• semua artikel dalam situs ini boleh dicopy dan disebarluaskan tanpa perlu minta izin kepada saya, saya juga cuma ngopi dari situs-situs lain ============================================== pacaran adalah haram, zina haram, seks bebas haram, minuman keras haram ========================================== jika ada tulisan dalam blog ini yang bertentangan dgn ajaran islam maka haram dipraktekkan.
  • www.hatibening,com

  • Artikel Terbaru 083821513356

  • Arsip artikel 083821513356

  • kategori artikel 083821513356

  • Halaman/pages facebook islami yang sangat menarik dan bermanfaat untuk anda add/like:

  • www.kajian.net

    Surah Al-Baqarah ayat 216: Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
  • ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)”

    ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)” ================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ==================================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ----------------------------------------------------
  • inilah Dakwah Kami:

    ------------------------------------------------------------------ Kembali kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan Pemahaman Rosululloh serta Salafush Ash-Shalih ------------------------------------------------------------------ Tashfiyah, yakni memurnikan ajaran Islam dari segala Noda Syirik, Bid’ah, Khurafat, serta gerakan-gerakan dan pemikiran-pemikiran yang merusak ajaran Islam. ------------------------------------------------------------------ Tarbiyah, yakni Pendidikan bagi kaum Muslimin berdasarkan ajaran Islam yang murni. ------------------------------------------------------------------ Menghidupkan pola pikir membiasakan kebenaran, bukan membenarkan kebiasaan (tradisi). ------------------------------------------------------------------ Mengajak kaum Muslimin untuk hidup Islami, sesuai dengan Manhaj Ahlul Sunnah Wal Jama’ah. ------------------------------------------------------------------ -------------
  • Motto kami

    ------------------------------------------------------ --------------------------------------------------------------- Hidupkan Sunnah Nabi serta para Salafush Ash-Shalih, --------------------------------------------------------------- Hindari Fanatisme Golongan & Partai. --------------------------------------------------------------- Wujudkan Persatuan Umat Islam --------------------------------------------------------------- Serta Jauhilah 3 T Yakni: Taklid, Ta’ashub (Fanatisme Golongan/Partai), serta Taffaruq (Memecah belah Umat). --------------------------------------------------------------- sms/call:081511542355 ------------------------------------------------------
  • ittiba’ di atas manhaj salaf dan menyelisihi selainnya

    ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari ahlul Kitab telah berpecah belah menjadi tujuh puluh dua golongan. Dan sesungguhnya agama ini (Islam) akan berpecah belah menjadi tujuh puluh tiga golongan, tujuh puluh dua golongan tempatnya di dalam Neraka dan satu golongan di dalam Surga, yaitu al-Jama’ah.” [HR. Abu Dawud (no. 4597), Ahmad (IV/102), al-Hakim (I/128), ad-Darimy (II/241)] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “Barangsiapa di antara kalian ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: "Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Imam Ahmad rahimahullah (wafat th. 241 H) berkata: “Prinsip Ahlus Sunnah adalah berpegang dengan apa yang dilaksanakan oleh para Shahabat ridhwanullahi ‘alaihim ajma’in dan mengikuti jejak mereka, meninggalkan bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat.” [Syarah Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah oleh al-Laalikaa-iy I/175-185 no. 317] ----------------------------------------------------------------------------------
  • PEMERINTAH INDONESIA WAJIB BERHUKUM DENGAN HUKUM ISLAM

    PEMERINTAH INDONESIA WAJIB BERHUKUM DENGAN HUKUM ISLAM ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “(Hak untuk) menetapkan hukum itu (hanyalah) hak Allah.” (QS. Al An’aam [6]: 57) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki? dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ? (QS Almaidah: 50) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Sesungguhnya Allah menetapkan hukum-hukum menurut yang dikehendaki-Nya. (QS Al Maidah:1) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim. (QS Al Maidah:45) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah mereka itulah orang-orang yang zalim (QS Albaqarah:229) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- “Maka demi Rabb-mu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu (Muhammad) hakim (pemutus) terhadap perkara yang mereka perselisihkan.” (QS. An Nisa [4]: 65) ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • ILMU IKHLAS

    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Ar-Rabi` bin Khaitsam berkata: Seluruh perbuatan yang tidak diniatkan mencari ridha Allah, maka perbuatan itu akan rusak! ======================================================================= Abu Sulaiman Ad-darani berkata: Beruntunglah bagi orang yang mengayunkan kaki selangkah, dia tidak mengharapkan kecuali mengharap ridha Allah! ======================================================================== ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)” ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------
  • PESAN DARI UMAT ISLAM YANG DITINDAS MUSUH

    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- “wahai saudaraku seIslam di Indonesia..disini kami ditembaki peluru, rumah kami diledakkan, ayahku sengaja ditembak dikepalanya, adikku diperkosa oleh tentara kafir laknatullah itu.., apakah kamu disana sedang bersenang senang ? aku tunggu jawabanmu” ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • KETAHUILAH BAHWA HANYA UMAT ISLAM YANG BISA MASUK SURGA

    wahai umat manusia, islam-lah agar kalian selamat !! ( Wahai Allah, sungguh telah kusampaikan, maka saksikanlah..) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- "Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia diakhirat termasuk orang-orang yang rugi.." (QS Ali Imraan : 85) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- IKUTILAH JALAN KEBENARAN ITU JANGAN HIRAUKAN WALAUPUN SEDIKIT ORANG MENGIKUTINYA!JAUHKANLAH DIRIMU DARI JALAN JALAN KESESATAN DAN JANGANLAH TERPESONA DENGAN BANYAKNYA ORANG ORANG YANG MENEMPUH JALAN KEBINASAAN! ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Sunnah itu bagaikan bahtera nabi nuh.Barangsiapa mengendarainya niscaya dia selamat dan barangsiapa terlambat dari bahtera tersebut maka dia akan tenggelam…… ------------------------------------------------------ KUMPULAN CERITA CINTA , PUISI CINTA , SMS CINTA , KATA CINTA , CURHAT CINTA
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) -------------------------------------------------------
  • ruang konsul dokter

  • Blog Stats 083821513356

    • 10,261,084 hits

cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya

=====================================
cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya
=====================================

Bab 09-1: NESTAPA KAUM MUSLIMIN – Modus Operandi (1)

Bab 09 NESTAPA KAUM MUSLIMIN TNI PENJAGAL KEMANUSIAAN

KENDATI pasukan militer non-organik sudah ditarik dari Aceh, seperti yang diinstruksikan Pangab Jendral Wiranto tanggal 7 Agustus 1998, tidak serta merta dapat menghilang-kan luka dan duka yang pernah mereka to0rehkan selama beroperasi di sini. Penderitaan fisik, mental dan intelektual banyak dialami masyarakat Aceh. Hal yang sulit dilakukan adalah memulihkan kondisi traumatis masyarakat Aceh yang telah menciptakan neurosa psikologis bagi sebagian besar masyarakat Aceh.

Dari beberapa kasus kekerasan yang terjadi selama diberlakukannya Aceh sebagai Daerah Operasi Militer (DOM), sedikitnya ada 30 model penyiksaan yang sudah terdata. Di antaranya, ada korban yang digorok hingga putus, lalu kepalanya dibawa aparat keamanan dengan dipertontonkan di desa asalnya. Selain itu, ada yang ditembak di sumur, diganduli batu ke tubuh lalu dibuang ke sungai, penyetruman alat vital korban pada saat interogasi, botol yang dimasukkan ke kemaluan wanita, torehan luka yang ditetesi jeruk nipis dan sebagainya.

Selain itu, banyak muncul kasus orang hilang mau-pun yang mati tak wajar, yang bisa dikategorikan ke dalam tiga kelompok. Pertama, besar kemungkinan terlibat GPK yang sesungguhnya GAM itu ciptaan elit politik di jajaran militer yang gemar merekayasa keada-an. Kedua, hanya simpatisan (kasihan pada korban) ataupun benci pada penculik yang bertindak semena mena. Ketiga, adalah korban fitnah. Tapi pada semua kasus itu terjadi pelanggaran HAM. Baik dari proses penangkapan, penyiksaan, maupun hukuman tembak yang tak melalui proses pengadilan. Dan, masyarakat sekarang sudah mengerti. Karena kesadaran hukum terus meningkat.
Dari kasus-kasus yang tercatat di DPRD Pidie, sekitar 20 persen korban penganiayaan berat masih hidup dan siap memberi kesaksian. Mereka umumnya sangat mengenali para penyiksanya. Di bawah ini akan dipaparkan beberapa kasus kekerasan yang terjadi

=====================================
cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya
=====================================

Bab 09-01 Modus Operandi Solidaritas Sesama Napol di LP

Dari 680 kasus orang hilang dan tindak kekerasan plus pemerkosaan yang berhasil dihimpun Forum Peduli Hak Asasi Manusia (FP-HAM), setelah diklarifikasi terdapat sedikitnya 30 kasus yang berkualifikasi supersadistis. Sebagaimana aksi kebiadaban tentara sekuler manapun di dunia ini—seperti yang dilakukan tentara Nazi pada Perang Dunia II, tentara Serbia terhadap etnis Bosnia dan Albania—di mana korban sipil biasanya ditelanjangi dan diperkosa secara bergiliran di antara tentara-tentara yang gagah lainnya hingga pada model penyiksaan dan penin-dasan di mana laki-laki sipil dilarang untuk bersikap religius dalam menghadapi kematiannya. Pelecehan agama cukup banyak terjadi dalam peristiwa DOM Aceh ini. Kisah Bosnia berulang lagi atau terjadi bersamaan dengan apa yang dialami di Aceh. Umat Islam di Indonesia bahkan yang di Aceh sendiri, ironisnya, lebih peduli dengan nasib yang dialami Muslim Bosnia ketimbang yang dialami oleh umat Islam di Aceh, wilayah sendiri.2 Hal ini karena ketakutan mereka pada rezim Soeharto yang melebihi teroris telah menyebabkan rasa takut yang luar biasa di kalangan umat Islam Indonesia. Seharusnya mereka bersikap seimbang atas yang dialami di Aceh dan di Bosnia atau di tempat pembantaian umat manusia manapun di dunia ini. Lihatlah bagaimana cara-cara mereka menyiksa umat Islam di Aceh berikut ini.

=====================================
cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya
=====================================

1. Korban Disembelih dan Rumahnya Dibakar
Kejadian sadis menimpa korban, M. Jalil, 40 tahun. Warga Desa Maneh, Kecamatan Geumpang, Pidie yang oleh aparat diduga terlibat GPK ini disudahi di Alue Bayuen, Aceh Timur, sekitar 250 km dari desanya, di suatu hari di tahun 1990.
Menurut pengakuan istri korban, Saodah Aleh (41) ibu dari lima orang anak, suaminya itu sedang mendulang emas di Alue Bayuen ketika dibantai petugas. Lalu kepalanya dibawa pulang oleh aparat ke kampung asalnya, Desa Maneh, Pidie. Sedangkan tubuh korban ditinggalkan di TKP. Kedatangan aparat ke rumahnya, dengan membawa kepala suami-nya—yang disaksikan oleh banyak penduduk Desa Maneh—ternyata belum membuat derita Saodah berakhir. Sebab, setelah kepala suaminya diserahkan, giliran rumahnya pula yang dibakar. Saodah dan keluarganya juga dianiaya.

2. Rumah dibakar dan Hartanya dimusnahkan
Teuku Nurdin, 70 tahun, benar benar mengalami nasib sial yang berkelanjutan. Warga Ulee Reubek Barat, Seunuddon, Aceh Utara ini pada 27 Juli 1990 didatangi lima anggota GPK di rumahnya untuk minta makan sekaligus istirahat. Kalau tak diperkenankan, ia diancam akan dibunuh di bawah todongan senapan. Tak lama kemudian, terdengar bunyi senjata dari pihak ABRI yang mengetahui kedatangan GPK ke rumah Teuku Nurdin. Maka, terjadilah kontak senjata antara pihak ABRI dengan GPK. Tuan rumah, seperti dikisahkan Hasan (30), anak korban, lari meninggalkan ajang pertempuran itu. Dari saksi mata (tetangga) mereka kemudian tahu bahwa rumah tersebut dibakar, dibantu oleh sejumlah masyarakat yang dipaksa oleh aparat. Sedangkan GPK sempat melarikan diri. Sebelum dibakar, barang barang milik Nurdin, senilai Rp 3 juta diambil aparat. Esoknya, semua masyarakat setempat dikumpulkan untuk ditanyai, siapa pemilik rumah yang dibakar tersebut. Ternyata pemiliknya adalah Nurdin, yang kemudian Nurdin melarikan diri ke Blang Geulumpang (rumah familinya). Setelah 20 hari baru ia kembali. Saat itu Danramil setempat berjanji akan mengganti rugi rumah yang dibakar itu. Tapi, sampai sekarang janji tersebut belum diujudkan.

3. Diikat dan Diseret Ramai ramai, lalu Ditembak
Lain lagi kejadian yang menimpa Syech Asnawi Yahya (32), sarjana FKIP Jabal Ghafur, Sigli. Sebagai keuchik (kepala kampung/desa) di Blang Kulam, Kecamatan Batee, ia tak mau warganya disiksa oleh aparat atau diculik dengan dalih ikut operasi. Tapi, karena sering adu argumen dengan aparat mengenai masalah itu, ayah dua anak itu pun diambil petugas pada suatu hari di tahun 1991. Lalu dibawa ke jembatan Delima, Pidie. Lehernya dipasangi tali, lalu beberapa warga disuruh menarik tali tersebut. Dalam situasi begitu, petugas menembakkan peluru ke tubuhnya. Syech Asnawi Yahya pun tewas di tempat. Mayat Syech Asnawi Yahya itu baru boleh diambil keesokannya oleh ibunya.

=====================================
cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya
=====================================

4. Ditenggelamkan ke Sungai Hingga Mati
Sulaiman Ali (40), tidak menduga dirinya akan mati dengan cara yang mengenaskan. Warga Ulee Rubek Seunuddon, Aceh Utara, ini disiksa di Mata Anoe, yang tak jauh dari desanya pada suatu hari di tahun 1990. Menurut adik kandung korban, Teungku Nurdin Ali, abang-nya itu diambil petugas selagi bekerja di tambak udang. Setelah itu ia diboyong ke Kantor Koramil setempat, kemudian diangkut ke Lhoksu-kon. Di kedua tempat ini ia disiksa dengan popor senapan mesin. Namun, karena masih bernyawa akhirnya di tubuhnya diganduli batu sebagai pemberat, lalu ditenggelamkan di Sungai Sampoiniet, Aceh Utara. Dua hari kemudian, tubuhnya timbul ke permukaan dan dibawa masyarakat ke Masjid Raya Sampoinet untuk dimandikan dan dikafankan. Lalu ia dikubur di pekarangan rumah Keuchik Kedai Sampoiniet.

5. Ditaruh Pemberat Besi dan Ditenggelamkan ke Sungai
Abdurahman Ahmad (52), mengalami tindak kekerasan sepulangnya dari kebun membelah kayu di tahun 1990. Kala itu, warga Leubok Pengpeng, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur ini kepergok ABRI yang sedang menyisir pinggiran hutan. Tanpa ditanya apa apa, Abdurahman langsung dibawa. Enam hari kemudian, lapor Ibrahim Ali (28), anak korban, jasad ayahnya ditemukan mengapung di Sungai Pereulak. Yang sangat menyedihkan, Abdurahman Ahmad diikat hidup hidup pada besi yang berukuran sepanjang badannya, beratnya sekitar 17 kilogram. Setelah diganduli besi, kemudian dilempar ke sungai. Film Amistad karya Steven Speilberg kalah sadisnya dibanding kejadian yang dialami Abdur-rahman Ahmad ini.

6. Ajimat Dicabut dan Disiksa
Ishak Raja Bayan (55) mengalami siksaan pada bulan Maret 1990 di desanya, Matang Anoh, Seunoddon, Aceh Utara. Pagi hari yang naas itu ia bermaksud ke tambak untuk mengambil gajinya yang akan dibagi-kan pagi itu. Sewaktu pulang ia dihadang oleh dua anggota Yonif 125 dan dibawa ke Koramil Seunoddon. Ia kemudian disiksa dan ditembak. Tapi, ternyata ia kebal. Lalu ajimatnya berupa cincin dicabut paksa. Setelah itu ia disiksa sampai memar dan lunglai. Ia kemudian disuruh pulang tanpa tahu apa sebab ia dikasari begitu.

=====================================
cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya
=====================================

7. Disiksa Sembilan Malam, Dibiarkan dalam Keadaan Lapar.
ABDUL GANI Berdan (26), warga Jiem jiem, Bandar Baru, Pidie. Jebolan SD yang punya tiga anak ini mengalami siksaan pada tanggal 11 Oktober 1992 di Pos Sattis setempat. Ketika itu, ia bersama tujuh penduduk lainnya, dijemput sore hari (15.00 WIB) oleh tiga oknum berseragam loreng. Di pos Sattis itu mereka disiksa selama sembilan hari sembilan malam. Selama tiga hari korban tidak diberi makan. Perutnya perih luar bisa. Setelah itu, seperti dilaporkan Siti Aminah (29), istri korban, Abdul Gani Berdan berhasil pulang dengan keadaan yang sangat mempriha-tinkan. Saat pergi ia masih tegap, pulangnya pakai tongkat. Itulah yang dimaksud Aminah sebagai keadaan yang memprihatinkan itu.

8. Diborgol, Disiksa dan Dirampas Hartanya.
Seperti yang diadukan seorang pensiunan PNS M. Yahya (59) penduduk Meunasah Manyang Muara Dua, mengadukan dirinya pernah diculik 12 Juni 1990. Para penculik mahir itu memborgol tangannya, kemudian menyiksanya dengan bermacam cara dan jurus pukulan maut yang sangat mengerikan dan nyaris menemui ajal. Tidak hanya itu, malah hartanya seperti emas perhiasan isterinya dan sepeda motor BL 7461 KB bersama buku hak miliknya dikuras kelompok penculik.3 Karena itu, M. Yahya meminta pemerintah dapat menindak tegas pelakunya, sementara identitas para pelaku masih dicatat dan masih hidup.

9. Disiksa Di depan Mata Anak dan Istrinya.
Pengaduan orang hilang di Aceh Utara terus bertambah. Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Iskandar Muda Lhokseumawe kembali menerima tambahan laporan empat kasus orang hilang. Dengan demikian, telah 44 kasus yang diadukan ke LBH dan DPRD setempat. Ketua Yayasan LBH Iskandar Muda, Mohammad Yacob Hamzah, menyebutkan korban orang hilang yang telah dilaporkan kepada pihaknya, kebanyakan petani miskin dan minim pendidikannya yang terjadi antara tahun 1989 hingga 1992. Pada umumnya, mereka dijemput di rumah, di pos siskamling, dan ada di warung kopi. Mengutip beberapa aduan dari isteri dan anak korban yang diterima selama ini, kata Yacob, sangat mengerikan. Karena, ada korban kala dijemput di rumah, lalu disiksa di depan mata anak dan isterinya. Bahkan, ada korban yang kemudian rumahnya dibakar.4

=====================================
cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya
=====================================

Selama ini, derai air mata isteri dan anak korban keberingasan penculik tiap hari mengalir di LBH Iskandar Muda. Mereka umumnya penduduk yang tinggal di desa terpencil, misalnya di Kuta Makmur, Samalanga, Lhoksukon, Muara Dua, Jeunieb, dan Matang Kuli. Seperti pengaduan yang diterima Yayasan LBH Iskandar Muda pada 18 Juli 1998, tiga janda bersama anaknya mengadukan kehilangan suaminya yang dijemput orang misterius dan sampai sekarang belum kembali. Seba-gaimana dikisahkan Salbiah (43) penduduk Alue Glem Kecamatan Blang Mangat, suaminya Jamaluddin (54) dijemput tahun 1991, kala itu korban sedang menunggu makan malam bersama keluarga. Peristiwa serupa dialami janda Syamsiah (40) Desa Blang Baroh Kecamatan Kuta Makmur, suaminya M Nasir (45) dijemput orang misterius 13 Desember 1990. Kala penculik menjemputnya, korban sedang bermanja manja dengan anak-nya yang paling bungsu.

Pengadu lainnya yang ikut kehilangan keluarganya adalah Rasyidah (40)Desa Krueng Seunong Kecamatan Kuta Makmur dan Abdurrahman (22) penduduk Blang Abeuk Kuta Makmur. Kata janda Rasyidah, suami-nya Zainuddin Hs (34) dijemput tahun 1990, korban diambil di Pos Sis-kamling, sementara A. Rahman mengadukan, bahwa abangnya M Yusuf H (48) diculik 28 Juni 1990 di rumahnya dan sampai sekarang para korban belum diketahui nasibnya. Karena itu, para keluarga korban berharap agar pemerintah dapat menyelidiki ke mana suami dan ayah pengadu dibawa orang misterius.

10. Disiksa Hingga Lumpuh
Safruddin Daud (32) sekarang cacat fisik seumur hidup akibat dipukul oknum penculik. Pada 2 Januari 1991ditangkap penculik, ia dibawa ke SD Krg Meusagop bersama puluhan warga lainnya, mereka dipukul babak belur dan mengakibatkan Safruddin patah tulang punggung. Sampai sekarang korban terpaksa tidur di rumah menahan derita, jangankan mencari nafkah, berak saja harus ditampung isterinya. Sebagai upaya kelangsungan hidup ayah dua anak itu, isteri tercintanya Aisyah (27) terpaksa bekerja keras. Seperti menanam padi dan bekerja upahan lainnya dari penduduk demi anak dan suaminya yang sudah cacat se-umur hidup. Menurut Safruddin Daud, sejak ia mendapat penyiksaan dari penculik yang tidak diketahui identitasnya itu, keluarganya telah mencoba mengobati ke berbagai rumah sakit, termasuk ke dukun patah. Namun, upaya yang ditempuh itu tidak pernah berhasil, sementara harta-nya sudah ludes dijual untuk beaya pengobatan dan karena semua sudah habis, ia sekarang pasrah menunggu ajal datang menjemputnya.
Pengaduan hampir sama juga diterima oleh LSM YAPDA Lhokseu-mawe, seperti diakui Direktur Eksekutif Div Community Organizer Zulfi-kar MS dan Sugito Tassan. Katanya, lembaganya terus didatangi keluarga korban yang mengadukan nasipnya, mereka datang umumnya pendu-duk desa pedalaman dan petani miskin.

=====================================
cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya
=====================================

11. Ditembak, kemudian Kuburnya Dibongkar
Walau Zainuddin (27) sudah jadi mayat, namun ia masih mengalami penderitaan. Peristiwa yang dialami Zainuddin tersebut terjadi pada bulan Agustus tahun 1991. Warga Ulee Reubek, Seunuddon, Aceh Utara ini berangkat dari Bireuen menuju Pantonlabu (Aceh Utara) pukul 01.00 dinihari. Para peronda malam menangkapnya setiba di Pos Cempedak, Jambo Aye. Karena tak merasa bersalah, ia melawan dan sempat dipukuli. Lalu, para peronda menggelandangnya ke Meunasah Cempedak. Sebagian yang lainnya memanggil polisi. Kemudian polisi datang, tapi korban mela-wan. Karena tampak garang, para peronda lalu memanggil anggota Kopassus di Alue Bili. Saat itu korban lari ke kebun. Anggota Kopassus langsung menembaknya secara membabi buta. Korban jatuh terkapar dengan tubuh yang bersimbah darah. Mayatnya dilemparkan ke parit di dekat balai pasar Ulee Ruebek Timur, sekira pukul 03.00 dinihari. Kemudian, masyarakat mengambil dan mengebumikan mayat tersebut. Esoknya, pukul 11.00 WIB kesatuan ABRI dari Korem Lhokseumawe datang ke TKP ingin mengambil foto korban. Tapi, karena telanjur dikubur warga, diperintahkan untuk dibongkar kembali. Setelah memfotonya, mereka pulang, dan warga mengubur Zainuddin kembali.

12. Ditembak dalam Sumur
Korban kebiadaban aparat yang didor di dalam sumur itu adalah Muhammad Juned (28), warga Rawa Itiek, Pantonlabu, Aceh Utara. Suami Rabiah ini, menurut istrinya kepada FP HAM, diambil aparat keamanan pada suatu hari di tahun 1990 di Desa Matang Ruebek. Dalam kejadian itu, Juned yang tak tahu apa salahnya, dikejar oleh aparat. Kaki-nya tersandung, lalu jatuh terperosok ke perigi (sumur). Di perigi itulah korban didor. Air sumur yang jernih sontak berubah memerah oleh kucu-ran darahnya. Masih dalam keadaan bergerak, Juned diboyong aparat naik mobil ke Lhokseumawe. Sejak itu sampai sekarang korban tidak diketahui bagaimana nasibnya. Oleh FP HAM, musibah yang menimpa Muhammad Juned ini digolongkan sebagai korban orang hilang, meski keluarganya menduga Juned sudah almarhum. Cuma saja kuburnya tak diketahui di mana.

13. Ditembak di Depan Umum
Imuem Sulaiman (40), mengalami hal yang tak kalah sadisnya. Warga Lueng Dua, Simpang Ulim, Aceh Timur ini mengalami nahas di tahun 1990. Saat itu, seperti dikisahkan adiknya, M. Daud (kini 40 tahun) yang melapor ke Peduli HAM, abangnya yang meninggalkan enam anak itu diambil petugas sewaktu kenduri di rumah keuchik setempat. Lalu dibawa ke Pos Lueng Puet, diinterogasi diikuti pukulan bertubi tubi. Setelah itu, korban dibawa ke lapangan sepak bola. Di sini ia dipukul dan dipertonton-kan kepada warga. Lalu, ia ditembak disaksikan ratusan warga sebanyak dua kali. Tembakan pertama pada kepalanya, dan tembakan kedua di bahu kirinya. Setelah roboh, petugas berlalu. Dan, jenazah korban dimandikan dan disembahyangkan secara Islam, lalu dikebumikan hari itu juga.

=====================================
cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya
=====================================

14. Penculikan Akibat Fitnah
Laporan “orang hilang” hingga 13 Juli 1998, mencapai 137 kasus. Sebagian kasus diduga kuat akibat fitnah antar masyarakat, fitnah politik atau salah informasi, bahkan ada aparat yang sengaja menyalah gunakan wewenang dengan memanfaatkan status DOM. Tak terkecuali fitnah terhadap lawan politik, terutama menjelang Pemilu tahun lalu.5 Itulah sebabnya mengapa kasus kasus pelanggaran HAM itu perlu diusut, supaya diketahui benar kesalahan korban. Nurdin Amin dari PPP ini mengakui, sejumlah “orang PPP” yang dikenal “bersih lingkungan” pun bisa diangkut akibat fitnah politik tersebut. Tapi, dari kasus yang dilapor-kan masyarakat, memang bukan hanya simpatisan PPP yang jadi korban, tetapi ternyata ada juga “orang Golkar” ataupun politikus PDI. Tapi pada semua kasus itu terjadi pelanggaran HAM. Baik dari proses penangkapan, penyiksaan, maupun hukuman tembak yang tak melalui proses pengadi-lan. Hal ini yang sangat disesalkan.

=====================================
cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya
=====================================

Sebagai contoh korban fitnah bisa disimak dari cerita Puteh Idris (45), warga Sarah Panyang, Bandar Baru. Menurutnya, M Abas Saleh, suami-nya, diculik April 1998 lalu, akibat tuduhan yang “salah alamat”. Si pencu-lik menuduh suaminya menyimpan senjata atas laporan seorang “kaki tangan” penculik bernama M Yusuf (35), penduduk Desa Cubo, Bandar Baru. Semua tempat di rumah mereka yang berukuran 9 x 7 meter persegi itu digali, senjata dimaksud tak ditemukan. Ia yakin suaminya tak bersalah. Tapi, suaminya dibawa juga, dan sampai sekarang belum dikembalikan.
Sejumlah masyarakat yang melapor juga kerap menunjuk contoh kasus kasus sejenis (terkait UU subversi) yang pernah disidangkan di pengadilan. Mengapa para korban sebelumnya tidak disidangkan saja, biar ketahuan apa kesalahannya? Juga, ada masyarakat yang telah membaca berita tentang dibebaskan atau “diampuni”nya sejumlah Napol/Tapol GPK di Banda Aceh atas instruksi “pemerintah reformasi”. “Mengapa anak saya tidak dilepas lepas? Mohon perhatian pemerintah,” harap Usman Gade (80) dari Desa Seunong, Meuredu. Menurut Usman, dari pelacakan dia dan keluarganya, salah seorang anaknya yang diculik tanggal 5 Januari 1991 bernama Keuchiek Umar Usman (50) saat ini masih berada dalam tahanan di Medan. Sejak diculik, kata Usman, adiknya Umar yang bernama Samwi Usman (28) yang juga ikut diteror mulai ketakutan. Samwi yang tadinya simpatisan lalu lari ke hutan bergabung dengan GPK. Tak tahan, Samwi lalu resmi menyerahkan diri. Oleh Kades setempat, Samwi dibawa ke Koramil. Tanpa diduga, petugas langsung menembaknya hingga mati.

15. Dijadikan Perisai saat Bertempur Lawan GPK
Teungku Rahman Ali (70), warga Cot Baroh, Glumpang Tiga, Pidie, pada 1996 dibawa ke Pos Sattis Bilie Aron (Rumoh Geudong), ditembak (lalu diobati). Kemudian, disiksa lagi dan dibawa ikut operasi untuk ditempatkan di barisan depan (sebagai tameng tentara) saat menghadapi serangan atau menyerang GPK. Cara berperang seperti sangat melanggar Konvensi HAM Dunia dan konvensi tentang etika perang.

=====================================
cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya
=====================================

16. Tangan Dibedah, Ditetesi Air Cuka
Kisah miris lainnya menimpa Rosli (25), warga Bola Mas Tanah Jambo Aye, Aceh Utara. Menurut ayah korban, Samidan Ali, yang melapor ke Peduli HAM, anaknya itu pada suatu hari di bulan Agustus 1991 sedang menuju pulang dari Unit VI tempat dia bertani ke rumah mereka di Unit III. Dalam perjalanan itu dia ditangkap petugas keamanan. Selama tiga bulan tidak pulang pulang ke rumah istrinya. Setelah mencari ke sana -kemari, memasuki bulan keempat, pelapor mencari anaknya itu ke Pos Bola Mas Unit III. Di tempat itu, ia temukan Rosli sedang bekerja paksa sebagai tukang masak. Setelah didesak Samidan, akhirnya anaknya itu dikembalikan. Tapi, menurut pengakuan Rosli kemudian, begitu ia ditangkap kedua matanya ditutup dengan kedua belah tangan diikat. Kepada petugas dia mengaku akan pulang ke rumah, menemui istri dan mertuanya untuk mengabarkan bahwa lahan sawah mereka yang dia garap selama ini sudah siap tanam. Tapi, penjelasannya itu tak digubris petugas yang justru menudingnya menanam senjata di suatu tempat. Karena tak bisa menunjukkan tempat senjata itu, ia dipukuli dan diten-dang. Sampai pada gilirannya, “Telapak tangan saya dibelah, lalu diperaskan air jeruk ke celah luka itu. Perihnya tak terbayangkan,” ujar Rosli sebagaimana ditirukan ayahnya. Setelah siksaan itu ia lewati, Rosli tak diperkenankan pulang ke rumah, melainkan dikaryakan sebagai tukang masak di pos keamanan.

=====================================
cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya
=====================================

17. Mati Digantung
Penganiayaan yang dialami M Adam Puteh (55), penduduk Meunasah Cot Tunong, Simpang Tiga, yang diungkapkan kepada DPRD Pidie juga cukup menyayat hati. Pada tahun 1991, ia pernah digantung kepala ke bawah, kemudian dipukul dengan kayu, lalu ditendang dengan sepatu tentara.4 “Saya sudah ditahan, tapi tidak bisa melawan,” kata M Adam yang juga hadir pada pertemuan dengan TPF DPR RI di Sigli. Selain itu, menurut pengakuan M Adam, ke dalam mulutnya juga pernah dimasukkan moncong senjata. Sampai menusuk ke tenggorokan dan berdarah. Seumur umur ia mengaku tak pernah merasakan siksaan sedemikian parah itu. Menurutnya, penyebab ia ditangkap oleh oknum aparat itu hanya karena ia telah memotong buluh/bambu lemang. “Mereka menyangka saya akan membuat lemang untuk makan GPK. Karena di tempat itu memang tidak ada yang berani datang,” kata M Adam. Padahal, katanya, rumpun buluh itu sudah dibelinya dari Keuchiek Saman dan akan dipotong untuk dijual ke pasar. Capek ia menjelaskan, oknum itu tidak percaya dan terus menyiksanya untuk mencari “pengakuan” seperti yang dituduhkan mereka. Aiyub Ismail (39), warga Simpang Aron, Glumpang Tiga, mengungkapkan, meski sudah dianiaya agar mati, namun ajal belum menjemputnya. Dikisahkan, pada tahun 1991, malam hari datang tiga oknum tentara dan langsung membawanya ke Pos Jiem-jiem dengan berjalan kaki. Sepanjang jalan ia sudah disepak dan dipukuli. Tiba di Pos, penganiayaan semakin dahsyat. Kedua tangannya pernah diikat dengan pemberat (batu) lalu dilempar ke sungai supaya tenggelam dan mati. “Mungkin ajal saya belum sampai. Setelah beberapa lama batu itu terlepas, dan Alhamdulillah saya timbul lagi,” kenang Aiyub. Ia diangkat, dan masih terus disiksa sampai tengah malam. Esok harinya, Aiyub dilepas dengan pesan: Apa yang telah dialaminya tidak boleh diceritakan pada orang lain. Belum pulih benar kesehatannya, tiga bulan kemudian, ia diambil lagi. Kali ini Aiyub ditahan sampai tiga bulan (di Kota Bakti dan Rumoh Geudong), juga tak lepas dari siksaan.

=====================================
cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya
=====================================

18. Penyiksaan Massal
Jumlah pelaporan kasus “orang hilang” maupun tindak kekerasan di Pidie sampai 30 Juli 1998, mencapai 629 kasus. Angka ini merupakan gabungan antara laporan yang dicatat di DPRD Pidie (524 kasus) dan yang dicatat oleh para relawan dari FP HAM (105 kasus). Kasus kasus penyiksaan — baik yang disiksa, diperkosa, maupun ditembak/dibunuh (tapi tidak mati) — semakin terungkap dan mendominasi laporan. Korban korban penyiksaan kian berani memberi kesaksiannya. Bahkan di satu desa, Blang Iboih, Langgien, Bandar Baru, Pidie, sedikitnya 30 warga (separuh jumlah penduduk desa itu) telah diangkut serentak oleh oknum dan dibawa ke Pos Sattis terdekat pada 1991. Di situ, mereka diperiksa sekaligus dianiaya guna mencari tahu keterkaitan mereka dengan GPK. “Berbagai jenis siksaan telah mereka alami,” kata Zulkifli. Saking beratnya pukulan, salah seorang diantara ke 30 korban itu yang bernama Husen (32) diperkirakan telah meninggal dunia akibat penyiksaan. Karena ketika dibawa, jumlah mereka semua 30 orang. Pulangnya tinggal 29. Namun, mereka tidak tahu di mana kuburan Husen. Ke 30 warga Blang Iboih yang menjadi korban itu adalah A Gadeng (43), Husen Ubit (39), Zulkifli (35), Yusuf (40), Zakaria (40), A Gani (35), Usman (40), Johan (41), Ismail (32), Ismail (27), M Yacob (41), M Yunus (43), Husen (meninggal), Husen Mahmud (48), Ismail (50), M Yakob (40), M Yusuf (42), Zakaria Abdullah (34), M Thaleb (38), M Yusuf Abdullah (30), M Jafar (31), Fatimah (52), Ainsyah (50), Maryam (47), Fatimah Ali (38), Ti Hawa (32), Sa’yak (38), Nurhayati (43), Hamidah (50), dan Muhammad Cut (39).
19. Kepala Dikuliti di Depan Anak

=====================================
cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya
=====================================

M. Yusuf (12), bocah Desa Buloh Blangara, Lhokseumawe, yang masih mengenakan pakaian sekolah SD ini menceritakan penculikan dan penganiayaan terhadap ayahnya, M. Jakfar, di rumah mereka, Desa Buloh Blangara, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, tahun 1992. “Ayah saya diambil oleh tentara. Ayah dipukul, disepak, dan dihantam dengan bedil di kepala sampai kulit kepalanya koyak. Dia ditarik ke belakang, kemudian dilempar ke mobil. Kala itu usia saya baru enam tahun. Awalnya, malam itu saya bersama kedua orangtua sedang makan di rumah. Pintu depan diketuk dan setelah dibuka oleh ayah, langsung empat orang bersenjata (tentara) meninju dan menendangnya. Juga memukul ayah dengan popor senjata di kepala korban berkali kali hingga kulit kepalanya sobek. Belum puas, dengan ganas penculik ayah mendekat dan menyobek kulit kepalanya. Ayah waktu itu terjatuh, dan kemudian penculik itu menginjak injaknya. Dalam keadaan tak berdaya begitu, ayah masih dipukul, hingga kemudian diseret dan dilempar ke dalam mobil (tidak tahu jenis mobil itu). Saya dan Emak hanya menangis dan ketakutan sekali. Ayah saya dibantai sekelompok tentara. Saat itu, ayah hanya bisa berkata “bantu…” Dan saya hanya mampu meraung raung. Sedangkan nasi yang masih tersisa dalam piring tidak sanggup lagi mereka kunyah. Malam itu saya tidak tidur dan menangis memikirkan ayah yang sudah dibawa dalam mobil. Saya ketakutan dan menangis. Ayah dilempar begitu saja seperti bangkai. Namun, ketika dibawa, ayah masih tampak bergerak dan mencoba menoleh ke belakang, namun kepala ayah dipukul lagi oleh penculik. Saya sangat kehilangan dan selalu menangis bila mengingat peristiwa itu. Sebab, ayah sangat akrab dengan saya selaku putra tunggalnya. Ayah juga secara rutin jika pulang ke rumah selalu membawa kue untuk saya. Sekarang ayah saya sudah tak ada. Ibu saya, Antikah, juga tak ada. Ia meninggal setelah sakit sakitan dan trauma. Saya tak punya tempat tinggal seperti dulu. Untung ada yang mengangkat saya sebagai anak asuh.”

=====================================
cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya
=====================================

20. Sudah Jadi Korban, Keluarganyapun Ditipu
Nasib menyedihkan dialami seorang ibu bernama Khatijah (50). Menurut Kamariah (25), anaknya, pada 24 April 1998, pagi hari, rumah mereka di Desa Cot Baro, Glumpang Minyeuk, didatangi beberapa penculik. Mereka mengatakan bahwa di rumah Khatijah disimpan senjata. Dua kamar di dalam rumah digali, tapi tak ditemukan. Anehnya, malah mereka membawa Khatijah, dan sampai sekarang belum kembali. Meskipun keluarga Khatijah tahu bahwa Khatijah sudah tidak pulang beberapa lama, beberapa anggota keluarga korban berusaha untuk mencari korban yang hilang dengan cara-cara apapun juga. Mereka bahkan ikut jadi korban penipuan.

Kejadian serupa juga menimpa keluarga A Gani Abubakar (29), seorang pengusaha kopi bubuk kemasan di Bereunun yang diculik tahun 1991. Menurut Saudah (35), kakaknya, kedua orangtua mereka pernah memberi uang Rp 500.000 kepada Yusuf Macek yang menawarkan akan mengurus pembebasan A Gani. Uang itu, kata Yusuf, akan dibelikan perhiasan untuk istri si penculik. Tapi sampai sekarang A Gani tak kunjung pulang, dan uang itu pun tak kembali lagi. Pencarian Syamsiah Abdullah (60), warga Meunasah Mee Puedeuk Baroh, Tripa, mencari anaknya Ruslan Basyah (36) sampai ke Pantonlabu, Aceh Utara. Ceritanya, sejak anaknya diculik, 1 Desember 1991, Syamsiah enam kali bolak balik ke sebuah kantor di Kota Bakti. Tetap tak bertemu. Kali terakhir, ia dikabarkan bahwa anaknya telah dibawa ke Desa Matang Guru, Panton Labu. Hari itu juga Syamsiah berangkat. Tiba di sana, dini hari, sang ibu diberitahu bahwa Ruslan—yang dikenali lewat KTP di saku celana—telah meninggal dunia dan dikebumikan di desa itu.

21. Suami Dibuang, Istri Disetrum
Di suatu hari tahun 1996 Idris (30), tamatan SMP, dipermak di Murong Cot, Kecamatan Sakti, Pidie, pukul 07.00 WIB. Sebagai warga yang pendiam, Idris tergolong nekat. Ia diketahui menanam senjata di dekat rumahnya atas suruhan orang lain dengan imbalan uang. Karena ketahuan petugas, Idris ditangkap dan digelandang ke Lamlo. Delapan bulan ditahan, kemudian ia dibuang di Cot Panglima di Takengon dengan tangan dan kaki terikat. Matanya ditutup. Tapi, menurut pengaduan istrinya, Rosmiati (28), Idris kemudian berhasil ke luar dari Cot Panglima dan mencapai rumah pada bulan Ramadhan tahun 1996. Setelah itu, menghilang lagi setelah pernah pulang pergi ke rumah sebanyak tiga kali. Belakangan, karena suaminya tak tertangkap, giliran si istri dibawa ke rumah Gedong Aron. Di situ Rosmiati ditelanjangi dan dikontak (maksudnya disetrum) sampai mengeluarkan kotoran. Yang menelanja-nginya adalah Kopassus yang ia kenal.

=====================================
cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya
=====================================

22. Semua Gigi Dirontokkan
Teungku M. Yusuf Alibasyah, warga Blang Bunot, Bandar Baru, pada tanggal 5 Januari 1993 diambil paksa oleh dua orang petugas di Pos Sattis Jiem jiem. Lalu dianiaya dengan cara mukanya dipukul berkali kali sampai giginya rontok semua. Karena sulit mengunyah lantaran tak lagi bergigi, makanan umumnya dia telan langsung. Kini, (Juli 1998), ia sakit sakitan.

23. Cacat Karena Dipukul dengan Balok
M Saleh Pakeh (32), warga Desa Lengkok, Sakti, pada tahun 1990 disiksa di Pos Sattis Tangse, kemudian di Pos Sattis Kota Bakti, Pidie. Ditahan 24 hari, disetrum, dan dipukul dengan balok sampai berdarah darah. Ia bahkan pernah diobati Palang Merah Indonesia (PMI), namun kini mengalami cacat dan penuh bekas luka di badan.

24. Tulang Rusuk Dipatahkan
Ismail Usman (45), Cot Baroh, Glumpang Tiga, pada tahun 1992 di Pos Sattis Jiem jiem dan Pos Sattis Kota Bakti, Pidie, dipukul dengan popor senjata, balok kayu, dan benda keras lainnya hingga kini mengalami tulang rusuk patah. Dadanya sesak dan pahanya sakit.

=====================================
cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya
=====================================

25. Digantung, Kepala ke Bawah
Umar Ibrahim (60), Cot Baroh, Glumpang Tiga, Pidie. Dikerjai di Pos Sattis Jiem jiem, Pidie, pada Juni 1994. Ia digantung dengan kepala ke bawah, lalu direndam dalam air dan tinja, serta dihujani pukulan. Masih untung, ia masih bertahan hidup mesti mengaku sangat trauma dan merasa secara fisik sudah rusak di dalam.

26. Dipaksa Bersenggama dengan Tahanan Wanita
Penistaan seks juga dialami pemuda M. Taeb Hasan (20) baru baru ini, pada suatu hari di tahun 1998. Warga Blang Sukon, Bandar Baru, Pidie ini datang mengadu langsung ke Tim Investigasi FP HAM, 27 Juli lalu. Ia diambil paksa dari kediamannya, lalu dibawa ke Pos Sattis Ulee Gle. Di sini ia diperiksa dan diinterogasi dengan berbagai pertanyaan yang bernada memposisikannya sebagai aktivis GPK. Karena mengaku tak tahu dan tak terlibat, Taeb dipukul dan ditelanjangi. Setelah itu ia dipaksa berbuat mesum dengan tiga wanita yang ditahan di pos tersebut. Dari sejumlah wanita janda yang juga dipaksa bertelanjang di tempat itu, Taeb akhirnya hanya mampu melayani dua orang. Karena tak memenuhi “target” yang diingini penculiknya, Taeb akhirnya disiksa. Begitupun, kepada FP HAM Taeb mengaku memang pernah melihat sekelompok orang yang tak dikenalnya melintas di kebun coklat yang ia tunggui. “Tapi, apakah mereka itu yang dikatakan GPK saya tak tahu, dan saya pun tak pernah berhubungan dengan mereka,” ujarnya.

=====================================
cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya
=====================================

27. Karena Persoalan Pribadi
Contoh kesewenang wenangan lainnya adalah kasus penganiayaan berat yang dilakukan Pratu Il, anggota Bataliun 131 Payakumbuh, Sumatera Barat, terhadap Ramli Abubakar (28), warga Desa Kambuk Nicah, Kunyet, Padang Tiji. Syukri Abdullah (30), abang korban, mengaku heran meski tak bertugas di Pidie, Pratu Il ternyata bisa semena mena menganiaya adiknya. Kejadian berlangsung 5 Maret 1995 saat Ramli sedang nonton teve di warung Bukhari, Desa Seunadu, Padang Tiji. Tiba tiba masuk Pratu Il yang baru datang dari Payakumbuh. Il yang ternyata teman korban semasa remaja itu menyimpan dendam pada Ramli. Menurut sejumlah saksi mata, Il waktu itu mengambil sebuah pompa sepeda dan langsung memukuli kepala korban hingga retak dan mengeluarkan banyak darah.6 Sebelum pulang ke Payakumbuh, menurut Syukri, Pratu Il sempat mengancam akan “menghabisi” keluarga mereka kalau dia datang lagi nanti. Karena itu, pihaknya telah berulang kali melaporkan kasus itu ke Koramil Padang Tiji, Kodim 0102 Pidie, Sub Den POM, dan instansi terkait lainnya. Namun oknum ABRI yang diduga bersalah itu sejauh ini tak kunjung diproses, hanya lantaran alasan DOM. “Padahal, kasus ini jelas jelas karena persoalan pribadi,” sebut Syukri. Ia hanya berharap DPRD Pidie bersedia “mengangkat” kasus itu, sehingga pelaku penganiaya adiknya dapat ditindak. “Adik saya sudah sakit saraf. Uang kami sudah jutaan rupiah habis untuk pengobatannya,” papar Syukri.

=====================================
cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya
=====================================

28. Sudah kehilangan Suami, Malah Difitnah Secara Sistematis dengan Surat
Sejumlah janda (tepatnya istri, karena belum dipastikan suaminya meninggal) yang telah melaporkan kehilangan suaminya di DPRD Pidie beberapa waktu lalu, serentak menerima “surat dari suaminya” yang seolah dikirim dari Batam, Riau.7 Mereka yang menerima “surat dari Batam” itu semuanya warga Kecamatan Mutiara, Pidie. Masing masing Aminah Ali, warga Desa Sentosa, dari suaminya Syarwan T Ahmad. Nyak Ubit (dari suaminya Ayub Ali), Dariati Saleh (dari suaminya Jafar Abdullah), dan Khatijah Cut (dari suaminya Kaoy Ahmad), ketiganya penduduk desa paloh Tinggi.
Menurut pengakuan para wanita itu, masing masing mereka mene-rima surat secara terpisah. Begitu menerima surat, hati mereka sempat berdebar debar. Tapi, setelah surat dibuka, kentara sekali bahwa surat itu direkayasa. Mereka bisa memastikan ini dari tanda tangan suami masing masing dengan mencocokkannya pada tanda tangan asli di surat/akte maupun KTP suami. Satu sama lain wanita itu kemudian bertemu di rumah Dariati yang sementara dinobatkan sebagai “pimpinan” dari kelompok janda janda di Kecamatan Mutiara. Mereka lalu menghubungi yang lainnya. Ternyata, baru empat “surat dari Batam” yang diterima mereka. “Ini surat palsu. Tanda tangannya palsu. Saya tahu betul itu bukan tanda tangan suami saya. Disangkanya kami bodoh, mau ditipu tipu begitu,” kata Dariati di Sigli. Ketiga temannya mengiyakan dengan penuh emosi campur sedih. Keempat surat itu isinya senada (namun tak persis sama) itu memang kentara sekali janggal dan seakan sengaja direkayasa. Surat itu dikirim melalui pos. Namun, cap kantor posnya bukan berasal dari Batam. Berstempel pos tanggal 8 Juli 1998.

=====================================
cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya
=====================================

Sementara kesaksian diberikan para janda saat penculikan suami mereka—oleh aparat negara. Membandingkan hurufnya, keempat surat itu kemungkinan diketik dari mesin tik yang sama. Yang lebih janggal, tanda tangan Syarwan TA, Ayub Ali, Kaoy Ahmad, maupun Jafar Abdullah yang tertera di surat ternyata sangat berlainan dengan aslinya. Melihat tanda tangan itu, Nyak Ubit malah sempat berfirasat bahwa suaminya telah dibunuh. Karena, menurutnya, kalau memang masih hidup—misal dalam tahanan—pasti si penculik akan memaksa suaminya, Ayub Ali, untuk menanda tangani “surat dari Batam” tersebut. “Tapi, tekenan itu jelas bukan tekenan suami saya. Biarlah, kalau sudah mati saya akan pasrah. Tapi, pemerintah bisa menunjukkan dimana kuburan-nya,” pinta ibu dari lima anak yang masih kecil kecil ini, sedih.

Berikut surat “dari Syarwan T Ahmad” untuk Aminah (dikutip persis aslinya):
Peurumoh ulon njang ulon gaseh beuna na sabee dalam lindong Allah.Assalamualaikum Wr. Wb. Dengon suratnyoe lon bi thee bak gata lon na dalam lindong poe teuh Allah. Meunan cit gata bandum dji noe. lon djie noe na di Batam gata bek susah lon akan lon jaga droe. beu neu teu peu lon teungoh dji mita oleh kafee jawa sehingga dji noe lon jakpeu siblah droe keu deeh u batam karna di deh aman. meunyoe na di jak kafee nyan u rumoh ta peugah hana ta tuhoo bek ta meu teu eeh sapee. droe neuh ban mandum njang na dji gampong bek susah doa droe neuh mandum keu ulon. Lon akan lon lanjut perjuangan nyoe sampoe selesai. oh no keuh mantong dji lee, leu beh ngon kureng lon lakee mueah.
Wassalamualaikum Wr. Wb. Amin.
(tanda tangan palsu).
Syarwan T. Ahmad.

Tiga surat lainnya bernada sama. Hanya penempatan kalimatnya yang berbeda beda. Umumnya terdapat kata kata yang menyiratkan hasutan, memecah belah persatuan. Semacam “lon akan lanjut perjuangan nyoe” atau “kafee Jawa” dan sejenisnya. Yang menonjol, pada semua surat tercantum pesan “bek peugah sapeu”. Sehingga, siapa pun yang memba-canya dapat meraba raba siapa pengirimnya. Kalimat “lon akan lanjutkan perjuangan nyoe” pada surat yang dikirim Ayub Ali juga dinilai aneh oleh istrinya. Menurut Nyak Ubit, suaminya itu tak pernah terlibat GPK. Hanya selama hidup, suaminya terkenal kritis di desa. Penyimpangan uang desa sering diprotes Ayub. “Mungkin ada yang tidak senang, lalu memfitnah suami saya GPK,” ungkapnya. Begitupun, meski kritis, toh mereka takut juga akan “ancaman Pemilu” lalu. “Karena takut, kami satu kampung semua coblos Golkar,” tambah Nyak Ubit.

=====================================
cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya
=====================================

Seorang istri/janda lainnya juga menerima sepucuk “surat dari Batam” yang seolah dikirim dari suaminya yang telah dilaporkan hilang. Surat itu diterima oleh Faridah Amin (25), penduduk Dayah Tanoh, Muti-ara, Pidie, dari “suaminya” Syarifuddin Asih.8 Sampai tanggal 20 Juli 1998, sudah lima “surat dari Batam” yang diterima oleh para istri korban “orang hilang” di Pidie.

Sebagaimana empat surat yang datang sebelum-nya, surat Faridah itu juga dilaporkan ke DPRD Pidie. Faridah menerima surat tersebut 18 Juli 1998 melalui pos. Cap kantor posnya bukan berasal dari Batam. Berstempel pos tanggal 8 Juli 1998. Tanda tangan Syarifuddin dalam surat tersebut juga dinilai palsu, karena berlainan dengan aslinya. Isinya juga senada dengan empat surat sebelumnya. Antara lain, “Syarifuddin” minta supaya Faridah tenang di kampung menunggu ia pulang dari Batam. Dia sedang menyelamatkan diri. Kalau ada yang mencarinya, jangan ceritakan apa apa.
Surat rekayasa itu ditulis—juga memakai mesin tik—dalam bahasa Aceh dengan tata bahasa yang kacau-balau. Surat yang sama sebelumnya diterima Aminah Ali warga Desa Sentosa dari suaminya Syarwan TA, Nyak Ubit dari suaminya Aiyub Ali, Dariati Saleh dari suaminya Jafar Abdullah, dan Khatijah Cut dari suaminya Kaoy Ahmad.

=====================================
cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya
=====================================

Mereka pun telah melaporkan perihal “surat dari Batam” itu ke Sub Den POM setempat serta ke DPRD Pidie. Sayangnya, di DPRD Pidie, anggota dewan dari Komisi A yang selama ini bertugas mencatat kasus “orang hilang” hari itu tak satu pun mereka temui. Menurut seorang pegawai, sebagian anggota dewan sedang rapat dengan Dandim di Makodim 0102 Pidie, dan sebagian lainnya ikut Rakorbang.

29. Status Wajib Lapor yang Tak Jelas
Dari banyak laporan masyarakat, status “wajib lapor” itu ternyata cukup merepotkan. Lebih lebih selama krisis ekonomi. Meski kesalahan belum jelas, namun mereka terpaksa meninggalkan kerja, mengeluarkan ongkos untuk labi labi, juga ongkos RBT, hanya untuk menghadap ke Pos Sattis yang ditunjuk. Harapan dihapuskannya “wajib lapor” juga dikemukakan Sulaiman Gade (56) dan anaknya M Rafi Sulaiman (36) warga Panton Raya, Tripa. Cut Ali Rani (52) dan Ibrahim Asyik (63), keduanya warga Dayah Teumanah, Tripa. Bahkan juga sudah diikutkan penataran P 4 segala, tetap wajib lapor seminggu sekali sampai sekarang.

=====================================
cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya
=====================================

Tentang penataran P 4, baik Cut Ali maupun Ibrahim menyindir. Bahwa seharusnya oknum oknum aparat itu dulu ditatar P 4, kalau perlu ditatar bagaimana menjadi manusia. Para penyiksa ternyata tidak semua aparat. Beberapa nama penyiksa di rumoh geudong ternyata warga setempat yang dijadikan TPO (tenaga pembantu operasi) sekaligus tukang pukul. Menurut kesaksian Ibrahim Thaeb (41), tukang jahit, warga Ulee Tutui, Mutiara, sedikitnya empat TPO (berinisial Is alias R, Sai, dan Ad) dan enam aparat Pos Sattis Bilie Aron (Har, To, Nas, Sas, Fai, dan Pra) telah menyiksanya secara sadis sejak tanggal 18 Maret 1998 hingga 30 Mei 1998. Selama dua bulan 12 hari itu, ia pernah dipukuli dengan rotan, ekor ikan pari (nampak berbekas nyata di dadanya), atau dipukuli balok kayu. Lain waktu, Ibrahim ditelanjangi, disetrum (pada kemaluan, hidung, dan beberapa tempat), diikat seperti salib. Giginya bahkan pernah dicabut dengan tang. Pernah beberapa hari Ibrahim tak dikasih makan. Akibat penyiksaan di rumoh geudong, ia kini menderita lumpuh pada kaki sebelah kiri. Ibrahim berharap adanya perhatian pemerintah terhadap korban korban seperti dirinya.

30. Ayah Dibunuh di Sebuah Rumah di Desa Lain
Keadilan bagi Herawati Hamid (21) baru sebatas mimpi. Untuk mencari tahu siapa pembunuh ayahnya, Hamid Itam (50), ternyata tak cukup mengandalkan Kepolisian maupun Polisi Militer. Ia bersama pamannya, Usman Itam (40), adik kandung Hamid, selama dua tahun ini sudah pontang panting mengusut sendiri.9 Tak sedikit tantangannya. Bahkan Usman sendiri pernah didatangi sejumlah oknum Kopasus ke rumahnya di Desa Tampieng Baroh, Indrajaya, beberapa waktu lalu. Kedua oknum itu minta ia menghadap atasan mereka di Pos Sattis Kota Bakti. Usman menolak. Ia pun diajak ke seorang paranormal untuk men-cari tahu siapa pembunuh Hamid Itam sebenarnya. Tapi tetap dia tidak mau. Kalau memang dia juga harus mati. Biar mati di rumah saja.

=====================================
cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya
=====================================

About these ads

One Response

  1. cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya

    situs2 islam bermanfaat:
    http://www.alsofwah.or.id
    http://www.asysyariah.com
    http://www.kajian.net
    http://www.muslim.or.id
    http://www.eramuslim.com

    cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya

    http://www.google.com
    http://www.google.co.id
    http://www.yahoo.com
    http://www.yahoo.co.id
    http://www.bing.com

    cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya

    http://www.google.com
    http://www.google.co.id
    http://www.yahoo.com
    http://www.yahoo.co.id
    http://www.bing.com

    cerita seks mesum – kumpulan cerita-cerita seks mesum – koleksi kisah seks mesum – kisah-kisah seks mesum haram hukumnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 51 other followers

%d bloggers like this: