• semua artikel dalam situs ini boleh dicopy dan disebarluaskan tanpa perlu minta izin kepada saya, saya juga cuma ngopi dari situs-situs lain ============================================== pacaran adalah haram, zina haram, seks bebas haram, minuman keras haram ========================================== jika ada tulisan dalam blog ini yang bertentangan dgn ajaran islam maka haram dipraktekkan.
  • www.hatibening,com

  • Arsip artikel 083821513356

  • kategori artikel 083821513356

  • Halaman/pages facebook islami yang sangat menarik dan bermanfaat untuk anda add/like:

  • www.kajian.net

    Surah Al-Baqarah ayat 216: Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
  • ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)”

    ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)” ================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ==================================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ----------------------------------------------------
  • inilah Dakwah Kami:

    ------------------------------------------------------------------ Kembali kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan Pemahaman Rosululloh serta Salafush Ash-Shalih ------------------------------------------------------------------ Tashfiyah, yakni memurnikan ajaran Islam dari segala Noda Syirik, Bid’ah, Khurafat, serta gerakan-gerakan dan pemikiran-pemikiran yang merusak ajaran Islam. ------------------------------------------------------------------ Tarbiyah, yakni Pendidikan bagi kaum Muslimin berdasarkan ajaran Islam yang murni. ------------------------------------------------------------------ Menghidupkan pola pikir membiasakan kebenaran, bukan membenarkan kebiasaan (tradisi). ------------------------------------------------------------------ Mengajak kaum Muslimin untuk hidup Islami, sesuai dengan Manhaj Ahlul Sunnah Wal Jama’ah. ------------------------------------------------------------------ -------------
  • Motto kami

    ------------------------------------------------------ --------------------------------------------------------------- Hidupkan Sunnah Nabi serta para Salafush Ash-Shalih, --------------------------------------------------------------- Hindari Fanatisme Golongan & Partai. --------------------------------------------------------------- Wujudkan Persatuan Umat Islam --------------------------------------------------------------- Serta Jauhilah 3 T Yakni: Taklid, Ta’ashub (Fanatisme Golongan/Partai), serta Taffaruq (Memecah belah Umat). --------------------------------------------------------------- sms/call:081511542355 ------------------------------------------------------
  • ittiba’ di atas manhaj salaf dan menyelisihi selainnya

    ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari ahlul Kitab telah berpecah belah menjadi tujuh puluh dua golongan. Dan sesungguhnya agama ini (Islam) akan berpecah belah menjadi tujuh puluh tiga golongan, tujuh puluh dua golongan tempatnya di dalam Neraka dan satu golongan di dalam Surga, yaitu al-Jama’ah.” [HR. Abu Dawud (no. 4597), Ahmad (IV/102), al-Hakim (I/128), ad-Darimy (II/241)] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “Barangsiapa di antara kalian ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: "Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Imam Ahmad rahimahullah (wafat th. 241 H) berkata: “Prinsip Ahlus Sunnah adalah berpegang dengan apa yang dilaksanakan oleh para Shahabat ridhwanullahi ‘alaihim ajma’in dan mengikuti jejak mereka, meninggalkan bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat.” [Syarah Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah oleh al-Laalikaa-iy I/175-185 no. 317] ----------------------------------------------------------------------------------
  • PEMERINTAH INDONESIA WAJIB BERHUKUM DENGAN HUKUM ISLAM

    PEMERINTAH INDONESIA WAJIB BERHUKUM DENGAN HUKUM ISLAM ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “(Hak untuk) menetapkan hukum itu (hanyalah) hak Allah.” (QS. Al An’aam [6]: 57) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki? dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ? (QS Almaidah: 50) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Sesungguhnya Allah menetapkan hukum-hukum menurut yang dikehendaki-Nya. (QS Al Maidah:1) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim. (QS Al Maidah:45) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah mereka itulah orang-orang yang zalim (QS Albaqarah:229) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- “Maka demi Rabb-mu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu (Muhammad) hakim (pemutus) terhadap perkara yang mereka perselisihkan.” (QS. An Nisa [4]: 65) ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • ILMU IKHLAS

    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Ar-Rabi` bin Khaitsam berkata: Seluruh perbuatan yang tidak diniatkan mencari ridha Allah, maka perbuatan itu akan rusak! ======================================================================= Abu Sulaiman Ad-darani berkata: Beruntunglah bagi orang yang mengayunkan kaki selangkah, dia tidak mengharapkan kecuali mengharap ridha Allah! ======================================================================== ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)” ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------
  • PESAN DARI UMAT ISLAM YANG DITINDAS MUSUH

    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- “wahai saudaraku seIslam di Indonesia..disini kami ditembaki peluru, rumah kami diledakkan, ayahku sengaja ditembak dikepalanya, adikku diperkosa oleh tentara kafir laknatullah itu.., apakah kamu disana sedang bersenang senang ? aku tunggu jawabanmu” ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • KETAHUILAH BAHWA HANYA UMAT ISLAM YANG BISA MASUK SURGA

    wahai umat manusia, islam-lah agar kalian selamat !! ( Wahai Allah, sungguh telah kusampaikan, maka saksikanlah..) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- "Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia diakhirat termasuk orang-orang yang rugi.." (QS Ali Imraan : 85) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- IKUTILAH JALAN KEBENARAN ITU JANGAN HIRAUKAN WALAUPUN SEDIKIT ORANG MENGIKUTINYA!JAUHKANLAH DIRIMU DARI JALAN JALAN KESESATAN DAN JANGANLAH TERPESONA DENGAN BANYAKNYA ORANG ORANG YANG MENEMPUH JALAN KEBINASAAN! ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Sunnah itu bagaikan bahtera nabi nuh.Barangsiapa mengendarainya niscaya dia selamat dan barangsiapa terlambat dari bahtera tersebut maka dia akan tenggelam…… ------------------------------------------------------ KUMPULAN CERITA CINTA , PUISI CINTA , SMS CINTA , KATA CINTA , CURHAT CINTA
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) -------------------------------------------------------
  • ruang konsul dokter

  • Blog Stats 083821513356

    • 10,216,578 hits

kumpulan cerita seks cewek binal – cerita-cerita seks wanita jalang binal – kisah seks perempuan gatel binal – kisah-kisah seks gadis binal penggoda

kumpulan cerita seks cewek binal – cerita-cerita seks wanita jalang binal – kisah seks perempuan gatel binal – kisah-kisah seks gadis binal penggoda
———————————

jatohan. Banyak sih yang menaksir dirinya, tapi kebanyakan kalangan janda. Sebaliknya gadis-gadis yang Momo taksir, tak satupun bersedia jadi istrinya karena dirinya yang telah lanjut. “Nggak ah, nanti keburu jadi janda kawi sama dia,” begitu setiap gadis yang pernah ditakokke (ditanyakan).

Untungnya Momo lalu ketemu wanita bernama Mimi. Sepanjang informasi yang diterimanya gadis itu masih tulen belum kena zat pewarna. Ketika dia bertandang ke rumah orangtuanya, mereka juga mengatakan demikian. Bagaimanapun juga Momo memang harus percaya sampai di situ saja. Apa mungkin dia mengatakan “menawi kepareng badhe kula cobi rumiyin” (kalau boleh saya coba dulu) pada calon mertua. Tak mungkin kan?

Akhirnya, gadis usia 35 tahun itupun dikawini juga. Tua sedikit tak apalah, tapi kan masih perawan tulen. Dia ingin mengadakan “pemanasan” ala Puspo Wardoyo, dia ingin mbelah duren jatohan. Dan Momo juga sangat berambisi menemukan kesucian istrinya di malam pengantin itu. “Mimi harus nikmat hingga isapan terakhir,” begitu kata lelaki yang juga doyan rokok ini.

Tapi harapan memang tak selalu klop dalam kenyataan. Ketika malam pertama berlangsung, ternyata lancar-lancar saja, tanpa ada “polisi tidur” sepanjang perjalanan di ranjang asmara. Tak ada pula darah kesucian yang tumpah. Apa lagi “pemanasan” yang katanya sangat mengasyikkan, Momo tak menemukan. Kalau mau, pemanasan sejati itu adanya malah di kompor di dapur sana! Istrinya lalu diinterogasi, siapa gerangan yang telah mengambil keperawanannya tersebut. Namun Mimi non Hakim itu bersikerar bahwa dirinya memang perawan tulen yang belum terkena anasir kiri maupun kanan. Kalau soal darah kegadisan, bisa saja dulu akibat kecelakaan olahraga sehingga telah robek di masa lalu. “Makanya mas baca tulisan Naek L Tobing dong, jangan baca koran hanya cari kode togelnya,” malah begitu kata Mimi.

Karena Momo tak menemukan jawab dari sumber yang layak dipercaya, seketika hilanglah cintanya yang merajalela di seluruh sendi-sendi jiwanya. Dia jadi sangat kecewa, dan diam-diam dia mengadakan penyelidikan siapakah sebetulnya Mimi yang tanpa “polisi tidur” itu. Dan ketika berhasil, kekecewaan Momo semakin menukik, ternyata Mimi pernah melahirkan dua kali dan siapa bapaknya anak-anak, juga tak jelas!

Akibat kekecewaan yang mendalam, lelaki dari Desa Purwosuman Kecamatan Sidoharjo Sragen ini jadi acuh pada istri sendiri. Ketika Mimi sakit seperti beberapa hari lalu, Momo tak ambil peduli. Sampai bini teriak-teriak minta diambilkan minuman, suami “generasi penerus” ini hanya diam acuh. “Sampeyan memang lelaki belagu. Kalau nggak ada saya, mana ada perempuan mau!!,” kata Mimi buka bukaan.

Hal itu tentu saja membuat Momo marah besar.Gantian dia memaki istrinya sebagai perempuan sundal, yang punya dua anak tak jelas suaminya. Wayah awan kok rondha, ngaku prawan jebul randha (mengaku perawan ternyata janda), begitu sindir Momo. Tapi ternyata bukan hanya itu. Setelah rasa cinta itu berubah jadi monster, tahu-tahu Mimi dijerat lehernya pakai kain rukuh hingga mati kehabisan napas. Tapi pada tetangga dan keluarga dia bilang bahwa istrinya mati karena masuk angin. Padahal!!.

——————————
kumpulan cerita seks cewek binal – cerita-cerita seks wanita jalang binal – kisah seks perempuan gatel binal – kisah-kisah seks gadis binal penggoda
———————————

Suami Takut Bini

Agaknya Herkules, 40, masuk dalam barisan suami takut istri. Masak, badan tinggi besar macam bintang smack down, dilempar bini pakai vas bunga, melolong-lolong minta tolong. Sementara dia dalam perawatan para tetangganya di Banyumas, keluarganya melaporkan Mawar, 35, istrinya ke polisi. Pasalanya pun lumayan menyeramkan: KDRT alias kekerasan dalam rumahtangga!

Tampang sih memang boleh, tinggi besar. Panjang langkahnya, banyak pula makannya. Tapi sayangnya, besarnya badan tak diikuti oleh besarnya penghasilan. Jadi ya tekor melulu. Gaji Herkules sebulan di perusahaan swasta, tak pernah mencukupi untuk bertahan hingga akhir bulan. Maka bila para ekonom menguasai Bond A dan Bond B, Ny. Mawar lebih akrab pada bon ke warung si A dan si B.

Istri Herkules sendiri bukan tipe wanita yang kreatip, karena tahunya hanya mamah dan mlumah saja. Kalau duit di rumah habis, bisanya hanya minta pada suami. Tapi kalau Herkules tak bisa memberikan, tinggalah Mawar ungkep-ungkep (telungkup) di kamar, meratapi nasibnya sebagai keluarga melarat. “Bosanlah aku jadi orang miskin,” begitu pernah istri Herkules ini mengeluh.

Kadang-kadang Mawar suka iri pada nasib para istri tetangganya. Begitu bahagianya mereka itu, duit tak pernah kekurangan, makan pakai beras cianjur bukan nasi aking. Tiap bulan diajak suami jalan-jalan ke luar kota, ada yang ke Bandung, ada pula yang ke Palembang. Sedangkan dirinya, jangankan yang keluar kota. Ke Baturaden yang dekat-dekat saja, sampai jembatannya ambruk Herkules belum pernah mengajaknya.

Ada hal yang paling menyesakkan dada Mawar. Akibat pengeluaran lebih besar dari penghasilan, terjadi defisit anggaran dari bulan ke bulan. Utangnya pun lalu makin menggunung di warung. Dia berulangkali meminta tambahan dana pada suaminya, tapi tak pernah dipenuhi, karena memang tak ada pos-pos pengeluaran yang bisa dialihkan. Lagi lagi Mawar menyesal, kenapa ditakdirkan jadi orang miskin. “Sama-sama orang Banyumas, aku kok nggak jadi istrinya konglomerat macam Mayangsari, ya?” keluhnya.

Hal-hal yang selama ini tak pernah masuk agenda, kini mulai menjadi wacana, yakni pengin cerai saja. Mawar yakin benar, setelah menjadi manusia bebas tanpa suami, dia bisa memilih jodoh yang lebih bagus. Dia memang optimis, dengan sisa-sisa kecantikanya, pastilah masih bisa menggaet lelaki bonavid. Andaikan ketemu lelaki yang mengajaknya poligami, siapa takut? Asalkan suaminya bersikap adil pada para istrinya, ya nggak masyalllah!

Cepat-cepat Mawar menentukan sikap. Saat Herkules pulang kerja, dia lalu mendeklarasikan maksudnya. Katanya, daripada setiap hari ribut melulu karena masalah ekonomi, mendingan perkawinan itu diakhiri hingga di sini saja. Harta gana gini yang tak seberapa itu dibagi rata, lalu berpisah. “Sampeyan kembali ke rumah orangtua, aku juga pulang saja ke rumah orangtuaku, wouwoooo….,” kata Mawar masih seperti Betaria Sonata saja.

Ide gila Mawar tentu saja membuat Herkules terkesiap. Kenapa hanya karena kemiskinan lalu bercerai, bagaimana nasib anak-anak kelak? Maka dia menolak keras usulan itu, tapi ternyata Mawar terus mendesak. Lantaran tak tahan akan rengekan bini, akhirnya Herkules menyetujui. Tapi agar cepat, lebih baik niat itu diurus oleh pengacara saja. Kita-kita tahunya terima beres saja, terima surat cerai dan kembali ke rumah masing-masing. Begitu usulan Herkules.

Usulan suaminya ternyata membuat Mawar jadi marah. Sok-sokan pakai pengacara segala, wong makan pakai acar saja tak mampu. Memangnya pengacara itu gratis? Bukankah mereka punya moto “maju tak gentar membela yang bayar”? “Sing nggo mbayar gundulm kuwi (buat bayar kepalamu saja),” kata Mawar sambil melempar vas bunga ke jidat suaminya, pletakkkk!

Mendapat serangan tak terduga, Herkules kaget sekali. Lupa akan badannya yang tinggi besar, dia malah menangis melolong-lolong memanggil para tetangga. Mereka pun berdatangan. Jidatnya yang sobek segera diobati. Sedangkan Mawar yang langsung ngeloyor pergi lalu dilaporkan ke Polres Banyumas. Pasal yang dikenakan adalah: KDRT alias Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Cuma kali aneh, biasanya yang jadi korban kan kaum wanita, kini malah pihak suami.

——————————
kumpulan cerita seks cewek binal – cerita-cerita seks wanita jalang binal – kisah seks perempuan gatel binal – kisah-kisah seks gadis binal penggoda
———————————

Benarkah Istri “Lembur”?

Apes banget nasib Dono, 40 tahun, sebagai suami. Setelah bininya naik pangkat, dia malah jarang bisa “naik”. Dahlia, 33, selalu beralasan capek lantaran kesibukan di kantor. Akibat alasan tersebut telah menjadi rutinitas, Dono pun curiga bahwa kata “lembur” bagi istrinya tak lebih hanyalah “lempengin burung” bersama lelaki lain. Cemburu beratlah kepala rumahtangga dadi Sunter ini, dan rotan kemoceng pun mendarat berulang-ulang ke tibuh Dahlia.

Tak bisa dipungkiri bahwa karier istri yang melejit, lebih tinggi pangkatnya dari suami, membuat sang suami jadi minder. Itu pula kini yag dialami Dono. Dia yang hanya pegawai swasta di kantor kecil, pangkatnya tak pernah jelas. Kabag bukan kasie juga tidak. Gajinya pun lumayan kecil, sehingga ketika dia mau menyerahkan amplop gaji pada istri, Dahlia malah menolak. “Sudah itu buat sampeyan jajan dan beli rokok saja,” kata bininya.

Istrinya sampai ngomong begitu, karena dia merasa sudah bisa mencukupi kebutuhan keluarga, dan Dahlia pun ingin memanjakan suami tercinta sepanjang kemampuannya. Tapi bagi suami yang punya moral, justru kalimat istrinya tersebut membuat Dono merasa tak dihargai. Dia merasa tak dibutuhkan sebagai kepala keluarga. Keberadaannya dalam keluarga sekadar buat asesoris atau pemantas saja. “Kalau pilkada, kamu itu sekadar penggembira saja,” begitu kata hati nurani Dono.

Karena sang istri dari bulan ke bulan, bahkan dari tahun ke tahun terus “memanjakan”-nya, Dono menjadi merasa kecil di mata istri. Lebih-lebih ketika Dahlia naik pangkat di kantornya menjadi kepala bagian (Kabag), Dono merasa semakin terbanting posisinya dalam rumahtangga. Coba bayangkan, setelah Dahlia istrinya jadi kepala bagian, dia di rumah nyaris tak “kebagian”.

Akibat kariernya yang melejit, tanggungjawab yang diemban Dahlia juga menjadi semakin besar. Dia tak bisa lagi datang jam 08.00 dan pulang kantor jam 16.00 tit. Urusan kantor yang tambah melebar, membuat dia suka kerja lembur sampai jam 22.00 malam. Tiba di rumah baru pukul 23 paling cepat. Badan capek dan ngantuk, sehingga begitu sampai langsung tidur. “Celaka, bini naik pangkat malah saya nggak bisa “naik”….,” begitu keluh Dono.

Harap diketahui, dalam usia 40 tahun kini Dono ini memang baru mengalami puber kedua. Jadi urusan libido dan persyahwatan, dia lumayan tinggi. Sayangnya, Dahlia yang semakin sukses, tak bisa memamahami aspirasi arus bawah suami. Jika malam-malam dicolek Dono, dia beralasan ngantuk dan capek, diminta bersabar sampai besok saja. Tapi pagi harinya, Dahlia sudah buru-buru mau ke kantor. Jadi durasi untuk bermesraan pun pendek sekali, persis iklan teve.

Gagasan Dono pernah terlontar, meminta istri berhenti bekerja. Dengan demikian Dahlia murni menjadi nyonya rumah, yang kegiatannya hanyalah di dapur, tempat tidur, arisan, pengajian malem Jumat, kondangan, bezuk orang sakit, dan belanja ke pasar. Tapi wacana itu tak pernah disampaikan, karena menyadari gajinya sendiri tak mencukupi untuk keluarga. Dono juga takut dibalikin oleh istri. “Aku disuruh di rumah, amit-amit. Memangnya gaji sampeyan cukup buat keluarga, apa?” begitu kata-kata yang sangat ditakutkan Dono.

Enak di Dahlia tapi sangat tak nyaman bagi Dono, sehingga dia pun mulai bercuriga ria. Jangan-jangan istrinya males melayani di ranjang, karena sudah terpuaskan di luar. Kalau demikian halnya, lembur yang selama ini dijadikan alasan tradisional, sesungguhnya tak lebih kepanjagan kata: lempengin burung. Masalahnya sekarang, burung siapa yang dilempengin Dahlia istrinya. Ini yang perlu diusut.

Lalu Dono pun menginterogasi sekaligus menuduh istrinya bahwa selama ini pasti bermain selingkuh. Namun Dahlia tak pernah mengaku, bahkan menjamin bahwa hanya ada satu lelaki di hatinya, yakni Dono sendiri. Tapi bagaimana membuktikannya, wong perempuan tak dipasangi speedometer, sehngga ketahuan sampai kilometer berapa dipakai. Sedangkan kalaupun ada, jika niat selingkuh memang ada, dicopot kabelnya juga tak ketahuan. Begitu saja kok repot!

Istri tak mau ngaku, tapi Dono yakin benar Dahlia selingkuh. Akhirnya emosi pun naik. Rotan tangkai kemoceng pun dipukulkan berulangkali sehingga tubuh istrinya bilur-bilur. Ini bukan hanya sekalim, langganan. Setiap sang istri pulang telat dengan alasan lembur, pastilah senjata kemocengnya bicara: pletak, pletak, pletakkkk! Dahlia hanya bisa menangis tanpa bertindak, karena habis memukuli Dono lalu minta maaf.

Sabar itu memang ada batasnya, sehingga karena pukulan kemoceng sudah menjadi budaya suaminya, Dahlia tak tahan lagi. Beberapa hari lalu dia nekad melapor ke Polres Jakarta Utara, minta Dono ditangkap atas pelanggaran KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga). Lebih dari itu, Dahlia juga ingin cerai saja, mumpung anak baru satu ini. Bahkan dengan status barunya, siapa tahu banyak orang top yang mau mengambilnya sebagai bini kedua.

——————————
kumpulan cerita seks cewek binal – cerita-cerita seks wanita jalang binal – kisah seks perempuan gatel binal – kisah-kisah seks gadis binal penggoda
———————————

Cintanya Amblas di Kampung

Ati-ati kalau ningggal bini terlalu lama di kampung, bisa digondol lelaki lain, lho! Lihat pengalaman Darmo, 30 tahun, dari Cirebon ini. Dia sibuk kerja membanting tulang di Ibukota, di kampung istrinya malah banting-bantingan dengan Parta, 26 tahun, pemuda tetangga. Ketika suami pulang untuk klarifikasi, Tasmi malah menantang: aku sudah tak cinta lagi sama kamu, ceraikan saja aku!

Ketika bumi kampung halaman tak lagi menjanjikan untuk memberi hidup, ke mana lagi orang mengais rejeki, jika tak ke Jakarta ibukota Negara? Dan itu pula yang dilakukan Darmo, warga desa Kesunian Selatan, Cirebon. Dia merantau ke Ibukota, untuk bekerja di sektor informal.Demi meraih masa depan, dia harus rela meninggalkan bininya yang cantik itu secara priodik.

Untuk kembali ketemu istri, Darmo hanya ada waktu 3 bulan sekali.Bayangkan betapa rindu dan kangennya lelaki ini. Lelaki yang lain tak ketemu istri seminggu saja sudah pusing, dia harus gencatan senjata 12 minggu rata-rata. Apa nggak jadi kemenyan? Untung Darmo punya kiat untuk mengantisipasi rasa kangennya itu.Bantal bulukan yang selama ini dibuat tidur berdua, selalu menemaninya di perantauan.

Masa-masa muda memang masa yang indah, begitu kata penyanyi Koesplus. Tapi Tasmi yang notabene masih pengantin baru, tak bias menikmati secara wajar. Ibarat tanaman yang hanya disiram tiga bulan sekali, lama-lama pasti juga gersang. Ini pula yang dialami bini Darmo. Ketemu suami hanya tiga bulan sekali, sungguh membuat dia kesepian dan kesepian.

Untuk ukuran secara umum, Tasmi ini memang wanita yang cukup cantik di kelasnya. Kulitnya yang putih bersih, betisnya yang mbunting padi, menambah gairah lelaki normal untuk menatapnya. Orang yang belum kenal siapa dia, suka bertanya-tanya takjub. Bini siapa tuh, gila, cakep amat. Berbahagialah yang jadi suaminya, begitu kata orang sambil jakunnnya turun naik.

Di antara lelaki yang terkagum-kagum tersebut adalah Parta pemuda lain RT. Dia memang suka memperhatikan ketika Tasmi melenggang di pagi hari habis belanja di tukang sayur. Meski hanya pakai daster dan sedikit berkerudung, tapi penampilannya sungguh memukau. Ingin dia sebetulnya mendekati, tapi kata sumber yang layak dipercaya, Tasmi sudah punya suami, meki hanya 3 bulan sekali dia baru disambangi.

Ini info yang sangat menarik. Sebab menurut teori ilmu asmara karya Don Yuan, wanita jauh suami berpeluang emas untuk didekati. Tinggal bagaimana mengatur menegement pendekatan berbasis selingkuh itu. Kalau sukses, dia pasti akan lengket seperti perangko, begitu kata teori dalam bukunya Don Yuan dengan kata pengantar jin Iprit tersebut.

Kesempatan emas ini benar-benar dimanfaatkan Parta. Mau berangkat atau pulang belanja dia suka menggodai Tasmi. Dan ternyata benar, bini Darmo ini membuka hati untuknya. Bahkan ketika ketemu dalam sebuah angkot, Tasmi mau dibelokkan dari tujuan sebenarnya. Tadinya mau ke Pasar Gunungsari, malah mau diajak jalan-jalan tanpa tujuan bersama Parta. Padahal selama di angkot, nyaris luluh lantak jari-jemari Tasmi diremas-remasnya.

Yang namanya wanita, kalau sudah mau diajak jalan bareng pasti mudah untuk ke sononya. Begitu pula dengan Tasmi, lain hari dia berhasil diajak jalan lagi oleh Parta dan kemudian di bawa ke sebuah hotel. Di sinilah semuanya terjadi. Jatah menu yang biasanya diberikan untuk Darmo tiga bulan sekali, hari itu diborong habis oleh Parta. Ternyata Tasmi memang sangat menikmati. Mari kita smack down terus sampai tua. kata Tasmi, ada sejuta kepuasan di matanya.

Akibat gulat-gulat asmara tersebut, keduanya menjadi ketagihan. Asal ada peluang keduanya lalu berbagi cinta di hotel. Sampai lama-lama hal itu menjadi rahasia umum di tetangga kanan kiri. Warga yang masih menyayangi dan menghormati keluarga Darmo, buru-buru kirim kabar ke Jakarta agar suami Tasmi pulang untuk menertibkan kelakuan bininya tersebut.

Namun Tasmi sudah kadung jadi peselingkuh berdarah dingin. Ketika Darmo kembali ke desa dan klarifikasi kabar pengkhianatan cinta tersebut, Tasmi mengakui saja terus terang. Bahkan katanya, sudah lama jalinan asmara di bawah tanah itu bersemi. Aku sudah tidak cinta sama kamu, ceraikan aku sekarang juga, kata Tasmi. Darmo yang kebingungan hanya bisa membawa persoalan ini ke polisi. Bersama rekanan selingkuhnya Tasmi diperiksa di Polresta Cirebon.

Kawinin saja, kawinin.! Eh, tapi ceraian dulu dong!

——————————
kumpulan cerita seks cewek binal – cerita-cerita seks wanita jalang binal – kisah seks perempuan gatel binal – kisah-kisah seks gadis binal penggoda
———————————

Salah Perhitungan

Soal teori selingkuh, Hartadi, 25 tahun, lumayan juga. Kata dia menyelingkuhi janda lebih bahaya daripada menyelingkuhi bini orang. Alasannya, bila terjadi “kecelakaan”, janda akan menuntut nikah. Sebaliknya wanita bersuami, akan tenang-tenang saja, sebab sudah ada pemimpin redaksi dan penanggungjawabnya. Tapi ketika diaplikasikan di lapangan, justru Hartadi kena batunya. Sebab meski ada suami, Wiwik, 22 tahun, wanita yang diselingkuhi tetap menuntut tanggungjawab. Soalnya……

Ini gaya selingkuh dari kota gudeg, Yogyakarta. Hartadi yang tinggal di Sumberan Kecamatan Ngestiharjo Kabupaten Bantul, sedang bermain api. Soalnya, begitu banyak cewek cantik di Yogyakarta, justru dia tertarik pada Wiwik, yang statusnya sudah jadi istri orang. Di matanya, bini Barno, 30, itu begitu cantik mempesona. Dibawa jalan berdua gak ngisin-isini (bikin malu). Memiliki dia akan bahagia sepanjang masa.

Ternyata Wiwik sendiri sangat merespon gejolak jiwa Hartadi, sehingga ketika diajak ke mana saja oleh lelaki itu, dia tak keberatan. Maka pemuda lajang ini menjadi semakin berani. Salah satunya, ketika dibawa ke hotel Wiwik mau saja diajak hubungan intim sebagaimana layaknya suami istri. Bahkan sepertinya justru Wiwik sendiri yang selalu membuka peluang ke tindakan mesum tersebut.

Istri Barno pun diselingkuhi sepanjang ada waktu dan kesempatan. Kenapa Hartadi menjadi semakin berani? Soalnya sebagaimana telah disinggung di atas, katanya menyelingkuhi bini orang itu lebih aman. Logikanya, bila terjadi kehamilan, sudah ada yang mengakuisinya. Ibarat suratkabar begitu, sudah ada pemimpin redaksi dan penanggungjawabnya.

Awalnya mulus-mulus saja jalan serong asmara dua muda-mudi ini. Masuk keluar hotel hanya untuk melepas nafsu, sudah menjadi sebuah rutinitas. Siapa yang membiayai? Ya istri Barno sendiri. Lagi-lagi makin terbukti, Wiwik memang lebih membutuhkan praktek mesum yang tak pernah direstui undang-undang negara maupun agama itu. “Selingkuh itu kan selingan indah keluarga utuh,” begitu rumus yang dipakai Wiwik selama ini.

Tak kehitung berapa kali mereka menjalin hubungan intim, tahu-tahu perut Wiwik hamil. Bila merujuk pada teori Hartadi, tak perlu ada yang panik, sebab semua sudah diakomodir oleh Barno selaku suaminya. Tapi yang terjadi justru sebaliknya. Wiwik terus mengejar Hartadi untuk menikahi dirinya. Dalam sebuah surat yang dikirim pada Hartadi, dia berjanji akan cerai dulu dari suaminya dan kemudin go public bersama Hartadi sebagai suami istri.

Ironisnya, Hartadi menganggap angina lalu permintaan Wiwik, karena dia tetap merujuk pada teorinya selama ini. Buat apa pusing-pusing cerai segala, toh sudah ada suami yang siap menjadi penanggungjawabnya. Wanita hamil ada suaminya kan sebuah keniscayaan, jadi apanya yang harus dikuatirkan? “Kalau sekedar nyepuh (memperkuat janin), ya hayoooo….,” kata Hartadi mau menang sendiri.

Kesal dengan jawaban Hartadi yang hanya seenaknya, Wiwik lalu mengajak bertemu doinya masuk hotel di Jalan Wahid Hasyim, Yogyakata. Karena dipikirnya bini Barno tersebut ngajak “nyepuh”, Hartadi pun semrintil (serta merta) memenuhi undangan itu. Dalam benaknya terbayang, kejadiannya ya seperti yang sudah-sudah, menuntaskan nafsu birahi yang bagi Wiwik nampak selalu kehausan.

Akan tetapi perkiraan itu meleset. Di sana tak ada acara “nyepuh-nyepuhan” segala, justru Wiwik mendesak Hartadi untuk segera menikahi. Segala alasan dan teori usang sidoi ditolak mentah-mentah. Mengingat usia kandungan makin gede, harus buru-buru diselesaikan. “Tahu nggak mas, kenapa aku menuntut kamu? Karena mas Barno ini lelaki impotent…..,” kata Wiwik buka kartu.

Hartadi bukan melunak, justru makin marah, karena dianggap Wiwik sengaja menjebak dirinya. Maka kekasih gelap itu lalu dihajar hingga tewas dan Hartadi pun ditangkap. Dalam sidang di PN Yogyakarta dia dituntut 6 tahun penjara. Bukti-buktinya cukup kuat bahwa pelakunya memang dia, sebab ditemukan juga konsep surat untuk Hartadi, yang berisi keluhan Wiwik atas kehamilannya.

——————————
kumpulan cerita seks cewek binal – cerita-cerita seks wanita jalang binal – kisah seks perempuan gatel binal – kisah-kisah seks gadis binal penggoda
———————————

Selingkuh Dijadikan Solusi

Setiap keluarga pastilah pernah mengalami kejenuhan rumahtangga. Tapi sebagai solusinya apakah harus selingkuh macam Bono, 40 tahun, dari Kemayoran (Jakarta Pusat) ini? Dengan alasan Bunga, 34 tahun, istrinya tak lagi menarik penampilannnya, dia malah kumpul kebo dengan gadis asal sekampungnya di Tegal sana . Tapi untuk kenekadannya tersebut Bono harus membayar mahal. Dia diarak warga menuju Polsek nyaris hanya pakai kancut doang!

Istri Bono yang bernama Bunga ini sebetulnya lumayan cantik di kelasnya. Dulu untuk mendapatkannya, Bono harus jatuh bangun mengejarnya. Modalnya tak hanya membawa segenggam cinta, tapi juga muka badak segala. Akhirnya, karena melihat keseriusan sang perjaka, meski Bono tak membawa bulan dan lautan ke pangkuan, Bunga pun bertekuk lutut dan berbuka paha untuk si tukang ojek.

Tapi sifat manusia memang pembosan. Segala sesuatu yang telah menjadi miliknya, jadi tak menarik lagi. Apa lagi Bunga setelah menjadi ibu rumahtangga, tak mau lagi bersolek. Badannya mekar lagi, sangat jauh beda dengan Bu Fatimah tetangganya, yang meski sudah beranak 4 tapi tetap langsing dan singset. Sayangnya kalau dinasihati agar mencontoh Bu Fatimah, jawab Bunga ketus. “Kawini saja dia, begitu saja kok repot!”.

Ironisnya pula, sudah gembrot Bunga tak bau wangi lagi, tapi beraroma asep dapur dan bawang merah. Jadi manakala Bono mendekati bini dalam rangka “sunah rosul”, langsung drop duluan. Tadinya sudah bertegangan 200 volt, mendadak tinggal 110 volt, kelip keliiiip. Bono sudah mencoba minum berbagai suplemen, tapi hasilnya tetap mendelep, seperti kamera digital kehabisan baterai.

Akibat kejenuhan yang berkepanjangan, Bono pernah berencana kawin lagi. Tapi mengingat posisinya yang hanya tukang ojek, rasanya sulit membiayai dua istri. Kalau soal onderdil sih jagoan, tapi meteril? Lagi pula Bono tak mau kehilangan citra. Dia tak mau ibu-ibu di Kepu Timur (Kemayoran) tempat tinggalnya pada menangis, sebagaimana para kaum ibu meratapi Aa Gym yang kawin lagi. “Padahal kami yang beda kan status, tapi soal napsu kaum lelaki sih sama saja…,” kata Bono.

Tekad batin Bono untuk mencari solusi kembali membara, ketika dia pulang kampung ke Slawi, Tegal, tempat asalnya. Di desanya sana , dia ketemu Mawar, 35, tetangganya yang dalam status janda. Begitu ketemu kontan pendulumnya kontak. Sebab di matanya, janda teman main dari kecil itu ternyata demikian anggun. Wajahnya masih cantik, bodi dan kulitnya mirip Bu Fatimah tetangganya di Kepu Timur. Pendek kata, masih enak dikeloni dan perlu!

Ingat status Mawar yang janda ditinggal mati, Bono merasa dapat peluang. Orang lain pada buka dompet peduli Yogya, dompet peduli Pangandaran, biarlah si tukang ojek ini peduli “dompet” si janda. Tanpa memikirkan resikonya, Mawar pun dipacari saja. Ternyata janda itu menanggapi. Maka solusi yang di rumah belum ditemukan, bersama Mawar semuanya bisa. Sejak itu pula Bono jadi rajin pulang kampung, sebab target intinya memang dalam rangka sporing balansing itu tadi.

Keseringan mondar-mandir Jakarta-Tegal, memang enak di entong tapi bobol di kantong. Karenanya diam-diam Mawar lalu dicarikan rumah kontrakan di bilangan Senen. Di sinilah si tukang ojek ini memanjakan syahwatnya dengan sistem kumpul kebo berbasis selingkuh. Asal capek pulang narik seharian, malamnya langsung “narik” Mawar di rumah kontrakannya. Setelah itu badan kembali bugar dan wajahpun sumringah.

Akan tetapi yang namanya istri punya naluri batin yang tak bisa dibohongi. Menyaksikan Bono pulang kampung melulu, ditambah lagi tak memenuhi “kewajiban”-nya sebagai suami, Bunga curiga bahwa ada yang tak beres pada suaminya. Maka sekali tempo dibuntutilah ke mana Bono pergi. Ee, ternyata dia masuk rumah kontrakan di Senen. Begitu diintip, ya ampuuuuun, suaminya sedang tumpang tindih dengan si janda rekanan kumpul kebonya.

Hati siapa yang tak mengkap-mengkap dibuatnya? Bunga pun lalu lapor pengurus RT dan diadakan penggerebegan bersama. Bono pun tak bisa mungkir akan proyek kumpul kebonya. Dengan pakaian seadanya, nyaris hanya pakai kancut, Bono dan Mawar digiring ke Polsek Kemayoran. “Habis saya jenuh dengan biniku yang gembrot dan bau berambang, Pak…..,” kata Bono di depan polisi.

——————————
kumpulan cerita seks cewek binal – cerita-cerita seks wanita jalang binal – kisah seks perempuan gatel binal – kisah-kisah seks gadis binal penggoda
———————————

Tukang Becak Ketagihan

Agaknya Busrisrowo, 30 tahun, lelaki pecinta benda purbakala. Janda muda masih banyak, kenapa dia ngudag-udag (memburu) “nenek-nenek” usia 40 tahunan macam Melati. Padahal, wanita pedagang nasi rames ini kelewat jual mahal. Bagaimana tidak? Ditakut-takuti dengan todongan pisau agar mau diajak kelonan, malah lapor polisi. Tentu saja si tukang becak ini jadi urusan polisi Polsek Kemangkon, Purbalingga (Jateng).

Tukang becak dari Desa Panican Kecamatan Kemangkon ini memang terlalu pede menjalani hidup. Penghasilannya sebagai tukang becak tak pernah cukup untuk membiayai keluarga, masih juga menjalani gaya hidup di jaman era gombalisasi, yakni: kumpul kebo. Wanita yang dipilihnya pun asal-asalan. Masih banyak janda muda seperti dikatakan KH. Zainudin MZ, eh……dia malah memilih wanita 10 tahun lebih tua darinya.

Idealisme dan idola seseorang memang tak pernah sama. Boleh orang lain mengecam ketertarikan Busrisrowo pada janda Melati yang nenek-nenek, tapi tukang becak ini memang memiliki pertimbangan lain. Di samping urusan di “bawah perut” terjamin, bersama si penjual nasi rames kan dia bisa makan gratis. Jadi semuanya memang masih bicara seputar perutlah!

Kenyataannya memang demikian. Busrisrowo merasa hidup makmur bersama janda Melati. Bayangkan; capek habis nggenjot becak mencari sesuap nasi, mampir ke warung Ny. Melati dia langsung bisa “nggenjot” pemilik warung. Capek bermesraan Busrisrowo lalu tidur ngorok sebentar, ketika bangun nasi rames telah dihidangkan oleh rekanan kumpul kebonya. Apa nggak nikmat mupangat kehidupan ala Busrisrowo ini?

Akan halnya Ny. Melati sendiri, kadung senang hidup kumpul kebo bersama Busrisrowo. Sebab jika hidup yang diburu sekedar “sate”, Busrisrowo telah memberikannya secara melimpah. Jadi buat apa beli kambing segala? Pernah memang dia minta dikawin secara normal meski hanya siri, tapi Busrisrowo tidak bersedia. “Buat apa surat itu, yang penting kan urat dan aurat…,” begitu jawab Busrisrowo, namanya juga tukang becak!

Hal lain yang sangat ditakuti oleh Busrisrowo, bila sampai ketahuan dia poligami, pastilah istrinya akan menangis. Belum ibu-ibu yang lain di Desa Panican tempat tinggalnya, pasti juga akan meneteskan air mata. Hanya bedanya di sini: bila ibu-ibu se-Indonesia menangisi Aa Gym karena kehilangan idolanya, ibu-ibu di Panican menangis karena kasihan, mau diberi makan apa anak istri Busrisrowo yang tukang becak ini!

Sayangnya, Busrisrowo sebagai rekanan kumpul kebo tak menyadari benar akan posisinya. Seperti pada istri sendiri saja, setiap dia membutuhkan kehangatan malam, harus dilayani kapan dia pengin. Tak peduli Melati masih melayani pembeli, demi Busrisrowo dia harus menutup warungnya. Soal habis kelonan buka warung lagi, nggak apa. “Yang penting demi Mas Bus, semanya ditutup. Lha wong demi Bush saja Kebun Raya Bogor bisa ditutup kok,” begitu alasannya.

Aksi model Busrisrowo kembali terjadi beberapa hari lalu. Mungkin habis makan sate kambing atau bagaimana, datang-datang ke warung Ny. Melati di Jalan Suprapto, tukang becak ini pengin “ngamuk”. Meski pemilik warung sedang sibuk melayani pembeli, diminta juga untuk segera menutup warungnya. Rupanya Busrisrowo sudah kebelet. Dari yang njejeki (nyenggol kaki) sampai mencolek-colek pinggang Melati sebagai kode, semua telah dilakukan.

Melati sebetulnya senang-senang saja diajak berpadu kasih bersama Busrisrowo. Tapi mestinya yang empan papan (ingat waktu dan tempat) dong. Masak masih banyak pelanggan warung mengajak begituan. Maka segala “rengekan” Busrisrowo tak digubris, jadi persis majikan makan, kucing nyenggol-nyenggol kakinya karena minta dibagi “daging”. Baru setelah warung tutup Melati meladeni rengekan Busrisrowo. “Kalau sekarang, sampai bedug subuh juga saya ladeni,” kata Melati sambil berkupas diri.

Akan tetapi Busrisrowo sudah terlanjur kehilangan selera. Dari nafsu berubah jadi nesu (marah). Dia malah mengambil sabit dan diamang-amangkan ke kepala Melati. Tentu saja perempuan itu ketakutan. Dengan pakaian seadanya dia lari kalang kabut minta tolong tetangga warung. Untungnya ketika warga datang Busrisrowo sudah kabur duluan. Kalau tidak, bisa jadi dia babak belur dipukuli penduduk.

Namun persoalan tak terhenti sampai di sini. Melati yang merasa trauma akan ancaman sabit Busrisrowo, esok paginya melapor ke Polsek Kemangkon. Hari itu juga tukang becak yang gagal “nggenjot” itu ditangkap. Dalam pemeriksaan Busrisrowo mengakui sudah biasa melakukan hubungan suami istri bersama Melati di Jalan Persatuan, Purwokerto. “Lha pas saya butuh kok dia nolak, bagaimana saya tak marah, Pak?” kata Busrisrowo.

Kan bisa mbanting pintu sebagai pelampiasan, Bleh…!

http://beritaseru.blogspot.com/

——————————
kumpulan cerita seks cewek binal – cerita-cerita seks wanita jalang binal – kisah seks perempuan gatel binal – kisah-kisah seks gadis binal penggoda
———————————

kumpulan cerita wanita diperkosa – kisah perempuan korban perkosaan – cerita-cerita memperkosa wanita – kisah-kisah gadis dipaksa berhubungan seks

kumpulan cerita wanita diperkosa – kisah perempuan korban perkosaan – cerita-cerita memperkosa wanita – kisah-kisah gadis dipaksa berhubungan seks
—————————————

Setelah Cintanya Kandas

Cinta yang kandas memang menyakitkan. Tetapi jika kemudian memperkosa demi menggolkan cintanya, jelas akan berhadapan dengan hukum. Dan inilah lakon yang dialami Joko, 25, dari Lumajang Jatim. Dia ditangkap polisi karena memperkosa bini tetangga, yang konon pacarnya di kala bujangan dulu.

Ini kisah cinta macam logo Departemen Penerangan, bagaikan api tak kunjung padam! Meski gadis yang dicintainya sudah jadi bini orang, masih dikejar-kejar juga. Dengan segara kiat dan siasat Joko mengejar Narti, 22. Targetnya hanya satu, dia harus berhasil menaklukan bini Damiri, 30, dan kemudian menggaulinya. Ah, kenapa sih, cinta makhluk adam-hawa selalu bermuara pada persetubuhan? Ini perwujudan cinta ataukah sekedar hawa nafsu sih?

Narti dan Joko ketika masih menjadi manusia bebas merdeka memang pernah berpacaran, dengan target menjadi suami istri yang sakinah. Tapi ternyata sebagaimana KB di era reformasi, target itu jarang berhasil. Narti yang katanya cinta pol pada Joko, ketika dikawinkan dengan Damiri tak menolak. Begitu pula Joko, sebagai pengobat kecewa, dia segera kawin dengan gadis lain. Bodo amat orang mengatakan cinta pelarian! “Cinta nggak cinta, ternyata sama asyiknya,” begitu kata Joko.

Tekad Joko sewaktu menikah segera, setelah punya istri sendiri, niscaya dia bisa melupakan Narti. Ternyata susah. Masalahnya, mereka berdua masih sama-sama tinggal sekampung, di Desa Curahpetung Kecamatan Kedungjajang Kabupaten Lumajang. Makin celaka lagi, tempat tinggal mereka bertetangga. Jadi praktis Joko selalu melihat malang melintangnya Narti sehari-hari, termasuk ketika bekas kekasih itu pagi-pagi selalu belanja ke warung Mbah Bewok. Joko diam-diam memang suka memonitor mantan sang kekasih.

Apes dan nelangsanya Jok makin terasa, mana kala melihat pagi-pagi Narti sudah keramas. Aduuuuh, habis diapakan saja semalam dia oleh suaminya? Cemburu sekali Joko, tapi sayangnya tidak bisa berbuat apa-apa, lantaran tak lagi berhak. Dan semakin pusing lagi ketika Narti hamil 4-5 bulan, ah ternyata tokcer bener Damiri. Pernah Joko merayu untuk bisa ikut bermain “saham”di perutnya, tetapi Narti menolak sengit. “Nggak bisa! Meski kita saling menyinta, tapi Mas Joko kan bukan suamiku…,” kata Narti tegas.

Tapi ternyata Joko tak mempan oleh gertakan tersebut. Dia terus saja mencari cara bagaimana bisa mengaktualisasikan cintanya pada Narti. Biar orang mengatakan sebagai lelaki subita (suka bini tetangga), biar tetangga menyebut sebagai seniman (suka bini teman), Joko tak ambil peduli. Dia terus saja maju seperti Bung Karno ketika konfrontasi dengan Amerika dulu: onward no retreat (maju terus pantang mundur). Prinsipnya, mati pun rela jika telah berhasil menggauli Narti.

Akhirnya peluang yang sangat ditunggu itu pun tiba. Ketika rumah Narti sepi lantaran suaminya masih mencangkul di sawah, Joko yang tadinya hendak menyabit rumput menyelinap masuk ke rumah. Narti yang baru mencuci piring di dapur langsung disergap dan diseret ke ranjang. Betapapun dia meronta dan melawan, apa daya makhluk wanita yang keribetan pinjung (geraknya terbatas). Maka dengan sedikit ancaman, terpaksa Narti yang dalam kondisi hamil merelakan kehormatannya diacak-acak bekas pacarnya dulu.

Kegiatan “nyepuh” Joko selesailah sudah, dia pergi sambil bersiul-siul penuh kemenangan. Tapi bagaimana dengan Narti? Dia menjadi trauma dan merasa berdosa. Ketika suaminya pulang segera dia menangis melolong-lolong bahwa kehormatannya baru saja diserobot Joko. Sebetulnya Damiri ingin bikin perhitungan dengan Joko, tapi karena dikendalikan keluarganya, dia cukup melaporkan Joko ke Polresta Lumajang dan Joko pun dibekuk. “Siapa bilang aku memperkosa? Kami suka sama suka kok, wong dia dulu pacar saya juga,” kata Joko mau cari pembenaran. Pacar gundulmu njebluk.

—————————————-
kumpulan cerita wanita diperkosa – kisah perempuan korban perkosaan – cerita-cerita memperkosa wanita – kisah-kisah gadis dipaksa berhubungan seks
—————————————

Dicangkul Si Anak Kos

Alamak, malang nian nasib Dasman, 35,dari Bandar Lampung ini. Di ditinggal mencangkul, di rumah Rini, 28, istrinya malah dicangkul anak kos. Kontan keduanya digelandang ke Polsek Sokarame. “Habis dia yang suka mendatangi kamarku,” kata Triman, 21, di depan polisi.

Tanda-tanda keretakan rumahtangga di antaranya adalah, ketika suami sudah berani main pukul pada istri. Dalam keadaan emosi, kaum lelaki memang suka lupa diri. Mestinya mbok iyao ingat, betapa sampai merengek-rengek ketika minta “jatah”. Atau dilongak-longok melulu ketika bini sedang lampu merah. Lagi-lagi, kaum adam memang suka menang sendiri.

Itu pula yang terjadi pada pasangan Rini – Dasman dari Sukarame, Bandar Lampung. Tanpa penyebab yang jelas, lelaki petani ini suka main pukul pada istrinya. Tentu saja Rini sakit hati. Kenapa istri yang katanya sangat dicintai, kok bukannya dibelai-belai sayang, melainkan ditendang dan dikemplang.Tapi untuk melawan, apa lagi mengadu pada polisi, Rini sama sekali tidak berani.

Kemudian untuk curhat, Rini suka ngobrol-ngobrol dengan Triman, anak kos-kosan di rumahnya. Ungkapan rasa tersebut digelar bukan di ruang tamu, tapi di kamar si anak kos. Lama-lama keduanya jadi akrab, sehingga Rini pun berani curhat tentang kesepiannya selama ini. Maklum, sejak suami sering marah-marah, stok jatah di kamarnya tak pernah diambil.

Anehnya, ungkapan curhat tersebut disampaikan juga sambil duduk dengan posisi merangsang. Sebagai anak muda, dipancing begituan, langsung saja nyamber wusss. Akhirnya untuk pertama kali Triman diajari Rini bersetubuh bagaikan suami istri. Si anak kos-kosan merem melek, Rini yang ngos-ngosan. “Terima kasih atas pelayananmu Dik,” kata istri Dasman yang merasa puasss puassss.

Herannya, sekali diberi “mainan baru”, Triman jadi ketagihan. Setiap Rini masuk kamarnya, langsung diserbu. Sampailah kemudian pada kejadian kemarin itu. Pas Dasman pulang dari sawah, kok istrinya tak di rumah. Ketika dicari, ya ampun-ampun, siang-siang tengah bersetubuh dengan si anak kos. Keduanya langsung diseret ke Polsek Sukarame. Kini Dasman berada di persimpangan jalan. Diteruskan makan hati, tapi kalau bercerai kasihan dua anaknya yang masih kecil-kecil.

—————————————-
kumpulan cerita wanita diperkosa – kisah perempuan korban perkosaan – cerita-cerita memperkosa wanita – kisah-kisah gadis dipaksa berhubungan seks
—————————————

Bukan Suami K3

Sebagai suami sebetulnya secara pisik Joyokatwang, 40 tahun, normal-normal saja. Dia berkaki dua seperti umat lainnya. Cuma istrinya minta lebih dari itu. Nah, gara-gara suaminya tak lagiK-3 alias: Keras, Kuat dan Kampiun, Tinuk tega bermain selingkudengan perjaka muda belia. Soalnya ya itu tadi, Subur, 27 tahun, memang serba menjanjikan dalam urusan tongkrongan dan tangkringan!

Intinya sebuah rumahtangga adalah mencari kebahagiaan lahir batin yang dikemas dalam keluarga sakinah. Itu pula yang diharapkan oleh Tinuk ketika menikah dengan Joyokatwang 10 tahun lalu. Suami menyayangi pada anak istrinya. Dia mampu menjamin urusan materil dan onderdil, Joyokatwang seimbang dalam memenuhi kebutuhan kelon dan klepon.

Tahap awalnya, Joyokatwang memang selalu bisa memenuhi semua kebutuhan keluarganya. Anak-anak makan kenyang nyandang wutuh (berbaju bagus). Urusan materil cukup terjamin, apa lagi urusan onderdil, semakin surplus saja. Soalnya, belum sampai Tinuk menuntutnya, Joyokatwang selalu memasoknya kapan saja. Maklumlah, suami hobi, istrinya juga doyan. Jadi ibarat kata, tumbu oleh tutup (klop).

Ironisnya, suasana bulan madu itu tak bisa berlangsung lama. Ketika kantornya di perusahaan swasta mengurangi pegawai, justru Joyokatwang menjadi korban pertama. Itu artinya, penghasilan bulannya bakal berkurang, bahkan hilang. Dan kenyataan yang membelitnya semakin tragis, mencari kerja ke mana saja selalu ditolak. Kata orang bahwa Solo banyak lapangan, ternyata itu maksudnya: lapangan Manahan, lapangan Kotabaru, lapangan Makamhaji, bahkan lapangan utara kraton alias alun-alun lor.

Akibat menjadi panji klantung (penganggur) terlalu lama, Joyokatwang mengalami stress yang berdampak secara multi dimensi. Tak hanya menjadi malu bergaul dengan lingkungan, menggauli istri saja tak lagi mampu. Edi tansil yang dikejar-kejar pemerintah, kini menjadi penyakit menahun Joyokatwang yang sangat merepotkan. “Maafkan mama, aku kena edi tansil alias ejakulasi dini tanpa hasil,” kata Joyokatwang sendu, ada sejuta penyesalan di wajahnya.

Tinuk untungnya bukan tipe wanita penuntut. Dia menyikapi kelainan suaminya secara nrimo. Bahkan pada gilirannya, dia tampil sebagai penyelamat rumahtangga. Sementara suami duduk manis di rumah momong anak, dia bekerja di sebuah perusahaan garmen di Palur. Tinuk memang sangat menyadari, Joyokatwang yang mestinya jadi tulang punggung keluarga, kini tinggal tulang doang, keropos lagi.

Istri cap apapun, memiliki stok kesabaran seperti apapun, ketika lama tak memperoleh jaminan perut dan yang di bawah perut, pasti juga mrengut dan cemberut. Itu pula yang kemudian terjadi pada ibu muda dari Banjarsari, Solo, tersebut. Ketika pemuda kenalan baru bernama Subur menawarkan sejuta kemesraan, dia tak mampu menolak. Dan ternyata ketika diuji coba, wowwww…., baik tongkrongan maupun “tangkringan” Subur serba menjanjikan.

Kembali kehidupan Tinuk full colour alias penuh warna. Dia tak lagi cemberut dan mrengut. Cuma, pada suaminya kini jadi semakin acuh dan tidak lagi butuh. Keperluan sehari-harinya tak lagi diurus. Bahkan ketika Joyokatwang menuntut haknya meski hanya gliyak-gliyak waton tumindak (asal-asalan), Tinuk tak mau lagi melayani. “Alah mas, cuma bikin kotor saja….,” protes Tinuk pada akhirnya.

Aduh, sakit sekali hati Joyokatwang. Itu bukan kalimat Tinuk, tapi kenapa istrinya menjadi berubah 180 drajat? Ini musti ada kutang di balik baju, ada udang di balik batu. Diam-diam dia mengadakan penyelidikan di tempat kerja istrinya. Hasilnya, weleh, weleh…., sekarang Tinuk memang punya gendakan baru. Subur agaknya lelaki yang serba K-3 itu, alias: Keras, Kuat dan Kampiun!

Hari Selasa lalu Joyokatwang mencoba membuntuti ke mana istrinya sepulang kerja. Ternyata dengan boncengan motor keduanya masuk rumah di bilangan

Petoran, Jebres. Segera saja suami malang ini menghubungi Pak RT dan digerebek. Di depan mata kepala sendiri, Joyokatwang harus melihat betapa Subur tengah menunjukkan “kuat” dan “keras”-nya sebagai lelaki atas Tinuk istrinya. Tinggalah Joyokatwang menangis keras-keras atas pengkhianatan sang istri.

—————————————-
kumpulan cerita wanita diperkosa – kisah perempuan korban perkosaan – cerita-cerita memperkosa wanita – kisah-kisah gadis dipaksa berhubungan seks
—————————————

Amarah Si Modal Tampang

Aming, 35 tahun, memang lelaki tak pandai bersyukur di muka bumi. Hidup hanya modal titit saja tapi lagunya bukan main. Bayangkan, sudah dimodali oleh janda kaya yang mau jadi bininya, eh malah kios pemberian Ny. Ema, 42 tahun, itu dijadikan medan selingkuh. Sudah begitu dia tak merasa bersalah. Ketika dipergoki tengah berpacu dalam birahi bersama selingkuhannya, janda malang itu malah dihajar hingga babak belur.

Tampang Aming sebetulnya cukup lumayan. Tapi karena dia tak punya pekerjaan tetap, dalam usia kepala tiga belum juga ada cewek yang mau dinikahinya. Gadis sekarang memang lebih realistis. Hidup tak bisa hanya makan tampang ganteng,cinta tak bisa dinikmati dengan perut kosong. “Biar tampang jelek, yang penting pinter cari duit,” begitu prinsip gadis-gadis penganut paham kebendaan.

Imbas paham demikian langsung jatuh ke Aming itu tadi. Setiap dia mendekati cewek, enyak dan babenya selalu menanyakan sudah bekerja di mana, pangkatnya apa. Tapi ketia Aming mengatakan sejujurnya, kebanyakan orangtua selalu menarik dukungannya. Secara diam-diam dia mempengaruhi anak-anaknya, agar mencari cowok pengganti yang lebih ideal, bisa dinunuti keluarga dari pihak istri.

Konsekuensinya, Aming terus hidup solo karier. Dia punya burung cocakrawa tak pernah berkicau, kecuali buat kencing doang! Teman seangkatannya sudah pada gendong anak, dia terus tenggelam dalam kesendirian. “Beginilah, nasib bujangan, umur kepala tiga kok belum pernah goyang….,” begitu ledekan plesetan lagunya Kus Plus yang suka didengar Aming.

Aming mengalami kemujuran ketika ketemu janda kaya bernama Ny. Ema. Bagi wanita itu masalah materil memang tak dibutuhkan lagi, sehingga soal onderdil yang jadi pertimbangan utama. Karenanya janda dari Lopang, Serang (Banten) ini mau saja menerima Aming sebagai calon alternatif. Agar perjaka tua itu mau dengannya, dia mencoba menebar pesona dengan berbagai cara.

Hati kecil Aming sebetulnya kurang sreg ditaksir janda usia lebih tua darinya. Tapi bila terus mencari gadis yang di bawah usianya, alamat tak laku sepanjang usianya. Maka Aming mencoba mempertimbangkan proposal janda kaya tapi lumayan tua itu. Ternyata kalkulasi politiknya masih lumayan menguntungkan. “Kamu kawin sama dia, tak usah kerja. Yang penting rajin makan telur mentah dan madu, Bleh….,” kata hati nuraninya.

Pilihan itu akhirnya diambil Aming. Jadilah dia menikah dengan janda usia terpaut 7 tahun tersebut. Dan benar prediksa hati nurani. Menjadi suami Ny. Ema yang dibutuhkan bukan materil, tapi onderdil. Karenanya tugas Aming sebagai suami hanyalah menjaga stamina tubuh, agar setiap saat diminta menggiring bola non piala dunia, hasilnya selalu prima bagi Ny. Ema.

Untuk mengisi kesibukan, mantan janda kaya itu membelikan Aming kios di Pasar Pasar Induk Rawu. Siang hari dia disuruh jaga toko, malam hari pulang untuk menemani tidur si mantan janda haus asmara. Mencari untung memang bukan target Ny. Ema, tapi sekadar untuk memberi status sosial pada suaminya, agar tidak nampak lontang-lantung tanpa juntrung.

Lama-lama Aming jenuh juga dengan kehidupan monoton. Siang jaga toko, malam hari melayani Ny. Ema di ranjang. Bila dia tak bisa memberikan pelayanan prima akibat kecapekan, Ny. Ema suka memarahi dan menyindir-nyindir gak malu dengan gagahnya. Huuh, sepertinya kehidupannya kok mirip ayam jago saja, cuma jadi pejantan dengan dicukupi jagung sebagai menu sehari-hari. “Hina benar perjalanan hidupku, tiap malam hanya disuruh berkokok kukuruyukkkk…..,” keluh Aming.

Aming ingin melepaskan diri dari cengkeraman Ny. Ema, tapi tak ada kekuatan dan keberanian. Maka ketika ada gadis usia 25 tahun selalu ngglibet di tokonya, dia mencoba mendekati. Jadilah Aming pacaran dengan Anita. Selain lumayan cantik, ada rasa cinta menyelinap di kalbu si “pelayan toko” tersebut. Maka ketika sama-sama kelon, bersama Anita si Aming merasa lebih indah dan mesra, karena tak merasa sebagai ayam jago.

Namun celakanya, sejak kenal Anita Aming jarang pulang ke rumah. Malam hari dia ngendon di kios untuk berkelon ria dengan kekasih barunya. Tentu saja yang rugi Ny. Ema, malam kedinginan, barang-barang ditoko ludes buat memanjakan selingkuhan suaminya. Mantan janda kaya itu pun menduga-duga, jangan-jangan suaminya punya gendakan baru sehingga malas pulang ke rumah.

Gondoknya Ny. Ema bukan main. Pagi-pagi dia nekad melabrak ke kiosnya. Tak meleset dugaannya, dalam kios itu dia melihat Aming suaminya sedang nangkring di tubuh selingkuhannya. Dia marah betul. Tapi suami penganggur itu juga tak mau kalah. Merasa nafsunya dihambat, dia segera menghajar bininya hingga babak belur. Sementara Aming kabur bersama gendakannya, Ny. Ema melapor ke Polres Serang.

—————————————-
kumpulan cerita wanita diperkosa – kisah perempuan korban perkosaan – cerita-cerita memperkosa wanita – kisah-kisah gadis dipaksa berhubungan seks
—————————————

Bila WTS Jatuh Cinta

Asmara dan cinta memang bisa mendera siapa saja, tak terkecuali seorang penjaja cinta alias WTS. Ira, 20 tahun, dari Bandar Lampung misalnya, dia sangat cemburu ketika Johan, 30 tahun, langganannya dipergoki kelonan dengan sesama WTS satu komplek dengannya. Kontan seusai kencan, Lastri, 22 tahun, yang dianggap merebut kekasihnya tersebut dicakar habis-habisan, dan gegerlah penghuni “kampung ayam” kampung Ganesha, Tanjungkarang.

Tak ada aturan tertulisnya memang, namun seyogyanya sesama pelacur dilarang saling berebut kekasih dalam satu komplek. Sebab bila cinta sudah bicara di arena remang-remang, itu pertanda kiamat bagi sang germo atau mucikarinya. Uang tak jadi masuk. Ibarat kata, mereka yang enak di entong, tapi kantong germo yang melompong. “Kalau cinta sesaat, bolehlah…,” begitu petunjuk kalangan germo di komplek Ganesha.

Ira yang sudah beberapa bulan tinggal di situ, rupanya tak peduli dengan aturan dunia pelacuran tersebut. Baginya, cinta adalah sesuatu yang universal, sehingga tak perlu dicekal. Apa salahnya pelacur jatuh cinta pada pelanggannya? Pelacur kan juga manusia biasa, yang punya jiwa, punya cita rasa. Pelacur bukanlah gedebok pisang yang harus diam saja, asalkan sang pelanggan puas melepaskan hajatnya.

Kelihatannya Ira memang sedang tertarik berat pada pelanggannya yang bernama Johan. Meski dia lelaki hidung belang, yag kedatangannya sekadar ngeteng cinta, tapi sangat manusiawi memperlakukan dirinya.Johan manusia lembut. Perilakunya di ranjang sangat sopan, tidak asal tubruk demi kenikmatan seteguk. Karena itulah, setiap melayani Johan sepertinya Ira tengan berhubungan intim dengan suami sendiri.

Akan tetapi jangan salah. Meski dia sudah jatuh cinta pada pria hidung belang pelanggannya, bisnis ya tetap bisnis.Artinya usia diservis ya tak boleh gratis. Cuma, sepeninggal Johan Ira selalu membayangkannya, selalu merindukannya. Dia ingin selalu mengulang saat-saat paling indah itu. “Bersamanya aku selalu bisa…,” begitu Ira pernah bilang, tapi nggak tahulah apa maksudnya “bisa” di situ.

Hati dan jiwa Johan apa juga begitu? Sama sekali tidak. Dia murni lelaki hidung belang, yang siap berkencan dengan wanita mana saja, asalkan sanggup memuaskan dahaga. Karenanya, bila tak ketemu Ira di komplek gajah tersebut, “belalai”-nya ya bisa saja nyangkut ke WTS yang lain. Tak ada Ira dalam dadanya, tak ada Dewi di sanubarinya. Yang ada memang hanya nafsu, yang menjadi lega setelah dilepaskannya.

Jika pergi ke Ganesha Johan suka pula mampir ke Lastri, WTS lain yang juga teman Ira. Hanya saja, selama ini Ira tak mengetahui bahwa lelaki hidung belang langganannya itu suka mengobral pula nafsunya pada Lastri. Dikiranya, benggol dan bonggol Johan selalu mutlak untuk dirinya. Maklum, sering pula ketika Johan datang dia sedang nanggung bersama pelanggan lainnya.

Untuk Lastri sendiri, dia juga tak pernah tahu bahwa Ira jatuh cinta pada Johan. Karenanya dia tak pernah merasa merebut kekasih orang ketika Johan bertengger di tubuhnya. Dan itu pula yang terjadi beberapa hari lalu. Usai kencan dan terima bayaran, Lastri dan Johan tidur berdampingan dengan pakaian masih acak-acakan. Ngggrgh, nggrgh, pyyykkkkk, pyyyykkkkk…!

Asyiknya Lastri-Johan tidur selepas kencan, kali itu kepergok oleh Ira. Kekasih resmi bukan, mendadak dia dilanda cemburu hebat. Dia menuduh Lastri telah merebut kekasihnya. Tapi dia juga marah pada Johan, kenapa begitu mudah berpaling pada wanita lain. “Kamu memang kelewatan, Lastri, kekasih orang direbut juga. Kamu juga…,” kata Ira sambil memukul tubuh Johan sekalian.

Ributlah kemudian Lastri-Ira. Sebab Lastri tak terima sedang tidur dijambak seenaknya. Maka jambakan Ira pun dibalas dengan jambakan, sementara Johan yang jadi pangkal masalah malah bengong tak tahu penyebabnya. Bentrok kedua WTS berebut pelanggan itu baru bisa dihentikan setelah petugas kemananan Ganesha turun tangan. Lastri kembali ke kamarnya, sedangkan Ira masih menangis terus, meratapi nasibnya.

Ampuuuuun, ampun! Pekerja seks komersil kok bisa juga emosionil.

http://beritaseru.blogspot.com/

—————————————-
kumpulan cerita wanita diperkosa – kisah perempuan korban perkosaan – cerita-cerita memperkosa wanita – kisah-kisah gadis dipaksa berhubungan seks

Video Porno Suami Kasmaran
Antara teori dan praktek memang sering tidak klop. Seperti Asnawi, 30, dari Palembang ini misalnya. Sengaja selingkuh dengan harapan istrinya minta cerai. Ternyata Ny. Erna, 26, pemaaf berat. Meski suami kencan dengan wanita lain pakai bukti hasil syuting video segala, dia masih bisa menerima suaminya. Maka kini yang repot Asnawi sendiri. Sebab syuting video pornonya sampai ke tangan polisi, dan kini dia harus masuk sel bersama rekanan selingkuhnya.

Taktik konyol Asnawi ini dimulai ketika dia terkena panah asmara seorang wanita muda bernama Heda, 23. Orangnya cantik, kulit putih bersih macam Rahma Sarita-nya Metro TV. Maka setiap menatap si wajah ayu, pikiran Asnawi melayang-layang ke mana saja. Dia ingin memetik mawar sekuntum terssebut, tapi mungkinkah? Sebab di rumah Asnawi memang sudah punya anak bini.

Ingin hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai; begitulah pepatah paling pas buat Asnawi. Cuma anehnya si lelaki ini, meski sadar bahwa keinginannya tak mungkin diwujudkan dalam karya nyata, dia secara iseng masih juga mendekati cewek tersebut. “Dapat alhamdulilah, nggak dapat ya nggak masyalllah,…., begitu tekadnya seperti tanpa beban.

Karena sekadar untung-untungan, dia mendekati Heda tanpa beban. Dan ini ternyata justru menjadi sebuah kemujuran untuknya. Sebab meski sudah ngaku di rumah ada anak istri, Heda-nya malah nempel terus kayak prangko. Meski Asnawi sudah punya keluarga dan pekerjaannya sebagai kameranan TV, dia siap menjadi pendamping hidupnya. Prinsip Heda, apapun dan bagaimanapun caranya, dia harus menjadi nyonya Asnawi.

Asnawi kini yang betul-betul pusing. Untuk mengawini Heda sekaligus, untuk kondisi sekarang dia merasa belum mampu punya dua “kendaraan”. Kalau soal onderdil sih masih sanggup, untuk kapan saja dan di mana saja. Tapi materil, ini yang paling merepotkan. Untuk mengasapi satu dapur saja gajinya pas-pasan, masa dua dapur sekaligus? “Memangnya ada wanita yang mau hanya dikasih kelon tanpa diberi klepon?” kata batin Asnawi.

Hanya satu cara untuk bisa memiliki Heda, yakni menceraikan Erna istrinya. Tapia apa alasannya untuk membebaskan dia? Di Pengadilan Agama, tanpa alasan signifikan pastilah ditolak gugatan cerainya. Maka untuk cari gara-gara, Asnawi-Heda sepakat bikin masalah. Caranya bagaimana? Ya hubungan intim sendiri, yang diabadikan dengan kamera video. Bagi Asnawi itu soal mudah, karena peralatannya semua ada.

Kenekadan itu diwujudkan dalam karya nyata. Asnawi-Heda pun lalu berhubungan intim bak suami istri. Segala kegiatan di ranjang itu disuting sendiri seperti film porno. Begitu selesai, film itu diberi dua judul masing-masing: Maafkan aku mama, dan Kreasi Anak Palembang. Selanjutnya kompak disk berdurasi masing-masing 20 menit itu dikirimkan Heda pada istri Asnawi di rumahnya, Ilir Barat Satu, Palembang.

Untuk kali pertama Erna memang terkaget-kaget melihat suaminya “enjot-enjotan” dengan wanita lain. Tapi setelah tahu itu sekadar rekayasa untuk menghancurkan keluarganya, dia tak terpengaruh. Artinya, dia takkan minta cerai gara-gara VCD porno itu. Justru karena film tersebut dia melaporkan suaminya ke Polresta Palembang lengkap dengan kepingan kompak disk-nya. Tak ayal Asnawi dan Heda kini dijebloskan ke sel. Bayangan mereka untuk bisa segera menikah, hanya pepesan kosong.

http://beritaseru.blogspot.com/

—————————————-
kumpulan cerita wanita diperkosa – kisah perempuan korban perkosaan – cerita-cerita memperkosa wanita – kisah-kisah gadis dipaksa berhubungan seks

cerita hot – kumpulan cerita seks yang hot & panas untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hubungan seksual yang hot & panas untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks hot & panas –

dalil haramnya musik: http://www.jauhilahmusik.wordpress.com

cerita hot – kumpulan cerita seks yang hot & panas untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hot hubungan seksual yang hot & panas untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks hot & panas – kisah seks hot & panas untuk dewasa
————————-

Cerita ini bermula ketika ada seorang gadis abg 17 tahun yang sangat seksi. Gadis abg yang masih polos dan lugu, belum tahu akan cerita gadis abg hot yang sering di obrolkan oleh teman-teman satu kelasnya. Oleh karena itu dia ingin tahu cerita sebenarnya tentang cerita gadis abg hot yang sering dia dengar dari teman-temannya.

Menurut teman-temannya gadis ini sangatlah seksi, hot bahkan membuat bergairah. Cerita gadis abg hot ini di rasa merupakan yang paling panas bahkan ekstra panas yang sedang menggema di sekolahnya.

Di dalam cerita hot ini seorang gadis yang sedang bernafsu sekali dan bergairah tinggi membuat suhu di sekitarnya menjadi tambah panas dan membuat basah tempat tidurnya. Bagaimana tidah panas dan basah tenyata gadis yang cantik dan seksi menurut teman-temannya ini sungguh tidak tahu malu karena walau sudah berusia 17 tahun dia masih sering mengompol, dan waktu dia bangun dia fikir kena banjir namun ternyata ompol dia lah yang menggenangi tempat tidurnya dan membuat seluruh pakaiannya basah. Untung tidak ada yang lihat jadi tidak perlu malu hehe, langsung saja dia membereskan tempat tidurnya itu dan langsung mencuci semua yang terkena air kencingnya itu. Sekian dulu cerita tentang cerita gadis abg hot dan jangan lupa buat para blogger indonesia dukung internet aman, sehat & manfaat agar pertumbuhan internet di indonesia ini menjadi positif dan berguna.

http://wonderhot.blogspot.com/2010/03/cerita-gadis-abg-hot.html

————————-
cerita hot – kumpulan cerita seks yang hot & panas untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hot hubungan seksual yang hot & panas untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks hot & panas – kisah seks hot & panas untuk dewasa
————————-

————————-
cerita hot – kumpulan cerita seks yang hot & panas untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hot hubungan seksual yang hot & panas untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks hot & panas – kisah seks hot & panas untuk dewasa
————————-

Pamanku Si Penjahat Kelamin

Cukup rapi sebetulnya cara Mujito, 45, mengajak “penak-penakan” sang ponakan yang hot , Ratih, 20. Hampir setahun mulus-mulus saja. Tapi tiba-tiba perut sigadis melendung dan dinyatakan hamil 5 bulan, maka skandal paman – ponakan itu terkuak. Mujito kini ditangkap Polres Jember sebagai penjahat kelamin.

Antara Mujito dan Ratih yang hot memang saudara dekat, karena mereka sebagai paman dan ponakan. Karenanya ketika keduanya berakrab-akrab ria, dianggap biasa saja, tak pernah ada yang mempertanyakan dan mempermasalahkan. Tapi ketika polisi tiba-tiba mencokok Mujito, bingunglah lelaki celamitan itu. Karenanya, bila penyanyi Ivo Nilakrisna dulu bilang: aku ini gembala sapi, yo piyeau yapiyau hu huuu; sekarang Mujito meratap: “Aku ini penjahat kelamin, njuk piye nyuk piye iki (lalu bagaimana ini), hu hu huuuuu….!”

Paman dan ponakan ini tinggal di Umbul Kecamatan Kedungkajang, Jember (Jatim). Mereka memang tinggal berdekatan, dan Ratih suka main ke rumah pamannya untuk bantu-bantu momong anak Mujito yang baru berusia 2 tahunan. Anak bungsu ini memang lulut (akrab) sekali dengan kakak sepupunya. Maklum, Ratih pandai momong bocah. Dalam gendongannya, anak akan menjadi penurut. Maka kalau saja ada modal dan keberanian, pastilah Ratih bisa jadi pesaing Kak Seto. Weleh, weleh, weleh!

Enak sekali istri Mujito jadinya, pekerjaan seabrek jadi ringan. Jika pinjam Presiden SBY dan Prof. Jimmly Asshidiqie, dia bisa fokus mengurus dapur, cuci mencuci, lalu melayani kebutuhan suaminya sehari-hari, termasuk yang malam hari. Begitulah memang resiko wanita Jawa yang hanya dijadikan kanca ngandap (baca: teman tidur). Tugas sehari-hari tak pernah lepas dari urusan: masak, macak, manak dan….manuk alias burung!

Kebiasaan Ratih yang hot kini, sekitar pukul 20.00 main ke rumah sang paman untuk nonton TV di ruang tamu. Nonton sinetron, nonton Mama Mia di Indosiar, sementara mama-nya Mujito di kamar sambil ngeloni si Upik. Bermalas-malas di depan teve ini bisa sampai pukul 22.00, karena kemudian Mujito sang paman juga menemani nonton. Mereka berdua dengan asyiknya memelototi layar kaca. Betulkah mereka hanya berdua? Tidak, karena kemudian setan juga nimbrung untuk mengajak kepada hil hil yang mustahal!

Ditemani cewek mulus macam Ratih, lama-lama Mujito memang jadi lupa akan status dan posisinya. Di sini kemudian tak ada lagi batasan antara paman dan ponakan, ketika tangan Mujito “bergerilya” dan Ratih membiarkan saja. Maka selanjutnya, ya terserah Anda. Sewaktu si ponakan sudah terlena akan rabaan mematikan sang paman, perbuatan terkutuk itu terjadilah. Bak istri sendiri, untuk pertama kalinya Ratih dinodai paman sendiri. Tragis memang, siang hari dia menggendong anak Mujito, malam hari malam dipaksa “menggendong” depan bapaknya!

Enak bagi Mujito, lama-lama enak pula bagi Ratih. Buktinya, lain hari praktek mesum itu ditayangkan kembali di depan teve. Setiap ada kesempatan, Mujito selalu mengakak “penak-penakan” si ponakan di ruang tamu, sementara istrinya tidur mendengkur di kamar. Praktek mesum ini mulus-mulus saja hampir setahun lamanya, karena Mujito memang rapi mengemas perselingkuhannya, sehingga istri tak pernah mengendusnya. Apa lagi alokasi asmara untuk dirinya di malam hari juga tak pernah kedodoran.

Hanya saja, Mujito – Ratih lupa bahwa kegiatan terkutuk itu bisa menimbulkan bencana. Dan itupun terjadi beberapa hari lalu, ketika Ratih sadar sudah beberapa bulan tak mens. Ketika dia mengadu ke kakak perempuannya di Probolinggo, saat dibawa ke bidan ternyata diketahui sudah hamil lima bulan. Paniklah keluarga itu. Tak peduli paman sendiri, Mujito langsung dilaporkan dan ke Polres Jember dan ditangkap. Ratih selaku saksi korban saat diperiksa mengakui, persetubuhan itu selalu terjadi di depan teve menyala di ruang tamu. “Saya kira nggak apa-apa, tahu-tahu kok hamil begini,” kata Ratih macam gadis bloon saja.

————————-
cerita hot – kumpulan cerita seks yang hot & panas untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hot hubungan seksual yang hot & panas untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks hot & panas – kisah seks hot & panas untuk dewasa
————————-

Asmara Para Tua Bangka

Nafsu lelaki rupanya tak mengenal batasan umur. Meski usianya sudah antara kepala 5 dan 7, kakek Mangun, Wongso dan Padmo dari Kulon Progo (DIY) ini masih semangat juga “ngeroyok” janda muda tetangga sendiri. Namun akibat ulahnya menodai Ny. Kemisem, 26, kini mereka mendekam di Polsek Lendah.

Gairah kaum lelaki konon diukur dari gerak kepala ketika usia sudah jompo dan bau tanah kuburan. Perhatikan saja, dalam keadaan diam kepala seorang kakek pastilah akan mengangguk-angguk ke atas ke bawah. Itu maksudnya tak lain, dia masih mengajak dan hayo saja dalam urusan kehangatan perempuan. Beda dengan kaum hawa; dalam usia jompo mereka akan menggeleng kepala ke kanan dan kiri. Itu maksudnya: emoh, emoh, emoh…!

Rupanya seperti itukah perangai tiga kakek dari Desa Wahyuharjo Kecamatan Lendah ini? Sangat boleh jadi. Soalnya, meski beda umur masing-masing 10 tahun, ketika membahas janda Kemisem tetangga sendiri, mereka kompak sekali. Di pinggir sawah, mereka sering mempergunjingkan janda kembang yang berbodi seksi tersebut. Mbah Mangun yang berusia 55 tahun, mengagumi rambutnya yang panjang nan hitam. Begitu pula Mbah Wongso yang usia 65 tahun, dia terpesona pada betis si janda yang mbunting padi. “Awake jan semog, nek dikeloni tonjo tenan (bodinya seksi, kalau dikeloni mengasyikkan),” kata Mbah Padmo yang berusia 75 tahun.

Apakah ketiganya bersaing memperebutkan Kemisem? Tidak, ketiga kakek ini justru bersepakat membangun koalisi, untuk menuju ke pencoblosan bersama. Cuma mereka sangat tahu diri, dalam kondisi yang sudah sama-sama renta, mana mungkin Kemisem sudi meliriknya? Salah-salah mereka malah akan dipisuhi (dimaki) sebagai kakek yang tuwa tuwas (tak tahu diri). Asal tahu saja, di rumah ketiganya masih memiliki istri sendiri-sendiri, yang masih siap dikendarai.

Yang membuat mereka sedikit pede, janda muda ini sikapnya ramah dan pandai bergaul.Masalahnya, pintar bergaul bukan jaminan gampang digauli. Maka setiap akan mendekati Kemisem untuk mendeklarasikan aspirasi urusan bawahnya, selalu cemas bin gojag-gajeg (ragu). Apakah dia mau? Apakah Kemisem bisa memahami aspirasi ketiga kakek ini? Pendek kata Mbah Mangun Dkk selalu dihinggapi rasa gamang. “Jangan jangan, jangan jangan, …..jangan bobor!”, kata mereka karena kebingungan.

Untuk Mbah Mangun sendiri, yang kondisi dan posisinya lebih memungkinkan dari yang lain, juga tak berani ambil prakarsa. Dia mau, tapi malu. Dia maunya ngikut saja. Tapi asal melihat rambut Kemisem yang panjang tergerai hingga menggapai pantat, duh, duh, pendulumnya langsung kontak. Sepertinya dia mau nilapke (meninggalkan) kedua rekan seperjuangannya. Cuma, begitu ingat yang di rumah, langsung Mbah Mangun mendelep bagaikan kerupuk kena air.

Makhluk penjahat kelamin rupanya memang selalu dimanjakan setan. Dikala ketiga kakek tersebut wani-wani angas (beraninya hanya di belakang), mendadak peluang itu hadir. Malam itu sekitar pukul 20.00 Kemisem melintas sendirian, di depan gardu ronda tempat orang-orang berkongkow ria. Padahal ketiga kakek ini juga tengah berpanel diskusi tentang si janda. “Nuwun sewu mbah, wayahe ndherek langkung (permisi mbah, cucunya numpang lewat),” kata Kemisem seperti tengah melewati daerah angker saja.

Aha, itu dia; pekik ketiga kakek itu nyaris bareng. Mengingat situasi yang sepi, malam begitu basah lantaran habis hujan, keberanian Mbah Mangun Dkk segera muncul. Janda Kemisem dikejar dan begitu dapat langsung diseret ke tengah kebun. Percuma mau berteriak, karena langsung dibungkam mulutnya. Selanjutnya, terserah Anda. Mbah Mangun, Mbah Wongso dan Mbah Padmo bergantian menggarap Kemisem dengan cara urut bagus alias mana yang tampan dapat duluan!

Menerimakah Kemisem diperkosa semena-mena? Tentu saja tidak. Meski telah diberi uang tutup mulut dari para kakek masing-masing Rp 5.000,- dia tetap melapor pada orangtuanya. Tentu saja keluarga Kemisem tidak terima. Malam itu juga mereka dilaporkan ke Polsek Lendah. Nah, di saat Mbah Padmo Dkk sedang menikmati kesuksesannya, mendadak pak polisi dan pamong desa meringkusnya dan langsung digelandang ke kantor polisi. “Tua-tua keladi, makin tua makin menjadi,” omel pamong desa.

Ayo, ayo, urut bagus menjalani pemeriksaan, Mbah.

————————-
cerita hot – kumpulan cerita seks yang hot & panas untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hot hubungan seksual yang hot & panas untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks hot & panas – kisah seks hot & panas untuk dewasa
————————-

Terpaksa Kok 10 Kali

Aneh juga rasanya, jika terpaksa kenapa persetubuhan itu bisa berlangsung 10 kali? Tapi terpaksa atau manasuka, bagi Kadar, 40, apa yang dialami istrinya sungguh merupakan pelecehan harga diri. Maka satpam pengganggu bini orang itu harus membayar mahal ulahnya. Saat mancing di kolam sendirian, Bambang, 40, langsung diclurit sampai mati.

Rejeki memang tidak selalu paralel dengan tampang. Bambang ini contohnya. Meski tampangnya ganteng macam bintang sinetron, tapi pekerjaan sehari-harinya hanya jadi satpam terminal bis Wirosari, Purwodadi Grobogan (Jateng). Maka teman-teman sepekerjaan suka meledek peruntungannya yang buruk tersebut. “Tampang seperti Bambang Trihatmojo anak Pak Harto, tapi pekerjaan kamu bambungan (setengah nganggur),” kata teman-teman saat nggarap Bambang.

Ingin sebetulnya Bambang mengubah nasib, tapi hanya lulusan SMA di era gombalisasi, apa yang bisa diandalkan? Sampai lecek ijazahnya difotokopi dan kemudian dilegalisir, tapi tak ada juga perusahaan yang mau menampung tenaganya. Maka ketika ada lowongan satpam di terminal bis, diterimanya dengan senang hati. Bak seorang pejabat yang mau menerima promosi jabatan, Bambang bilang: sebagai orang muda, aku siap ditempatkan di mana saja!

Menjadi satpam jelas penghasilannya terlalu kecil, sehingga tak bisa untuk menghidupi keluarga. Tapi beruntung, Bambang bisa memanfaatkan nilai tambah pada tampang dan penampilannya. Ketika ada perempuan “gatel” yang jatuh cinta padanya, langsung dimanfaatkannya. Maksudnya, dia bisa memperoleh imbalan materil setelah berkeringat melayani kebutuhan onderdil. Ya, jaman Menpen Harmoko dulu ada koran masuk desa, kini ada pula gigolo masuk desa!

Utami, 34, adalah wanita dari Desa Kunden Kecamatan Grobogan. Dia merupakan perempuan kesepian yang hot yang haus akan kehangatan lelaki. Maklum, Kadar suami tercinta selama ini sibuk dengan pekerjaannya di Surabaya. Dia pulang hanya sebulan sekali, sehingga aspirasi urusan bawah Utami kurang terpenuhi. Padahal sebagai wanita muda nan enerjik, dia masih membutuhkan siraman cinta itu minimal seminggu dua kali. Lha kok ini baru ketemu sebulan sekali, apa tidak kodok kalung kupat, awak boyok sing ra kuwat (baca: mana tahan)?

Visi (pandangan ke depan) Utami dalam soal asmara cinta, memang boleh juga. Bila kaum lelaki jauh istri dianggap wajar saja “jajan” di luaran, kenapa kaum wanita tidak? Istri Kadar mencoba memberontak, agar posisi wanita juga setara dalam urusan nyempil tapi sangat prinsipil itu. Maklum, Utami juga tak yakin bahwa suaminya di Surabaya lempeng-lempeng saja. “Bagaimana saya tahu yang sebenarnya, wong burung lelaki tak dipasangi spedometer,” begitu batin Utami untuk meligitimasi ulahnya.

Utami yang hot sudah berbulan-bulan ini berbagi cinta dengan satpam ganteng Bambang. Sebagai imbalan, dia cukup memberikan sejumlah uang untuk bisa dibawa pulang bagi keluarganya. Satpam Bambang senang sekali. Sudah dapat uang, dapat pula goyang. Apa lagi bini Kadar ini juga bukan perempuan koden (kebanyakan). Dia cukup cantik, bodi juga masih menjanjikan dalam usia menjelang kepala empat. Maka tanpa imbalan apapun, sesungguhnya Bambang tulus ikhlas saja menyumbangkan “tenaga”-nya.

Lalu sampailah kejadian beberapa hari lewat, ada warga yang mencium praktik selingkuh Bambang – Utami ini. Keluarganya pun diam-diam mengabari Kadar untuk pulang. Tentu saja setibanya di rumah si Kadar Skm (suami kebobolan melulu) ini segera menginterogasi istrinya. Tapi ternyata Utami berkelit, dengan alasan semua itu terjadi bukan kemauannya, alias diperkosa. Sudah berapa kali diperkosa Bambang? “Baru sepuluh kali, Mas…,” kata Utami keceplosan, karena saking takutnya.

Istriku adalah orang kepercayaanku, begitu prinsip Kadar. Karenanya meski penjelasan Utami tendensius, karyawan pabrik di Surabaya ini menelannya begitu saja. Bahkan kini dia menyimpan dendam pada satpam yang masih tetangganya tersebut. Maka saat Bambang mancing di kolam sendirian, langsung punggungnya dibabat clurit. Meski mencoba melawan, sia-sia saja lantaran bacokan berikutnya dikirim bertubi-tubi. Bambang tewas dengan membawa segala dosanya. Sedangkan Kadar, meski harus meringkuk di Polres Grobogan, tapi merasa puasss, puasss, puassss!

————————-
cerita hot – kumpulan cerita seks yang hot & panas untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hot hubungan seksual yang hot & panas untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks hot & panas – kisah seks hot & panas untuk dewasa
————————-

Disogok Atasan Celamitan

Sudah jamak, mau naik pangkat harus berani nyogok. Tapi di Sleman (DIY) ini lain, jika mau naik pangkat Untari, 26, yang hot harus siap “disogok” atasannya. Disogok pakai apa? Nggak tahulah, yang jelas gara-gara “nyogok” anak buahnya, Dursilo, 35, si atasan celamitan kini berurusan dengan polisi Polres Sleman.

Atasan yang baik adalah yang bisa mensejahterakan anak buah, berdasarkan prestasi kerjanya. Maka sungguh terkutuk, pimpinan yang memfasilitasi anak buah bukan karena prestasi, tapi sekadar lobi-lobi. Biarpun tak becus kerja, tapi karena mahir melestarikan budaya sowan dan cari muka, dapat posisi empuk. Seperti itukah Dursilo, seorang Kabab perusahaan swasta di Kalasan, Kabupaten Sleman? Tak begitu jelas. Yang pasti, belum juga menaikkan pangkat bawahan, dia sudah dapat yang empuk-empuk!

Yang namanya lelaki, di manapun akan selalu tunduk di sudut kerling wanita. Begitu juga Dursilo dari Ngemplak, Sleman ini. Karena ada maunya, enteng saja diminta nganter-nganter anak buahnya ke berbagai tempat. Padahal secara hirarki dan structural, Dursilo seharusnya yang nyuruh-nyuruh Untari selaku anak buahnya. Tentu saja, sikap Dursilo yang mau diperbudak anak buahnya ini jadi bahan pergunjingan teman-teman di kantor.

Apa sebetulnya yang ada di jeroan Dursilo, sih? Di lembah hatinya yang paling dalam, dia sesungguhnya sedang kasmaran berat pada Untari ini. Masalahnya yang mengganjal, perempuan asal Kebumen ini sudah punya suami dan anak. Jadi ditilik dan disiasati dari sisi manapun, tetap repot. Otak Dursilo sudah melingkar-lingkarkan bagai lanting (makanan khas) Kebumen, tak juga menemukan jalan keluar yang elegan.

Namun sebagai lelaki Dursilo memang banyak akal. Seperti yang terjadi beberapa hari lalu misalnya, ketika Untari minta diantarkan pulang ke Kebumen tempat asalnya, dia siap saja meski jauhnya tak kurang dari 100 Km. Dengan naik sepeda motor keduanya berangkat. Tapi ternyata, di jalan pikiran Dursilo berubah. Untari bukan diantar ke wilayahnya bupati Rustriningsih itu, melainkan hanya diajak muter-muter di wilayah Ngemplak sampai kemalaman. “Ngaso di rumah temanku dulu yuk,” kata Dursilo.

Gemes sebetulnya Untari yang hot menyikapi atasannya di kantor ini. Tapi daripada pulang sendirian, dia mengikuti saja. Nggak tahunya, dia diajak mampir ke sebuah rumah kos di Wonolela. Di tempat ini kemudian Untari diminta melayani kebutuhan biologisnya. Tentu saja si anak buah menolak. Tapi Dursilo terus saja membujuk sambil mengiming-imingi posisi empuk. Katanya, nanti kalau mau melayani akan dinaikkan pangkat dan kedudukannya.

Kepalang basah, Untari yang hot akhirnya melayani saja. Setelah disetubuhi Dursilo sebanyak dua kali, malam itu juga dia diantarkan pulang ke rumahnya. Tentu saja Hardo, 32, suaminya kaget, katanya mau ke Kebumen kok malah kembali lagi. Dan yang mencurigakan, selama beberapa jam hingga larut malam ini ke mana saja, kenapa pula tubuhnya nampak lecek? “Kamu diapakan saja sama atasanmu? Kamu diajak selingkuh ya?” cecar Hardo bak KPK memeriksa tersangka korupsi.

Untari terpaksa mengaku bahwa tadi sempat diajak bersetubuh Dursilo atasannya dua kali dengan iming-iming mau dinaikkan pangkatnya. Tentu saja Hardo meradang. Malam itu juga Dursilo dilaporkan ke Polres Sleman dan ditangkap. Awalnya mencoba berkelit, tapi setelah dikonfrontir dengan Untari, bos celamitan itu tak bisa berkutik. Malam itu juga dia langsung ditahan, sedangkan istri Hardo kemudian menyerahkan celana dalamnya sebagai barang bukti. Lha pulangnya gimana, isis (kena angin) dhong!

————————-
cerita hot – kumpulan cerita seks yang hot & panas untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hot hubungan seksual yang hot & panas untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks hot & panas – kisah seks hot & panas untuk dewasa
————————-

Koalisi Setan Dan Guru yang hot

Ketika manusia berkoalisi dengan setan, adik ipar yang hot selalu menjadi fenomena menarik bagi penjahat kelamin. Dan tersebutlah di Lampung, Pak Guru Anton, 40, hari Minggu malah berbuat saru (cabul). Adik istrinya, Mamik, 20, disetubuhi sebanyak dua kali, sehingga ulahnya menuntut Pak Guru ke Pengadilan.

Anton di Kalianda Lampung keseharian menjadi guru di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Tapi ketika tergoda setan, dia jadi lupa akan statusnya sebagai pendidik anak bangsa. Yang ada di benaknya adalah: kejuruan bukan dalam arti mencetak murid siap pakai, tapi menciptakan adik ipar yang siap “dipakai”. Dipakai apa, ya dipakai teman tidur di kala jenuh dengan istri tercinta. Kenapa jenuh? “Lha istri kan ibaratnya ikan asin, baru enak ketika perut benar-benar lapar,” kata setan yang jadi jubirnya Pak Guru Anton.

Ny. Anton yang bernama Rani, 34, sebetulnya cukup cantik, putih lagi. Tapi adik ipar Anton yang bernama Mamik yang hot , lebih cantik lagi. Lebih lebih dalam usia baru kepala dua, jelas bodi dan penampilannya lebih menjanjikan. Ibaratnya mobil, sama-sama Toyota Kijang, si Rani kan Kijang edisi 1990-an. Sedangkan Mamiek, Kijang Inova 2005 yang pastilah masih gleserrrr-gleserrrr ketika dikendarai. Apa lagi sambil main klakson tat tet tet tat tet tot…., pasti lebih asyik!

Gejala Anton naksir adik ipar sendiri, sebetulnya sudah lama berlangsung, tepatnya ketika Mamik bergabung di rumahnya, kompleks Ragom Mufakat II, Kalianda. Tambah gede, adik ipar ini kok makin mulus saja, nyaris bebas dempul. Seperti kakaknya, Mamik juga putih, tapi ini lebih montok. Betisnya mbunting padi, rambutnya panjang tergerai. “Kalau dibuat main jitungan (petak umpet) betapa asyiknya,” begitu otak ngeres Aton berandai-andai.

Etika dan moral kala itu masih jadi garda paling depan. Meski ipar itu bagi bahasa Jawa berarti ipe atau kepanjangan iki ya penak (ini enak juga), tetapi Anton tak berani melangkah lebih jauh. Jadi meski pendulumnya kontak blip, blip, selama ini dia sekadar memelototi dengan jakun turun naik. Dia tak mau ceroboh. Jangan sampai, hanya mengejar kenikmatan sesaat, akan menimbulkan kiamat dalam keluarganya. Otak Pak Guru Anton masih waras dan sehat.

Namun lama-lama, meski iman kuat, si “imin” yang tidak kuat. Di sebuah Minggu siang nan cerah, langit biru dengan mega berarak di atas Kalianda, Anton melihat Mamik tergolek tidur di kamarnya dengan paha tersingkap. Dadanya pun berdesir, sementara pendulum kontak blip, blip, blip. Setan pun segera membisiki lagi, sikat saja Bleh, sikat saja! Maka suara hati nurani tak terdengar lagi, Mamik langsung digerayangi dan ditindih. Meski mencoba berontak, tapi akhirnya kedudukan 1-0. “Sssst, jangan bilang kakakmu lo ya…,” pesan Anton wanti-wanti.

Keasyikan dengan debut selingkuhnya yang sukses, malam harinya Amton mau tanduk (nambah) lagi. Sambil cengengesan dia menyelinap ke kamar adik ipar yang hot . Meski Mamik menolak, terus saja ditelentangin dan terjadilah persetubuhan gelombang kedua. Tapi meski Pak Guru Anton berpesan jangan cerita pada Rani kakaknya, Mamik nekad mengadu. Maka bisa ditebak, malam itu Anton didamprat habis-habisan oleh istrinya. Bukan itu saja, oknum guru ini juga dilaporkan ke polisi, sehingga keesokan harinya dibekuk. Untuk mempertanggungjawabnya sebagai penjahat kelamin, Anton kini duduk di kursi terdakwa pada PN Lampung.

Untung istrinya masih sabar, kalau tidak, dibuntungin, luh!

http://beritaseru.blogspot.com/

————————-

————————-
cerita hot – kumpulan cerita seks yang hot & panas untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hot hubungan seksual yang hot & panas untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks hot & panas – kisah seks hot & panas untuk dewasa
————————-
Media Online > cerita > cerita hot > cerita panas > Cerita Panas – Cerita Hot

Share
8:42 AM
Cerita Panas – Cerita Hot

Media Online ~ sembari mencoba sharing tentang Cerita Panas yang bener-bener Cerita Hot yang mendebarkan banget, ada perlunya juga baca Review Film Bread Love and Dreams ini dimulai dari aku yang sangat gemar banget gangguin adekku hehe(dikutip dari kisah penulis ndiri nih) aku sekeluarga adalah 6 orang dua orangtua
[Cerita Hot]
Cerita Panas

dan memliki anak 4 dan semuanya laki2, dan saya adalah anak no 3 dari 4 bersaudara tersebut tapi keluarga kami bertambah semenjak dua orang sepupu saya dari sumatra tiba di banyuwangi tercinta ini dan keduanya berniat untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi yakni menginjak perkuliahan dan ternyata mengambil jurusan yang sama dengan kakak pertamaku Sebut saja dia dengan Inisial Br. yaitu jurusan ekonomi manajemen, ya alkisah Cerita Hot ini dimulai yakni ketika kami sedang duduk-duduk di depan televisi sambil menonton siaran televisi kesayangan kami di hari minggu :) ya mengisi kekosongan akan pekerjaan di hari minggu pagi aku adikku yang berinisial AW dan juga AG dan kakakku no 2 DM, adikku sepupuku yang perempuan yang berinisial KK sedang membuat teh di pagi hari(untuk menghangatkan badan gitu) dia sedang mengaduk-aduk tehnya dengan kebiasaan aku yang sering ganggu dia maka langsung aja dari belakang aku kagetin dia dan aduh-aduh tangannya kepanasan akibat kecipratan air teh tadi yang masih Panas, akhirnya tuh tangan wedangen deh :( sedih juga akibat Cerita Panas teh tersbut ngambek deh dia ke aku, fiuhhh tapi gak papa cerita hot sudah usai dan dia kembali mereda hehehe. ya sedikit flash back penggemar Game Point Blank dengan Cara Daftar point Blank serta Wallpaper Point Blank

TOP 30 Popular Search Terms
cerita hot, cerita panas, cerita seks, cerpen seks, cerita ghairah, cerita, ceritamelayu net, kisah seks, cerita sek, cerita main dengan doktor, cerita nakal, cerita seks terbaru, cerita seks melayu, cerpen hot, cerpen dewasa, cerita rogol, ceritahot, Ceritapanas, novel seks, cerita hot terbaru, cerita 18sx, melayu boleh, Cerita pelik, cerita seks hot, Gambar cinta, Cerita Cinta panas, Kisah Seks melayu, main dengan jururawat, cerita cinta hot, Cerita aneh
TOP 30 Recent Search Terms
cerita panas, masalah rumah tangga dan penyelesaiannya, cerita tentang puting susu, kasih sayang [gambar] dalam melayu, Mat Rempit Malaysia, land bridges malaysia, cerita seks terbaru, cerpen lawak pendek, cerita&gambar panas, cerita hot, cerita main dengan ustazah, cerita seks cewek korea, www kisah aneh com, Main dgn anjing, cerita sek, Pantun seks, cerpen hot, resipi tat, cerita hot pembantu, no fon klinik kesihatan bayan baru penang, Cerita pesta sek yang sangat unik, warna warni basikal, fotografer, cerita seks, melayu boleh, kisah dirogol, penagih dadah beranak, kisah bersetubuh, kisah seks ganas 18sx, main dengan ayah
TOP 30 Random Search Terms
fesyen tudung pengantin terkini 2011, cerpen merdeka, Cerita cinta sejati, top 10 alien mysteries, karangan negeri sembilan lawak, rahsia bulan kelahiran lelaki, pantun untuk israk mikraj, majalah midi, Pecahnya Korea, harga mazda 2, main dengan bertudung, cerit hot gay, cerita hangat main binI orang, hinduism kahwin, cyber gothic girls, cerite lucah dewasa, ikatan tudung pengantin, movie melayu online 2011, ubat untuk turunkan kolestrol, Perkawinan untuk setiap masyarakat India India, Cerita hot org india, pangkat perokok, www cerita incest famly com, www cerpen kesihatan, cerita dada besar, kisah kahwin paksa, paul mccartney drugs, cerita panas sejuk, pengalaman melahirkan, cerita lelaki panas

=============================

Kumpulan Cerita Seks Cerita Hot Dewasa

Kumpulan Cerita Seks – Cerita Hot Dewasa – Cerita Panas, merupakan beberapa cerita yang dikisahkan secara detail dari lokasi, peran setiap individu hingga lokasi yang tertuang di kumpulan cerita seks dan cerita panas dewasa. Bagi beberapa orang dengan membaca cerita hot tersebut maka akan berguna untuk membangkitkan nafsu birahi mereka dan akhirnya berlanjut ke pasangan atau jalan langsung ke Dolly untuk eksekuseks…he he he, seperti saat anda menonton Video Dangdut Koplo Hot

kumpulan cerita seks cerita hot dewasa Nah untuk itu bagi anda yang ingin mendapatkan cerita hot, cerita seks, cerita panas dan cerita ngentot maka di bawah ini saya akan berikan beberapa kumpulan cerita seks yang khusus bagi anda yang ingin membacanya, dan tentu saja cerita hot tersebut sangat menarik untuk dibaca sebelum anda melakukan seks kepada pasangan anda. Untuk itu siap-siap saja untuk membaca tutorial Cheat Ninja Saga Gold Coins eh salah yang bener Kumpulan Cerita Hot Dewasa seperti berikut ini;

Nah jika anda masih ingin membutuhkan Kumpulan Cerita Seks, Cerita Panas atau Cerita Hot Dewasa maka anda bisa di beberapa link di bawah ini sesuai dengan google.co.id dengan kata kunci CERITA HOT atau KUMPULAN CERITA SEKS seperti berikut ini;
# Kumpulan Cerita Dewasa | Cerita 17tahun | Seru | Hot …
Informasi Tentang kumpulan cerita dewasa | cerita 17tahun | seru | hot | ngentot Dan Kumpulan Info-Info Lain
# Kumpulan cerita dewasa panas hot seks sex – click to start …
Kumpulan cerita dewasa panas hot seks sex – cerita panas dewasa sex bugil artis lucah melayu gadis perawan pemerkosaan
# kumpulan cerita dewasa 17, 18, 21 tahun ke atas | timesofindia
kumpulan cerita bokep kumpulan cerita dewasa indonesia kumpulan cerita dewasa ngentot kumpulan cerita dewasa panas kumpulan cerita dewasa sedarah kumpulan cerita …
# 17tahun.com Cerita Hot 17 tahun ke atas dan Cerita Porno 17Tahun
Situs cerita hot dan cerita seks untuk 17tahun ke atas dan puluhan website cerita porno yang memiliki tema cerita seks dan foto-foto bugil akhirnya memilih …
# Kumpulan Cerita Panas
Koleksi Cerita Panas,Cerita Dewasa,Cerita Seks,Cerita Porno selalu Update dan Hot

—————————-————————-
cerita hot – kumpulan cerita seks yang hot & panas untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hot hubungan seksual yang hot & panas untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks hot & panas – kisah seks hot & panas untuk dewasa
————————————————–

Panas Siswi SMA Dengan Guru Sekolah

line Cerita Panas Siswi SMA Dengan Guru Sekolah

Awal kisah cerita panas gadis SMA berjilbab

Panggil saja namaku Dina, bukan nama sebenarnya tentu. Aku seorang siswi yang tahun ini sudah duduk di kelas akhir SMA ternama di Surabaya. Aku sengaja pindah sekolah lantaran harus ikut abi (ayah -pen) kerja di Kota Pahlawan ini. Yap, kami adalah pindahan, asli orang Nganjuk.

Kepindahanku ini awalnya membuat sedih harus pisah dengan teman-teman akrab. Tapi mau gak mau aku, ummi dan adik-adikku harus ikut abi pindah. Karena ani gak mau bolak-balik pulang pergi Surabaya-Nganjuk. Tapi juga gak mau pisah sama keluarga, selalu kangen katanya heheee.

Kegundahan lain adalah tentang pergaulanku kelak dengan temen-temen kota. Di Nganjuk aku dididik agama dengan lumayan kental. Baik di sekolah, di rumah oleh ummi, sore juga ngaji di surai yang jaraknya tidak jauh dari rumah. Ya, keluarga kami boleh dibilang keluarga yang sakinah warahmah. Tentu dambaan semua orang.

Kami setiap keluar rumah tak pernah lepas dari menggunakan jilbab untuk menutupi aurat. Bahkan adik ku yang masih duduk di kelas 3 SD pun sudah diajari untuk istiqamah memakai jilbab. Lantas, bagaimana bila aku pindah ke kota? pergaulan bebas yang aku lihat di televisi-telivi itu membuat ngeri.

Tapi syukur alhamdulillah, abi menyekolahkan aku di sekolah SMA Islam. Sehingga kawan-kawan dan pergaulan ku pun tidak jauh berbeda dengan di Nganjuk. Sehingga hanya butuh sedikit penyesuaian diri. Dan alhamdulillah temen-temen di sekolah ku yang baru ini baik-baik. Begitupun juga dengan guru-guru nya.

Suatu hari saat libur sekolah usai ujian, aku ingin sekali mudik ke Nganjuk. “abii.. besok ana liburan, sekali-kali nengok ke Nganjuk ya abii..” pinta ku. Namun jawaban tak sesuai dengan harapanku. Abi banyak kerjaan yang harus segera di selesaikan. Yasudah, semoga lain kali bisa.

Yang libur hanya aku saja, adik-adik tetep masuk sekolah seperti biasa. Sedang ummi ada acara pengajian rutin ke majlis ilmu di masjid komplek kami tinggal. Aku bingung mau kemana hari libur gini. Kerumah teman-temen tentu tidak mungkin, lantraran rumah kami saling berjauhan.

Ketika sedang bingung aku keluar ke ruang depan, tak jauh dirumah sebelah sepertinya ada sosok yang kau kenal. Ya, dia adalah Pak Dohan guru matematika di sekolahku. “Assalamualaikuum, pak Dohan kan?” salamku mengagetkan beliau. “Waalaikumsalam, ya benar !! Oo.. kamu Dina, siswi baru itu yaa?” jawab pak Dohan.

“Benar pak, ana Dina yang dari Nganjuk. Ana tidak menyangka kalao rumah bapak bersebelahan pak” lanjutku gembira. Pak Dohan pun menyilahkan mampir kerumah dan akupun mengiyakan lantaran bosen dirumah. Bu Astri, istri pak Dohan tidak kalah ramah dengan pak Dohan. Setelah perkenalan kami pun ngobrol dan bercerita. Tentang kepindahanku, dsb.. seru deh pokoknya.

Nampaknya disudut sana bu Astri sedang memasak. Aku mencoba minta ijin untuk membantu “Emangnya kamu bisa masak ta?” tanya bu Astri. Tanpa dikomando pun aku menjawab “Bisa bu dikit-dikit. Ana biasa bangun jam 3, sholat tahajud, jamah sholat subuh dengan ummi dan abi, terus bantuin ummi masak”. “Wah ibu iri dengan keluarga kamu Din, sungguh keluarga yang sakinah, semoga keluarga ibu kelak bisa seperti keluargamu Din” lanjut bu Astri yang selama 5 tahun belum dikarunia anak ini. “Amiiinnn..” sahutku.

Kami masak dengan asyiknya sambil ngobrol kesana-kemari. Hingga tidak sengaja sikutnya menyentuh panci panas berisi masakan sayur di kompor sebelah. Krompyaang,…… bunyi panci jatuh dari kompor. Aku spontan kaget bukan main “aduuhh… kakikuuu” ya kakiku tersiram sayuran. “kamu gak papa Din?” bu Astri pun sontak kaget.

Pak Dohan yang tadi diruang tamu pun berlari “ada apa Bu? ada apa Din?”. “Ini tadi panci sayuran jatuh dan menyiram kaki Dina pak” jelas bu Astri. Aku pun segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.. Ummi dan abi juga nyusul kerumah sakit dalam hitungan jam. Syukur alhamdulillah kakiku tidak sampai di amputasi, hanya sedikit melepuh kena panasnya air dan sayuran.

Huh.. sungguh, cerita panas (cerita hot) dan bole dibilang cerita dewasa, soale kalao anak kecil kesiram air panasa pasti jeri2 kekeke. Cerita panas karena kejatuhan sayuran di rumah pak Guru ini tidak akan aku lupa sampai kapanpun. Ini menjadi pelajaran bagiku, bagi kami, dan juga bagi para pembaca blog ini. Agar selalu berhati-hati dalam setiap tindakan. Lengah sedikit bisa fatal, untung cuma di perban. Kalao diamputas? tamat dah riwayat hhehee…

Desclaimer : Cerita diatas hanyalah fiktif belaka murni karangan penulis blog. Jika ada kesamaan nama, peran, lokasi itu benar-benar diluar kesengajaan saya :-D

————————-
cerita hot – kumpulan cerita seks yang hot & panas untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hot hubungan seksual yang hot & panas untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks hot & panas – kisah seks hot & panas untuk dewasa
————————-

Incoming search terms:

===========================================

————————-
cerita hot – kumpulan cerita seks yang hot & panas untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hot hubungan seksual yang hot & panas untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks hot & panas – kisah seks hot & panas untuk dewasa
————————-

Cerita Dewasa Panas

262Share

Awal kisah cerita panas gadis SMAberjilbab

Panggil saja namaku Dina, bukan nama sebenarnya tentu. Aku seorang siswi yang tahun ini sudah duduk di kelas akhir SMA ternama di Surabaya. Aku sengaja pindah sekolah lantaran harus ikut abi (ayah -pen) kerja di Kota Pahlawan ini. Yap, kami adalah pindahan, asli orang Nganjuk.

Kepindahanku ini awalnya membuat sedih harus pisah dengan teman-teman akrab. Tapi mau gak mau aku, ummi dan adik-adikku harus ikut abi pindah. Karena ana gak mau bolak-balik pulang pergi Surabaya-Nganjuk. Tapi juga gak mau pisah sama keluarga, selalu kangen katanya heheee.

 

Aku berasal dari keluarga islami yang santun

Kegundahan lain adalah tentang pergaulanku kelak dengan temen-temen kota. Di Nganjuk aku dididik agama dengan lumayan kental. Baik di sekolah, di rumah oleh ummi, sore juga ngaji di surai yang jaraknya tidak jauh dari rumah. Ya, keluarga kami boleh dibilang keluarga yang sakinah warahmah. Tentu dambaan semua orang.

cerita panas dewasa smaclick to zoom

Kami setiap keluar rumah tak pernah lepas dari menggunakan jilbab untuk menutupi aurat. Bahkan adik ku yang masih duduk di kelas 3 SD pun sudah diajari untuk istiqamah memakai jilbab. Lantas, bagaimana bila aku pindah ke kota? pergaulan bebas yang aku lihat di televisi-telivi itu membuat ngeri.

Tapi syukur alhamdulillah, abi menyekolahkan aku di sekolah SMA Islam. Sehingga kawan-kawan dan pergaulan ku pun tidak jauh berbeda dengan di Nganjuk. Sehingga hanya butuh sedikit penyesuaian diri. Dan alhamdulillah temen-temen di sekolah ku yang baru ini baik-baik. Begitupun juga dengan guru-guru nya.

————————-
cerita hot – kumpulan cerita seks yang hot & panas untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hot hubungan seksual yang hot & panas untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks hot & panas – kisah seks hot & panas untuk dewasa
————————-

Tentang Cerita Dewasa Siswi SMA ke Kepala Sekolah

Suatu hari saat libur sekolah usai ujian, aku ingin sekali mudik ke Nganjuk. “abii.. besok ana liburan, sekali-kali nengok ke Nganjuk ya abii..” pinta ku. Namun jawaban tak sesuai dengan harapanku. Abi banyak kerjaan yang harus segera di selesaikan. Yasudah, semoga lain kali bisa.

Yang libur hanya aku saja, adik-adik tetep masuk sekolah seperti biasa. Sedang ummi ada acara pengajian rutin ke majlis ilmu di masjid komplek kami tinggal. Aku bingung mau kemana hari libur gini. Kerumah teman-temen tentu tidak mungkin, lantraran rumah kami saling berjauhan.

Ketika sedang bingung aku keluar ke ruang depan, tak jauh dirumah sebelah sepertinya ada sosok yang ku kenal. Ya, dia adalah Pak Dohan guru matematika di sekolahku. “Assalamualaikuum, pak Dohan kan?” salamku mengagetkan beliau. “Waalaikumsalam, ya benar !! Oo.. kamu Dina, siswi baru itu yaa?” jawab pak Dohan.

Benar pak, ana Dina yang dari Nganjuk. Ana tidak menyangka kalao rumah bapak bersebelahan pak” lanjutku gembira. Pak Dohan pun menyilahkan mampir kerumah dan akupun mengiyakan lantaran bosen dirumah. Bu Astri, istri pak Dohan tidak kalah ramah dengan pak Dohan. Setelah perkenalan kami pun ngobrol dan bercerita. Tentang kepindahanku, dsb.. seru deh pokoknya.

Tidak ketinggalan pula konsultasi soal agama. Karena selain jadi kepala sekolah, pak Dohan adalah ustadz ternama di masjid komplek. “Pak Dohan, kalao gambar-gambar/foto dan video porno sudah jelas haram. Ana pernah lihat di internet cerita dewasa pak. Tanpa ada gambar porno yang membuka aurat itu gimana, bole ndak pak?” tanyaku.

“Tindakan menceritakan hubungan intim adalah perbuatan buruk dan kotor. Karena menyangkut citra dan harga diri. Sekalipun itu adalah hubungan suami istri yang sah. Dan Rasulullah -sallahu alaihi wassallam- menyebut perbuatan bercerita dewasa tersebut adalah hal yang menjijikkan. Pelakunya akan ditempatkan ditempat paling buruk saat kiamat.

Disebutkan dalam sebuah hadits riwayat Imam Muslim:
إن من أشر الناس عند الله منزلة يوم القيامة الرجل يفضي إلى امرأته وتفضي إليه ثم ينشر سرها

Dari Abi Said Al-Khudhri ra berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, Sesungguhnya seburuk-buruk tempat bagi manusia pada hari kiamat di sisi Allah adalah seorang yang berhubungan dengan istrinya kemudian menyiarkan rahasia itu (HR Muslim).

Maka jelas, menceritakan hubungan suami istri adalah haram. Termasuk orang yang menyebarkan cerita, menulis, dan yang membaca, sama halnya dia melihat langsung” jawab pak Dohan.

“Terimakasih penjelasannya pak, semoga orang-orang yang berotak mesum mencari dan membaca cerita panas, cerita dewasa bahkan yang suka nonton video dan foto-foto porno mendapatkan hidayah dari Allah -subhanallahu ta’ala-. Karena dosa sebesar biji sawipun kelak akan mendapat adzab pedih di neraka -naudzubillah-, amin amin Allahumma amiinn”

————————-
cerita hot – kumpulan cerita seks yang hot & panas untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hot hubungan seksual yang hot & panas untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks hot & panas – kisah seks hot & panas untuk dewasa
————————-

Kisah Cerita Panas Siswi SMA Berjilbab

Nampaknya disudut sana bu Astri sedang memasak. Aku mencoba minta ijin untuk membantu “Emangnya kamu bisa masak ta?” tanya bu Astri. Tanpa dikomando pun aku menjawab “Bisa bu dikit-dikit. Ana biasa bangun jam 3, sholat tahajud, jamah sholat subuh dengan ummi dan abi, terus bantuin ummi masak”. “Wah ibu iri dengan keluarga kamu Din, sungguh keluarga yang sakinah, semoga keluarga ibu kelak bisa seperti keluargamu Din” lanjut bu Astri yang selama 5 tahun belum dikarunia anak ini. “Amiiinnn..” sahutku.

Kami masak dengan asyiknya sambil ngobrol kesana-kemari. Hingga tidak sengaja sikutnya menyentuh panci panas berisi masakan sayur di kompor sebelah. Krompyaang,…… bunyi panci jatuh dari kompor. Aku spontan kaget bukan main “aduuhh… kakikuuu” ya kakiku tersiram sayuran. “kamu gak papa Din?” bu Astri pun sontak kaget.

Pak Dohan yang tadi diruang tamu pun berlari “ada apa Bu? ada apa Din?”. “Ini tadi panci sayuran jatuh dan menyiram kaki Dina pak” jelas bu Astri. Aku pun segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.. Ummi dan abi juga nyusul kerumah sakit dalam hitungan jam. Syukur alhamdulillah kakiku tidak sampai di amputasi, hanya sedikit melepuh kena panasnya air dan sayuran.

Huh.. sungguh, cerita panas (cerita hot) dan bole dibilang cerita dewasa, soale kalao anak kecil kesiram air panasa pasti jeri2 kekeke. Cerita panas karena kejatuhan sayuran di rumah pak Guru ini tidak akan aku lupa sampai kapanpun. Ini menjadi pelajaran bagiku, bagi kami, dan juga bagi para pembaca blog ini. Agar selalu berhati-hati dalam setiap tindakan. Lengah sedikit bisa fatal, untung cuma di perban. Kalao diamputas? tamat dah riwayat hhehee…

Desclaimer : Cerita diatas hanyalah fiktif belaka murni karangan penulis blog. Jika ada kesamaan nama, peran, lokasi itu benar-benar diluar kesengajaan saya :)

hadist lengkap baca : http://blog.re.or.id/menanyakan-malam-pertama-ke-orang-lain.htm

262Share
You might also like:
————————-
cerita hot – kumpulan cerita seks yang hot & panas untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hot hubungan seksual yang hot & panas untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks hot & panas – kisah seks hot & panas untuk dewasa
————————-

kumpulan cerita seks yang memuaskan untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hubungan seksual yang memuaskan untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks memuaskan – kisah seks memuaskan untuk dewasa

kumpulan cerita seks yang memuaskan untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hubungan seksual yang memuaskan untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks memuaskan – kisah seks memuaskan untuk dewasa

———————————-

Bisu Kan Orangnya

Jika nafsu sudah bersultan di hati dan pikiran, cacat bisu dan tuli bukanlah masyalllah. Bagi Dewo, 40, justru kekurangan itu bisa mengamankan perilakunya sebagai penjahat kelamin. Karena itulah, si bisu Mintul, 20, selalu disetubuhinya sembarang waktu. Tapi ternyata dia hamil juga, dan panjanglah urusannya!

Ini memang kisah lelaki yang waton nyregudug (asal tubruk) dalam urusan pemenuhan hawa nafsu. Di rumah sudah ada istri halalan tayiban yang siap 24 jam melayani kebutuhan biologisnya, kenapa Dewo masih juga jelalatan cari sasaran lain? Apa dia kadung bosan pada pasangan sendiri? Atau Dewo memang juga seperti lelaki pada umumnya, yang menganggap istri bagaikan “ikan asin”, yang hanya enak dinikmati ketika perut lapar.

Kesimpulan macam ini belakangan beredar santer di Desa Dadapan Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung (Jatim). Soalnya, dalam keseharian Dewo merupakan sosok yang alim, dan di rumah istrinya juga lumayan cantik dalam usia 34-an tahun. Jadi secara logika orang berbudaya dan beriman, tak mungkin lah dia clinthisan (kurang kerjaan) menghamili gadis bisu segala. Ee….hha kok ternyata, diam-diam air tenang itu menghamilkan!

Antara Dewo dengan Mintul memang bertetangga hanya selang satu rumah. Karena kecacatan dan keterbelakangannya, si gadis lebih banyak di rumah saja. Tepatnya, pihak keluarga melarang Mintul glarangan (kelayapan) ke mana-mana. Jika dia cukup akrab dengan orang-orang lingkungannya, pasti para tetangga itulah yang menyempatkan diri datang ke rumahnya. Di situlah komunikasi sambungrasa dijalin.

Dewo termasuk lelaki yang sering dolan ke rumah Mintul. Tapi selama ini orang tak pernah curiga pada lelaki yang berwajah flamboyan dan berpenampilan alamanda tersebut. Sebab kalau pun dia main ke rumah si bisu, urusannya pastilah dengan orangtuanya. Tidak tahunya, setelah urusan dengan orangtua Mintul, si Dewo berbuat “ora urus” (tak bisa dipertanggungjawabkan) sendiri.

Apa saja sebetulnya yang dilakukan di rumah Mintul? Wooo, ternyata mesum banget. Betapa tidak? Sementara di Jakarta KPK menggeledah kamar anggota DPR, di Tulungagung Dewo rajin “menggeledah” daerah rahasia di tubuh Mintul. Di kala ibu dan ayahnya pergi ke sawah, diam-diam dia menggerayangi si bisu hingga gadis itu terangsang. Nah, dikala Mintul sudah terlena, senjata pamungkas Cakra Baskara itupun dilepaskan dari busurnya, wussh! Jangan heran, Dewo memang termasuk titisan Wisnu dalam arti: ora uwis-uwis le nganu (menodai tanpa henti).

Lebih dari 5 bulan Dewo “menelateni” si bisu, dengan keyakinan bahwa takkan ada yang mengetahui karena kecacatannya itu. Dalam kalkulasi mesumnya, Mintul pastilah takkan cerita ke mana-mana. Tapi ternyata, setelah sekian kali digaulinya, tahu-tahu gadis yang belum menikah tersebut kini hamil 7 bulan. Keruan saja keluarga dan tetangga terheran-heran. Tapi karena kebisuannya itu pula, setiap ditanya jawabnya hanya dengan bahasa isyarat ditambah suara “ah uh ah uh” macam situs porno di internet.

Akhirnya misteri itu terungkap juga. Hal itu terjadi ketika Dewo melintas depan rumah Mintul, dan si bisu menunjuk-nunjuk lelaki itu dilengkapi bahasa isyarat. Gerakan tangan yang ditangkupkan, sementara telapak tangan yang di atas digerakkan turun naik, cukup membuat keluarganya mafhum apa yang terjadi. Saat itu juga Dewo ditangkap dan diminta mengakui segala perbuatannya. Sayangnya, lelaki yang dikenal alim itu tetap ingkar. “Kurang gaweyan temen, wong royal ambek sing normal ya ombyokan (kurang kerjaan amat, selingkuh dengan yang normal juga banyak),” jawab Dewo sok suci.

Mengalami jalan buntu pemeriksaan itu, terpaksa keluarganya membawa Mintul dan Dewo ke Polsek Karangrejo. Nah, di depan petugas pemeriksa yang tampil angker dan berkumis tebal, nyali Dewo jadi menciut. Akhirnya keluarlah pengakuannya yang spektakuler. Memang selama ini dia yang menggauli Mintul di kala orangtuanya bekerja di sawah. Kata Dewo, meski cacat bisu tuli, ternyata Mintul itu “mak nyusss” juga seperti kata Bondan Winarno.

————————————–
kumpulan cerita seks yang memuaskan untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hubungan seksual yang memuaskan untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks memuaskan – kisah seks memuaskan untuk dewasa

———————————-

Kompaknya Sampai ke Perut

Thukul, 20, memang tak setenar Tukul Arwana di Trans-7. Namun dalam urusan cewek, dia bisa mengalahkan siapa saja. Dua gadis dipacari dan “disetrom” sekaligus. Tapi begitu keduanya hamil bareng, bingunglah pemuda dari Cilacap (Jateng) ini. Jalan keluarnya, cekik sajalah! Untung nggak mati.

Remaja lelaki usia 17-20 memang sedang ganas-ganasnya. Demi pemenuhan ambisi berpetualang di masa pancaroba, dia berani melakukan eksperimen apa saja, termasuk yang membahayakan jiwa. Thukul dari Desa Cilibang Kecamatan Jeruk Legi Kabupaten Cilacap tak terkecuali. Sementara anak muda lain lomba karya cipta, dia malah berlomba karya cipta….manusia. Dua kekasihnya, Inul, 18, dan Mintul, 19, dihamili serentak.

Inul adalah kekasih pertama Thukul, tetangga sendirinya di desa yang sama. Orang pun sebetulnya banyak yang heran, kenapa Inul mau dipacari anak muda yang tampangnya jauh lebih tak menjanjikan daripada Tukul Arwana di TV. Tukul “Empat Mata”  kan milyardernya kaum selebritis. Lha Tukul yang benar-benar katrok ini apa andalannya? Tampang tiada, harta juga tak punya. “Nul, kamu kan cantik, kenapa mau dipacari Tukul. Apa nggak ngrusak turun (merusak keturunan)?” kata para teman dan tetangga.

Mata Inul sedang lamur (kurang awas) barangkali. Meski diledek dan dioposisi teman, dia terus saja berpacaran dengan si penganggur muda. Padahal penganggur satu ini terlalu amat sangat kreatif. Meski nganggur orangnya, tapi tak mau ngaggur “burung”-nya. Sekali waktu, Inul pun “dibor” sampai termehek-mehek. Tapi karena kadung cinta, gadis kembang desa itu pasrah saja. Toh Tukul sudah berani menggaransi, sanggup bertanggungjawab bila terjadi hil-hil yang mustahal.

Sayangnya, kepercayaan Inul tak disikapi secara arif oleh Thukul. Bak kumbang di taman, anak muda ini masih juga mencari kembang lain yang bisa diisap madunya nan legit. Ketika pengembaraan cintanya sampai desa Kubangkangkung Kecamatan Kawunganten, kembali dia mendeklarasikan cintanya pada gadis setempat, Mintul, 19. Bila dibanding dengan yang di kampungnya, sebetulnya kalah cantik. Tapi tampilannya, wooo…., full pressed body! Pantat kentel, badan sekel nan cemekel (enak dipegang).

Yang terjadi kemudian juga duplikasi nasib Inul. Ketika si gadis kampung nan seksi itu sudah begitu jinak, dalam arti sudah bertekuk lutut dan berbuka paha untuknya, Mintul pun disetubuhi bak seorang istri. Begitulah kemudian, perilaku Thukul bak tukang accu saja, ke sana “nyetrom” ke sini juga “nyetrom”. Apa lagi dia masih dalam kondisi puncak, sehingga nyaris tiada hari tanpa menggilir kedua kekasihnya. “Esuk kelon, sore kelon, bubar kelon njur mangan klepon,” begitu senandung Thukul bagaikan kidalang.

Akibat hobi Thukul nyetrom sana sini macam tukang accu, dia menuai hasilnya. Beberapa bulan kemudian Inul pun hamil 3 bulan. Ketika dia nyambangi kekasih keduanya di Kawunganten, ternyata juga menerima kabar sama dan sebangun. Mintul juga tengah mengandung anaknya usia 3 bulan. Seperti lazimnya korban kecelakaan ranjang, si gadis juga menuntut Thukul segera menikahi. Tapi sayang, begitu terpojok, jawaban dari mulutnya jadi a eee a eee.…

Nyali Thukul jadi kecil, pikirannya jadi kecut dan kalut. Kenapa soal kekompakan saja kok sampai ke perut?. Bagaimana mau menikah dan jadi bapak 2 anak sekaligus, wong pekerjaan belum punya. Karenanya dia mengajak Mintul berunding di pinggir hutan, agar soal rahasia itu tak terkuping pihak lain. Namun ternyata perundingan itu mengalami deadlock (jalan buntu), karena Mintul bersikukuh dikawini segera sebelum perut membuncit. Saking kehabisan akal, gadis tak berdosa itu dicekik, ngekkkkk! Begitu dikira sudah mati langsung ditinggal pergi.

Kenyataannya, Allah masih menyelamatkan Mintul. Dia hanya pingsan. Begitu sadar segera melapor kepada orangtuanya dan diteruskan ke polisi Polsek Kawunganten. Anak muda dari Jeruk Legi ini segera diburu dan ketika tertangkap segera digelandang ke Polsek untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Saya pusing Pak, menganggur kok dipaksa nikah dua sekaligus. Ya saya cekik saja, beres…,” ujarnya pelan. Leher kok main cekik, lalu Mintul disuruh bernafas lewat mana?

————————————–
kumpulan cerita seks yang memuaskan untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hubungan seksual yang memuaskan untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks memuaskan – kisah seks memuaskan untuk dewasa

———————————-

Selamat Tinggal Suamiku

Kalau suami tak lagi punya kemampuan lahir batin, apa lagi yang bisa diharapkan istri? Itulah kemudian yang dilakukan Ny. Srini, 30, dari Madiun (Jatim). Dia memilih selingkuh dan kabur dengan lelaki lain, tak peduli Suropati, 35, suaminya jadi sutris dan kemudian memilih terjun ke sumur hingga tewas.

Umumnya lelaki selalu mencari istri yang cantik, setia, tahan menderita alias siap dijak mlarat (hidup miskin). Memang, kata terakhir sekedar kiasan belaka. Sebab dalam kenyataannya, tak juga ada lelaki yang mau menyengsarakan istri, kecuali dalam kondisi kepepet. Inginnya kan, istri selalu dimanjakan, dijadikan sajen turu (hiasan di kamar) dengan tugas pokok hanyalah mamah (makan) dan mlumah (melayani di ranjang). Pendek kata, wanita akan “dijadikan sangkar madu”, bila pinjam istilahnya komponis Ismail Marzuki.

Lalu yang terjadi atas Suropati, lelaki dari Desa Candimulyo Kecamatan Dalopo, ini bagaimana? Istri tercinta, Srini, benar-benar dijak mlarat terus sepanjang waktu. Dia memang kepepet, tapi kepepet kok tak ada habisnya. Selama bertahun-tahun jadi istri Suropati, Srini dalam hidup serba kekurangan. Akhirnya kembali pada filosofi Kejawennya: mamah-nya kurang, tapi mlumah-nya yang dibanyakin! Bagaimana Srini bisa bertahan, hidup sehari-hari nganggur, tapi urusan “entu tuh” tak mau nganggur!

Itupun tak berlangsung lama. Lantaran sering diomeli bini, dikatakan sebagai lelaki tak bertanggungjawab, kemampuan Suropati dalam segala bidang jadi ngedrop, macam HP lupa dicas. Cari rejeki untuk ngempani keluarga makin tidak mampu, melayani istri yang masih “mak nyusss” juga tidak becus. “Usia belum kepala empat, masak sampeyan sudah kalah sama Mbah Maridjan, nggak rosa rosa lagi….,” ledek Srini sekali waktu.

Hati Srini memang dongkol dan gundah, masak kini penderitaan hidupnya semakin multi dimensi. Maka ketika ada pria tetangga yang menaruh simpati, ya ke sanalah pucuk pohon berayun. Sewaktu Daryadi, 33, memberikan sejumlah uang dan perhiasan, kemudian mengajak “kuda-kudaan”, ya dilayani sajalah. Ini kan bagian dari simbiosis mutualis (kerjasama saling menguntungkan). Srini-nya untung, Daryadi pun siap bukak sarung!

Akibat selanjutnya makin fatal. Lantaran Daryadi selalu memenuhi segala keperluan sekaligus kehangatan, Srini mau saja diajak minggat. Dia tinggalkan suami dan kedua anaknya yang masih kecil-kecil itu. Tinggalah kini Suropati hidup semakin merana, sutris berat. Kedua anak yang tak berdosa itu akhirnya jadi beban para familinya. Jangankan mengurus anak, mengurus diri sendiri saja kini Suropati tak bisa lagi. Ditinggal Srini dia memang jadi kehilangan pegangan, di samping tak lagi bisa pegang-pegang.

Tiap hari kerjanya melamun, lalu menyebut-nyebut nama Srini tanpa henti. “Pamite golek trasi, jebul ora bali, ndang baliya Sriii….” begitu ratap Suropati menirukan lagunya Sony Joss. Tetangga dan keluarga sangat iba, tetapi tak bisa apa-apa. Sampai kemudian, selama dua hari Suropati tidak menampakkan batang hidungnya. Ketika ditemukan di hari ketiga, dia sudah mekungkung (mengambang) mati di sumur tua. Rupanya, Suropati sengaja terjun dalam rangka bunuh diri, dengan membawa segala duka dan penderitannya.

————————————
kumpulan cerita seks yang memuaskan untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hubungan seksual yang memuaskan untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks memuaskan – kisah seks memuaskan untuk dewasa
———————————-

Ketika “Tempe Diuyahi”

Demi masa depan keluarga, Wagini, 30, mengadu nasib ke Singapura. Tapi sungguh ironis, sementara dia kerja banting tulang, di rumah Marjo, 35, suaminya justru “banting-bantingan” dengan adiknya. Maka warga Ponorogo (Jatim) pun bilang: tempe diuyahi, adhi ipe kok ditumpaki (adik ipar kok dikeloni).

Ini kisah klasik sebagai dampak kebijakan Menaker Sudomo di tahun 1980-an. Ketika lapangan kerja dalam negeri makin terbatas, pemerintah membuka kran “ekspor” tenaga kerja wanita (TKW) ke manca negara. Dari sisi ekonomi, memang menjadi sumber pemasukan devisa negara. Tetapi ditilik dari sosial, banyaklah terjadi degradasi moral. Soalnya kemudian, banyak terjadi perselingkuhan gara-gara suami kesepian. Maklumlah, meski dolar masuk signifikan, tapi “si dul” dalam sarung keleleran!

Wagini adalah salah satu wanita yang jadi imbas kebijakan Pak Domo. Meski sudah banyak kaca benggala (contoh nyata) di sekitarnya, dia nekad berangkat juga menjadi TKW ke Singapura. Di samping terobosan ekonomi harus dilakukan, dia beranggapan bahwa Marjo suaminya adalah lelaki paling alim se Kabupaten Ponorogo. Dia pikir, jika hanya “puasa wanita” barang dua tahun, Marjo pastilah bisa. Toh setelah istri kembali ke tanah air, bisa kembali “nyosorrr” sampai gempor!

Akan tetapi, ternyata Marjo tak jauh beda dengan lelaki normal pada umumnya. Tak bisa berlama-lama jauh dari wanita. Ibarat orang merokok, sudah biasa ketemu tembako, kok lalu jadi ngaplo (bengong) sekian lama, pastilah mulut jadi asem lah iyauw. Untuk tembako dalam arti harfiah, masih bisa diatasi dengan permen. Lha kalau orang kangen istri kok hanya disuruh ngemut permen, di mana titik temu persoalannya?

Jawabnya memang hanya satu, harus segera ketemu pengobat rindu. Marjo yang tinggal di Desa Ngupit Kecamatan Njenangan Kabupaten Ponorogo, akhirnya juga cari solusi seperti itu. Habis, sudah hampir satu tahun ini dia tak lagi menjalankan kewajiban signifikan sebagai kepala rumahtangga. Sejak istri jadi TKW di Singapur memang hidupnya nampak makmur. Tapi maaf-maaf saja, itu kan sekedar pemenuhan kebutuhan perut. Lha yang di bawah perut?

Andaikan mau, bisa saja Marjo menyalurkan nafsunya ke tempat palacuran. Tapi di samping takut mrotholi (kena penyakit), juga ngeri akan berita AIDS yang tak kunjung selesai. Maka dia kemudian mencoba mengarahkan sasaran yang lebih “empat sehat”, sukur-sukur lima sempurna. Ke mana? Ya cari sasaran di sekitarnya. “Tak ada bini tetangga, adik ipar ya boleh juga,” begitu saran setan pada Marjo yang tengah bermuram durja.

Harni, 20, adalah adik ipar yang selama ini cukup dekat dengan Marjo. Sebab, selama istri jadi TKW, dialah yang ngurus anak-anak Wagini. Nah sekali waktu, kakak ipar kesepian ini melobi untuk diajak berkoalisi dalam asmaragama. Awalnya menolak, tapi setelah diiming-iming dengan lembaran merah uang Rp 100.000,- akhirnya juga mau. Dilayanilah kebutuhan biologis Marjo yang selama ini tertahankan. Tragis kan? Siang Harni menggendong anak-anaknya, malam hari dia “menggendong” bapaknya.

Mulai saat itu, Harni benar-benar diperlakukan seperti istri sendiri, disetubuhi sembarang waktu. Bila dulu dengan uang Rp 100.000,- lama-lama turun jadi Rp 50.000,- lalu Rp 25.000, dan akhirnya pulsa HP Rp 10.000,- pun ditariknya. Tapi Marjo memang piawai mengemas perselingkuhannya. Agar tak terjadi kehamilan, dia selalu main “setengah kopling” ibaratnya orang bawa mobil. Nah dengan cara “coitus interuptus” kata Naek L Tobing, skandal adik dan kakak ipar itu nampaklah lancar.

Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Lama-lama ada yang mencurigai hubungan tak wajar Marjo – Harni ini. Ketika sang ibu menginterogasi dengan meminta menjawab 15 pertanyaan, Harni pun ngoceh bahwa sudah lama jadi “istri gelap” Marjo suami kakaknya. Gegerlah warga Ngupit. Marjo diinterogasi, tapi awalnya berkelit. Baru setelah didengar kesaksian Harni selaku korban, dia mengakuinya. “Tempe diuyahi, adhi ipe kok ditumpaki (adik ipar kok dikeloni),” kata penduduk saat menyaksikan Marjo digelandang ke Polsek Njenangan

————————————
kumpulan cerita seks yang memuaskan untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hubungan seksual yang memuaskan untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks memuaskan – kisah seks memuaskan untuk dewasa
———————————-

Pusingnya Terlibat “BLBI”

Tenaga kuda Joyokatwang, 40, sudah lama hilang. Ternyata ini berakibat fatal, istri tercinta jatuh pada pelukan lelaki lain. Dalam kondisi letih lesu, lelaki dari Karangasem (Bali) ini mengadukan Darti, 36, ke polisi. Dia sangat bersedih, karena kasus BLBI (Burung Loyo Bini Ilang) juga berimbas kepadanya.

Ini kisah sangat kasik dalam kehidupan rumahtangga. Kaum lelaki sering salah tafsir dalam menyikapi kehidupan. Dikiranya kaum wanita asal dicukupi secara materi, semuanya akan beres. Sebagai seorang ibu, dia akan menjadi begitu setia pada suami, akan mendidik anak-anaknya secara baik. Tinggalah suami kerja mati-matian untuk mencari nafkah, demi mensejahterakan keluarga tercinta. “Perempuan kewajibannya kan hanya mamah dan mlumah,” begitu alasan rata-rata kaum adam.

Arogansi keperkasaan Joyokatwang ternyata tak berlangsung lama. Setelah dia semakin sibuk bekerja, kecapekan yang menyergapnya tiap hari menjadikan dia lupa akan kewajiban hakiki pada seorang istri. Jika dipaksakan, maksudya Darti sang istri yang ambil prakarsa, pelayanannya tak pernah lagi prima. Menyebalkan! Ibarat mahasiswa kuliah di jaman dulu, Joyokatwang sudah tiba pada posisi DRS Med, alias: Dereng Rampung Sampun Medal, kalau kata orang Jawa (baca: ejakulasi dini).

Dari malam ke malam diperlakukan begitu, tentu saja Darti yang masih muda nan enerjik tidak terima. Baginya, apalah artinya jaminan materil yang melimpah, jika kebutuhan onderdil tak terakomodir? Karenanya, tak peduli anak sudah mulai gede, Darti mulai melirik lelaki lain. Kebetulan ada lelaki bernama Nyoman Paju, 30, yang maju sekali dalam urusan begitu. Ke sanalah dia melabuhkan cinta dan dahaga asmaranya.

Amboi, Nyoman Paju memang lelaki sejati abad ini, kagak ada matinya! Kalau orang tinju, 15 ronde belum juga KO. Kalau badminton, sampai rubber set anak muda ini belum juga mau nyerah. Tak ayal lagi Darti jadi sayang banget padanya. Setiap ada peluang, keduanya selalu berbagi cinta dari satu hotel ke hotel lain. Suami tercinta, Joyokatwang yang rajin bekerja, tak lagi terekam dalam memori hatinya. Seumpama partai, dia kini hanya mesin uang untuk mendanai perselingkuhannya.

Jejak-jejak selingkuh Darti – Nyoman Paju lama-lama terendus juga oleh Joyokatwang. Tapi meski kepergok dan tertangkap mandi basah, perempuan gatelan ini tak juga gentar. Sementara si anak muda menyelinap entah ke mana, Darti malah menantang Bagus untuk bercerai. Bukan itu saja, lelaki loyo itu diomeli habis-habisan, sebagai pria ayam sayur, yang tak memahami kebutuhan istri. “Selamat tinggal, kita bukan lagi pasangan serasi sampai 2009,” kata Darti dan kabur!

Untuk selanjutnya, adegan berubah jadi seperti syuting film Indonesia. Joyokatwang berteriak lantang: Dartiiiiiiii, Dartiiiiiii…….! Ada gaung, ada suara eho. Cuma Darti sudah tidak mau kembali lagi, karena dia tengah memanjakan cintanya, memuaskan aspirasi urusan bawahnya. Sedangkan Joyokatwang, di rumahnya Desa Nyuh Tebel Kecamatan Manggis Kabupaten Karangasem, kini tak ada lagi ratu rumahtangga. Pembantun juga tiada, sehingga Bagus jadi seperti Rinso-nya Krisbiantoro dulu: mencuci sendiri!

Malang memang lelaki hidup tanpa istri. Tapi Joyokatwang berusaha tegar. Bila Bung Karno dulu bilang: dalam revolusi jatuh korban itu biasa, Bagus pun bisa berucap: dalam rumahtangga, istri minggat itu biasa! Cuma masalahnya, si anak lelakinya selalu mendesak dan merengek, agar ibunya dicari, karena dia sudah kangen sekali. Padahal Bagus sudah kadung berasumsi, setinggi-tinggi terbang istri, bila habis duit pasti akan kembali lagi. Memangnya bangau?

Pertahanan Joyokatwang pun jebol. Demi anak tercinta, dia tak bisa lagi bertahan pada keangkuhannya. Dengan tubuh loyo, letih, lesu, Rabu (5/3) dia mendatangi Polres Karangasem, melaporkan minggatnya sang istri, lengkap dengan latar belakang penyebabnya. Tentu saja sebatas kaburnya Darti bersama si Nyoman Paju, bukan soal loyonya Joyokatwang sendiri dalam percaturan ranjang. “Kurang apa saya sebagai lelaki, secara materil kami berkecukupan, semuanya kusediakan,” ujar Bagus depan petugas.

Alaaaa….., bagaimana dengan soal onderdil?

————————————
kumpulan cerita seks yang memuaskan untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hubungan seksual yang memuaskan untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks memuaskan – kisah seks memuaskan untuk dewasa
———————————-

Bila Duda Disandra WTS

Sandra karena urusan politik, kesannya wah dan bermartabat. Tapi jika disandra WTS lantaran tak bisa bayar kencan, betapa malunya Caskiyo, 55, duda dari Pemalang ini. Daripada menanggung malu berkepanjangan, satpam pabrik ini memilih gantung diri saja. Repotlah jadinya si WTS sang penyandra.

Umur Caskiyo sudah 55 tahun, tapi dia selalu merasa baru 55 tahun. Itu artinya, dia masih merasa bersemangat muda dan enerjik. Lihat saja dari cara berpakaian, pakai jeans belel, rambut semiran dan berkacamata hitam. Tidak ketinggalan, di saku belakangnya selalu terselip jungkat (sisir) kecil, yang siap merapikannya bila sang rambut diterpa angin pantai Tegal. Pendek kata, dengan penampilan trendi begitu, Caskiyo merasa sebagai lelaki usia di bawah kepala empat!

Di sisi lain, pada kehidupan sehari-hari, sebenarnya dia merasa sebagai lelaki paling malang di dunia. Betapa tidak? Usia masih belum terlalu tua, sudah ditinggal mati istri sekitar 2 tahun lalu. Itu artinya, sejak itu Caskiyo tak bisa lagi menjalankan fitrahnya sebagai umat yang diperintahkan oleh Allah untuk berkembang biak di muka bumi. Bagaimana mau berkembang biak, lha wong sarana dan prasarananya tidak punya. Tiap malam ya hanya glundang-glundung (tergolek) sendirian di ranjang. Ah, sungguh malang nasibnya, sudah berbulan-bulan Caskiyo tidak “ngecas”!

Agama oleh lelaki dari Desa Klairan Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang (Jateng) ini dipahami sebatas di KTP saja. Menjalankan salat 5 waktu tidak pernah, apa lagi salat Jumat. Kalau Caskiyo membaca syahadat, hanyalah ketika sunat dan menikah dulu. Karenanya, ketika kebutuhan libidonya sebagai lelaki butuh penyaluran, ringan saja bagi dia pergi ke tempat pelacuran. Hanya dengan membayar Rp 50.000,- segala gejolak nasfsunya terselesaikan, tak perlu njendel (mengkristal) jadi kemenyan.

Hanya saja, sebagai satpam pabrik kondisi keuangan Caskiyo tidak selalu mendukung. Antara ada dan tiada. Ada hanya beberapa minggu, setelah itu tiada lagi karena habis buat beli rokok, isi perut dan kebutuhan yang di bawah perut. Untuk menghemat, sebetulnya teman dan saudara sudah menyarankan kawin saja lagi. Tapi Caskiyo sepertinya sudah tidak berminat. “Kalau masih ada sate, sekarang saya tak maulah pelihara kambing, repot harus ngasih rumput segala,” kata Caskiyo bertamsil.

Lelaki satu ini memang aneh. Bersolek bak anak muda, tapi target mencari janda atau perawan sebagai teman hidup, tak pernah ada niatan. Prinsipnya, jika mau ya suka antara suka saja, tak perlu ada perikatan apa-apa, apa lagi harus ke KUA. Maklum, Caskiyo sangat mengukur kemampuan dirinya, yang tak pernah sinkron antara isi kantong dan kebutuhan “si entong”. Lagi-lagi dia bertamsil, punya kambing harus ngasih kandang bagus, rumput yang hijau dan tiap pagi harus buang cemendil (kotoran)-nya.

Akibat kemapuan kantong dan entong yang tidak saling dukung, Caskiyo sering kerepotan ketika harus memenuhi kebutuhan libidonya. Seperti beberapa hari lalu misalnya, di kala duit tinggal Rp 5.000,- pendulumnya kontak blip-blip melulu. Disemayani (minta tempo) sampai tanggal 26-27 saat gajian, sudah tak tidak mau lagi. Akhirnya, meski isi kantong sungguh mepet Caskiyo nekad pergi ke kompleks WTS Pleman, di kota Tegal. Karena sudah langganan, tanpa prosedur ini itu Caskiyo langsung saja dilayani menuntaskan nafsunya hingga terpuaskan.

Malangnya nasib, ketika si WTS Kamti, 35, minta bayaran Caskiyo hanya menyerahkan uang Rp 5.000,- Tentu saja si pelacur tidak mau, masak sudah kringeten dan pinggang mau putus, hanya dihargai Rp 5.000,- Lantaran si hidung belang malang ini memang tidak punya uang, Kamti langsung saja menyanderanya. Jika tak bisa bayar, dia tak boleh keluar dari kamar. Saat itu juga pintu kamar langsung dikunci dari luar. Caskiyo disekap bak tahanan politik, tak bisa baca koran, apa lagi nonton teve.

Awalnya Kamti memang menganggap Caskiyo pelit saja, tak mau bayar kencan secara patut. Tetapi sampai pagi ternyata si hidung belang ini tak juga minta keluar, apa lagi membayar. Ketika pintu dibuka, semuanya terjawab. Caskiyo ditemukan dalam kamar sudah tergantung tanpa nyawa. Kamti pun menjerit minta tolong para tetangga. Sementara jenazah Caskiyo dikirim ke tempat asalnya, si WTS ini jadi urusan polisi. Setidaknya ditanyai, kenapa kok sampai menyandra tamu segala.

————————————
kumpulan cerita seks yang memuaskan untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hubungan seksual yang memuaskan untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks memuaskan – kisah seks memuaskan untuk dewasa
———————————-

Cekikan Si Nenek Sadis

Malu memang punya anak hamil tanpa suami. Tapi lebih memalukan lagi, yang menghamili sigadis buta tersebut justru kakak ipar sendiri. Maka Mbah Wongso, 70, bertindak. Diomeli habis-habisan si mantu celamitan, dan bayi si Mindul, 23, begitu lahir langsung dicekik hingga tewas.

Anak selalu menjadi dambaan setiap keluarga. Tapi jika kehadiran bocah itu di luar prosedur resmi, maksudnya di luar nikah, justru akan menjadi aib keluarga besar. Mbah Wongso dari Desa Pagercarang Kecamatan Suboh Kabupaten Situbondo, juga bersikap sama. Jawawi, 40, si mantu celamitan itu dimarahi habis-habisan. Sebab dialah yang jadi biang keroknya masalah. “Kamu memang mantu kurang ajar, anakku yang buta saja masih kamu telateni juga, huhhhh….,” omelnya sambil cincing-cincing.

Keluarga besar Mbah Wongsoatmojo memang termasuk kajen keringan (terhormat) di kawasan itu. Ketika suaminya masih hidup, dia menjadi panutan dan tempat bertanya penduduk dalam segala pernik-pernik kehidupan. Maka siapapun yang terpilih menjadi menantunya, gengsi dan derajatnya pun akan naik. Betapapun dia golongan rakyat biasa, tak secuilpun ada garis keturunan bangsawan, penduduk menyebut namanya menjadi den. Seperti Jawawi mantunya Mbah Wongso ini, kini orang memanggilnya Den Jawawi.

Ironisnya, Den Jawawi tak bisa membawa dan menjaga nama besar keluarga mertua. Hal ini berhubungan erat dengan mentalnya yang sangat berbakat menjadi penjahat kelamin. Betapa tidak? Damitri, 35, istrinya sudah cukup cantik di kelasnya. Tapi ketika melihat adik ipar yang berbodi mulus, ngiler juga. Padahal asal tahu saja, si Mindul ini wanita yang tidak sehat secara jasmani, kalau tak mau disebut buta. “Biar buta, yang penting rasanya, Bung!” kata setan mengompori Jawawi.

Ngilernya Den Jawawi atas Mindul memang sudah tak terperi. Soalnya bodi si gadis sungguh semog atau sekel nan cemekel (enak dipegang) orang bilang. Cacat di mata Mindul, baginya justru menjadi nilai tambah untuk memperlancar target nafsu perikebinatangannya. Bagaimana dengan tatapan matanya yang kosong dan putih itu? Bukankah hal itu bisa menurunkan “voltase” hingga 110 volt? Kata setan, tutupi saja mukanya dengan kalender Dessy Ratnasari atau Rieke Diah Pitaloka. Beres kan!

Jawawi betul-betul terbius bujukan setan. Dalam sebuah kesempatan, Mindul si buta dari goa Pagercorang itu berhasil dinodainya secara paksa. Kok diem, ya nambah lah iyauwww. Maka pada kesempatan lain gadis malang itu selalu “ditelateni” hingga kemudian hamil. Tetapi semenjak perut adik ipar itu menggelembung, sengaja Den Jawawi non aktif, karena masih menunggu perkembangan politik dalam negri.

Apa yang ditakutkan Jawawi terjadilah. Sebab ketika Mindul dipaksa menjawab 10 pertanyaan dalam sebuah interogasi non KPK, adik ipar ini ngoceh menyebut-nyebut dirinya berulangkali. Tak ayal lagi Jawawi dilandrad (diadili), diomeli habis-habisan oleh Mbah Wongso berikut Damitri istrinya juga. Kemudian malam itu juga Jawawi diusir dari keluarga besar Wongsoatmajan. “Dasar balung kere ya gak kuwat drajat (dasar orang miskin, ya tak tahan menjalani hidup enak),” kata Mbah Wongso berapi-api.

Untuk sementara, Mbah Wongso berhasil menyingkirkan lelaki perusak citra keluarga. Namun sesungguhnya, kehamilan si Mindul bagaikan menyimpan bom waktu. Karenanya sejak itu si buta ini dikenakan tahanan rumah, tidak boleh ke mana-mana. Boleh mendengarkan radio, tapi tak boleh baca koran dan nonton teve, karena memang tak bisa. Sedangkan untuk mengantisipasi perutnya yang terus berkembang, Mindul diharuskan mengenakan rok longgar sampai ke mata kaki, hingga seperti wayang golek Sunda.

Hari H yang mencemaskan dan memalukan itu pun tiba. Begitu bayi lahir, Mbah Wongso langsung menyambut cucunya tersebut dengan cekikan maut: ngekkkk! Tak peduli Mindul meratapi anaknya, bayi malang itu langsung dibuang ke selokan. Tapi beberapa jam kemudian ketahuan penduduk. Usut punya usut, terungkaplah bahwa itu bayi Mindul. Maka Mbah Wongso yang mencoba menjaga citra keluarga Wongsoatmajan, ditangkap polisi Polsek Suboh. Pengadilan Negri Situbondo kini tengah menyidangkan perkara si nenek sadis tersebut.

http://beritaseru.blogspot.com/

————————————
kumpulan cerita seks yang memuaskan untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hubungan seksual yang memuaskan untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks memuaskan – kisah seks memuaskan untuk dewasa

kumpulan cerita seks dewasa yang fantastis , cerita seks erotis , cerita seks memabukkan , kisah seks tabu memilukan , kisah seks mencengangkan , kisah-kisah seks cinta romantis , cerita-cerita seks mesra fantastik

kumpulan cerita seks dewasa yang fantastis , cerita seks erotis , cerita seks memabukkan , kisah seks tabu memilukan , kisah seks mencengangkan , kisah-kisah seks cinta romantis , cerita-cerita seks mesra fantastik
———————————–

Bunuh Diri Bohongan

Resiko punya bini cantik memang mahal, selalu berat di ongkos. Dodo, 35, yang gajinya di bawah UMR, sungguh kedodoran ketika harus memanjakan Mawarsari, 28, yang secantik artis itu. Akibatnya, ketika istrinya mengancam minta cerai, pegang saja kabel listrik pura-pura mau bunuh diri.

Istri cantik selalu dambaan setiap orang. Cuma target itu tak selalu tercapai. Banyak yang penginnya dapat secantik Banowati, dapatnya malah macam Limbuk. Sebaliknya, lelaki jelek macam Pak Ogah, malah berhasil mengawini dewi yang laksana bidadari. Maka benar kata orantua, rejeki, kematian dan perjodohan itu misteri Illahi. Tak usah dikejar-kejar, bila sampai waktunya akan tiba jua.

Dodo, agaknya lelaki yang beruntung. Tampang pas-pasan sampai rejekinya segala, kok dapat bini yang cantik laksana widadari temurun (bidadari turun). Semua orang mengakui, istri lelaki dari Kelurahan Taman, Madiun ini memang aduhai. Putih bersih, bodi seksi, betis mbunting padi. Wahhhh, sungguh memuaskan selera lelaki.Maka tak mengherankan, ketika gadis dulu banyak yang memperebutkan Mawarsari. Sayang, sampai banyak yang terkena Mawara, yang memenangkan pertaruangan malah Dodo yang kasarnya hanya modal burung doang!

Dikatakan hanya modal burung, karena dia sebetulnya sama sekali tak layak untuk menjalani fit and propertest selaku calon mantu. Gajinya di perusahaan swasta, belum kepala satu. Buat beli minyak tanah-nya Purnomo Yusgiantoro yang Rp 8.000,- seliter nantinya hanya dapat 100 liter. Sudah begitu tampang Dodo juga tak meyakinkan. Tapi karena Mawar sudah kadung cinta setengah mati, orangtuanya terpaksa meluluskan mereka naik pelaminan. “Biasanya kalau sudah ada anak, rejeki ada saja,” begitu pikir orangtua Mawarsari.

Untung benar Dodo, sebab dia yang jelek dapat Mawar yang cantik, sehingga orangpun suka meledeknya, gagak nggondol endog. Maksnydnya, orang item kok dapat itri putih. Dan ternyata pula di kemudian hari, positif thinking enyak babe Mawarsari tak terbukti. Sampai punya dua anak, rejeki Dodo tetep saja seret, gajinya masih muter-muter saja sekitar Rp 800.000,- sebulan. Akibatnya, setiap bulan sang mertua harus selalu menyuntikan dana BLBI (Bantuan Likuiditas Bapaknya Istri).”Pecut diseblakake, barang kebacut arep dikapakake (sudah kadung mau apa lagi),” kata ayah Mawar selalu.

Mestinya Dodo malu tiap bulan disuntik dana segar oleh mertua. Tapi karena dia lelaki ngimul (tak punya malu), tenang saja dia menghadapi kepincangan ekonomi. Katanya, kesulitan ekonomi yang dialami bukan miliknya seorang, tapi sudah umum di mana-mana, akibat pemerintahan yang salah urus. Pejabat yang korup, rakyat yang suruh nombokin. Negara tak berpihak pada rakyat, tapi pada Amerika. Maka betul kata budayawan WS Rendra dalam desertasi gelar doktor HC-nya di UGM, dari jaman Belanda sampai merdeka raja dan penguasa selalu tunduk pada asing.

Akibat selalu dibantu orangtua, Mawarsari jadi malu. Tapi suami digumbrengi (diomeli) tiap hari tak juga tergerak cari terobosan ekonomi. Ironisnya, setiap malam maunya “nerobos” terus karena istrinya yang cantik menggairahkan itu. Nah, sampailah kejadian beberapa hari lalu. Karena selalu hidup dalam kemiskinan, Mawar kemudian mengancam suaminya. Bukan sekadar embargo pisah ranjang, tapi pisah permanen. “Kalau begini terus, mendingan aku ceraikan saja. Tak kuat aku punya suami macam sampeyan!” ancam Mawarsari tegas dan galak.

Mendengar ancaman itu, Dodo jadi panik. Maklum, dia sangat mencintai istrinya dan tak mau kehilangan dia. Tanpa Mawar di sampingnya dia serasa kehilangan pegangan, di samping tak bisa pegang-pegang lagi. Maka gantian dia mengancam, mau bunuh diri pegang setrom jika ditinggalkannya.Ternyata dia benar-benar memegak kabel telanjang siap dicolokkan pada stop kontak. Mawarsari mencoba mencegah, tapi malah ditendang sampai kejedot tembok. Istri malang itu pun lalu lari ke tetangga minta tolong untuk mengatasi kenedakan suami.

Alah, biarkan saja. Kalau mbak jadi janda, yang nulis ini juga mau kok.

———————————-
kumpulan cerita seks dewasa yang fantastis , cerita seks erotis , cerita seks memabukkan , kisah seks tabu memilukan , kisah seks mencengangkan , kisah-kisah seks cinta romantis , cerita-cerita seks mesra fantastik
———————————–

Si Kakek kurang kerjaan

Aneh Toto, 68, ini. Sebagai ketua serikat pekerja, kenapa dia masih kurang kerjaan? Ada janda nganggur dikumpulkeboi, padahal dia masih punya istri. Ny. Mawar, 50, sih mau-mau saja, tapi anak lelakinya yang malu. Maka Jatman, 26, pun ambil tindakan. Kakek kurang kerjaan itu ditusuk pisau rahanya, jusss!

Toto memang termasuk lelaki aktif dalam organisasi. Dalam usia bukan lagi muda, nyaris mendekati Mbah Maridjan, dia masih dipercaya sebagai ketua SPSI sebuah kecamatan di Kabupaten Wonogiri (Jateng). Dan sejak 5 tahun lalu malah, dia aktif pula dalam lembaga non departemen, namanya Partai Karya Peduli Janda. Maklum lah sudah beberapa tahun ini dia ngopeni (memelihara) janda STNK (Sudah Tua Namun Kenyal) asal Desa Biting Kecamatan Purwantoro.

Ironisnya, janda Mawar tak dinikah secara resmi, melainkan hanya dikumpul-keboi semata. Bagi lelaki yang pemahaman agamanya sebatas sampai KTP, lembaga perkawinan untuk mengesahkan hubungannya dengan sang janda, dianggap tidak perlu. Baginya, kegiatan bersama Mawar selama ini sekadar bentuk kerjasama nirlaba saja. Sini enak, sana kepenak (nikmat), cukuplah itu. Oleh karenanya selama ini, tak pernah ada surat menyurat, tapi buka aurat jalan terus!

Kata sumber yang layak dipercaya, status menggantung seperti ini bukan maunya Toto semata. Sebetulnya dia ingin pula menikahi janda itu secara resmi, tapi Mawar yang tidak mau dengan alasan takut pensiunan almarhum suaminya hilang. Sebab bagi janda sejumlah anak ini, dalam usia sekritis ini dia tak begitu perlu soal materil, karena yang penting onderdil. Jelas ini sangat menguntungkan Toto. Jadi “pengurus” Partai Karya Peduli Janda, ternyata kewajiban politiknya cuma harus rajin mengasup telur mentah campur madu dan merica. Itu saja.

Akan tetapi langit asmara di Wonogiri tidaklah selalu cerah. Sudah beberapa bulan ini Toto tak lagi memasok materil dan onderdil pada Mawar. Alasannya, dia mulai cemburuan. Nah, gara-gara janda itu ditinggal begitu saja setelah sekian lama diobok-obok, para tetangganya pun mempergunjingkannya. Bahkan Jatman anak sulung Mawar diledek sebagai anak yang tak punya harga diri. “Kayu diumpaki, cagake lenceng dhewe. Ibune ditumpaki anake meneng wae (ibu dikeloni anak diam saja),” ledek teman-teman Jatman.

Hati Jatman lama-lama jadi panas, ketika olok-olok itu selalu berseliweran masuk telinganya. Benar juga kata orang-orang itu, masak ibunya hanya dijadikan obyek seksualitas semata, tanpa ada timbal balik yang nyata. Maka ketika beberapa malam lalu dia melihat mantan gendakan ibunya itu berasa di Pasar Slogoimo, darah mudanya pun mendidih. Pisau pemecah es yang dibawanya dari rumah langsung ditusukkan ke rahang Toto, juss. Kakek nafsu besar itu pun terjungkal mandi darah, sedangkan Jatman yang hendak kabur ditangkap dan diserahkan ke Polsek Slogoimo malam itu juga.

———————————-
kumpulan cerita seks dewasa yang fantastis , cerita seks erotis , cerita seks memabukkan , kisah seks tabu memilukan , kisah seks mencengangkan , kisah-kisah seks cinta romantis , cerita-cerita seks mesra fantastik
———————————–

Kecemburuan Yang Terlambat

Cerita selingkuh itu sudah lama terjadi, tapi ketika Suropati, 61, mendengarnya beberapa minggu lalu, tersentak juga dibuatnya. Jadi Sakura, 44, istri tercintanya selama ini, 7 tahun lalu pernah disetubuhi Jono, 50, tetangga sendiri? Yoh, yoh….tunggulah balasan dendam kesumatku, sayank!

Ini kisah lama, yang orang Jawa bilang: mbaleni sega wadhang (makan nasi basi). Namun basi atau baru, jika menyangkut harga diri, nyawalah taruhannya. Yang bener saja, istri yang sangat dicintai selama ini, dikabarkan pernah berselingkuh dengan Jono lelaki nggrathil (suka iseng) tetangga sendiri. Bagaimana Suropati tak tersinggung dan terinjak-injak harga dirinya? “Aset” nasional milik istri, yang kau tercipta hanya untukku, enak saja dinikmati pula oleh lelaki lain. Ini pelecehan!

Namun pada awalnya, Suropati tak percaya isyu yang dinilainya tak bertanggung jawab tersebut. Tak hanya satu orang, para juru bisik itu memberitahukan bahwa 7 tahun lalu Sakura pernah berselingkuh dengan Jono. Ketika Suropati pergi keluar kota urusan bisnis, penduduk sering menyaksikan Jono menyelinap ke kamar Sakura. Lalu di temaramnya lampu remang-remang, mereka berbagi cinta pada tempat yang bukan haknya. “Lihat anakmu terkecil itu, kan ada mirip-miripnya sama Jono,” kata tukang kompor itu mencoba menyampaikan bukti-bukti otentik.

Tak urung, Suropati lalu merunut ke masa lalu, sekaligus menyimak kembali kehadiran putra terkecilnya yang kini sudah berusia 5 tahunan. Kok iya ya, wajah Jendul memang sedikit mirip dengan Jono. Kulit boleh putih kuat pada ibunya, tapi bentuk bibirnya yang mirip Tukul Arwana itu, sungguh sebuah duplikasi bibir si tetangga keparat. Makin menerawang ke belakang, Suropati jadi ingat bahwa kala itu bahkan hingga kini, dia memang tak bisa memberikan “pelayanan” memuaskan pada istri. “Ya, ya, dalam hal beginian, saya memang kalah rosa-rosa sama Mbah Maridjan,” gumam Suropati sambil manggut-manggut kayak Pak Harto.

Agar rasa penasaran itu tak dibawa mati kelak, Suropati lalu mencoba klarifikasi dan interpelasi pada Sakura istrinya. Tapi jawabannya mbolak-mbalik nggak keruan, macam Ny. Artalyta dalam kasus suap BLBI di Simprug. Ketika ditanya apakah bener dulu pernah meteng (hamil) tidak sama suami, jawab Sakura: ya tak mungkinlah, masak hamil saja kok berdua-dua. Coba, itu apakah bukan jawaban yang melintir bak seorang pelawak? Dan karena itulah Suropati yakin bahwa Jono memang pernah menyetubuhi istrinya, entah berapa kali.

Kekecewaan, kecurigaan dan kecemburuan kini melibas hati dan jiwa Suropati sepanjang hari. Kecewa karena “aset” istri yang selama ini jadi hak monopoli, ternyata dijual bebas menjadi saham terbuka. Dia juga cemburu karena ada pihak lain yang bermaksud merebut cintanya. Tapi di sisi lain, Suropati juga jadi jijik, karena “menu” 4 sehat 5 sempurna itu sudah diotheh-otheh (diacak-acak) Jono lelaki tetangganya sendiri. “Lima kali kau menggauli istriku, lima kali pula celurit ini masuk ke tubuhmu,” ancam Suropati bagaikan Prabu Baladewa mau ketemu Kangsa dari Sengkapura.

Untuk menunaikan dendam kesumatnya, kini Suropati ke mana-mana selalu membawa celurit. Ketemu, betttt! Ketemu, bettt! Begitu selalu dia mengancam. Dan tak makan waktu lama, kesempatan itu hadir depan mata. Saat lelaki dari Desa Bungatan Situbondo itu henak ke sawah, langsung dikuntit dari belakang. Begitu dekat langsung saja crlurit dibacokkan beberapa kali crosss, crosss. Jono terjengkang mandi darah dan dilarikan ke rumah sakit. Sedangkan Suropati, dengan celurit mandi darah menyerahkan diri ke Polsek Bungatan. Dia serahkan clurit maut tersebut dan mengaku usai mengeksekusi Jono di sawah.

———————————-
kumpulan cerita seks dewasa yang fantastis , cerita seks erotis , cerita seks memabukkan , kisah seks tabu memilukan , kisah seks mencengangkan , kisah-kisah seks cinta romantis , cerita-cerita seks mesra fantastik
———————————–

Saat Kalung Menyiksa Polisi

Karena kepepet kalung bisa masuk gaden (pegadaian). Di Pekalongan (Jateng), karena kepepet pula, kalung bisa masuk perut. Tapi yang kasihan Pak Polisi. Berjam-jam dia harus menunggui maling buang air besar, lantaran menunggui si kalung untuk dijadikan barang bukti. Agaknya polisi Polsek Tersana sedang dicoba, harus mengurusi soal sepele, tapi bisa bikin berabe. Ini semua gara-gara ulah Jatmiko, 42, warga Gang 8/55 kota Pekalongan. Di kalangan mayarakat setempat, nama lelaki tersebut memang sudah dikenal sebagai bramacorah kacangan, suka mencuri. Atau pura-pura pinjam uang, tapi setelah diberi dia tak pernah mau mengembalikan. Jadi sedikit niru-niru skandal BLBI.

Nama Jatmiko demikian beken di kota batik itu. Maka setiap keluarga yang kedatangan dia, mau tak mau harus mengikuti petuah di jaman Orde Baru, tingkatkan kewaspadaan nasional. Itu artinya, jangan meleng pada benda-benda berharga di rumah itu. Sebab bukan mustakhil, ketika tuan rumah lengah Jatmiko langsung main samber selincah elang, dan pergi secepat kilat. Dan karena ulahnya itu pula, Jatmiko sangat dikenal baik di kalangan kepolisian.

Gemes dan jengkel selalu menjadi reaksi umum setiap keluarga yang didatangi Jatmiko. Tak terkecuali kelurga Sunardi yang tinggal di Pujut Kecamatan Tersono Kabupaten Batang. Tapi karena sudah kenal lama, keluarga purnawirawan Polri itu tak pernah bisa menolak ketika Jatmiko main ke situ. Cuma ya itu tadi, dompet dan kantong harus ditutup rapat, termasuk lemari tempat barang-barang berharga. Sebab sekali meleng, wush….Jatmiko pun akan jadi maling aguna (pencuri lihai).

Ee, ternyata lagu lama masih kembali berulang. Di saat Jatmiko ditinggal Wigiarni istri Sunardi berangkat mengajar di SD Pujut, kembali maling kacangan itu hendak beraksi. Melihat tuan rumah juga pergi keluar momong cucu, dia langsung masuk kamar dan menyikat sejumlah perhiasan di almari, dari kalung, cincin dan anting-anting. Habis itu kembali Jatmiko duduk manis di ruang tamu. Ketika Sunardi kembali mengajak ngobrol, dia juga melayani dengan tenang. Seperti tak pernah terjadi apa-apa.

Namun ternyata Sofi anak Sunardi mengendus kejahatan Jatmiko. Melihat almari acak-acakan, dia segera menelpon ibunya. Ny. Wigiarni pun pulang dan ke mana lagi alamat tuduhannya kecuali pada Jatmiko. Tapi bak orang suci saja, dia mengaku tidak mencuri. Padahal ketika pura-pura ke kamar mandi, dia segera memasukkan anting dan cincin itu ke lobang WC, sedangkan kalungnya ditelan segera meski tanpa penghantar pisang sebagaimana lazimnya minum obat.

Maka ketika Ny. Wigiarni mencoba menggeledah, Jatmiko tenang-tenang saja, karena memang tak ditemukan barang bukti. Tapi Sunardi tak kekurangan akal, dia segera melapor ke Polsek Tersana dan Jatmiko pun digelandang ke kantor polisi. Dalam pemeriksaan barulah dia mengaku bahwa anting dan cincin dimasukkan ke dalam lobang kloset. “Sedangkan kalung memang saya telan,” kata Jatmiko sambil kadang meringis, mungkin laju kalungnya dalam perut agak tersendat karena jalur pantura pada rusak.

Akhirnya Kapolsek Tersana, AKP Kukuh Wiyono, memerintahkan Jatmiko untuk dirontgent di puskesmas. Hasilnya, kalung Ny. Wigiarni memang berada di usus besar si maling. Sejak itu tahanan satu ini diperlakukan istimewa, selain manu standar, ditambah makanan cuci mulut berupa pisang dan pepaya sebanyak-banyaknya. Setiap ke WC dia dikawal beberapa polisi, dan buang airnya pun tak boleh di tempat lazimnya. Dan apa yang ditunggu polisi itupun tiba. Di subuh nan cerah, diiringi suara burung emprit menyapa pagi, berhasilah Jatmiko “bertelur” berupa seuntai kalung 10 gram. Legalah pak polisi, karena berhasil mendapatkan barang bukti.

Hebat nian Jatmiko. Presiden pun takkan dikawal sampai ke WC.

———————————-
kumpulan cerita seks dewasa yang fantastis , cerita seks erotis , cerita seks memabukkan , kisah seks tabu memilukan , kisah seks mencengangkan , kisah-kisah seks cinta romantis , cerita-cerita seks mesra fantastik
———————————–

“Burung Nuri”-nya Jupri

Kenikmatan selingkuh Mat Jupri, 40, harus dibayar mahal. Di kala “nanggung” mengencani bini tetangga, ketahuan suaminya! Misno, 37, naik pitam. “Burung Nuri” Jupri yang terbang tinggi ke rumah tetangga itu pun dipelintir dan digetok batu. Sang peselingkuh kelojotan, Misno jadi urusan polisi Tuban.

Andaikan bisa ditukar tambah, ingin rasanya Mat Jupri menukar istrinya dengan si Nuryati, 32, wanita tetangga dekat rumah. Soalnya, tipikal wanita yang pernah diidolakan selama ini, ternyata semua ada pada Nuryati. Ya wajahnya, ya bodinya, ya kulitnya. Pendek kata sosok wanita itu begitu sempurna, nyaris macam Gusti Nurul putri dari Mangkunegaran (Solo) di masa lalu. Sayang, Nuryati punya cacat yang fatal, yakni …..sudah jadi bini orang!

Namun Mat Jupri memang bukan tipe lelaki yang mudah menyerah. Di mana ada kemauan, pastilah di situ ada jalan. Kalaupun gagal, ya anggap saja kegagalan adalah sukses yang tertunda. Bakat mata keranjangnya mengajarkan, wanita itu makhluk yang lemah. Dia bertindak bukan berdasarkan pikiran, tapi perasaan. Karenanya siapa yang berhasil menyelami jiwa seorang wanita, pada gilirannya pastilah bisa mengeloninya. “Dan itu akulah orangnya,” begitu tekad Mat Jupri demikian jumawa.

Gairah asmara Mat Jupri atas Nuryati memang sangat menggebu-gebu. Tiada hari tanpa mewaspadai. Dia mau ke pasar, mau arisan atau belanja warung dekat rumah, tak pernah lepas dari ujung matanya. Bila seminggu tak melihat Nuryati, serasa seabad dia menanggung rindu. Mana kala dia bertemu sesama ibu, lalu cipika-cipiki macam Tukul Arwana di Trans-7, Mat Jupri cemburu bin menggerutu. Mustinya, yang cium pipi kiri pipi kanan itu dirinya, bukan para wanita itu!

Ekspansi dalam tata niaga cinta pun mulai digelar. Dia merayu dan merayu mana kala ketemu. Pekerjaan Misno yang hanya petani, sangat memungkinkan Mat Jupri bertindak lebih leluasa. Di kala suami Nuryati masih di sawah, sementara Mat Jupri sudah pulang kantoran di swasta, proyek rayuan pulau kelapa itu selalu dilancarkan. Mulai dari kata sampai asta (tangan) semua bekerja. Bila situasinya demikian memungkinkan, berani saja Mat Jupri main towel dari pantat hingga daerah MMC (Merapi Merbabu Compleks).

Namanya makhluk wanita memang selalu lemah. Bila disosor terus, meski awalnya ogah akhirya ya ah, ah, ah! Nuryati begitu pula. Begitu gencar serbuan lelaki tetangganya, sekali waktu dia betul-betul pasrah. “Aset” nasional yang selama ini menjadi hak monopoli suami, kini dipindah tangankan pada Mat Jupri. Rabu (12/3)-Rabu (12/3) mengancam mau panggil hansip, sekarang Nuryati malah bilang: sip, sip, sip! Oh yes, oh yess!

Pertama kali mendulang sukses, ke sononya sudah barang tentu semakin lancar saja. Asal ada peluang kini Mat Jupri pastilah menyelinap ke kamar Nuryati, bisa malam, bisa matine show (main siang). Pulang dari kamar istri Misno, pastilah wajah Mat Jupri sumringah dan seria. “Burung nuri terbang ke tetangga, balik turun di atas dahan. Mari-mari kasih hati, aku rindu kepada tuan. Goyangmu elok….” kata Mat Jupri sambil bersiul-siul.

Orang sekampung di Desa Mliwang Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban, termasuk juga Misno selaku suami, sampai berminggu lamanya tak mengendus perbuatan mesum Nuryati. Cuma, beberapa hari lalu ketika dia menggembalakan sapinya di tegalan, Misno merasa tak tenang di hati. Ketika dia pulang ke rumah dan masuk kamar, mendapati Mat Jupri tetangganya tengah nangkring di tubuh istrinya dalam kondisi telanjang. Langsung saja penjahat kelamin itu diseret keluar. Dibantu seorang familinya, Mat Jupri langsung diikat ditiang dan dipukuli berdua.

Lalu adegan paling sadis pun terjadi. Burung “nuri” Mat Jupri diplintir sehingga berbalik arah 180 drajat. Batu pun diambil lalu dibenturkan si burung malang. Mat Jupri pun berdarah-darah dan pingsan. Aksi penganiayaan itu baru reda ketika pamong desa tiba. Mat Jupri dilarikan ke RSUD dr. R. Kusuma, sementara Mat Jupri dan familinya jadi urusan polisi. Biar masuk penjara, tapi rasanya: puasss, puasss, puassss.

———————————-
kumpulan cerita seks dewasa yang fantastis , cerita seks erotis , cerita seks memabukkan , kisah seks tabu memilukan , kisah seks mencengangkan , kisah-kisah seks cinta romantis , cerita-cerita seks mesra fantastik
———————————–

Alimah Si Janda Kembang

Paimo, 40, memang layak jadi ketua umum Partai Karya Peduli Janda lagi. Betapa tidak? Di kala pisah ranjang dengan bini, dia nepsong banget pada janda kembang anak tetangga. Dengan mengesampingkan etika dan moral, dilibasnya si janda Alimah, 20, gusrakk, gusrakkk, gusss…..raaaaak!

Edan memang Paimo dari Kelurahan Bajang, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar (Jatim) ini. Sebagai makhluk homo sapiens, kadang kelakuannya seperti sapi. Tak tahu etika dan martabat. Hanya demi menuntaskan libidonya, dia berani berbuat apa saja, meski berseberangan dengan moral. Sepertinya, bagi dia hidup ini hanya untuk bercinta. Baginya, seks adalah panglima. Ketika kepala kadung pusing, apa pun dilabraknya.

Tapi libido yang tinggi ternyata tak didukung oleh kemampuan ekonomi. Kasarnya, hanya kuat di onderdil, tapi lemah pada materil. Selama 15 tahun mengarungi bahtera rumahtangga, Paimo tak mampu memberikan kenyamanan dalam keluarga sakinah. Pekerjaannya yang serabutan, menyebabkan hidupnya nyenen-kemis. Di rumahnya yang sederhana, hanya anak saja yang selalu bertambah, bukan harta. “Kalau ketemu orang, kan yang ditanyakan jumlah anak, bukan kekayaan,” begitu dalih Paimo.

Abunawas juga rupanya si Paimo ini, gemar bersilat lidah. Tapi itu kan bukan kebenaran mutlak, cenderung nggak umum. Maka Sarni istrinya suka menegurnya, untuk lebih bersemangat mencari rejeki, karena kebutuhan sehari-hari semakin besar. Mana listrik mau naik dan dibatasi, kena PPN lagi. Tetapi lagi-lagi Paimo berabunawasria bahwa rejeki jodoh dan kematian itu misteri Illahi, umat tinggal menjalani. Dengan kata lain, tak perlu ngaya: ana dina ana upa (ada hari ada makanan).

Istrinya pun lama-lama sebel. Dicambuk agar bersemangat, kok tetap saja loyo. Akhirnya dari pada ribut melulu, Paimo pun diembargo, tidak boleh tinggal satu ranjang dengan segala konsekuensinya. Keputusan itu ditetapkan di Kelurahan Bajang dan berlaku selama 24 jam nonstop. Itu artinya, tak ada kesempatan sedetik pun untuk “nyusul”, dan tak tahulah sampai kapan Paimo dilarang keras mendekati istri sendiri. Prinsip Sarni: kerja, kerja, kerja, jangan hanya bisanya ngerjain bini!

Namun Paimo memang macam kambing bandot, ditarik-tarik supaya maju, justru malah semakin mundur. Dan sementara hari-hari ngaplo (tanpa kegiatan) nya makin berkepanjangan, dia mulai melirak-lirik Alimah anak tetangga, janda kembang yang baru beberapa bulan menjalani status jandanya. Wajah si biasa saja, tetapi bodinya kemelon (enak dikeloni) sekali. “Ooh Alimah janda muda, Alimah aku cintaaaa……” begitu senandung Paimo menyanyikan lagunya Benyamin S.

Yah, cinta boleh-boleh saja, tapi tak ada modal ya sebaiknya minggir saja. Paimo juga tahu itu, tapi lantaran di rumah sudah lama tak dapat “jatah” dia jadi mata gelap. Beberapa hari lalu, pas di rumah sepi Alimah dipanggil main ke rumahnya. Tanpa curiga janda bahenol itu mendekat. Tiba-tiba dia ditarik ke dalam kamar. Meski meronta, tetap saja dipaksa. Kejadian selanjutnya terserah Anda, eh bukan, Paimo ding! Untuk kali pertamanya suami Sarni ini menjadi “generasi penerus”. Memang ora urus!

Alimah tentu saja tidak tinggal diam. Bukan memberi respon, maksudnya. Selesai jadi kebiadaban tetangga, dia mengadu kepada orangtuanya, dan diteruskan kepada istri Paimo tentu saja. Tapi Sarni tak bisa memberikan solusi, bahkan ikut pula memaki-maki. Meski lelaki ini siap menikahi Alimah, tetap saja dilaporkan ke polisi dan kemudian Paimo dijebloskan ke tahanan Polsek Talun. “Bayangkan Pak, pengin kelon sama bini sendiri saja kok dibatasi, kayak PLN saja,” kata Paimo di depan petugas.

———————————-
kumpulan cerita seks dewasa yang fantastis , cerita seks erotis , cerita seks memabukkan , kisah seks tabu memilukan , kisah seks mencengangkan , kisah-kisah seks cinta romantis , cerita-cerita seks mesra fantastik
———————————–

Cintaku Di Lapangan Hijau

Berselingkuh itu tidak baik dan dosa. Tapi kalau kepepet, mbok yang sedikit elegan, kenapa. Masak kelonan dengan suami orang, di lapangan hijau, memangnya mau main bola? Gara-gara ulahnya yang tak patut itulah, pasangan Parji – Sumi digerebek massa dan jadi urusan Polres Probolingga (Jatim).

Umur Ny. Sumi baru 40 tahun. Tapi dalam usia semuda itu dia harus menyandang status janda. Bukan karena ditinggal mati, tapi sengaja dia minta cerai lantaran suaminya yang bertugas di Kejaksaan itu kawin lagi. Sumi tak rela suami membagi cintanya pada perempuan lain. Mentang-mentang oknum Jaksa itu gudangnya duit, sehingga perempuan dijadikan medan investasi. “Mendingan jadi janda, daripada tiap hati makan hati berulam jantung,” begitu kata Ny. Sumi non Hakim.

Lima bulan hidup menjanda masihlah kuat. Tapi sudah lebih dari 2 tahun belum ketemu juga suami pengganti, ya asemlah bibir ini. Kalau laki-laki, “jajan” di luaran dianggap biasa. Lha kalau perempuan, apa mungkin pergi ke kompleks PTS (Pria Tuna Susila). Itu pun tak pernah ada. Di mana pun, dari Kramat Tunggak (Jakarta), Sunan Kuning (Semarang), Ngujang (Tulungagung) hingga Bangunrejo (Surabaya), tak pernah ada ceritanya pelacur brengosan (kumisan) dan jenggotan.

Aneh memang, dalam usia kepala empat Sumi yang berwajah cantik macam Sumi Hakim (peragawati tahun 1970-an) ini kok belum ketemu lelaki yang siap berkoalisi. Padahal, sebagai janda dia tak menuntut terlalu banyak pada calon suaminya. Dia tak perlu kaya, status duda pun tak masalah. Yang penting sehat jasmani dan rokhani, tidak terlibat G.30S/PKI serta bukan partisan dan tidak geleman (apa saja mau).

Ny. Sumi ternyata masih beruntung. Sekian lama dalam masa penantian, akhirnya ketemu juga lelaki yang memahami kondisinya. Sayangnya, Parji, 35, sudah punya istri, sehingga untuk difinishkan ke jenjang pernikahan terlalu banyak batu sandungannya. Di samping sejak awal dia anti poligami, usia Parji terlalu muda untuknya. Tetapi sebagai teman curhat, ternyata dia sangat ideal. Dia bisa menjadi pendengar yang baik, kemudian memberikan solusi-solusi yang meyakinkan.

Ya, karena tak mungkin jadi suami istri, keakraban Sumi pada Parji sebatas ngobrol-ngobrol saja. Jika pun ada pelanggaran garis demarkasi, paling sekadar mengikuti kiat orang buta, yakni sekadar raba meraba dan pegang memegang, itu saja. Soalnya Sumi sadar betul, tak mungkin dia dijadikan bini kedua Parji. Dan dia juga tak mau lelaki itu mengurbankan istri demi mengawini dirinya. “Aku tak mau istrinya menyumpah-nyumpah, sedangkan aku mendesah-desah,” kata Sumi sekali waktu.

Akan tetapi kalau sekedar desahan darurat, bolehlah. Itu pula yang dilakukan Sumi dan Pardji beberapa hari lalu di lapangan bola Jalan Brantas, kota Probolinggo. Malam itu sekitar pukul 20.00 mereka berdua-dua duduk lesehan di tempat gelap di bawah pohon nan rindang. Seperti biasa, Sumi bercurhat ria tentang kehidupannya selama ini. Lalu sebentar-bentar terdengar suara plak-plek, sepertinya pukulan tangan kena kulit. Tapi bukan sedang membunuh nyamuk, melainkan tangan Sumi memukul tangan Parji karena mulai geratakan ke mana-mana!

Nah, saking asyiknya berpacaran di tempat gelap dan sepi, tak tahulah bahwa malam itu ada operasi susila dari Polres Probolinggo. Nah, di saat tangan Parji menelisik ke mana-mana bak Tim SAR, polisi menangkapnya. Meski Sumi sudah mengaku orang Kejaksaan dan Parji siap menyogok polisi Rp 500.000,- pasangan mesum itu tetap di gelandang ke kantor polisi. Dalam pemeriksaan janda dua anak dari Perum Sumbertaman itu bersikaras mengaku, di situ sekadar curhat, bukan berbuat mesum. “Kalau curhat kenapa baju dan rok sudah nyaris terlepas dari badan?” sergah polisi telak.

Karena kegerahan ngkali Pak!

http://beritaseru.blogspot.com/

———————————-
kumpulan cerita seks dewasa yang fantastis , cerita seks erotis , cerita seks memabukkan , kisah seks tabu memilukan , kisah seks mencengangkan , kisah-kisah seks cinta romantis , cerita-cerita seks mesra fantastik

kumpulan cerita seks dewasa yang menggiurkan , cerita seks merangsang , cerita seks memalukan , kisah seks tabu menjijikkan , kisah seks menegangkan , kisah-kisah seks mendebarkan , cerita-cerita seks menyakitkan dan memuaskan

kumpulan cerita seks dewasa yang menggiurkan , cerita seks merangsang , cerita seks memalukan , kisah seks tabu menjijikkan , kisah seks menegangkan , kisah-kisah seks mendebarkan , cerita-cerita seks menyakitkan dan memuaskan
—————————————————–

Kerokan Paling Mewah

Rupanya hidup bermewah-mewah bukan monopoli orang kaya saja. Meski Fulanah – Jhoko hanya guru madrasah, mereka menyempatkan diri “kerokan” dalam sebuah hotel di Kediri (Jatim). Tapi karena mereka bukan suami istri, kerokan paling mewah sepanjang sejarah Kediri ini jadi urusan polisi.

Ini memang kisah aneh, tapi sekaligus memalukan. Sebab baik Fulanah, 50, maupun Jhoko, 55, adalah seorang guru. Guru pun bukan sembarang guru, melainkan guru madrasah tsanawiyah di kota Nganjuk. Dengan predikat yang sarat bermuatan agama tersebut, mestinya tali moral dan iman mereka tak diragukan lagi. Tapi ternyata, godaan setan lebih kuat sehingga menggelincirkan mereka ke hubungan yang terlarang. Padahal, kenikmatan sesaat itu menyebabkan citra kedua guru ini jatuh di masyarakat.

Fulanah dan Jhoko memang teman sepekerjaan. Mereka juga sama-sama sudah punya keluarga masing-masing. Tapi bagi setan, menggarap mereka menjadi pasangan selingkuh bukan soal sulit. Apa lagi Jhoko ini termasuk lelaki yang kelewat normal, mudah tergiur konde bulat dan pantat besar. Sekali kena lirik Bu Fulanah, langsung klepeg-klepeg lali purwa duksina (lupa arah) dan keluarga. Ketika setan merekomendasikan mereka untuk bermesum ria, langsung saja meng-hooh-kan diri.

Dalam lingkungan sekolah mereka, Bu Guru ini memang nampak paling menonjol. Meski usia Fulanah sudah pas kepala lima, tapi bodinya masih sekel nan cemekel. Didukung oleh perwajahan dan penampilan yang cukup menakjubkan, banyak lelaki yang tertarik untuk menikmati wajahnya berlama-lama. Cuma kebanyakan dari rekan guru ini hanya sekadar mengagumi, bukan untuk menggumuli. Maklum, mereka selalu ingat akan batasan-batasan moral dan agama.

Untuk guru yang “kesedikitan” ini adalah Jhoko itu tadi. Dalam usia 11 pelita sekarang, dia masih suka mbagusi (sok ganteng) terhadap makhluk lawan jenisnya yang nampak mulus. Diam-diam dia menaksir berat Fulanah dengan target dikemah-kemah (disantap) sampai ke tulang-tulangnya. Apa lagi Jhoko menengarai, dari gerak-geriknya Bu Guru rekan sekerja ini siap “dikerjain” bila timing dan tempatnya memungkinkan. “Sekali-sekali diajak jalan-jalan kenapa….,” bujuk setan.

Mulailah Pak Guru asal Ngronggot ini hendak nyronggot (makan) Bu Fulanah. Ternyata dia memang memberi angin segar, terbukti ketika diajak jalan bareng di luar sepengetahuan suami, dia hooh saja. Akhirnya, dari jalan bareng itu pun meningkat jadi tidur bareng dengan segala variasi dan konsekuensinya. Tempatnya sengaja dipilih di luar kota, bukan di Nganjuk daerah asalnya. Maklum, bagi kalangan peselingkuh kota tempat tinggal menjadi demikian sempit, sehingga takut-takut bila kepergok rekanan dan kenalan.

Agaknya, meski Fulanah – Jhoko cukup rapi mengemas skandal asmaranya, lama-lama tercium juga oleh suami Bu Guru. Hanya saja dia belum menemukan bukti akurat, sehingga belakangan ini hanya diwaspadai saja seperti anggota Petisi 50 di zaman Orde Baru dulu. Dan karena Fulanah masih merasa aman dalam debut selingkuhnya, beberapa hari lalu mengajak gendakannya santai di sebuah hotel di kota tahu, Kediri. Jhoko tentu saja semrintil (spontan mau), karena “tahu”-nya Fulanah jauh lebih kenyi-kenyil dari tahu kacung.

Malang nian nasib mereka. Baru saja Jhoko – Fulanah “warming up” di kamar Hotel Adi Surya, tahu-tahu digerebek polisi Samapta Kediri atas laporan suami Bu Guru. Ketika pintu didobrak, keduanya nyaris dalam kondisi bugil. Namun demikian Fulanah masih juga bisa berdalih ketika diperiksa di Polres Kediri. “Kami nggak berbuat apa-apa, kecuali hanya kerokan saja,” katanya serius. Tentu saja polisi tak begitu saja percaya. Masak, hanya untuk kerokan saja kok mesti dilangsungkan di sebuah hotel, dari Nganjuk ke Kediri segala. Sekaya apapun boss Gudang Garam, pastilah belum pernah melakukannya.

Ada nggak bukti lain, misalnya punggung Bu Guru nampak seperti sebra, gitu?

—————————————————-
kumpulan cerita seks dewasa yang menggiurkan , cerita seks merangsang , cerita seks memalukan , kisah seks tabu menjijikkan , kisah seks menegangkan , kisah-kisah seks mendebarkan , cerita-cerita seks menyakitkan dan memuaskan
—————————————————–

Petaka Di Depan Mata

Keterlaluan betul si Den Bagus, 46, ini. Istri sendiri tak kunjung hamil, anak tiri pun “ditelateni”. Lebih gila lagi, hubungan intim bak suami istri itu dilakukan dalam satu kamar. Akibat ketidak berdayaan Ny. Mawardani, 37, dia berlagak pilon saja ketika Sarah, 18, putrinya ah uh ah uh…. digauli ayah tirinya di depan mata.

Perkawinan selalu membawa target untuk berketurunan, beranak pinak di bumi Allah. Memang tak bisa dipungkiri, ada kalanya ada juga laki perempuan menempuh jalur itu sekedar untuk melegalisir sebuah nafsu. Daripada masuk kategori zina, kawin siri bahkan mut’ah pun dilakukan, yang penting menjadi halalan tayiban wa asyikan. Bila kemudian hadir si upik, ya itulah resiko ungkapan:ayah ibu bercinta, si anak menderita!

Den Bagus yang dari Desa Rejosari Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung (Jatim), apakah juga bermotif demikian? Bukan! Dia menikahi janda Mawardani 10 tahun lalu sungguh-sungguh murni karena cinta. Tak ada sebiji sawi pun ada niatan sekadar untuk mengumbar nafsu. “Kalau aku hanya butuh “itu”-nya, kawin saja dengan perempuan yang masih perawan buntelan plastik,” kata Den Bagus sekian tahun lalu.

Barangkali benar alasan Den Bagus. Sebab sampai jadi bujang lapok dalam usia 36 tahun kala itu, dia karena terlalu selektif mencari calon istri. Banyak perawan kinclong yang siap diperistri, tapi tak satupun belum ada yang memenuhi kriterianya. Lha kok ketika ketemu Ny. Mawardani yang bekas TKW dan sudah punya anak usia kelas II SD, dia malah tertarik. Maka tanpa melalui fit and proper test di DPR segala, janda muda itu pun dinikahinya dengan segala resikonya.

Ee ternyata, keputusan memilih Mawardani bukanlah pilihan yang tepat. Bukan soal mental dan perilaku, tapi soal 3 M (masak, manak, macak) dalam filosofi Jawa. Soal masak, Mawardani pandai; semur jengkol pun terasa ati di tangannya. Macak juga jagonya, karena bila sudah bersolek bini Den Bagus ini bak Putri Solo saja laiknya. Tapi soal manak, lha ini yang payah. Dikeloni sepanjang usia perkawinannya, hasilnya hanya keringatan doang!

Lima tahun pertama, Den Bagus masih bisa berdalih “Gusti Allah durung maringi”. Tapi menginjak 8 tahun rumahtangganya kok perut istri masih datar-datar saja, mulailah dia menggugat. Sikap pasrah-pasrah saja ternyata tidak menolong keadaan. Bukankah Allah telah mengingatkan: tidak akan aku ubah nasib sebuah kaum, kecuali mereka berniat mengubah nasibnya sendiri. “Wah, kalau begini aku mendingan kawin lagi saja,” begitu kata Den Bagus kemudian.

Akan tetapi niat itu terpaksa surut, sebab ketika diajukan pada istri tercinta, ditolak mentah-mentah macam 2 calon gubernur BI. Kalau begini harus bagaimana? Mungkinkan trah Den Bagus Projopangarsan harus cures (punah) begitu saja. Nah, dalam kondisi bimbang dan ragu tersebut, setan segera masuk memberikan solusi. Namanya juga setan, tentu saja solusinya yang mboten-mboten saja. Katanya: tengoklah Bleh, anak tirimu kan begitu mulus menjanjikan!

Den Bagus imannya memang masih setebal triplek, karenanya gampang dikompori setan. Ketika istrinya tidur pules, anak tiri yang kini sudah usia 17 tahun itupun “ditelateni”-nya. Awalnya berontak, tapi lama-lama tak pernah melawan, bahkan tuman (ketagihan). Saking seringnya menggauli Sarah di kamar yang sama, sekali waktu kepergok juga oleh sang ibu. “Habis, aku mau kawin lagi nggak boleh,” dalih Den Bagus sambil maju terus pantang mundur.

Jejak-jejak selingkuh Den Bagus makin terbuka saja sejak itu, maksudnya: di depan istri pun dia tega menggauli Sarah. Dan karena ketidak berdayaannya, Mawardani hanya berlagak pilon saja ketika petaka rumahtangga itu selalu hadir di depannya. Bahkan sering pula terjadi. Belum puas atas pelayanan anak tiri, Ny. Mawardani pun ditariknya untuk melanjutkan kisah asmaragama session kedua. Tali iman dan malu Den Bagus memang kadung putus.

Akan tetapi kemesuman ayah tiri bejad ini pun tamat ketika tiba-tiba perut Sarah membuncit dan dipergunjingkan warga. Karena Mawardani diam saja, pamong desa pun ambil tindakan. Sarah diperiksa dan ngocehlah dia bahwa yang menggauli selama ini adalah Den Bagus ayah tirinya. Praktis bapak celamitan itu segera digelandang ke Polsek Gondang. “Habisnya, sama ibunya “puso” melulu Pak,” kata Den Bagus membela diri saat diperiksa.

—————————————————-
kumpulan cerita seks dewasa yang menggiurkan , cerita seks merangsang , cerita seks memalukan , kisah seks tabu menjijikkan , kisah seks menegangkan , kisah-kisah seks mendebarkan , cerita-cerita seks menyakitkan dan memuaskan
—————————————————–

Siapa Gerangan Wanita Itu?

Dari dulu hingga sekarang, perangai sopir tak pernah berubah, setiap ngaso pastilah mampir! Sujono, 40, sopir dari Trenggalek (Jatim) begitu pula. Mana kala ngaso dia tak hanya makan minum, tapi pakai “nyetrom” segala. Akibatnya, istri di rumah nyap-nyap ketika didatangi wanita hamil mencari sang suami.

Apa yang dilakukan Ny. Atmini, 36, memang tidaklah salah. Maklumlah, Sujono suaminya selama ini kondang sebagai lelaki tukang kawin bin mata keranjang. Setiap melihat perempuan cantik, ngiyip (doyan) banget dia. Maka sebagai istri kesekian kalinya, Atmini merasa perlu untuk meningkatkan kewaspadaan nasional, demi kelangsungan rumahtangga. Sudah habis air matanya untuk meratapi kebengalan suami.

Lelaki yang tinggal di Bendoroto Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek ini memang lumayan cakep. Karenanya, meski profesinya hanya sopir angkot Munjungan – Kampak, banyak juga wanita yang menaruh hati. Khususnnya para perempuan gatel yang rindu belaian lelaki, yang setiap ketemu lawan jenis berwajah keren langsung ngejeplak: halo cowok, godain gue dong!

Akan tetapi, meski kondang mata keranjang, Sujono tidak asal caplok saja. Dia tak mau “nyetrom” di warung makan mana kala dia ngaso, karena biasanya tidak dijamin hiegenis-nya. Maka sasarannya adalah kaum wanita yang jadi langganan angkotnya, yang dijamin wangi dan cantik-cantik. Salah satunya adalah Suwitri, 27, janda muda yang lumayan cantik, yang sering ketemu dengannya ketika hendak belanja ke pasar Munjungan.

Memang yang namanya rejeki takkan lari ke mana. Setiap numpang angkotnya, Suwitri sering dapat kesempatan duduk di samping sopiran. Lama-lama mereka jadi kenal akrab. Saking akrabnya, Sujono sudah berani sembranan (sedikit kurang ajar) dengan main towel lengan dan kadang pantat segala. Anehnya Suwitri tak memberikan penolakan. “Ssst, nanti ada yang lihat lho,” paling begitu kata-kata sang janda.

Yang namanya lelaki dapat angin, tentu saja tambah mburog (nekad). Di kala Sujono sedang off (tidak narik), Suwitri diajak jalan-jalan cari pemandangan indah. Tapi pada akhirnya, “pemandangan indah” itu justru terletak di daerah tertentu di tubuh Suwitri sendiri. Ya sudah, setan ketemu lelaki mata keranjang, akurlah jadinya. Pada kesempatan itu pula Suwitri dilalap habis oleh Sujono. Biasanya di angkot si janda duduk di jok depan, kini gantian Sujono yang minta “gendong” depan.

Anehnya, sejak acara jalan-jalan lihat “pemandangan indah” tersebut, Suwitri tak pernah lagi nampak batang hidungnya. Sampailah kemudian 6 bulan berikutnya, tiba-tiba dia muncul di rumah Sujono menanyakan keberadaannya. Merujuk dengan kelakuan suamnya selama ini, Ny. Atmini pun curiga bahwa wanita hamil dan cukup cantik itu pastilah gendakan Sujono juga. “Jangan-jangan janin di perut itu juga hasil karya suamiku,” batin Ny. Atmini.

Nah, ketika suami pulang narik angkot, langsung saja diklarifikasi tentang siapakah gerangan wanita hamil dan cantik itu. Tapi ternyata jawaban Sujono mbulet saja, sehingga Atmini makin curiga. Belum dapat jawaban kok malah ditinggal mencuci mobil, istri Sujono langsung memburunya ke tempat cucian mobil di Desa Bangun. Tapi jawaban itu tak didapat, bahkan Sujono tega menempeleng istrinya hingga jatuh terjengkang. Sementara Atmini ditolong orang, Sujono minggat meninggalkan angkotnya yang tengah dicuci.

Kalau pulang, siapkan saja palang pintu, Bu!

—————————————————-
kumpulan cerita seks dewasa yang menggiurkan , cerita seks merangsang , cerita seks memalukan , kisah seks tabu menjijikkan , kisah seks menegangkan , kisah-kisah seks mendebarkan , cerita-cerita seks menyakitkan dan memuaskan
—————————————————–

Diarak Sebagai Penyelesaian

Sebagai teman guru yang mengajar di SD yang sama, hubungan Elia – Julius cukup akrab. Apa lagi mereka tinggal sekampung, keakraban mereka semakin nyata. Cuma yang tak masuk di moral, keakraban itu juga berlanjut dengan saling tindih di atas ranjang. Diaraklah jalan penyelesaiannya!

Elia, 44, memang seorang guru SD di Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung (Jatim). Profesi itu digeluti dengan setia sejak 23 tahun lalu, meski penghasilannya secara umum hanya pas-pasan. Bahkan karena banyaknya potongan dan beban tugas yang menumpuk mana kala ganti mentri, ada yang berolok dan mempelesetkan, GURU itu kepanjangan: Gede Utange Rekasa Uripe (banyak utang hidup menderita). Tapi, Elia tak pernah menyesali profesi mulia tersebut.

Masalah penghasilan, Elia memang tak begitu mempermasalahkan, karena suaminya juga seorang pegawai negeri. Dengan demikian, penghasilan lumayan cukuplah, karena diperoleh dari dua jurusan. Apa lagi Matius, 54, suaminya termasuk lelaki yang bertanggungjawab. Istrinya yang cantik itu sangat dimanjakan, apa saja yang diminta dikabulkan. Gaji bulanan Elia selama ini, boleh dikata hanya untuk seneng-seneng thok (untuk bersuka ria saja), termasuk membiayai adik-adiknya.

Akan tetapi, ada sisi lain yang tak bisa dipenuhi Matius. Soal materil dia memang jagonya, tapi soal “onderdil” dia sungguh kedodoran alang kepalang. Dalam usia kepala empat, Elia memang sedang maju-majunya. Tapi sebaliknya Matius, dalam usia kepala lima, filosofinya bukan lagi pandangan hidup, tapi sudah “pegangan hidup”. Akibatnya, Bu Guru yang masih enerjik itu sering dibuat kecewa. “Bojoku saiki ming bisa ngayani thok dudu ngayeli (suamiku kini hanya mampu menjamin kehidupan saja, bukan kenikmatan),” gumam Elia selalu.

Kemudian munculah lelaki Julius, 48, yang selama ini sama-sama jadi teman mengajar di SD yang sama. Dengan alasan tugas kantor, Pak Guru ini sering main ke rumah Elia, untuk membicarakan dunia ajar mengajar yang mereka geluti. Karena itu urusan dinas, Matius sering tidak menemui mereka di ruang tamu. Nah, di sinilah petaka itu mulai hadir. Dasarnya Julius memang celamitan, ketika Bu Guru teman sepekerjaan itu di luar pengawasan, tangannya suka nggrathil masuk ke daerah nan nyempil. Herannya, Elia tak menghindarinya secara serius. Ada setrom-setrom indah merasuk ke sanubarinya.

Ini terus berlanjut. Karena tak ada perlawanan berarti, Julius menjadi semakin berani. Di kala situasinya begitu aman secara mantap terkendali, artinya Matius suami Elia tak di rumah, Julius makin agresip. Teman gurunya itu langsung dibimbing ke kamar, dan selanjutnya terserah Anda, ….. eh mereka! Dan ternyata Bu Guru sangat menikmati. Segala sesuatu yang selama ini tak bisa diperoleh maksimal dari suami, Julius mampu menjawabnya. Pendek kata, kicak jenang jae, krasa penak meneng wae (merasa keenakan diam saja).

Namun sial, teman-teman! Ketika Julius hendak mendulang sukses untuk kesekian kalinya, Elia lupa mengunci pintu rumah. Saat keduanya sedang ketanggungan, tiba-tiba Matius suami Bu Guru masuk. Melihat dua makhluk berlainan jenis saling tindhih dengan kondisi bugil, tentu saja emosi. Julius ditempeleng berulang kali, disusul dengan teriakan yang cukup mengagetkan warga. Dengan pakaian yang awut-awutan, beberapa hari lalu Julius digelandang ke Polsek Kauman untuk menjalani proses perbal. Pihak polisi sudah menyiapkan pasal 284 untuk oknum guru. Maksudnya, karena menyetubuhi wanita bukan istrinya tersebut bisa dikenai ancaman penjara maksimal 9 bulan.

—————————————————-
kumpulan cerita seks dewasa yang menggiurkan , cerita seks merangsang , cerita seks memalukan , kisah seks tabu menjijikkan , kisah seks menegangkan , kisah-kisah seks mendebarkan , cerita-cerita seks menyakitkan dan memuaskan
—————————————————–

Gadis Bisu Pun Dicemplak

Lukas, 50, memang tak tahu malu. Menejemen seksualnya sungguh amburadul. Hanya dengan alasan istri sudah tidak enak, gadis tetangga pun “dicemplak”. Padahal Bunga, 20, bukanlah gadis nurmal. Sejak bayi dia bisu tuli,. Atau Lukas mengacu prinsip asas manfaat: biar bisu yang penting rasanya Bung!

Ini kisah lelaki yang menganggap istri bak sepeda motor saja. Ketika masih kinclong dan baru, tiap hari dinaiki terus menerus. Olienya tak pernah telat, siang sore malam selalu dilap, sambil dimainkan klakson: tet tot tet tot. Tapi ketika sudah tidak nyaman dikendarai, buru-buru dilego, ditukar dengan yang baru, yang masih bisa ngacir di bawa di jalan raya.

Namun Rosa, 45, memang manusia biasa bukan sepeda motor, sehingga ketika sudah tak bisa memuaskan nafsu suami di ranjang, tak bisa didepak begitu saja. Lukas sebagai suami, tahu banget akan hal itu. Tapi lalu bagaimana solusinya? Maksudnya, rumahtangga tetap bisa dipertahankan, tapi aspirasi urusan bawah juga tidak terganggu karenanya. “Cari lagi yang lain, gitu saja kok repot,” begitu saran setan saat jadi juru bisik.

Dunia setan memang tak mengenal dosa dan haram. Karenanya Lukas yang nafsunya masih menggebu-gebu itu direkomendasikan untuk menelateni Bunga perawan tetangga sendiri yang dalam kondisi bisu tuli. Karena apa? Karena menurut petunjuk bapak setan, Lukas bisa meraih keuntungan ganda di sini. Di samping nafsunya bisa tersalur, juga takkan menimbulkan gejolak sosial di lingkungannya. Bukankah orang bisa akan selalu diam meski diapakan juga? Karenanya dijamin hal itu tak ketahuan orang lain.

Untuk melampiaskan nafsunya tersebut, benar-benar Lukas menelateni si Bunga. Dalam sebuah kesempatan yang begitu mantap terkendali, si bisu ditubruk lalu diengkuk-engkuk. Dia memang tak bisa berteriak, kecuali hanya ah uh ah uh melulu. Dan karena sukses secara gemilang, Lukas jari ketagihan. Asal ada peluang, Bunga lalu dicemplak. Peduli setan dengan moral, peduli setan dengan dosa. “Yang penting rasanya Bung!” kata Lukas.

Keseringan dijadikan medan pelampiasan nafsu, perut Bunga pun menggelembung. Warga Desa Legok Kecamatan Sukadana Sidoarjo pun terkaget-kaget. Bagaimana mungkin anak bisu dan belum bersuami kok bunting? Ketika didesak, dengan bahasa isyarat dia menunjuk Lukas tetangga sendiri. Tak ayal lagi dia dipanggil dan diinterogasi. Dia pun lama-lama mengaku. Tapi katanya, semua itu dilakukan karena bininya, Ny. Rosa, sudah tidak enak lagi digauli.

Umur sudah tua, Kang. Masak harus semlintir (enak dikendarai) terus!

—————————————————-
kumpulan cerita seks dewasa yang menggiurkan , cerita seks merangsang , cerita seks memalukan , kisah seks tabu menjijikkan , kisah seks menegangkan , kisah-kisah seks mendebarkan , cerita-cerita seks menyakitkan dan memuaskan
—————————————————

Racun Serangga Pilihanku

Menikah itu asyik, tapi janganlah hobi nikah. Ingat anak-anak yang masih kecil, jangan hanya mikirin “adik” dalam sarung. Itulah nasihat Ny. Warni, 40, pada suaminya yang mau mengawini pacar barunya. Tapi Baron, 45, nekad terus sehingga ibu 3 anak itu pilih minum racun serangga, glek, glek, glek!

Umur sudah 45 tahun, mestinya sebagai lelaki Baron jadi makin menep (kaya pengalaman) dan mapan (tenang), mantep (tak tergoyahkan). Namun yang terjadi justru sebaliknya: mbagusi (sok aksi), mbregudul (keras kepala) dan kepengin mboknom (istri muda). Padahal secara ekonomi, sama sekali dia tidak memenuhi syarat. Jangankan dua istri, satu istri saja hidupnya serba pas-pasan. Ketiga anaknya yang masih kecil-kecil, kurus-kurus dan ingusnya montlo-montlo (mau keluar melulu).

Dalam kehidupan sehari-hari, lelaki akan digoda oleh tiga hal, yakni: harta, tahta dan wanita. Baron yang hanya pekerja swasta dengan posisi biasa-biasa saja, tak pernah punya peluang digoda soal tahta (jabatan). Soal harta idem ditto, sebagai pegawai dengan gaji baru kepala dua, juga tak memungkinkan ke arah sana. Tapi soal wanita, nggak kaya, nggak miskin, nggak tua nggak muda, tiap lelaki doyan semua!

Itulah fenomena yang sedang dihadapi Baron. Gaji kecil, hidup miskin, kok ada saja wanita yang menggoda hatinya. Padahal sebetulnya apa yang bisa diandalkan dan dilihat dari sosok Baron ini? Tampang juga biasa saja. Tapi tak tahulah, sepertinya dia punya ajian Semar Mesem atau Jaran Guyang, setiap wanita yang dipandangnya, langsung jatuh terpikat masuk perangkap. Tak peduli Baron sudah punya buntut (baca: anak), cewek masih mendambakan “buntut” Baron yang lain.

Bungawangi, 29, begitu cewek yang sedang mendambakan cinta Baron. Dan karena baik usia, bodi dan penampilan gadis itu memang serba lebih dibanding istri di rumah, Baron pun tertelikung masuk ke dalam sarung. Bila situasi sangat memungkinkan, keduanya masuk kamar hotel dan memuaskan nafsu bak pasangan suami istri. Makin lama semakin terpikat saja Baron, sehingga bila tadinya Bungawangi yang tergila-gila, kini gantian dialah yang lupa anak istri. Bahkan ketika ditantang Bungawangi untuk mengawininya, jawabnya: siapa takut!

Ya, untuk melancarkan program “slendro pelog”-nya alias poligami, Baron memang harus minta izin prinsip pada istri. Tapi ketika dia mengajukan maksud tersebut, tentu saja langsung ditolak mentah-mentah, macam 2 calon gubernur BI yang diemohi DPR. Bahkan selanjutnya Ny. Warni menguliahi suami sebagai lelaki buta akan kenyataan. Dalam kondisi ekonomi yang pas-pasan, kok malah mikir kawin lagi. “Ingat Mas, sekarang baru Jakarta, nanti sebentar lagi minyak tanah Rp 8.000,- seliter juga masuk kampung kita,” kata Ny. Warni mengajak suaminya peka keadaan.

Urusannya apa, soal mau kawin lagi kok dikaitkan dengan minyak tanah segala. Kalau nggak mau dipoligami, ya sudah, istri dana anak akan ditinggalkan sekalian. Edan memang Baron, kena ajian apa dia ini kok sekarang jadi tega anak bini demi Bungawangi. Ketika Warni nglulu (rela nggak rela) untuk minta cerai saja, lha kok Baron benar-benar meninggalkannya. Bahkan sebelum pergi, Baron sempat bilang: solusinya semua ini hanyalah poligami. Wah, wah, kok jadi niru kasus Dhani – Maia saja laiknya.

Kecewa sekali hati Warni, ketika benar-benar sudah berminggu-minggu ini Baron tak pulang karena ngethapel (tak mau turun) dari gendongan pacar barunya. Sejak itu dia menjadi frustrasi. Lupa pada ketiga anaknya yang masih kecil-kecil dan kurus, dia nekad mereguk racun serangga, glek, glek, glek. Klengerlah dia. Beruntung tetangganya di Desa Tambaksari Kecamatan Pakisaji ada yang memergokinya. Warni pun dilarikan ke RSU Saiful Anwar Malang, dan alhamdulilah masih bisa diselamatkan dari renggutan malaikat Izroil. “Buat satu istri saja tak cukup, kok mas Baron mau kawin lagi….,” keluh Warni setelah sadarkan diri.

http://beritaseru.blogspot.com/

—————————————————-
kumpulan cerita seks dewasa yang menggiurkan , cerita seks merangsang , cerita seks memalukan , kisah seks tabu menjijikkan , kisah seks menegangkan , kisah-kisah seks mendebarkan , cerita-cerita seks menyakitkan dan memuaskan

kumpulan cerita seks yang menggairahkan untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hubungan seksual yang menggairahkan untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks – kisah seks menggairahkan untuk dewasa

kumpulan cerita seks yang menggairahkan untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hubungan seksual yang menggairahkan untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks – kisah seks menggairahkan untuk dewasa
——————————-

“Kaya” Guru Wisata Bakti

Kerjaan belum terlalu mapan, tapi urusan “ngerjai” cewek jago dia. Itulah Paijo, 25, guru wiyata bakti dari Banjarnegara (Jateng). Dua gadis hamil sekaligus gara-gara ulahnya. Karena dipoligami para korban juga tak sudi, hampir saja keluarga si gadis menjadikan Paijo bergedel. Untung polisi berhasil menyelamatkannya.

Umur Paijo sudah seperempat abad, tapi pekerjaan yang pasti belumlah punya. Kalau sekarang menjadi guru SD di Wonodadi Kabupaten Banjarnegara, statusnya baru wiyata bakti alias honor sekedarnya. Dia bisa magang di situ juga karena budi baik kepala sekolahnya saja. Tapi bisa Melatigkat atau tidak sebagai guru tetap yang PNS, sangat tergantung keuangan di Pemda. Soalnya pemerintah sendiri masih pusing menyelesaikan guru-guru honorer yang sudah puluhan tahun kerja bakti.

Ironisnya, meski gaji bulanan belum jelas, dalam urusan cewek Paijo ini maju sekali. Maklum, namanya juga anak muda. Di desa tempatnya kos, dia menjalin asmara dengan gadis Mawar, 20, anak tuan rumah. Namanya juga pacaran di era gombalisasi. Jika hanya pegang-pegangan tangan dan jalan bareng, tidaklah puas mereka. Hubungan suami istri yang belum jadi hak mereka, sudah dikerjakan juga. “Sebagai guru percobaan, boleh dong nyobain yang lain,” begitu kata Paijo.

Namun kisah kasih mereka tak berjalan mulus. Ada cowok lain yang cemburu, sehingga Paijo pun terlibat perkelahian dengan sang pesaing. Demi keamanan selanjutnya, Pak Guru honorer ini memilih pindah tempat ke Desa Luwu Kecamatan Rakit. Adapun hubungannya dengan si Mawar juga jalan terus, termasuk hubungan intim bak suami istri tersebut. Justru makin jauh itu mereka menjadi makin kangen, sehingga “setruman”-nya pun menjadi semakin hot.

Gilanya si Paijo, di tempat barunya dia juga terlibat affair dengan gadis setempat. Seperti si Mawar juga, gadis kembang desa itu tak urung disetubuhinya juga bak istri sendiri. Maka dunia muda Pak Guru ini semakin indah saja. Dia bisa nyetrom sana nyetrom sini. Kangen pada Mawar tinggal kontak-kontakan dan setrom-setroman. Rindu pada Melati, 22, apa lagi, namanya juga tinggal sekampung. Bila tempat dan situasinya mantap terkendali, keduanya pun masuk kamar menuju taman surgawi.

Inilah yang tak pernah dipikirkan Paijo. Entah sudah berapa kali dia nyetrom sana nyetrom sini, tahu-tahu Mawar dan Melati kompak hamil bareng. Tentu saja orangtua masing-masing menuntut Paijo untuk bertanggungjawab. Keluarga Pak Guru sebetulnya mau saja menyelesaikan, begitu pula si Paijo. Sebab soal ngrangkep mengajar di kelas juga sudahlah biasa. Jadi merangkap dua bini apa repotnya. “Mengatasi ramainya 80 mulut anak-anak saja bisa, apalagi hanya dua mulut, encerrrrr….!” begitu dia berdalih.

Namun tentu saja baik Mawar maupun Melati tak sudi dipoligami, sedangkan dari mereka mengalah salah satu juga tidak mau. Lantaran Paijo tak juga bisa menyelesaikan “hasil karya”-nya secara bijak, keluarga Melati hampir saja mengeroyok oknum guru tersebut untuk dijadikan bergedel. Untung saja polisi Polres Banjarnegara segera bertindak. Paijo yang doyan nyetrom sini nyetrom sana tersebut diamankan, kalau tak mau disebut ditahan.

——————————–
kumpulan cerita seks yang menggairahkan untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hubungan seksual yang menggairahkan untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks – kisah seks menggairahkan untuk dewasa
——————————-

Peci Pembongkar Aib

Waru, 40, memang kelewatan Suami pergi mengaji cari pahala, dia malah serahkan pahanya untuk lelaki lain. Andaikan Julius, 45, tak memulangkan peci, mungkin skandalnya aman-aman saja. Tapi begitulah yang terjadi. Saking malu selingkuh kepergok suami, Waru pun terjun ke sungai Prango….byurrrrr!

Antara lelaki dan perempuan rupanya sama saja dalam urusan puber. Bila kaum adam dalam usia 5 windu mulai mbagusi (sok gaya) untuk pemenuhan libidonya, kaum hawa ternyata juga tak jauh beda. Dalam usia itu gairahnya meningkat. Pada masa puber kedua, maunya selalu dekat suami dan mesra-mesaraan terus setiap hari. Apalagi bagi perempuan membongkok udang, suami dijamin kodok kalunf kupat alias awak boyok sing ra kuwat (pinggang nyaris putus).

Jiwa dan gairah Waru memang seperti itu. Dalam usia 40 tahun kini, dia makin sayang sama Julius suaminya. Tapi sayang, lelaki dari Desa Tuksono Kecamatan Sentolo DI Yogyakarta ini mengimbangi kebutuhan istri. Sehingga suami yang sibuk disawah mencangkul hingga berpetak-petak, dia tak mampu lagi “mencangkul” dimalam hari. Kalau dipaksakan juga cangkulannya tidak terlalu dalam, bahkan mata paculnya sering mleyot (bengkok).

Andaikan kondisi itu sekali dua kali, mungkin Waru bisa memaklumi. tapi lantaran menjadi permanen, terpaksa dia mencari solusi keluar rumah. Kebetulan dia mempunyai tetangga bernama Joseph,35. Disodori “sawah” garapan nan gembur macam Ny. Waru, bujang lapuk itu tentu saja semrintil (langsung mau). Maka dikala suami ronda, anak muda tetangga tersebut diam-diam disuruh “nyangkul” dirumah. “Cangkul, cangkul, cangkul yang dalam, menanam jagung dikebun orang..! “Begitu kata Joseph sambil bekerja gaclok, gaclok….

Hari-hari mesum Waru terus berlanjut dan dia selalu menandai waktu-waktu aman bagi aksi selingkuh itu. Setiap malam Jumat Julius selalu menghadiri pengajian di Mesjid dan dilanjutkan ronda sampai pagi hari. Nah hari-hari ini yang selalu dimanfaatkan oleh Waru. Dikala suami mencari pahala, dirumah Waru menyerahkan paha dan lain-lainya kepada bujang lapuk pemuda tetangga. Bagaimana dengan dua anaknya yang masih kecil-kecil? Ah, mereka sudah tidur dari jam 21.00.

Malam Jumat kemarin dulu, tepat pukul 22.00 kembali Waru-Joseph berlaga dimedan asmara. Tapi nggak tahunya Julius pulang lebih cepat dengan alasan mau kembalikan peci dulu. Nah ketika masuk rumah, kok semua lampu mati, tampaklah istri baru sibuk mengenakan celana dalam, sementara bayangan seorang lelaki kabur lewat pintu belakang. “Kamu selingkuh ya Nah…,” kata Julius terbata-bata, maklum gawangnya baru kebobolan 5-0.

Untuk menjawab dengan kata-kata, Waru sudah tidak mampu lagi, apalagi suaminya lalu berteriak-teriak memanggil tetangga. Demikian malunya perempuan ini, dia langsung berlari keluar rumah , menuju kali prongo yang banjir. Tanpa pikir panjang lagi Waru langsung terjun…byurrrr dan hilang dibawa arus. Hingga pagi harinya belum diketahui nasib si Waru. Sedangkan Joseph yang menjadi rekan selingkuhnya sudah di tangkap dan diserahkan ke Polsek Sentolo.Dalam periksaannya dia mengaku sedang menolong Ny. Waru yang kesepian. Bukankah “Serat Wulangreh” mengajarkan supaya mangun karyenak tyasing sesami (menyenangkan hari setiap orang)? Wooo…, gundulmu ampeg!

——————————–
kumpulan cerita seks yang menggairahkan untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hubungan seksual yang menggairahkan untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks – kisah seks menggairahkan untuk dewasa
——————————-

Menelateni Janda Kembang

Tambah umur bukannya sadar, tapi malah tambah rusak, itulah mbah Marcos, 65, dari Probolinggo (Jatim). Tak tahan menduda, janda kembang tetangga sendiri ditelateni. Empat kali berbuat, gagal melulu. Namun saat “sukses” di lima kalinya, ketahuan keluarga Denok, 20. Urusan pun melebar ke polisi.

Andaikan bisa memilih, semua ingin jadi janda atau duda pada usia 80 tahunan, ketika onderdil di tubuh tak begitu aktif. Tapi karena umur itu milik Tuhan, banyak juga yang baru pengantin baru sudah ditarik dari peredaran. Seperti Denok dari Desa Wonorejo Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo ini contohnya, baru seminggu jadi “raja sehari” mendadak suami meninggal akibat kecelakaan. Praktis dia langsung menyandang status janda kembang, atau mungkin malah masih utuh buntelan plastik.

Kondisi Denok yang demikian menyebabkan sejumlah kumbang kampung berusaha mendekatinya lagi. Siapa tahu bisa menjadi suami pengganti. Apa lagi wajah dan bodi Denok cukup lumayan, sehingga kontestannya cukup banyak. Mereka berlomba mendekati sijanda, menjual program untuk bisa lulus ferifikasi dan selanjutnya ikut dalam pencoblosan. “Jadi istriku, 100 persen amplop gaji kuserahkan padamu,” begitu kata kampanye seorang peminat janda Denok.

Kok begitu sih janji-janji kampanyenya? Lha memang iya. Soalnya memang banyak lelaki yang tidak mempercayai istri sebagai bendahara keluarga. Kaum wanita hanya dianggap sebagai bendahalal untuk terbang ke “surga”. Maka jangan heran, banyak kaum lelaki yang menjatah istrinya tiap pagi, bahkan banyak pula kaum istri yang tak tahu ujud amplop gaji suami, termasuk berapa isinya setiap bulan. Yang begini ini, orang Jawa bilang: wanita tahunya ndengak dan dicemplak!

Untuk Denok, kampanye lelaki model begitu sama sekali tak pernah diambil peduli. Orang ketika berharap dapat, memang janjinya muluk-muluk seperti penguasa. Tapi setelah berkuasa di Merdeka Utara, memenuhi janji anggaran pendidikan 20 persen dari APBN sebagaimana diamanatkan undang-undang, susahnya luar biasa. Akibatnya biaya pendidikan jadi semakin mahal, hanya yang kaya saja yang bisa sekolah. Rasanya kembali kita seperti di jaman Belanda saja.

Lucu memang si Denok ini. Sementara yang muda dan penuh cinta ditepiskan, dia malah membuka hati pada seorang kakek, tetangga sendiri, Mbah Marcos. Entah dukun mana yang dipinta sraya (dimintai tolong), sehingga dia malah memberi peluang pada lelaki yang lebih pantas jadi bapaknya tersebut. Ketika rumahnya sepi, lalu Mbah Kakung menyelinap ke rumahnya, dia membiarkan saja ulah si duda dengan segala tindakannya.

Ironis memang, tapi itu kenyataan. Mbah Marcos yang duda 10 tahun lamanya, malah dapat peluang emas setelah sekian tahun “berpuasa”. Maklum, sebetulnya sudah lama dia ingin kembali berumahtangga, tapi tak ada juga yang mau terhadap dirinya. Padahal Ketua MPR Hidayat Nurwahid, baru sehari menduda sudah dapat tawaran yang cantik dan mulus. “Makanya mbah, jadi ketua MPR dulu, jangan bisanya hanya duduk duduk di emper (teras rumah),” kata hati nurani Mbah Marcos.

Hari-hari Mbah Marcos memang selalu indah belakangan ini. Setiap situasi mantap terkendali, dia berusaha menyatroni Denok. Makin beruntung lagi, ternyata kondisi si janda memang betul-betul kembang, dalam arti masih asli buntelan plastik. Buktinya, sudah berulang kali dia mencoba menyetubuhinya, tetapi selalu gagal melulu. Bahkan yang selalu terjadi, Mbah Kakung ini malah terkena penyakit edi tansil alias ejakulasi dini tanpa hasi.

Apes saja nasib Mbah Marcos. Ketika dia berhasil menodai Denok pada gebrakan ke-5 kalinya, eh ketahuan oleh kakak si janda. Keruan saja aksi mesum si kakek jadi bikin heboh. Hari itu juga Mbah Marcos diseret ke Mapolres Probolinggo. Dalam pemeriksaan dia mengakui, selalu memberi uang Rp 5.000,- setiap kencan. Ketika ditanya polisi kenapa baru berhasil pada aksi yang ke lima kalinya, jawab Mbah Marcos enteng saja. “Nggih kula oser-oseri lenga klentik (ya saya olesi minyak goreng) Pak,” kata si kakek dengan gigi giginya yang mulai ompong.

Terus bagaimana Mbah? Mak nyussss?

——————————–
kumpulan cerita seks yang menggairahkan untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hubungan seksual yang menggairahkan untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks – kisah seks menggairahkan untuk dewasa
——————————-

Gugur Di Ranjang Mesum

Lemah jantung ketemu lemah syahwat memang repot. Ketika Dahlia, 37, masih membutuhkan, suami sudah tak mampu lagi memuaskan. Tapi sungguh buruk penyelesaian itu. Habis kontrol jantung, sempat-sempatnya Dahlia selingkuh dengan pengojek. Padahal, usia main dia langsung tewas di ranjang mesum.

Alangkah rumitnya nasib Ny. Dahlia dari Pacitan (Jatim) ini. Meski suaminya seorang kepala sekolah, tapi tak merasakan kebahagiaan hidup. Bukan karena gaji suami selalu banyak potongan, tapi kenikmatan ranjangnya sering terpotong ketika tengah melayani suami. Pasalnya, Pak Kepsek SD itu menderita penyakit “edi tansil” alias ejakulasi dini tanpa hasil. Atau bahasa “akademik”-nya, DRS Med alias: Dereng Rampung Sampun Medal.

Makin sempurna kemalangan ini, karena Dahlia juga pengidap penyakit lemah jantung. Bisa dibayangkan, penyakit kok datang ombyokan; suami lemah syahwat, istri lemah jantung. Gara-gara penyakitnya itu pula, dia sering mendadak kejang-kejang, napas tersengal-sengal sementara wajah membiru. Asal terima kabar mengagetkan, penyakit istri Pak Kepsek itu pasti kambuh. Seminggu lalu Ny. Dahlia juga langsung kejang-kejang, ketika dengar kabar Presiden SBY akan menarikkan harga BBM 30 persen!

Agar penyakit menyiksa itu enyah dari tubuh, tak pernah henti Ny. Dahlia mencari obat, dari yang tradisional hingga lewat penanganan dokter. Akibat perburuan itu dia sampai berobat ke RSUD Dr. Sudomo Trenggalek, segala. Sebab dengan dokter internisnya di sana Ny. Dahlia merasa cocok. Maka sebulan sekali dia selalu kontrol penyakitnya ke sana. Bayangkan, Pacitan – Ponorogo – Trenggalek harus di tempuh dengan bis sebulan sekali, demi kesembuhan penyakit.

Namun dasar Ny. Dahlia punya bakat selingkuh cukup tinggi. Meski dalam kondisi sakit lemah jantung, masih juga ingat kebutuhan syahwat yang jarang terpuaskan. Di Trenggalek ini dia kemudian kenal dengan tukang ojek Johanes, 38, warga Desa Kertosono Kecamatan Panggul. Pertama kali sekadar mengantarkan Ny. Dahlia dari terminal Trenggalek ke RSUD Dr. Sudomo, tapi lama-lama disuruh pula mengantarkannya ke kenikmatan “surgawi” di alam fana.

Ini selalu dilakukan sebulan sekali nyaris tanpa jeda, seiring dengan jadwal Ny. Dahlia kontrol penyakitnya. Setiap usai kontrol di rumahakit, pastilah keduanya lalu mencari kamar di sebuah hotel. Di sana Dahlia memuaskan kebutuhan biologisnya, satu hal yang jarang terpuaskan di rumah sendiri. Apa lagi Johanes sebagai lelaki masih muda dan enerjik selalu bisa memenuhi selera Dahlia. “Pacu terus sampai tua….,” begitu semboyan sang pengojek.

Akan tetapi kemarin dulu merupakan hari apes bagi Ny. Dahlia. Seusai berobat ke RSUD Dr Sudomo, dia mampir ke hotel Widowati bersama gendakannya. Seperti biasanya keduanya pun lagu “berlaga” di ranjang mesum. Tapi sial, baru saja usia bertanding, Ny. Dahlia langsung kejang-kejang dalam kondisi masih bugil. Johanes segera berlari mencari bantuan, tapi ketika tiba kembali istri Kepsek di Pacitan itu sudah tewas. Tak urung Johanes jadi urusan polisi. Bukan saja takut dituduh sebagai penyebab kematian selingkuhan, juga malu kisah mesumnya ketahuan banyak orang bahkan masuk koran segala.

Nah, sekarang gilirannya masuk rubrik Nah Ini Dia.

——————————–
kumpulan cerita seks yang menggairahkan untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hubungan seksual yang menggairahkan untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks – kisah seks menggairahkan untuk dewasa
——————————-

Istri Bukan Nasi Uduk

Berselingkuh bagi Bariman, 43, tak ubahnya orang beli nasi uduk di warung. Bisa dimakan di tempat, bisa dibawa pulang ke rumah. Nah, ketika dia makan “nasi uduk”-nya di kamar rumahnya, tiba-tiba ketahuan sang istri. Ributlah mereka. Tapi lelaki kan mau menang sendiri, Muryati, 38, pun dihajar hingga babak belur.

Andaikan selalu ingat nasihat para pinisepuh saat resepsi perkawinan dulu, pastilah Bariman takkan pernah timbul niat untuk mengkhianati perkawinan itu dengan selingkuh. Dengan pakaian Jawa lengkap dengan blangkon dan beskap, pinisepuh itu bilang bahwa kawin boleh ribuan kali, tapi nikah cukup sekali. “Meleka sing amba, banjur merema sing dipet,” pasti begitu nasihat itu dilontarkan. Maksudnya, cari pasangan seteliti mungkin, setelah dapat jangan mencari lagi yang lain, setialah pada pilihan.

Ya, Bariman memang tak pernah lupa pada peristiwa bersejarah 18 tahun yang lalu. Tapi setelah dia kenal dengan janda Atnirah, 30, tetangga kampungnya di daerah Suradikraman, Ponorogo (Jatim), nasihat para pinisepuh itu mendadak hanya sayup-sayup terdengar. Jangankan dilupakan, demi kepentingan politik sejarah diselewengkan sebagaimana jaman Orde Baru, juga sah-sah saja kok. Takkan ada yang berani menggugat. Berani mengkritisi penguasa, siap-siap saja bawa handuk kecil dan sikat gigi.

Atnirah memang cantik, masih muda pula. Kulitnya yang bersih putih, betis mbunting padi, membuat Bariman lupa segalanya. Ketika kenal kali pertama dengan sidia, jantungnya langsung ser-serrrran. Begitu tahu Atnirah berstatus janda, Bariman merasa dapat peluang untuk begituan! Dengan kemampuan keuangan yang dimilikinya, dijamin dia bisa menaklukkannya. “Punya NPWP kok tidak punya selingkuhan, apa kata dunia?,” begitu setan sering mengompori dirinya.

Nah, dengan kemampuan uangnya tersebut Bariman mulai memburu sang bidadari. Berbekal ungkapan Jawa: perempuan itu nabine jarit gusti alahe dhuwit (baca: matrialiastis), dia berusaha mendekati janda Atnirah. Awalnya memang susah, tapi Bariman terus merapat. Lama-lama usaha tak mengenal lelah itu membawa hasil, janda cantik tersebut bertekuk lutut dan berbuka paha juga untuk Bariman. Lagi-lagi benar kata para orang tua sekarang: witing tresna merga atusan lima (cinta tumbuh karena harta).

Gol pertama telah berhasil disarangkan, gol-gol selanjutnya beruntun menggasak gawang Atnirah. Setiap ada kesempatan, karyawan swasta itu selalu membawa Atnirah untuk bermesum ria. Kabar selingkuh itu lama-lama tercium juga oleh istri di rumah, tapi Bariman selalu bisa meyakinkan bahwa itu hanya sas-sus yang dihembuskan orang-orang yang sirik. “Kalau tak percaya, aku siap digeledah kok….,” kata Bariman berlagak seperti anggota DPR yang kepepet.

Mereda juga kecurigaan Muryati. Cuma sialnya, Bariman ini kadang pelitnya minta ampun. Kencan di hotel selalu ada duit, secara berani Atnirah kadang dibawa main ke rumah, di kala istri sedang pergi. Jadi seperti orang beli nasi uduk di warung. Jika lapar sekali langsung makan di tempat, bila masih kenyang bisa dibawa pulang dan makan di rumah. Apa lagi “nasi uduk” model Atnirah ini gurihnya sangat terasa, tanpa bawang goreng tapi ada paha mentah dan susu segar segala.

Untung tak bisa diraih malang tak bisa ditolak. Ketika beberapa hari lalu kembali Bariman membawa Atnirah ke rumahnya, mendadak istrinya pulang. Padahal keduanya kala itu di kamar sedang nanggung bergulat antara hidup dan mati. Tapi dasar Bariman. Sementara sang gendakan kabur lewat pintu belakang, dia malah menghajar istrinya tanpa ampun. Tak hanya dijedotkan ke dinding, mulut Muryati juga ditendang sampai jontor. Kursi dilemparkannya pula. Akhirnya, dalam kondisi babak belur istri malang itu mengadu ke Polres Ponorogo.

——————————–
kumpulan cerita seks yang menggairahkan untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hubungan seksual yang menggairahkan untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks – kisah seks menggairahkan untuk dewasa
——————————-

Begawan Wisrawa Modern

Dalam usia 70 tahun nafsu Mbah Dirjo masih menggebu-gebu. Karenanya, kelakuan kakek ini mirip Begawan Wisrawa dalam dunia perwayangan. Meski usia sudah demikian renta masih mampu menghamili cucu sendiri, Kesi, 23, yang kebetulan sudah hidup menjanda. Gegerlah warga Grobogan (Jateng).

Asmara cinta memang menjadi hak semua anak bangsa, tak mengenal usia dan statusnya apa. Siapapun bisa terkena hingga terlena, tinggal bagaimana orang itu menyikapinya. Banyak yang bisa mengatasi secara santun, ada pula yang babak belur hingga menjual pantun (padi). Lalu bagaimana dengan Mbah Dirjo dari Desa Lebak Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan ini? Wah, memalukan! Ketika cucu kadung hamil, dia segera tinggal glanggang colong playu (melarikan diri) entah ke mana.

Tetangga dan keluarga Mbah Dirdjo memang tak pernah berpikir sejauh itu. Jika dia akrab dengan Kesi yang janda, dianggapnya wajar saja lantaran perempuan itu masih termasuk cucu sendiri. Apa lagi dalam urusan seks, pastilah Mbah Dirdjo ini tak pernah kapiran (terlantar), wong istrinya dua biji. Yang muda baru berusia 50 tahun, sedangkan yang tua memang sudah 60 tahun. Ibarat kapal, yang terakhir ini sudah layak doking dan ditarik dari dermaga.

Akan tetapi Mbah Dirjo ini ternyata nyolong pethek (di luar dugaan). Akrabnya dengan si Kesi lantaran memang ada hubungan khusus yang ora urus (kurang ajar). Maklum, semenjak bini keduanya mulai males-malesan melayaninya dalam urusan paling hakiki, si kakek memang lebih banyak menyalurkan aspirasinya pada si Kesi. Ah yang bener, masa janda muda mau meladeni? Bukankah Mbah Dirjo adalah kakek sendiri?

Nah, ini yang orang kebanyakan tidak tahu. Mbah Dirjo ini memang Begawan Wisrawa di abad modern. Biar usianya sudah bau tanah, dia dalam urusan perempuan masih begitu dinamis sekaligus nylekuthis (tak tahu malu). Ditambah ilmu-ilmu rayuan pulau kelapanya yang maut, Kesi pun terlena. Mbah Dirjo ini memang duplikatnya Begawan Wisrawa. Bila Begawan dunia wayang itu punya ilmu Pangruwating Diyu, Mbah Dirjo memiliki pula ilmu Kanikmataning Mbakyu (kenikmatan wanita).

Glenak-glenik (berbisik-bisik di tempat sepi) berdua, janda muda yang sudah sekian lama tak disentuh lelaki itu pun terlena. Lupa bahwa Mbah Dirjo adalah kakek sendiri, kemudian dilayani saja dalam hubungan bagaikan suami istri. Dan ternyata, biar tampang Pepabri, tapi tenaga Mbah Dirjo masih Akabri yang baru lulus pendidikan. Kesi merem melek terkena ajian si kakek. Pendek kata, gemak lontheng-lontheng, krasa penak ndengkeng-ndengkeng (menggeliat-geliat keenakan).

Jejak mesum itu terungkap 6 bulan kemudian, ketika tiba-tiba Kesi diketahui hamil 5 bulan. Tentu saja keluarganya terkaget-kaget, orang dalam status janda kok bisa hamil. Padahal peristiwa ini sudah demikian jauuuuh dari masa idah Kesi ketika bercerai dulu. Orang pun lalu mempergunjingkan, siapa gerangan yang menjadi pelaku rekayasa genetika tersebut. Akan halnya Mbah Dirjo, begitu kehamilam Kesi mulai digunjingkan orang, dia pun segera kabur ambil langkah seribu.

Untuk seminggu dua minggu Kesi memang masih bisa bertahan dari pertanyaan penduduk. Tapi setelah desakan itu begitu menguat, dia tak bisa lagi bertahan untuk mengamankan nama baik Mbah Dirjo. Nah, begitu nama si kakek disebutnya, warga pun terhenyak. Mereka mendatangi rumah Begawan Wisrawa modern itu, tapi ternyata si kakek sudah pergi entah ke mana. “Mbah Dirjo minggat, Mbah Dirjo minggat,” begitu teriakan warga yang gagal menemukan buruannya.

Andaikan ketemu juga, mungkinkah dinikahkan juga? Auah gelap.

——————————–
kumpulan cerita seks yang menggairahkan untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hubungan seksual yang menggairahkan untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks – kisah seks menggairahkan untuk dewasa
——————————-

Dukun Kesandung Kerikil

Menjadi dukun, ternyata soal yang syahdu-syahdu pastilah tekun, tak terkecuali Suhanda, 42, dari Pati (Jateng). Setiap pasien yang cantik selalu dikawini agar bisa disetubuhi. Tapi ketika mengawini istrinya yang entah ke berapa, dia kesandung “kerikil tajam” sehingga harus mendekam di Polres Rembang.

Enak memang jadi dukun atau paranormal seperti Suhanda ini. Hanya modal komat-kamit dan semburan ludah, sudah memperoleh uang tiap hari dengan jumlah yang bervariasi. Dan karena profesi kedukunannya sudah cukup punya nama, praktis pasiennya selalu datang silih berganti. Di sinilah enaknya, Suhanda sering pula ketemu pasien yang cantik. Dan atas nama profesi, dia selalu memperoleh legitimasi untuk main buka-buka pada daerah “cagar alam” milik seorang wanita.

Nafsu kelelakian Suhanda memang cukup tinggi. Setiap ketemu barang baru dia tergoda untuk mencicipi. Oleh karena itu, kawin cerai kemudian menjadi hobi lelaki dari Desa Sarirejo kota Pati ini. Bekas pasien yang ditaksir hanya dikawini untuk beberapa waktu lamanya. Setelah kenyang menikmati kehangatan tubuhnya, kemudian diceraikan untuk mencari sasaran baru lagi. Begitulah selalu yang terjadi, sehingga dia sering diingatkan oleh hati nuraninya. “Handa, jangan main-main dengan onderdilmu…!”

Fulanah, 30, adalah salah satu istri yang masih dipakainya hingga kini. Ibarat pedagang mobil, sebetulnya Suhanda sudah ingin melepasnya kembali. Tapi susahnya bukan main. Di samping kadung sudah memiliki keturunan, Fulanah memang tak muda dikadali seperti perempuan-perempuan sebelumnya. Dia mau diceraikan, tapi harus bagi dulu harta gono-gininya. Lha ini yang bikin Suhanda tak sreg. Akibatnya, nyaman nggak nyaman, kendaraan kadaluwarsa itu dicemplak terus.

Eneg sebetulnya berlama-lama jadi suami Fulanah. Tapi bagaimana, perempuan ini bagaikan lintah menggigit kaki, susah dilepaskan meski telah dikeceri mutang (dituangi liur orang makan sirih). Sampailah Suhanda kemudian dapat pasien baru lagu, yang cantiknya tak kalah dengan Tina Talisa presenter TV One tersebut. Instinknya sebagai penjahat kelamin berbicara. Dia kembali berusaha untuk bisa mengawini pasien primadona.

Langkahnya ke meja KUA berjalan mulus ketika Suhanda berhasil memperoleh surat kematian palsu, atas nama Ny. Fulanah. Paranormal yang nafsunya tidak normal itu selanjutnya berhasil menikahi Indri, 27, gadis dari Sedan, Rembang. Selesai akad nikah, pasangan Romeo –Yuliat itu segera pergi ke Solo untuk sowan mertua. Dari sana lalu dilanjutkan nginap di sebuah hotel Tawangmangu dalam rangka “mbelah duren” jatohan.

Asyik bagi si pengantin baru, tetapi nyeseg bagi Fulanah yang dibohongi. Dia mulai curiga akan perilaku suaminya ketika sudah berhari-hari tidak pulang ke Pati. Berdasarkan politik kasak-kusuknya, akhirnya dia dapat info bahwa suaminya memang menikah lagi dengan perawan kinclong dari Sedan. Dilacaknyalah ke sana. Ketika dicek di KUA setempat, ternyata Suhanda bisa kawin lagi karena menunjukkan surat kematian Fulanah sendiri. Tentu saja dia tak menerimakannya.

Ny. Suhanda segera melapor ke Polres Rembang, dan hamba wet itu kemudian mengejar ke kota Solo tempat tinggal orangtua Indri. Tapi sudah kepancal (tertinggal), karena pengantin yang sedang berbahagia tersebut sudah berangkat ke Tawangmangu. Nah, ketika Suhanda – Indri sedang warming up untuk “serangan umum” non 1 Maret, polisi tiba-tiba mengetuk pintu kamarnya. Buyarlah acara seru nan syahdu tersebut. Suhanda langsung digelandang ke mobil polisi, atas tuduhan memalsukan dokumen pernikahannya.

Gila, punya selingkuhan kok tak punya KTP, apa kata dunia?

http://beritaseru.blogspot.com/

——————————–
kumpulan cerita seks yang menggairahkan untuk dewasa – kumpulan cerita-cerita hubungan seksual yang menggairahkan untuk 17 tahun ke atas – kisah-kisah seks – kisah seks menggairahkan untuk dewasa

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 51 other followers