kumpulan pantun – koleksi pantun
berikut ini kumpulan pantun cinta , pantun romantis , pantun jenaka , pantun humor , pantun nasehat , pantun dakwah , pantun gokil , pantun mesra , pantun kreatif, pantun lucu , pantun rayuan gombal , pantun indah , pantun menarik , dll
Unik > fun > kata kata > Kumpulan Pantun Jenaka – Pantun Lucu
Kumpulan Pantun Jenaka – Pantun Lucu
Pantun adalah salah satu teknik bersosialisasi yang cukup efektif untuk menyampaikan pesan yang dimaksud. Dengan Pantun, kita bisa merangkai kata-kata yang enak di dengar tanpa mengurangi makna pesan yang disampaikan. Pantun sangat baik untuk dipakai untuk berbagai keperluan, seperti dalam rapat, dalam naskah pidato sampai saat kita tengah ngobrol dengan orang lain.
Salah satu jenis pantun yang paling di sukai adalah jenis Pantun Lucu atau Pantun Jenaka. Karena dengan pantun ini, kita bisa mencairkan suasana, merefresh suasana sejenak, atau bisa juga menarik tawa dan senyum dari orang yang mendengarkan pantun lucu jenaka kita.
Berikut ini adalah beberapa contoh Pantun Lucu atau Pantun Jenaka.
pantun jenaka – pantun lucu
PANTUN JENAKA – PANTUN LUCU
Bangkok kota seribu pagoda
Mekah adalah kota suci
Kuakui kau sungguh menggoda
Tapi sayang kau seorang banci
karung hilang dikasih semen
ditinggal ayam satu kabur
gimana ente dibilang cemen
dikasih cendol malah kabur
Malam hari main kulintang
ditemani sobat sobat tersayang
gimana hati kagak bimbang
Kepala botak minta dikepang
Daun sirih daun kelor
Ayam berkokok mau bertelor
apa isi di balik kolor
satu pistol dua pelor
seorang anak bernyanyi ria
sambil bernyanyi menari pula
siapa yang tidak bakal tertawa
disangka waras ternyata gila
perut melilit makan jengkol
orang pelit doyan miscoll
Makan Jengkol Perut Melilit
Doyan Miscall pulsa sedikit
Buah kedondong Biji selasih
Dulu bencong sekarang masihhhhhh
Buah semangka buah duren
Nggak nyangka gue keren
Ada padi, Ada jagung
Ada singkong, Ada pepaya
Panen ni yeeee!
makan kue, minum sekoteng
ternyata gue emang ganteng
Baju baru dipake sayang
beli dimall pake atm mandiri
knapa semua pada kabur sayang
itu karena kamu belum mandi
kalo mau menanam padi
lihat dulu cuacanya
kolo tau Q mau mandi
Jangan lupa, ngintip ya!
Pergi ke pasar naik onta
Membeli anting intan permata
Gak peduli situ udah tua
Yang penting saling mencinta
Buah Jeruk Buah Kedongdong
Muke loe kayak kedongdong
Buah kedongdong buah manggis
walo muka kayak gerandong, yang penting artis
Jaka Sembung bawa Golok
Mau di Asah
Buah belimbing buah rambutan
itu kumis apa hutan…
sibotak bawa sisir
gak ada kerjaan
Semoga Pantun Jenaka diatas berkenan buat anda. Sebenarnya cukup mudah untuk membuat pantun, yang jelas anda perlu kreatifitas dalam memilih kata-kata agar isi pesan yang anda coba sampaikan bisa berpola dengan akhiran dengan pola A-A-A-A, atau Pola A-B-A-B, sehingga lebih enak di dengar dan mudah dipahami.
Sibotak pake helm Baja
Niat Kepasar sama Bini
Oke Deh Segitu Aja
Jangan Lupa Mampir Lagi Kesini ! ^_^
Original Source : Kumpulan Pantun Jenaka – Pantun Lucu http://www.poztmo.com/2011/10/pantun-lucu-jenaka.html#ixzz1fa3RjXPH
Under Creative Commons License: Attribution
===============================
Pantun
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang sangat luas dikenal dalam bahasa-bahasa Nusantara. Dalam bahasa Jawa, misalnya, dikenal sebagai parikan, dalam bahasa Sunda dikenal sebagai paparikan, dan dalam bahasa Batak dikenal sebagai umpasa (baca: uppasa). Lazimnya pantun terdiri atas empat larik (atau empat baris bila dituliskan), setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, bersajak akhir dengan pola a-b-a-b dan a-a-a-a (tidak boleh a-a-b-b, atau a-b-b-a). Pantun pada mulanya merupakan sastra lisan namun sekarang dijumpai juga pantun yang tertulis.
Semua bentuk pantun terdiri atas dua bagian: sampiran dan isi. Sampiran adalah dua baris pertama, kerap kali berkaitan dengan alam (mencirikan budaya agraris masyarakat pendukungnya), dan biasanya tak punya hubungan dengan bagian kedua yang menyampaikan maksud selain untuk mengantarkan rima/sajak. Dua baris terakhir merupakan isi, yang merupakan tujuan dari pantun tersebut.
Karmina dan talibun merupakan bentuk kembangan pantun, dalam artian memiliki bagian sampiran dan isi. Karmina merupakan pantun “versi pendek” (hanya dua baris), sedangkan talibun adalah “versi panjang” (enam baris atau lebih).
Daftar isi
1 Peran pantun
2 Struktur pantun
3 Jenis-jenis Pantun
4 Lihat pula
5 Pranala luar
Peran pantun
Sebagai alat pemelihara bahasa, pantun berperan sebagai penjaga fungsi kata dan kemampuan menjaga alur berfikir. Pantun melatih seseorang berfikir tentang makna kata sebelum berujar. Ia juga melatih orang berfikir asosiatif, bahwa suatu kata bisa memiliki kaitan dengan kata yang lain.
Secara sosial pantun memiliki fungsi pergaulan yang kuat, bahkan hingga sekarang. Di kalangan pemuda sekarang, kemampuan berpantun biasanya dihargai. Pantun menunjukkan kecepatan seseorang dalam berfikir dan bermain-main dengan kata.
Namun demikian, secara umum peran sosial pantun adalah sebagai alat penguat penyampaian pesan.
Struktur pantun
Menurut Sutan Takdir Alisjahbana fungsi sampiran terutama menyiapkan rima dan irama untuk mempermudah pendengar memahami isi pantun. Ini dapat dipahami karena pantun merupakan sastra lisan.
Meskipun pada umumnya sampiran tak berhubungan dengan isi kadang-kadang bentuk sampiran membayangkan isi. Sebagai contoh dalam pantun di bawah ini:
Air dalam bertambah dalam
Hujan di hulu belum lagi teduh
Hati dendam bertambah dendam
Dendam dahulu belum lagi sembuh
Beberapa sarjana Eropa berusaha mencari aturan dalam pantun maupun puisi lama lainnya. Misalnya satu larik pantun biasanya terdiri atas 4-6 kata dan 8-12 suku kata. Namun aturan ini tak selalu berlaku.
Jenis-jenis Pantun
Artikel atau bagian artikel ini mungkin lebih cocok dipindahkan ke Wikisource
Pantun Adat
Menanam kelapa di pulau Bukum
Tinggi sedepa sudah berbuah
Adat bermula dengan hukum
Hukum bersandar di Kitabullah
Ikan berenang didalam lubuk
Ikan belida dadanya panjang
Adat pinang pulang ke tampuk
Adat sirih pulang ke gagang
Lebat daun bunga tanjung
Berbau harum bunga cempaka
Adat dijaga pusaka dijunjung
Baru terpelihara adat pusaka
Bukan lebah sembarang lebah
Lebah bersarang dibuku buluh
Bukan sembah sembarang sembah
Sembah bersarang jari sepuluh
Pohon nangka berbuah lebat
Bilalah masak harum juga
Berumpun pusaka berupa adat
Daerah berluhak alam beraja
Pantun Agama
Banyak bulan perkara bulan
Tidak semulia bulan puasa
Banyak tuhan perkara tuhan
Tidak semulia Tuhan Yang Esa
Daun terap di atas dulang
Anak udang mati dituba
Dalam kitab ada terlarang
Yang haram jangan dicoba
Bunga kenanga di atas kubur
Pucuk sari pandan Jawa
Apa guna sombong dan takabur
Rusak hati badan binasa
Asam kandis asam gelugur
Ketiga asam si riang-riang
Menangis mayat dipintu kubur
Teringat badan tidak sembahyang
Pantun Budi
Bunga cina di atas batu
Daunnya lepas kedalam ruang
Adat budaya tidak berlaku
Sebabnya emas budi terbuang
Diantara padi dengan selasih
Yang mana satu tuan luruhkan
Diantara budi dengan kasih
Yang mana satu tuan turutkan
Apa guna berkain batik
Kalau tidak dengan sujinya
Apa guna beristeri cantik
Kalau tidak dengan budinya
Sarat perahu muat pinang
Singgah berlabuh di Kuala Daik
Jahat berlaku lagi dikenang
Inikan pula budi yang baik
Anak angsa mati lemas
Mati lemas di air masin
Hilang bahasa karena emas
Hilang budi karena miskin
Biarlah orang bertanam buluh
Mari kita bertanam padi
Biarlah orang bertanam musuh
Mari kita menanam budi
Ayam jantan si ayam jalak
Jaguh siantan nama diberi
Rezeki tidak saya tolak
Musuh tidak saya cari
Jikalau kita bertanam padi
Senanglah makan adik-beradik
Jikalau kita bertanam budi
Orang yang jahat menjadi baik
Kalau keladi sudah ditanam
Jangan lagi meminta balas
Kalau budi sudah ditanam
Jangan lagi meminta balas
Pantun Jenaka
Pantun Jenaka adalah pantun yang bertujuan untuk menghibur orang yang mendengar, terkadang dijadikan sebagai media untuk saling menyindir dalam suasana yang penuh keakraban, sehingga tidak menimbulkan rasa tersinggung, dan dengan pantun jenaka diharapkan suasana akan menjadi semakin riang. Contoh:
Di mana kuang hendak bertelur
Di atas lata dirongga batu
Di mana tuan hendak tidur
Di atas dada dirongga susu
Elok berjalan kota tua
Kiri kanan berbatang sepat
Elok berbini orang tua
Perut kenyang ajaran dapat
Sakit kaki ditikam jeruju
Jeruju ada didalam paya
Sakit hati memandang susu
Susu ada dalam kebaya
Naik kebukit membeli lada
Lada sebiji dibelah tujuh
Apanya sakit berbini janda
Anak tiri boleh disuruh
Orang Sasak pergi ke Bali
Membawa pelita semuanya
Berbisik pekak dengan tuli
Tertawa si buta melihatnya
Jalan-jalan ke rawa-rawa
Jika capai duduk di pohon palm
Geli hati menahan tawa
Melihat katak memakai helm
Limau purut di tepi rawa,
buah dilanting belum masak
Sakit perut sebab tertawa,
melihat kucing duduk berbedak
jangan suka makan mentimun
karna banyak getahnya
hai kawan jangan melamun
melamun itu tak ada gunanya
Pantun Kepahlawanan
Pantun kepahlawanan adalah pantun yang isinya berhubungan dengan semangat kepahlawanan
Adakah perisai bertali rambut
Rambut dipintal akan cemara
Adakah misai tahu takut
Kamipun muda lagi perkasa
Hang Jebat Hang Kesturi
Budak-budak raja Melaka
Jika hendak jangan dicuri
Mari kita bertentang mata
Kalau orang menjaring ungka
Rebung seiris akan pengukusnya
Kalau arang tercorong kemuka
Ujung keris akan penghapusnya
Redup bintang haripun subuh
Subuh tiba bintang tak nampak
Hidup pantang mencari musuh
Musuh tiba pantang ditolak
Esa elang kedua belalang
Takkan kayu berbatang jerami
Esa hilang dua terbilang
Takkan Melayu hilang dibumi
Pantun Kias
Ayam sabung jangan dipaut
Jika ditambat kalah laganya
Asam digunung ikan dilaut
Dalam belanga bertemu juga
Berburu kepadang datar
Dapatkan rusa belang kaki
Berguru kepalang ajar
Bagaikan bunga kembang tak jadi
Anak Madras menggetah punai
Punai terbang mengirap bulu
Berapa deras arus sungai
Ditolak pasang balik kehulu
Kayu tempinis dari kuala
Dibawa orang pergi Melaka
Berapa manis bernama nira
Simpan lama menjadi cuka
Disangka nenas ditengah padang
Rupanya urat jawi-jawi
Disangka panas hingga petang
Kiranya hujan tengah hari
Pantun Nasihat
Kayu cendana di atas batu
Sudah diikat dibawa pulang
Adat dunia memang begitu
Benda yang buruk memang terbuang
Kemuning ditengah balai
Bertumbuh terus semakin tinggi
Berunding dengan orang tak pandai
Bagaikan alu pencungkil duri
Parang ditetak kebatang sena
Belah buluh taruhlah temu
Barang dikerja takkan sempurna
Bila tak penuh menaruh ilmu
Padang temu padang baiduri
Tempat raja membangun kota
Bijak bertemu dengan jauhari
Bagaikan cincin dengan permata
Ngun Syah Betara Sakti
Panahnya bernama Nila Gandi
Bilanya emas banyak dipeti
Sembarang kerja boleh menjadi
Jalan-jalan ke kota Blitar
jangan lupa beli sukun
Jika kamu ingin pintar
belajarlah dengan tekun
Pantun Percintaan
Coba-coba menanam mumbang
Moga-moga tumbuh kelapa
Coba-coba bertanam sayang
Moga-moga menjadi cinta
Limau purut lebat dipangkal
Sayang selasih condong uratnya
Angin ribut dapat ditangkal
Hati yang kasih apa obatnya
Ikan belanak hilir berenang
Burung dara membuat sarang
Makan tak enak tidur tak tenang
Hanya teringat dinda seorang
Anak kera di atas bukit
Dipanah oleh Indera Sakti
Dipandang muka senyum sedikit
Karena sama menaruh hati
Ikan sepat dimasak berlada
Kutunggu di gulai anak seberang
Jika tak dapat di masa muda
Kutunggu sampai beranak seorang
Kalau tuan pergi ke Tanjung
Kirim saya sehelai baju
Kalau tuan menjadi burung
Sahaya menjadi ranting kayu.
Kalau tuan pergi ke Tanjung
Belikan sahaya pisau lipat
Kalau tuan menjadi burung
Sahaya menjadi benang pengikat
Kalau tuan mencari buah
Sahaya pun mencari pandan
Jikalau tuan menjadi nyawa
Sahaya pun menjadi badan.
Pantun Peribahasa
Berakit-rakit kehulu
Berenang-renang ke tepian
Bersakit-sakit dahulu
Bersenang-senang kemudian
Ke hulu memotong pagar
Jangan terpotong batang durian
Cari guru tempat belajar
Jangan jadi sesal kemudian
Kerat kerat kayu diladang
Hendak dibuat hulu cangkul
Berapa berat mata memandang
Barat lagi bahu memikul
Harapkan untung menggamit
Kain dibadan didedahkan
Harapkan guruh dilangit
Air tempayan dicurahkan
Pohon pepaya didalam semak
Pohon manggis sebasar lengan
Kawan tertawa memang banyak
Kawan menangis diharap jangan
Pantun Perpisahan
Pucuk pauh delima batu
Anak sembilang ditapak tangan
Biar jauh dinegeri satu
Hilang dimata dihati jangan
Bagaimana tidak dikenang
Pucuknya pauh selasih Jambi
Bagaimana tidak terkenang
Dagang yang jauh kekasih hati
Duhai selasih janganlah tinggi
Kalaupun tinggi berdaun jangan
Duhai kekasih janganlah pergi
Kalaupun pergi bertahun jangan
Batang selasih mainan budak
Berdaun sehelai dimakan kuda
Bercerai kasih bertalak tidak
Seribu tahun kembali juga
Bunga Cina bunga karangan
Tanamlah rapat tepi perigi
Adik dimana abang gerangan
Bilalah dapat bertemu lagi
Kalau ada sumur di ladang
Bolehlah kita menumpang mandi
Kalau ada umurku panjang
Bolehlah kita bertemu lagi
Pantun Teka-teki
Kalau tuan bawa keladi
Bawakan juga si pucuk rebung
Kalau tuan bijak bestari
Binatang apa tanduk dihidung ?
Beras ladang sulung tahun
Malam malam memasak nasi
Dalam batang ada daun
Dalam daun ada isi
Terendak bentan lalu dibeli
Untuk pakaian saya turun kesawah
Kalaulah tuan bijak bestari
Apa binatang kepala dibawah ?
Kalau tuan muda teruna
Pakai seluar dengan gayanya
Kalau tuan bijak laksana
Biji diluar apa buahnya
Tugal padi jangan bertangguh
Kunyit kebun siapa galinya
Kalau tuan cerdik sungguh
Langit tergantung mana talinya ?
Sastra Melayu
Sastra Indonesia
Paparikan
pantun Banjar
demikianlah contoh pantun-pantun, kumpulan pantun cinta , pantun romantis , pantun jenaka , pantun humor , pantun nasehat , pantun dakwah , pantun gokil , pantun mesra , pantun kreatif, pantun lucu , pantun rayuan gombal , pantun indah , pantun menarik , dll
Filed under: - kata mutiara



Pantun Cinta Sejati – Kumpulan Pantun Cinta Gombal Lucu Terbaru 2011, Nah buat yang suka sama pantun jenaka cinta atau pantu jenaka yang lucu, gokil, dan kocak banget, berikut dibawah ini pantun-pantun cintanya:
gambar pantun cinta
=========================================
Mata genit beradu pandang
senyum adik menggoda abang
ayolah dik kita melayang
menuju negri jauh di sebrang
==========================================
Ada harta tidak terjaga
Ada peti tidak terkunci
Bahana cinta anak remaja
Sekejap kasih sekejap benci
==========================================
Anak ayam belajar berenang
Anak itik di paya bakau
Mulut menyebut hati terkenang
Rindukan adik jauh di rantau
==========================================
Anak bangsawan menjahit tabir
Sulam di tepi siku keluang
Benci tuan cuma di bibir
Dalam hati membara sayang
==========================================
Bila cinta sudah melekat
Tahi onta serasa coklat
==========================================
Menaiki kereta merknya honda
Pergi selayang kerumah hanapi
Bila cinta mekar di dada
Siang terkenang malam termimpi
==========================================
Mulanya duka kini menjadi lara
Teman tiada hanyalah sendu
Bila rindu mulai membara
Itulah tanda cinta berpadu
==========================================
Juragan pisau makan buah
Buah kotor kena tinta,
Jangan risau jangan gundah
Karena derita bumbu cinta
==========================================
Paling cakep burung gelatik
Di atas awan terbang melayang
Emang banyak wanita cantik
Cuman ade yang abang sayang
==========================================
Pohon sagu jatoh di tebang
Pohon duku di bikin sarang
Jangan ragu jangan bimbang
Cinta ku hanya untuk mu seorang
==========================================
Di pinggir kolam makan bubur
Jangan lupa pakai keripik
Dari semalem aye ga bisa tidur
Selalu teringat wajah mu yg cantik
==========================================
Beli kain warna nya merah
Dari kediri pake nya batik
Di godain jangan marah
Salah sendiri punya wajah cantik
==========================================
Nasi uduk masih anget
Beli nye di pinggir jalan
Yang lagi duduk manis banget
Boleh ga kite kenalan
==========================================
Padi manguniang masak di sawah….
Mancik bamain di ateh bilah….
Hiduik la paniang dek banyak mangalah….
Karano adiak nan banyak tingkah…
==========================================
Malam minggu malam yang panjang,
saling berkunjung jumpa kerabat..
Yang ditunggu pun kini telah datang,
walau hujan hati terasa hangat..
==========================================
Tanjung perak kapale kobong,…
Monggo pinarak kamare kosong..
==========================================
Disana gunung, disini gunung,
Ditengah-tengah bunga melati
Saya bingung kamu pun bingung
Kenapa ada bunga melati
==========================================
Nasi uduk masih anget
Beli nye di pinggir jalan
Yang lagi duduk manis banget
Boleh ga kite kenalan
==========================================
Anak ayam turun ke bumi
Induk ayam naik kelangit
Anak ayam nyari kelangit
Induk ayam nyungsep ke bumi
==========================================
Jambu merah
di dinding
Jangan marah
just kidding
==========================================
Kalau punya gigi ompong
cepat cepat ke dokter gigi
kalau jadi anak sombong
pasti nanti jadi rugi.
==========================================
Nah Itulah Pantun Cinta Sejati – Kumpulan Pantun Cinta Gombal Lucu Terbaru 2011, pantun cinta atau pantu jenaka yang lucu, gokil, dan kocak banget. Ada yang mau nambahin kalau ada caranya gampang banget tinggal sobat tuliskan pantunnya di kolom komentar dibawah ini, bila sudah ada waktu luang nanti saya tambahkan pantun2 yang sobat tulis di kolom komentar tadi ke artikel pantun diatas.
Pantun Indonesia
Pantun
Peribahasa
Puisi
Cerpen
Pantun Suka Cita 1
Pantun Bersuka Cita
Pantun Suka Cita
Pantun Anak-anak
Pantun Lebaran
Jenis Pantun
Pantun Adat
Pantun Agama
Pantun Budi
Pantun Jenaka
Pantun Kepahlawanan
Pantun Kiasan
Pantun Nasihat
Pantun Percintaan
Pantun Peribahasa
Pantun Perpisahan
Pantun Teka Teki
poem, pantun, poetry, stanza, koleksi pantun, kumpulan pantun, koleksi pantun, bahasa, bahasa indonesia, contoh pantun, download pantun, sastra
Pantun cinta, pantun lucu, pantun humor, pantun jenaka, berbalas pantun, kata mutiara
Cari Pantun
Pantun Suka Cita 1
Hiu beli belana beli,
Udang di manggung beli pula.
Adik benci kakapun benci,
Orang dikampung benci pula.
Jurangan bernama Sutan Tahrir,
Muat beras bercampur pulut.
Selama adikku lahir,
Telah boleh kawan bergelut.
Jawi hitam tidak bertanduk,
Memakan rumput diatas munggu.
Lihatlah ayam tidak bertanduk,
Demikian hidup anak piatu.
Kulit lembut celupkan samak,
Mari dibuat tapak kasut.
Harta dunia janganlah tamak,
Kalau mati tidak mengikut.
Pantun Anak-anak
Cerana patah dipijak
Patah dipijak ‘ncik siti’
Saya ini bukannya bijak,
Tambahan tidak mengerti
Cina gemuk membuka kedai,
Menjual embeh dengan malu
Bertepuk adikku pandai,
Boleh diupah dengan susu
Cempedak diluar pagar,
Tarik galah tolong jolokkan
Saya budak baru belajar,
Kalau salah tolong tunjukan
Buah ara batang dibantu,
Mari dibantun dengan arang
Hai saudara dengarkan lah pantun,
Pantun tidak mengata orang
Pantun Lebaran
Kebenaran sejati tak pernah berubah
Walau telah lama dimakan sejarah
Mohon maafkan segala salah
Semoga di hari raya hidup kita makin terarah
Pengetahuan memudahkan kehidupan
Agama memberi arah peradaban
Mohon maafkan segala laku kesalahan
Semoga di hari raya kita tambah beriman
Perilaku sesat selamanya sesat
Tidak jadi benar karena perubahan jaman
Di hari idul fitri kuucapkan selamat
Mohon hapuskan segala kesalahan
Kuda perang berpacu kencang
Kuda beban berjalan pelan
Maafkan bila aku berteriak lantang
Mohon maafkan segala kesalahan
Kesenangan tidak sama dengan kebahagiaan
Agamalah pembawa kebahagiaan sejati
Mohon maafkan segala kesalahan
Semoga berbahagia di hari raya fitri
(Dari berbagai sumber di internet)
Pantun Agama
Banyak bulan perkara bulan
Tidak semulia bulan puasa
Banyak tuhan perkara tuhan
Tidak semulia Tuhan Yang Esa
Daun terap diatas dulang
Anak udang mati dituba
Dalam kitab ada terlarang
Yang haram jangan dicoba
Bunga kenanga diatas kubur
Pucuk sari pandan Jawa
Apa guna sombong dan takabur
Rusak hati badan binasa
Anak ayam turun sepuluh
Mati seekor tinggal sembilan
Bangun pagi sembahyang subuh
Minta ampun kepada Tuhan
Asam kandis asam gelugur
Ketiga asam si riang-riang
Menangis mayat dipintu kubur
Teringat badan tidak sembahyang
.
Pantun Percintaan
Coba-coba menanam mumbang
Moga-moga tumbuh kelapa
Coba-coba bertanam sayang
Moga-moga menjadi cinta
Limau purut lebat dipangkal
Sayang selasih condong uratnya
Angin ribut dapat ditangkal
Hati yang kasih apa obatnya
Ikan belanak hilir berenang
Burung dara membuat sarang
Makan tak enak tidur tak tenang
Hanya teringat dinda seorang
Anak kera diatas bukit
Dipanah oleh Indera Sakti
Dipandang muka senyum sedikit
Karena sama menaruh hati
Ikan sepat dimasak berlada
Kutunggu di gulai anak seberang
Jika tak dapat dimasa muda
Kutunggu sampai beranak seorang
Kalau tuan pergi ke Tanjung
Kirim saya sehelai baju
Kalau tuan menjadi burung
Sahaya menjadi ranting kayu
Kalau tuan pergi ke Tanjung
Belikan sahaya pisau lipat
Kalau tuan menjadi burung
Sahaya menjadi benang pengikat
Kalau tuan mencari buah
Sahaya pun mencari pandan
Jikalau tuan menjadi nyawa
Sahaya pun menjadi badan
.
Pantun Teka-teki
Kalau tuan bawa keladi
Bawakan juga si pucuk rebung
Kalau tuan bijak bestari
Binatang apa tanduk dihidung ?
Beras ladang sulung tahun
Malam malam memasak nasi
Dalam batang ada daun
Dalam daun ada isi
Terendak bentan lalu dibeli
Untuk pakaian saya turun kesawah
Kalaulah tuan bijak bestari
Apa binatang kepala dibawah ?
Kalau tuan muda teruna
Pakai seluar dengan gayanya
Kalau tuan bijak laksana
Biji diluar apa buahnya
Tugal padi jangan bertangguh
Kunyit kebun siapa galinya
Kalau tuan cerdik sungguh
Langit tergantung mana talinya ?
.
Pantun Perpisahan
Pucuk pauh delima batu
Anak sembilang ditapak tangan
Biar jauh dinegeri satu
Hilang dimata dihati jangan
Bagaimana tidak dikenang
Pucuknya pauh selasih Jambi
Bagaimana tidak terkenang
Dagang yang jauh kekasih hati
Duhai selasih janganlah tinggi
Kalaupun tinggi berdaun jangan
Duhai kekasih janganlah pergi
Kalaupun pergi bertahun jangan
Batang selasih mainan budak
Berdaun sehelai dimakan kuda
Bercerai kasih bertalak tidak
Seribu tahun kembali juga
Bunga Cina bunga karangan
Tanamlah rapat tepi perigi
Adik dimana abang gerangan
Bilalah dapat bertemu lagi
Kalau ada sumur di ladang
Bolehlah kita menumpang mandi
Kalau ada umurku panjang
Bolehlah kita bertemu lagi
.
Pantun Peribahasa
Berakit-rakit kehulu
Berenang-renang ke tepian
Bersakit-sakit dahulu
Bersenang-senang kemudian
Kehulu memotong pagar
Jangan terpotong batang durian
Cari guru tempat belajar
Jangan jadi sesal kemudian
Kerat kerat kayu diladang
Hendak dibuat hulu cangkul
Berapa berat mata memandang
Barat lagi bahu memikul
Harapkan untung menggamit
Kain dibadan didedahkan
Harapkan guruh dilangit
Air tempayan dicurahkan
Pohon pepaya didalam semak
Pohon manggis sebasar lengan
Kawan tertawa memang banyak
Kawan menangis diharap jangan
.
Pantun Kiasan
Ayam sabung jangan dipaut
Jika ditambat kalah laganya
Asam digunung ikan dilaut
Dalam belanga bertemu juga
Berburu kepadang datar
Dapatkan rusa belang kaki
Berguru kepalang ajar
Bagaikan bunga kembang tak jadi
Anak Madras menggetah punai
Punai terbang mengirap bulu
Berapa deras arus sungai
Ditolak pasang balik kehulu
Kayu tempinis dari kuala
Dibawa orang pergi Melaka
Berapa manis bernama nira
Simpan lama menjadi cuka
Disangka nenas ditengah padang
Rupanya urat jawi-jawi
Disangka panas hingga petang
Kiranya hujan tengah hari
.
Pantun Adat
Menanam kelapa di pulau
Bukum Tinggi sedepa sudah berbuah
Adat bermula dengan hukum
Hukum bersandar di Kitabullah
Ikan berenang didalam lubuk
Ikan belida dadanya panjang
Adat pinang pulang ke tampuk
Adat sirih pulang ke gagang
Lebat daun bunga tanjung
Berbau harum bunga cempaka
Adat dijaga pusaka dijunjung
Baru terpelihara adat pusaka
Bukan lebah sebarang lebah
Lebah bersarang dibuku buluh
Bukan sembah sebarang sembah
Sembah bersarang jari sepuluh
Pohon nangka berbuah lebat
Bilalah masak harum juga
Berumpun pusaka berupa adat
Daerah berluhak alam beraja
.
, 0 comments
Labels: Pantun Anak-anak
Older Posts
Subscribe to: Posts (Atom)
Memahami Pantun
Pantun Indonesia
Mean of Pantun
Berbalas Pantun
Fungsi Pantun
Populer
Pantun Agama
Pantun Nasihat
Kumpulan Pantun Percintaan
Pantun Teka-teki
Pantun Jenaka
Pantun Percintaan
Pantun Perpisahan
Pantun
Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang sangat luas dikenal dalam bahasa-bahasa Nusantara. Dalam bahasa Jawa, misalnya, dikenal sebagai parikan dan dalam bahasa Sunda dikenal sebagai paparikan. Lazimnya pantun terdiri atas empat larik (atau empat baris bila dituliskan), bersajak akhir dengan pola a-b-a-b (tidak boleh a-a-a-a, a-a-b-b, atau a-b-b-a). Pantun pada mulanya merupakan sastra lisan namun sekarang dijumpai juga pantun yang tertulis.
http://pantunindonesia.blogspot.com/2011/11/pantun-anak-anak.html
LANTUN MAHAKAM
Orang kaya banyak berharta
Ke Sumatra setiap tahun
Bismillah saya membuka kata
Berseni sastra membuat pantun
*
Daun ilalang pucuknya mati
Buah pisang berwarna hitam
Pantun dikarang penghibur hati
Turut kembangkan budaya Etam
*
Daun ilalang taruh di topi
Daun Kurma ditambah lagi
Pantun kukarang di malam sepi
Kala purnama telah meninggi
*
Ambil paku di Kota Raja
Di Kota Raja mendapat intan
Wahai saudaraku di mana saja
Pantun kukarang untuk kalian
BUDAYA ETAM
Jalan-jalan sekitar taman
Jangan patahkan mawar berduri
Wahai kawan sesama seniman
Mari lestarikan budaya Etam
s
Anak badak mencari makan
Anak ketam di dalam tanah
Kalau tidak dilestarikan
Budaya Etam pastilah punah
s
Minum susu memakai rantang
Tumpah di bantal di atas tilam
Anak cucu di masa datang
Tidak kenal budaya Etam
s
kalau tilam sudahlah basah
Jemur sekarang di atas atap
Budaya etam sangatlah indah
Sungguh sayang, janganlah lenyap
s
terbang rendah burung peragam
Dari huma terbang ke hutan
Budaya daerah beraneka ragam
Mari bersama kita lestarikan
s
main gasing janganlah rebah
Memakai tali pelepah pisang
Budaya asing sudah merambah
Budaya asli janganlah hilang
s
Mari menyanyi sambil menari
Suara dua tinggi dan rendah
Budaya negeri tetap lestari
Negeri kita semakin indah
s
Air terjun bertangga dua
Tempat gadis mencuci kain
Syair, pantun, serta mamanda
Juga masih banyak yang lain
s
Buah kelat waktu dirasa
Meludah lagi kalau tak nyaman
Wahai pejabat serta pengusaha
Bantulah kami para seniman
s
Pohon kurma sebesar paha
Pohon Kemiri tidak berduri
Mari bersama kita berusaha
Mmembangun seni negeri sendiri
s
Anak cecak mencari makan
Bersembunyi di bawah papan
Orang bijak pasti pikirkan
Hari ini dan masa depan
s
Ada ikan namanya tenggiri
Ikan dibawa ke Muara Kaman
Melestarikan budaya negeri
Bukanlah hanya tugas seniman
s
http://abu_dillah.tripod.com/abu_dillah/id9.html
Mengenal Pantun Pantun Lucu Asli Indonesia
Indonesia kaya akan budayanya, begitupula pantun pantun lucu daerahnya. Berbagai macam pantun dijaga dan dibudayakan oleh masyarakatnya, baik untuk acara ataupun kegiatan tertentu. Dalam sesi ini akan disajikan pantun pantun lucu dengan tujuan hanya untuk menghibur. Semua pantun ini tidak bermaksud menyinggung ataupun menghina seseorang ataupun sekelompok orang. Semua pantun ini dibuat si penulis sendiri, dengan niat hanya untuk menghibur para pembaca.
Pantun pantun lucu ini boleh diambil, dicopy, ataupun disebarkan dengan syarat mencantumkan sumbernya. Terima kasih.
Contents at a Glance
Pantun Pantun Nasehat Lucu
Koleksi Pantun Pantun Nasehat Lucu
Pantun Pantun Romantis Lucu
Koleksi Pantun Pantun Romantis Lucu
Informasi Lainnya Mengenai Pantun Pantun…
Info Humor Lainnya
More
Pantun Pantun Nasehat Lucu
Koleksi Pantun Pantun Nasehat Lucu
Berakit-rakit kehulu
Berenang-renang ketepian
Berakit-rakit melulu
Kapan dapat gantian? (Cape deh dari dulu-dulu merakit terus)
Main laptop larut malam
Besok telat masuk kerjaan
Kalau adik keluar malam
Pasti lagi kejar setoran (Hayooo yang suka keluar malam)
Panas-panas kota Jakarta
Akibat pemanasan dunia
Bila ingin lulus sarjana
Tidur malam tanpa celana (Biasa men, adik kecil juga butuh udara segar)
Meler-meler ingus keteter
Sampai sakit di kepala
Hati-hati sering teler
Bisa-bisa ke alam baka (Ampun DJ, ngak lagi deh janji)
Kelap-kelip lampu diskotik
Ada musik tambah asik
Gimana mau nilai apik
Makannya cuma keripik (Ingat-ingat empat sehat lima sempurna, ting)
Pantun Pantun Romantis Lucu
Koleksi Pantun Pantun Romantis Lucu
Makan nasi sepiring berdua
Rasanya enak tiada tara
Awas cowok suka menggoda
Diam-diam watak buaya (Kalo si cewek memang demen digodai gimana?)
Hujan turun rintik-rintik
Duduk berdua di teras rumah
Ingin punya cewek cantik
Syaratnya rumah dan mobil mewah (Wah, ini dia nih si cewek matre)
Nonton bioskop horor Indonesia
Bersama pacar cantik jelita
Hidup jangan disia-sia
Dekati wanita sebanyak-banyaknya (Motonya para playpoy cap kodok)
Jika sudah namanya cinta
Hati terasa berbunga-bunga
Kalau sudah terbawa suasana
Senyum sendiri seperti orang gila (Jangan ampe terbawa mimpi loh)
Hari Valentine telah tiba
Pasangan berlomba saling berbagi
Takut cinta tak diterima
Dukun dapat banyak rejeki (Cinta ditolak, dukun bertindak)
Informasi Lainnya Mengenai Pantun Pantun Lucu
Tambahan informasi lainnya mengenai pantun pantun lucu
http://www.squidoo.com/pantun-pantun-lucu
Pantun Pantun Lucu
funny-words-sayings
contoh pantun romantis
humor lucu jenaka
koleksi pantun cinta
kumpulan pantun cinta
kumpulan pantun cinta lucu
kumpulan pantun romantis
pantun cinta humor
pantun cinta lucu
pantun humor cinta
pantun lucu cinta
pantun lucu dan romantis
pantun lucu dewasa
pantun lucu romantis
pantun melayu lucu
pantun minang lucu
pantun padang lucu
pantun paling lucu
pantun pendek lucu
PANTUN JENAKA – Kumpulan 100 Pantun Lucu Pilihan
Pantu jenaka atau pantun lucu seringkali kita dengar pada saat SD dulu. Berbeda dengan kata bijak, pantun jenaka adalah sejenis puisi lama yang bernuansa lucu. Nah kali ini saya akan mencoba berkreasi membuat 100 pantun jenaka. Mohon maaf jika saat anda menemukan blog ini proyek 100 pantun lucu belum benar2 terealisasi karena saya ingin membuatnya sendiri tidak copas dari tempat lain, jadi pelan pelan ngumpulin 100 pantun jenakanya. Karena ini hasil karya murni saya buat sendiri, yang ingin ngopi mohon minta izin ya.
Pantun Jenaka Pilihan
Berandai andai menjadi tukang kayu
Apa daya badan tak mampu
Seandainya saja kamu ayu
Pastinya gak mau sama aku
Pagi pagi jalan kesolo
Siapkan diri, rumah dikunci
Body emang kayak J-Lo
Tapi sayang situ mah banci
Ibas Menikah dengan Aliya
SBY jadi besan Hatta
Taro kata mas aku jadi meraka
Gak tau lagi deh jadi apa nih negara
Angota DPR pada gajebo
Niat bolos rapat gak pernah pamit
Lo pamer badan kayak Rambo
Liat kecoa lu menjerit
Kerak telor berlapis lapis
Kerang hijau bumbu bakar
Jangan menor, sok ngartis
Utangmu belom dibayar
Memang pintar burung gelatik
pandai bersiul suara merdu
Emang benar dik kamu cantik
Tapi itu 30 tahun lalu
Update Pantun Jenaka
Laju laju perahu sampan
Bersandar ketepi melempar jangkar
Aku tahu mas kamu tampan
Tapi aku sudah tak sabar, tiap makan aku yang bayar
Update Pantun Jenaka Desember
Oleh oleh dari Jogja
Ada gudeg dan brongkos
Boleh saja bang kamu bilang cinta
Tapi sayang berat diongkos
Makan tahu bareng si bolot
Tahu Sumedang enak sekali
Aku tahu Bapakmu pilot
Tiap hari kamu melayang dihati
Rumput ilalang dibatu kali
Ingin bersih jangan lupa dicabut
Kamu bilang sepatu Itali
Tapi liat tuh capnya Cibaduyut
Kami juga mempunyai berbagai koleksi kata kata mutiara anda bisa mengunjunginya setelah membaca pantun jenaka ini. Kedepan saya akan selalu mengupdate pantun lucu ini sampai benar2 mencukupi kuota 100 pantun jenaka. Saya mohon maaf jika ada sebagian yang gak lucu lucu banget atau bahkan dipaksakan lucu karena memang ada sebagian yang begitu mudah tertawa tetapi ada juga yang berusah tidak tertawa bahkan ketika melihat komedi jenaka lewat mivo tv misalnya. Saya juga menyadari mungkin ada sebagain yang tidak bisa disebut pantun seperti deskiripsi pantun wikipedia Namun demikian kontribusi pengunjung berupa komentar atau sumbangan pantun jenaka akan sangat saya hargai, semoga anda t
PANTUN CINTA – Kumpulan Pantun Cinta Jenaka
Share
Pantun cinta yang saya sebut pantun cinta jenaka ini adalah posting lebih lanjut dari pantun jenaka yang pernah saya tulis sebelumnya. Sebagai catatan bahwa pantun cinta ini adalah murni karya saya sendiri, jadi bagi anda yang ingin menulis ulang harap menyertakan link balik ke posting pantun cinta ini. Ada beberapa pantun romantis dan ada beberapa pantun cinta jenaka, pastinya ada beberapa kelemahan yang akan anda temui nanti mengingat pantun cinta ini saya buat sendiri. Anda juga bisa mengunjungi posting lain yang tidak jauh dari untaian kata yaitu kata bijak serta posting tentang kata kata mutiara di bog ini.
Pantun Cinta Pilihan
Beli bawang diwadah plastik
beli terigu dan juga lada
Memang sayang engkau tak cantik
Tapi bagiku kau sempurna
Pohon kelapa pohon kapas
Tumbuh berdampingan tampak menyatu
Biar saja aku dibilang malas
Karena yang bisa aku kerjakan hanya mencintaimu
Ketika batu bersanding dengan bata
Ketika itu peradaban jauh lebih maju
Cinta bagiku sangat sederhana
Yaitu ketika aku berjumpa denganmu
Baru beberapa pantun cinta yang bisa saya tulis untuk anda, kedapan akan lebih banyak pantun cinta yang bisa anda manfaatkan untuk membangun romantisme. Bukan gombal kiranya jika anda berusaha memberikan sebuah kata manis untuk istri anda tercinta. Saya menyadari betapa banyak orang yang terjebak kepada romantisme semu selayak sinetron yang sering saya saksikan lewat mivo tv. Romantisme semu yang mengukur cinta dari berapa banyak harta yang bisa kita berikan kepada pasangan. Benar memang harta menjadi faktor penting dalam keluarga tetapi setipa pantun cinta yang tulus anda ucapkan kepada istri tercinta itu jauh lebih berharga dari segepok uang gaji bulanan anda. Semoga bermanfaat posting tentang pantun cinta.
Pantun
PANTUN JENAKA – Kumpulan 100 Pantun Lucu Pilihan
http://www.gusbud.web.id/2011/11/pantun-cinta-kumpulan-pantun-cinta.html