• semua artikel dalam situs ini boleh dicopy dan disebarluaskan tanpa perlu minta izin kepada saya, saya juga cuma ngopi dari situs-situs lain ============================================== pacaran adalah haram, zina haram, seks bebas haram, minuman keras haram ========================================== jika ada tulisan dalam blog ini yang bertentangan dgn ajaran islam maka haram dipraktekkan.
  • www.hatibening,com

  • Arsip artikel 083821513356

  • kategori artikel 083821513356

  • Halaman/pages facebook islami yang sangat menarik dan bermanfaat untuk anda add/like:

  • www.kajian.net

    Surah Al-Baqarah ayat 216: Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
  • ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)”

    ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)” ================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ==================================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ----------------------------------------------------
  • inilah Dakwah Kami:

    ------------------------------------------------------------------ Kembali kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan Pemahaman Rosululloh serta Salafush Ash-Shalih ------------------------------------------------------------------ Tashfiyah, yakni memurnikan ajaran Islam dari segala Noda Syirik, Bid’ah, Khurafat, serta gerakan-gerakan dan pemikiran-pemikiran yang merusak ajaran Islam. ------------------------------------------------------------------ Tarbiyah, yakni Pendidikan bagi kaum Muslimin berdasarkan ajaran Islam yang murni. ------------------------------------------------------------------ Menghidupkan pola pikir membiasakan kebenaran, bukan membenarkan kebiasaan (tradisi). ------------------------------------------------------------------ Mengajak kaum Muslimin untuk hidup Islami, sesuai dengan Manhaj Ahlul Sunnah Wal Jama’ah. ------------------------------------------------------------------ -------------
  • Motto kami

    ------------------------------------------------------ --------------------------------------------------------------- Hidupkan Sunnah Nabi serta para Salafush Ash-Shalih, --------------------------------------------------------------- Hindari Fanatisme Golongan & Partai. --------------------------------------------------------------- Wujudkan Persatuan Umat Islam --------------------------------------------------------------- Serta Jauhilah 3 T Yakni: Taklid, Ta’ashub (Fanatisme Golongan/Partai), serta Taffaruq (Memecah belah Umat). --------------------------------------------------------------- sms/call:081511542355 ------------------------------------------------------
  • ittiba’ di atas manhaj salaf dan menyelisihi selainnya

    ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari ahlul Kitab telah berpecah belah menjadi tujuh puluh dua golongan. Dan sesungguhnya agama ini (Islam) akan berpecah belah menjadi tujuh puluh tiga golongan, tujuh puluh dua golongan tempatnya di dalam Neraka dan satu golongan di dalam Surga, yaitu al-Jama’ah.” [HR. Abu Dawud (no. 4597), Ahmad (IV/102), al-Hakim (I/128), ad-Darimy (II/241)] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “Barangsiapa di antara kalian ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: "Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Imam Ahmad rahimahullah (wafat th. 241 H) berkata: “Prinsip Ahlus Sunnah adalah berpegang dengan apa yang dilaksanakan oleh para Shahabat ridhwanullahi ‘alaihim ajma’in dan mengikuti jejak mereka, meninggalkan bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat.” [Syarah Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah oleh al-Laalikaa-iy I/175-185 no. 317] ----------------------------------------------------------------------------------
  • PEMERINTAH INDONESIA WAJIB BERHUKUM DENGAN HUKUM ISLAM

    PEMERINTAH INDONESIA WAJIB BERHUKUM DENGAN HUKUM ISLAM ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “(Hak untuk) menetapkan hukum itu (hanyalah) hak Allah.” (QS. Al An’aam [6]: 57) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki? dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ? (QS Almaidah: 50) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Sesungguhnya Allah menetapkan hukum-hukum menurut yang dikehendaki-Nya. (QS Al Maidah:1) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim. (QS Al Maidah:45) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah mereka itulah orang-orang yang zalim (QS Albaqarah:229) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- “Maka demi Rabb-mu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu (Muhammad) hakim (pemutus) terhadap perkara yang mereka perselisihkan.” (QS. An Nisa [4]: 65) ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • ILMU IKHLAS

    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Ar-Rabi` bin Khaitsam berkata: Seluruh perbuatan yang tidak diniatkan mencari ridha Allah, maka perbuatan itu akan rusak! ======================================================================= Abu Sulaiman Ad-darani berkata: Beruntunglah bagi orang yang mengayunkan kaki selangkah, dia tidak mengharapkan kecuali mengharap ridha Allah! ======================================================================== ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)” ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------
  • PESAN DARI UMAT ISLAM YANG DITINDAS MUSUH

    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- “wahai saudaraku seIslam di Indonesia..disini kami ditembaki peluru, rumah kami diledakkan, ayahku sengaja ditembak dikepalanya, adikku diperkosa oleh tentara kafir laknatullah itu.., apakah kamu disana sedang bersenang senang ? aku tunggu jawabanmu” ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • KETAHUILAH BAHWA HANYA UMAT ISLAM YANG BISA MASUK SURGA

    wahai umat manusia, islam-lah agar kalian selamat !! ( Wahai Allah, sungguh telah kusampaikan, maka saksikanlah..) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- "Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia diakhirat termasuk orang-orang yang rugi.." (QS Ali Imraan : 85) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- IKUTILAH JALAN KEBENARAN ITU JANGAN HIRAUKAN WALAUPUN SEDIKIT ORANG MENGIKUTINYA!JAUHKANLAH DIRIMU DARI JALAN JALAN KESESATAN DAN JANGANLAH TERPESONA DENGAN BANYAKNYA ORANG ORANG YANG MENEMPUH JALAN KEBINASAAN! ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Sunnah itu bagaikan bahtera nabi nuh.Barangsiapa mengendarainya niscaya dia selamat dan barangsiapa terlambat dari bahtera tersebut maka dia akan tenggelam…… ------------------------------------------------------ KUMPULAN CERITA CINTA , PUISI CINTA , SMS CINTA , KATA CINTA , CURHAT CINTA
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) -------------------------------------------------------
  • ruang konsul dokter

  • Blog Stats 083821513356

    • 10,316,507 hits

Dijodohin Ortu? Mau?

Dijodohin mau aja? Nggak salah nih? Maklum, perjodohan identik ama beli kucing dalam karung. Apa benar? Sebagai seorang gadis gimana perasaanmu kalo dijodohin? “Dijodohin? Nggak enak lagi, enakan milih sendiri. Karena apa? Kita kan gak tau ‘siapa dia’ yang bakal dijodohin ama kita. Jangankan ama yang dijodohin, ama yang hasil nyari sendiri aja kadang-kadang kita masih salah dalam menilai kok,” ujar Widyandaru Tapi kalo yang dijodohin cakep, kenapa nggak? Hi..hi..just kidding,” cetusnya.

Setali tiga uang ama Widyandaru, Ayu Apriani komentar “Perjodohan buat aku adalah satu tradisi kuno yang udah basi di jaman ini. Logika aja, kita yang pacaran udah lama aja bisa putus, gimana yang baru kenal langsung merit?”

Pendapat sedikit bijak keluar dari mulut Hartanti. “Kalau mendengar kata dijodohkan kesannya memang kayak memaksa. Tapi yang namanya jodoh itu kan banyak cara buat ketemunya, salah satunya ya dijodohkan itu. Dijodohin kayak gimana pun kalau bukan jodoh pasti juga nggak bakalan jadi langgeng nantinya. Menurut aku orang nggak suka dijodohin mungkin karena orang yang dijodohkan sama kita itu ngga cocok sama kita. Tapi kalau cocok dan oke sih, siapa takut?” paparnya panjang lebar.

Sementara Irma, nggak menganggap buruk jika dijodohin ortu. “Kenapa nggak? Ortu kan lebih pengalaman dalam berumah tangga. Pasti mereka bakal nyariin yang terbaik buat kita. Asal caranya aja, jangan maksa,” tutur Pur yang masih pelajar abu-abu putih ini.

Tugas ortu vs hak anak
Sebagai anak perempuan yang masih jomblo, itu berarti kita masih berada dalam tanggungjawab ortu. Salah satu tugas orang tua adalah mencarikan jodoh buat anaknya dan mengantarkannya menuju gerbang pernikahan dengan pasangan yang terbaik. Jadi, kalo ada ortu yang berbaik hati mencarikan jodoh, jangan ditolak mentah-mentah. Mustinya kita bersyukur karena itu berarti sebetulnya ortu memahami tugasnya. Bangga dong punya ortu yang pengertian akan kebutuhan anaknya.

Terlebih jika kita sendiri udah ‘diburu’ waktu, sementara sang belahan jiwa nggak juga kunjung tiba, apa salahnya mencoba ‘menyeleksi’ para pria yang dikenalkan ortu pada kita. Siapa tahu ada yang cocok gitu loh. Kan enak, nggak usah repot-repot ‘berburu’ lelaki kayak cewek-cewek yang rebutan satu cowok di acara Joe Millionaire Indonesia itu. Jijay banget kan!

Apalagi sebagai MC (bukan Master of Ceremony, tepatnya Mak Comblang neh?) ortu tentunya lebih pengalaman soal memilih pasangan. Iya dong, mereka kan udah merit puluhan tahun dan sukses membesarkan kita, pasti punya pengalaman segudang soal memilih suami. Pepatah bilang, urusan bibit, bebet dan bobot ortu lebih tahu.

Yakin deh, Insya Allah ortu pasti memilihkan jodoh yang terbaik bagi anaknya. Hanya ortu yang nggak waras aja yang menjerumuskan anak gadisnya dengan menjodohkannya pada pria bejat. Tapi masalahnya, bagaimana jika kita nggak suka dengan pria yang ‘disodorkan’ nyokap and bokap? Misalnya karena kita belum kenal sama sekali dengan tuh cowok? Atau sekalipun kenal, tapi nggak sreg? Tenang, don’t worry be happy. Sebab sebagai anak, kita punya hak kok buat menolak keinginan ortu. Sebab, masalah pernikahan itu kan kita yang njalani, jadi itu termasuk hak anak untuk memutuskan: yes or no. Ini bukan berarti kita menentang atau malah durhaka pada ortu ya. Tetapi semata-mata sebagai wujud pelaksanaan hak perempuan. Cieeh?catet!

Makanya, ortu juga kudu paham kedudukannya, bahwa mencarikan jodoh bagi anaknya sekadar menjalankan tugas sebagai ortu, dan bukan sebagai penentu. Keputusan tetap berada di tangan si anak. Maklum, soal perasaan ini kan nggak bisa dipaksakan. Gimana lagi, kalo emang nggak ada kecenderungan masak mau dipaksain? Ntar malah nggak enak buntutnya. Jadi sekali lagi, ortu nggak berhak maksa ke si anak agar bersedia menikah dengan pilihannya itu.

Yang pasti, agar antara pilihan ortu dan pilihan anak matching, keduanya kudu punya standar yang sama dalam memilih jodoh. Yang utama tentulah pertimbangan agama. Yup, cowok yang dijodohkan kudu sholeh, karena dia calon pemimpin rumah tangga yang akan menjamin terbentuknya keluarga sakinah. Kalo doi sendiri nggak sholeh, gimana mau membimbing anak dan istrinya?

Masalahnya, bagaimana jika orangnya sholeh tapi kita masih tetap ‘nggak ada rasa’? Yah, gimana lagi. Namanya perasaan memang nggak bisa dibohongi. Kalau emang udah shalat istikharah meminta petunjuk Allah Swt. dan tetap nggak sreg, nggak masalah nggak diterusin. Mungkin akan mengecewakan ortu, namun dengan penjelasan yang logis Insya Allah ortu bakal ngerti. Ortu harus legowo karena memang itu adalah hak anak. Namun perlu dicatat, kurang bijak rasanya jika menolak pria yang dikenal sholeh. Lagian kalo kita menerimanya, Insya Allah kita akan mendapatkan pahala karena menyenangkan hati orang tua. Yang pasti, diterimanya perjodohan bukan paksaan seperti imej yang berkembang, tapi kudu berdasar kerelaan kedua belah pihak.

Pacaran vs perjodohan
Kamu perlu tahu bahwa perjodohan yang dimaksud tentunya kudu Islami. Maksudnya nggak melanggar hukum syara’ gitu deh. Yang gimana tuh? Bahwa perjodohan kudu dilandasi akidah Islam. Maksudnya, menjodohkan anak agar kemudian menikah adalah dalam rangka menjalankan ajaran agama. Jangan sampai teracuni oleh landasan materi. Misalnya ortu yang maksain anaknya merit dengan laki-laki yang kebetulan anak orang kaya, padahal ia bukan laki-laki yang sholeh. Apalagi jika beda keyakinan.

Perjodohan juga diniatkan untuk khitbah (kemudian nikah), bukan terikat dalam tali pacaran. Khitbah adalah pernyataan resmi dari pria kepada wanita untuk memintanya menjadi calon isteri. Setelah dikhitbah, keduanya boleh saling mengenal, tentu dengan cara yang nggak melanggar syara’. Misal nggak khalwat (dua-duaan), nggak ngobrolin masalah yang ngeres, dll. Masa-masa khitbah sebelum merit inilah ajang pengenalan dan penjajakan mengenai pribadi masing-masing. Kalo selama khitbah terjadi ketidakcocokan dan ketidakmantapan untuk melanjutkan ke pernikahan, nggak masalah khitbah dibatalkan. Tentunya dengan berbagai pertimbangan.

So, salah besar kalo perjodohan itu identik ama beli kucing dalam karung. Sementara pacaran hanya aktivitas baku syahwat dengan dalih sebagai ajang penjajakan sebelum menikah. Di situ ada aktivitas yang melanggar syara’ seperti dua-duaan alias khalwat. Bukan pacaran kan namanya kalo perginya rame-rame? Trus, lebih banyak syahwat, mulai cara memandang, memegang tangan, bercumbu, dll (pokoknya syerem abis). Coba itung, banyakan mana aktivis pacaran yang akhirnya lanjut ke pernikahan dibanding bubaran? Kalo toh merit, biasanya karena didahului ‘kecelakaan’.? Belum lagi setelah merid, nggak bertahan lama karena cintanya dah keburu digeber waktu pacaran. Oke deh semoga nggak keberatan dojodhin ya! [kholidah]

http://www.gaulislam.com/dijodohin-ortu-mau

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 51 other followers

%d bloggers like this: