB. Minta dibebaskan sebagaimana mMawarnya, agar bisa kawin lagi. Tapi ternyata Bardan tidak rela bila Warni jatuh dalam pelukan lelaki lain. Katanya, masih sangat mencintainya, tak bisa hidup tanpa Warni di sampingnya. “Habis, saya bisanya memang cuma di sampingmu,” kata Bardan polos, sendu dan hampir menangis.

Enak di Bardan, sangat tidak nyaman bagi Warni. Cinta-cinta, tapi tak pernah ada karya nyata, buat apa! Apa dia pikir wanita nrimo hanya dengan nyandang rapet (berpakaian bagus) dan makan wareg (makan kenyang)? Perut terjamin, tapi yang dibawah perut ditelantarkan ya demo, rek. Dan ternyata itu pula yang kemudian dilakukan Warni. Dia menuntut perubahan.

Rupanya demo Warni memang lain. Bukan nggelar spanduk atau datang ke Istana sebagaimana korban lumpur Lapindo, tapi dia mencoba cari burung lain yang bisa berkicau trilili lili. Dia yakin betul, dengan kondisi pisiknya yang masih jreng, sedikit angkat rok saja pasti banyak lelaki yang tergila-gila ingin berbagi cinta. “Mau dicoba…?” tantangnya.

Adalah Bejo, lelaki tetangga sendiri. Dia cepat menangkap isyarat bahwa Warni sedang membutuhkan sesuatu. Maklum, warga Desa Resongo Kecamatan Kuripan Kabupaten Probolinggo ini memang pakar dalam bidang keperempuanan. Dia hafal betul lekuk liku wanita yang membutuhkan kehangatan malam. Maka begitu Warni yang cantik ini membuka sinyal, dia langsung saja masuk.

Nah, diam-diam Bejo masuk ke pagar rumah Warni di kala suami tak di rumah. Basa-basi sebentar ngobrol di samping rumah. Dan ketika sudah berhasil menyamakan persepsi alias padha karepe, malam itu juga selingkuh perdana digelar di samping rumah dalam kondisi bergelap-gelap. Cuma sialnya, ketika kondisi sedang nanggung, Bardan pulang.

Akibatnya bisa diduga, suami Warni marah besar. Dia ambil celurit dan mau dibacokkan ke kepala Bejo. Tapi lelaki ini sempat kabur, meski masih telanjang bulat. Kekesalan Bardan lalu dilimpahkan pada istrinya. Warni dimintai klarifikasi malah diam. Habislah kesabarannya. Langsung saja clurit dibacokkan berkali-kali ke tubuh Warni hingga tewas di tempat. Habis mengeksekusi bininya barulah Bardan melapor ke Polsek Kuripan.

———————————————
kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-cerita kekerasan pada perempuan
—————————————————

Mantu Modal ……

Ucapan mertua kadang memang menyakitkan. Dan bagi menantu yang gak sembada (tak bisa membahagiakan istri), akan semakin terasa menukik ke ulu hati. Lihat Teted, 30 tahun, dari Bantul (DIY) ini contohnya. Ketika dirinya sedang menganggur, mertua malah meledek dengan ucapan: Teted cuma modal titit! Lelaki emosian ini naik pitam, ibu mertua berikut iparnya langsung dibacok sehingga masuk RSU Dr. Sardjito, Yogyakarta.

Di manapun tempatnya, siapapun orangnya, setiap mertua selalu menginginkan menantu yang bonafid. Sukur-sukur mertua dan adik-adiknya bisa ikut nempil kamukten (ikut menikmati), setidaknya si mantu bisa membahagiakan bagi anak istrinya. Dengan demikian tak perlu kisah sedih dan sejarah Betaria Sonata berulang kembali: pulangkan aku, pada ayah ibuku, wouwooooo….!

Awalnya Teted yang tinggal di Desa Karangasem Kecamatan Trihargo ini juga sangat positip di mata mertuanya. Sewaktu pacaran dulu dengan Jamilah, 26, pemuda tersebut bisa tampil beda. Teted sudah menjadi pekerja yang mapan, meski di swasta. Baik tongkrongan maupun tangkringan semuanya oke punya. Karenanya, ketika keluarga Teted melamar, semuanya tinggal ketuk palu sebagaimana di DPR jaman Orba dulu.

Hari perkawinan pun segera ditentukan, nanggap campursari segala. Bagaimana detik-detik Teted-Jamilah “mbelah duren” jatohan, tak perlu diceritakan di sini.Yang jelas setahun kemudian pasangan itu dikarunai momongan. Anaknya sehat, mingsel-mingsel (gemuk menarik) dan lucu macam Thukul Arwana. Orangtuanya Jamilah yang bernama Murjiyem, 50, juga sangat sayang pada cucunya. “Ha tiplak tipluk, ha tiplak tipluk….,” begitu eyang putri tersebut bila ngudang (membelai) cucu pertamanya.

Pasangan bahagia Teted – Jamilah ternyata tak berlangsung lama. Baru tiga tahun berumah tangga, berarti anaknya baru usia 2 tahun, prahara ekonomi datang menyergap. Teted terkena reshufle dari kantornya, alias di PHK. Paling menyedihkan, pesangonnya ora mbejaji (tak bernilai). Jangankan buat modal usaha, buat nyambung umur beberapa bulan saja tekor melulu. Ekonomi Teted anjlog ke titik nadir.

Usaha dan ihtiar sudah dilakukan Teted untuk mencari pekerjaan baru, tapi belum ketemu juga lowongan yang pas. Pekerjaan sih sebetulnya banyak, hanya yang mau memberikan gaji yang tidak ada. Ada formasi di bank, tugasnya jadi pembantu kasir. Ee…, begitu didatangi tugasnya ternyata suruh melet seharian, diambil ludahnya buat menghitung uang!

Lalu ada lagi lowongan di DPU, untuk bagian ngukur jalan. Teted pun ke sana mengajukan lamaran lengkap dengan foto dan pengalaman kerja segala. Ternyata tidak cocok lagi. Soalnya “ngukur jalan” di situ bukan berarti menarik meteran untuk mengetahui berapa panjang jalan, melainkan Teted diminta menggaruk-garuk badan jalan tersebut sebagaimana orang kegatelan. “Dengkulmu amoh…,” kata Teted kesal.

Akibat berbulan-bulan nganggur, uang pesangon di rumah ludes bin amblas. Istri mulai menggerutu, karena stabilitas perut keluarga mulai terancam. Anak nangis melulu lantaran tak bisa lagi beli jajan. Ironisnya, sementara urusan perut kacau, masalah yang dibawah perut Teted maunya terjamin secara berkesinambungan. Suka nggak suka si Jamilah, setiap dua hari sekali Teted pasti nagih jatah!

Ngomel dan memaki-maki kini sudah menjadi menu utama keluarga dari Trihargo tersebut. Klimaksnya memuncak ketika Teted minta istrinya menjual kalung pemberian orangtuanya. Mendengar rencana keji ini, Ny. Murjiyem langsung melabrak simenantu. Teted dikata-katai sebagai mantu cap apa ini, bisanya hanya bikin anak saja. “Mantu apaan kamu, Teted modalnya kok titit doang….,” kata Ny. Murjiyem sambil cincing-cincing kain.

Gemes, gondok, jengkel menjadi satu di dada Teted. Masak dikatakan hanya modal titit, padahal tanpa satu itu kaum perempuan juga tak mau. Makanya Teted sungguh merasa terhina. Dia segera mengambil golok. Mertua yang lambe nggambleh (asal ngomong) tersebut langsung dibacok, jusss. Jumono, 25, adik iparnya yang mau melerai, diberi pula bagian yang sama, ….jleb! Dua-duanya terkapar mandi darah dan dilarikan ke RSU Dr. Sardjito, sedangkan polisi yang datang kemudian segera mengamankan Teted ke Mapolresta Bantul.

———————————————
kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-cerita kekerasan pada perempuan
—————————————————

Batako Pengakhir Masalah

Kalut dan ruwet Sipon, 52, memikirkan ulah selingkuhnya. Satu sisi dia tak rela ponakan yang sudah dibuat penak-penakan dikawini lelaki lain. Tapi di sisi lain pula, dia tak siap bahwa gara-gara menyetubuhi sang ponakan harus berurusan dengan hukum. Akibat beban pikiran yang begitu berat, lelaki celamitan dari Semarang ini mencoba bunuh diri dengan pukul kepala sendiri pakai batako, tapi eh tak mati juga!

Akal pedagang pakaian dari Jalan Srikuncoro, Semarang, ini memang sedang tidak waras. Melihat ponakan sendiri, yang berarti anak gadis dari kakaknya, kok pendulumnya kontak juga. Bahkan Sipon kemudian berkhayal, alangkah asyoinya bila bisa menggauli perawan usia 18 tahun yang tengah mekar menawarkan sejuta aroma itu. “Cewek model Ririn yang sekel nan cemekel (enak dipegang) ini pastilah bikin lelaki ketagihan,” begitu Sipon pernah berkhayal.

Namanya ponakan, Ririn memang suka ngglibet (selalu hadir) di rumahnya. Nah, hal ini yang bikin ukuran celana Sipon mendadak melar. Sekali waktu dia berhasil memaksakan kehendaknya. Dengan sedikit ancaman, Ririn berhasil dinodai. Dan akibat ancaman itu pula, meski kondisi statusnya sudah 1-0 dia tak berani bercerita ke mana-mana. Lagi pula Ririn juga berfikir, melaporkan kemeseuman sang paman sama saja menepuk air di dulang akan terpercik muka sendiri.

Gara-gara Ririn diam sesuai consensus, Sipon jadi ketagihan. Asal bini berhalangan atau sedang perlu menu tambahan, sang ponakan itulah yang dibuat “penak-penakan”. Dan ternyata belakangan Ririn bisa menikmati. Akibatnya, ketika kali pertama meringis akibat ulah pamannya, kini dia malah merenges, sepertinya menyimpan sejuta keindahan yang tak bisa dilukiskan dengan kata-kata.

Eloknya paras Ririn, dan sekelnya bodi sang ponakan, membuat pengagum perempuan itu bukan hanya Sipon, tapi juga sejumlah lelaki lain. Salah satunya adalah Dulkiman, 25, warga tetangga kampung. Dia yang tidak tahu kartu as dewi impiannya, begitu tergila-gila pada Ririn yang selalu ngangeni dan memancing sejuta rindu tersebut. Pakai baju apa yank, begitu dia kalau telepon Ririn. Begitu Ririn menjawab: ijo; puslah sudah Dulkiman karenanya.

Nama Dulkiman memang paling membekas di sanubari Ririn. Itu artinya bahwa dia menerima aspirarasi arus bawah sang perjaka. Salah satu bukti, ketika Dulkiman mengajaknya gadis itu jalan-jalan, dia tak pernah menolak. Mereka lalu jalan bergandengan, dua tangan bertautan dan remes-remesan. Ah indah sekali rasanya, seakan dunia ini milik berdua. Ibarat kata, silakan lumpur Lapindo terus muncrat, deburan asmara Dulkiman-Ritin tak pernah surut.

Manisnya cinta Ririn-Dulkiman, adalah empedu bagi perjalanan asmara Sipon yang doyan selingkuh. Fakta lapangan itu membuatnya cemburu luar biasa. Dia tak rela ponakannya yang mempur dan gurih itu dimiliki lelaki lain. Sipon memang tak menyadari akan ketuaannya. Orang Jawa bilang, lelakuan lelaki tua ini sungguh ora ngoman-omani sing enom (tak memberi kesempatan yang muda).

Amarah dan nafsu angkara murkanya demikian meledak-ledak. Pernah sekali waktu Sipon dalam sebuah resepsi dia melihat ponakannya bergandengan tangan di dalam gedung dengan Dulkiman, ketika hendak nyalami penganten. Mata Sipon mendadak jadi sepet (tidak enak). Setelah menikmati makanan ala kadarnya, dia memilih duduk-duduk di luar. Panas, panas, panas; panasnya hati lelaki yang tersingkir.

Meledak-ledaknya emosi membuat Sipon lepas kontrol. Beberapa hari lalu dia nekad membacok Dulkiman seusia pacaran dengan Ririn. Semula anak muda ini mencoba memaafkan kelakuan Sipon, karena dianggap wujud perlidungan paman pada ponakannya. Tapi begitu tahu bahwa paman itu pernah menyetubuhi Ririn berulang kali, langsung saja Dulkiman unjuk kekuatan. “Hanya ada satu kata, lapor polisi,” kata Dulkiman.

Akibat laporan Dulkiman, Sipon jadi sutris dibuatnya. Segala masalah menumpuk dalam benakanya. Perasaan cemburu dan takut masuk penjara, selalu membayangi dirinya. Sampailah kemudian Sipon menghantam kepalanya sendiri dengan sebongkah batako, pyar, pyar, pyar…! Luar biasa, dia tidak mati, kecuali hanya berdarah-darah. Keluarganya pun lalu membawanya ke rumahsakit.

http://beritaseru.blogspot.com/

———————————————
kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-cerita kekerasan pada perempuan
—————————————————

About these ads

One Response

  1. =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Pilar-pilar Kekafiran
    Penulis: Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah
    Syariah, Oase, 21 – Juni – 2007, 19:10:56

    Pilar kekafiran ada empat: sombong, dengki, amarah, dan syahwat (keinginan jiwa). Kesombongan menghalangi seseorang untuk tunduk. Dengki menghalanginya untuk menerima nasihat dan memberikannya. Amarah menghalanginya untuk bersikap adil, dan syahwat (keinginan jiwa) menghalanginya untuk konsentrasi dalam ibadah.

    Apabila pilar kesombongan tumbang maka akan mudah baginya untuk tunduk. Apabila pilar kedengkian tumbang maka akan mudah baginya menerima nasihat atau menyampaikannya. Apabila pilar amarah tumbang akan mudah baginya bersikap adil dan tawadhu’. Dan apabila pilar syahwat (keinginan jiwa) tumbang maka akan mudah baginya untuk sabar, menjaga kehormatan, dan beribadah.

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Dan sungguh, bergesernya gunung dari tempatnya lebih mudah dari bergesernya empat perkara tersebut dari orang yang terjangkitinya. Terlebih bilamana keempatnya telah menjadi bangunan yang kokoh, karakter serta sifat yang mapan. Jika demikian maka amalnya tidak akan tegak sama sekali selama sifat itu menyertainya, tidak pula jiwanya akan suci selama ia menyandangnya.

    Setiap kali ia sungguh-sungguh dalam beramal maka keempatnya akan merusaknya, dan seluruh problem itu lahir dari keempatnya. Jika yang demikian telah mapan dalam kalbu, itu akan memperlihatkan kepadanya kebatilan dalam penampilan yang benar dan sebaliknya kebenaran dalam penampilan kebatilan, yang baik dalam penampilan yang mungkar dan yang mungkar dalam penampilan yang baik. Dunia pun mendekatinya dan akhirat menjauhinya.

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Apabila engkau perhatikan kekafiran umat-umat terdahulu, engkau akan dapati bahwa itu bermula darinya dan atas dasar itu pula azab menimpa. Ringan dan kerasnya azab pun tergantung kepada ringan ataupun kuatnya keempat perkara tersebut. Maka barangsiapa membuka peluang untuknya berarti ia telah membuka segala pintu kejelekan, cepat maupun lambat. Dan barangsiapa tidak memberinya peluang untuk dirinya berarti ia telah menutup pintu-pintu kejelekan atas dirinya. Karena keempatnya menghambat dari keikhlasan, ketundukan, taubat, menerima kebenaran, memberi nasihat untuk muslimin serta tawadhu’ kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala meskipun makhluk.

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Sumber keempatnya adalah kebodohan seseorang terhadap hakikat dirinya. Karena sesungguhnya bila dia tahu Rabbnya dengan sifat-sifat kesempurnaan dan keagungan-Nya serta tahu tentang dirinya dengan berbagai kekurangan dan cacatnya, tentu dia tidak akan marah demi jiwanya dan tidak akan iri kepada seorangpun atas apa yang Allah Subhanahu wa Ta’ala karuniakan kepadanya. Karena sejatinya dengki adalah salah satu bentuk permusuhan terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala, sebab dia tidak menyukai nikmat Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada seorang hamba padahal Allah menyukainya. Ia suka bila nikmat tersebut hilang dari hamba itu sementara Allah Subhanahu wa Ta’ala membencinya. Berarti, ia menentang Allah Subhanahu wa Ta’ala pada qadha dan qadar-Nya serta pada kecintaan serta kebencian-Nya. Oleh karenanya iblis adalah musuh-Nya yang sebenar-benarnya, karena dosanya disebabkan sombong dan dengki.

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Maka mencabut dua sifat ini adalah dengan cara mengenal Allah Subhanahu wa Ta’ala dan mentauhidkan-Nya, ridha kepada-Nya, dan kembali kepada-Nya. Sedang mencabut sifat amarah adalah dengan cara mengenal hakikat dirinya dan bahwasanya dirinya tidak punya hak dibela dengan kemarahan, tidak pantas membalas dendam demi dirinya. Karena yang demikian berarti mengutamakan jiwanya dengan rasa ridha kepadanya, marah demi jiwanya yang mengalahkan hak pencipta-Nya.
    Dan cara yang termanjur untuk menepis cacat ini adalah dengan cara membiasakan jiwanya marah karena Allah Subhanahu wa Ta’ala dan ridha karena-Nya. Sehingga sedikit saja dari kemarahan atau ridha karena Allah Subhanahu wa Ta’ala masuk kepadanya maka ia bertindak dengannya sebagai ganti kemarahan dan keridhaan demi jiwanya.

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Adapun syahwat (keinginan jiwa) maka obatnya adalah ilmu yang benar serta menyadari bahwa memenuhi syahwatnya merupakan salah satu sebab terhambatnya dia dari kesenangan jiwanya. Dan pembelaannya terhadap syahwatnya termasuk sebab terbesar tersambungnya sebab itu dengan segala keinginan jiwanya. Sehingga setiap kali engkau membuka pintu syahwat pada jiwamu berarti engkau sedang berusaha menghambat jiwamu dari kesenangan jiwamu yang (hakiki). Dan setiap kali engkau tutup pintu tersebut artinya engkau sedang mengantarkannya kepada kesenangan jiwa dengan sesempurna-sempurnanya.

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Adapun amarah itu sesungguhnya bagaikan binatang buas. Jika sang pemilik melepaskannya maka ia akan memakannya. Sementara syahwat itu bagaikan api, bila pemiliknya menyalakannya maka akan membakarnya. Sombongmu itu bagaikan merebut kerajaan dari seorang raja, bila si raja tidak membunuhmu maka dia akan mengusirmu dari kerajaannya. Dan hasad bagaikan memusuhi orang yang lebih kuat darimu. Orang yang bisa mengalahkan syahwat dan amarahnya maka setan akan takut walaupun dari bayangannya. Namun barangsiapa dikalahkan oleh syahwat dan amarahnya, dia akan takut dengan khayalannya.

    (diterjemahkan oleh Qomar ZA dari kitab Al-Fawa`id hal. 177-178)

    Silahkan mengcopy dan memperbanyak artikel ini
    dengan mencantumkan sumbernya yaitu : http://www.asysyariah.com

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Menjaga Kesucian Darah, Harta dan Kehormatan Sesama Muslim
    Penulis: Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed
    Syariah, Nasehat, 21 – Juni – 2007, 19:12:12

    Di antara perkara yang sering merusak ukhuwah Islamiyah ialah adanya sikap dari sebagian kita yang tidak mau memaklumi bila saudaranya berbuat salah atau keliru. Padahal kesalahan yang dilakukan oleh seseorang itu bisa jadi karena lupa, salah paham, bodoh, karena belum tahu ilmunya atau karena terpaksa sehingga berbuat demikian.

    Sikap pukul rata (gebyah uyah) ini banyak terjadi di kalangan kaum muslimin, bahkan juga di kalangan Ahlus Sunnah. Ketika ada orang yang berbuat salah, bukannya dinasihati atau diingatkan, malah dihadapi dengan sikap permusuhan. Terkadang digelari sebutan-sebutan yang jelek atau malah ia dijauhkan dari kaum muslimin.

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Sikap yang lebih ekstrim dalam masalah ini adalah apa yang ditunjukkan kelompok Khawarij. Mereka lebih tidak bisa melihat saudaranya yang berbuat kesalahan. Orang yang terjatuh dalam perbuatan dosa, dalam pandangan mereka, telah terjatuh dalam kekafiran hingga halal darah dan hartanya.
    Kondisi ini tentu akan bermuara pada pecahnya ukhuwah di kalangan umat Islam. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Tidak boleh mengkafirkan seorang muslim dengan sebab sebuah dosa atau kesalahan yang ia kerjakan, selama ia masih menjadi ahlul qiblat (masih shalat). Seperti dalam masalah-masalah yang masih diperselisihkan kaum muslimin di mana mereka berpendapat dengan suatu pendapat yang kita anggap salah, maka tidak bisa kita mengkafirkannya. Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala memberi udzur kepada mereka. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    آمَنَ الرَّسُوْلُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُوْنَ كُلٌّ آمَنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لاَ نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيْرُ. لاَ يُكَلِّفُ اللهُ نَفْسًا إِلاَّ وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِيْنَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    “Rasul telah beriman kepada Al-Qur`an yang diturunkan kepadanya dari Rabb mereka, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): ‘Kami tidak membeda-bedakan antara seorangpun (dengan yang lain) dari rasul rasul-Nya’, dan mereka mengatakan: ‘Kami dengar dan kami taat’. (Mereka berdoa): ‘Ampunilah kami ya Rabb kami dan kepada Engkaulah tempat kembali’.” Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): ‘Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Rabb kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami pikul. Maafkanlah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir’.” (Al-Baqarah: 285)

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Disebutkan dalam riwayat yang shahih (HR. Muslim dari Abu Hurairah dalam Shahih beliau) bahwa Allah telah mengabulkan doa para nabi dan doa orang-orang beriman ini. Sehingga diangkatlah pena dari orang-orang yang berbuat kesalahan karena lupa atau karena ia tidak mengerti ilmunya. Juga bagi orang yang tidak sanggup memikul suatu beban.”

    Orang-orang Khawarij tidak mau membedakan hal-hal tersebut. Menurut mereka, barangsiapa berbuat dosa maka dia menentang Al-Qur`an. Barangsiapa menentang Al-Qur`an berarti menentang Allah Subhanahu wa Ta’ala dan barangsiapa menentang Allah Subhanahu wa Ta’ala berarti dia kafir. Mereka menyamakan semua perbuatan salah dan menganggapnya sebagai kekafiran.

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Syaikhul Islam melanjutkan: “Khawarij yang telah salah dalam hukum ini oleh Rasulullah diperintahkan untuk diperangi.

    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
    لَئِنْ أَدْرَكْتُهُمْ قَتَلْتُهُمْ قَتْلَ عَادٍ
    “Sungguh jika aku sempat menjumpai mereka, aku akan perangi mereka, aku akan tumpas layaknya kaum Aad.” (Muttafaqun alaihi)
    Allah Subhanahu wa Ta’ala juga memerintahkan untuk memerangi mereka. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
    وَإِنْ طَائِفَتَانِ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ اقْتَتَلُوا فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا فَإِنْ بَغَتْ إِحْدَاهُمَا عَلَى اْلأُخْرَى فَقَاتِلُوا الَّتِي تَبْغِي حَتَّى تَفِيءَ إِلَى أَمْرِ اللهِ
    “Kalau ada dua kelompok kaum mukminin berperang maka damaikanlah keduanya. Kalau salah satunya memberontak, maka perangilah mereka sampai mereka kembali kepada Allah.” (Al-Hujurat: 9)

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Ketika Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu benar-benar menjumpai orang-orang Khawarij, maka beliau bersama para sahabat pun memerangi mereka. Begitupun seluruh imam baik dari generasi sahabat, tabi’in, atau setelah mereka sepakat bahwa Khawarij itu harus diperangi. Namun Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu tidak mengkafirkan mereka.

    Begitu pula sahabat yang lain seperti Sa’d bin Abi Waqqash radhiyallahu ‘anhu dan lainnya, mereka juga memerangi orang-orang Khawarij. Namun mereka tetap menganggap Khawarij itu sebagai kaum muslimin. Sehingga cara memeranginya pun berbeda dengan memerangi orang kafir. Bila orang kafir diperangi maka hartanya menjadi ghanimah, wanita dan anak-anak mereka menjadi tawanan. Sedangkan memerangi Khawarij tidak demikian. Mereka hanya diperangi sampai mereka mau kembali ke jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan kembali taat kepada penguasanya.

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu memerangi Khawarij setelah terbukti mereka menumpahkan darah dan merampas harta kaum muslimin dengan zhalim. Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata: “Demi Allah, aku akan perangi mereka sampai tidak tidak tersisa 10 orang pun di antara mereka.”

    Ketika para sahabat menyebut mereka sebagai kafir, maka Ali radhiyallahu ‘anhu berkata:
    لاَ، مِنَ الْكُفْرِ فَرُّوْا
    “Tidak. Mereka justru lari dari kekufuran.”

    Sikap orang-orang Khawarij yang demikian yakni khawatir terjatuh pada kekafiran inilah yang menyebabkan mereka memiliki sikap ekstrim dalam melihat perbuatan dosa. Apa akibatnya? Terjadilah perpecahan dan pertumpahan darah di tengah-tengah kaum muslimin.

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Kesesatan Khawarij yang telah jelas diterangkan oleh nash dan disepakati kaum muslimin –bahkan membuat mereka boleh diperangi– tidak menyebabkan mereka boleh untuk dikafirkan. Apalagi beragam kelompok lain yang bermunculan pada masa ini, di mana mereka dihinggapi berbagai kekeliruan dan kebodohan, maka mereka tidak bisa untuk dikatakan sebagai kafir. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang bodoh yang tidak tahu tentang apa yang diperselisihkan.”

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Inilah perbedaan antara Khawarij dengan Ahlus Sunnah. Khawarij menganggap kafir kaum muslimin, dan khususnya Ahlus Sunnah, karena dianggap sebagai kelompok yang pro thaghut (pro pemerintah). Namun demikian kita tetap tidak mengkafirkan mereka. Inilah bijaknya Ahlus Sunnah. Mereka berjalan dengan ilmu, bukan dengan emosi. Mereka mengetahui bahwa hukum asal darah kaum muslimin adalah terjaga. Begitu pula dengan kehormatan dan harta kaum muslimin, semuanya terjaga.
    Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyatakan dalam hadits shahih yang diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dan Muslim saat Haji Wada, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
    فَإِنَّ دِمَاءَكُمْ وَأَمْوَالَكُمْ وَأَعْرَاضَكُمْ عَلَيْكُمْ حَرَامٌ كَحُرْمَةِ يَوْمِكُمْ هَذَا، فِي شَهْرِكُمْ هَذَا، فِي بَلَدِكُمْ هَذَا إلَى يَوْمِ تَلْقَوْنَ رَبَّكُمْ
    “Sungguh darah, harta, dan kehormatan kalian adalah suci seperti sucinya hari ini (hari Arafah), seperti sucinya bulan ini (bulan Dzulhijjah) dan seperti sucinya negeri ini (Makkah), hingga hari kalian bertemu Rabb kalian.” (Muttafaqun ‘alaih)

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Karena itu kita jangan sampai terjerumus ke dalam kesalahan yang sama dengan Khawarij. Yaitu tidak membedakan antara orang yang salah karena lupa, tidak tahu atau terpaksa, dengan para penentang Sunnah. Hingga akhirnya kita menyamaratakan dan menyikapi mereka dengan sikap yang sama, yaitu memusuhi dan menjatuhkan kehormatannya.

    Kita harus menjaga agar darah kaum muslimin tidak tertumpah dengan cara yang zhalim, begitu pula dengan harta dan kehormatan mereka. Karena darah, harta, dan kehormatan kaum muslimin adalah suci sebagaimana sucinya Hari Arafah, sucinya Kota Mekkah, dan bulan Dzulhijjah. Kita harus menjaga kemuliaan darah, harta, dan kehormatan kaum muslimin sebagaimana kita menjaga kemuliaan hari Arafah, Kota Makkah, dan bulan Dzulhijjah.

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Dalam permasalahan ini memang ada pengecualian. Seperti dibolehkan untuk menumpahkan darah kaum muslimin karena qishash, hukum rajam bagi pelaku zina yang sudah menikah, atau karena seseorang keluar dari agama Islam (murtad) yang tentunya semua ini dilakukan oleh penguasa. Ini adalah perkara pengecualian yang dibolehkan untuk menumpahkan darah seorang muslim. Dalam permasalahan harta, dibolehkan saat mengambilnya dalam rangka menjalankan perintah zakat. Sedangkan dalam masalah kehormatan, dibolehkan untuk menerangkan keadaan seorang mubtadi’ (ahlul bid’ah) -yang memiliki pemikiran berbahaya dalam masalah agama- di muka umum, sehingga umat Islam selamat dari pemikirannya.

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah masalah harta. Seluruh kaum muslimin harus saling menjaga harta saudaranya. Jangan sampai kita merampas harta orang lain secara zhalim, jangan menipu, atau berhutang dengan niat untuk tidak membayar. Semua perbuatan ini juga terlarang sebagaimana terlarangnya menumpahkan darah kaum muslimin.

    Sungguh merupakan kejadian yang benar-benar memalukan jika ada seorang yang mengaku Ahlus Sunnah memakan harta saudaranya dengan cara yang zhalim dalam masalah perdagangan atau hutang piutang hingga terjadi permusuhan di antara mereka. Terjadi saling boikot, saling tahdzir, saling mencela, dan sebagainya hanya karena semata-mata masalah uang. Masalah ini bisa menjadi besar dan berbahaya, yang semuanya berawal hanya karena tidak dijaganya harta sesama muslim.

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Untuk urusan menumpahkan darah sesama muslim, barangkali Khawarij yang paling ahli. Namun untuk urusan memakan harta sesama muslim dengan cara yang zhalim, melanggar kehormatan saudaranya yang mestinya jangan sampai dilanggar, ternyata terjadi juga di kalangan orang-orang yang mengaku Ahlus Sunnah.

    Karena itu saya wasiatkan kepada kita semua dan kaum muslimin, takutlah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kita bicara tentang Khawarij, bahwa mereka itu kelompok sesat yang telah melanggar hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang larangan menumpahkan darah sesama muslim dengan cara yang zhalim, sementara di saat yang sama kita pun melanggar hadits tersebut pada sisi yang lain.

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Perbuatan mengambil harta sesama muslim dengan cara yang batil atau melanggar kehormatannya, merupakan dua keharaman yang memiliki kedudukan sama sebagaimana larangan menumpahkan darah seorang muslim dengan cara yang batil. Karena tiga masalah ini disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam satu hadits di atas sebagai perkara yang harus dijaga dan tidak boleh dilanggar.

    Mari kita mulai dari yang kecil. Kita jaga kehormatan kaum muslimin, kita hormati sesama Ahlus Sunnah dengan tidak saling mengghibah dan mencari aib saudaranya. Bila kita dapati saudara kita berbuat keliru atau melakukan sebuah kemaksiatan, maka yang pantas dilakukan adalah memberi nasihat kepadanya dengan cara yang baik. Inilah semestinya sikap seorang Ahlus Sunnah kepada saudaranya. Bukan dengan mendiamkan dan kemudian menceritakan perbuatan saudaranya itu kepada orang banyak.

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Di dunia ini tidak ada manusia yang terbebas dari kesalahan. Manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Bila setiap orang dicari-cari kesalahannya, niscaya tidak ada seorang pun yang selamat. Yang terjadi kemudian adalah saling membongkar aib, yang pada akhirnya jatuhlah kehormatan kaum muslimin secara bersama. Akan jeleklah keadaan kaum muslimin di mata orang lain.
    Lebih-lebih bagi yang menyandang nama Ahlus Sunnah, bisa menyebabkan dakwah ini jatuh. Karena itu, jangan sampai kita menganggap remeh perkara ini. Ghibah kepada sesama muslim akan menyebabkan kehormatan kaum muslimin jatuh. Begitu pula ghibah kepada para dai dan lebih-lebih kepada para ulama, juga akan menyebabkan kehormatan mereka jatuh. Ini semua bisa menyebabkan rusaknya dakwah dan hilangnya ukhuwah Islamiyah.
    Wallahu a’lam.

    (Diambil dari ceramah beliau di Masjid Nurul Barokah, Yogyakarta, tanggal 27 Shafar 1428/19 Maret 2007)

    Silahkan mengcopy dan memperbanyak artikel ini
    dengan mencantumkan sumbernya yaitu : http://www.asysyariah.com

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Meraih Kehidupan Aman dan Tentram dengan Syariat
    Penulis: Al-Ustadz Saifuddin Zuhri
    Syariah, Khutbah, 21 – Juni – 2007, 19:16:02

    الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ جَعَلَ تَحْقِيْقَ اْلأَمْنِ مَقْرُوْنًا بِاْلإِيْمَانِ الْخَالِصِ مِنَ الشِّرْكِ وَالطُّغْيَانِ، فَقَالَ تَعَالَى: {الَّذِيْنَ آمَنُوْا وَلَمْ يَلْبِسُوْا إِيْمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَئِكَ لَهُمُ اْلأَمْنُ وَهُمْ مُّهْتَدُوْنَ}.
    وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ:
    فَأُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ فَإِنَّ مَنِ اتَّقَاهُ وَقَاهُ، وَمَنْ سَارَ عَلَى نَهْجِهِ نَجَاهُ.

    Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
    Marilah kita senantiasa bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala yaitu dengan bersemangat dalam mempelajari perintah-perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala dan larangan-larangan-Nya, untuk kemudian kita jalankan perintah-perintah-Nya sekuat kemampuan kita dan kita jauhi seluruh larangan-Nya. Dengan bertakwa kepada-Nya kita akan dijaga dari siksa-Nya dan dengan bertakwa kita akan mendapat keberuntungan di dunia dan di akhirat.

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Hadirin rahimakumullah,
    Suasana yang aman dan tentram adalah suasana yang diidam-idamkan oleh setiap orang. Bahkan kebutuhan seseorang terhadap hal tersebut lebih diutamakan daripada kebutuhannya terhadap makanan dan minuman. Karena orang yang cemas, khawatir dan penuh ketakutan tidak akan bisa merasakan enaknya makanan dan minuman sebagaimana mestinya.
    Oleh karena itu Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan tentang doa Nabi Ibrahim ‘alaihissalam:
    رَبِّ اجْعَلْ هَذَا بَلَدًا آمِنًا وَّارْزُقْ أَهْلَهُ مِنَ الثَّمَرَاتِ
    “Wahai Rabb-ku, jadikanlah kota Makkah ini sebagai kota yang aman dan berikanlah rizki kepada penduduknya dari berbagai hasil tanaman.” (Al-Baqarah: 126)

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Hadirin rahimakumullah,
    Di dalam ayat tersebut Nabi Ibrahim ‘alaihissalam lebih mendahulukan untuk meminta kehidupan yang aman dibanding meminta rizki. Maka jelaslah bahwa kebutuhan terhadap kehidupan yang aman dan nyaman di muka bumi ini merupakan kebutuhan yang sangat diutamakan. Oleh karena itu pula, kita dapati seluruh negara di muka bumi ini berusaha untuk mewujudkannya. Mereka telah berusaha dengan berbagai upaya. Beberapa teori dan sistem telah mereka terapkan untuk menciptakan keamanan dan ketentraman bagi masyarakat di wilayahnya, namun ternyata tidak memberikan hasil sebagaimana mereka inginkan.

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Jamaah Jum’at rahimakumullah,
    Apa sesungguhnya upaya yang harus dilakukan untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman dan tentram? Apakah dengan cara otoriter yang dilakukan oleh pihak penguasa, yaitu dengan memaksakan kehendaknya kepada masyarakat dan menyingkirkan segala upaya yang ingin menghalanginya? Ataukah dengan cara menjadikan keinginan mayoritas orang sebagai tolok ukur kebenaran dan memberikan keleluasaan kepada setiap orang untuk berbuat sesuai seleranya masing-masing?
    Hadirin rahimakumullah,

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Sesungguhnya kehidupan yang aman dan tentram tidak akan terwujud dalam sebuah masyarakat kecuali kalau mereka kembali kepada agama Islam. Karena memang Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mengutus Rasul yang membawa ajaran Islam ini sebagai rahmat untuk seluruh alam. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
    وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلاَّ رَحْمَةً لِّلْعَالَمِيْنَ
    “Dan tidaklah Kami mengutus engkau (wahai Muhammad) kecuali sebagai rahmat untuk seluruh alam.” (Al-Anbiya`: 107)

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

    Begitu pula ajaran-ajaran yang ada di dalam agama Islam, sangat besar peranannya dalam mewujudkan hal tersebut. Kenyataan di dalam sejarah juga menunjukkan hal yang demikian. Masyarakat di jazirah Arab sebelum datangnya Islam adalah masyarakat yang hidup dalam keadaan saling bermusuhan. Yang kuat menyakiti yang lemah. Mereka juga memiliki kebiasaan melakukan praktik-praktik sihir perdukunan yaitu dengan meminta tolong kepada setan dari kalangan jin untuk menyelesaikan urusan mereka. Hal yang demikian ini tentu akan membuat kehidupan menjadi tidak aman dan nyaman. Begitu pula yang kita dapatkan sebagian masyarakat di sekitar kita yang masih meminta perlindungan kepada jin, kita dapatkan mereka hidup dalam keadaan diliputi rasa khawatir dan takut. Karena memang cara-cara tersebut akan membuat jin semakin menakut-nakuti manusia. Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan tentang orang-orang Arab jahiliah dalam firman-Nya:
    وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِّنَ اْلإِنْسِ يَعُوْذُوْنَ بِرِجَالٍ مِّنَ الْجِنِّ فَزَادُوْهُمْ رَهَقًا
    “Dan sesungguhnya dahulu orang laki-laki dari kalangan manusia meminta perlindungan kepada laki-laki dari kalangan jin. Maka mereka (laki-laki dari kalangan jin) menambahkan rasa takut (kepada manusia).” (Al-Jin: 6)

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Namun setelah datangnya Islam, keadaan di jazirah Arab menjadi berubah. Akidah yang benar membuat para sahabat menjadi orang-orang yang saling mencintai di antara mereka. Iman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan mereka menjadi orang-orang yang meminta perlindungan hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, menyerahkan urusan hanya kepada-Nya dan menjauhi segala yang diibadahi kepada selain-Nya. Begitu pula keyakinan merasa diawasi oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, menjadikan mereka jauh dari keinginan-keinginan berbuat jahat kepada sesama. Hal ini menjadikan mereka hidup dalam keadaan penuh keamanan dan ketentraman.

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

    Begitu pula ajaran Islam yang lainnya, akan mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman dan tentram. Misalnya, kewajiban shalat dan zakat. Dua kewajiban yang sering disebutkan secara beriringan ini sangat besar peranannya dalam mewujudkan kehidupan yang aman. Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan tentang hikmah diwajibkannya shalat dalam firman-Nya:
    إِنَّ الصَّلاَةَ تَنهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ
    “Sesungguhnya shalat akan mencegah perbuatan keji dan munkar.” (Al-‘Ankabut: 45)

    Adapun zakat, maka kewajiban ini akan menumbuhkan rasa kasih sayang antara yang kaya dan yang miskin, serta menghilangkan rasa permusuhan di antara mereka.

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

    Di antara ajaran Islam yang sangat besar peranannya dalam mewujudkan kehidupan yang aman dan tentram adalah kewajiban untuk berbaiat (berjanji taat) kepada penguasa yang muslim, dengan menaatinya dalam perkara yang tidak bertentangan dengan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul -Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
    يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا أَطِيْعُوا اللهَ وَأَطِيْعُوا الرَّسُوْلَ وَأُولِي اْلأَمْرِ مِنْكُمْ
    “Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasulullah serta pemimpin di antara kalian.” (An-Nisa`: 59)

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Oleh karena itu, agama ini melarang pemeluknya untuk memberontak terhadap penguasa muslim yang sah. Karena yang demikian ini akan menimbulkan kemudaratan (kejelekan) yang sangat besar. Bahkan wajib bagi kaum muslimin untuk menghormati penguasanya, mencintai serta mendoakan kebaikan untuknya ataupun menasihatinya ketika terjatuh dalam kesalahan dengan cara yang baik. Namun tidak boleh bagi kita untuk menasihatinya dengan cara menyebutkan kesalahan-kesalahannya melalui mimbar-mimbar di depan massa ataupun dengan tulisan-tulisan yang disebarkan ke khalayak. Cara yang benar adalah dengan diam-diam, tidak di muka umum. Karena demikian petunjuk Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hal ini, dan cara ini lebih memungkinkan untuk diterimanya nasihat daripada kalau disampaikan di depan umum. Kemudian apabila nasihat itu diterima, maka itulah yang kita harapkan. Namun apabila tidak, maka telah selesai kewajiban kita.

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Selanjutnya kita harus bersabar dengan berbagai kesalahan penguasa selama dia masih menjalankan shalat. Karena demikianlah ajaran agama kita. Dan ini pula yang akan mewujudkan kehidupan aman dan tentram. Begitupula ajaran-ajaran Islam yang lainnya, seperti jihad, penegakan hukum had dan lain-lain, sangat besar fungsinya dalam mewujudkan kehidupan yang aman dan tentram.
    Akhirnya mudah-mudahan Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan taufiq-Nya kepada kita semua, baik masyarakat maupun pemerintahnya, untuk bisa mempelajari Islam dengan benar dan mewujudkannya dalam kehidupan kita, sehingga akan terwujud kehidupan yang aman dan tentram.

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ مَا تَسْمَعُوْنَ وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ اْلغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Khutbah Kedua
    الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ، الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ بَعَثَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَقِّ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْن وَحُجَّةً عَلَى الْمُعَانِدِيْنَ وَمِنَّةً عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحَابَتِهِ أَجمَعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ… أَمَّا بَعْدُ:
    أَيُّهَا النَّاسُ، اتَّقُوا اللهَ {وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ} (البقرة : 194)
    عِبَادَ اللهِ، وَكَمَا أَنَّ اْلإِسْلاَمَ يُحَقِّقُ اْلأَمْنَ مِنْ مَخَاوِفِ الدُّنْيَا فَهُوَ كَذَلِكَ يُحَقِّقُ اْلأَمْنَ مِنْ مَخَاوِفِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ. قَالَ تَعَالَى: {الَّذِيْنَ آمَنُوْا وَلَمْ يَلْبِسُوْا إِيْمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَئِكَ لَهُمُ اْلأَمْنُ وَهُمْ مُّهْتَدُوْنَ} (الأنعام: 82)

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
    Kembali kita mengingatkan kepada hadirin untuk bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala karena Allah Subhanahu wa Ta’ala bersama orang-orang yang bertakwa, menolong mereka dan menjaga mereka dari berbagai kejelekan yang akan menimpa mereka.

    Kaum muslimin rahimakumullah,
    Agama Islam sebagaimana akan mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman dan tentram di dunia, juga akan mewujudkan kehidupan yang membahagiakan di akhirat. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
    الَّذِيْنَ آمَنُوْا وَلَمْ يَلْبِسُوْا إِيْمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَئِكَ لَهُمُ اْلأَمْنُ وَهُمْ مُّهْتَدُوْنَ.
    “Orang-orang yang beriman yang tidak mencampuradukkan keimanan mereka dengan kesyirikan, mereka akan mendapatkan kehidupan yang aman dan mereka akan mendapatkan hidayah.” (Al-An’am: 82)

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman:
    إِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُوْنٍ. ادْخُلُوْهَا بِسَلاَمٍ آمِنِيْنَ. وَنَزَعْنَا مَا فِي صُدُوْرِهِمْ مِّنْ غِلٍّ إِخْوَانًا عَلَى سُرُرٍ مُّتَقَابِلِيْنَ. لاَ يَمَسُّهُمْ فِيْهَا نَصَبٌ وَّمَا هُمْ مِّنْهَا بِمُخْرَجِيْنَ
    “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mereka berada di taman-taman surga yang ada di dalamnya sungai-sungai. (Dikatakan kepada mereka), ‘Masuklah kalian ke surga dengan penuh keselamatan dan keamanan.’ Kami hilangkan pada dada-dada mereka rasa dendam, mereka saling bersaudara duduk di atas dipan-dipan saling berhadapan. Mereka tidak merasa lelah di dalam surga dan mereka tidak akan dikeluarkan darinya.” (Al-Hijr: 45-48)

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
    Maka jelaslah bahwa dengan kembali kepada ajaran Islam kita akan mendapatkan kehidupan yang aman dan tentram, jauh dari ketakutan. Akan tetapi perlu diketahui pula bahwa yang dimaksud dengan kembali kepada Islam adalah kembali secara utuh dan menyeluruh. Bukan sekedar kembali pada sebagian ajarannya saja namun meninggalkan ajaran yang lainnya. Sebagaimana didengung-dengungkan oleh sebagian kaum muslimin yang mengajak untuk kembali kepada Islam namun hanya mengajak kepada diterapkannya hukum Islam pada masalah-masalah tertentu saja atau yang hanya mengajak kepada shalat dan keutamaan-keutamaan amalan saja. Namun mereka menyepelekan perkara yang lebih penting yaitu mengajak kaum muslimin untuk berakidah dengan akidah yang benar. Akidah yang tidak dicampuri syirik serta mengajak kaum muslimin untuk beribadah sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang tidak dicampuri dengan bid’ah. Semestinya kita harus kembali kepada Islam secara keseluruhan, namun tentunya dengan mendahulukan perkara yang lebih penting dari perkara yang penting lainnya, sebagaimana yang dahulu dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya.

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

    اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِيْ بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيًّ وَعَنْ جَمِيْعِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ.
    اللَّهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِيْنَ. وَدَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ، وَانْصُرْ عِبَادَكَ المُوَحِّدِيْنَ. اللَّهُمَّ أَصْلِحْ أَحْوَالَ الْمُسْلِمِيْنَ فِي كُلِّ مَكَانٍ. اللَّهُمَّ اجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا مُطْمَئِنًّا وَسَائِرَ بِلاَدِ الْمُسْلِمِيْنَ، اللَّهُمَّ احْفَظْ وُلاَةَ أُمُوْرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَوَفِّقْهُمْ لِمَا تُحِبُّهُ وَتَرْضَاهُ مِنَ اْلأَقْوَالِ وَاْلأَفْعَالِ يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
    عِبَادَ اللهِ … اذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ الْجَلِيْلَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ، وَاللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ.

    Silahkan mengcopy dan memperbanyak artikel ini
    dengan mencantumkan sumbernya yaitu : http://www.asysyariah.com

    =========================================
    kumpulan cerita kekerasan pada perempuan – kisah kekerasan pada perempuan – kisah-kisah kekerasan pada perempuan – cerita-ceritfre
    =========================================

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 51 other followers

%d bloggers like this: