INDEKS ARTIKEL ISLAM YANG SANGAT BERMANFAAT

INDEKS ARTIKEL ISLAM YANG SANGAT BERMANFAAT

BERIKUT INI KUMPULAN JUDUL ARTIKEL ISLAM YANG SANGAT BERMANFAAT DARI WWW.BESTABUABDULLAH.BLOGSPOT.COM , silahkan klik judul artikel untuk membacanya

Arsip Blog

SURAT UNTUK PARA PEROKOK

Fulan Ibnu Fulan berkata :
“Dari orang yang fakir sampai yang tajir,
dari yang murtad sampai yang mengaku ustadz,
dari yang mengaku santri sampai bapak mentri,
dari orang yang bekerja dengan tangan yang kotor sampai dengan kalangan doktor,
dari operator sampai professor
dari kalangan pelajar sampai dengan staf pengajar,
semua rela diperbudak dengan tuhan 9centi berkepala api,
duhai negriku engkau adalah negri muslim, bukan negri kafir.
bahkan negri kafir sekalipun mengatur pemuja api ini,
oh negriku engkau adalah surga bagi mereka para pemuja,
dari ujung desa hingga ujung kota,
semua memuja tuhan 9centi berkepala api”.

Renungan untukmu wahai para perokok :
Jika saja tidak ada aktivitas merokok dalam setahun,
bisa dibayangkan berapa banyak dana terkumpul yang bisa digunakan untuk proyek yang jauh lebih bermanfaat,
kalo saja kita mau berpikir:
orang-orang yang miskin (mungkin) tidak bertambah miskin akibat merokok,
para pengusaha rokok tidak akan bertambah kaya akibat tidak ada aktiivitas para perokok,
para penumpang dalam angkutan umum yang penuh sesak tidak akan lagi merasa sesak dengan asap rokok,
pemerintah bisa menghemat dana untuk penaggulangan penyakit akibat rokok.
Pemerintah bisa menggunakan dananya untuk hal yang jauh lebih bermanfaat.
Jangan kalian hanya bisa mengkritik pemerintah dengan segala kebijakannya,
sementara kalian tidak bisa mengkritik diri kalian sendiri,
karena kalian pun sama dengan anggota dewan yang suka menghambur-hamburkan uang.

Pertanyaan untukmu wahai para perokok :
kemanakah batang-batang rokok yang kalian hisap,
yang jika diukur panjangnya melebihi panjangnya jalan yang ada dinegri ini,
berfikirlah kalian wahai para perokok,
kalian berkata kami tidak dapat berfikir jika kami tidak merokok,
lantas apakah kalian masih mau diperbudak dengan ketergantungan terhadap rokok,
berpikirlah wahai sang ayah yang sedang merokok didepan putra-putrinya,
apakah engkau hendak meracuni keluargamu dengan asap rokokmu,
ataukah engkau sedang mengajarkan anak-anakmu untuk bisa merokok seperti dirimu?
Berfikirlah wahai para pelajar yang sedang merokok dan belajar merokok,
apakah orang tua kalian memberi uang untuk kalian hambur-hamburkan dengan asap rokok yang tiada berguna,
Berfikirlah wahai kalian,
pikirkanlah tentang harta-harta kalian yang telah kalian belanjakan untuk
membeli rokok hanya untuk kalian bakar,
tengoklah sebentar tetangga-tetangga kalian yang mungkin tidak dapat makan,
karena ia tidak mampu untuk memenuhi kebutuhannya,
sementara kalian malah asik-asikkan membakar uang-uang kalian,
berfikirlah selagi kalian mampu berfikir,
sebelum datangnya waktu bagi kalian untuk tidak dimintakan lagi berfikir,
sebelum datangnya waktu bagi kalian dengan sebuah pertanyaan,
Darimana engkau dapatkan hartamu dan kemana engkau membelanjakan hartamu?

NB : Saudaramu yang perduli akan dirimu.
Afwan buat saudara-saudaraku para perokok.

===========================

ROKOK ITU HARAM

[From mailing list assunnah@yahoogroups.com]

No Smoking, Tidak Merokok Karena Allah

Rokok memang sesuatu yang tidak ditemukan di zaman Nabi, akan tetapi agama
Islam telah menurunkan nash-nash yang universal, semua hal yang membahayakan
diri, mencelakakan orang lain dan menghambur-hamburkan harta adalah hal yang
haram.

Berikut ini dalil-dalil yang menunjukkan keharaman rokok

1.Firman Allah: “Nabi tersebut menghalalkan untuk mereka semua hal yang baik
dan mengharamkan untuk mereka semua hal yang jelek.” (QS. Al A’raf: 157)

Bukankah rokok termasuk barang yang jelek, berbahaya dan berbau tidak enak?

2.Firman Allah: “Janganlah kalian campakkan diri kalian dalam kehancuran”
(QS. Al Baqarah: 195)

Padahal rokok bisa menyebabkan orang terkena berbagai penyakit berbahaya
seperti kanker dan TBC.

3.Firman Allah: “Dan janganlah kalian melakukan perbuatan bunuh diri” (QS.
An Nisa: 29)

Padahal merokok merupakan usaha untuk membunuh diri secara pelan-pelan.

4.Ketika menjelaskan tentang khamr dan judi, Allah berfirman: “Dan dosa
keduanya (khamr dan judi) lebih besar daripada manfaat dua hal tersebut.”
(QS. Al Baqarah: 219)

Demikian pula dengan rokok, bahaya yang ditimbulkannya lebih besar daripada
manfaatnya, bahkan rokok sedikitpun tidak mengandung manfaat.

5.Firman Allah: “Dan janganlah engkau bersikap boros, sesungguhnya orang
yang suka memboroskan hartanya merupakan saudara-saudara setan.” (QS. Al
Isra:26-27)

Telah jelas bahwa merokok merupakan perbuatan perbuatan boros dan
menghambur-hamburkan harta benda.

6.Allah berfirman tentang makanan penduduk neraka: “Tidak ada makanan mereka
kecuali dari pohon yang berduri. Makanan tersebut tidak menyebabkan gemuk
dan tidak pula bisa menghilangkan rasa lapar.” (QS. Al Ghasiyah:6-7)

Demikian pula dengan rokok, tidak membuat gemuk dan menghilangkan rasa
lapar, sehingga rokok itu menyerupai makanan penduduk neraka.

7.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Tidak boleh membahayakan diri
sendiri maupun orang lain.” (HR. Ahmad, shahih)

Padahal rokok itu dapat membahayakan diri sendiri ataupun orang lain serta
menyia-nyiakan harta.

8.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Sesungguhnya Allah itu
membenci tiga perkara untuk kalian, (yakni) berita yang tidak jelas,
menghambur-hamburkan harta dan banyak bertanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Padahal merokok termasuk membuang harta.

9.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: ”Setiap (dosa) umatku
dimaafkan (akan diampunkan) kecuali orang yang terang-terangan berbuat
dosa.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Artinya setiap umat Islam itu akan memperoleh pengampunan kecuali orang yang
berbuat dosa dengan terang-terangan, sebagaimana para perokok yang merokok
tanpa rasa malu-malu, bahkan mengajak orang lain untuk berbuat kemungkaran
seperti mereka.

10.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Barangsiapa beriman kepada
Allah dan Hari Akhir maka janganlah ia mengganggu tetangganya.” (HR.
Bukhari)

Bau tidak sedap karena merokok sangat mengganggu istri, anak dan tetangga
terutama malaikat dan orang-orang yang shalat di masjid.

11.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Tidaklah dua telapak kaki
seorang hamba bias bergeser pada hari kiamat sebelum ditanya mengenai empat
perkara, (yakni) tentang kemana ia habiskan umurnya; untuk apa ia gunakan
ilmunya; dari mana ia memperoleh harta dan kemana ia belanjakan; untuk apa
ia pergunakan tubuhnya.” (HR. Tirmidzi, dishahihkan oleh Al Albani dalam
kitab Shahih Al Jami dan Kitab Silsilah Shahihan)

Padahal seorang perokok membelanjakan hartanya untuk membeli rokok yang
haram. Benda yang sangat berbahaya bagi tubuh dan mengganggu orang lain yang
berada di dekatnya.

12.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Barang yang dalam jumlah
besarnya dapat memabukkan, maka statusnya tetap haram meski dalam jumlah
sedikit.” (HR. Ahmad dan lain-lain, shahih)

Padahal asap rokok dalam jumlah banyak dapat memabukkan, terutama untuk
orang yang tidak terbiasa merokok; atau pada saat perokok menghisap asap
dalam jumlah yang banyak maka orang tersebut akan sedikit mabuk. Hal ini
telah ditegaskan oleh seorang dokter dari Jerman dan seorang perokok yang
pernah mencoba, sebagaimana penjelasan di atas.

13.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Barangsiapa makan bawang
merah atau bawang putih maka hendaklah menjauhi kami, masjid kami dan
hendaklah ia berdiam saja di rumahnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sebagian orang tidak bisa menerima pengharaman rokok meski dalil-dalil yang
menunjukkan keharaman rokok itu banyak sekali sebagaimana di atas. Khusus
bagi perokok yang masih suka berkilah tersebut, maka kami katakan, “Jika
rokok tidak haram mengapa mereka tidak merokok di masjid atau tempat suci
yang lain. Namun kalian malah memilih merokok di tempat pemandian umum,
tempat-tempat hiburan dan tempat-tempat yang terlarang?”

Sebagian orang ada yang beralasan bahwa merokok itu makruh saja. Sebagai
jawaban kami katakan, “Jika hukumnya makruh lalu mengapa kalian hisap.
Bukankah makruh itu lebih dekat kepada haram daripada ke halal!

Perhatikanlah hadits Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam berikut ini:

“Sungguh hal yang halal itu jelas dan haram pun juga sudah jelas. Namun di
antara keduanya terdapat perkara-perkara yang tidak jelas. Kebanyakan orang
tidak mengetahui perkara-perkara tersebut. Barangsiapa berhati-hati terhadap
hal yang tidak jelas statusnya, maka sungguh ia telah menjaga agama dan
kehormatannya. Barangsiapa yang terjerumus dalam perkara yang tidak jelas,
sungguh ia telah terjerumus dalam perkara yang haram. Seperti seorang
penggembala yang menggembalakan ternaknya di dekat daerah larangan, ia akan
segera menggembala di daerah larangan tersebut.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Karya dari : Syaikh Muhammad Jamil Zainu

NO SMOKING-Tidak Merokok Karena Allah, Media Hidayah, hlm47-54

=============================

Apakah Rokok Haram? (update!)

Syaikh Muhammad Bin Jamil Zainu

Rokok memang belum ada di masa Rosulullah Shallallohu ‘alaihi Wa Sallam. Namun Islam telah datang dengan membawa kaidah-kaidah yang umum yang mengharomkan setiap perkara yang membahayakan badan atau mengganggu orang lain atau merugikan harta. Berikut ini dalil-dalil tentang hukum rokok.

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya): “Dan Alloh menghalalkan bagi mereka semua perkara yang baik dan mengharomkan semua yang buruk.”(Al-A’rof:157). Rokok termasuk hal yang buruk yang memudharatkan lagi busuk baunya.

Allah pun berfirman (yang artinya): “Dan Janganlah kalian menjatuhkan diri sendiri dalam kebinasaan.”(Al Baqoroh:195). Rokok menimbulkan penyakit-penyakit yang membinasakan seperti kanker, TBC, dan lain-lain.

Allah juga berfrman (yang artinya):“Dan janganah kalian membunuh diri-diri kalian.”(An Nisaa:59). Rokok membunuh jiwa secara perlahan.

Allah berfirman tentang bahaya khamr (yang artinya): “Dan dosanya lebih besar daripada manfaatnya.”(Al Baqoroh:219). Bahaya rokok pun lebih besar dari manfaatnya, bahkan keseluruhannya merupakan kemudharatan.

Allah berfirman (yang artinya): “Dan janganlah engkau menghambur-hamburkan harta dengan boros, sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara setan.”(Al-Isro:26-27). Rokok adalah pemborosan dan penghambur-hamburan terhadap harta, termasuk amalan setan.

Rosululloh Shallalohu ‘alaihi Wa Sallam bersabda (yang artinya): “Tidak boleh ada kemudharatan, tidak boleh ada perbuatan memudharatkan.”(Shohih diriwayatkan Imam Ahmad). Rokok memudharatkan (membahayakan) penghisapnya, mengganggu orang-orang di sekitarnya dan memboroskan harta.

Beliau pun bersabda (yang artinya): “Dan Alloh membenci bila kalian membuang-buang harta.”(Mutaffaqun ‘Alaih). Rokok merupakan pembuang-buangan terhadap harta maka Alloh membencinya.

Sabda Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam (yang artinya), “Perumpamaan kawan duduk yang baik dengan kawan duduk yang jelek adalah adalah seperti pembawa minyak wangi dan peniup api tukang besi.”(Riwayat Bukhary-Muslim). Perokok adalah kawan duduk yang jelek yang meniup api.

Sabda Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam (yang artinya), “Barangsiapa yang meniup racun hingga mati maka racun tesebut akan berada di tangannya lalu dihirupkan selama-lamanya di neraka Jahannam.”(Riwayat Muslim). Rokok mengandung racun nikotin yang membunuh penghisapnya perlahan-lahan dan menyiksanya.

Sabda Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam (yang artinya), “Barangsiapa yang memakan bawang putih atau bawang merah, maka hendaknya menyingkir dari kita dan menyingkir dari masjid dan duduklah di rumahnya.”(Riwayat Bukhari-Muslim). Rokok lebih busuk baunya dari bawang putih maupun bawang merah.

Sebagian ahli fiqih mengharamkan rokok. Sedang yang tidak mengharamkannya belum melihat bahaya yang nyata yang ditimbulkan, seperti bahaya penyakit kanker. Apabila orang membayar uang 1 lira, kita pasti mengatakannya ia orang gila. Bagaimana orang yang membakar rokok yang harganya ratusan lira yang berakibat membahayakan dirinya dan orang-orang di sekitarnya? Dari semua hadits maupun ayat Al Qur’an tersebut di atas, maka jelas bahwa rokok termasuk diantara semua yang negatif yang membahayakan penghisapnya dan orang-orang di sekitarnya.

Apakah anda masih termasuk orang yang beragama dan berperasaan? Apabila rokokmu membuat orang terganggu dan mengotori udara, maka mengotori udara hukumnya haram sebagaimana mengotori air yang dapat membahayakan orang. Andaikata kita bertanya kepada orang yang merokok, apakah perbuatanmu (merokok) akan dimasukkan ke dalam amal baik atau amal buruk? Pasti ia menjawab bahwa rokoknya tersebut termasuk dalam amal buruk.

Memohonlah kamu agar kamu bisa meninggalkan rokok, karena barang siapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan memberi pertolongan. Dan bersabarlah kamu, karena Allah bersama dengan orang-orang yang sabar.

Dinukil dari kitab “Risalah Taujihat Islamiyah”
Judul dalam edisi Indonesia “Bimbingan Islam untuk Pribadi dan Masyarakat”
Penerbit Darul Khair, Jeddah

http://ghuroba.blogsome.com/2007/04/09/apakah-rokok-haram/

===========================================

Tuhan Sembilan Senti

(Taufiq Ismail)

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-
perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im
sangat ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya
apakah ada buku tuntunan cara merokok,

Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk
orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok,

Negeri kita ini sungguh nirwana
kayangan para dewa-dewa bagi perokok,
tapi tempat cobaan sangat berat
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok,

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter
tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun
menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut
dan hidungnya mirip asbak rokok,

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul
saling menularkan HIV-AIDS sesamanya,
tapi kita tidak ketularan penyakitnya.
Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya
mengepulkan asap rokok di kantor atau di stopan bus,
kita ketularan penyakitnya.
Nikotin lebih jahat penularannya
ketimbang HIV-AIDS,

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia,
dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu,
Bisa ketularan kena,

Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok,

Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil,
pertandingan bulutangkis,
turnamen sepakbola
mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok,

Di kamar kecil 12 meter kubik,
sambil ‘ek-’ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat
dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh,
dengan cueknya,
pakai dasi,
orang-orang goblok merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im
sangat ramah bagi orang perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh,
duduk sejumlah ulama terhormat merujuk
kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.
Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok.
Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka
terselip berhala-berhala kecil,
sembilan senti panjangnya,
putih warnanya,
ke mana-mana dibawa dengan setia,
satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang,
tampak kebanyakan mereka
memegang rokok dengan tangan kanan,
cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda
yang terbanyak kelompok ashabul yamiin
dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.
Mamnu’ut tadkhiin, ya ustadz.
Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii’atun bi mukayyafi al hawwa’i.
Kalau tak tahan,
Di luar itu sajalah merokok.
Laa taqtuluu anfusakum.

Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr.
Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi).
Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok.
Patutnya rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz.
Wa yuharrimu ‘alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-tenang,
karena pada zaman Rasulullah dahulu,
sudah ada alkohol,
sudah ada babi,
tapi belum ada rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,
Lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan,
jangan,

Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu,
yaitu ujung rokok mereka.
Kini mereka berfikir.
Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap,
dan ada yang mulai terbatuk-batuk,

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,
sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok.
Korban penyakit rokok
lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas,
lebih gawat ketimbang bencana banjir,
gempa bumi dan longsor,
cuma setingkat di bawah korban narkoba,

Pada saat sajak ini dibacakan,
berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita,
jutaan jumlahnya,
bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,
dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,
diiklankan dengan indah dan cerdasnya,

Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri,
tidak perlu ruku’ dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini,
karena orang akan khusyuk dan fana
dalam nikmat lewat upacara menyalakan api
dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,

Rabbana,
beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.

http://bestabuabdullah.blogspot.com/2009/10/rokok.html

13 Sifat Laki-laki Yang Tidak Disukai Perempuan

Para istri atau kaum wanita adalah manusia yang juga mempunyai hak tidak suka kepada laki-laki karena beberapa sifa-sifatnya. Karena itu kaum lelaki tidak boleh egois, dan merasa benar. Melainkan juga harus memperhatikan dirinya, sehingga ia benar-benar bisa tampil sebagai seorang yang baik. Baik di mata Allah, pun baik di mata manusia, lebih-lebih baik di mata istri. Ingat bahwa istri adalah sahabat terdekat, tidak saja di dunia melainkan sampai di surga. Karena itulah perhatikan sifat-sifat berikut yang secara umum sangat tidak disukai oleh para istri atau kaum wanita. Semoga bermanfaat.

* Pertama, Tidak Punya Visi

Setiap kaum wanita merindukan suami yang mempunyai visi hidup yang jelas. Bahwa hidup ini diciptakan bukan semata untuk hidup. Melainkan ada tujuan mulia. Dalam pembukaan surah An Nisa’:1 Allah swt. Berfirman: “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu”. Dalam ayat ini Allah dengan tegas menjelaskan bahwa tujuan hidup berumah tangga adalah untuk bertakwa kepada Allah. Takwa dalam arti bersungguh mentaati-Nya. Apa yang Allah haramkan benar-benar dijauhi. Dan apa yang Allah perintahkan benar ditaati.
Namun yang banyak terjadi kini, adalah bahwa banyak kaum lelaki atau para suami yang menutup-nutupi kemaksiatan. Istri tidak dianggap penting. Dosa demi dosa diperbuat di luar rumah dengan tanpa merasa takut kepada Allah. Ingat bahwa setiap dosa pasti ada kompensasinya. Jika tidak di dunia pasti di akhirat. Sungguh tidak sedikit rumah tangga yang hancur karena keberanian para suami berbuat dosa. Padahal dalam masalah pernikahan Nabi saw. bersabda: “Pernikahan adalah separuh agama, maka bertakwalah pada separuh yang tersisa.”

* Kedua, Kasar

Dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa wanita diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok. Ini menunjukkan bahwa tabiat wanita tidak sama dengan tabiat laki-laki. Karena itu Nabi saw. menjelaskan bahwa kalau wanita dipaksa untuk menjadi seperti laki-laki tulung rusuk itu akan patah. Dan patahnya berarti talaknya. Dari sini nampak bahwa kaum wanita mempunyai sifat ingin selalui dilindungi. Bukan diperlakukan secara kasar. Karena itu Allah memerintahkan para suami secara khusus agar menyikapi para istri dengan lemah lembut: Wa’aasyiruuhunna bil ma’ruuf (Dan sikapilah para istri itu dengan perlakuan yang baik) An Nisa: 19. Perhatikan ayat ini menggambarkan bahwa sikap seorang suami yang baik bukan yang bersikap kasar, melainkan yang lembut dan melindungi istri.

Banyak para suami yang menganggap istri sebagai sapi perahan. Ia dibantai dan disakiti seenaknya. Tanpa sedikitpun kenal belas kasihan. Mentang-mentang badannya lebih kuat lalu memukul istri seenaknya. Ingat bahwa istri juga manusia. Ciptaan Allah. Kepada binatang saja kita harus belas kasihan, apalagi kepada manusia. Nabi pernah menggambarkan seseorang yang masuk neraka karena menyikas seekor kucing, apa lagi menyiksa seorang manusia yang merdeka.

* Ketiga, Sombong

Sombong adalah sifat setan. Allah melaknat Iblis adalah karena kesombongannya. Abaa wastakbara wakaana minal kaafiriin (Al Baqarah:34). Tidak ada seorang mahlukpun yang berhak sombong, karena kesombongan hanyalah hak priogatif Allah. Allah berfirman dalam hadits Qurdsi: “Kesombongan adalah selendangku, siapa yang menandingi aku, akan aku masukkan neraka.” Wanita adalah mahluk yang lembut. Kesombongan sangat bertentangan dengan kelembutan wanita. Karena itu para istri yang baik tidak suka mempunyai suami sombong.

Sayangnya dalam keseharian sering terjadi banyak suami merasa bisa segalanya. Sehingga ia tidak mau menganggap dan tidak mau mengingat jasa istri sama sekali. Bahkan ia tidak mau mendengarkan ucapan sang istri. Ingat bahwa sang anak lahir karena jasa kesebaran para istri. Sabar dalam mengandung selama sembilan bulan dan sabar dalam menyusui selama dua tahun. Sungguh banyak para istri yang menderita karena prilaku sombong seorang suami.

* Keempat, Tertutup

Nabi saw. adalah contoh suami yang baik. Tidak ada dari sikap-sikapnya yang tidak diketahui istrinya. Nabi sangat terbuka kepada istri-istrinya. Bila hendak bepergian dengan salah seorang istrinya, nabi melakukan undian, agar tidak menimbulkan kecemburuan dari yang lain. Bila nabi ingin mendatangi salah seorang istrinya, ia izin terlebih dahulu kepada yang lain. Perhatikan betapa nabi sangat terbuka dalam menyikapi para istri. Tidak seorangpun dari mereka yang merasa didzalimi. Tidak ada seorang dari para istri yang merasa dikesampingkan.

Kini banyak kejadian para suami menutup-nutupi perbuatannya di luar rumah. Ia tidak mau berterus terang kepada istrinya. Bila ditanya selalu jawabannya ngambang. Entah ada rapat, atau pertemuan bisnis dan lain sebagainya. Padahal tidak demikian kejadiannya. Atau ia tidak mau berterus terang mengenai penghasilannya, atau tidak mau menjelaskan untuk apa saja pengeluaran uangnya. Sikap semacam ini sungguh sangat tidak disukai kaum wanita. Banyak para istri yang tersiksa karena sikap suami yang begitu tertutup ini.

* Kelima, Plinplan

Setiap wanita sangat mendambakan seorang suami yang mempunyai pendirian. Bukan suami yang plinplan. Tetapi bukan diktator. Tegas dalam arti punya sikap dan alasan yang jelas dalam mengambil keputusan. Tetapi di saat yang sama ia bermusyawarah, lalu menentukan tindakan yang harus dilakukan dengan penuh keyakinan. Inilah salah satu makna qawwam dalam firman Allah: arrijaalu qawwamuun alan nisaa’ (An Nisa’:34).

* Keenam, Pembohong

Banyak kejadian para istri tersiksa karena sang suami suka berbohong. Tidak mau jujur atas perbuatannya. Ingat sepandai-pandai tupai melompat pasti akan jatuh ke tanah. Kebohongan adalah sikap yang paling Allah benci. Bahkan Nabi menganggap kebohongan adalah sikap orang-orang yang tidak beriman. Dalam sebuah hadits Nabi pernah ditanya: hal yakdzibul mukmin (apakah ada seorang mukmin berdusta?) Nabi menjawab: Laa (tidak). Ini menunjukkan bahwa berbuat bohong adalah sikap yang bertentangan dengan iman itu sendiri.

Sungguh tidak sedikit rumah tangga yang bubar karena kebohongan para suami. Ingat bahwa para istri tidak hanya butuh uang dan kemewahan dunia. Melainkan lenbih dari itu ia ingin dihargai. Kebohongan telah menghancurkan harga diri seorang istri. Karena banyak para istri yang siap dicerai karena tidak sanggup hidup dengan para sumai pembohong.

* Ketujuh, Cengeng

Para istri ingin suami yang tegar, bukan suami yang cengeng. Benar Abu Bakar Ash Shiddiq adalah contoh suami yang selalu menangis. Tetapi ia menangis bukan karena cengeng melainkan karena sentuhan ayat-ayat Al Qur’an. Namun dalam sikap keseharian Abu Bakar jauh dari sikap cengeng. Abu Bakar sangat tegar dan penuh keberanian. Lihat sikapnya ketika menghadapi para pembangkang (murtaddin), Abu Bakar sangat tegar dan tidak sedikitpun gentar.

Suami yang cenging cendrung nampak di depan istri serba tidak meyakinkan. Para istri suka suami yang selalu gagah tetapi tidak sombong. Gagah dalam arti penuh semangat dan tidak kenal lelah. Lebih dari itu tabah dalam menghadapi berbagai cobaan hidup.

* Kedelapan, Pengecut

Dalam sebuah doa, Nabi saw. minta perlindungan dari sikap pengecut (a’uudzubika minal jubn), mengapa? Sebab sikap pengecut banyak menghalangi sumber-sumber kebaikan. Banyak para istri yang tertahan keinginannya karena sikap pengecut suaminya. Banyak para istri yang tersiksa karena suaminya tidak berani menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Nabi saw. terkenal pemberani. Setiap ada pertempuran Nabi selalu dibarisan paling depan. Katika terdengar suara yang menakutkan di kota Madinah, Nabi saw. adalah yang pertama kaluar dan mendatangi suara tersebut.

Para istri sangat tidak suka suami pengecut. Mereka suka pada suami yang pemberani. Sebab tantangan hidup sangat menuntut keberanian. Tetapi bukan nekad, melainkan berani dengan penuh pertimbangan yang matang.

* Kesembilan, Pemalas

Di antara doa Nabi saw. adalah minta perlindingan kepada Allah dari sikap malas: allahumma inni a’uudzubika minal ‘ajizi wal kasal , kata kasal artinya malas. Malas telah membuat seseorang tidak produktif. Banyak sumber-sumber rejeki yang tertutup karena kemalasan seorang suami. Malas sering kali membuat rumah tangga menjadi sempit dan terjepit. Para istri sangat tidak suka kepada seorang suami pemalas. Sebab keberadaanya di rumah bukan memecahkan masalah melainkan menambah permasalah. Seringkali sebuah rumah tangga diwarnai kericuhan karena malasnya seorang suami.

* Kesepuluh, Cuek Pada Anak

Mendidik anak tidak saja tanggung jawab seorang istri melainkan lebih dari itu tanggung jawab seorang suami. Perhatikan surat Luqman, di sana kita menemukan pesan seorang ayah bernama Luqman, kepada anaknya. Ini menunjukkan bahwa seorang ayah harus menentukan kompas jalan hidup sang anak. Nabi saw. Adalah contoh seorang ayah sejati. Perhatiannya kepada sang cucu Hasan Husain adalah contoh nyata, betapa beliau sangat sayang kepada anaknya. Bahkan pernah berlama-lama dalam sujudnya, karena sang cucu sedang bermain-main di atas punggungnya.

Kini banyak kita saksikan seorang ayah sangat cuek pada anak. Ia beranggapan bahwa mengurus anak adalah pekerjaan istri. Sikap seperti inilah yang sangat tidak disukai para wanita.

* Kesebelas, Menang Sendiri

Setiap manusia mempunyai perasaan ingin dihargai pendapatnya. Begitu juga seorang istri. Banyak para istri tersiksa karena sikap suami yang selalu merasa benar sendiri. Karena itu Umar bin Khaththab lebih bersikap diam ketika sang istri berbicara. Ini adalah contoh yang patut ditiru. Umar beranggapan bahwa adalah hak istri mengungkapkan uneg-unegnya sang suami. Sebab hanya kepada suamilah ia menemukan tempat mencurahkan isi hatinya. Karena itu seorang suami hendaklah selalu lapang dadanya. Tidak ada artinya merasa menang di depan istri. Karena itu sebaik-baik sikap adalah mengalah dan bersikap perhatian dengan penuh kebapakan. Sebab ketika sang istri ngomel ia sangat membutuhkan sikap kebapakan seorang suami. Ada pepetah mengatakan: jadilah air ketika salah satunya menjadi api.

* Keduabelas, Jarang Komunikasi

Banyak para istri merasa kesepian ketika sang suami pergi atau di luar rumah. Sebaik-baik suami adalah yang selalu mengontak sang istri. Entah denga cara mengirim sms atau menelponnya. Ingat bahwa banyak masalah kecil menjadi besar hanya karena miskomunikasi. Karena itu sering berkomukasi adalah sangat menentukan dalam kebahagiaan rumah tangga.

Banyak para istri yang merasa jengkel karena tidak pernah dikontak oleh suaminya ketika di luar rumah. Sehingga ia merasa disepelekan atau tidak dibutuhkan. Para istri sangat suka kepada para suami yang selalu mengontak sekalipun hanya sekedar menanyakan apa kabarnya.

* Ketigabelas, Tidak Rapi dan Tidak Harum

Para istri sangat suka ketika suaminya selalu berpenampilan rapi. Nabi adalah contoh suami yang selalu rapi dan harum. Karena itu para istrinya selalu suka dan bangga dengan Nabi. Ingat bahwa Allah Maha indah dan sangat menyukai keindahan. Maka kerapian bagian dari keimanan. Ketika seorang suami rapi istri bangga karena orang-orang pasti akan berkesan bahwa sang istri mengurusnya. Sebaliknya ketika sang suami tidak rapi dan tidak harum, orang-orang akan berkesan bahwa ia tidak diurus oleh istrinya. Karena itu bagi para istri kerapian dan kaharuman adalah cermin pribadi istri. Sungguh sangat tersinggung dan tersiksa seorang istri, ketika melihat suaminya sembarangan dalam penampilannya dan menyebarkan bahu yang tidak enak. Allahu a’lam

###

http://dejaqfar.co.cc/information/13-sifat-laki-laki-yang-tidak-disukai-perempuan/

13 Penawar Racun Kemaksiatan

Disadur secara ringkas dari buku 13 Penawar Racun kemaksiatan (terjemahan dari kitab Sabiilun najah min syu’mil ma’shiyyah) karangan Muhammad bin Abdullah Ad-Duwaisy, terbitan Darul Haq, Jakarta.

Berikut ini ada beberapa terapi mujarab untuk menawar racun kemaksiatan.

1. Anggaplah besar dosamu

Abdullah bin Mas’ud radhiallahu anhu berkata, ”Orang beriman melihat dosa-dosanya seolah-olah ia duduk di bawah gunung, ia takut gunung tersebut menimpanya. Sementara orang yang fajir (suka berbuat dosa) dosanya seperti lalat yang lewat di atas hidungnya.”

2. Janganlah meremehkan dosa

Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda, ”Janganlah kamu meremehkan dosa, seperti kaum yang singgah di perut lembah. Lalu seseorang datang membawa ranting dan seorang lainnya lagi datang membawa ranting sehingga mereka dapat menanak roti mereka. Kapan saja orang yang melakukan suatu dosa menganggap remeh suatu dosa, maka itu akan membinasakannya.” (HR. Ahmad dengan sanad yang hasan)

3. Janganlah mujaharah (menceritakan dosa)

Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda, ”Semua umatku dimaafkan kecuali mujahirun (orang yang berterus terang). Termasuk mujaharah ialah seseorang yang melakukan suatu amal (keburukan) pada malam hari kemudian pada pagi harinya ia membeberkannya, padahal Allah telah menutupinya, ia berkata, ‘Wahai fulan, tadi malam aku telah melakukan demikian dan demikian’. Pada maalm hari Tuhannya telah menutupi kesalahannya tetapi pada pagi harinya ia membuka tabir Allah yang menutupinya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

4. Taubat nasuha yang tulus

Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda, ”Allah lebih bergembira dengan taubat hamba-Nya tatkala bertaubat daripada seorang di antara kamu yang berada di atas kendaraannya di padang pasir yang tandus. Kemudian kendaraan itu hilang darinya, padahal di atas kendaraan itu terdapat makanan dan minumannya. Ia sedih kehilangan hal itu, lalu ia menuju pohon dan tidur di bawah naungannya dalam keaadaan bersedih terhadap kendaraannya. Saat ia dalam keadaan seperti itu, tiba-tiba kendaraannya muncul di dekatnya, lalu ia mengambil tali kendalinya. Kemudian ia berkata, karena sangat bergembira, ‘Ya Allah Engkau adalah hambaku dan aku adalah Tuhanmu’. Ia salah ucap karena sangat bergembira”. (HR. Bukhari dan Muslim)

5. Jika dosa berulang, maka ulangilah bertaubat

Ali bin Abi Thalib radhiallahu anhu berkata, ”Sebaik-baik kalian adalah setiap orang yang diuji (dengan dosa) lagi bertaubat.” ditanyakan, ‘Jika ia mengulangi lagi?’ Ia menjawab, ‘Ia beristighfar kepada Allah dan bertaubat.’ Ditanyakan, ‘Jika ia kembali berbuat dosa?’ Ia menjawab, ‘Ia beristighfar kepada Allah dan bertaubat.’ Ditanyakan, ‘Sampai kapan?’ Dia menjawab, ‘Sampai setan berputus asa.”’

6. Jauhi faktor-faktor penyebab kemaksiatan

Orang yang bertaubat harus menjauhi situasi dan kondisi yang biasa ia temui pada saat melakukan kemaksiatan serta menjauh darinya secara keseluruhan dan sibuk dengan selainnya.

7. Senantiasa beristighfar

Saat-saat beristighfar:

a. Ketika melakukan dosa

b. Setelah melakukan ketaatan

c. Dalam dzikir-dzikir rutin harian

d. Senantiasa beristighfar setiap saat

Rasulullah shalallahu alaihi wa salam beristighfar kepada Allah dalam sehari lebih dari 70 kali (dalam hadits lain 100 kali).

8. Apakah anda berjanji kepada Allah untuk meninggalkan kemaksiatan?

Tidak ada bedanya antara orang yang berjanji kepada Allah (berupa nadzar atas tebusan dosa yang dilakukannya) dengan orang yang tidak melakukannya. Karena yang menyebabkan dirinya terjerumus ke dalam kemksiatan tidak lain hanyalah karena panggilan syahwat (hawa nafsu) lebih mendominasi dirinya daripada panggilan iman. Janji tersebut tidak dapat melakukan apa-apa dan tidak berguna.

9. Melakukan kebajikan setelah keburukan

Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda,

”Bertakwalah kepada Allah di mana saja kamu berada, dan iringilah keburukan dengan kebajikan maka kebajikan itu akan menghapus keburukan tersebut, serta perlakukanlah manusia dengan akhlak yang baik.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi. Tirmidzi menilai hadits ini hasan shahih))

10. Merealisasikan tauhid

Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda,

”Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, ‘Barangsiapa yang melakukan kebajikan, maka ia mendapatkan pahala sepuluh kebajikan dan Aku tambah dan barangsiapa yang melakukan keburukan keburukan, maka balasannya satu keburukan yang sama, atau diampuni dosanya. Barangsiapa yang mendekat kepada-Ku sejengkal, maka Aku mendekat kepadanya sehasta dan barangsiapa yang mendekat kepada-ku sehasta, maka Aku mendekat kepadanya sedepa; barangsiapa yang datang kepada-ku dengan berjalan, maka Aku datang kepadanya dengan berlari. Barangsiapa yang menemui-Ku dengan dosa sepenuh bumi tanpa menyekutukan Aku dengan sesuatu apapun, maka Aku menemuinya dengan maghfirah yang sama.” (HR. Muslim dan Ahmad)

11. Jangan berpisah dengan orang-orang yang baik

a. Persahabatan dengan orang-orang baik adalah amal shalih

b. Mencintai orang-orang shalih menyebabkan sesorang bersama mereka, walaupun ia tidak mencapai kedudukan mereka dalam amal

c. Manusia itu ada 3 golongan

i. Golongan yang membawa dirinya dengan kendali takwa dan mencegahnya dari kemaksiatan. Inilah golongan terbaik.

ii. Golongan yang melakukan kemaksiatan dalam keadaan takut dan menyesal. Ia merasa dirinya berada dalam bahaya yang besar, dan ia berharapa suatu hari dapat berpisah dari kemaksiatan tersebut.

iii. Golongan yang mencari kemaksiatan, bergembira dengannya dan menyesal karena kehilangan hal itu.

d. Penyesalan dan penderitaan karena melakukan kemaksiatan hanya dapat dipetik dari persahabatan yang baik

e. Tidak ada alasan untuk berpisah dengan orang-orang yang baik

12. Jangan tinggalkan da’wah

Said bin Jubair berkata, ”Sekiranya sesorang tidak boleh menyuruh kebajikan dan mencegah dari kemungkaran sehingga tidak ada dalam dirinya sesuatu (kesalahanpun), maka tidak ada seorangpun yang menyeru kepada kebajikan dan mencegah dari kemungkaran.” Imam malik berkomentar, ”Ia benar. Siapakah yang pada dirinya tidak ada sesuatupun (kesalahan).”

13. Jangan cela orang lain karena perbuatan dosanya

Rasulullah shalallahu alaihi wa salam menceritakan kepada para shahabat bahwasanya seseorang berkata, ”Demi Allah, Allah tidak akan mengampuni si fulan.” Allah swt berkata, ”Siapakah yang bersumpah atas nama-Ku bahwa Aku tidak mengampuni si fulan? Sesungguhnya Aku telah mengampuni dosanya dan Aku telah menghapus amalmu.” (HR. Muslim).

###

http://dejaqfar.co.cc/information/13-penawar-racun-kemaksiatan/

** UKHTI APAKAH ENGKAU MENGINGINKAN KEBAHAGIAAN **

Ukhti (Saudariku) Muslimah,

Sesungguhnya kebahagiaan itu semuanya ada dalam ketaatan kepada Allah . Kebahagiaan seluruhnya ada di dalam meniti di atas manhaj (jalan) Allah dan di jalan Rasulullah, Allah berfirman:

Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. (Al-Ahzab: 71)

Sesungguhnya kesengsaraan (kemalangan) seluruhnya ada dalam kemaksiatan kepada Allah dan kebinasaan seluruhnya ada pada selain manhaj Allah dan Rasul-Nya, Allah berfirman:

Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya ia telah sesat, dengan kesesatan yang nyata. (Al-Ahzab: 36)

Saudariku Muslimah,

Allah telah memuliakanmu, mensucikanmu dan mengangkat kedudukanmu. Tidak ada ajaran manapun yang lebih tinggi mengangkat derajat wanita selain ajaran Islam. Bahkan Allah banyak menurunkan hukum-hukum yang khusus berkenaan dengan masalah wanita di dalam kitab-Nya yang mulia. Sedangkan sebelum Islam, wanita dijadikan barang dagangan yang murah dan hina, bagaikan perhiasan yang tidak ada nilainya. Hina di mata walinya, hina di mata keluarganya, serta dihina kan oleh masyarakat. Oleh karena itu terkadang ia diperlakukan seperti binatang, bahkan perlakuan mereka terhadap binatang lebih baik daripada memperlakukan wanita.

Sesungguhnya engkau, wahai saudariku muslimah, tidak akan mendapatkan kemuliaan kecuali dalam agama ini, maka berpegang teguhlah (dalam agama ini) dan dengarkanlah firman Allah yang telah menceritakan kisah orang terdahulu, mestilah engkau selalu mengingatnya agar engkau memuji Allah atas kenikmatan yang engkau dapatkan.

Allah berfirman:

Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah. Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah ia akan memelihara dengan menanggung kehinaan, ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup) ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu. (An-Nahl: 58-59)

Saudariku Muslimah,

Sesungguhnya musuh-musuhmu banyak sekali, dan sesungguhnya orang yang ingin me manfaatkanmu dalam upaya meruntuhkan agama, rasa malu dan keutamaan banyak sekali, dan boleh jadi mereka itu dari kalangan kita sendiri.

Salah seorang dari mereka (musuh-musuh Islam) berkata: “Tidaklah keadaan negeri Timur menjadi makmur melainkan apabila seorang pemudi melepaskan hijabnya dan membenamkan (menguburkan) Al-Qur’an dengannya!”. Sesungguhnya dengan hal itu mereka ingin mengeluarkanmu menuju kesengsaraan dan kebinasaan, mereka mengajakmu menuju neraka Jahanam. Maka jika engkau menyambut mereka, mereka akan melemparkanmu ke dalamnya. Mereka ingin agar engkau menjadi wanita durhaka, yang berbuat fasiq dan membuka aurat.

Mereka berusaha menggiringmu. Mereka menunggumu dengan sangat sabar agar engkau melepaskan abaya (pakaian muslimah) serta melepaskan hijab dengan segala konsekuensinya, yaitu melepaskan keimanan, rasa malu dan kesucian, kemudian engkau akan meninggalkan kewajiban-kewajiban lain nya. Pada saat itu, perbuatanmu tersebut menyenangkan mereka (para musuh), mereka mempermainkanmu seperti anak-anak bermain dengan bola, dan mereka mempermainkanmu seperti anjing-anjing bermain-main dengan bangkai, semoga Allah menjagamu dari mereka.

Saudariku Muslimah,

Buatlah mereka menjadi marah, dengan tidak memperhatikan mereka dan tidak mendengar kan mereka, buatlah mereka menjadi bersedih dengan keteguhanmu berpegang pada agama mu, dengan menjaga rasa malumu dan beriltizam (berpegang teguh) dengan hijabmu.

Saudariku Muslimah,

Sesungguhnya sebagian wanita meggambar kan bahwa sufur adalah membuka muka wanita saja, tidak…tidak ini saja. Sesungguhnya termasuk sufur adalah pakaian yang ketat, yang pendek dan yang tipis. Sesungguhnya termasuk sufur adalah memakai wangi-wangian ketika

keluar menuju tempat-tempat yang di dalamnya ada laki-laki. Sesungguhnya termasuk sufur adalah memakai pantalon (celana panjang). Apakah engkau tidak mendengar sabda Nabi :

Dua golongan ahli neraka yang aku belum pernah melihat keduanya… (dan beliau menyebutkan): Para wanita yang memakai pakaian tetapi telanjang, mereka menyimpang dari jalan yang benar dan memperlihatkan kejelekan mereka kepada orang lain, kepala mereka seperti punuk unta yang miring mereka tidak akan memasuki surga, dan mereka tidak akan mendapatkan bau surga, sesungguhnya bau surga tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian. (HR. Muslim).

Para ulama berkata: makna para wanita yang memakai pakaian tetapi telanjang adalah bahwa mereka memakai pakaian akan tetapi pakaian-pakaian itu ketat, tipis atau tidak menutup seluruh badan.

Saudariku Muslimah,

Agamamu adalah bentengmu yang amat kokoh, (untuk) memelihara kesucian, rasa malumu dan kemuliaanmu. Agamamu memerintahkanmu untuk berhijab dan memiliki rasa malu. Kapan saja engkau meninggalkan perintah ini, maka engkau akan ditimpa adzab Allah di akhirat sedangkan di dunia engkau menjadi mangsa serigala-serigala manusia yang ingin mencuri kesucianmu agar engkau merasakan kesusahan (kesedihan) sepanjang hidup. Akan tetapi sebagian akhwat -semoga Allah memberikan hidayah kepada mereka- telah mendengar seruan serigala-serigala itu, tetapi malah bekerja untuk mereka.

Saudariku Muslimah,

Takutlah engkau kepada Allah dan laksanakanlah tugas-tugas yang Dia wajibkan kepadamu. Apabila hatimu mengeras maka ingatlah bencana yang telah menimpa orang lain. Engkau tidak tahu kapan bencana itu akan datang kepadamu, sesungguhnya itu adalah maut yang pasti terjadi.

Tiap-tiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. (Ali-Imran: 185)

Ingatlah wahai wanita hamba Allah, pada hari di mana engkau diletakkan dalam kuburan, dalam lubang yang gelap dan sepi itu. Ingatlah ketika sangkakala ditiup dan engkau dikumpulkan bersama para makhluk dalam keadaan tidak memakai alas kaki, telanjang dan kebingungan. Matahari benar-benar akan dekat darimu kurang lebih satu mil, dan engkau akan dipanggil dengan namamu diantara para makhluk untuk dihisab.

Bagaimana keadaanmu ketika itu wahai hamba Allah Di mana persiapanmu wahai wanita yang lalai Apakah mode-mode pakaian akan bermanfaat ketika itu Apakah lagu, sinetron, film dan majalah-majalah (yang merusak) akan bermanfaat Apakah barang-barang permata akan bermanfaat

Tidak demi Allah, hal itu tidak akan memberikan manfaat sedikitpun selamanya. Yang bermanfaat hanyalah kebaikan-kebaikan, dan amal-amal shalih, setelah mendapatkan rahmat dari Rabb bumi dan langit.

Ingatlah, bertaqwalah kepada Allah, wahai engkau yang bercampur baur dengan laki-laki. Bertaqwalah kepada Allah, wahai engkau yang keluar (rumah) dalam keadaan memakai wangi-wangian menuju pasar-pasar dan jalan-jalan. Bertaqwalah kepada Allah wahai engkau yang menawarkan dirimu untuk berkhalwat (menyendiri) dengan laki-laki asing.

Tidaklah seorang laki-laki bersepi-sepi (berduaan) dengan seorang wanita melainkan setan menjadi orang yang ketiga (diantara) keduanya.

Bertaqwalah kepada Allah wahai engaku yang mendidik anak-anakmu dengan pendidikan yang tidak baik/ benar. Engkau tidak mengingatkan mereka dengan ketaatan kepada Allah, tidak menasehati mereka dan tidak menunjukkan mereka pada apa-apa yang dapat memberikan manfaat di dunia dan di akhirat. Bertaqwalah kepada Allah dan jagalah dirimu dari menjadi barang mainan orang-orang yang lemah iman. Bertaqwalah kepada Allahdan kembalilah pada petunjuk sebelum datang suatu hari yang pada hari itu hati-hati dan pandangan-pandangan (mata) dibalikkan. Ketahuilah bahwa adzab Allah sangat keras, dan sesungguhnya engkau -demi Allah- tidak akan kuat merasakan adzab neraka.

Sesungguhnya gunung-gunung jika dilewatkan pada neraka maka dia akan meleleh karena kuatnya panas neraka. Maka dimana engkau wanita yang lemah dibandingkan dengan gunung-gunung yang perkasa dan kokoh Sesungguhnya engkau mampu bersabar atas rasa lapar dan hau, dan engkau mampu bersabar atas bahaya. Akan tetapi demi Allah yang tidak ada ilah (sesembahan) selain Dia, tidak ada kesabaran bagimu terhadap neraka. Ingatlah, mka selamatkanlah dirimu dari neraka sebelum terlambat. Ketahuilah bahwa dunia ini pasti akan berlalu dan akhirat adalah tempat yang kekal.

Semoga Allah memberimu taufiq kepada apa-apa yang dicintai dan diridhai oleh-Nya, dan semoga Allah memberikan manfaat kepadamu dari apa-apa yang engkau dengar dan engkau baca, dan semoga Allah menjadikannya sebagai pendukung bagimu bukan sebagai bumerang atasmu.

Semoga Allah memberikan shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad , keluarganya dan para sahabatnya seluruhnya.

Maraji’: as-Sunnah edisi 08/ Th V/ 1422H – 2001M (disunting)

www.bukhari.or.id

kumpulan kata mutiara – kata-kata motivasi – kata-kata indah – nasehat cinta islami ramadhan

kumpulan kata mutiara – kata-kata motivasi – kata-kata indah – nasehat cinta islami ramadhan

Apa yang sudah kita lakukan untuk membalas cinta Allah yang begitu besar kepada kita? Apakah pantas ada yang lebih kita cintai selain Allah? Seberapa sering kita mengingat Allah? Melafazkan zikir kepada-Nya ? Sudahkah kita menjadikan Allah sebagi ‘denyut’ setiap perbuatan kita? Mengapa kita masih malas sholat ke mesjid? Mengapa kita kikir berinfaq dan bersedekah?

Jika ditanya kepada kaum muslimin, apakah mereka ingin menjadi orang shaleh? Maka semuanya akan menjawab: “Ya”. Namun banyak yg hanya sampai disitu, selebihnya tdk ada tindakan nyata yg dilakukan untuk mewujudkannya. Dirinya tdk bergerak utk menempuh sarana atau jalan yg dapat mengantarkan kesana. Pengajian tdk dihadiri, al-Qur’an dan buku2 Islami tdk pernah dibaca, teman2 yg sholeh justru dijauhi.

Singkirkan sederetan tuntutan “super” bagi calon suami. Semakin banyak tuntutan, bila tak terpenuhi akan membuat tingkat kekecewaan semakin tinggi. Percayalah pada janji Allah, bahwa suami yg baik adalah untuk istri yg baik pula, insya Allah. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam telah menegaskan dlm salah satu haditsnya : memilih suami adlh karena ketinggian agama dan akhlaknya, bukan prioritas sekunder lainnya.

Sifat qana’ah ibarat mutiara yang terpendam di bawah laut, barangsiapa yang bisa mengambilnya dan memilikinya maka beruntunglah ia.Seorang istri yang memiliki sifat qana’ah ini maka dapat membawa ketentraman dan kedamaian dalam rumah tangganya. Suami merasa sejuk berdampingan denganmu, rasanya akan enggan ia menjauh darimu.

Saat kita mampu menahan diri untuk tidak menuruti segala keinginan nafsu, maka kita akan menjadi rajanya. Tapi, jika kita mengikuti segala keinginan nafsu, maka kita akan berubah total menjadi hambanya. Orang yg bisa bersabar dari bujukan nafsunya, ia akan menjadi mulia. Bahkan lebih mulia dari Malaikat. Orang jg bisa juga menjadi lebih hina dari Hewan, kala ia mengikuti segala keinginan nafsunya.

Istiqamah yg paling pokok ialah istiqamahnya hati. Jika hati seorang hamba istiqamah maka anggota badan yang lain pun akan istiqamah. Diriwayatkan dari shahabat Anas radhiyallaahu ‘anhu secara marfu’, “Tidak akan istiqamah (dengan sempurna, pent) keimanan seorang hamba sampai hatinya istiqamah, dan hati seorang hamba tidak akan istiqamah sampai lisannya bisa istiqamah.” (HR. Ahmad).

Kriteria pria idaman adalah ia bertanggungjawab terhadap istrinya dalam hal nafkah. Sehingga seorang pria harus memiliki jalan hidup yang jelas dan tidak boleh ia hidup tanpa arah yang sampai menyia-nyiakan tanggungannya. Sejak dini atau pun sejak muda, ia sudah memikirkan bagaimana kelak ia bisa menafkahi istri dan anak-anaknya.

Mereka yang tidak mengikuti ajaran mulia Al Qur’an akan merasa sulit memaafkan orang lain. Sebab, mereka mudah marah terhadap kesalahan apa pun yang diperbuat. Padahal, Allah telah menganjurkan orang beriman bahwa memaafkan adalah lebih baik:… dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS. At Taghaabun, 64:14)

Milikilah cinta yang tak bersyarat, maka tdk akan mudah berkarat. Dalam cinta jangan hanya berusaha merengkuh, sebab bisa timbul sikap angkuh. Mulailah mencintai dengan keluasan memberi, sebab engkau akan temukan kepuasan dalam diri. Jangan mencintai dengan pamrih, sebab hanya akan membuat hatimu perih. Belajarlah dari cinta-Nya.~

“Barangsiapa yang telah berbuat kebaikan kepadamu, maka balaslah kebaikannya. Bila engkau tidak memiliki sesuatu yang dapat digunakan untuk membalas kebaikannya, maka doakanlah kebaikan untuknya hingga engkau merasa telah cukup membalas kebaikannya tersebut.” (HR. Ahmad, Abu Daud)

Kebanyakan manusia apabila mendengar kata dermawan pikiran mereka langsung tertuju kepada harta. Padahal ada kedermawanan yang lebih tinggi dan bahkan para ulama’ menempatkannya di nomor urut satu, yaitu dermawan ilmu. Berbagi ilmu yang bermanfaat, memberikannya dan menyebarkannya dengan setulus hati.. Mari Menjadi Manusia Dermawan!

Benarkah mereka itu mencintai satu sama lainnya benar2 karena Allah ? bagaimana mereka merealisasikan “mencintai karena Allah” tersebut ? Bila ada acara dua-duaan, atau bahkan sampai buka aurat (dlm arti semestinya selain wajah dan dua tapak tangan) bagi si cewek, atau yg lain2nya, apakah itu bisa dikategorikan sebagai “mencintai karena Allah ?” Jawabnya jelas tidak !

“Jika engkau memiliki mutiara dunia, engkau pasti sangat terpukul saat mutiara itu hilang. Bagaimana engkau bisa menghilangkan mutiara akhirat dan kebahagiaanmu dengan menyia-nyiakan jam demi jam dan waktu- waktumu? Bagaimana engkau bisa bersedih bila kehilangan usiamu tanpa ada yang bisa menggantikannya?”.

Saudariku muslimah…
Engkau tercipta untuk indahkan dunia, engkau adalah bunga dalam taman-taman kehidupan, engkau adalah pemandangan yang menyejukkan.
Saudariku muslimah…
Jaga keindahanmu dengan pakaian takwa, tebarkan harumanmu dengan akhlak mulia, sejukkan hati orang tuamu, suamimu, dan anak-anakmu dengan ketulusan cinta dan kasih sayang.

Sabar ketika berkeinginan. Setiap hari kita selalu dituntun oleh keinginan. Karena tidak sabar, keinginan inilah yang akan menjerumuskan kita. Jadi, sabar adalah meluruskan niat ketika punya keinginan. Sabar itu berproses. Dari proses itu, insya Allah akan berbuah pahala. (Aa Gym)

sahabat…
Suatu ketika Allah menyayangi kita dengan memberikan ujian dan cobaan bukan sebagai hukuman, melainkan hanya sebuah seni kehidupan untuk meningkatkan kedewasaan dan kualitas iman.

“Manfaatkanlah waktu supaya jangan sampai terjatuh dalam lima perkara ini, yaitu: jika kalian datang, kalian tidak dianggap, jika kalian tidak datang, kalian tidak dicari, jika kalian bersaksi, kalian tidak diajak bermusyawarah, jika kalian mengatakan sesuatu, perkataan kalian tidak diterima, dan jika kalian mengetahui sesuatu, kalian tidak diberi kesempatan untuk mengutarakannya.”

Teguran yg baik adalah yg menghendaki kita utk kembali ke kebenaran. Sementara kebenaran itu hanya satu, yaitu yg datang dari Allah dan RasulNya. Alangkah berdosanya kita jika tdk tahu hakikat kebenaran. karena itulah menuntut ilmu syar’i diwajibkan bagi kita, agar kita mengetahui dan kita tidak terjerumus pd kesalahan (kejelekan) yg boleh jadi menurut pendapat kita itu justru sebuah kebenaran (kebaikan).

Ingat saudariku, bahwa di dunia ini tidak ada yang sempurna. Jangan pernah membayangkan bahwa laki-laki yang sholeh itu tidak punya cacat & kekurangan. Tapi, satu hal yang tidak boleh kita tinggalkan adalah ikhtiar dengan mencari yang terbaik untuk kita, serta bertawakal kepada Allah dengan diiringi do’a.

“Apa yang terjadi pada masa lalu, diperbaiki dengan taubat…dan di masa mendatang diperbaiki dengan penghindaran (dari yang haram) dengan kesungguhan serta niat… dan tidak ada kesusahan bagi anggota tubuh atas dua usaha ini.” inilah jalan yg mudah menuju surga ….Bertaubat atas apa yang telah lalu kemudian beramal sholeh serta meninggalkan maksiat pada masa yang akan datang.

Rendah hatilah, janganlah kita SOMBONG !…, Abu Hatim Muhammad Ibn Hibban Al-Busti Rahimahullah Berkata: Bagaimana tidak tawadhu? orang yang dicipatakan dari air mani dan pada akhirnya menjadi bangkai, sedang diantara keduanya dia membawa kotoran? (dalam tubuhnya penuh kotoran)

Seandainya tidak ada ujian maka tidak akan tampak keutamaan sabar. Apabila ada kesabaran maka akan muncul segala macam kebaikan yang menyertainya, namun jika tidak ada kesabaran maka akan lenyap pula kebaikan itu.

Ada yang cenderung kepada dunia, ada yang cenderung kepada akhirat. Ada yang cenderung kepada syahwat dan ada yang cenderung kepada taat. Ada yang seluruh kesibukannya untuk mengejar reputasi karier dan ada yang mampu menciptakan keseimbangan dalam hidup. Semuanya terpulang kepada persepsi dan cara pandang masing-masing terhadap hidup dan kehidupan.

Tempatkan kebajikan kita dalam ruang suci bernama ikhlas. Biarlah perbuatan kita tidak diketahui atau tidak dipuji orang. Karena pujian orang tidak ada artinya bila Allah menolaknya. Tapi, takutlah bila perbuatan kita ditolak Allah karena tidak ikhlas. artinya kita berbuat dan melakukan apa pun hanya dengan niat untuk meraih ridha Allah, bukan untuk apa pun dan bukan untuk siapa pun.

Allah SWT memberikan jaminan yg baik di surga bagi orang yg dapat mengendalikan amarah. Rasulullah SAW bersabda, “Ada tiga hal yg jika seseorang melakukannya, Allah akan menempatkannya di dalam naungan-Nya, mencurahkan rahmat-Nya, dan memasukkannya ke dalam surga-Nya, yaitu jika diberi rezeki ia bersyukur, jika mampu membalas, ia bisa memberi maaf dan jika marah ia bisa menahannya.”

Selalu mengingat dosa2 masa lalu, maka langkah dan perbuatan kita akan terkendali. lupakan amal kebajikan masa lalu. Jika mengingat-ingat kebajikan dahulu, maka itu bisa berubah memancing untuk riya’. Riya’ itu menghapuskan kebajikan, seperti halnya kayu bakar yang dibakar oleh api, yaitu hangus dan tidak ada bekasnya sedikitpun.

Rasulullah SAW bersabda, “Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain”(HR. Tirmidzi II/343)

Rasulullah pun menegaskan, sebagaimana disampaikan Abu Hurairah RA, Nabi bersabda: “Seorang hamba berkata, hartaku, hartaku, hartaku. Padahal, hartanya yang sesungguhnya hanya tiga macam: 1. Apa yang dimakan lalu habis. 2. Apa yang dipakai lalu lusuh (rusak), dan 3. Apa yang disedekahkannya lalu tersimpan (untuk akhirat). Selain yang ketiga macam itu, lenyap atau ditinggalkannya (warisan) bagi orang lain.”(HR Muslim)

Melakukan Evaluasi diri atau MUHASABAH memang merupakan tuntunan Islam. Hal itu diungkapkan oleh Allah SWT dlm firman-Nya: “Hai orang2 yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yg telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yg kamu kerjakan.” (QS Al-Hasyr [59]: 18).

“Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar”, itulah jaminan dari Allah, bahwa barang siapa yang mampu sabar, ia akan ditempatkan disisi-Nya, dan itu adalah sebuah kehormatan diatas kehormatan, itulah keindahan diatas keindahan, itulah kemulian diatas kemulian, manakala kita ditempatkan Allah disisi-Nya.

Wahai sahabat! Ada satu syarat penting untuk meraih cinta Allah, yakni kita harus mengikuti sunnah Rasulullah. Kita harus memahami dan mengikuti jejak langkah-langkah beliau meraih cinta abadinya, yakni Allah ‘azza wazalla. Sehingga Allah pun telah menjadikan beliau sebagai kekasih-Nya. Habibullah.

Ciri-ciri orang beriman ada 5
Pertama apabila disebut nama2 allah swt hatinya bergetar
Kedua apabila dibacakan ayat2 allah bertambah iman nya
Ketiga adalah bertawakal kpd Allah Swt
…Ke empat adalah orang2 yang mendirikan shalat
Kelima adalah menginfakkan sebagian rezeki nya kpd mereka

Kebanyakan org terbiasa menyebarluaskan keburukan secara bathil, dan banyak org yg suudzan(buruk sangka),lebih cpt drpd husnuzhan(berbaik sangka) nya, karena itu, jgn membenarkan setiap perkataan, walaupun dirinya mendengarnya berulang kali & mendengarnya dari yg menyaksikan secara langsung, dan jgn membenarkan org yg menyaksikannya secara langsung sblm dirinya memastikan kebenaran atas apa yg disaksikannya,

Tanda2 orang yg ikhlas dia tdk akan pernah berubah sikapnya disaat dia berbuat sesuatu kebaikan, ada atau tidak ada yg memuji/menilainya, bahkan sampai dihina pun hatinya tetap tenang, karena ia yakin bahwa amalnya bukanlah utk mendapatkan penilaian sesama yg selalu berubah tetapi dia bulatkan seutuhnya hanya ingin mendapatkan penilaian yang sempurna dari Allah SWT.

Orang yg cerdas hatinya, yg jernih pikirannya, yg yakin akan pertolongan Allah, yg sadar rahmat Allah itu luas, yg mengerti segalanya ada waktunya, maka ia tidak akan pernah merasa putus asa bila ditimpa kegagalan,keterpurukan, kesulitan hidup, kecemasan dan kegalauan yg melanda jiwa..
Justru ia akan berbaik sangka kpd Allah dengan terus berikhtiar lahir dan batin dan yakin Allah bersamanya utk menolongnya..

“Bergaulah dengan orang-orang sholeh” Tingkat keimanan kita bisa turun atau naik, untuk itu perlu dijaga agar tingkat keimanan kita tetap tinggi. Berada pada lingkungan kondusif dimana orang-orangnya dekat dengan Allah SWT, Insya Allah juga akan membawa kita untuk makin dekat kepada-Nya.

“Nikmat Pagi”Saat diri masih diberi kebebasan untuk membuka mata kembali
Saat nafas ini masih diberi kebebasan untuk menghirup segar udara-Nya
Saat tubuh ini masih diberi kebebasan untuk bergerak, Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS.Ar-Rahmaan : 13)

Betapa luar biasa dampak dari nafsu syahwat, manakala berdekatan laki2 dgn perempuan yg bermesraan, mereka terlena dlm nafsu biologisnya, lalu terjadilah kenikmatan fisik hubungan yg dilaknat, yaitu berzina..,Sungguh sulit menghindar dari kenikmatan ini…

Sungguh beruntung orang tua yg telah tiada, manakala anak2nya yg shalih, taat pd aturan Allah, senantiasa berbuat baik dan selalu mendoakan, maka pertolongannya mengalir bagai hadiah yg meringankan masa penantian di alam kuburnya…

“Sesungguhnya Allah dan para malaikatNya bershalawat kepada Nabi. Hai orang-orang yg beriman, bershalawatlah kamu kepada Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. 33:56)

Orang yang melapangkan hati untuk menerima perbedaan, cenderung akan menemukan banyak kesamaan. Perbedaan itu bukan lantas tidak ada, tetapi kesediaan untuk menerima perbedaan membuat kita mudah untuk melihat kesamaan dan kebaikannya. Begitulah seharusnya kita bersikap menerima pasangan hidup kita apa adanya…

Ketika waktu telah menjemput tidaklah akan ada yg dapat mensiasati maut..,maka wahai Dzat yg maha pengampun, Ampunilah kami atas dosa2 dan selamatkan kami dari siksa api neraka…Seluruh asa kami tertumpu pd aliran karuniamu..

Hampir seluruh persoalan hidup bermula dari ketidakmauan menerima sesuatu apa adanya. Persepsi pikiran dapat mengaburkan pandangan dan menumbuhkan kekhawatiran2. Bagaikan kacamata yang menampilkan pakaian orang lain kotor, padahal dirinyalah yg berdebu. Jangan takut utk jujur. Jangan takut utk menjadi benar.

Berjiwa besar itu mengakui kekalahan ataupun kegagalan, kemudian lakukan evaluasi utk berbuat lebih baik dan berbenah diri, tingkatkan ibadah lalu belajar ikhlas, Insya Allah perubahan akan terjadi atas izin Allah dan kebahagiaan akan tiba…

Menunjukan rasa sayang pd anak dan istri sangat diperlukan, tetapi menunjukan sikap pd orang2 yg kita sayangi juga penting, terkadang perlu sedikit tegas cara menyampaikannya kebenaran bahkan bisa agak keras agar dipahami , karena kelak pertanggung jawaban seorang kepala rumah tangga akan dihisab dihadapan pengadilan akhir…

Kenyataannya menahan sabar itu tdk semudah melontar kata2, terkadang emosi lebih dominan menguasai keadaan, islam meletakan derajat kesabaran pd posisi yg tinggi, maka beruntunglah bagi mereka yg bisa berlaku sabar…

Setiap manusia adalah makhluk sosial. Dia tidak terlepas dari berinteraksi dengan sesama. Tidak jarang, dia harus membutuhkan orang lain dan demikian sebaliknya. Atas dasar ini, kaum muslimin diperintahkan untuk saling menghormati, memahami kondisi dan perasaan, saling mengasihi terhadap yang memerlukan.

Allah menyediakan 2 sisi yang saling berpasangan dalam hidup, dibalik setiap nikmat ada cobaan yang menanti demikian juga sebaliknya…dibalik setiap kegagalan dan cobaan ada kenikmatan yang juga menanti. Begitu seterusnya antara nikmat dan cobaan silih berganti saling melengkapi.

———————-
kumpulan kata mutiara – kata-kata motivasi – kata-kata indah – nasehat cinta islami ramadhan
———————

Syukur itu adalah tingkatan paling tinggi dan paling luhur sekalipun kita sedang dalam menghadapi derita atau pahitnya cobaan. Karena jika kita membandingkan nikmat2 Allah yg di karuniakan kpd kita yg sangat banyak jumlahnya dgn cobaan yg pernah kita alami maka kita akan dapati bahwa cobaan2 itu kecil di banding nikmat.

Sungguh, seseorang tdk akan masuk surga kecuali dgn rahmat Allah. Tidak layak baginya bersandar kpd amalnya utk menggapai keselamatan dan mendapatkan derajat tinggi di surga..
Karena tidaklah dia sanggup beramal kecuali dgn taufiq Allah, meninggalkan maksiat dgn hidayah dan perlindungan Allah..
Semua itu berkat rahmat dan karuniaNya..

Perjalanan hidup terkadang membawamu jatuh dlm berbagai kesulitan yg terasa begitu berat bagimu. Dadamu menjadi sesak. Bumi yg begitu luas terhampar menjadi sempit bagimu.
Jangan sampai keadaan ini membuat dirimu berputus asa..
Bersabarlah..

Ketahuilah, sesungguhnya kemenangan itu beriringan dgn kesabaran. Jalan keluar beriringan dgn kesukaran. Dan sesudah kesulitan itu akan datang kemudahan
(al-hadits)

Demi Allah, harimu sekarang adalah hari dimana harus terkumpul bekal utk akhiratmu, baik utk ke surga atau ke neraka..
Jika engkau menuju Allah, niscaya engkau akan mendapat kebahagiaan dan keberuntungan besar dlm waktu yg singkat dan tdk abadi ini..
Tapi jika engkau dahulukan syahwat, kesenangan dan main-main, niscaya engkau akan mendapat kepahitan yg besar dan abadi..
———
(Ibnul Qoyyim)

Orang yg mencintai sesuatu takkan melewatkan sedetik pun waktunya untuk mengingat sesuatu itu, Termasuk ketika mengingat kematian yg menjadi paling di ingatnya, Dengan memaknai kematian, berarti kita sangat menghargai arti kehidupan…

Tidak akan bergeser kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai ia ditanya tentang empat perkara; Tentang badannya, untuk apa ia gunakan, tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang hartanya dari mana ia peroleh dan dalam hal apa ia belanjakan, dan tentang ilmunya bagaimana ia beramal dengannya.” (HR. Tirmidzi, dihasankan oleh Syekh Al Albani).

Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, pikirkan tentang se2orang yg tdk punya apapun utk dimakan. Sblm kamu mengeluh tdk punya apa2, pikirkan ttg seseorang yg meminta-minta dijalanan. Maka hari ini sblm kamu mengeluh ttg hidupmu, pikirkan ttg se2orang yg tk punya kesempatan beramal dan meninggal terlalu cepat.

Barangsiapa yang berbuat kebaikan, maka kebaikan itu adalah untuk dirinya sendiri dan begitu pula sebaliknya. Jadi masihkah kita menghitung-hitung apa yang sudah kita keluarkan untuk kebaikan. Bukankah semakin banyak jumlah tabungan kebaikan kita, maka akan semakin banyak pula timbangan yang kita perolehdi akhirat kelak?…

———————-
kumpulan kata mutiara – kata-kata motivasi – kata-kata indah – nasehat cinta islami ramadhan
———————

Ya Allah, jauhkan hati ini dari segala kebusukan hati. Berikan kepada kami kebahagiaan seperti nikmat yang Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang shalih. Berikan kepada kami kesanggupan rendah hati dan kenikmatan beramal dengan tulus dan ikhlas. Wahai Allah, hanya Engkaulah tumpuan harapan kami, kepada-Mulah kembalinya segala urusan, terimalah amal-amal kami.

Semua yg kita miliki tidak ada satupun yg dapat kita bawa pd saat kematian, kecuali amal baik dan amal buruk yg telah kita lakukan selama hidup yg kemudian akan diminta pertanggungjawabannya kelak di yaumul hisab. harta, tahta, semua yg kita miliki adalah cuma titipan yg Se waktu2 Allah SWT mengambilnya kembali dari kita…

“Ya Allah, Perbaikilah AGAMAku untukku yg mana ia merupakan penjaga perkaraku. Perbaikilah DUNIAku yg di dalamnya terdapat kehidupanku. Perbaikilah AKHIRATku untukku yg di dalamnya terdapat tempat kembaliku. Jadikanlah HIDUP ku sebagai tambahan untukku dalam setiap kebaikan, serta jadikanlah MATI ku sebagai istirahat untukku dari segala keburukan.” (HR Muslim 489)

Waktu adalah kehidupan… jika digunakan untuk berpikir akan menjadi kekuatan…Jika digunakan untuk berdoa akan menjadi keberkahan dan rahmat… jika digunakan untuk bekerja, akan membawa keberhasilan… jika digunakan untuk beramal, maka akan mengantarkan kita ke surga…

Islam mengajarkan kepada umatnya agar memperbanyak istighfar. Rasulullah SAW sendiri sehari minimal 70 kali mengucapkan Istighfar (Riwayat Bukhari). Rasulullah yang sudah dijamin suci dari dosa (ma’sum) masih melakukan hal itu, apalagi kita, mestinya lebih banyak lagi beristighfar,

Orang yang sholeh akan memperhatikan waktu-waktu ibadahnya dalam keadaan apapun. Tentu saja, dia akan memerhatikan waktu-waktu shalat yang merupakan amal ibadah yang penting, melaksanakannya pada waktu-waktunya yang terbaik (awal waktu), dan tidak memikirkan pekerjaan lain selama waktu-waktu itu.

NAFSU,mengukur wanita itu atas dasar paras rupanya. AKAL,menilai wanita atas dasar kepintarannya. Dan HATI,menobatkan wanita itu atas dasar keteguhan imannya…

Tertundanya pemberian setelah engkau mengulang-ulang permintaan dengan segala do’amu, janganlah membuatmu patah harapan..
Allah menjamin pengabulan doa sesuai dengan apa yang Allah pilihkan untukmu, bukan menurut apa yang engkau pilih sendiri, dan pada saat yang Allah kehendaki, bukan pada waktu yang engkau inginkan..
(al-Hikam)

Sejatinya ikhlas adalah se2orang beramal dgn mengharap segala apa yg ada di sisi Allah, yaitu mengharap surga dgn segala kenikmatannya termasuk dlm hal ini adalah ingin melihat Allah di akhirat kelak, Begitu juga ikhlasnya se2orang beribadah karena takut akan siksa neraka. Semoga Allah senantiasa menganugerahkan kita keikhlasan dlm beramal, harapan yg kuat utk meraih surga-Nya dan rasa takut akan siksa neraka-Nya.

Perilaku jujur ini hampir langka. Lihatlah di negeri ini pengurusan birokrasi yang seringkali dipersulit dengan kedustaan sana-sini, yang ujung-ujungnya bisa mudah jika ada uang pelicin. Lihat pula bagaimana di pasaran, para pedagang banyak bersumpah untuk melariskan barang dagangannya dengan promosi yang penuh kebohongan.

Untuk mencapai ketenangan jiwa, dzikir tdk hanya dilakukan dlm bentuk menyebut nama Allah, tapi juga dzikir dgn hati dan perbuatan. Karena itu, seorang mu’min selalu berdzikir kpd Allah dlm berbagai kesempatan, baik duduk, berdiri maupun berbaring. “Hai jiwa yg tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dgn hati yg puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba2-Ku dan masuklah ke dalam syurga-Ku”.(QS 89:27-30).

Setiap menghadapi cobaan hendaklah se2orang tahu setiap yg Allah takdirkan pastilah terjadi. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah telah mencatat takdir setiap makhluk sebelum 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi.”[ HR. Muslim no. 2653] Beriman kepada takdir, inilah landasan kebaikan dan akan membuat seseorang semakin ridho dgn setiap cobaan.

Milikilah rasa optimis, karena optimisme akan mempermudah pencapaian cita2 dan keinginan. Orang yang optimis tidak pernah mengenal kata putus asa. Karena Allah SWT melarang hambaNya sikap berputus asa (Q.S. Yusuf [12]: 87). Setiap kali ia ditimpa cobaan ia selalu mengevaluasi diri (muhasabah) agar bisa lebih baik lagi di masa mendatang. Orang yang optimis tidak pernah takut akan bagian rezeki yang diperolehnya.

Tanggung jawab tdk akan bisa terwujud jika tidak didukung dengan kesetian. Keduanya akan selalu menyatu. Seorang suami atau istri akan selalu setia, jika ia selalu memiliki rasa tanggung jawab pd keluarga. Sekalipun mendapat godaan berat, Allah menjamin mereka yg menaati ketentuan yg digariskan oleh islam akan memperoleh kehidupan keluarga dan hubungan suami istri yg memberi kebaikan, rahmat, dan berkah.

Selalu melihat orang yg di bawah dari sisi kehidupan dunia misalnya dlm masalah rizki karena dgn begitu kita tdk akan meremehkan ni’mat Allah yg diberikan-Nya kpd kita. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Lihatlah orang yg di bawah kalian dan jangan melihat orang yg di atas kalian krn dgn lbh pantas utk kalian tidak meremehkan ni’mat Allah yg dilimpahkan- Nya kepada kalian.”

Tidaklah Allah menciptakan manusia melainkan Allah juga menciptakan setan utk mengujinya. Secara fitrah manusia akan selalu cenderung pada kebaikan.Tetapi utk selalu sejalan dgn fitrahnya sangatlah sulit. Karena ketika manusia hendak memilih kebaikan akan selalu ada bisikan2 yg menghalanginya dan menganjurkan yg sebaliknya.

Lebih baik disiksa di dunia daripada disiksa di neraka, Karena siksa neraka amatlah pedih dan lama. maka, apabila kita mendapat musibah, bersyukurlah karena Allah ta’ala masih sayang kpd kita dgn memberi peringatan agar segera bertaubat kepadaNya. Dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan memberikan pula ampunan kepada hamba-hambaNya yg Ia kehendaki dlm musibahnya itu.

Seorang mu’min tidak akan hancur karena kesusahan dan tidak akan kufur karena kenikmatan. Hanya orang-orang berimanlah yang bisa melewati ujian-ujian berat dengan tetap tegar, dan mereka selalu bersyukur atas apa-apa yang diterimanya baik kenikmatan maupun ujian yang buruk serta selalu berharap ganjaran yang baik dari musibahnya itu.

Yang mendatangkan kenikmatan dan kesedihan hanyalah Allah, Jadi, mengadulah segala keresahan dalam hidup kpd Allah, mengadulah segala kesusahan dan kesedihan yg menimpa kpd Allah karena hanya Dialah tempat untuk mengadu, hanya kpd Dialah tempat mengadu segala persoalan hidup yg dihadapi. Dialah yg mendatangkan dan kepada Dialah tempat utk kembali. Allah Maha Besar lagi Maha Mengetahui.

Benarkah Cinta itu buta..?
Cinta itu sesuatu yang suci.
Datangnya Islam demi memelihara kesuciannya..

Bagi orang-orang yg beriman , cinta mereka tidak buta..
…Dengan cinta, mereka tetap mampu mengontrol dirinya, mengontrol rasionalnya. Dengan cinta, mereka tdk bermaksud menyeret dirinya utk jatuh pd lubang kehinaan.
Penyebabnya,.?
Iman dalam dada…
Ya, iman kuncinya..

“Seorang hamba do’anya akan senantiasa dikabulkan selama tidak berdo’a utk perbuatan dosa, atau memutuskan silaturahim, serta selama tidak tergesa-gesa.” Beliau ditanya, Wahai Rasulullah, apa yg dimaksud dgn tergesa-gesa?” Rasulullah menjawab, “Aku telah berdo’a, aku telah berdo’a, tetapi aku belum melihat do’aku dikabulkan. Lantas ia merasa kecewa dengan hal itu, sehingga ia pun tidak mau lagi berdo’a”. (HR Muslim)

Munajat kala senang menunjukkan bahwa pelakunya adalah mukmin sejati. Karena ia masih mampu memiliki hati yg tetap terpaut kebenaran disaat godaan dunia menghiasi matanya. Ia dapat memelihara kedekatan dgn Rabbnya meski kenikmatan syahwat dgn mudah direngkuhnya .Berbagai kemudahan dan ringannya beban jiwa ia rasakan sebagai karunia Allah natijah (buah) dari kelembutan hati.

Manusia diciptakan Allah di antara dua sifat, yaitu antara kelemahan dan kemuliaan. Kita harus menyadari bahwa kita diciptakan dgn segala keterbatasan baik fisik maupun pikiran. Sementara kita jg diberikan kemuliaan dgn berbagai kelebihan dibandingkan makhluq lainnya. Kelemahan dan kemuliaan ini diberikan bersamaan kepada diri manusia oleh Allah.

Untuk mencapai kebahagiaan, kita perlu merubah cara pandang. Sumber bahagia ada dalam diri kita, bukan dari luar diri kita. Jangan pusingkan perilaku orang lain, belajarlah memaafkan. Pahamilah bahwa orang melakukan kesalahan karena ia tidak tahu. Untuk mencapai kebahagiaan, berhentilah menyalahkan orang lain. kesempurnaan manusia terletak pada ketidaksempurnaannya. karena Hanya Allah yang Maha Sempurna.

Jagalah hatimu utk selalu menganggap kecil amal perbuatanmu. Sebab, dengan demikian engkau terjaga dari kemungkinan berbelok dan tergoda pada pamrih dunia. Biarkan perbuatan baikmu tumbuh dan berkembang secara alami, dalam siraman air kejernihan (ikhlas).

Hakekatnya iman secara keseluruhan merupakan kesabaran untuk menetapi apa yg dicintai Allah dan diridhai-Nya serta senantiasa mendekatkan diri kepada-Nya, harus sabar dalam menjauhi hal2 yang diharamkan Allah. karena sesungguhnya agama ini berporos pada tiga pokok utama: [1] membenarkan berita dari Allah dan rasul-Nya, [2] menjalankan perintah Allah dan rasul-Nya, dan [3] menjauhi larangan-larangan keduanya…”

Di dunia ini tidak ada kebaikan kecuali bagi dua orang berikut; Pertama, seorang yang banyak berbuat dosa kemudian bertobat dan memperbaiki segala kesalahannya. Kedua, Seorang yang senantiasa bergegas untuk melakukan berbagai amal kebajikan.*(Ali bin Abi Thalib Karomallaahu wajhah)

Jenuh dengan Dosa yang selalu ku perbuat terdeteksi di saat muhasabahku sebelum tidur Mengapa perbuatan itu selalu terulang ?? Jenuh….Jenuh dengan sikap malas yang terkadang menghampiri malas untuk bermunajat malam di sepertiga malammu…Ya Rabbi jauhkanlah aku dari sifat jenuh yang seperti itu…

Terkadang, kita memang perlu melakukan tindakan tegas kepada orang yang kita cintai sekalipun. Bukan berarti kita telah kehilangan cinta, tapi itulah bukti bahwa kita mencintainya. Bahwa cinta tak selamanya mendukung apa yang diperbuatnya jika itu salah. Salah satu bentuk cinta agar ia tak kian tenggelam dalam perbuatan yang tidak benar, agar ia sadar akan kesalahannya.

Akan sangat mustahi kalau ditemukan sepasang suami istri yang benar-benar sama dalam segala sesuatu. Artinya sebuah pernikahan adalah mengumpulkan dua insan yang berbeda, Yang bisa dilakukan adalah saling memamami dan menghargai, “Wahai suami pahamilah istrimu dan wahai istri pahamilah suamimu”

Hidup tetap berjalan…Walau airmata terus mengalir di tiap sela doa…Hamba yakin akan ada ketetapan indah di depan sana…Ketetapan indah atas segala keikhlasan yang ada…Ku berserah padaMu Yaa Allah…Berikan selalu bimbingan dan petunjukMu atas diri yang lemah ini…Limpahkan ketabahan dan keikhlasan atas segala yang telah terjadi dan yang akan terjadi…

Wahai masa depan, engkau masih dalam kegaiban. Maka, aku tidak akan pernah bermain dengan khayalan dan menjual diri hanya untuk sebuah dugaan. Aku pun tak bakal memburu sesuatu yang belum ada, karena esok hari mungkin tak ada sesuatu. Esok hari adalah sesuatu yang belum diciptakan dan tidak ada satupun darinya yang dapat disebutkan.”

Dan pada sebagian malam, lakukanlah shalat tahajjud sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Robb-mu mengangkatmu ke tempat yg terpuji. Dan katakanlah, Ya Robbi, masukkan aku ke tempat yg benar dgn cara masuk yg benar dan keluarkan pula aku ke tempat keluar yg benar dgn cara yg benar dan berikanlah kpdku dari sisiMu kekuasaan yg dpt menolongku..(QS.17:79-80)

Sesungguhnya saat engkau meninggalkan kebenaran, engkau pasti sedang menuju kepada kebatilan; dan saat engkau meninggalkan sesuatu yg benar, engkau meninggalkannya menuju kesalahan. Orang yg baik adlh yg mampu mengatur nafsunya dan menolaknya dari segala keburukan. mencegah nafsu yg bertentangan dgn akal, yaitu dgn menentang keinginannya.

Salah satu dari bentuk sabar adalah sabar atas cobaan dunia dan bencana, tak seorangpun yang luput darinya. Tidak ada seorangpun yang terbebas dari keresahan bathin, penyakit fisik, kehilangan orang yang dicintai, kerugian harta benda, gangguan, kesengsaraan kehidupan dan peristiwa yang tiba-tiba terjadi yang tidak dapat diduga.

Jangan mendaki puncak hanya untuk meninggikan tempat jatuh..
Jangan memburu fatamorgana kemewahan dunia hanya untuk ditipu olehnya.. Ingatlah wahai diri, jika engkau menjadi pemburu dunia, maka yg akan kau dapati adalah kesibukan yg tanpa henti, keletihan yg tiada akhir, kejemuan yg mencengkam, kekhawatiran tanpa kesudahan..

Kesengsaraan itu masih bisa disabari oleh setiap Mukmin, tetapi kesenangan itu jarang sekali dapat disabari kecuali oleh orang yg mempunyai tingkat shiddiq. Bahkan dikatakan, sabar terhadap kesenangan itu lebih berat daripada sabar terhadap bala (kesengsaraan).

Kondisi seseorang pada detik-detik terakhir kehidupannya ini, tergantung amal perbuatan pada masa lampau. Barangsiapa yang mengisi hidupnya dengan berbuat baik, -Insya Allah- akhir hidupnya baik. Dan jika sebaliknya, maka sudah tentu kejelekan yang akan menimpanya. Allah tidak akan pernah menzhalimi para hamba-Nya, meskipun sedikit.

Pendeknya waktu dunia dan kenikmatannya yang fana dibandingkan dgn abadinya akhirat dan kenikmatannya, seperti air yg menempel pd jari tangan seseorang setelah dicelupkan di laut dengan banyaknya air laut, sungguh tdk sebanding, yg pasti akan hilang dan punah, maka kita tdk akan mengutamakan yg fana atas yg abadi. “Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal.” (QS. Al-Nahl: 96)

Teruslah berbuat baik, waLaupun tak banyak orang mengenalmu. Jadilah seperti jantung yg tak terlihat tetapi terus berdenyut setiap saat, hingga membuat tubuh menjadi tetap hidup. Dengan begitu kehidupan yg akan di jalani tidaklah menjadi sebuah pilihan, tetapi menjadi sebuah keputusan.. !

Internet sangat bermanfaat sbg media silaturrahmi,ibadah, menolong orang dll, itu memang tidak dapat dipungkiri, kita tinggal cari topiknya lalu klik, terbukalah jendela informasi yang ingin kita ketahui, namun sekali lagi hati2lah bila ada interaksi dengan lawan jenis apapun namanya sudah membuka pintu terjadinya perselingkuhan

Tatkala kita terlahir, orang2 dekat kita menangis bahagia,lalu ketika kita tutup usia orang2 dekat kita menangis pilu, dan apakah kita ikut tertawa bahagia atau menangis pilu krn akan berjumpa dgn Allah swt ? besar mana amal dan dosa selama hidup yg singkat ini…apakah kita lahir kemudian mati utk dilupakan orang, ataukah hanya sekedar pasrah menanti cemas dibantalan tanah menanti pengadilan akhir yg pasti tiba ?…

Hari gini belum punya NPWP? apa kata dunia..?!Kalau pajak aja bisa bikin slogan begitu… sudah saatnya kita punya slogan juga “Hari gini masih pake riba..? apa kata akhirat..?! Kalau dunia saja sudah kita khawatirkan, apalagi akhirat makin lebih perlu lagi kita perhatikan. Apalagi bahaya riba dan segala turunannya ini dahsyat walaupun tdk langsung terasa. Dan bahayanya pun dunia dan akhirat.

Rahasia kecukupan kita adalah ketawakalan kita dan prasangka baik kepada Allah, lalu : “Lainsakartum laadziddanakum,”Barangsiapa yang pandai mensyukuri nikmat yang ada, Allah akan membuka nikmat lainnya. Jadi jangan takut dengan belum ada, karena yang belum ada itu bisa ada kalau pandai mensyukuri yang telah ada.

Barangsiapa yang hatinya akrab dengan Allah dan yakin segala sesuatu milik Allah, tiada yang punya selain Allah, kita milik Allah. Kita hanya mahluk dan yang membagi, menahan dan mengambil rezeki adalah Allah. Orang yang yakin seperti itu akan dicukupi oleh Allah.

Sesungguhnya masa muda merupakan masa dimulainya se2orang memulai menumpuk amal kebajikan, masa menghitung dan introspeksi diri, masa penuh semangat dan jiwa membara utk membangun dan beramal se banyak2nya. Masa di mana segenap kemampuan dan tenaga dicurahkan serta masa yg penuh dgn kesempatan emas utk melakukan berbagai ketaatan dan kebaikan.

Pemahaman orang-orang beriman tentang sikap memaafkan sangatlah berbeda dari mereka yang tidak menjalani hidup sesuai ajaran Al Qur’an. Meskipun banyak orang mungkin berkata mereka telah memaafkan seseorang yang menyakiti mereka, namun perlu waktu lama untuk membebaskan diri dari rasa benci dan marah dalam hati mereka.

Ungkapan lidah sering tak sesuai dengan keyakinan hati, Dan beribu ucapan tidak sesuai dengan amal perbuatan. Mukmin yang benar dan jujur adalah yang sesuai antara perkataan dengan perbuatannya. Sedangkan orang munafik, secara lahiriah kelihatan bagus Dan bersih, namun hatinya keras bagaikan batu, bahkan lebih keras lagi.

Salah satu faktor yang membuat jiwa seseorang tidak tenang adalah karena selalu mengikuti penilaian orang terhadap dirinya. Terombang ambing oleh sikap dan gaya hidup orang kebanyakan. Sedangkan seseorang akan memiliki pendirian yang kuat jika berpegang kepada prinsip2 yang datang dari Allah (al-Islam). Betapa melelahkannya hidup ini bila segala hal yang ada di dunia ini kita ikuti.

Janji Allah untuk mengabulkan doa kita merupakan tahrid (motivasi) untuk bersegera berbuat baik, dan tarbiyah (mendidik) agar kita mengakui dan merasakan nikmat Allah sehingga jiwa kita semakin terdorong untuk selalu bersyukur. Sebab rasa syukur itu pula yang mendorongnya untuk bersungguh-sungguh dalam beribadah.

Cermin yang paling baik adalah masa lalu, setiap individu memiliki masa lalu yang baik ataupun buruk, dan sebaik-baik manusia adalah selalu mengevaluasi dengan bermuhasabah diri dalam setiap perbuatan yang telah ia lakukan. Sebagaimana pesan Sahabat Nabi Amirul Mukminin Umar bin Khottob : ” Evaluasilah (Hisablah) dirimu sebelum kalian dihisab dihadapan Allah kelak”

Sahabat, bahwa hidup yang kita jalani hari ini bukanlah faktor kebetulan tetapi sebuah kesengajaan yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Hidup bukanlah sekedar mencari karir, pangkat, dan jabatan, melainkan rasa tanggung jawab terhadap masa depan. Hidup adalah perjalanan kesadaran untuk memanfaatkan potensi diri, menggapai kebenaran hakiki dalam menuju keridhaan Ilahi.

———————-
kumpulan kata mutiara – kata-kata motivasi – kata-kata indah – nasehat cinta islami ramadhan
———————

Pacaran adalah pertautan antara hati yang penuh kesyahduan, yang ingin direngkuhnya adalah proses hubungan intim tanpa batas. Mulai dari tahap perjumpaan, pengungkapan diri dan pertalian, dan pada akhirnya adanya pembuktian. Pacaran adalah refleksi hubungan intim dan merupakan ring paling empuk untuk memberi kesempatan terjadinya segala macam zina. Dan ALLAH mengharuskan kita menjauhi perbuatan zina.

Siapa pun yg mengharapkan keridhaan ALLAH, tdk ada pilihan lain baginya kecuali berusaha menjaga qalbunya ttp suci dari berbagai cacat, cela dan kerakusan yg bisa menafikan sesuatu yg dicintai ALLAH. Sebab bila hati kita telah rusak, terkotori oleh syahwat dan syubhat, kita akan kesulitan menemukan manfaat apa pun yg layak dlm masalah dunia, juga dlm masalah akhirat.

Sahabat, pernahkah kita berpikir ttg satu masa dimana kita tdk mampu lagi bergerak cepat, karena rapuhnya tubuh dimakan usia. Pernahkah kita berpikir tentang satu masa dimana kita tak lagi menikmati keindahan, karena tatapan mata kita tak lagi sempurna, Perputaran waktu terasa begitu cepat, perjalanan hidup sampai hari ini telah merubah banyak hal dari diri kita, masa muda yg gagah kini hanya tersisa guratan.

“Hendaklah kamu selalu benar. Sesungguhnya kebenaran membawa kpd kebajikan & kebajikan membawa ke surga. Selama seorg benar dan selalu memilih kebenaran dia tercatat di sisi Allah seorg yg benar(jujur).Hati2lah
thdp dusta. Sesungguhnya dusta membawa kpd kejahatan dan kejahatan
membawa kpd neraka. Selama seorg dusta dan selalu memilih dusta dia
tercatat di sisi Allah sbgai seorg pendusta (pembohong).(HR. Bukhari)

Awali langkah dgn BISMILLAH. Maju dan temukan spirit yg hilang. Satu jiwa berjuta hikmah. Setiap langkah bermakna. Setiap huruf menjadi hidup, setiap kata menginspirasi jiwa, setiap kalimat bermanfaat, setiap paragraf membuka pemahaman yg lengkap, setiap judul menggugah ide utk muncul, dan gagasan mencerahkan. Iqra’ bismirabbikalladzi khalaq “bacalah dgn menyebut nama Tuhanmu yg menciptakan.

Di sini, di dunia inilah sesungguhnya tempat yang paling memungkinkan kita membayar kesalahan. Jangan menunggu kehidupan di akhirat kelak, ketika segalanya sudah tidak mungkin lagi. Ketika sangat sulit bagi kita membayar kesalahan itu, kecuali dengan cara yang tdk kita sukai. Sebab di sana kita harus membayarnya dgn terpaksa. Dgn azab dan siksa, kecuali Allah mengampuninya.

http://www.facebook.com/pages/Al-Ukhuwah-Wal-Ishlah/118924971457368

kumpulan kata mutiara – kata-kata motivasi – kata-kata indah – nasehat cinta islami ramadhan

kumpulan kata mutiara nasehat islami – kata-kata motivasi nasehat islami – kalimat nasehat dakwah islam

kumpulan kata mutiara nasehat islami – kata-kata motivasi nasehat islami – kalimat nasehat dakwah islam

Menyia-nyiakan waktu itu lebih jelek daripada kematian. Menyia-nyiakan waktu akan memutuskanmu dari Allah dan akhirat, sedangkan kematian hanyalah memutuskanmu dari dunia dan penghuninya. (Ibnul Qayyim, kitab Al Fawa’id)

Jika Engkau ditanya “Dimana Allah?” Maka jawablah “Allah berada di atas langit, di atas ‘Arasy, di atas seluruh makhluk-Nya, dan ilmu-Nya menjangkau semua tempat ”, karena itulah jawaban yang tepat dan sesuai dengan manhaj Ahlussunnah wal Jama’ah. (www.rumaysho.com)

Jalan keselamatan adalah dengan mengikuti Rasulullah dan para sahabatnya. Allah ta’ala telah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah. Adapun jalan-jalan selain mereka adalah jalan-jalan yang menyimpang dari kebenaran.

Hendaklah kalian banyak mengingat Allah karena itu adalah obat penyakit hati. Janganlah menggunjing orang lain karena itu hanyalah penyakit. (Umar bin Khattab) – www.salafy.or.id

Laki2 haram memakai cincin emas, namun boleh memakai cincin perak. Jika seorang laki2 memakai cincin emas sbagai cincin pertunangan/perkawinan maka ini haram dan dosa besar karna menyelisihi syariat islam, orang2 kafir dan nasrani yg pertama kali membuat gagasan adanya cincin pertunangan/perkawinan. Rasulullah berkata: barangsiapa menyerupai suatu kaum maka dia termasuk bagian dari mereka..! ( Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu )

==========================
kumpulan kata mutiara nasehat islami – kata-kata motivasi nasehat islami – kalimat nasehat dakwah islam
=========================

Duri sekecil apapun, jangan dianggap remeh, krna bisa melukai.! dosa sekecil apapun, syubhat sehalus apapun, jngn dianggap remeh.! krna stiap dosa memiliki bagian di neraka.

Tidak ada alasan apapun untuk menolak dan mempertentangkan dalil dari Al-Qur’an n Hadist dengan akal dan hawa nafsu.

Orang yg paling pedih musibahnya di dunia ini ialah para nabi kemudian orang2 shaleh (HR. Ibnu Majah)

Dngn mmbiasakn mmbaca Al-Qur’an n menelaah maknany, maka prlahan tapi pasti akn tumbuh rasa cinta trhadap Al-Qur’an. sprti ppatah jawa mngatakan, witing tresno jalaran soko kulino.! :D

Seribu jalan menuju roma, tapi hanya ada satu jalan menuju sorga. Dengan kendaraan takwa melalui rute Al-Qur’an dan Sunnah..!

Hidup adlh rangkaian ujian tiada henti, slesai ujian ini akn datang ujian lain.! maka seorang ulama mengatakan, ujian akan selesai dan bisa istirahat dngn tenang jika tlah dimasukkan oleh Alloh ke dalam surganya kelak.!

Banyak orng mengaku cinta Rosul, tapi lari dari petunjuknya.! apakah memang cinta sbenarnya ada setelah pertemuan.! bukankah kita cinta Rosul, walau belum pernah bertemu dngn beliau.!

ketika demi cinta kau lakukan segalanya, maka perhatikanlah cinta apa yg sedang kau kejar, agar tiada penyesalan dikemudian hari.

gadis remaja yg berpakaian tapi “telanjang” kini ada dimana2..! siapa yg salah.? pendidikan yg begitu sekuler, lingkungan yg begitu rusak, atau keluarga yg begitu cuek.?

dunia bagai stetes air, sdangkn akherat bagai samudra luas. bagaimana bisa mengorbankn akherat demi dunia…………………!

titik awal kesuksesan dimulai dari kerja keras melawan kegagalan

Mukmin sejati adlh mereka yg siap bertaruh nyawa, berkorban harta, mencurahkn pikiran n tenaga, dalam rangka ketaatan kpd Alloh SubhanaHu wa Ta’ala.!

Terlalu pesimis mmbuat diri mudah menyerah, terlalu optimis mmbuat diri mudah takabur.! cukup brusaha, ikhtiar ssuai kmampuan diri n tdk lupa brdoa. Hasilny kita pasrahkn/tawakal pd yg Maha Kuasa.!

Kebahagian sejati adlh ketika jiwa n raga ini tulus mengabdi kpd IIahi Robbi. Apapn statusny, miskin kaya tua muda sehat sakit sibuk lelah, kewajiban seorang hamba harus dilaksanakan.!

Orang kafir tiada takut, krna mereka mnganggap Islam bagai singa dalam jeruji besi.! hanya dngan kmbali kpada pmahaman Al-Qur’an yg benar, yg bisa membuat musuh menjadi gentar.!

Orang yg menafsirkan Al-Qur’an dan Hadits sekehendak nafsunya. hanyalah orang yg sesat dan menyesatkan.

Tutupilah kelemahan n kekurangan saudaramu, jagalah saudara mu karna Alloh. cintailah saudaramu seperti mencintai diri sendiri.!

Selalu ada jalan keluar, tetap meniti jalan yg benar. Fatamorgana dunia terkadang menyesatkn qta dr jln yg benar. Perbaiki langkah qta, smoga ridho Alloh mngiringi langkah ini.

Banyak orng yg takut nggak kebagian rejeki, sampai2 meninggalkan kewajiban sholat lima waktu. Tenanglh Alloh sdh kasih jatah rejeki, n jngn takut tak kebagian

Tak perlu menunggu kaya tuk jadi seorang dermawan. Harta hanya sarana didunia. Kaya atw miskin sama saja.! Bersedekah lah walau hanya dngn sebutir kurma.

Banyak orng stress krna sibuk memikirkn khidupan di dunia.! banyk orng bahagia krna sibuk beramal tuk akhirat.!

Dan adapun orang yg takut kepada Tuhannya dan ia menahan diri dari hawa nafsu. Maka surgalah tempat tinggalnya. Qs.an-naziat : 40-41

Jika ada yg menyulutkn api permusuhan, jangan kau beri kayu bakar kebencian.! Tapi siramlh dngn air perdamaian.

Bahkan stiap status n komen yg ditulis, jempol yg diacungkn.! Smua dicatat malaikat, tuk dimintai prtanggung jawabn ny di akhrat.!

Cobaan didunia, sedih memang, pedih memang, tapi ada balasan surga bagi yg brtaqwa n sabar menjalaniny.!

Orang yg benar bukanlh orng yg tak pernah brsalah, orng yg bnar adlah orng yg siap menerima kbenaran n mlaksanakn nya.!

Jangan sampai syetan mematahkn smangat qta dlm melakukan kebaikan.

gelapnya fitnah yg smakin pekat.! cukuplah Al-Qur’an dan Sunnah sbagai lentera penuntun jalan dalam menapaki gelapnya fitnah dunia.!

Kabar gembira bagi semuanya.! Dapatkn seribu kekuatan dan sejuta semangat. hanya dngn membaca Al-Qur’an minimal 1-2 juz sehari.! mudah, murah, dan bergaransi seumur hidup.

Wahed Deen El Banjary

=========================
kumpulan kata mutiara nasehat islami – kata-kata motivasi nasehat islami – kalimat nasehat dakwah islam
============================

Barangsiapa diam saja terhadap kemungkaran di depan matanya maka dia adalah setan bisu, dan siapa yang mengajak orang lain berbuat kemungkaran maka dia adalah setan yang pandai bicara. (www.muslim.or.id)

Seorang musuh yang bisa mendekatkan diri kita kepada Allah lebih baik daripada seorang teman akrab yang malah menjauhkan kita dari Allah. AL MAR’U ‘ALA DIINI KHALILI (seseorang itu berada di atas agama teman dekatnya) -Maka hendaklah perhatikan dgn siapa kalian berteman. (Abul Hasan)

Urip iku mung sak dermo mampir ngombe. (hidup itu hanya sebentar sekedar mampir minum) – Situs-situs pencerahan jiwa: www.muslim.or.id , www.pengusahamuslim.com , www.rumaysho.com , www.kajian.net , www.alsofwah.or.id , www.ustadzaris.com , www.ustadzkholid.com , www.asysyariah.com , www.gaulislam.com , www.dudung.net

Berharap akan keselamatan namun enggan menempuh jalannya, sungguh bahtera tak kan berlayar di padang pasir. (www.muslimah.or.id)

Dlm beramal/beribadah, niat baik dan ikhlas saja tidak cukup, namun caranya juga harus benar sesuai ajaran rasulullah, tidak boleh mengarang ritual sendiri. Ibaratnya sama dgn mengobati orang sakit, niat baik dan ikhlas saja tidak cukup, namun caranya harus benar sesuai prosedur, jika salah maka bisa2 pasien malah binasa karena malpraktek/kecerobohan/kelalaian, dan keluarga pasien gak akan terima. (www.muslim.or.id)

Sesungguhnya sihir, santet, guna-guna, dan kesurupan jin memang benar2 nyata. Siapa yang tidak percaya berarti telah mengingkari Al Quran dan Hadits-hadits shohih. Cara mengatasi semua itu harus dgn metode-metode yg diajarkan rasulullah. Tidak blh minta bantuan dukun/paranormal. (www.ruqyah-online.blogspot.com)

Maksiat akan membutakan hati, jika tidak membutakan maka minimal akan melemahkan pandangan. Jika hati itu buta maka sulit untuk mengenal kebenaran. (Ibnul Qoyim Al Jauziyah, 1290-1350 masehi)

Tempat download buku2 islam dan mp3 rekaman ceramah para ustadz yg sangat bermanfaat, juga ada mp3 murotal Al Quran, dll: www.shirotholmustaqim.wordpress.com , www.islam-download.net , www.kajian.net , www.alqiyamah.wordpress.com

‎”Barangsiapa yang bersumpah dengan menyebut selain nama Allah, maka sungguh dia telah kafir atau musyrik” (hadits riwayat ibnu abi hatim). Misalnya: bersumpah demi kehormatan, demi ka’bah, demi muhammad, demi langit dan bumi, dll. (namun kata DEMI dlm bahasa indonesia tidak selalu berarti SUMPAH, bisa juga berarti UNTUK, dll. Jika bukan sumpah maka boleh)

“Bertakwalah kepada Allah di mana saja kamu berada, dan iringilah kejelekan dengan kebaikan, niscaya kebaikan akan menghapuskannya, dan pergaulilah manusia dengan akhlaq yang baik.” (lihat HR. Tirmidzi no. 1987)

Pria yg jarang solat berjamaah di masjid tanpa udzur maka pasti di dlm hatinya terdapat kemunafikan, dan pria yg jarang solat fardhu maka di dlm dirinya terdapat unsur kekafiran. Sedangkan wanita maka lbh baik solat di rumah daripada di masjid. (www.rumaysho.com)

Hidup ini tak akan pernah sunyi dari senang dan susah, suka dan duka, sehat dan sakit, bahagia maupun menderita. Ketahuilah saudara/i ku, tidak ada suatu perkara yang akan menyusahkan kita melebihi kemampuan kita..Semua itu adalah atas izin dan Kuasanya-Nya.. LA YUKALLIFULLAHU NAFSAN ILA WUSNGAHA (Tidaklah Allah membebani manusia kecuali sebatas kemampuannya, albaqarah ayat terakhir)) (Sely Al-Afasy Eb)

“Perjanjian antara kaum muslimin dan mereka (orang kafir) adalah mengenai shalat. Barangsiapa meninggalkan shalat, maka ia kafir.” (HR. Ahmad dan ahlus sunan dengan sanad yang shahih dari hadits Buraidah radhiyallahu ‘anhu)

Program KB (pembatasan jumlah keturunan hanya 2-3 anak) adalah konspirasi Yahudi dan Amerika dalam rangka menghambat bertambah pesatnya jumlah umat islam. Maka milikilah anak yang banyak dan jangan ber-KB wahai umat islam, kecuali dlm kondisi darurat (www.alsofwah.or.id)

“Sesungguhnya harta itu indah dan manis. Barang siapa mengambilnya dengan berlapang hati, maka akan diberikan berkah padanya. Barang siapa mengambilnya dengan kerakusan (mengharap-harap harta), maka Allah tidak memberikan berkah kepadanya” HR. Bukhari dan Muslim (www.pengusahamuslim.com)

Sudahkah Anda Membaca Al-Qur’an Hari Ini?..Berapa Ayat yang Anda Baca Hari Ini?..Berapa Ayat yang Anda Pahami Hari Ini?..Berapa Ayat yang Anda Renungkan Hari Ini?..Sudahkah Anda Mengamalkannya?..Sudahkah Anda Hidup Di Bawah Naungan Al-Qur’an?.. (www.hatibening.com)

Hidup Terindah Adalah Hidup Di Bawah Naungan Al-Qur’an.. Tidak Ada Yang Lebih Indah Dari Itu.. Hidup Yang Penuh Kepastian.. Kehidupan Selain Itu Adalah Semu.. Orang Beriman Selalu Rindu Al-Qur’an.. Cinta Allah Berarti Cinta Al-Qur’an.. Dibaca, Dipelajari, Direnungkan dan Diamalkan.. Mari Kembali Ke Al-Qur’an.. (www.hatibening.com)

Serulah manusia ke jalan Tuhanmu dgn hikmah dan pelajaran yg baik, dan bantahlah mereka dgn cara yg baik. (QS AN NAHL: 125)

Dan tentang apa saja yg kamu perselisihkan, maka putusannya terserah kepada Allah (QS ASY SYURA: 10) -yaitu harus sesuai dgn Al Quran dan hadits2 shohih

Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah. (QS AL AN’AM: 57)
isi hukum buatan manusia tidak blh bertentangan dgn Al Quran dan Hadits2

Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong agama-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar maha kuat lagi maha perkasa. (QS AL HAJJ: 40)

Punya ilmu agama namun tak diamalkan maka bagaikan pohon yg tak berbuah.

kumpulan kata mutiara nasehat islami – kata-kata motivasi nasehat islami – kalimat nasehat dakwah islam

INDEKS ARTIKEL-ARTIKEL ISLAM YANG MENARIK DAN SANGAT BERMANFAAT DARI gizanherbal.wordpress.com

BERIKUT INI INDEKS ARTIKEL-ARTIKEL ISLAM YANG MENARIK DAN SANGAT BERMANFAAT DARI gizanherbal.wordpress.com , kumpulan judul artikel2 menarik

SILAHKAN KLIK JUDUL ARTIKEL UNTUK MEMBACANYA:

daftar isi;

Recent Posts :

Recent Posts :

SURAT UNTUK PARA PEROKOK

Fulan Ibnu Fulan berkata :
“Dari orang yang fakir sampai yang tajir,
dari yang murtad sampai yang mengaku ustadz,
dari yang mengaku santri sampai bapak mentri,
dari orang yang bekerja dengan tangan yang kotor sampai dengan kalangan doktor,
dari operator sampai professor
dari kalangan pelajar sampai dengan staf pengajar,
semua rela diperbudak dengan tuhan 9centi berkepala api,
duhai negriku engkau adalah negri muslim, bukan negri kafir.
bahkan negri kafir sekalipun mengatur pemuja api ini,
oh negriku engkau adalah surga bagi mereka para pemuja,
dari ujung desa hingga ujung kota,
semua memuja tuhan 9centi berkepala api”.

Renungan untukmu wahai para perokok :
Jika saja tidak ada aktivitas merokok dalam setahun,
bisa dibayangkan berapa banyak dana terkumpul yang bisa digunakan untuk proyek yang jauh lebih bermanfaat,
kalo saja kita mau berpikir:
orang-orang yang miskin (mungkin) tidak bertambah miskin akibat merokok,
para pengusaha rokok tidak akan bertambah kaya akibat tidak ada aktiivitas para perokok,
para penumpang dalam angkutan umum yang penuh sesak tidak akan lagi merasa sesak dengan asap rokok,
pemerintah bisa menghemat dana untuk penaggulangan penyakit akibat rokok.
Pemerintah bisa menggunakan dananya untuk hal yang jauh lebih bermanfaat.
Jangan kalian hanya bisa mengkritik pemerintah dengan segala kebijakannya,
sementara kalian tidak bisa mengkritik diri kalian sendiri,
karena kalian pun sama dengan anggota dewan yang suka menghambur-hamburkan uang.

Pertanyaan untukmu wahai para perokok :
kemanakah batang-batang rokok yang kalian hisap,
yang jika diukur panjangnya melebihi panjangnya jalan yang ada dinegri ini,
berfikirlah kalian wahai para perokok,
kalian berkata kami tidak dapat berfikir jika kami tidak merokok,
lantas apakah kalian masih mau diperbudak dengan ketergantungan terhadap rokok,
berpikirlah wahai sang ayah yang sedang merokok didepan putra-putrinya,
apakah engkau hendak meracuni keluargamu dengan asap rokokmu,
ataukah engkau sedang mengajarkan anak-anakmu untuk bisa merokok seperti dirimu?
Berfikirlah wahai para pelajar yang sedang merokok dan belajar merokok,
apakah orang tua kalian memberi uang untuk kalian hambur-hamburkan dengan asap rokok yang tiada berguna,
Berfikirlah wahai kalian,
pikirkanlah tentang harta-harta kalian yang telah kalian belanjakan untuk
membeli rokok hanya untuk kalian bakar,
tengoklah sebentar tetangga-tetangga kalian yang mungkin tidak dapat makan,
karena ia tidak mampu untuk memenuhi kebutuhannya,
sementara kalian malah asik-asikkan membakar uang-uang kalian,
berfikirlah selagi kalian mampu berfikir,
sebelum datangnya waktu bagi kalian untuk tidak dimintakan lagi berfikir,
sebelum datangnya waktu bagi kalian dengan sebuah pertanyaan,
Darimana engkau dapatkan hartamu dan kemana engkau membelanjakan hartamu?

NB : Saudaramu yang perduli akan dirimu.
Afwan buat saudara-saudaraku para perokok.

===========================

ROKOK ITU HARAM

[From mailing list assunnah@yahoogroups.com]

No Smoking, Tidak Merokok Karena Allah

Rokok memang sesuatu yang tidak ditemukan di zaman Nabi, akan tetapi agama
Islam telah menurunkan nash-nash yang universal, semua hal yang membahayakan
diri, mencelakakan orang lain dan menghambur-hamburkan harta adalah hal yang
haram.

Berikut ini dalil-dalil yang menunjukkan keharaman rokok

1.Firman Allah: “Nabi tersebut menghalalkan untuk mereka semua hal yang baik
dan mengharamkan untuk mereka semua hal yang jelek.” (QS. Al A’raf: 157)

Bukankah rokok termasuk barang yang jelek, berbahaya dan berbau tidak enak?

2.Firman Allah: “Janganlah kalian campakkan diri kalian dalam kehancuran”
(QS. Al Baqarah: 195)

Padahal rokok bisa menyebabkan orang terkena berbagai penyakit berbahaya
seperti kanker dan TBC.

3.Firman Allah: “Dan janganlah kalian melakukan perbuatan bunuh diri” (QS.
An Nisa: 29)

Padahal merokok merupakan usaha untuk membunuh diri secara pelan-pelan.

4.Ketika menjelaskan tentang khamr dan judi, Allah berfirman: “Dan dosa
keduanya (khamr dan judi) lebih besar daripada manfaat dua hal tersebut.”
(QS. Al Baqarah: 219)

Demikian pula dengan rokok, bahaya yang ditimbulkannya lebih besar daripada
manfaatnya, bahkan rokok sedikitpun tidak mengandung manfaat.

5.Firman Allah: “Dan janganlah engkau bersikap boros, sesungguhnya orang
yang suka memboroskan hartanya merupakan saudara-saudara setan.” (QS. Al
Isra:26-27)

Telah jelas bahwa merokok merupakan perbuatan perbuatan boros dan
menghambur-hamburkan harta benda.

6.Allah berfirman tentang makanan penduduk neraka: “Tidak ada makanan mereka
kecuali dari pohon yang berduri. Makanan tersebut tidak menyebabkan gemuk
dan tidak pula bisa menghilangkan rasa lapar.” (QS. Al Ghasiyah:6-7)

Demikian pula dengan rokok, tidak membuat gemuk dan menghilangkan rasa
lapar, sehingga rokok itu menyerupai makanan penduduk neraka.

7.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Tidak boleh membahayakan diri
sendiri maupun orang lain.” (HR. Ahmad, shahih)

Padahal rokok itu dapat membahayakan diri sendiri ataupun orang lain serta
menyia-nyiakan harta.

8.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Sesungguhnya Allah itu
membenci tiga perkara untuk kalian, (yakni) berita yang tidak jelas,
menghambur-hamburkan harta dan banyak bertanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Padahal merokok termasuk membuang harta.

9.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: ”Setiap (dosa) umatku
dimaafkan (akan diampunkan) kecuali orang yang terang-terangan berbuat
dosa.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Artinya setiap umat Islam itu akan memperoleh pengampunan kecuali orang yang
berbuat dosa dengan terang-terangan, sebagaimana para perokok yang merokok
tanpa rasa malu-malu, bahkan mengajak orang lain untuk berbuat kemungkaran
seperti mereka.

10.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Barangsiapa beriman kepada
Allah dan Hari Akhir maka janganlah ia mengganggu tetangganya.” (HR.
Bukhari)

Bau tidak sedap karena merokok sangat mengganggu istri, anak dan tetangga
terutama malaikat dan orang-orang yang shalat di masjid.

11.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Tidaklah dua telapak kaki
seorang hamba bias bergeser pada hari kiamat sebelum ditanya mengenai empat
perkara, (yakni) tentang kemana ia habiskan umurnya; untuk apa ia gunakan
ilmunya; dari mana ia memperoleh harta dan kemana ia belanjakan; untuk apa
ia pergunakan tubuhnya.” (HR. Tirmidzi, dishahihkan oleh Al Albani dalam
kitab Shahih Al Jami dan Kitab Silsilah Shahihan)

Padahal seorang perokok membelanjakan hartanya untuk membeli rokok yang
haram. Benda yang sangat berbahaya bagi tubuh dan mengganggu orang lain yang
berada di dekatnya.

12.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Barang yang dalam jumlah
besarnya dapat memabukkan, maka statusnya tetap haram meski dalam jumlah
sedikit.” (HR. Ahmad dan lain-lain, shahih)

Padahal asap rokok dalam jumlah banyak dapat memabukkan, terutama untuk
orang yang tidak terbiasa merokok; atau pada saat perokok menghisap asap
dalam jumlah yang banyak maka orang tersebut akan sedikit mabuk. Hal ini
telah ditegaskan oleh seorang dokter dari Jerman dan seorang perokok yang
pernah mencoba, sebagaimana penjelasan di atas.

13.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Barangsiapa makan bawang
merah atau bawang putih maka hendaklah menjauhi kami, masjid kami dan
hendaklah ia berdiam saja di rumahnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sebagian orang tidak bisa menerima pengharaman rokok meski dalil-dalil yang
menunjukkan keharaman rokok itu banyak sekali sebagaimana di atas. Khusus
bagi perokok yang masih suka berkilah tersebut, maka kami katakan, “Jika
rokok tidak haram mengapa mereka tidak merokok di masjid atau tempat suci
yang lain. Namun kalian malah memilih merokok di tempat pemandian umum,
tempat-tempat hiburan dan tempat-tempat yang terlarang?”

Sebagian orang ada yang beralasan bahwa merokok itu makruh saja. Sebagai
jawaban kami katakan, “Jika hukumnya makruh lalu mengapa kalian hisap.
Bukankah makruh itu lebih dekat kepada haram daripada ke halal!

Perhatikanlah hadits Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam berikut ini:

“Sungguh hal yang halal itu jelas dan haram pun juga sudah jelas. Namun di
antara keduanya terdapat perkara-perkara yang tidak jelas. Kebanyakan orang
tidak mengetahui perkara-perkara tersebut. Barangsiapa berhati-hati terhadap
hal yang tidak jelas statusnya, maka sungguh ia telah menjaga agama dan
kehormatannya. Barangsiapa yang terjerumus dalam perkara yang tidak jelas,
sungguh ia telah terjerumus dalam perkara yang haram. Seperti seorang
penggembala yang menggembalakan ternaknya di dekat daerah larangan, ia akan
segera menggembala di daerah larangan tersebut.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Karya dari : Syaikh Muhammad Jamil Zainu

NO SMOKING-Tidak Merokok Karena Allah, Media Hidayah, hlm47-54

=============================

Apakah Rokok Haram? (update!)

Syaikh Muhammad Bin Jamil Zainu

Rokok memang belum ada di masa Rosulullah Shallallohu ‘alaihi Wa Sallam. Namun Islam telah datang dengan membawa kaidah-kaidah yang umum yang mengharomkan setiap perkara yang membahayakan badan atau mengganggu orang lain atau merugikan harta. Berikut ini dalil-dalil tentang hukum rokok.

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya): “Dan Alloh menghalalkan bagi mereka semua perkara yang baik dan mengharomkan semua yang buruk.”(Al-A’rof:157). Rokok termasuk hal yang buruk yang memudharatkan lagi busuk baunya.

Allah pun berfirman (yang artinya): “Dan Janganlah kalian menjatuhkan diri sendiri dalam kebinasaan.”(Al Baqoroh:195). Rokok menimbulkan penyakit-penyakit yang membinasakan seperti kanker, TBC, dan lain-lain.

Allah juga berfrman (yang artinya):“Dan janganah kalian membunuh diri-diri kalian.”(An Nisaa:59). Rokok membunuh jiwa secara perlahan.

Allah berfirman tentang bahaya khamr (yang artinya): “Dan dosanya lebih besar daripada manfaatnya.”(Al Baqoroh:219). Bahaya rokok pun lebih besar dari manfaatnya, bahkan keseluruhannya merupakan kemudharatan.

Allah berfirman (yang artinya): “Dan janganlah engkau menghambur-hamburkan harta dengan boros, sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara setan.”(Al-Isro:26-27). Rokok adalah pemborosan dan penghambur-hamburan terhadap harta, termasuk amalan setan.

Rosululloh Shallalohu ‘alaihi Wa Sallam bersabda (yang artinya): “Tidak boleh ada kemudharatan, tidak boleh ada perbuatan memudharatkan.”(Shohih diriwayatkan Imam Ahmad). Rokok memudharatkan (membahayakan) penghisapnya, mengganggu orang-orang di sekitarnya dan memboroskan harta.

Beliau pun bersabda (yang artinya): “Dan Alloh membenci bila kalian membuang-buang harta.”(Mutaffaqun ‘Alaih). Rokok merupakan pembuang-buangan terhadap harta maka Alloh membencinya.

Sabda Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam (yang artinya), “Perumpamaan kawan duduk yang baik dengan kawan duduk yang jelek adalah adalah seperti pembawa minyak wangi dan peniup api tukang besi.”(Riwayat Bukhary-Muslim). Perokok adalah kawan duduk yang jelek yang meniup api.

Sabda Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam (yang artinya), “Barangsiapa yang meniup racun hingga mati maka racun tesebut akan berada di tangannya lalu dihirupkan selama-lamanya di neraka Jahannam.”(Riwayat Muslim). Rokok mengandung racun nikotin yang membunuh penghisapnya perlahan-lahan dan menyiksanya.

Sabda Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam (yang artinya), “Barangsiapa yang memakan bawang putih atau bawang merah, maka hendaknya menyingkir dari kita dan menyingkir dari masjid dan duduklah di rumahnya.”(Riwayat Bukhari-Muslim). Rokok lebih busuk baunya dari bawang putih maupun bawang merah.

Sebagian ahli fiqih mengharamkan rokok. Sedang yang tidak mengharamkannya belum melihat bahaya yang nyata yang ditimbulkan, seperti bahaya penyakit kanker. Apabila orang membayar uang 1 lira, kita pasti mengatakannya ia orang gila. Bagaimana orang yang membakar rokok yang harganya ratusan lira yang berakibat membahayakan dirinya dan orang-orang di sekitarnya? Dari semua hadits maupun ayat Al Qur’an tersebut di atas, maka jelas bahwa rokok termasuk diantara semua yang negatif yang membahayakan penghisapnya dan orang-orang di sekitarnya.

Apakah anda masih termasuk orang yang beragama dan berperasaan? Apabila rokokmu membuat orang terganggu dan mengotori udara, maka mengotori udara hukumnya haram sebagaimana mengotori air yang dapat membahayakan orang. Andaikata kita bertanya kepada orang yang merokok, apakah perbuatanmu (merokok) akan dimasukkan ke dalam amal baik atau amal buruk? Pasti ia menjawab bahwa rokoknya tersebut termasuk dalam amal buruk.

Memohonlah kamu agar kamu bisa meninggalkan rokok, karena barang siapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan memberi pertolongan. Dan bersabarlah kamu, karena Allah bersama dengan orang-orang yang sabar.

Dinukil dari kitab “Risalah Taujihat Islamiyah”
Judul dalam edisi Indonesia “Bimbingan Islam untuk Pribadi dan Masyarakat”
Penerbit Darul Khair, Jeddah

http://ghuroba.blogsome.com/2007/04/09/apakah-rokok-haram/

===========================================

Tuhan Sembilan Senti

(Taufiq Ismail)

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-
perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im
sangat ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya
apakah ada buku tuntunan cara merokok,

Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk
orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok,

Negeri kita ini sungguh nirwana
kayangan para dewa-dewa bagi perokok,
tapi tempat cobaan sangat berat
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok,

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter
tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun
menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut
dan hidungnya mirip asbak rokok,

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul
saling menularkan HIV-AIDS sesamanya,
tapi kita tidak ketularan penyakitnya.
Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya
mengepulkan asap rokok di kantor atau di stopan bus,
kita ketularan penyakitnya.
Nikotin lebih jahat penularannya
ketimbang HIV-AIDS,

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia,
dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu,
Bisa ketularan kena,

Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok,

Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil,
pertandingan bulutangkis,
turnamen sepakbola
mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok,

Di kamar kecil 12 meter kubik,
sambil ‘ek-’ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat
dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh,
dengan cueknya,
pakai dasi,
orang-orang goblok merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im
sangat ramah bagi orang perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh,
duduk sejumlah ulama terhormat merujuk
kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.
Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok.
Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka
terselip berhala-berhala kecil,
sembilan senti panjangnya,
putih warnanya,
ke mana-mana dibawa dengan setia,
satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang,
tampak kebanyakan mereka
memegang rokok dengan tangan kanan,
cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda
yang terbanyak kelompok ashabul yamiin
dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.
Mamnu’ut tadkhiin, ya ustadz.
Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii’atun bi mukayyafi al hawwa’i.
Kalau tak tahan,
Di luar itu sajalah merokok.
Laa taqtuluu anfusakum.

Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr.
Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi).
Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok.
Patutnya rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz.
Wa yuharrimu ‘alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-tenang,
karena pada zaman Rasulullah dahulu,
sudah ada alkohol,
sudah ada babi,
tapi belum ada rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,
Lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan,
jangan,

Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu,
yaitu ujung rokok mereka.
Kini mereka berfikir.
Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap,
dan ada yang mulai terbatuk-batuk,

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,
sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok.
Korban penyakit rokok
lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas,
lebih gawat ketimbang bencana banjir,
gempa bumi dan longsor,
cuma setingkat di bawah korban narkoba,

Pada saat sajak ini dibacakan,
berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita,
jutaan jumlahnya,
bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,
dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,
diiklankan dengan indah dan cerdasnya,

Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri,
tidak perlu ruku’ dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini,
karena orang akan khusyuk dan fana
dalam nikmat lewat upacara menyalakan api
dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,

Rabbana,
beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.

http://bestabuabdullah.blogspot.com/2009/10/rokok.html

AYAT KURSI YANG MENGHANCURKAN JIN IFRIT

Dari Abu Hurairah r.a. katanya, “Rasulullah saw. berkata, ‘Dalam surah Al-Baqarah terdapat satu ayat yang merupakan penghulu ayat-ayat Alquran. Setiap engkau membacanya di dalam rumahmu, dan saat itu setan ada di dalamnya, pasti dia akan keluar. la adalah Ayat Kursi.”
Ibn Qutaibah meriwayatkan, katanya, “Seseorang dari Bani Ka’b menuturkan .kepadaku, katanya, ‘Aku datang ke kota Bashrah untuk menjual kurma. Tetapi aku tidak menemukan satu rumah untuk ber-malam, kecuali satu rumah yang sudah penuh dengan sarang laba-laba.

Aku bertanya kepada beberapa orang di sekitar rumah itu, “Mengapa rumah ini?” Mereka menjawab, “Rumah ini ada yang menempati.” Aku lalu bertanya kepada pemiliknya, “Maukah Anda menyewakannya kepada saya?”
Orang itu menjawab, “Selamatkan diri Anda. Sebab, dalam rumah ini ada `Ifrit yang telah menjadikan rumah ini sebagai tempat tinggal-nya. Dia membunuh setiap orang yang memasukinya.”
“Sewakan kepadaku, dan biarkan malam ini aku bersama dia. Mudah-mudahan Allah SWT menolongku menghadapinya.”
“Terserah Anda sajalah,” kata pemilik rumah itu.
Aku pun bermalam di rumah itu. Ketika malam tiba, datanglah kepadaku sesosok makhluk yang sangat hitam matanya, dengan sinar merah laksana bara api. Dia memiliki bayangan gelap, dan men-dekatiku. Aku membaca Ayat Kursi seluruhnya. Maka ketika bacaan-ku tiba pada firman Allah yang berbunyi, Dan Dia (Allah) tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi lagi Mahabesar, maka makhluk itu tidak mengatakan apa pun kepadaku. Kuulangi mem-bacanya beberapa kali, sampai bayangan gelap itu menghilang. Aku kemudian menuju salah satu sudut rumah itu, dan tidur. Esoknya, aku menemukan di tempataku melihat makhluk itu, sisa-sisa sesuatu yang terbakar dan menjadi bara. Kemudian aku mendengar suara, “Engkau telah membakar `Ifrit yang sangat besar.” Aku bertanya, “Dengan apa aku membakarnya?” Dia menjawab, “Dengan firman Allah yang ber-bunyi, Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi lagi Mahabesar.(Sayyid Muhammad Haqqiy An-Naziliy, Khazanah Al-Asrar Jalilat Al-Adzkar, Maktabah ‘Abbas Syaqrun, Kairo, hlm. 137.)

Penjelasan Admin :

Maka mari kita cukupkan dengan membaca doa-doa yang disyari’ahkan untuk membunuh/mengusir jin, ketika sudah jelas tuntunannya maka jangan mencari cara lain lagi seperti memakai jimat, atau memohon bantuan jin/khodam “anu” yang sudah jelas keyirikannya atau menggunakan tenaga dalam, aji-aji kesaktian yang pada hakikatnya tetap meminta bantuan jin……..Mari kita langsung sandarkan diri kita hanya meminta pertolongan pada Allah semata…………….

Filed under: KEAJAIBAN RUQYAH

 

http://metafisis.wordpress.com/2011/06/02/ayat-kursi-yang-menghancurkan-jin-ifrit/

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 27 other followers