• semua artikel dalam situs ini boleh dicopy dan disebarluaskan tanpa perlu minta izin kepada saya, saya juga cuma ngopi dari situs-situs lain ============================================== pacaran adalah haram, zina haram, seks bebas haram, minuman keras haram ========================================== jika ada tulisan dalam blog ini yang bertentangan dgn ajaran islam maka haram dipraktekkan.
  • www.hatibening,com

  • Arsip artikel 083821513356

  • kategori artikel 083821513356

  • Halaman/pages facebook islami yang sangat menarik dan bermanfaat untuk anda add/like:

  • www.kajian.net

    Surah Al-Baqarah ayat 216: Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
  • ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)”

    ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)” ================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ==================================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ----------------------------------------------------
  • inilah Dakwah Kami:

    ------------------------------------------------------------------ Kembali kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan Pemahaman Rosululloh serta Salafush Ash-Shalih ------------------------------------------------------------------ Tashfiyah, yakni memurnikan ajaran Islam dari segala Noda Syirik, Bid’ah, Khurafat, serta gerakan-gerakan dan pemikiran-pemikiran yang merusak ajaran Islam. ------------------------------------------------------------------ Tarbiyah, yakni Pendidikan bagi kaum Muslimin berdasarkan ajaran Islam yang murni. ------------------------------------------------------------------ Menghidupkan pola pikir membiasakan kebenaran, bukan membenarkan kebiasaan (tradisi). ------------------------------------------------------------------ Mengajak kaum Muslimin untuk hidup Islami, sesuai dengan Manhaj Ahlul Sunnah Wal Jama’ah. ------------------------------------------------------------------ -------------
  • Motto kami

    ------------------------------------------------------ --------------------------------------------------------------- Hidupkan Sunnah Nabi serta para Salafush Ash-Shalih, --------------------------------------------------------------- Hindari Fanatisme Golongan & Partai. --------------------------------------------------------------- Wujudkan Persatuan Umat Islam --------------------------------------------------------------- Serta Jauhilah 3 T Yakni: Taklid, Ta’ashub (Fanatisme Golongan/Partai), serta Taffaruq (Memecah belah Umat). --------------------------------------------------------------- sms/call:081511542355 ------------------------------------------------------
  • ittiba’ di atas manhaj salaf dan menyelisihi selainnya

    ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari ahlul Kitab telah berpecah belah menjadi tujuh puluh dua golongan. Dan sesungguhnya agama ini (Islam) akan berpecah belah menjadi tujuh puluh tiga golongan, tujuh puluh dua golongan tempatnya di dalam Neraka dan satu golongan di dalam Surga, yaitu al-Jama’ah.” [HR. Abu Dawud (no. 4597), Ahmad (IV/102), al-Hakim (I/128), ad-Darimy (II/241)] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “Barangsiapa di antara kalian ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: "Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Imam Ahmad rahimahullah (wafat th. 241 H) berkata: “Prinsip Ahlus Sunnah adalah berpegang dengan apa yang dilaksanakan oleh para Shahabat ridhwanullahi ‘alaihim ajma’in dan mengikuti jejak mereka, meninggalkan bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat.” [Syarah Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah oleh al-Laalikaa-iy I/175-185 no. 317] ----------------------------------------------------------------------------------
  • PEMERINTAH INDONESIA WAJIB BERHUKUM DENGAN HUKUM ISLAM

    PEMERINTAH INDONESIA WAJIB BERHUKUM DENGAN HUKUM ISLAM ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “(Hak untuk) menetapkan hukum itu (hanyalah) hak Allah.” (QS. Al An’aam [6]: 57) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki? dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ? (QS Almaidah: 50) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Sesungguhnya Allah menetapkan hukum-hukum menurut yang dikehendaki-Nya. (QS Al Maidah:1) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim. (QS Al Maidah:45) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah mereka itulah orang-orang yang zalim (QS Albaqarah:229) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- “Maka demi Rabb-mu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu (Muhammad) hakim (pemutus) terhadap perkara yang mereka perselisihkan.” (QS. An Nisa [4]: 65) ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • ILMU IKHLAS

    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Ar-Rabi` bin Khaitsam berkata: Seluruh perbuatan yang tidak diniatkan mencari ridha Allah, maka perbuatan itu akan rusak! ======================================================================= Abu Sulaiman Ad-darani berkata: Beruntunglah bagi orang yang mengayunkan kaki selangkah, dia tidak mengharapkan kecuali mengharap ridha Allah! ======================================================================== ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)” ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------
  • PESAN DARI UMAT ISLAM YANG DITINDAS MUSUH

    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- “wahai saudaraku seIslam di Indonesia..disini kami ditembaki peluru, rumah kami diledakkan, ayahku sengaja ditembak dikepalanya, adikku diperkosa oleh tentara kafir laknatullah itu.., apakah kamu disana sedang bersenang senang ? aku tunggu jawabanmu” ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • KETAHUILAH BAHWA HANYA UMAT ISLAM YANG BISA MASUK SURGA

    wahai umat manusia, islam-lah agar kalian selamat !! ( Wahai Allah, sungguh telah kusampaikan, maka saksikanlah..) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- "Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia diakhirat termasuk orang-orang yang rugi.." (QS Ali Imraan : 85) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- IKUTILAH JALAN KEBENARAN ITU JANGAN HIRAUKAN WALAUPUN SEDIKIT ORANG MENGIKUTINYA!JAUHKANLAH DIRIMU DARI JALAN JALAN KESESATAN DAN JANGANLAH TERPESONA DENGAN BANYAKNYA ORANG ORANG YANG MENEMPUH JALAN KEBINASAAN! ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Sunnah itu bagaikan bahtera nabi nuh.Barangsiapa mengendarainya niscaya dia selamat dan barangsiapa terlambat dari bahtera tersebut maka dia akan tenggelam…… ------------------------------------------------------ KUMPULAN CERITA CINTA , PUISI CINTA , SMS CINTA , KATA CINTA , CURHAT CINTA
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) -------------------------------------------------------
  • ruang konsul dokter

  • Blog Stats 083821513356

    • 10,240,277 hits

kumpulan tanya jawab konsultasi islam cara mengatasi seputar masalah gangguan kejiwaan – makhluk gaib – pengobatan alternatif jarak jauh – ilmu hitam sesat – perdukunan – tahayul – aji-aji – benda pusaka – indigo

kumpulan tanya jawab konsultasi islam cara mengatasi seputar masalah gangguan kejiwaan – makhluk gaib – pengobatan alternatif jarak jauh – ilmu hitam sesat – perdukunan – tahayul – aji-aji – benda pusaka – indigo
————————————————————–

sumber: http://www.eramuslim.com – ustadz budi azhari

Mungkinkah Wanita Hamil dengan Dikirimi Sesuatu Melalui Ilmu Hitam?

Assalamu’alaikum wr. wb.

Pak Ustadz yang kami hormati, saya punya seorang teman yang mengalami kejadian aneh dengan kandunganmya, dia seorang wanita 20 tahun, dan ia pernah berpacaran dengan seorang pria dalam waktu yang lumayan lama sekitar 6 tahun, amun lelaki itu telah memilih untuk menikahi wanita lain dan mereka telah putus dengan cara yang baik.

Namun entah kenapa setelah itu teman saya mengandung, padahal sebelumnya ia belum pernah berhubungan badan dengan siapapun. Di sini saya bukannya berburuk sangka terhadap siapapun, Namun sekarang kandungannya terus membesar dan memasuki usia 6 bulan dan menurut hasil USG terdapat bayi di dalam kandungannya.

Yang ingin saya tanyakan, mungkinkah seorang wanita hamil dengan dikirimi “sesuatu” melalui ilmu hitam? Apakah nanti setelah bayi itu lahir maka akan seperti bayi pada umumnya? Apakah tindakan terbaik yang harus dilakukan oleh teman saya itu? Pernahkah ini terjadi di zaman Rasulullah SAW? Bolehkan menikahi wanita yang sedang hamil dengan kasus yang demikian?

Kiranya demikian pertanyaan saya saya harap Ustadz dapat menolong. Terima kasih atas perhatiannya.

Wassalamu’alaikum wr. wb.

Muhammad Taufiq

Jawaban
Wa’alaikumsalaam wr. wb.

Saudara Alif, mudah-mudahan teman anda berkata jujur bahwa ia tidak melakukan hubungan intim dengan siapapun termasuk dengan pacar lamanya. Karena secara logika manusia, wanita bisa hamil hanya melalui hubungan badan antara pria dan wanita.

Kalau sekarang teman anda mengatakan tidak berhubungan dengan siapapun, tapi di USG ada bayinya di dalam perutnya, ada beberapa kemungkinan. Pertama, dia tidak jujur bahwa dia pernah berhubungan dengan orang lain. Kedua, mungkin USG itu salah. Karena di beberapa kasus juga sangat mungkin USG bisa salah. Walaupun di Indonesia ada kasus orang yang mengaku bisa membuat seorang wanita menjadi hamil, ternyata isi perutnya bukan bayi.

Mungkinkah wanita hamil karena disebabkan oleh ilmu ghaib? Para Ulama pernah membahas bahwa ilmu seperti itu identik dengan jin, dan apakah mungkin manusia mendapatkan keturunan dari jin? Jawabannya adalah mungkin saja, akan tetapi hal itu sangat sulit terjadi dan agak sangat mustahil. Saya pernah menanyakan hal tersebut pada seorang dokter, dan jawabannya tidak mungkin karena berbeda species. Jadi harus ada bukti yang kuat untuk membuktikannya. Kasus ini tidak pernah ada, tapi kalau cerita dari mulut ke mulut memang ada. Jadi hal tersebut tidak mungkin terjadi. Untuk itu kita tunggu saja sampai bayi itu lahir, agar kita dapat melihat siapa sesungguhnya ayah dari bayi itu.

Kasus seperti ini tidak pernah terjadi di zaman Rasulallah saw, yang ada adalah kisah seorang perempuan yang berzina dengan orang lain. Pada zaman Nabi saw, orang-orang Yahudi pernah mengirimkan sihir kepada wanita-wanita muslimah di Madinah sehingga mereka tidak bisa hamil. Bahkan ketika sahabat Asma melahirkan anak pertama di Madinah seluruh orang senang, karena apa yang mereka sangka tentang Asma sudah tidak ada lagi. Saya sendiri belum pernah mendengar riwayat tentang kasus wanita hamil karena dikirimi sesuatu, Wallahu a’lamu bis showab.

Tindakan yang terbaik adalah siapapun anak itu, dia tidak pernah bersalah dan ia tidak bisa menanggung dosa orangtuanya. Untuk itu anak tersebut harus lahir dengan sehat dan normal. Yang diharapkan adalah teman anda mendekatkan diri pada Allah SWT, agar ia mempunyai pegangan yang kuat, jiwanya stabil karena ia akan menghadapi proses melahirkan. Sekaligus meminta petunjuk pada Allah, siapa tahu Allah memberikan petunjuk siapa ayah dari bayi tersebut. Oleh karena itu, dicarikan teman terdekat dari teman anda, agar ia mau berkata jujur apa benar ia tidak pernah melakukan hubungan badan atau ia diperkosa.

Bolehkah menikahi wanita yang hamil di luar nikah? Tidak ada masalah. Tapi memang ada perbedaan pendapat di kalangan Ulama tentang apakah boleh menikahi wanita yang sedang hamil. Ada sebagian Ulama mengatakan tidak boleh menikahi wanita hamil, karena masa iddahnya orang hamil yaitu ketika dia melahirkan. Namun, Ulama yang lain mengatakan tidak jadi masalah asal syarat rukunnya terpenuhi, sebab sesungguhnya wanita hamil yang tidak boleh dinikahi adalah wanita yang hamil dari pernikahan yang sah. Kalau hukum Indonesia membolehkan menikahi wanita yang sedang hamil, saya rasa tidak salah. Wallahu a’lamu bis showab.

Wassalaamu’alaikum wr. wb.

Ustadz Budi Ashari

—————————————————————
kumpulan tanya jawab konsultasi islam cara mengatasi seputar masalah gangguan kejiwaan – makhluk gaib – pengobatan alternatif jarak jauh – ilmu hitam sesat – perdukunan – tahayul – aji-aji – benda pusaka – indigo
—————————————————————

Selalu Ketakutan Setelah ‘Diobati’ Orang

Assalamu’alaikum wr wb

Pak Ustad, saya ingin bertanya apakah yang menyebabkan terhambatnya jodoh seseorang? Apakah benar jika makhluk ghaib menyukai manusia maka ia akan mengikat jodohnya, sehingga si wanita ini tidak bisa dicintai oleh manusia sebagaimana seharusnya. Karena masalah ini tidak bisa saya atasi, maka saya menjalani pengobatan alternatif ke orang pintar

Tapi nasib saya kurang baik, karena ia ternyata menyatakan menyukai saya dan sekarang di kantor, kami berada dalam satu ruangan (orang tersebut di bagian cleaning service), saya ketakutan setiap melihat orang tersebut, karena bayangan ketika ia mengobati saya dulu demikian menghantui saya,sebab pada awal pengobatan ia mengatakan bahwa teknik pengobatan yang dipakainya sesuai dengan syari’at Islam. Tapi ternyata dalam pelaksanaannya ada penyimpangan,sejak awal saya sudah ada perasaan tidak enak tapi entah mengapa saya harus datang kesitu.

Sekarang saya tidak tenang dalam bekerja, karena kapanpun dan di manapun saya berada seolah-olah dia mengetahui keberadaan saya. Oleh karena itulah pak Ustadz, setiap saat saya merasa ketakutan, saya berusaha untuk dzikir membaca do’a apa saja untuk menghilangkan perasaan takut itu. Namun tidak bisa. Saya tetap takut dan terkadang tubuh saya gemetaran menahan rasa takut itu. terus terang saya frustasi menghadapi kenyataan ini. Apa yang harus saya lakukan?Saya memendam rasa benci yang teramat besar terhadap orang itu, karena dia hampir saja melakukan hal yang melanggar aturan agama terhadap tubuh saya. Terimakasih

Wasalaamu’alaikum wr wb

Icha

Jawaban
Wa’alaikumsalaam wr wb

Saudari Icha, saya ikut prihatin atas apa yang menimpa diri anda, mudah-mudahan hal ini tidak terjadi pada muslimah yang lainnya, karena kasus seperti ini banyak terjadi pada wanita di Indonesia. Mereka para wanita yang mengalami kesulitan dalam mencari jodoh, banyak yang datang ke ‘orang pintar’ atau dukun yang katanya Islami, namun kenyataannya mereka hanya diperalat bahkan ada yang dilecehkan dan diperkosa. Kasus seperti ini banyak terjadi dilapangan, oleh karena itu, sepanik apapun dalam masalah jodoh sebaiknya dikembalikan kepada Allah SWT, agar jiwanya menjadi stabil. Tidak ada yang mustahil, kalau kita banyak berdoa.

Apakah jin bila sudah menyukai manusia (wanita), akan membuat orang lain tidak menyukai wanita itu? Hal itu mungkin saja terjadi, karena jin sama dengan manusia, mereka juga punya perasaan suka. Salah satu yang menyebabkan jin masuk kedalam tubuh manusia adalah karena jin itu suka pada manusia tersebut. Rasa suka jin atau setan terhadap manusia, biasanya disebabkan oleh maksiat yang kita lakukan dan menyebabkan bangkitnya sahwat setan.

Kasus yang kita jumpai dilapangan, para wanita yang mempunyai masalah jodoh dan sudah beberapakali dilamar tidak jadi, setelah diruqyah ternyata ada jin yang memang suka terhadap wanita itu. Sehingga untuk mengeluarkan jin dari tubuh si wanita pun membutuhkan waktu untuk mengeluarkannya, karena ini menyangkut masalah perasaan suka dan cinta, jadi tidak mudah untuk mengeluarkannya. Satu-satunya cara yang Islami untuk mengeluarkannya adalah dengan cara ruqyah syar’iyah. Dan dengan izin Allah, wanita tersebut mendapatkan jodoh yang baik.

Apa yang anda lakukan dengan datang ke pengobatan alternatif, walaupun berlabel syariat, itu satu hal yang salah, kalau tidak dikontrol dengan ukuran syariat yang benar. Biasanya, mereka-mereka yang mempunyai ilmu seperti itu tidak akan mau kehilangan anda sebagi mangsa, sehingga ia seakan-akan mengetahui di manapun anda berada, itu hal yang mudah baginya. Sebab dia bisa saja menitipkan jinnya yang selalu mengikuti kemanapun anda pergi. Oleh karena itu cara untuk menghindari dirinya yaitu anda harus pergi dari dirinya serta anda harus berlindung kepada Allah dengan membaca doa-doa seperti yang diajarkan Rasulullah, dengan begitu dia tidak bisa mendeteksi.

Untuk menghilangkan rasa takut, sebaiknya anda datang secara baik-baik kepadanya dan katakan bahwa sekarang anda sudah tidak perlu lagi, karena anda sudah bisa menerima keadaan diri anda apa adanya dengan memasrahkan diri pada Allah SWT. Anda tidak perlu takut lagi karena di kantor anda mempunyai banyak teman dan jauhi dia. Semoga Allah SWT memberikan jodoh yang baik pada anda,Wallahu a’lam bis showab.

Wassalaamu’alaikum wr wb

Ustadz Budi Ashari

—————————————————————
kumpulan tanya jawab konsultasi islam cara mengatasi seputar masalah gangguan kejiwaan – makhluk gaib – pengobatan alternatif jarak jauh – ilmu hitam sesat – perdukunan – tahayul – aji-aji – benda pusaka – indigo
—————————————————————

Benarkah Jin Bisa Menyunat Anak Kecil?

Assalamu’alaikum wr. wb.

Pak Ustadz, saya pernah dengar ada kasus anak-anak yang tiba-tiba saja sudah disunat dengan sendirinya, katanya disunat oleh Jin. Apa benar ada kejadian seperti ini? Apakah jin dapat menyunat manusia, apa tidak berbahaya nantinya? Lalu bagaimana dengan si anak? Apa perlu diruqyah?

wassalam

Andrie I

Jawaban
Wa’alaikumsalaam wr. wb.

Saudara Andrie, memang banyak pengakuan masyarakat seperti itu dari berbagai daerah. Namun, saya sendiri belum pernah menjumpai peristiwa seperti ini, baik diriwayat-riwayat maupun diberbagai literatur tentang disunat oleh jin. Tetapi, kalau pertanyaannya mungkin atau tidak mungkin, maka pertanyaan itu akan mirip dengan pertanyaan yang disampaikan kepada para Ulama, misalnya mungkinkah manusia bisa memiliki keturunan dari jin? Cerita seperti inipun banyak terkenal di masyarakat, tetapi secara pengalaman di zaman sahabat Nabi belum pernah ditemui. Kalau ditanya mungkin, ya mungkin saja. Namun, mempunyai keturunan dari jin lebih rumit dari sekedar disunat oleh jin. Jadi hal tersebut lebih mendekati mustahil.

Sesungguhnya, jin bisa menyentuh atau bisa melakukan apa saja pada diri manusia dan juga bisa masuk dalam tubuh manusia, seperti dalam kisah Abu Hurairah, di mana ada jin yang mencuri gandumnya di gudang. Artinya jin bisa menyunat manusia itu mungkin saja terjadi. Tapi apakah esensi dari jin menyunat manusia, tidak tahu. Yang perlu diketahui adalah tidak ada manfaat syar’i apapun dari anak yang disunat itu, jadi tidak penting untuk diketahui kenapa jin menyunat anak itu, karena sampai hari ini kita belum bisa mencerna. Kalau memang tidak ada yang menyunat, tiba-tiba ketika anak itu pulang dari main dan sudah tersunat, dibawa ke dokter, katanya sunatannya sangat bagus. Pertanyaannya, siapa yang menyunat, itu masalahnya.

Apakah anak tersebut harus diruqyah? Kalau setelah peristiwa itu, anak tersebut mempunyai masalah misalnya sakit, bertingkah laku aneh atau kemudian anak itu bisa melihat makhluk halus, maka ia harus diruqyah. Karena tujuan dari jin terhadap anak ini adalah menyebarkan fitnah dan kemusyrikan di antara manusia, karena masyarakat akan mengagungkan anak yang dianggapnya ajaib ini. Namun, kalau ia berprilaku normal, maka tidak perlu diruqyah, yang penting orangtuanya rajin berdoa untuk keselamatan anaknya. Wallahua’lam

Wassalamu’alaikum wr. wb.

—————————————————————
kumpulan tanya jawab konsultasi islam cara mengatasi seputar masalah gangguan kejiwaan – makhluk gaib – pengobatan alternatif jarak jauh – ilmu hitam sesat – perdukunan – tahayul – aji-aji – benda pusaka – indigo
—————————————————————

Ilmu Hitam Bisa Salah Sasaran?

Assalamu’alaikum wr. wb.

Pak Ustadz yang dirahmati Allah SWT, saya mau bertanya tentang ilmu hitam yang salah sasaran. Teman suami saya, mempunyai kakak ipar yang baru melahirkan 30 hari, tiba-tiba dia sakit keras, setelah di-rontgen, kata dokter jantungnya ada busa seperti sabun, beberapa hari kemudian di-rontgen di rumah sakit berbeda, busa tersebut tidak ada, dokter tidak berani mengobati sehingga dibawa pulang.

Setelah di rumah, perut wanita tersebut membesar seperti bengkak, akhirnya meninggal dunia. Pada waktu sakit sempat ditanyakan ke kyai, katanya dia dikerjain orang. Menurut penjelasan kiai tersebut sebenarnya yang mau dikirimi santet adalah suaminya, namun karena kondisi istrinya lemah setelah melahirkan, sehingga si istri yang kena santet. Yang ingin saya tanyakan, benarkah hal tersebut bisa terjadi? Apakah benar wanita tersebut kena santet?

Demikian pertanyaan saya, mohon maaf atas kesalahan saya dan terima kasih atas jawaban yang diberikan.

Wassalamua’aikum Wr.Wb.

Wiwik Wiranti

Jawaban
Wa’alaikumsalaam wr. wb.

Saudari Wiwik, tidak ada yang bisa memastikan jawaban dari pertanyaan, apakah saya disantet atau disihir orang? Karena hal itu dapat dibuktikan setelah orang tersebut diruqyah, apakah orang tersebut mendapat ganguan sihir atau tidak. Biasanya yang bisa menerawang hanya dukun saja dengan segala kemampuannya yang dibantu oleh jin atau setan. Kalau wanita yang habis melahirkan di-rontgen oleh dokter yang berbeda dan hasilnya pun berbeda, perbedaan itu bisa terjadi karena disebabkan oleh alat yang berbeda atau berbeda pada dokternya dalam mendektesi suatu penyakit, sebab bisa saja terjadi kesalahan.

Busa yang terlihat saat dirontgen, mungkin saja disebabkan karena faktor sihir, yang kadang bisa muncul karena ulah setan, bahkan terkadang tidak muncul. Apalagi dikatakan perutnya membesar dan sebagainya, hal itu mungkin saja terjadi.

Apakah ilmu hitam atau sihir bisa salah sasaran? Mungkin saja, kami pernah mendengarkan pengakuan salah satu pasien yang mempunyai masalah, dia sakit. Ternyata, sakitnya itu disebabkan oleh temannya, yang akhirnya temannya itu meminta maaf, karena tujuannya sebenarnya bukan ke dia. Secara logika sangat mungkin ini terjadi, namanya juga setan. Seperti halnya manusia yang juga bisa salah sasaran.

Atau sebenarnya tema dari kasus ini bukan salah sasaran, karena yang menjadi korban adalah suami istri bahkan ada anak. Sebagaimana kita ketahui, Allah SWT memerintahkan: “Hai manusia jagalah dirimu dan keluargamu.” artinya keluarga adalah satu rangkaian. Bisa jadi ketika satu yang dituju tidak tembus, maka sihir itu akan mengenai yang lain, seperti ketika iblis tidak tembus menggoda Adam, maka ia masuk melalui Hawa dan seterusnya. Wallahua’lam

Wassalaamu’alaikum wr. wb.

—————————————————————
kumpulan tanya jawab konsultasi islam cara mengatasi seputar masalah gangguan kejiwaan – makhluk gaib – pengobatan alternatif jarak jauh – ilmu hitam sesat – perdukunan – tahayul – aji-aji – benda pusaka – indigo
—————————————————————

Kerasukan Jin setelah Depresi Berat

Assalaamu’alaikum wr. wb.

Saya mengalami gangguan sihir sejak bulan September akhir 2005, saya menyadari dosa-dosa dan kesalahan saya. Sebelum mengalami kejadian ghaib itu, saya mengalami depresi berat yang menyebabkan hati saya menjadi kosong dan selalu menyalahkan takdir yang terjadi pada diri saya. Dan saya pun selalu bertanya-tanya tentang Allah, sampai-sampai saya meninggalkan kewajiban dari Allah.

Selama depresi, saya tidak punya kegiatan, pikiran saya dipenuhi oleh 100 persen masa lalu sampai SD saya ingat dan tidur dengan khayalan masa lalu. Kemudian saya penasaran mengenai berita dan suara-suara dari alam kubur, saya pun mendownloadnya dari internet dan menyimpannya di hardisk saya, setelah mendengar suara itu, saya sangat ketakutan.

Saya pun langsung shalat tepat waktu setelah mendengar jeritan-jeritan itu. Tapi dalam shalat saya merasa ketakutan dan tubuh saya menggigil. Kejadian ini berlangsung selama beberapa hari, yang terbayang adalah azab dan jeritan dalam pikiran saya.

Sampai suatu hari setelah shalat Isya, saya mohon ampun atas kedurhakaan yang saya lakukan. Setelah itu orang tua saya bertengkar dan yang terekam dalam pikiran saya sangat menjijikan dan menakutkan bagi saya, apalagi mendengar marahan-marahan ibu pada bapak. Setelah itu saya shock dan tidak bisa tidur.

Semalaman saya tidak bisa tidur, saya langsung berkata, “Ya Allah aku rindu pada-Mu,” kontan di otak saya tulisan Allah dan otak saya jauh ke dimensi yang berbeda. Setelah itu sesuatu masuk dan berjalan dari ujung kaki sampai pada dada berjalan perlahan, denyut jantung pun pelan-pelan. Saya langsung bangun, dan mohon tobat pada Allah. Sepertinya saya mau mati.

Esoknya shalat zhuhur dan asar saya pingsan, shalat magrib dan isya tubuh saya seperti terbakar. Setelah makan sesendok nasi makan malam, saya pingsan dan lidah saya menjulur, saya seperti mau mati. Seharian saya kesurupan. Dan tidak ada orang yang bisa mengeluarkannya. Sampai saya bertemu pada seorang ustaz aliran Salafiyah, membacakan ruqyah tanpa metode, tubuh saya mengamuk.

Tapi, tidak bisa keluar juga. Tapi alhamdulillah, ada perubahan. Hingga saya tulis surat ini, ada gejala yang masih ada dalam tubuh saya, yang mungkin masih ada jin ini dalam tubuh saya. Apa yang menimpa saya membuat saya berpikir apa artinya hidup ini. Saya selalu banyak mengingat maut.

Pertanyaan saya adalah Islam itu adalah agama yang bersih dari syirik. Dan sebagai manusia saya mengharapkan dan memohon agar mati dalam keadaan Islam. Kemudian apakah jika jin ini masih dalam tubuh saya, apakah saya Islam atau masih syirik (naudzubillah)?

Dan saya takut, jika saya meninggal jin ini masih berada dalam tubuh saya. Kemudian jika jin ini belum lepas, apakah berarti ridho dan tobat saya belum diterima? (Ya Allah hamba berlindung pada-Mu dr sesuatu yang saya mohon, tapi tidak mengetahui mengenai hakekatnya). Semoga melalui Ustazd Allah memberikan petunjuknya pada saya Amiin.

Wassalaam,

Nurhikmah

Jawaban
Wa’alaikumsalam

Saudari Nurhikmah yang dirahmati Allah, sesungguhnya yang perlu anda ketahui untuk orang beriman, hidup itu bukan hanya untuk di dunia tapi juga di akhirat. Dalam al-Qur’an Allah berfirman, agar kita dalam menjalani hidup haruslah seimbang. Artinya, carilah kehidupan akhirat, namun jangan lupa kehidupan di dunia. Bagi orang beriman kehidupan itu sangat luas, seluas kehidupan di dunia ini dan disambung dengan kehidupan akhirat.

Dalam Islam bagi orang beriman, hidup itu harus selalu berada di antara dua rel yaitu harapan dan rasa takut. Keduanya harus seimbang, agar hidup ini menjadi seimbang. Ketika salah satunya lebih besar atau salah satunya tidak ada sama sekali, maka akan sangat tidak seimbang. Orang yang terlalu besar harapannya, merasa bahwa Allah SWT maha pengampun, maha pengasih, dan kemudian orang tersebut tidak takut azab, biasanya orang ini meremehkan dosa.

Sedangkan, orang yang terlalu besar rasa takutnya akan kematian, akan hari akhir, akan azab kubur dan sebagainya. Biasanya orang seperti ini akan selalu dihinggapi dengan rasa putus asa, jadi tidak menikmati hidup sebagaimana mestinya. Apa yang terjadi pada diri anda, saya kira anda perlu sekali untuk menenangkan diri dan beristirahat. Menurut saya, anda harus berkomunikasi dengan baik kepada kedua orangtua, karena suasana rumah yang tidak mendukung atau gaduh menimbulkan rasa tidak nyaman, maka akan memperburuk suasana hati.

Cobalah untuk membesarkan tema-tema harapan, dan anda harus paham bahwa Allah maha pengampun. Perlu anda ketahui, orang-orang sehebat para sahabat pun, mereka adalah orang-orang yang menikmati hidup yang indah ini. Perlu diingat bahwa kita punya masa depan, punya keluarga, ada anak-anak yang lucu, rumah yang nyaman. Artinya, hal-hal seperti ini perlu juga diperhatikan. Nabi saw mengatakan, istirahatkan jiwa ini sesaat demi sesaat. Jiwa ini kalau sudah terlalu capek dan lelah, maka akan sangat berbahaya. Apalagi sampai menimbulkan rasa putus asa. Oleh karena itu, sebelum anda tidur sebaiknya membaca doa terlebih dahulu.

Mengenai jin yang berada di dalam tubuh anda, selama jin itu tidak mengganggu atau memberikan dampak negatif pada diri anda, tidak menjadi masalah. Namun bila sampai jin itu mengganggu diri anda, maka sebaiknya anda melakukan ruqyah syar’iiyah untuk mengeluarkan jin tersebut, agar kehidupan anda kembali normal. Banyak-banyaklah berdzikir dan menjalankan ibadah lainnya, tenangkanlah pikiran anda. Mudah-mudahan Allah memberikan ketenangan hidup untuk anda dan keluarga. Wallahualam

Wassalaamu’alaikum wr. wb.

—————————————————————
kumpulan tanya jawab konsultasi islam cara mengatasi seputar masalah gangguan kejiwaan – makhluk gaib – pengobatan alternatif jarak jauh – ilmu hitam sesat – perdukunan – tahayul – aji-aji – benda pusaka – indigo
—————————————————————

Kalau Peruqyah Tidak Dapat Melihat Jin, Bagaimana Mengetahui Jin Sudah Keluar?

Assalaamu’alaikum wr. wb.

Pak Ustadz, bagaimana seorang peruqyah bisa mengatakan kalau jin itu sudah keluar dari tubuh si pasien, sedangkan peruqyah itu tidak bisa melihat jin. Saya pernah membaca artikel pak Ustadz, bahwa seorang peruqyah yang bisa melihat jin itu tidak benar dan peruqyah itu bermasalah. Apakah seseorang yang mampu melihat jin itu bermasalah atau tidak dibenarkan?

Wassalaam,

Sudaryanto

Jawaban
Wa’alaikusalaam wr. wb.

Saudara Sudaryanto, peruqyah memang tidak bisa melihat jin, seperti yang pernah saya sampaikan bahwa tidak ada yang bisa melihat jin, kecuali mereka-mereka yang bermasalah atau mungkin tidak bermasalah, tapi jin itu yang mempunyai ide menampakan dirinya, dan sebenarnya orang ini tidak bermasalah.

Para peruqyah mengetahui jin itu keluar atau tidak, dapat dilihat dari beberapa hal. Pertama, dapat dilihat dari gejala dari pasien berdasarkan pengalaman-pengalaman dari ruqyah. Misalnya, kita langsung tanyakan pada si pasien, karena pasienlah yang mampu merasakan, apakah ada yang keluar atau tidak dari tubuhnya. Bahkan sebagian pasien mengetahui berapa jumlah jin yang sudah keluar dari tubuhnya dan berapa yang masih ada di dalam tubuhnya, walaupun ada sebagian pasien yang tidak bisa merasakan hal itu.

Kedua, dapat dilihat dari gerakan atau reaksi tubuh, seperti tiba-tiba tubuh si pasien mengejang, dan lemas kembali dalam sesaat. Terkadang itu merupakan ciri bahwa jin tersebut keluar. Tapi yang jelas, itu hanya indikasi saja, jadi bukan kepastian. Karena untuk memastikannya perlu dilakukan ruqyah ulang, ketika si pasien masih merasakan reaksi yang sama, di jam yang sama ataupun kalau ada jin yang bicara dan pembicaraannya sama dengan jin yang pertama, berarti jin itu belum keluar dari tubuh si pasien. Bahkan bisa jadi ada jin yang lain di dalam tubuhnya. Tapi, kalau sudah dibacakan tidak bereaksi lagi, dan segala sakit ditubuh sudah tidak ada lagi, berarti jin tersebut sudah keluar. Wallahua’lambishawab.

Wasslaamu’alaikum wr. wb.

—————————————————————
kumpulan tanya jawab konsultasi islam cara mengatasi seputar masalah gangguan kejiwaan – makhluk gaib – pengobatan alternatif jarak jauh – ilmu hitam sesat – perdukunan – tahayul – aji-aji – benda pusaka – indigo
—————————————————————

Orang Tua Berada di Bawah Kendali Dua Setan

Assalamu’alaikum wr. wb.

Pak Ustadz, saat ini saya sedang punya musibah dan masalah ini erat kaitannya dengan masalah ghoib. Dan mudah-mudahan jawaban dari pertanyaan saya ini, nanti bisa menjadi salah satu jalan ilmu untuk orang tua saya.

Di keluarga saya ada dua ‘ruh’ atau entah apa, tapi dia mengaku-ngaku sebagai leluhur kami, yang katanya dengan izin Allah masih bisa ada di dunia untuk menolong kami, orang-orang yang masih hidup, menurut pengakuannya ini disebut ’tilem’. Menurut pengakuannya, dia adalah leluhur dari garis ibu, yang semasa hidupnya memang punya ‘kesaktian’ dan ilmunya setingkat di bawah wali dan semasa hidupnya juga punya guru mengaji agama.

Tiap kali akan berkomunikasi dia menggunakan tubuh sepupu saya, karena memang tiap kedatangannya sengaja diundang oleh orangtua dan keluarga (nyurup). Pada awalnya, dia hanya ‘mengobati penyakit-penyakit batin’ seperti santet, atau melepaskan pelet. Dan semakin ke sini semakin bertahap, apa yang mereka lakukan pada keluarga saya, seperti meramal apa yang akan terjadi, mulai memberikan benda-benda dari alam ghaib yang katanya memang itu milik keluarga kami, hanya masih tersimpan di alam ghaib berupa batangan emas, berlian, kain berisi isim tulisan arab yang membentuk gambar harimau, kulit menjangan berisi tulisan Arab, lempengan-lempengan seperti tembaga, batu akik, paku emas, keris kecil, dan lempengan seperti tembaga berbentuk semar; ‘membantu’ dalam mengundang walet, karana orangtua saya punya degung walet. Pada intinya orangtua saya begitu percaya pada dua setan ini, sampai-sampai semua masalah dilarikan pada mereka, masalah pekerjaan, rizki, jodoh.

Ustadz, saya sebagai anak prihatin sekaligus sedih. Karena saya yakin dua ‘ruh’ itu bukan ruh tapi setan yang memperdaya ortu dan kelurga besar saya yang sudah sangat percaya. Mereka membuat orangtua saya secara bertahap semakin tergantung pada mereka. Ini sudah berlangsung sejak jan tahun 2005 lalu. Saya sudah mencoba mengingatkan mereka, saya yakin ini musyrik. Saya sulit meyakinkan mereka karena beberapa hal.

Dalam rangka meyakinkan orangtua dan keluarga besar bahwa ini bukan musyrik, setan itu melakukan pembuktian-pembuktian untuk membenarkan apa yang mereka lakukan. Dan setan itu rupanya sangat tahu celah-celah apa saja yang dapat dipergunakan untuk memperdaya ortu dan keluarga.

Celah-celah itu adalah, kedua ortu saya kurang pemahaman agama, hampir dikatakan tidak ada akses bagi kedua ortu untuk dapat ilmu agama semisal pengajian-pengajian atau ceramah, lalu bapak saya memang berasal dari daerah Pantura yang kental kejawennya sejak kecil dan ditambah bapak saya pun tidak bisa mengaji Al-Quran. Dan bapak saya memang sepertinya punya ‘minat’ pada hal-hal mistik sejak lama. Sebelum kejadian ini pun ortu pernah mendatangi dukun, padahal bapak saya pendidikannya S2. Sedangkan ibu hanya nurut saja perbuatan suami sebagai istrinya. Dan celah lain adalah ortu saya termasuk punya kedudukan di masyarakat, jadi mudah bagi mereka untuk menularkan perbuatan musyrik ini pada orang lain. Setiap ada teman mereka yang punya masalah ghaib, pasti bapak dan ibu saya akan dengan senang hati membawa mereka pada dua setan itu untuk konsultasi. Lingkaran musyrik ini melebar.

Dan sisi pembuktian setan itu adalah mereka mengatakan, bahwa apa yang dilakukannya itu berdasarkan ilmu Allah, mereka juga bisa membaca ayat-ayat Al-Quran, mereka dalam ‘mengobati’ orang juga menggunakan ayat-ayat Al-Quran. Dan jika ada orang yang tidak percaya pada dua setan itu, mereka biasanya memperlihatkan benda-benda yang menjadi ‘penyakit’ dalam tubuh pasien seperti rambut, ulat busuk, paku berkarat, dll. agar manusia percaya bahwa mereka melakukan kebaikan dengan ‘mengeluarkan penyakit batin’.

Selain itu, supaya terdengar seperti orang yang bijak, setan itu selalu mengatakan, “Saya ini cuma perantara Allah dalam ikhtiar manusia, jadi percaya yang utama haruslah tetap kepada Allah.” Ustadz, semua itu membuat ortu dan kelurga besar terpedaya. Belum lagi mereka sudah dapat harta banyak dari setan itu, berupa batangan emas dan berlian. Memang secara fisik saya pun melihatnya benda itu emas dan berlian. Dan pembuktiannya yang lain, dia bisa menceritakan kehidupan di Indonesia pada masa lalu, waktu masih zaman kerajaan.

Dan dia juga mengaku-ngaku bisa pergi ke tempat sejauh apapun dalam sekejap mata, bisa ke Makkah tiap hari jumaat, bertemu lelulur ortu kami yang lain, bisa bertemu roh Sularno, Nyi Roro Kidul. Bahkan ortu dan keluarga pernah dengan sengaja pergi ke Ciamis khusus untuk ritual ‘bertemu arwah-arwah itu’ termasuk arwah para wali. Dan sudah dua kali setiap Muharram selalu ada ritual dimandikan oleh setan itu dengan ditanamkan keyakinan bahwa mandi itu dapat membersihkan kototran dan membawa keberkahan. Belum lagi ramalan-ramalannya bahwa nanti bisnis walet akan sukses, nanti bisa beli mobil dan naik haji.

Dan di rumah ortu pun katanya sudah dipasangi ‘penjaga-penjaga’, yaitu khodam ‘leluhur’ itu atau setan itu. Dari mulai paku emas, bambu kuning, dan batangan emas, yang katanya ditanam secara ghaib. Dan setiap setan itu memberikan batu-batu akik dari alam ghaib, ibu dan bapak saya pasti langsung menjadikannya cincin dan liontin untuk dipakai. Sungguh pengaruh setan ini sudah sangat banyak dan berlapis, semuanya dilakukan secara bertahap untuk menjerat manusia, yaitu ortu dan keluarga.

Saya selalu berdoa mohon Allah memberi hidayah agar ortu dan keluarga dapat tersadar dari tipu daya ini. Saya sangat kuatir, karena bila tidak dihentikan sekarang, sepertinya akan berlangsung lama. Karena untuk pengembangan bisnis walet pun orang tua tidak jauh dari jalan mistis. Saya merasa lingkaran mistik dan musyrik sudah begitu kental dalam keluargam sedangkan yang mengingatkan tidak ada, hanya saya dan adik perempuan yang alhamdulillah masih diberi pertolongan oleh Allah tidak sampai tertipu.

Saya mohon pendapat ustadz mengenai masalah ini, supaya dapat saya cetak untuk ditunjukkan pada orang tua. Mereka kini pun sangat keras kepala jika diberi tahu. Saya bilang saya sudah banyak baca buku dan juga bertanya pada ahlinya tentang masalah ini tapi mereka tetap tidak percaya. Mereka bilang “kalau kiai, ustadz, atau ulama yang dimintai tanya itu belum sampai ilmunya, memang pasti akan mengakatakan bahwa ini musyrik, padahal bukan musyrik.” Jelas sudah, orang tua benar-benar berada dalam kegelapan karena pemikirannya dipengaruhi setan. Tolonglah saya ustadz. Saya berharap pertanyaan saya ini dapat segera terjawab karena saya prihatin melihat keadaan orang tua seperti itu.

Terimakasih sebelum dan sesudahnya. Jazakallah.

Wassalaami’alaikum wr. wb.

Selly Marlina

Jawaban
Wa’alaikumsalaam wr. wb.

Saudari Selly, permasalahan untuk memberikan penyadaran kepada orangtua dari anak yang baik merupakan sesuatu yang sangat sulit, apalagi kalau hal tersebut merupakan sesuatu yang sangat sensitif seperti keyakinan. Artinya, orangtua anda meyakini bahwa hal tersebut bukan merupakan suatu kesalahan atau kesesatan, biasanya orangtua akan sangat sulit menerima masukan yang positif dari anaknya. Oleh karena itu, dari seluruh yang anda ceritakan sudah sangat jelas, bahwa dua makhluk yang membantu orangtua anda adalah setan yang akan menjerumuskan orangtua anda bukan ruh, karena ruh sudah ada tempatnya masing-masing. Yang jelas tidak ada ruh gentayangan di dalam Islam.

Masalah yang mendasar dari orangtua anda yaitu tidak bisanya orangtua anda membaca Al-qur’an, padahalsebagai umat Islam, inimerupakanmasalahyang serius. Bagaimana mereka bisa mempunyai kesadarn yang tinggi terhadap Islam, kalau membaca Al-qur’an saja tidak bisa, itu agak sulit.

Menurutnya saya, sebisa mungkin anda jangan langsung bericara tentang tema-tema yang sensitif ini, tapi kalau anda mau mencobanya silakan saja. Untuk itu, orangtua anda harus mempunyai kesadaran terlebih dahulu terhadap ke-Islamannya. Yang terpenting, orangtua anda melaksanakan dahulu sholat dengan baik dan benar, membaca Al-qur’an, datang ke majelis taklim, berikan masukan yang baik secara perlahan-lahan, kemudian berikan juga masukan kaidah-kaidah mengimani yang ghoib.

Walaupun terkadang, bila anak yang memberikan masukan, jarang bisa diterima oleh orangtua. Maka anda juga boleh memberikan artikel-artikel yang ada di website ini, Majalah Ghoib, atau apapun yang sifatnya pembersihan akidah, silakan dicoba, siapa tahu orangtua anda setelah membacanya dapat membuka wacana, “Oh ternyata ada sesuatu yang lain,” walaupun tidak langsung bisa menerimanya. Namun, mudah-mudahan ini merupakan suatu proses.

Yang terakhir saya sarankan, jangan lupa berdoa. Karena biar bagaimanapun usaha kita, sesungguhnya hati manusia hanya Allah SWT yang menggenggamnya, hanya Allah yang dapat membolak-balikannya sebagaimana Ia kehendaki. Maka berdoalah, semoga Allah membukakan matahati orangtua anda. Wallahualam bishowab

Wassalamu’alaikum wr. wb.

Ustadz Budi Ashari

—————————————————————
kumpulan tanya jawab konsultasi islam cara mengatasi seputar masalah gangguan kejiwaan – makhluk gaib – pengobatan alternatif jarak jauh – ilmu hitam sesat – perdukunan – tahayul – aji-aji – benda pusaka – indigo
—————————————————————

Sering Pusing dan Badan Gemetar Setiap Menjelang Maghrib

Assalammua’alaikum wr. wb.

Pak ustadz, saya mengalami salah satu masalah yang cukup rumit, saya mengalami rasa pusing yang cukup lama hampir 2 tahun, dan kalau malam bila mau tidur badan saya bergetar gemeteran, dan itu ternjadi setiap malam terutama menjelang magrib.

Saya sudah periksa ke dokter dan sudah melakukan terapi CT Scan dan lab, tapi hasilnya normal tidak terjadi apapun. Setiap kali shalat berjamaah di masjid atau mushallah bila imam membaca salah satu bacaan ayat Qur’an, kepala saya langsung pusing dan hati saya gelisah sehingga saya tidak khusuk untuk shalat. Dahulu saya pernah belajar ilmu seni pernapasan, yang ingin saya tanyakan adalah:

1. Apakah yang saya alami ini merupakan salah satu perbuatan jin?
2. Bagaimana menghilangkan pengaruh tersebut?
3. Apakah selain ruqyah, bekam juga bisa menyembuhkan dari gangguan jin?
4. Apakah surat Al-Quran yang dapat menghilangkan pengaruh tersebut.

Terima kasih atas bantuannya.

Wasallamu’alaikum,

Mochamad Soleh

Jawaban
Wa’alaikumsalaam wr. wb.

Saudara Soleh, gemetaran yang anda alami setiap Maghrib merupakan salah satu tanda adanya gangguan jin. Nabi saw bersabda, setan berkeliaran pada waktu maghrib, sehingga kita dianjurkan untuk menutup pintu dan jendela serta memasukan anak ke dalam rumah. Karena dari beberapa kasus yang saya jumpai bahwa ada orang yang mengalami kegelisahan pada jam tertentu setiap harinya. Bahkan ada orang yang selalu merasa ketakutan, kedinginan misalnya pada jam 24.00 WIB, sedangkan anda setiap maghrib.

Ini merupakan indikasi yang kuat bahwa anda mengalami gangguan jin, dan yang lebih memastikan adalah ketika anda sholat, mendengarkan bacaan ayat Al-Quran, anda merasa pusing. Ini juga merupakan salah satu reaksi ruqyah. Kalau orang tidak mengalami gangguan jin, maka ia tidak akan bereaksi. Karena sesungguhnya orang beriman, jika dibacakan ayat akan merasa nyaman, bukan kegelisahan, apalagi sakit kepala.

Saran saya adalah segera lakukan ruqyah syar’iyyah, baik dilakukan sendiri maupun dengan bantuan orang lain. Hentikan seni pernafasan yang anda lakukan selama ini, meskipun saya tidak tahu jenis pernafasan seperti apa yang anda pelajari. Tapi, dari pengalaman pasien yang datang ke kami, dan mereka mempelajari berbagai macam seni pernafasan, ternyata mereka hanya mengumpulkan jin dalam tubuhnya.

Artinya, ini bukan masalah statemen kita, menyatakan bahwa olah pernafasan itu benar atau tidak benar. Namun, pengalaman di lapangan ternyata, banyak pasien kami yang mengalami gangguan jin, yang diakibatkan oleh olah pernafasan. Sebaiknya dihentikan, carilah bela diri yang benar-benar menggunakan fisik, karena Nabi saw meskipun jago gulat dan main pedang, tapi Nabi tidak melakukan hal yang aneh-aneh.

Ayat apa yang bisa dibaca untuk ruqyah? Secara umum Al-Quran merupakan syifa’ (obat). Tapi pengalaman di lapangan, ayat-ayat yang berhubungan dengan masalah yang dihadapi orang tersebut, biasanya reaksinya akan lebih dahsyat bila dibacakan. Jika jinnya adalah jin munafik, maka ketika dibacakan surat Al-Munafikun, reaksinya akan lebih dahsyat. Jadi anda bisa membacakan sendiri ayat-ayat Al-Quran dan ditambah dengan doa-doa seperti yang diajarkan Rasullah saw. semoga anda dapat segera sembuh.

Mengenai bekam, itu dalah proses mengeluarkan darah kotor untuk mengeluarkan penyakit medis. Artinya, bekam bukan merupakan ruqyah, tapi keduanya diajarkan oleh Nabi SAW. Kalau anda ingin melakukan bekam silajkan saja, karena Nabi juga pernah melakukan bekam.

Wassalaamu’alaikum wr. wb.

—————————————————————
kumpulan tanya jawab konsultasi islam cara mengatasi seputar masalah gangguan kejiwaan – makhluk gaib – pengobatan alternatif jarak jauh – ilmu hitam sesat – perdukunan – tahayul – aji-aji – benda pusaka – indigo
—————————————————————

Menghilangkan Trauma Pasca Ruqyah

Assalamu’alaikum wr. wb.

Pak Ustadz, bapak saya sudah tiga bulan mengalami gangguan jin dan ada unsur sihirnya. Alhamdulillah setelah diruqyah syar’iiyah berangsur-angsur membaik. Dan semangat ibadahnya pun sangat tinggi hampir berbalik 180 derajat. Terakhir diruqyah sudah tidak ada reaksi, tetapi pasca diruqyah masih ada trauma yang bapak saya rasakan, kalau tidur tidak mau di rumah, kebetulan paman saya tinggal di sebelah rumah jadi setiap malam tidur di rumah paman saya.

Yang ingin saya tanyakan, bagaimana menurut ustadz kalau gejalanya seperti ini, masih ada atau tidak jin di dalam tubuh bapak saya? Kalau benar karena trauma bagaimana menghilangkan trauma psikis dari bapak saya pasca diruqyah? Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum,

Agus

Jawaban
Wasalaamu’alaikum wr. wb.

Saudara Agus, Alhamdulillah kalau anda sudah melakukan ruqyah syar’iiyah. Anda adalah orang yang beruntung, yang diberikan oleh Allah SWT solusi dan kesembuhan dengan cara sesuai syariat. Dua keberuntungan yang anda dapat, yang bisa dijadikan pelajaran untuk muslim yang lain yaitu keberuntungan kesembuhan dan keberuntungan menjalankan syariat Islam, yang kedua-duanya diperintahkan Allah SWT dan rasulnya.

Bila setelah diruqyah masih ada trauma di rumah itu, maka ada dua kemungkinan yakni pertama, memang diri bapak anda belum bersih dari gangguan jin. Tapi, kalau memang diruqyah tidak ada masalah, maka lakukan ruqyah lagi pada diri bapak anda. Bacakanlah ayat-ayat al-Quran ditempat bapak anda beristirahat atau di rumah anda, karena saya khawatir, jangan-jangan masih ada masalah di rumah atau di kamar itu, yang masih bisa dirasakan oleh bapak anda.

Kedua, bisa jadi masalahnya adalah trauma murni. Artinya, dulu bapak anda pernah mengalami masalah tersebut bersumber dari kamarnya, maka bapak anda mengalami trauma ketika berada di kamar itu. Untuk menghilangkan trauma, anda tidak bisa memaksa bapak anda harus menghilangkan trauma itu, karena tidak mudah untuk menghilangkan trauma. Oleh karena itu, berikanlah bapak anda tempat yang nyaman, kemudian diskusi yang baik, bangunlah rasa kepercayaan dirinya.

Hal yang paling utama untuk membangunkan kepercayaan dirinya adalah dekatkan bapak anda dengan al-Quran dan ibadah yang baik, dukungan keluarga dan sebagainya. Ketika keyakinan perlindungan Allah sangat kuat, maka orang tidak lagi punya rasa trauma, dan tidak ada yang ditakuti. Karena ia berlindung kepada Allah SWT yang menciptakan jin dan manusia.

Mudah-mudahan bapak anda bisa kembali seperti semula, dan hilang rasa trauma yang masih menghantuinya. Wallahua’lam.

—————————————————————
kumpulan tanya jawab konsultasi islam cara mengatasi seputar masalah gangguan kejiwaan – makhluk gaib – pengobatan alternatif jarak jauh – ilmu hitam sesat – perdukunan – tahayul – aji-aji – benda pusaka – indigo
—————————————————————

Bagaimana Cara Menghilangkan Pengaruh Pelet

Assalamu’alaikum wr. wb.

Pak Ustadz, saya punya teman wanita yang sedang menjalin hubungan dengan pria. Awal mula hubungan mereka, teman saya tidak suka dengan pria itu, tapi pria itu lalu memakai pelet untuk menaklukan hati teman saya (pengakuan langsung dari pria).

Sekarang hubungan itu sudah hampir 4 tahun lamanya. Keluarga teman saya tidak setuju dengan hubungan itu, karena keluarga teman saya juga sudah mengetahui kejadian yang sebenarnya, dan ada alasan lain yaitu status pendidikan (wanita tamatan kuliah pria hanya tamatan SLTP), selain itu si pria belum mempunyai pekerjaan tetap.

Saya pernah bertanya pada teman saya, kenapa dia cinta dan suka sama pria itu, teman saya menjawab bahwa dirinya mencintai pria itu karena Allah. Saya jadi kaget dengan jawaban itu, karena setahu saya kalau cinta karena Allah tidak seperti itu, sering berdua tanpa ada ikatan resmi pernikahan.

Pria itu pernah bilang ke saya, bahwa pelet yang ia gunakan untuk memelet teman saya sudah dicabut, setelah hubungan itu berjalan dua tahun. Saya ingin bertanya, bagaimana caranya menghilangkan pengaruh pelet tersebut, dan bagaimana cara menyadarkan teman saya dari pengaruh pelet, karena sampai saat ini keluarga teman saya belum setuju, terutama kakak dan ibunya? Kalau dari segi agama, teman saya cukup paham dan pria itupun cukup paham, hanya si pria lebih banyak unsur kejawennya dari pada agama Islam yang murni. Mohon penjelasannya.

Wassalamualikum wr. wb.

Syahid

Jawaban
Wa’alaikumsalaam wr. wb.

Saudara Syahid, pengakuan dari si pria yang menyatakan dirinya telah memelet teman anda, dalam Islam disebut dengan ikror (pengakuan). Kalau diteliti, si pria mengatakan itu tanpa tekanan dan gangguan jiwa, maka pengakuan itu bisa menjadi landasan hukum, bahwa orang tersebut benar-benar telah melakukan yang dalam Islam disebut dengan tindak pidana.

Ada beberapa poin, pertama, dari kesenjangan yang terjadi antara teman anda dengan si pria. Nampaknya memang, seperti pengakuan si pria bahwa cinta yang terjadi di antara mereka sangat tidak wajar, karena hasil dari pelet yang dilakukannya. Ditambah dengan tingkat pendidikan, tingkat pemahaman agama yang berbeda dan keluarga juga tidak setuju dengan hubungan itu.

Kalaupun mereka jadi menikah, biasanya ada perbedaan masa ketika mereka berpacaran dengan masa ketika mereka menikah. Pada masa pacaran, setan lebih banyak ikut andil, sehingga sampai hari ini setan akan aman-aman saja. Dan perbuatan buruk/setan akan kelihatan ketika mereka sudah menikah, karena pernikahan adalah sebuah kebaikan, maka setan akan lari dari kebaikan itu. Dan selanjutnya, keretakan besar akan terjadi.

Pengakuan dari si pria, bahwa peletnya sudah dicabut setelah 2 tahun hubungan mereka berjalan, mungkin saja benar. Tapi, mungkin juga dia dusta. Kalaupun dia benar mencabut, itu bukan jaminan kalau sihirnya sudah tercabut. Karena banyak sekali kami jumpai di lapangan, dukun-dukun yang mengaku sudah mencabut sihirnya. Bahkan si pasien yang dulunya memasang susuk ke salah satu dukun, kemudian oleh si dukun sudah dinyatakan sudah dicabut susuknya, tapi ternyata masih ada. Bisa jadi para dukun itu, tidak bisa mencabut sihirnya secara sempurna atau mungkin tidak mencabutnya, agar orang tersebut memiliki ketergantungan dengan si dukun.

Pengakuan teman anda yang mencintai si pria karena Allah, itu semua adalah salah. Sebab bisa jadi itu karena setiran dari si pria yang telah memeletnya. Seringnya mereka pergi berdua-duan, itu sudah jelas bukan cinta karena Allah dan hal itu jelas diharamkan oleh Allah SWT.

Pelet itu merupakan bagian dari sihir, cara untuk melepaskan pelet adalah dengan melakukan ruqyah syar’iiyah.

Untuk menyadarkan teman anda memang bukan hal yang mudah, karena menyangkut perasaan. Bisa jadi awalnya teman anda tidak menyukai pria tersebut, namun karena sering bertemu, akhirnya tanpa pelet pun teman anda memang sudah suka secara alami. Kalau memang sudah menyukai secara alami, maka teman anda harus membicarakan secara baik-baik kepada orangtuanya, serta meyakinkannya bahwa si pria ini adalah laki-laki yang baik. Tapi, kalau memang laki-laki itu dinilai tidak baik. Perbuatannya melakukan pelet, jelas menunjukan bahwa pria tersebut bukan pria yang baik, dan tidak cocok untuk para wanita-wanita sholehah.

Yang harus anda lakukan, melakukan dialog yang logis dengan teman anda dan keluarganya, dan sampaikan bahwa si pria mengakui perbuatannya, walaupun pelet tersebut sudah dicabut. Katakan pula pencabut itu berdasarkan pengalaman yang ada, biasanya dusta. Sarankan pada teman anda untuk melakukan ruqyah, sehingga teman anda mengetahui, bahwa apa yang terjadi terhadap dirinya adalah tidak wajar. Berikanlah nasehat pada teman anda, berikan juga masukan kepada orangtuanya bahwa untuk menyelesaikan masalah ini, tidak bisa dengan sikap yang keras, tapi dengan dialog yang baik. Semoga Allah memberikan kemudahan dalam masalah ini. Wallahu’alam

Wassalaamu’alaikum wr wb

—————————————————————
kumpulan tanya jawab konsultasi islam cara mengatasi seputar masalah gangguan kejiwaan – makhluk gaib – pengobatan alternatif jarak jauh – ilmu hitam sesat – perdukunan – tahayul – aji-aji – benda pusaka – indigo

About these ads

6 Responses

  1. Asalammualaikum pak ustadz,saya mau cerita sedikit tentang teman saya,dia terkena ilmu semacem pelet,yang di kirim ke tubuhnya oleh orang banten alias bekas pacarnya,setiap hari badannya selalu skit,dan sering sekali dia pingsan,jadi bagaimana cara mengobatinya pak ustadz.wasallam.

    • Tata Cara Menangkal Dan Menanggulangi Sihir

      Allah telah mensyari’atkan kepada hamba-hambaNya supaya mereka menjauhkan diri dari kejahatan sihir sebelum terjadi pada diri mereka. Allah juga menjelaskan tentang bagaimana cara pengobatan sihir bila telah terjadi. Ini merupakan rahmat dan kasih sayang Allah, kebaikan dan kesempurnaan nikmatNya kepada mereka.

      Berikut ini beberapa penjelasan tentang usaha menjaga diri dari bahaya sihir sebelum terjadi, begitu pula usaha dan cara pengobatannya bila terkena sihir, yakni cara-cara yang dibolehkan menurut hukum syara’:

      Pertama: Tindakan preventif, yakni usaha menjauhkan diri dari bahaya sihir sebelum terjadi. Cara yang paling penting dan bermanfaat ialah penjagaan dengan melakukan dzikir yang disyari’atkan, membaca do’a dan ta’awwudz sesuai dengan tuntunan Rasulullah ‘Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, di antaranya seperti di bawah ini:

      A. Membaca ayat Kursi setiap selesai shalat lima waktu, sesudah membaca wirid yang disyari’atkan setelah salam, atau dibaca ketika akan tidur. Karena ayat Kursi termasuk ayat yang paling besar nilainya di dalam Al-Qur’an. Rasulullah ‘Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam salah satu hadits shahihnya :

      “Barangsiapa membaca ayat Kursi pada malam hari, Allah senantiasa menjaganya dan syetan tidak mendekatinya sampai Shubuh.”

      Ayat Kursi terdapat dalam surat Al-Baqarah ayat 255 yang bunyinya :

      “Allah tidak ada Tuhan selain Dia, Yang hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhlukNya), tidak mengantuk dan tidak tidur, kepunyaanNya apa yang ada di langit dan apa yang di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izinNya? Allah mengetahui apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendakiNya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

      B. Membaca surat Al-Ikhlas, surat Al-Falaq, dan surat An-Naas pada setiap selesai shalat lima waktu, dan membaca ketiga surat tersebut sebanyak tiga kali pada pagi hari sesudah shalat Shubuh, dan menjelang malam sesudah shalat Maghrib, sesuai dengan hadits riwayat Abu Dawud, At-Tirmidzi dan An-Nasa’i.

      C. Membaca dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah yaitu ayat 285-286 pada permulaan malam, sebagaimana sabda Rasulullah :

      “Barangsiapa membaca dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah pada malam hari, maka cukuplah baginya.”

      Adapun bacaan ayat tersebut adalah sebagai berikut:

      “Rasul telah beriman kepada Al-Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat, kitab-kitab dan rasul-rasulNya. (Mereka mengatakan), ‘Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang (dengan yang lain) dari rasul-rasulNya’. (Mereka berdo’a): ‘Ampunilah kami, ya Tuhan kami, dan kepada Engkaulah tempat kembali.”

      “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya, ia mendapat pahala (dari kewajiban) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo’a), ‘Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau bersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya, beri maaflah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami terhadap orang-orang yang kafir.”

      D. Banyak berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna.

      Hendaklah dibaca pada malam hari dan siang hari ketika berada di suatu tempat, ketika masuk ke dalam suatu bangunan, ketika berada di tengah padang pasir, di udara atau di laut. Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

      “Barangsiapa singgah di suatu tempat dan dia mengucapkan: ‘A’uudzu bi kalimaatillahi attaammaati min syarri maa khalaq’ (aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk ciptaanNya), maka tidak ada sesuatu pun yang membahayakannya sampai ia pergi dari tempat itu.”

      E. Membaca do’a di bawah ini masing-masing tiga kali pada pagi hari dan menjelang malam :

      “Dengan nama Allah, yang bersama namaNya, tidak ada sesuatu pun yang membahayakan, baik di bumi maupun di langit dan Dia Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.” (HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi)

      Bacaan-bacaan dzikir dan ta’awwudz ini merupakan sebab-sebab yang besar untuk memperoleh keselamatan dan untuk menjauhkan diri dari kejahatan sihir atau kejahatan lainnya. Yaitu bagi mereka yang selalu mengamalkannya secara benar disertai keyakinan yang penuh kepada Allah, bertumpu dan pasrah kepadaNya dengan lapang dada dan hati yang khusyu’.

      Kedua: Bacaan-bacaan seperti ini juga merupakan senjata ampuh untuk menghilangkan sihir yang sedang menimpa seseorang, dibaca dengan hati yang khusyu’, tunduk dan merendahkan diri, seraya memohon kepada Allah agar dihilangkan bahaya dan malapetaka yang dihadapi. Do’a-do’a berdasarkan riwayat yang kuat dari Rasulullah untuk menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh sihir dan lain sebagainya adalah sebagai berikut:

      1. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam me-ruqyah (mengobati dengan membaca ayat-ayat Al-Qur’an atau do’a-do’a) sahabat-sahabatnya dengan bacaan :

      Artinya: “Ya Allah, Tuhan segenap manusia….! Hilangkanlah sakit dan sembuhkanlah, Engkau Maha Penyembuh, tidak ada penyembuhan melainkan penyembuhan dariMu, penyembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.” (HR. Al-Bukhari).

      2. Do’a yang dibaca Jibril , ketika meruqyah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

      “Dengan nama Allah, aku meruqyahmu dari segala yang menyakitkanmu, dan dari kejahatan setiap diri atau dari pandangan mata yang penuh kedengkian, semoga Allah menyembuhkanmu, dengan nama Allah aku meruqyahmu.” Bacaan ini hendaknya diulang tiga kali.

      3. Pengobatan sihir cara lainnya, terutama bagi laki-laki yang tidak dapat berjimak dengan istrinya karena terkena sihir. Yaitu, ambillah tujuh lembar daun bidara yang masih hijau, ditumbuk atau digerus dengan batu atau alat tumbuk lainnya, sesudah itu dimasukkan ke dalam bejana secukupnya untuk mandi; bacakan ayat Kursi pada bejana tersebut; bacakan pula surat Al-Kafirun, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Naas, dan ayat-ayat sihir dalam surat Al-A’raf ayat 117-119, surat Yunus ayat 79-82 dan surat Thaha ayat 65-69.

      Surat Al-A’raf ayat 117-119 yang bunyinya:

      “Dan Kami wahyukan kepada Musa: ‘Lemparkanlah tongkatmu!’ Maka sekonyong-konyong tongkat itu menelan apa yang mereka sulapkan. Karena itu, nyatalah yang benar dan batallah yang selalu mereka kerjakan. Maka mereka orang-orang yang hina.”

      Surat Yunus ayat 79-82:

      “Fir’aun berkata (kepada pemuka kaumnya): ‘Datangkanlah kepadaku semua ahli sihir yang pandai’. Maka tatkala ahli-ahli sihir itu datang, Musa berkata kepada mereka: ‘Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan’. Maka setelah mereka lemparkan, Musa berkata: ‘Apa yang kamu lakukan itu, itulah sihir, sesungguhnya Allah akan menampakkan ketidakbenaran mereka. Sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan terus berlangsung pekerjaan orang-orang yang membuat kerusakan. Dan Allah akan mengokohkan yang benar dengan ketetapanNya, walaupun orang-orang yang berbuat dosa tidak menyukai(nya).“

      Surat Thaha ayat 65-69 yang bunyinya :

      “Mereka bertanya,’Hai Musa (pilihlah), apakah kamu yang melemparkan (dahulu) atau kamilah yang mula-mula melemparkan?’ Musa menjawab,’Silahkan kamu sekalian melemparkan’. Maka tiba-tiba tali-tali dan tongkat-tongkat mereka, terbayang oleh Musa seakan-akan ia merayap cepat lantaran sihir mereka. Maka Musa merasa takut dalam hatinya. Kami berfirman: ‘Janganlah kamu takut, sesungguhnya kamulah yang paling unggul (menang). Dan lemparkanlah apa yang ada di tangan kananmu, niscaya ia akan menelan apa yang mereka perbuat, sesungguhnya apa yang mereka perbuat itu adalah tipu daya tukang sihir (belaka). Dan tidak akan menang tukang sihir itu dari mana saja ia datang.”

      Setelah selesai membaca ayat-ayat tersebut di atas hendaklah diminum sedikit airnya dan sisanya dipakai untuk mandi.)

      Dengan cara ini mudah-mudahan Allah Subhanahu wa Ta’ala menghilangkan penyakit yang sedang dideritanya.

      4. Cara pengobatan lainnya, sebagai cara yang paling bermanfaat ialah berupaya mengerahkan tenaga dan daya untuk mengetahui di mana tempat sihir terjadi, di atas gunung atau di tempat manapun ia berada, dan bila sudah diketahui tempatnya, diambil dan dimusnahkan sehingga lenyaplah sihir tersebut.

      Inilah beberapa penjelasan tentang perkara-perkara yang dapat menjaga diri dari sihir dan usaha pengobatan atau cara penyembuhannya, dan hanya kepada Allah kita memohon pertolongan.

      Adapun pengobatan dengan cara-cara yang dilakukan oleh tukang-tukang sihir, yaitu dengan mendekatkan diri kepada jin disertai dengan penyembelihan hewan, atau cara-cara mendekatkan diri lainnya, maka semua ini tidak dibenarkan karena termasuk perbuatan syirik paling besar yang wajib dihindari.

      Demikian pula pengobatan dengan cara bertanya kepada dukun,’arraaf (tukang ramal) dan menggunakan petunjuk sesuai dengan apa yang mereka katakan. Semua ini tidak dibenarkan dalam Islam, karena dukun-dukun tersebut tidak beriman kepada Allah; mereka adalah pendusta dan pembohong yang mengaku mengetahui hal-hal ghaib, dan kemudian menipu manusia.

      Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memperingatkan orang-orang yang mendatangi mereka, menanyakan dan membenarkan apa yang mereka katakan, sebagaimana telah dijelaskan hukum-hukumnya di awal tulisan ini.

      Kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala kita memohon, agar seluruh kaum muslimin dilimpahkan kesejahteraan dan keselamatan dari segala kejahatan, dan semoga Allah melindungi mereka, agama mereka, dan menganugerahkan kepada mereka pemahaman dan agamaNya, serta memelihara mereka dari segala sesuatu yang menyalahi syari’atNya.

      (Dikutip dari tulisan Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, dikirim : oleh al Akh Hari Nasution. Diterbitkan oleh Depar-temen Urusan KeIslaman, Wakaf, Dakwah Dan Bimbingan Islam, Saudi Arabia)

      Dikutip dari Salafy.or.id offline Penulis: Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, Judul: Hukum tentang Sihir dan Perdukunan/Paranormal

      Baca risalah terkait (diutamakan juga membaca Dzikir pagi dan Petang): Dzikir Pagi dan Petang Sesuai Tuntunan Rasulullah Serta Keutamaannya

      Baca Risalah terkait :
      1.Masuknya Jin ke dalam Tubuh Manusia (Kesurupan) dan Pengobatannya
      2.Tata Cara Pengobatan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam
      3.Mengatasi Ilmu Hitam: Sihir, Santet, Gangguan Jin
      4. Mengetahui Perbedaan Antara JIN, SETAN dan IBLIS

      Diarsipkan pada: http://qurandansunnah.wordpress.com/

  2. assalamualaikum wr.wb pak ustad. Saya mau tanya ibu saya itu melarang ayah saya membangun walet atau bisnis walet dan saya jelaskan bahwa walet itu halal hukumnya tapi ibu saya tetap tidak boleh,apakah ibu saya mengalami gangguan makhluk gaib pak ustadz ? terimakasih wassalam………………

  3. asslamulaikum ustad………..
    saya mau cerita tentang kisah cinta saya….knp sya sulit sekali mendapatkan wanita yang menerima saya apa adanya………
    setiap malm saya merasa ingin sekali merasakan jatuh cinta kepada wanita yang saya sayang.dia pun nerima saya apa adanya…………..
    wasalammm ustad….

  4. apakah rasa ketakutan yg dialami seseorang tapi tidak wajar mungkin karena pengaruh guna guna bisa diatasi dg bacaan asma Allah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 51 other followers

%d bloggers like this: