• semua artikel dalam situs ini boleh dicopy dan disebarluaskan tanpa perlu minta izin kepada saya, saya juga cuma ngopi dari situs-situs lain ============================================== pacaran adalah haram, zina haram, seks bebas haram, minuman keras haram ========================================== jika ada tulisan dalam blog ini yang bertentangan dgn ajaran islam maka haram dipraktekkan.
  • www.hatibening,com

  • Arsip artikel 083821513356

  • kategori artikel 083821513356

  • Halaman/pages facebook islami yang sangat menarik dan bermanfaat untuk anda add/like:

  • www.kajian.net

    Surah Al-Baqarah ayat 216: Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
  • ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)”

    ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)” ================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ==================================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ----------------------------------------------------
  • inilah Dakwah Kami:

    ------------------------------------------------------------------ Kembali kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan Pemahaman Rosululloh serta Salafush Ash-Shalih ------------------------------------------------------------------ Tashfiyah, yakni memurnikan ajaran Islam dari segala Noda Syirik, Bid’ah, Khurafat, serta gerakan-gerakan dan pemikiran-pemikiran yang merusak ajaran Islam. ------------------------------------------------------------------ Tarbiyah, yakni Pendidikan bagi kaum Muslimin berdasarkan ajaran Islam yang murni. ------------------------------------------------------------------ Menghidupkan pola pikir membiasakan kebenaran, bukan membenarkan kebiasaan (tradisi). ------------------------------------------------------------------ Mengajak kaum Muslimin untuk hidup Islami, sesuai dengan Manhaj Ahlul Sunnah Wal Jama’ah. ------------------------------------------------------------------ -------------
  • Motto kami

    ------------------------------------------------------ --------------------------------------------------------------- Hidupkan Sunnah Nabi serta para Salafush Ash-Shalih, --------------------------------------------------------------- Hindari Fanatisme Golongan & Partai. --------------------------------------------------------------- Wujudkan Persatuan Umat Islam --------------------------------------------------------------- Serta Jauhilah 3 T Yakni: Taklid, Ta’ashub (Fanatisme Golongan/Partai), serta Taffaruq (Memecah belah Umat). --------------------------------------------------------------- sms/call:081511542355 ------------------------------------------------------
  • ittiba’ di atas manhaj salaf dan menyelisihi selainnya

    ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari ahlul Kitab telah berpecah belah menjadi tujuh puluh dua golongan. Dan sesungguhnya agama ini (Islam) akan berpecah belah menjadi tujuh puluh tiga golongan, tujuh puluh dua golongan tempatnya di dalam Neraka dan satu golongan di dalam Surga, yaitu al-Jama’ah.” [HR. Abu Dawud (no. 4597), Ahmad (IV/102), al-Hakim (I/128), ad-Darimy (II/241)] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “Barangsiapa di antara kalian ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: "Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Imam Ahmad rahimahullah (wafat th. 241 H) berkata: “Prinsip Ahlus Sunnah adalah berpegang dengan apa yang dilaksanakan oleh para Shahabat ridhwanullahi ‘alaihim ajma’in dan mengikuti jejak mereka, meninggalkan bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat.” [Syarah Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah oleh al-Laalikaa-iy I/175-185 no. 317] ----------------------------------------------------------------------------------
  • PEMERINTAH INDONESIA WAJIB BERHUKUM DENGAN HUKUM ISLAM

    PEMERINTAH INDONESIA WAJIB BERHUKUM DENGAN HUKUM ISLAM ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “(Hak untuk) menetapkan hukum itu (hanyalah) hak Allah.” (QS. Al An’aam [6]: 57) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki? dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ? (QS Almaidah: 50) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Sesungguhnya Allah menetapkan hukum-hukum menurut yang dikehendaki-Nya. (QS Al Maidah:1) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim. (QS Al Maidah:45) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah mereka itulah orang-orang yang zalim (QS Albaqarah:229) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- “Maka demi Rabb-mu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu (Muhammad) hakim (pemutus) terhadap perkara yang mereka perselisihkan.” (QS. An Nisa [4]: 65) ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • ILMU IKHLAS

    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Ar-Rabi` bin Khaitsam berkata: Seluruh perbuatan yang tidak diniatkan mencari ridha Allah, maka perbuatan itu akan rusak! ======================================================================= Abu Sulaiman Ad-darani berkata: Beruntunglah bagi orang yang mengayunkan kaki selangkah, dia tidak mengharapkan kecuali mengharap ridha Allah! ======================================================================== ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)” ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------
  • PESAN DARI UMAT ISLAM YANG DITINDAS MUSUH

    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- “wahai saudaraku seIslam di Indonesia..disini kami ditembaki peluru, rumah kami diledakkan, ayahku sengaja ditembak dikepalanya, adikku diperkosa oleh tentara kafir laknatullah itu.., apakah kamu disana sedang bersenang senang ? aku tunggu jawabanmu” ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • KETAHUILAH BAHWA HANYA UMAT ISLAM YANG BISA MASUK SURGA

    wahai umat manusia, islam-lah agar kalian selamat !! ( Wahai Allah, sungguh telah kusampaikan, maka saksikanlah..) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- "Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia diakhirat termasuk orang-orang yang rugi.." (QS Ali Imraan : 85) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- IKUTILAH JALAN KEBENARAN ITU JANGAN HIRAUKAN WALAUPUN SEDIKIT ORANG MENGIKUTINYA!JAUHKANLAH DIRIMU DARI JALAN JALAN KESESATAN DAN JANGANLAH TERPESONA DENGAN BANYAKNYA ORANG ORANG YANG MENEMPUH JALAN KEBINASAAN! ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Sunnah itu bagaikan bahtera nabi nuh.Barangsiapa mengendarainya niscaya dia selamat dan barangsiapa terlambat dari bahtera tersebut maka dia akan tenggelam…… ------------------------------------------------------ KUMPULAN CERITA CINTA , PUISI CINTA , SMS CINTA , KATA CINTA , CURHAT CINTA
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) -------------------------------------------------------
  • ruang konsul dokter

  • Blog Stats 083821513356

    • 10,306,030 hits

PACARAN ITU HARAM

Pacaran dalam Islam

Gimana sich sebenernya pacaran itu, enak ngga’ ya? Bahaya ngga’ ya ? Apa bener pacaran itu harus kita lakukan kalo mo nyari pasangan hidup kita ? Apa memang bener ada pacaran yang Islami itu, dan bagaimana kita menyikapi hal itu?
Memiliki rasa cinta adalah fitrah

Ketika hati udah terkena panah asmara, terjangkit “virus cinta”, akibatnya…… dahsyat man…… yang diinget cuma si dia, pengen selalu berdua, akan makan inget si dia, waktu tidur mimpi si dia. Bahkan orang yang lagi fall in love itu rela ngorbanin apa aja demi cinta, rela ngelakuin apa aja demi cinta, semua dilakukan agar si dia tambah cinta. Sampe’ akhirnya……. pacaran yuk. Cinta pun tambah terpupuk, hati penuh dengan bunga. Yang gawat lagi, karena pengen bukti’in cinta, bisa buat perut buncit (hamil). Karena cinta diputusin bisa minum baygon. Karena cinta ditolak …. dukun pun ikut bertindak.

Sebenarnya manusia secara fitrah diberi potensi kehidupan yang sama, dimana potensi itu yang kemudian selalu mendorong manusia melakukan kegiatan dan menuntut pemuasan. Potensi ini sendiri bisa kita kenal dalam dua bentuk. Pertama, yang menuntut adanya pemenuhan yang sifatnya pasti, kalo ngga’ terpenuhi manusia bakalan binasa. Inilah yang disebut kebutuhan jasmani (haajatul ‘udwiyah), seperti kebutuhan makan, minum, tidur, bernafas, buang hajat de el el. Kedua, yang menuntut adanya pemenuhan aja, tapi kalo’ kagak terpenuhi manusia ngga’ bakalan mati, cuman bakal gelisah (ngga’ tenang) sampe’ terpenuhinya tuntutan tersebut, yang disebut naluri atau keinginan (gharizah). Kemudian naluri ini di bagi menjadi 3 macam yang penting yaitu :

Gharizatul baqa’ (naluri untuk mempertahankan diri) misalnya rasa takut, cinta harta, cinta pada kedudukan, pengen diakui, de el el.

Gharizatut tadayyun (naluri untuk mensucikan sesuatu/ naluri beragama) yaitu kecenderungan manusia untuk melakukan penyembahan/ beragama kepada sesuatu yang layak untuk disembah.

Gharizatun nau’ (naluri untuk mengembangkan dan melestarikan jenisnya) manivestasinya bisa berupa rasa sayang kita kepada ibu, temen, sodara, kebutuhan untuk disayangi dan menyayangi kepada lawan jenis.

================

Pacaran dalam perspektif islam

In fact, pacaran merupakan wadah antara dua insan yang kasmaran, dimana sering cubit-cubitan, pandang-pandangan, pegang-pegangan, raba-rabaan sampai pergaulan ilegal (seks). Islam sudah jelas menyatakan: “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (Q. S. Al Isra’ : 32)

Seringkali sewaktu lagi pacaran banyak aktivitas laen yang hukumnya wajib maupun sunnah jadi terlupakan. Sampe-sampe sewaktu sholat sempat teringat si do’i. Pokoknya aktivitas pacaran itu dekat banget dengan zina.

So….kesimpulannya PACARAN ITU HARAM HUKUMNYA, and kagak ada legitimasi Islam buatnya, adapun beribu atau berjuta alasan tetep aja pacaran itu haram.

Adapun resep nabi yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud: “Wahai generasi muda, barang siapa di antara kalian telah mampu serta berkeinginan menikah maka menikahlah. Karena sesungguhnya pernikahan itu dapat menundukkan pandangan mata dan memelihara kemaluan. Dan barang siapa diantara kalian belum mampu, maka hendaklah berpuasa, karena puasa itu dapat menjadi penghalang untuk melawan gejolak nafsu.”(HR. Bukhari, Muslim, Ibnu Majjah, dan Tirmidzi).

Jangan suka mojok atau berduaan ditempat yang sepi, karena yang ketiga adalah syaiton. Seperti sabda nabi: “Janganlah seorang laki-laki dan wanita berkhalwat (berduaan di tempat sepi), sebab syaiton menemaninya, janganlah salah seorang dari kalian berkhalwat dengan wanita, kecuali disertai dengan mahramnya.” (HR. Imam Bukhari Muslim).

Dan untuk para muslimah jangan lupa untuk menutup aurotnya agar tidak merangsang para lelaki. Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya.” (Q. S. An Nuur : 31).

Dan juga sabda Nabi: “Hendaklah kita benar-benar memejakamkan mata dan memelihara kemaluan, atau benar-benar Allah akan menutup rapat matamu.”(HR. Thabrany, tapi entah apa derajat hadisnya).

Yang perlu di ingat bahwa jodoh merupakan QADLA’ (ketentuan) Allah, dimana manusia ngga’ punya andil nentuin sama sekali, manusia cuman dapat berusaha mencari jodoh yang baik menurut Islam.

Tercantum dalam Al Qur’an: “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga).”

Wallahu A’lam bish-Showab

Oleh: Buletin Dakwah Remas RIHLAH SMU N I Sooko, edisi 6, 1421 H
Disalin dari Lembar Buletin Dakwah BINTANG (2)

21 Responses

  1. Tips menghilangkan sakit hati, melupakan mantan pacar, menghadapi patah hati, mengobati putus cinta, meredakan kesedihan dan kekecewaan akibat putus dengan pacar, menyembuhkan hati yang terluka

    ===========================

    365 hari melawan Patah Hati & SAKIT HATI

    Bagi yang habis ditinggal, habis ketahuan selingkuh, habis diputusin karena gak ada komitmen lagi….atau bagi yang terlanjur cinta tapi bertepuk sebelah tangan, di bawah ini hanya beberapa saja coretan pengalaman ataupun yang saya ambil dari tulisan temen2…

    sehubungan banyaknya temen gw yang lg patah hati,, nangis-nangis tersedu2 ga puguh (tp gw seneng, soalnya gw ada temen heehhehe, jahat ya gw :), semoga bermanfaat (klo berhasil, tolong hubungin gw yak ).
    ==========================

    Hari pertama

    Hari yang paling berat. Banyak-banyak narik nafas dalem-dalem. Klo masih kurang tenang, ambil nafas lagi. Klo masih kurang, ambil nafas temen. Hehehehe… Yang jelas usahakan tetep nafas ya…

    Tumpahin segala perasaan sedih. Mau nangis juga boleh. Namanya juga lagi sedih. Tidur, makan es krim, makan coklat. Tidur lagi. Leha-leha. Klo mau iseng, kirim rekaman tangisan kita ke salah satu production house sinetron. Kali aja ada sutradara yang terinspirasi bikin film berjudul Ratapan Anak King Kong Kang Kung. (Kingkong yg demen makan kangkung donk).

    Bersyukur aja klo kita masih dikaruniai hati. Cuma manusia normal yang bisa sedih dan ngerasain patah hati.

    Yakinin hati kita sendiri. Ucapin terus: “Gue bisa bertahan! Gue bisa ngelewatin masa-masa sulit ini!”. Ucapin berkali-kali. Sugesti diri kita sendiri. (Warning! Jgn dilakukan di mall ya,, bukan apa2 jauh bo. Mending di rumah. Irit ongkos)

    ===============================

    Hari kedua

    Bagi kisah sedih kita hanya ke orang yg bener2 deket dan bisa jaga rahasia. Ke nyokap misalnya. Klo punya kucing, ajak kucing kita diskusi soal patah hati. Kucing udah lama dipercaya sebagai pihak yang paling bisa ngejaga rahasia kita rapat-rapat.

    Nonton film komedin yang banyak.

    =================================

    Seminggu kemudian

    Jalan-jalan. Ngopi bareng temen. Mulai gaul lagi.

    Tumpahin perasaan. Bisa lewat corat-coret tulisan, musik, lukisan, puisi, apa aja. (Bantuin gw bikin maket juga boleh kok. Dengan senang hati malah)
    Olahraga yang banyak nguras energi. Nguras bak mandi juga boleh.

    Jalan-jalan bareng temen. Misalnya jalan dari kamar ke dapur, bareng temen, terus masak bareng.

    Semua barang yg ada hubungannya bareng dia, dibungkus rapat. Simpan di tempat tersembunyi. Hibahkan ke orang yang membutuhkan. Atau dijual. Lumayan hasilnya bisa buat beli mobil (lho?). Klo kebetulan pernah dapet hadiah mobil ferarri,,, nah, klo ini mah kasih aja ke gw.

    Jangan menghubungi mantan. Tahan diri. Jangan nelpon, jangan kirim sms atau ngirim email. Ngirim telegram atau surat via pos apalagi (bukan apa-apa, ribet ah!)

    =============================

    Dua minggu kemudian

    Gaul bareng temen-temen.

    Ubah penampilan. Gaya rambut kek. Dandanan lain kek. (Misalnya tiba-tiba pake kostum bebek ke kampus)

    Jangan hubungin mantan!

    ===========================

    Tiga minggu kemudian

    Ikut kegiatan yang menyita banyak waktu dan energi. Misalnya, ikut latihan lari marathon Bandung-Makassar, latihan nyanyi (dengan harapan pengajarnya putus asa ngelatih suara kita yang emang jelas-jelas hm,, tidak bagus).

    Jadi sukarelawan kegiatan sosial. Belajar berempati sama penderitaan orang lain. Supaya kita dapet perbandingan: “bahwa masih banyak orang yang lebih susah ketimbang kita.

    Jangan hubungi mantan!

    =============================

    Empat minggu kemudian

    Tetep menyibukkan diri dengan macem2 kegiatan. Klo kurang, tambahlah. Misalnya kursus pijet, kursus ngeronda.

    Jangan sekali-kali lari ke alkohol atau drugs. Pertama, haram. Kedua, ngerusak kesehatan jiwa-raga. Ketiga, norak (baru patah hati aja udah segitunya)

    Mulai nyoba memulai hubungan baru. Tp ga perlu keburu-buru. Mulai hubungan ma kucing kek (sapa tau jd hobi melihara kucing, pan bisa beli di aku. hehhe)

    Klo masih juga kerasa ngeganjel ya boleh aja sharing sama orang yang bisa dipercaya (aku tentu saja, contohnya). Yang di-sharingin ya soal patah hati ntu. Jangan sharing soal ngompol dicelana waktu masih bayi.

    Jangan hubungi mantan!? Eh klo emang bener2 membutuhkan, boleh aja telepon mantan. Singkat aja. Tp ga usah curhat soal perasaan patah hati. Tanya aja soal gimana caranya membuat jus jeruk rasa alpuket (lho? gw juga bingung), misalnya. Atau tanya, “Kamu tau ngga jarak bumi-matahari?”.
    =============================

    Bulan ketiga sampe keenam

    Mulai serius cari gebetan baru. Coba rasakan, kayaknya ada gairah baru. Dunia kelihatan berubah sekarang. Ternyata banyak cowo and cewe menarik di dunia ini, gw contohnya (klo mau muntah, muntah aja, gw udah duluan kok)

    Klo perasaan patah hati terus berlanjut, hubungin psikolog. Ya ngga apa-apa. itung-itung nyari pengalaman baru. Buat beberapa org, patah hati itu susah dihapus. Butuh waktu lama untuk sembuh. Sabar. Tawakal.

    ===========================

    Setahun kemudian

    Syukuri klo kita bisa ngelewatin masa broken heart. Pengalaman itu nunjukin bahwa patah hati memang ngga enak. Karena itu juga, jangan patah hati lagi. Atau jangan sekali-kali mematahkan hati orang lain klo ga pengen kita jadi patah kaki.

    penulis: t prayudhi

  2. Tips menghilangkan sakit hati, tips-tips melupakan mantan pacar, cara-cara menghadapi patah hati, cara mengobati putus cinta, cara meredakan kesedihan dan kekecewaan akibat putus dengan pacar, tips menyembuhkan hati yang terluka, tehnik melupakan cinta

    ===========================

    Sumber: ISLAMUDA [ http://www.islamuda.com ]

    Hati-hati Patah Hati

    Ngomongin soal patah hati, pasti ga akan lepas dari yang namanya cinta. Kalo sudah ngomongin soal cinta, maka ceritanya panjang neh. Tul ga? Dari awal mula manusia diciptakan sampe nanti hari kiamat, cerita tentang cinta ga akan pernah bosan diperbincangkan dan ga akan pernah hilang ditelan zaman. Cerita cinta memang ga selamanya indah. Kadang ada yang berakhir dengan tawa, ada juga yang berakhir dengan linangan air mata. Dan patah hati adalah salah satu ending dari cerita ini. Yup. Bad ending (ihiks…..ihiks sedih sekali).

    Kata Bang Meggy Z sih, patah hati itu lebih sakit daripada sakit gigi. (kok jadul banget ya…hehehe). Tapi yang paling bener adalah patah hati itu lebih sakit daripada ga patah hati (yeee… ya iyalah!). Nah, kalo sudah kena yang namanya patah hati, hidup serasa mau kiamat, langit runtuh, bumi seakan gelap meskipun ada mentari yang bersinar. Hari-hari terasa sepi karena ga ada pujaan hati. Hati ini tersiksa, seolah mendapatkan penyakit langka yang ga akan pernah ada obatnya. Diri ini semakin sendiri, tidak ada teman yang menemani. Dan kalo sudah begini seakan tidak berguna lagi hidup ini, dan hanya ingin mengakhiri. Terlalu didramatisir nih. Terlalu.

    Apa emang bener begitu, kalo kita patah hati? Apa ga ada harapan lagi yang tersisa hingga kita harus mengakhiri hidup? Stop! Slow Down Baby…..Tunggu dulu. Ikutin terus. Capcus !!

    Fakta Patah Hati

    Emang bener kata Bang Meggy Z tadi, bukan kamu aja yang pernah patah hati. Dari zamannya Nabi Adam, sudah ada yang yang namanya patah hati, bukan barusan muncul aja. Dan gara-gara patah hati orang bisa gelap mata dan kehilangan akal sehatnya (siapa yang menemukan harap di kembalikan, emang akal sehat kaya dompet). Eit, dampaknya macem-macem ditimbulkan hanya gara-gara patah hati. Contoh saja, salah satu anak Nabi Adam, Qabil, rela membunuh saudaranya sendiri, Habil, gara-gara patah hati.

    Lain lagi dengan Sri Rahayu (22), gadis asal Kabupaten Kediri. Karena patah hati, dia menenggak minuman karbonasi yang dicampur dengan 12 butir obat sakit kepala. Beruntung nyawanya dapat diselamatkan. Percobaan bunuh diri ini dilakukan korban di objek wisata Goa Selomangleng, Kota Kediri. (detiksurabaya.com).

    Hal yang sama dilakukan oleh Ikasari (12). Gadis cilik asal Malang. Dia ditemukan bunuh diri. Tubuhnya tergantung di kusen pintu kamar rumahnya. Lehernya terlilit kain gorden warna pink. Di antara pesannya di buku harian, ditemukan pernyataan kecewa yang mendalam sang gadis cilik terhadap ‘pemuda’ pujaan, Sarip (15). Ini bunyi pesannya, “Sarip, gw tau elo udah nyium cewek lain. Elo nuduh gw selingkuh, tetapi sekarang siapa yang selingkuh? Hati ini hancur..!Hancur!”. (Wuih….gila ga fren, masih 12 tahun, masih bau kecut, eh salah deng, bau kencur. Innalillahi). (Man3malang.com)

    Yang agak nyeleneh dilakukan oleh Hugh Hefner, pemilik Majalah Playboy, mengatakan bahwa patah hati yang pernah dialaminya telah memberikan inspirasi padanya untuk menciptakan brand ‘Playboy’ yang terkenal itu. Pria berusia 81 tahun itu mengatakan, “Saat saya berusia 16 tahun, saya pernah naksir seorang gadis. Namun kemudian ia menolak saya dan itulah yang menjadi kuncinya.” Dia kemudian mulai menulis cerita dan membuat gambar telanjang versi komik. Wacks, glodaks…..Ini patah hati, atau nepsong ga kesampaian. (kapanlagi.com).

    Sobat, komputer kamu pernah kena virus hallo.roro.htt? Konon juga katanya virus ini dibuat gara-gara si pembuatnya broken heart kepada kekasihnya yang bernama Roro.
    By the way, ga sedikit juga orang yang kena patah hati, larinya ke dukun. Ngapain? Pastinya bukan cari obat, kalo cari obat ya ke dokter atau ke apotek. Yup, bener banget. Ada istilah Cinta Ditolak, Dukun Bertindak. Apalagi kalo ga melet si pujaan hati biar balik lagi sama dia. Kalo sudah begini, syirik namanya fren.

    Patah Hati, Bisa Mati?

    Apa bener se, patah hati bisa bikin kita mati? Siapa yang bilang? Kalo kamu pikir setelah patah hati kudu mati, maka pikiran kamu sempit banget. Jangan khawatir sobat, sebab patah hati atau putus cinta itu ga akan membuat kita mati. Karena cinta itu hanyalah naluri manusia, bukan kebutuhan pokok seperti makan dan minum. Manusia bisa meninggal kalo ga makan 7 hari dan tanpa air selama 3 hari. Kalo rasa cinta ga terpenuhi, kita hanya akan merasa gelisah, ga sampe mati. Paling-paling cuma ga mandi selama 7 hari 7 malem. Ngapain aja ga enak. Tidur ga enak. Makan, ga nafsu. Kita jadi sendiri, ga ada yang mau deketin kita. Siapa yang mau deketin…..Bauuu’. Suer, ga sampe mati. Hanya tindakan apa yang kita lakukan ketika patah hati itu yang harus kita pikirkan, kita bisa memilih. Mau mati, mau bikin playboy tandingan, atau mau bangkit dan melupakan yang sudah-sudah.

    Margaret Stroebe dari Universitas Utrecht, Belanda, mengatakan kehilangan seseorang yang dicintai hanya berdampak secara psikologi. Ahli jantung mengatakan orang-orang yang kehilangan pasangan biasanya hidup dengan kebiasaan yang tidak sehat seperti merokok atau diet yang tak terkendali. Nah, cuman begitu kan menurut yang ahli.

    Jadi buat kamu yang patah hati karena diputusin pacar, atau gagal saat melamar, jangan sedih dulu, dunia belum kiamat. Cuma rasa patah hati ini walau sudah dikuat-kuatin, kata Mulan Jameela tetep aja kita bukan Wonder Woman yang hatinya bukan terbuat dari besi dan baja, bisa remuk dan hancur. Semua fakta di atas adalah bukti perasaan yang lebur saat menjalani hubungan yang ga resmi dan bubar di tengah jalan. Pacar-pacar mereka pergi begitu saja. Ada yang alasan ga cocok, banyak juga karena berpindah ke lain hati. Hal yang sama juga dialami ketika gagal dalam melamar. Ada perasaan perih di hati ditambah rasa malu.

    Salah Pergaulan

    Patah hati atau bahasa kerennya broken heart itu bisa karena dua hal, diputusin pacar atau ditolak saat ngelamar. Tapi kalo dilihat pergaulan zaman sekarang, sebab patah hati kebanyakan adalah karena pacaran. Dan pacaran adalah gaul yang salah total. Kalo dilihat dari segi apapun, pacaran lebih banyak bikin kesel hati daripada suka hati. Status hubungan pasangan ini ga jelas, ga sah dan yang pasti ga serius. Malah ga sedikit juga sampe melakukan hal-hal yang ga ga, misalnya aja sex pra nikah dengan dalih kesetiaan. Hayo ngaku!!

    Ketika para aktivis pacaran itu ditanya tentang keseriusan mereka untuk merit, mereka pasti bilang, “Lihat aja nanti deh, yang sekarang kita jalanin aja dulu.” Kok mau sih digombalin sama pacar kamu? Apalagi mereka masih mengenakan putih-abu abu, putih biru dan ada juga yang putih merah, mana bisa mau dan siap nikah cepet-cepet. Artinya kamu itu sudah sejak awal bikin peluang besar untuk putus dan berlinangan air mata. Iya kan?
    Sedangkan Islam ga pernah ngajarin yang namanya aktifitas pacaran. Dan itu berarti Islam memperkecil volume patah hati yang memang perih banget kalo dirasakan.

    Buat yang gagal melamar, bukannya aktifitas yang kamu lakukan itu salah. Mungkin pasangan yang menolak kamu ajak menikah, memang pasangan buat kamu dan bukan jodoh kamu. Mungkin dia hanya pelangi indah yang cuma hanya sesaat menghiasi bumi, dia bukan bulan yang selalu setia menemani bumi dalam mengitari matahari. Duile puitis banget ya. Inget, Allah SWT sudah menjamin tiga hal yaitu rizki, ajal dan jodoh. Dan jangan lupa Allah SWT juga berfirman, artinya : “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).” (TQS. An Nuur: 26)

    Resep patah hati

    Kalo kamu sudah terlanjur patah hati, karena diputusin sama pacar atau mutusin pacar setelah baca buletin ini (Amiin!). Atau karena lamaranmu ditolak oleh akhwat atau ikhwan yang kamu incer, jangan gelap mata, keep positive thinking. Seperti kata iklan tipi, ambil enaknya aja ya. Kamu masih bisa memilih apa yang akan kamu lakukan kemudian. Dan itu terserah kamu, positif atau negatif.

    Kita ngasih alternatif, kalo obat hati itu ada lima, maka obat patah hati juga ada lima :

    1. Jangan mendramatisir keadaan
    Kalo lagi patah hati, ga perlu terlarut sampe dalem banget. Hindari suasana yang membuat kamu menjadi mellow atau melankolis. Ga usah dulu deh ndengerin lagu-lagu dengan tema patah hati, Patah hati-nya Radja atau Munajat Cinta-nya The Rock. Atau ngelakuin aktifitas lain yang malah bikin sesek hati. Wah, itu sama aja naburin garam sekarung di atas luka. Perih.

    2. Putus asa itu dosa
    Inget bahwa berputus asa itu dosa. Rasulullah SAW bersabda : “Dosa besar itu adalah mempersekutukan Allah, putus asa dari karunia Allah dan putus harapan dari rahmat Allah.” (HR. Al Bazzar dan Thabrani)

    3. Jangan malah menyendiri
    Kamu jangan menyendiri.
    Cari teman-teman yang bisa ngasih masukan dan support yang bisa bikin kita bangkit lagi, bukan yang malah menjerumuskan. Bukannya patah hati malah hilang, malah numpuk kayak TPA sampah.

    4. Perbanyak kegiatan positif
    Bayang-bayang itu semakin sering nongol apabila kita sering bengong. Biar ga sering bengong, kita harus sering bergerak. Lari marathon bisa. Nyangkul di sawah boleh. Atau kegiatan yang paling positif adalah mengaji tentang Islam, dan gabung dengan aktifitas dakwah. Insya Allah bisa ngelupain pahitnya patah hati, karena Islam itu lebih keren dari yang kita duga.

    5. Bersyukur, berusaha dan doa
    Kalau kamu putus dari pacar, itu berarti terbebas dari perbuatan mendekati zina. Kamu harus bersyukur. Kalo memang sudah siap nikah, nikah aja ngapain pacaran. Buktiin kamu serius. Kalo belum siap, ya jangan dipaksain nikah. Buat kamu yang ditolak saat melamar, itu tandanya Allah ngasih tahu bahwa akhwat/ikhwan itu ga matching sama kamu. Anda belum beruntung. Coba lagi. Dan jangan lupa berdoa karena Allah pasti akan kasih jalan keluar yang terbaik buat kamu. Pasti deh! (di)

    Sumber: ISLAMUDA [ http://www.islamuda.com ]

  3. Mayat-Mayat Cinta

    Penulis : Amr Bin Suroif Al-Indunisy

    Ukuran : 14 x 20 cm

    Jml. Hal. : 240 hal

    Cover : Art Paper 230 gr + Emboss + UV

    Kertas isi : 70 gr

    Harga : Rp. 40.000

    Wahai Adinda…

    Kupersembahkan Hidup dan Matiku hanya untuk-mu

    Bila engkau mati,…Aku pun mati,…

    Kisah nyata seorang pemuda yang sangat mencintai istrinya. Ketika sang istri tertimpa sakit dan kemudian mati, maka hati sang pemuda pun hancur, kacau, dan sedih. Dikarenakan cinta dan kasih sayangnya yang teramat dalam terhadap sang istri, maka penderitaan pun dirasa semakin perih. Ditengah-tengah keputus-asaan dan kehampaan hidup, maka sang pemuda pun memilih “jalan pintas” untuk menyusul sang istri tercinta. Dan dengan cara meneguk racun, maka TEWASLAH ia”

    Kedudukan dan Perasaan CINTA bertingkat-tingkat di dalam ISLAM.

    Cinta bisa bernilai ibadah, bernilai tabiat manusiawi, bernilai maksiat, bahkan cinta bisa menyebabkan seseorang terjebak dalam kesyirikan dan kekufuran kepada ALLAH.

    KENALI DAN PAHAMILAH PEMBAHASAN CINTA DI BUKU INI

    Buku ini memuat :

    1. Paradigma Cinta ditinjau dari perspektif Islam yang Shahih

    2. Tingkatan-tingkatan Cinta,

    3. Obat dan Terapi menghilangkan Trauma-Trauma Cinta

    4. Nasehat terhadap Habiburrahman El-Shirazy penulis novel “Ayat-ayat Cinta”

    sumber : http://toobagus.com

    =

  4. [milis NusanTaRRa] Putus Cinta? Duh Beratnya …

    penulis: Meilanie P

    Hubungan Anda berakhir, semua perasaan sedih berkumpul jadi satu. Anda sudah berusaha keras tidak menelepon, melihatnya, atau memikirkannya. Tetapi, meski segala cara dicoba untuk mengusir si mantan dari kepala, ia tetap menari-nari dalam ingatan.

    Cinta yang tak berbalas memang menyakitkan dan membuat frustasi. Its hard, and it hurts.

    Tetapi percayalah Anda pasti bisa terus melangkah dan merelakan dia pergi.

    Lalu bagaimana caranya?

    Jangan berusaha untuk menelepon atau melihatnya. Jika Anda berhasil menemuinya atau meneleponnya, itu sama saja seperti mengorek luka lama, hanya akan membuat Anda menangis lagi. Mungkin pada awalnya kontak yang dilakukan akan membuat perasaan jadi lebih baik, sampai akhirnya si mantan pacar menegaskan pada Anda bahwa semuanya sudah berakhir (sedih bukan?). Rasanya akan sama seperti saat putus, Anda membiarkan diri disakiti lagi.

    Kalau Anda pikir menghubunginya bisa mengubah perasaannya, bersiaplah kecewa. Ingat, cinta bisa menjadi pengalaman indah, namun juga bisa berubah menjadi pengalaman buruk. Yang pasti, jika si dia memang memutuskan untuk kembali, maka ia akan berusaha untuk menghubungi Anda.

    Ketika kita menghadapi situasi sulit seperti putus cinta, berkumpullah bersama para sahabat. Tak perlu malu menunjukkan perasaan sedih saat kita baru putus. Tetapi jika kita terus-menerus curhat hal yang sama, lama-lama mereka akan bosan. Seperti halnya keluarga kita sendiri, mereka akan lebih suka jika kita bisa melewati saat-saat sulit ini. Sebesar apapun perhatian seseorang, mereka akan sebal pada orang yang tidak bisa berusaha menolong dirinya sendiri.

    Time Will Healing

    Ketika sebuah hubungan berakhir, Anda harus mulai membangun kembali hidup Anda. Sesingkat apapun masa sebuah hubungan yang dimiliki sepasang kekasih, dunia mereka telah menjadi satu. Jadi wajar jika Anda merasa kehilangan. Kita sering kehilangan kontak dengan teman saat jatuh cinta, jadi ketika putus kita akan merasa sendirian karena kehilangan pacar dan juga kehidupan di dalamnya. Tak perlu sungkan untuk mengontak kembali teman-teman Anda.

    Sibukkan diri Anda ke dalam pekerjaan, hobi dan rekreasi. Carilah aktivitas bersama geng Anda, lakukan kegiatan yang menyenangkan, shopping, ke salon, atau ke luar kota bersama.

    Meskipun Anda tidak bisa berhenti memikirkan mantan pacar, berusahalah untuk tidak peduli. Pada awalnya mungkin agak sulit, tapi lama-lama akan terbiasa juga.

    Saat putus, segala sesuatu berubah, dan perubahan terkadang membuat kita takut. Anggaplah ini kesempatan untuk menjadi lebih dewasa, dan ketika Anda bisa bertahan, Anda akan menemukan diri Anda baru dan lebih kuat.

    Jika semua sudah dicoba, berbulan-bulan telah lewat tetapi Anda masih saja tidak bisa melupakan si mantan, pertimbangkan untuk bicara dengan konselor. Mungkin masalahnya lebih dalam dari berakhirnya sebuah hubungan.

    Menemui seorang profesional dalam kasus ini bukan berarti Anda lemah dan tidak ada harapan. Hal yang lumrah meminta saran untuk kesehatan kita. Berbicara dengan seseorang yang bukan teman terkadang bisa memberi kita pandangan baru terhadap situasi yang sedang dihadapi, siapa tahu ada alternatif lain yang bisa dilakukan untuk membantu Anda.

    Melepaskan seseorang yang kita cintai dan menerima bahwa ia tak lagi ingin bersama kita memang menyakitkan. Tetapi hati kita akan sembuh; hanya berbeda-beda kadar waktunya. Ingatlah, sebelum berpacaran, Anda pernah menjalani hidup tanpa dia, jadi tak ada bedanya sekarang. You just need to be strong, and hang on. (*/AN)

  5. PUTUS CINTA

    sumber: http://arie-joel.blogs.friendster.com/ariejoel/

    Semua yang biasanya indah dinikmati, kegiatan-kegiatan yang biasanya menggugah semangat dan membahagiakan, lagu-lagu yang biasanya enak didengar dan segenap aktivitas lain yang biasa-biasa aja semua jadi nyebelin gak enak dijalanin, serba salah, udah gitu berdiam lama-lama sambil ngerenungin sesuatu yang abstrak. Begitulah kurang lebihnya kejadian yang dialami oleh beberapa orang pada saat putus cinta. Mengapa perasaan gak enak seperti itu bisa ada ya?. Jawabannya akan sangat bervariasi jika kita tanyakan pada tiap orang yang pernah mengalami putus cinta. Namun sepertinya ada kesamaan warna pada jawaban-jawaban tersebut.

    Mengapa kekecewaan kerap hadir pada orang yang tengah putus cinta?. Menurut saya, perasaan gak enak tersebut sangat wajar sekali bahkan merupakan indikasi seberapa besar pengharapan seseorang pada hubungan yang telah putus tersebut. Ekstrimnya, semakin besar kecewa yang dialami berarti semakin besar cintanya pada subjek / objek yang dicintainya.

    Dalam konteks tulisan kali ini permasalahannya bukan pada besarnya rasa kecewa yang dialami namun pada sejauh mana seseorang mampu menyikapi situasi tersebut dengan sikap terbaik yang dapat dilakukan melalui proses perenungan yang tepat.

    Apa saja sih yang perlu direnungi atau dianalisa ketika seseorang tengah mengalami putus cinta?. Banyak sekali yang perlu direnungi, kalau saya lebih suka menganalisanya dengan membuat kronologis terjalinnya hubungan, yaitu dari awal kenal sampai dengan peristiwa putus terjadi, setelah itu menganalisa setiap moment yang pernah terjalin. Selanjutnya penganalisaan mengenai motivasi, cara menjalani hubungan, proses pembentukan komitmen, kualitas diri, kualitas komunikasi, kejujuran dalam berekspresi, bersikap dan berkata dan keinginan untuk mau berkorban dan mau berubah ke arah yang lebih baik dan hal-hal yang tak nampak lainnya namun sangat fundamental dalam suatu hubungan. Dalam “hubungan cinta” ada hal-hal yang berpotensi menimbulkan konflik, ada hal-hal yang tidak bisa dikompromikan, ada hal-hal yang bisa dikompromikan dan ada hal-hal yang tidak perlu dikompromikan sama sekali. Diperlukan kejujuran pada diri sendiri saat merenung guna mengefektifkan proses perenungan. Momen putus cinta sebaiknya dijadikan momen terbaik untuk merenung, yaaaa bolehlah sedih sampai nangis tapi jangan lama-lama dan terlalu didramatisir karena putus cinta bukan akhir dari sebuah hubungan bahkan pada beberapa orang , peristiwa putus cinta malah merekatkan hubungan dalam bentuk / komitmen yang lain dan lebih bermakna, hubungan persaudaraan yang tulus dapat tercipta di antara orang yang telah putus cinta.

    Berikut ini beberapa hal atau pertanyaan-pertanyaan yang menurut saya layak untuk dijadikan materi kontemplasi bagi orang yang tengah putus cinta, dengan harapan “sang perenung” dapat menjadi lebih bijak setelah putus cinta.

    Apa sih motivasi awal Anda berkomitmen dengan mantan pasangan Anda?. Apa saja sih kelebihan dan kekurangan yang ada pada diri Anda dan mantan pasangan Anda?. Apa saja sumber konflik yang kerap terjadi di antara Anda berdua?. Apakah sumber tersebut berkisar pada hal-hal yang memang tidak dapat dikompromikan, atau hal-hal yang sebenarnya masih dapat dikompromikan?. Apakah Anda telah jujur dalam bersikap dan bertutur?. Sudahkah Anda mengerapkan segenap potensi Anda untuk menjadi pribadi yang lebih baik dalam mencapai titik maksimal yang dapat Anda raih sesuai dengan segenap potensi yang ada untuk diri Anda sendiri dan untuk pasangan Anda?. Terakhir dan terpenting adalah, sudahkah Anda tulus dalam mencintai pasangan Anda dan ingin menghantarkannya pada kualitas hidup yang baik bagi kehidupan saat ini dan kehidupan setelah dunia ini?.

    Demikian semoga bermanfaat. Saya tidak ingin melihat seseorang sedih kala putus cinta, saya ingin ucapkan pada orang yang tengah putus cinta, “SELAMAT PUTUS CINTA, Anda tengah memasuki zona yang dapat membawa Anda pada tingkat kebijaksanaan yang lebih tinggi jika Anda mampu merenunginya dengan baik dan tepat”

    sumber: http://arie-joel.blogs.friendster.com/ariejoel/

  6. Kamu putus cinta? Jangan panik, karena itu bukan akhir dari dunia. Ketahuilah bahwa seberat apapun rasanya, kamu AKAN dan PASTI bisa melewati waktu-waktu ini dengan baik. Caranya?

    Jika seseorang putus cinta, maka ia akan diperhadapkan dengan pilihan: apakah ia akan bergelut dengan perasaan sedih dan nelangsa yang makin lama akan menghancurkan hidupnya sendiri, atau ia mau bersikap tegar, berpikir positif, bertindak positif, supaya membuatnya lebih kuat dan bijaksana. Jikalau kamu putus cinta, tentukan pilihanmu sekarang!

    Ini adalah aturan dasar menghadapi putus cinta:

    1. Jangan lupa bahwa rasa kehilangan dan kesedihan ini hanya bersifat sementara karena terbawa oleh perasaan dan keadaan.

    2. Jangan malu atau takut untuk meminta dukungan teman-temanmu. Pastikan kamu memilih teman yang bisa memberikan kekuatan positif kepada dirimu. Jika perlu pilih teman yang pernah dalam posisi yang sama, namun telah berhasil keluar sebagai pemenang!

    3. Ingatkan dirimu sendiri jika memang ia bukan untukmu, di luar sana pasti ada orang lain yang JAUH LEBIH BAIK yang disiapkan Tuhan untuk kamu.

    4. Apapun penyebab putusnya hubungan kamu, jangan pernah terjebak dengan kebiasaan menyalahkan diri sendiri. Lebih baik kamu refleksi diri dan mengambil komitmen untuk menjadi orang yang lebih baik di masa depan ketimbang menyesali masa lalu.

    5. Perhatikan diri sendiri. Jangan sampai kamu menjadi sakit atau terlihat kumal akibat putus cinta. RUGI!!

    6. Ingatlah bahwa di dunia ini, bukan kamu satu-satunya orang yang pernah putus cinta. Masih banyak orang dengan masalah lain yang jauh lebih berat ketimbang masalahmu. Karena itu jangan sibuk mengasihani diri sendiri seolah-olah kamu adalah orang termalang di dunia ini.

    7. Ingatlah bahwa jika kamu diijinkan mendapat masalah ini, Tuhan pasti tahu bahwa kamu sanggup menghadapi dan mengatasinya.

    8. Berdoalah. Ketahuilah hanya Tuhan yang sanggup membantumu secara total dalam menghadapi masalah putus cinta. IA ahlinya!

    Berikut ini adalah langkah praktis menghadapi putus cinta:

    1. Pastikan kamu tidak menyentuh alkohol, rokok atau terjebak dalam ‘pelarian-pelarian’ negatif lain yang bisa menjerumuskanmu ke dalam masalah baru.

    2. Jangan coba menghubungi mantanmu jika kamu masih dalam keadaan rentan. Sebaiknya tenangkan diri dulu supaya setiap perbincangan dengan mantan adalah perbincangan dengan kepala dingin.

    3. Jangan tonton film memori kalian berdua atau pergi ke tempat memori kalian berdua dengan sengaja. Itu hanya akan memperburuk keadaan.

    4. Jangan pernah mengunci diri di kamar sambil mendengar lagu-lagu tentang putus cinta. Musik dapat masuk ke alam bawah sadar dan mendorong seseorang untuk mengasihani diri bahkan melakukan perbuatan yang merugikan diri sendiri atau orang lain.

    5. Jangan pernah tergoda untuk melakukan balas dendam, menguntit mantanmu, atau melakukan hal aneh lainnya.

    6. Ambil cuti kerja jika memang perlu daripada performa kerjamu berpengaruh akibat masalah ini.

    7. Jangan mengembangkan kebiasaan makan banyak secara tiba-tiba untuk mengalihkan stress.

    8. Jangan simpan foto mantanmu di dompet.

    9. Menangis itu wajar, asal jangan sampai larut berminggu-minggu.

    10. Jangan langsung mencari ‘korban’ pelampiasan cintamu. Berteman saja sebanyak-banyaknya dan nikmati pergaulan dengan banyak orang. Mumpung single! Siapa tahu teman hidupmu yang sebenarnya ada di antara teman-temanmu tersebut.

    11. Jangan melulu membicarakan masalah putus cintamu. Ganti subjek pembicaraan.

    12. Mulailah kebiasaan baru yang baik untuk kamu. Ubah pola makan sehat, rutin pergi ke pusat kebugaran, atau rajin ke salon misalnya. Sehabis putus cinta, kamu bisa menjadi orang yang terlihat lebih menarik dari sebelumnya.

    Dengan menerapkan hal-hal di atas, putus cinta tidak lagi menjadi kengerian yang menghancurkan. Justru inilah saatnya bagi kamu berlatih menghadapi masalah sampai masalah tersebut tuntas dan tidak lagi mengganggu kehidupanmu.

    Dan setelah kamu menang, jangan lupa untuk membantu memberi kekuatan dan nasehat bagi teman-temanmu yang putus cinta! We all can make it!

    sumber: http://yuxie.wordpress.com/

    =

  7. Putus Cinta [Count down at 7]

    Kalau orang-orang mengatakan bahwa jatuh cinta itu berjuta rasanya, bagaimanakah rasanya kalau sedang putus cinta? Apakah rasanya berjuta juga? Atau jangan-jangan tiada rasa apa-apa …

    Kesan pertama yang kita tangkap dari seseorang yang sedang putus cinta adalah kesedihan yang mendalam. Sangat bertolak belakang dengan saat jatuh cinta, bawaannya menjadi selalu loyo, lesu, tiada bergairah, dan tentunya tanpa semangat. Keceriaan hilang sekejap berganti dengan kemurungan. Celoteh gembira seketika berubah menjadi keluhan yang tak terucapkan. Tak ketinggalan air mata bahagia secara kilat berubah menjadi deraian air mata kesedihan.

    Dunia serasa runtuh. Tidak ada lagi denyut kehidupan. Hidup serasa menjadi begitu hampa. Hari-hari terasa begitu lambat dan berat untuk dilewati. Semuanya menjadi serba salah: mau begitu salah, mau begini rasanya tidak bisa, mau begono rasanya canggung. Ada perasaan manjadi manusia paling malang sedunia, serta berjuta perasaan tidak enak lainnya dipastikan datang menghinggapi insan yang sedang dijauhi dewi Armor.

    Akibatnya pelarian menjadi salah satu ekspresi yang bisa ditunjukkan. Kalau diperhatikan, ada-ada saja ulah para korban kegagalan cinta. Bagi yang merasa begitu terpukul, dia melampiaskan dengan kebut-kebutan di jalan raya seolah hidup ini ada 9 nyawa. Ada pula yang menjadi beringas hingga bawaannya marah-marah terus. Sebagian menyalurkan emosinya dengan sengaja mencari masalah seperti mengajak orang berantem, bertengkar, dan sebagainya. Tak ketinggalan binatang piaraan yang tidak bersalah pun kadang menjadi sasaran kemurkaan akibat putus cinta.

    Bagi yang sentimentil, hidup kembali menjomblo dilewatkan dengan kesendirian. Mengurung diri di kamar berhari-hari, dengan hanya ditemani radio atau lagu mp3 yang begitu sendu dan menyentuh. Persediaan tissue menumpuk untuk menampung ingus dan air mata. Emosinya begitu rapuh dan mudah tersinggung. Melihat cecak sedang bercinta di dinding aja tidak rela. Buku atau barang terdekat yang terjangkau langsung dilemparkan begitu saja dengan tujuan merusak kenikmatan mereka. Suara tokek menjadi begitu indah untuk didengar dan dinikmati.

    Yang masih shock dengan keputusan mendadak itu, barang-barang kenangan bersama menjadi sasaran untuk dipelototi. Kalung atau cincin sejuta memori, boneka kesayangan, album foto mesra, surat-surat dengan sejuta rayuan gombal, bolak-balik lihat HP sekedar mencek apakah nomor sang mantan masih terekam di memori, SMS yang sempat disimpan dan belum dihapus dibaca berulang-ulang, serta banyak lagi kenangan bersama hadir bersama jatuhnya air mata begitu saja.

    Sebagian menyalurkan kekecewaan hati mereka ke makanan, akibatnya cemilan dan jajan selalu tersedia dan menjadi makanan wajib kala sendirian. Serasa dendam sama makan karena waktu jatuh cinta harus berdiet ekstra demi penampilan, saat putus cinta segalanya menjadi begitu nikmat untuk disantap. Jadi, kalau kita melihat teman kita agak gemukan, pasti alasannya dua. Pertama sudah lebih makmur, dan yang kedua sedang putus cinta.

    Penampilan bagi yang lagi broken heart sekarang sudah menjadi prioritas kesekian. Rambut kusut, mata merah membengkak, muka lecek, serta badan sedikit bau seolah ingin memberitahukan kepada dunia bahwa dia benar-benar sedang berduka. Untuk apalagi tampil mempesona, lagian yang akan memberikan perhatian dan pujian sudah jauh dari jangkauan? Memangnya ada yang peduli dengan fisikku lagi? Demikian sebagian pikiran yang bergolak dalam benak sang malang.

    Ada juga yang mengekpresikan dengan memotong rambut, entah itu dipendekin ala Demi Moore dalam film Ghost [khususnya cewek] atau pun dibotakin ala Demi Moore juga dalam film GI Joe [yang ini cowok]. Tempat-tempat yang pernah menjadi saksi kebersamaan sedapat mungkin dihindari, karena hanya menambah kesedihan saja.

    Yang ekstrim menyeramkan melakukan perubahan secara anarkis. Tato menjadi trademark barunya. Tindik entah itu di hidung, mulut, atau pun lidah juga menjadi aksesoris sebagai tanda bahwa sekarang dia adalah insan baru. Sukanya pakai celana jeans yang sobek sana sobek sini. Kaos u can see dengan kelihatan ketiaknya juga tiba-tiba lengket di tubuhnya. Tidak ketinggalan pula topi menjadi barang baru yang selalu nongkrong dengan manis di kepalanya.

    Tentu saja masih banyak lagi ulah sang pecinta gagal ini. Tapi satu yang jelas: ternyata putus cinta rasanya juga berjuta :)

    * * *

    Namun dari semua hal-hal negatif di atas, sebenarnya ada satu hal positif yang kadang dilupakan oleh orang yang putus cinta. Apakah itu? Kedewasaan.

    Yap. Putus cinta sesungguhnya adalah satu cara untuk membuat orang menjadi lebih matang dan dewasa, entah itu dalam bertindak, berperilaku, maupun berpikir. Hal-hal negatif di atas sifatnya hanyalah sementara, dan percayalah, semuanya itu selalu berlalu seiring waktu berjalan.

    So … sudah berapa kalikah Anda putus cinta?

    posted by Hendri Bun

    sumber: http://hendribun.blogspot.com/

    =

  8. =
    http://narpen.wordpress.com/

    Apa yang kamu lakukan jika patah hati? Apa termasuk yang di bawah ini?

    1. Berjalan tak tentu arah

    Biasanya ini dilakukan untuk menghabiskan energi negatif yang tertumpuk dalam diri kita (aelah, gaya bener gw, pake ’negatif’ segala :p). Berhubung gw tukang jalan klo lagi emosi, yah.. menurut gw, jalan-jalan (bener2 jalan dalam arti sesungguhnya lho, bukan naik mobil) bisa menurunkan kadar emosi gw. Seringkali sambil jalan, sambil merenung.. Klo emosi turun, hati tenang, biasanya pikiran jadi lebih jernih.. Saat kaya gini emang paling cocok buat mikir2 langkah selanjutnya, biar ga stuck patah hati terus..

    2. Menganalisis

    ”Harusnya kemaren lebih baik gw begini.. bukan begitu..”
    ”kayanya dia tipe yang kayak gini deh..”
    ”.. padahal gw bukan tipe yang kaya gtu..”
    Ada juga yang menghabiskan waktunya dengan menganalisis apa yang sebaiknya dulu atau akan ia lakukan. Kadang menganalisis seperti apa tipe orang yang dia sukai, agar bisa menebak respon dan langkah selanjutnya..
    Tipe analis gini biasanya gape dalam menggabungkan antara cinta dengan logika

    3. Merenung, melamun..

    Aduh, ini gak enak bgt… Klo jadi raja melamun, biasanya jadi susah konsen.. Makan tak enak, tidur pun tak tenang.. (keterangan: kata wesly sih, biar lebih ada rima, lebih bagus klo ”makan tak enak tidur pun tak nyenyak” :p)
    Klo bisa, hindari kegiatan ini, karena bikin jadi ga produktif.. nyampah bgt. Apa?? Nyampah?? Jadi inget kegiatan favorit gw, ym-an.. klo itu mah emang nyampah, tapi kan produktif, huahahaha..

    4. Menangis

    Biasanya orang patah hati itu nangis diem2 (sendirian) ato di depan orang yg mereka percayai. Dampak baiknya, kadang pikiran jadi lebih plong, beban terasa (sedikit) berkurang, dan.. jadi lebih tenang.. Dampak buruknya, idung penuh ingus, mata sembab, kadang kepala jadi kerasa berat jg, rada gak karuan lah :p Kadang tengsin jg ama yang liat, hehe.. Tapi meskipun tengsin, menyenangkan sih klo punya teman di saat spt itu, apalagi klo temennya pengertian..

    5. Menunggu hujan

    Kenapa menunggu hujan? Selain karena orang yang jatuh cinta itu (biasanya :p) jadi lebih romantis, tapi juga karena ketika hujan turun merupakan waktu yang tepat untuk berdoa (bener kan?huhuhu..). Duh, senangnya yah skrg lagi musim hujan.. Ya Allah, kabulkanlah permohonanku…

    6. Menyibukkan diri

    Nah, ini sih yg oke bgt! Menurut gw ini salah satu dampak positif broken heart yang bisa terjadi (tapi jarang :p). Seperti lagu ”Out of Reach”-nya Gabrielle.. Keeping busy everyday, I know I’ll be okay.. Emang kesibukan bisa bikin kita ngelupain hal-hal yang ga pengen kita pikirkan, tp jg bs bikin kita ngelupain hal-hal penting :p
    Sebaiknya ga tralu diforsir sih.. tapi menurut gw, ga ada salahnya jg.. sekali tepok, dua tiga lalat kena.. patah hati reda, kerjaan beres, hehe..

    7. Curhat banyak-banyak

    Kalo yang ini, penyakit gw banget. Klo udah pennuhhh bgt kepala, biasanya gw jadi gampang histerisan. Yang ada akhirnya jadi banyaaakk bgt curhat. Tiap org yg gw rasa bs gw percaya, langsung disodorin curhatan. Hehe.. Maap ya teman2 yg pernah jadi ‘tempat sampah’ gw.. makashi bgt.. i luv u all ^_^

    8. Bernyanyi

    Hyaa.. ide ini gw dapet dari teman gw :p Orang gila yang doyan menyanyi sampe kaca spionnya pecah, huahaha.. Tapi emang asal pede dan kuat hati (siap menghadapi hinaan tetangga gtuh..), bernyanyi (agak) kencang itu cara yg lumayan efektif untuk menghilangkan rasa bete..

    Klo ga berani nyanyi kenceng, dengerin musik jg lumayan ngebantu. Asal ga cm sekedar nyetel lagu doang, tapi harus didengarkan dengan seksama.. harus larut gtu, hehe.. Karena itu, buat lu-lu pada yang pgn nyoba, disarankan untuk mendengarkan lagu2 yg familiar, lebih bagus lagi klo apal liriknya.. ^_^
    AYO BERNYANYI!!

    9. Hang out bareng temen

    Ada masanya untuk menyendiri, ada masanya jg buat ngelupain. Biasanya masa2 pgn ngelupain itu dilakukan dengan banyak2 hang out brg temen2. Jadi bersyukurlah elu-elu yang punya temen-temen utk diajak jalan, krn menurut gw (seharusnya) penderitaan lu bakal lebih ringan dibanding klo lu cm duduk2 sendirian di kamar sambil melamun..

    10. Belanja

    Nah, klo yang ini… hehe.. sori banget buat nyokap (ups, jd buka kartu :p). kadang klo lagi gak karuan gni mood belanja suka gak kekontrol, he3.. Tiba2 di tangan uda ada rol rambut dan beberapa pernik kecantikan lainnya. Huahahaha… gak tau kapan bakal dipake.. klo lagi iseng kali yaa..
    ada yang usul gak, sebaiknya gw beli apa buat dicoba? ;

    11. Nonton tivi gak karuan, ato denger radio gak karuan

    Bingung mau ngapain tapi ga ngapa-ngapain juga malah jadi bingung? Biasanya tv ato radio jadi sasaran empuk. Tinggal setel, pilih saluran yg disuka, dan biarkan mereka menjalankan tugas mereka untuk cuap-cuap, kita tinggal dengerin aja. Sejujurnya emang kurang produktif sih.. tp asal ga keterusan ya gpp

    12. Tidur

    Ada yg pernah bilang, tidur terlalu banyak itu tanda depresi tersembunyi, hoho.. ga tau bener ato nggak, tapi yg bilang itu dokter lho, dosen unair Menurut gw sih, emang salah satu cara gw nyelesain masalah itu dengan tidur, apapun itu.. dengan tidur.. Mulai dari sakit kepala, pegel2, bad mood, kehilangan barang, kelilipan, lagi marah berat, apapun.. biasanya gw nenangin diri dengan tidur ^_^ emang tidurnya suka jadi gak nyenyak (tapi kyny gw jarang deh, tidur ga nyenyak, hehe..), tapi setelah bangun jadi bs lebih fokus ngadepin masalah. Prinsipnya, dinginin kepala dulu, biar segala sesuatunya keliatan lebih jelas dan bisa diselesaikan..

    Ada yg mau nambahin? Gile, panjang yah. Rada bingung jg kenapa posting ini. Hehehe.. Yang jelas, tulisan ini didedikasikan untuk orang-orang yang sedang patah hati..

    Get well soon

    http://narpen.wordpress.com/

    =

  9. Hati-Hati Dengan Rasa Rindu

    oleh: Syaikh Aidh Al Qarni

    Jangan pernah merindukan sesuatu secara berlebihan. Karena, yang demikian itu menyebabkan kegelisahan yang tak pernah padam. Seorang muslim akan bahagia ketika ia dapat menjauhi keluh kesah, kesedihan dan kerinduan. Demikian pula ketika ia dapat mengatasi keterasingan, keterputuasaan dan keterpisahan yang dikeluhkan para penyair. Betapapun yang demikian itu adalah tanda kehampaan hati.

    “Tidakkah kamu melihat orang2 yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Rabbnya dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmuNya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya?” (QS Al Jatsiyah: 23)

    -Akulah yang menarik ujung kematian itu, siapakah yang akan dituntut padahal si korban adalah si terdakwa itu sendiri-

    Maksud bait syair ini, kita berhak merasakan sakit dan menderita sebab kita adalah penyebab utama dari semua yang terjadi pada diri kita. Seseorang yang berasal dari Andalusia menyombongkan dirinya karena bisa merasakan suka yang melebihi batas.

    -Sebelum aku, orang mengeluh berat berpisah, dan ketakutan muncul pada yang mati dan yang hidup.
    Jika rusuk2ku menghimpun, maka aku tidak akan lagi mendengar dan tidak pula melihat-

    Bila saja diantara tulang2nya berhimpun ketaqwaan, dzikir, kesadaran rohani dan ilahiyah, maka kebenaran akan bisa dicapai. Disamping itu, bukti akan menjadi semakin jelas dan kebenaran akan terlihat.

    “Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syetan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Sesungguhnya orang2 yang bertaqwa bila mereka ditimpa was2 dari syetan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan2nya” (QS Al A’raf : 200 – 201)

    Ibnul Qayyim telah memberikan terapi yang sangat manjur tentang masalah ini dalam bukunya yang sangat terkenal Ad Da’wad Dawa’ atau Al Jawab asy Syafi’ an Man Sa’ala ‘anid Dawa’ asy Syafi’. Saya sarankan pembaca untuk merujuk kepada kedua buku tersebut. Rasa suka yang berlebihan itu banyak sebabnya. Diantaranya,

    1. Hati yang tidak terisi oleh rasa cinta, rasa syukur, dzikir, dan ibadah kepada Allah.
    2. Membiarkan mata jalang. Mengumbar mata adalah jalan yang menghantarkan pada kesedihan dan keresahan :

    “Katakanlah kepada orang2 laki2 yang beriman :”Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya..” (QS An Nur:30)

    Rasulullah juga bersabda: ‘Pandangan (mata) itu adalah satu dari sekian banyak anak panah iblis’

    -Jika kau liarkan matamu kepada semua mata, maka semua pemandangan akan membuatmu lelah.
    Kaulihat pemandangan, tapi tak seluruhnya mampu kau lihat dan kau tatap-

    3. Meremehkan ibadah, dzikir, doa, dan sholat nafilah. “Sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan2 keji dan munkar” (QS Al Ankabut : 45)

    Ada pun obatnya,
    “Demikianlah, agar Kami memalingkan daripadanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih” (QS Yusuf: 24)

    1. Berusaha untuk selalu berada dipintu2 ibadah dan memohon kesembuhan kepada Yang Maha Agung.

    2. Merendahkan pandangan dan menjaga kemaluan. “..mereka menahan pandangannya dan memelihara
    kemaluannya..”(QS An Nuur : 30), ” Dan orang2 yang menjaga kemaluan mereka” (QS Al Mu’minun : 5)

    3. Menjauhkan hati dari hal2 yang bisa mengikatnya dan berusaha melupakannya.

    4. Menyibukkan diri dengan amal sholeh dan berguna. ” Sesungguhnya mereka adalah orang2 yang bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami denagn harap dan cemas ” (QS. Al-anbiya : 21)

    5. Menikah secara syar’i. ” Maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi ” (QS. An Nisa : 3)

    ” Dan, diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya “. (QS. Ar Rum : 21)

    Rasulullah bersabda, “Wahai para pemuda, barangsiapa diantara kalian yang sudah mampu untuk menikah, hendaklah menikah.”

    http://pacaranislamikenapa.wordpress.com/2007/12/14/hati-hati-dengan-rasa-rindu/

    =

  10. -
    http://amriehakim.blogspot.com/2008/02/hari-patah-hati.html

    hari patah hati

    Kahlil Gibran pernah menulis, “Ketika engkau bersedih tengoklah kembali ke dalam hatimu, maka engkau akan mendapati bahwa sesungguhnya engkau sedang menangisi sesuatu yang sebelumnya adalah (sumber) kebahagiaanmu.”

    Patah hati adalah proses yang wajib, otomatis, dan tidak bisa tidak (pasti) dilalui setiap orang yang jatuh cinta. Kalau hari ini cinta membuat anda tersenyum, maka suatu hari nanti, mungkin besok, cinta juga yang akan membuat anda meratap.

    Jika kita berani untuk merayakan hari cinta, hari kasih-sayang, kita seharusnya juga tidak ragu untuk merayakan hari patah hati. Karena patah hati juga punya hak penuh untuk dirayakan. Karena patah hati lahir dari rahim cinta.

    Hari ini, merataplah untuk mereka yang jatuh cinta, dan bersuka-citalah untuk dia yang patah hati. Yang jatuh cinta, akan patah hatinya. Dan yang patah hati akan jatuh cinta lagi. Kepadamu, duhai patah hati, hari ini aku nyatakan cintaku.

  11. Patah Hati Itu Indah

    by rahmat-antok ( http://www.makelarz.blogspot.com )

    Kalo ngomongin patah hati pasti kita akan berbicara soal kesedihan yang mendalam, nelangsa, menangis berhari-hari, mengurung diri di kamar, rasa tidak percaya bahwa itu bisa terjadi, merasa terkhianati, sesak di dada, marah kadang dendam, bahkan berimbas pada irrasionalitas dengan mengulang-ulang pertanyaan “mengapa”. Kalo kita patah hati dan mengalami hal tersebut berarti kita mencapai tahap istimewa dalam kehidupan kita, karena gak semua orang bisa mengalami patah hati. Istimewa karena saat itulah potensi kemanusiaan kita muncul dengan segala daya energi dan kekuatannya.. atau dengan kata lain orang patah hati itu muncul kesaktiannya.. karena doa orang teraniaya itu gampang terkabul.

    Tahap-tahap Patah hati

    1. Remuk redam

    “kenapa dia berubah?”.Patah hati karena .cinta bertepuk sebelah tangan, atau putus setelah pacaran 2 tahun, 3 tahun, 7 tahun atau bahkan lebih, pasti membuat kita sangat terpukul. Seperti palu godam yang menghantam dada, hati rasanya tersayat sakit luar biasa , sesak di dada, gemetar, berkunang-kunang lalu pingsan hehehe..gak ding…Intinya patah hati bikin sedih campur marah, menangislah karena semua itu WAJAR. Sangat manusiawi ketika sedih ampe berhari-hari apalagi kalo lagi teringat dulu saat bersama.. nelangsa ketika lewat tempat yang mempunyai kenangan bersamanya.. deg-degan saat lewat warung karena takut ditagih saat kita ngutang waktu kencan dulu..Pokoke patah hati bikin sedih tok, pengen nangis dan ketika itu dialami maka lepaskanlah, menangislah karena setiap orang besar pernah menangis bahkan Rasulullah SAW adalah orang yang gampang meneteskan airmata, so ga usah ditahan-tahan, banjirilah ruang-ruang hidupmu dengan keharu-biruan….Bisa sampai seminggu, atau kalo ga di menej dengan benar bisa ampe berbulan-bulan..Tapi jangan sampai kita terlalu larut dalam kesedihan karena patah hati..Lagipula kasihan para sahabat kita dicurhatin terus, padahal hati kecil mereka pasti dah bosen dengan cerita berulang-ulang.

    2. Dendam Membara

    Ini adalah tahap paling destruktif dalam patah hati. Marah, dendam karena terkhianati, atau ditolak, uring-uringan, BeTe…pokoke emosi jiwa deh..Biasanya muncul pemikiran : “aku ini kurang apa sih?” “apa salahku?..” dasar pengkhianat gak bisa dipercaya..dasar buaya, anjing, kucing, macan, gajah, komodo, anoa dan babirusa hewan langka se-Asia Tenggara disebut semua.. Wajar kok kalo kita marah dan emosi. Siapa sih yang gak marah ketika dikhianati? Janji palsu, gombal..!! Saat inilah ENERGI patah hati kita terkumpul. Rasanya rugi aja kalo kita cenderung menyalahkan diri sendiri trus energi kemarahan disalurkan dengan membanting piring, gelas, HP,..kan sayang belinya repot, sekalian aja banting Tivi Plasma biar bangkrut, atau membanting pintu, klo rusak trus terkunci di kamar gimana dong,…Gara-gara patah hati jadi konyol…Dan fenomena yang menarik adalah kita cenderung sirik kalo liat orang pacaran, rasanya pengen nyambit pake sepatu, kalo ada kucing kawin pengen mbanjur pake aer soale berisik, kalo ke kondangan kawinan makan berlebihan biar yang nikah tombok kehabisan makanan, dan yang paling sering adalah karena patah hati jadi dendam terhadap setiap lawan jenis. Berjanji ga akan percaya lagi ama makhluk yang namanya laki-laki, atau kalo cowok ga bakal lagi setia ama satu cewek, pokoke janji yang gak jelas dan melupakan fitrah bahwa setiap manusia diciptakan Tuhan dalam keadaan UNIK, gak bisa digeneralisir…

    Energi kemarahan karena patah hati ini mending buat hal yang positif, minimal tulis aja di buku harian, atau kalo masih marah buat nyangkul aja pasti gak terasa udah sehektar, atau ikutan lomba marathon kalo menang malah dapat duit..kan lumayan..hehehe

    3. Empty Space

    Setelah marah karena patah hati biasanya kita merasa kosong, sendiri, kesepian, hampa terasa hidupku tanpa dirimu…malam minggu kelabu, mengurung diri, males jalan…sensi kalo ndengerin lagu bertemakan patah hati. Merasa jadi orang yang paling tidak beruntung, mengapa kok aku dikasih cobaan seperti ini,.. jadi ga pede trus jadi pengen mengisi kekososngan dengan ngawur, hura-hura, dugem atau parahnya jadi menurunkan standar calon jodoh bagi kita. Pokoke asal ada yang nembak pasti langsung diembat untuk mengisi kekosongan itu. Waduh jadi gak mutu..asal ada yang ngasih perhatian aja udah diterima…Kok karena patah hati rasanya jadi despert dan seputus asa itu sih..? Trus gimana dong? Masak bertahan jomblo terus..? Lihat sisi positifnya dong..Sendiri itu bebas, ga ada yang nyemburuin, lakukan hal-hal yang biasanya gak bisa kita lakukan saat kita punya pasangan. Waktu kita jadi banyak karena berkurangnya waktu buat pacaran, jadi ayo berkreasi dan produktif. Lagipula kita harus punya harga diri, jangan menghina diri sendiri dengan mencari pasangan untuk pengisi kekosongan karena diri kita sangat berkualitas. Gak percaya diri adalah bentuk penghinaan terhadap Tuhan yang telah menciptakan kita dengan segala kelebihan..Percayalah kalo kita punya banyak kelebihan dibanding orang lain, potensi terpendamnya belum dimaksimalkan sih…Intinya sih jangan berusaha membuat seseorang mencintai kita tapi berusahalah membuat diri kita layak dicintai…Ayo meningkatkan kualitas..!

    4. Fight again..!

    Nah kalo udah ga patah hati baru nyari pasangan lagi. Tips nya gampang,.. bersosialisasilah…, ikut kursus, datang ke reuni, on line chatting, obok2 friendster dsb. Awalnya pasti males, tapi paksalah diri kita, hingga terjebak di jalan yang benar …,Trus kalo masalah cara memikat pasangan kayaknya gak perlu soale rahasia dan takut disalah gunakan, takut dibaca ama pendekar aliran hitam berwatak jahat..hehehe, So Keep fighting…makasih dah baca, jangan patah hati, rugi, jangan kelamaan sedih… senyum dong.. :)…Jangan lupa kasih komentarnya..

    Patah hati itu manusiawi, patah hati itu wajar, Patah hati itu menyenangkan, patah hati itu indah, patah hati itu pengalaman yang berharga, patah hati itu membuat kita belajar banyak, patah hati itu anugerah Tuhan, Patah hati itu ga perlu disesali, Patah hati itu bagian dari hidup, patah hati itu tidak sama dengan putus asa, patah hati itu positif, patah hati itu tidak akan membuat kita jatuh, mungkin malah jatuh cinta.. MERDEKAA..!!!!

    sumber: http://makelarz.blogspot.com/2008/02/patah-hati-itu-indah.html

    =

    =

  12. Edisi Patah Hati
    -
    by burhanshadiq
    http://blog.burhanshadiq.com/2007/07/17/edisi-patah-hati/
    -

    Gubrakzz! Kata itu begitu menyentak. Jadi ingat ciri khas teman akhwat dulu yang suka ngomong kaya’ gitu. Hemm itu pula satu ekspresi yang sedang di alami temen baik saya. Hari-hari ini adalah hari yang sangat mendung baginya. (Loh bukannya dah musim kemarau? Kok Mendung?!) Mendung bukan langit yang mendung, tapi hati yang galau dihajar perasaan bingung sedih dan kacau bercampur menjadi satu. Dia sedang patah hati!

    Seperti kata mas Once, “Cintaku bertepuk sebalah tangan…” tapi bukan bertepuk tangan. Apa yang ia pikir menjadi sebuah harapan yang membahagiakan, kini harus kandas oleh sebuah kata maaf yang sempet menghajar hatinya hingga pecah berkeping-keping. Ia sempat mengaku heran dan bingung, kenapa dia yang selama ini so mature, mateng, dewasa, bisa kena virus cinta kayak gini. Mending diterima, lha ini ditolak!

    Saya Cuma bilang, “ Sing sabar yo mas…sing sabar…” Saya tahu omongan saya ga bakalan bikin dia happy atau kayak gimana, tapi paling tidak hanya itu yang bisa saya kasih. Saya tidak ingin menceritakan ‘kisah tak berujung’nya dia dengan kekasih hatinya, karena mungkin akan ada banyak orang yang akan protes sama saya. Tapi dengan melihat kasus ini saya jadi semakin yakin bahwa mengelola cinta tanpa terkena dosa amatlah susah.

    Ketika cinta itu hadir di hati, ia akan merampas segala konsentrasi, insprirasi bahkan konsumsi.(halah…) Mengusirnya hilang di hati sangat susah, lebih susah dari sekedar mengundangnya hadir. Seperti mengusir ayam keluar dari kamar kita, begitu seorang teman moderator bedah buku pernah berkisah. Ayam yang masuk kamar akan susah dikeluarkan, dan dia baru akan menyerah keluar, setalah membuat kamar kita berantakan. Cinta juga kayak gitu, usirlah kalau bisa, paling tidak akan ada banyak linangan air mata, tisu yang berserakan, dan ingus pilek yang mengganggu pernafasan. Itulah kenapa ia dinamakan JATUH cinta, bukan BANGKIT cinta. Karena kalau jatuh, ia tidak akan mudah berdiri dan bangkit kembali. (Hemm, saya kayak orang yang lagi jatuh cinta ya nulisnya bisa kayak gini. Yang sedang merasa saya jatuh cintai lagi, senyum ya…)

    sumber: http://blog.burhanshadiq.com/2007/07/17/edisi-patah-hati/

    =

  13. Putus Sama Pacar, Tapi Kok Masih Keingat-ingat Ya..Gimana donk?

    sumber: http://pacaranislamikenapa.wordpress.com/2008/04/06/putus-sama-pacar-tapi-kok-masih-keingat-ingat-yagimana-donk/

    Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

    Pernah putus “cinta” (baca: putus dari pacar)?? Kalo iya…”kacian deh kamyuuu..:)”.. :p

    Ups..sorry..bukannya kita ga berempati, tapi beneran..”kasihan” deh kamu-kamu yang pernah ngerasain putus sama pacarnya :). Makanya..dibilangin jangan pacaran, kamu tetep bandel sih. Coba kalo kamu ga bla..bla..bla. Tapi “it’s OK lah”..:) anggap saja hal itu sebagai kegagalan yang mesti kamu-kamu perbaiki. Kalo udah pernah mengalami jangan mencoba lagi, bagi yang belum mengalami jangan coba-coba :).

    Mungkin ada banyak sebab, seseorang bisa putus sama pacarnya. (Dari sudut pandang laki2) Ada yang menganggap sisi “petualangannya” sudah habis (ini tipe orang yang ngebetnya pas PDKT, pas udah dapet bosen), ada juga yang bosan dengan keseharian yang tidak ada “peningkatan”(dari mulai kenal sampe 3 tahun cuma dapet pegang telapak tangannya doank :d), ada juga yang hilang “cintanya” karena ada makhluk baru yang lebih cantik, atau ada juga yang putus karena si cowok atau cewek merasa dikhianati, dstnya. Sebenarnya banyak konteks yang mungkin terjadi dari realita putusnya kamu-kamu sama pacar kamu, tapi kita batasi permasalahan “putusnya” itu pada konteks kamu-kamu merasa dikhianati.

    “Bagaikan petir disiang hari…” kata yang doyan dangdut..atau “Baru kusadari..cinta ku bertepuk sebelah tangan..” kata yang doyan Dewa..atau eit..cukup, semakin dicari semakin banyak lagu-lagu atau syair-syair yang mengisahkan tentang putus “cinta”(baca=putus dari pacar). Bahkan mungkin kalau dikumpul-kumpulkan..jangan-jangan banyakan syair putus cinta daripada “sambung cinta” :). Kita ngga akan ngebahas syair-syair itu, tetapi yang pengen kita fokuskan adalah…ternyata…setelah(bisa seminggu, sebulan, atau lainnya) kata “putus” terucap..ada keinginan yang kuat untuk “kembali” dengan si dia. Nah..disini kamu-kamu diuji nih ke-istiqamahannya untuk tidak melanjutkan pacaran dengan si dia atau siapapun lagi sebelum adanya ijab qabul diantara kamu. Ujian itu semakin berat tatkala eks-pacar kamu mengakui kalau dia salah..dia khilaf..dia hanya manusia biasa yang mungkin saja salah. Disatu sisi kamu membenarkan(bisa menerima permintaan maafnya) akan hal itu, disisi yang lain kamu masih ingat akan pengkhianatannya dan khawatir kejadian yang sama akan terulang kembali jika kamu menerimanya lagi, dan disisi yang lain..kamu mulai memahami dan semakin meyakini bahwa jalan perkenalan yang bernama “pacaran” itu bukan jalan yang tepat bahkan menyalahi perintah Allah SWT.

    Ibarat persimpangan jalan, saat ini kamu sedang menghadapi 3 persimpangan jalan. Satu..memaafkan si pacar dan melanjutkan aktifitas “perpacaran” dengannya, kedua..menolak permintaan maafnya dan mencari pacar baru, dan ketiga..memaafkannya dan juga meminta maaf kepadanya karena telah “terjebak” ke dalam situasi yang tidak mengenakkan itu, serta mengembalikannya kepada aturan Allah, ga pacaran lagi dengan siapapun…sampai ada ijab qabul yang mengawalinya :). Pilihan pertama dan kedua dijamin akan enak diawal tetapi bakalan ga jelas setelahnya, tetapi pilihan ketiga insyaAllah agak berat diawal tetapi berakhir bahagia dibelakangnya, baik bagi kamu dan bagi si dia. Tetapi kecenderungan yang terjadi pada kebanyakan kita adalah, kita kemudian terjebak pada pilihan yang pertama dan kedua, jarang sekali kemudian kita memilih pilihan yang ketiga. Akhirnya orang akan melihat kita..putus lagi..nyambung lagi, putus lagi..nyambung lagi. Atau putus sama yang ini..pacaran lagi sama yang itu, putus sama yang ntu..pacaran lagi sama yang lain. Ga cowok..ngga cewek kelakuannya kebanyakan sama saat ini, ga juga yang jenggotan..ga juga yang pake jilbab..kadang-kadang agak-agak cenderung pada pilihan pertama dan kedua.

    Tetapi..kita setuju, kita bisa memahami perasaan kamu..bukan perkara yang gampang melupakan seseorang yang sering mengisi hati kita hampir disetiap waktu. Bayangin aja, bangun tidur dibanguni “dah bangun sayang..tahajud ga tadi-padahal yang nanya belon sikat gigi juga tuh..hehehe- ..”.., waktu sarapan diingetin, pas mo berangkat kuliah didoain “ati-ati dijalan”..makan siang ditanyain lagi “dah makan siang lom..? nanti pulang kuliah mo dijemput ga? bla..bla..”, jangan lupa makan yah..pas pulang kuliah disms lagi “yang..aku kayanya ga bisa jemput..lagi sibuk nih..-padahal lagi main sama temen2nya :d-”..sampai-sampai sebelum tidur pun telpon2an dulu “tadi gimana..ngapain aja..sama siapa -ceritanya laporan ni yee..hehe-” dsbnya. Makanya ga heran kalo kemudian perasaan “suka”, sama mantan kamu itu menjadi ujian yang cukup berat buat kamu untuk memilih sebuah pilihan yang tepat.

    Sebenarnya yang terjadi..kesan “baik dan perhatian” dari mantan pacar kamu lah yang telah menggantikan realita hidup kamu dan dia dari yang sebenarnya. Entah disadari atau tidak kamu berdua akan menafikkan “kekurangan” yang ada pada diri kamu masing-masing, akibat “dosis” kebaikan, perhatian, dan “cinta” yang tidak pada orang yang benar dan tepat. Kemudian melenakan kamu dalam khayalan-khayalan tentang “kesempurnaan” yang ada pada pacar kamu serta “keindahan” metode perkenalan yang kamu jalani, sehingga semakin menarik kalian ke dalam dunia yang jauh dari realita. Meski kita tidak menafikkan secara keseluruhan akan “kebaikan dan perhatian” yang masing-masing kamu tunjukkan itu.. memang ada “cinta”. Tetapi cinta yang tidak sesuai dengan kadarnya itu hanya akan membawa kesedihan dan kesakitan. Ibarat memakan makanan yang enak, tetapi dengan porsi yang melebihi kemampuan kita untuk menampungnya. Yang terjadi kemudian, bukan kesenangan diawal berkelanjutan, tetapi kesedihan dan kesakitan yang dirasakan. Itulah kenapa fenomena “putus-nyambung”, atau “putus lagi pacaran lagi” menjadi realita yang tidak sulit kita temui saat ini.

    Kembali kepada persoalan pilihan mana yang kamu ambil, katakanlah pilihan pertama, dimana kamu memaafkan si dia dan melanjutkan berpacaran dengannya, maka kenangan akan “pengkhianatan” yang telah dilakukannya akan selalu menimbulkan rasa was-was pada diri kamu. Kamu akan semakin tidak memberikan “ruang” untuk si dia berlaku salah atau berlaku “tidak sempurna”. Katakanlah kamu memilih pilihan yang kedua, kamu tetap putus dengannya, dan memutuskan untuk menggantikan bayangan-bayangan tentangnya dihatimu dengan orang lain. Yang terjadi kemudian, kamu akan menjadikan ukuran-ukuran “kebaikan dan perhatian” pada mantan kamu sebagai tolak ukur kebaikan dan perhatian pacar baru kamu. Awalnya mungkin masih asik-asik saja, tetapi akhirnya bisa ditebak..kamu atau pacar kamu yang baru tidak akan tahan / sulit menerima realita yang ada, bahwa pacar kamu yang baru memang berbeda dengan pacar kamu yang dulu.

    Pengalaman yang salah itu, jika tidak segera direnungi akan berlanjut menjadi pengalaman-pengalaman yang “sama” dan selalu salah dikemudian hari. Entah disadari atau tidak, pengalaman berpacaran itu menjadikan sebagian dari kita kemudian terjebak dengan mind-set mencari “pasangan yang sempurna”, sehingga tidaklah mengherankan jika kita menemukan ada aktifis pacaran yang terbingung-bingung dengan banyaknya realita pernikahan sakinah yang tanpa diawali dengan pacaran. Mereka bingung, kok baru “kenal” sebulan dua bulan anaknya bisa 5, 7, 10 orang bahkan lebih, dan semua anak-anaknya menjadi anak-anak yang sejuk setiap mata yang memandangnya serta keluarganya terlihat penuh cinta. Karena dalam pandangan(baca: yang selalu digembor-gemborkan) mereka yang aktifis pacaran, tidak mungkin ada pasangan yang bisa saling “mencintai” dengan baik jika tidak berpacaran terlebih dahulu -yang kalo ditanya sampai kapan “pacaran” yang katanya baik itu, mereka pun ga punya jawaban yang jelas ).

    Nah..melalui tulisan ini, semoga Allah membuka hati-hati kamu yang saat ini sedang dalam kondisi yang sama, untuk memilih pilihan yang ketiga. Tidak ada yang salah dengan cinta kamu dan dia. “Bahasa” Allah SWT melalui realita ini kepada kamu-kamu yang lagi mengalami kondisi diatas mudah-mudahan bisa kamu renungi. Allah menyadarkan kamu tentang makna cinta, tentang siapa yang memiliki cinta, tentang kesombongan kamu yang mengaku bisa menjaga “cinta” dengan berpacaran dstnya. Mantan pacar kamu tidak sepenuhnya salah dalam hal ini karena episode “pengkhianatan” ini sejatinya bagian dari “pengajaran” Allah SWT kepada kamu berdua, apakah kemudian kamu berdua kembali kepada aturan Allah SWT atau justru berpaling dan semakin sombong. Jika kamu berdua bersabar dengan episode hidup seperti ini, kamu berdua akan saling memaafkan dan akan saling mendoakan semoga Allah SWT memilihkan yang terbaik untuk kamu berdua. Kalaulah kamu berdua memang berjodoh, insyaAllah cara-cara yang ma’ruf(baca: bukan dengan berpacaran) akan mengembalikan cinta yang suci diantara kalian. Dan jikalau kamu berdua tidak berjodoh, insyaAllah..Allah akan gantikan masing-masing untuk kalian, seorang pribadi yang jauh lebih baik dari pada masing-masing dari kalian. Yang wanita akan mendapatkan laki-laki yang lebih baik dari kamu, dan kamu akan mendapatkan wanita yang lebih baik dari mantan pacar kamu dahulu, karena inilah janji Allah bagi mereka yang bersabar, dimana Allah SWT akan melipatgandakan setiap nikmatNya yang bisa kita syukuri, wallahu’alam.

    Semoga Allah SWT meneguhkan kita dijalanNya.

    Wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

    sumber: http://pacaranislamikenapa.wordpress.com/2008/04/06/putus-sama-pacar-tapi-kok-masih-keingat-ingat-yagimana-donk/

  14. Bila Cinta Tak Berbalas

    Oleh: Iwan Yanuar
    ( http://catatankecil.multiply.com/journal/item/41/Bila_Cinta_Tak_Berbalas_ )

    “Maaf Akhi, bukannya saya tidak menghormati permintaan akhi. Tapi rasanya kita cukup menjalin ukhuwah saja dalam perjuangan. Saya doakan semoga akhi menemukan pasangan lain yang lebih baik dari saya.”

    Amboi, bagaimana rasanya bila kalimat di atas dialami oleh para ikhwan? Bisa saja langit terasa runtuh, hati berkeping-keping. Sang pujaan hati yang kita harapkan menjadi teman setia dalam mengarungi perjalanan hidup menampik khitbah kita. Segala asa yang pernah coba ditambatkan akhirnya karam. Cinta suci sang ikhwan bertepuk sebelah tangan.

    Ya drama kehidupan menuju meghligai pelaminan memang beragam. Ada yang menjalaninya dengan smooth, amat mulus, tapi ada yang berliku penuh onak duri, bahkan ada yang pupus ditengah perjalanan karena cintanya tak bertaut dalam maghligai pernikahan.

    Ini bukan saja dialami oleh para ikhwan, kaum akhwat pun bias mengalaminya. Bedanya, para ikhwan mengalami secara langsung karena posisi mereka sebagai subyek/pelaku aktif dalam proses melamar. Sehingga getirnya kegagalan cinta –seandainya memang terasa getir- langsung terasa. Sedangkan kaum akhwat perasaanya lebih aman tersembunyi karena mereka umumnya berposisi pasif, menunggu pinangan. Tapi manakala sang ikhwan yang didamba memilih berlabuh dihati yang lain kekecewaan juga merebak dihati mereka.

    Ikhwan dan akhwat rahimakumullah, siapapun berhak kecewa manakala keinginan dan cita-citanya tidak tercapai. Perasaan kecewa adalah bagian dari gharizatul baqa’ (naluri mempertahankan diri) yang Allah ciptakan pada manusia. Dengannya, manusia adalah manusia bukan onggokan daging dan tulang belulang. Ia juga bukan robot yang bergerak tanpa perasaan, tapi manusia memiliki aneka emosi jiwa. Ia bisa bergembira tapi juga bisa kecewa.

    Emosi negatif, seperti perasaan kecewa akibat tertolak, bukannya tanpa hikmah. Kesedihan akan memperhalus perasaan manusia, bahkan akan meningkatkan kepekaannya pada sesama. Bila dikelola dengan baik maka akan semakin matanglah emosi yang terbentuk. Tidak meledak-ledak lalu lenyap seketika. Ia akan siap untuk kesempatan berikutnya; kecewa ataupun bergembira. Jadi mengapa tidak bersyukur manakala kita ternyata bisa kecewa? Karena berarti kita adalah mansia seutuhnya.

    Kegagalan meraih cinta juga bukan pertanda bencana. Tapi akan memberikan pelajaran beharga pada manusia. Seorang filsuf bernama John Charles Salak mengatakan : Orang-orang yang gagal dibagi menjadi dua; yaitu mereka yang berfikir gagal padahal tidak pernah melakukannya, dan mereka yang melakukan kegagalan dan tak penah memikirkannya.

    Karenanya kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, tapi justru awal dari segala-galanya. Meski terdengar klise tapi ada benarnya; ambillah pelajaran dari sebuah kegagalan lalu buatlah perbaikan diri. Tentu saja itu dengan tetap mengimani qadla Allah SWT. Agar kegagalan mengkhitbah tidak menjadi petaka, maka ikhwan dan akhwat, persiapkanlah diri sebaik-baiknya, ada beberapa langkah yang bisa diambil:

    #### Percayai qadla

    Manusia tidak suka dengan penolakan. Ia ingin semua keinginannya selalu terpenuhi. Padahal ditolak adalah salah satu bagian dari kehidupan kita. Kata seorang kawan, hidup itu adakaanya tidak bisa memilih. Perkataan itu benar adanya, cobalah kita renungkan, kita lahir kedunia ini tanpa ada pilihan; terlahir sebagai seorang pria atau wanita, berkulit coklat atau putih, berbeda suku bangsa, dsb. Demikian pula rezeki dan jodoh adalah hal yang berada di luar pilihan kita. Man propose, god dispose. Kita hanya bisa menduga dan berikhtiar, tapi Allah jua yang menentukan.

    “Sesungguhnya salah seorang di antara kalian dikumpulkan penciptaannya di dalam rahim ibunya selama 40 hari kemudian menjadi ‘alaqah kemudian menjadi janin, lalu Allah mengutus malaikat dan diperintahkannya dengan empat kata dan dikatakan padanya: tulislah amalnya, rizkinya dan ajalnya.” (HR.Bukhari)

    Maka kokohkanlah keimanan saat momen itu terjadi pada kita. Yakinilah skenario Allah tengah berlangsung, dan jadilah penyimak yang baik dengan penuh sangka yang baik padaNya. Tanamkan dalam diri kita ‘Allah Mahatahu yang terbaik bagi hamba-hambaNya’ . Jangan biarkan kekecewaan menggerogoti keimanan kita kepadaNya. Apalagi dengan terus menanamkan prasangka buruk padaNya. Segerahlah sadar bahwa ini adalah ujian dari Allah . akankah kita menerima qadla-Nya atau merutuknya?

    Dengan demikian, fragmen yang pahit dalam kehidupan InsyaAllah akan memperkuat keyakinan kita bahwa Allah sayang pada kita. Demikian sayangnya, sampai-sampai Allah tidak rela menjodohkan kita dengan si fulan yang kita sangka sebagai pelabuhan cinta kita.

    #### Bersiap untuk cinta dan bahagia

    Seandainya ukhti menjadi istri saya, saya berjanji akan membahagiakan ukhti, demikian ungkapan keinginan para ikhwan terhadap akhwat yang akan mereka lamar. Puluhan, mungkin ratusan angan-angan kita siapkan seandainya si dia menerima pinangan cinta kita. Kita begitu siap untuk berbahagia dan membahagiakan orang lain. Sama seperti banyak orang yang ingin menjadi kaya, tenar dan dipuja banyak orang.

    Sayang, banyak diantara kita yang belum siap untuk merasa kecewa. Dan ketika impian itu berakhir kita seperti terhempas. Tidak percaya bahwa itu bisa terjadi, ada akhwat yang ‘berani’ menolak pinangan kita. Bila kurang waras, mungkin akan keluar ucapan, “berani-beraninya. .. atau apa yang kurang dari saya…..

    Akhi dan ukhti, jangan biarkan angan-angan membuai kita dan membuat diri menjadi tulul amal, panjang angan-angan. Sadarilah semakin tinggi angan membuai kita, semakin sakit manakala tak tergapai dan terjatuh. Ambillah sikap simbang setiap saat; bersiap diri menjadi senang sekaligus kecewa. Sikap itu akan menjadi bufferl penyangga mental kita, apapun yang terjadi kelak.

    Manakala kenyataan pahit yang ada di depan mata, sang akhwat menolak khitbah kita atau sang ikhwan memilih ‘bunga’ yang lain, hati ini tidak akan tercabik. Yang akan datang adalah keikhlasan dan sikap lapang dada. Demikian pula saat ia menjatuhkan pilihannya pada kita, hati ini akan bersyukur padaNya karena doa terkabul, keinginan menjadi kenyataan.

    “Menakjubkan perkara seorang mukmin, sesungguhnya urusannya seluruhnya baik dan tidaklah hal itu dimiliki oleh seseorang kecuali bagi seorang mukmin. Jika mendapat nikmat ia bersyukur maka hal itu baik baginya, dan jika menderita kesusahan ia bersabar maka hal itu lebih baik baginya.” (HR. Muslim)

    #### Bukan Aib

    Ditolak? Emang enak! Wah, mungkin demikian pikiran sebagian ikhwan. Malu, kesal dan kecewa menjadi satu. Tapi itulah bentuk ‘perjuangan’ menuju pernikahan. Kita tidak akan pernah tahu apakah sang pujaan menerima atau menolak kita, kecuali setelah mengajukan pinangan padanya. Manakala ditolak tidak usah malu, bukan cuma kita yang pernah ditolak, banyak ikhwan yang ‘senasib’ dan ‘sependeritaan’ . Saatnya berjiwa besar ketika ditolak. Tidak perlu merasa terhina. Demikian pula saat banyak orang tahu hal itu. Bukankah apa yang kita lakukan adalah sesuatu yang benar? Mengapa mesti malu.

    #### Kita mungkin takkan Bahagia’ jika dengan dia

    Marah-marah karena lamaran tertolak? Mendoakan keburukan pada ikhwan yang tidak mencintai kita? Itu bukan sikap seorang muslim/muslimah yang baik. Tidak ada yang bisa melarang seseorang untuk jatuh cinta maupun menolak cinta. Sebagaimana kita punya hak untuk mencintai dan melamar orang, maka ada pula hak yang diberikan agama pada orang lain untuk menolak pinangan kita. Bahkan dalam kehidupan rumah tangga pun seorang suami dan istri diberikan hak oleh Allah SWT. Untuk membatalkan sebuah ikatan pernikahan. Mengapa ada hak penolakan cinta yang diberikan Allah pada kita? Bahkan dalam pernikahan ada pintu keluar ‘perceraian’? jawabannya adalah sangat mungkin manusia yang jatuh cinta atau setelah membangun rumah tangga, ternyata tak kunjung memperoleh kebahagiaan ( al hanaah ) dari pasangannya, maka tiada guna mempertahankan sebuah bahtera rumah tangga bila kebahagiaan dan ketentraman tak dapat diraih. Wallahu’alam bi ash shawab

    Talak (yang dapat dirujuki) dua kali. Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang ma’ruf atau menceraikan dengan cara yang baik. ( Al-Baqarah[2] :229 ) . Berpikir positiflah manakala cinta tak berbalas. Belum tentu kita memperoleh kebahagiaan bila hidup bersamanya. Apa yang kita pandang baik secara kasat mata, belum tentu berbuah kebaikan di kemudian hari. Adakalanya keinginan untuk hidup bersama orang yang kita idamkan begitu menggoda. Tapi bila ternyata cinta kita bertepuk sebelah tangan, untuk apa semua kita pikirkan lagi? Allah Maha Pangatur, ia pasti akan mempertemukan kita dengan orang yang memberikan kebahagiaan seperti yang kita angankan. Bahkan mungkin lebih dari yang kita harapkan.

    Be positive thinking, suatu hari kelak ketika antum telah menikah dengan orang lain bukan dengan si dia yang antum idamkan- niscaya antum takjub dengan kebahagiaan yang antum rasakan. Percayalah banyak orang yang telah merasakan hal demikian.

    Saya tak mungkin berbahagia tanpanya’

    ini adalah perangkap, ia akan memenjarakan kita terus menerus dalam kekecewaan. Perasaan ini juga menghambat kita untuk mendapatkan kesempatan berbahagia dengan orang lain. Mereka yang terus menerus mengingat orang yang pernah menolaknya, dan masih terbius dengan angan-angannya sebenarnya tengah menyiksa perasaan mereka sendiri dan menutup peluang untuk bahagia. Mari berpikir jernih, untuk apa memikirkan orang lain yang sudah menjalani kehidupannya sendiri? Jangan biarkan orang lain membatalkan kebahagiaan kita. Diri kitalah yang bisa menciptakannya sendiri. Untuk itu tanamkan optimisme dan keyakinan terhadap qadla Allah SWT. Insya Allah, akan ada orang yang membahagiakan kita kelak.

    Cinta membutuhkan waktu

    “maukah ukhti menjadi istri saya? Saya tunggu jawaban ukhti dalam waktu 1 X 24 jam!” Masya Allah, cinta bukanlah martabak telor yang bisa di tunggu waktu matangnya. Ia berproses, apalagi berbicara rumah tangga, pastinya banyak pertimbangan- pertimbangan yang harus dipikirkan. Ada unsur keluarga yang harus berperan. Selain juga ada pilihan-pilihan yang mungkin bisa diambil. Jadi harap dipahami bila kesempatan datangnya cinta itu menunggu waktu. Seorang akhwat yang akan dilamar –contoh extrim pada kasus diatas- bisa jadi tidak serta merta menjawab. Biarkanlah ia berpikir dengan jernih sampai akhirnya ia melahirkan keputusan. Jadi cara berpikir seperti di atas sebenarnya lebih cocok dimiliki anggota tim SWAT ketimbang orang yang berkhitbah

    Ideal bagus, Tapi realistik adalah sempurna

    Suami yang saya dambakan adalah yang bertanggungjawab pada keluarga, giat berdakwah dan rajin beribadah, cerdas serta pengertian, penyayang, humoris, mapan dan juga tampan.” Itu mungkin suami dambaan Anda duhai Ukhti . tapi jangan marah bila saya katakan bahwa seandainya kriteria itu adalah harga mati yang tak tertawar, maka yang ukhti butuhkan bukanlah seorang ikhwan melainkan kitab-kitab pembinaan. Kenyataannya tidak ada satupun lelaki didunia ini yang bisa memenuhi semua keinginan kita. Ada yang mapan tapi kurang rupawan, ada yang rajin beribadah tapi kurang mapan, ada yang giat dakwah dakwah tapi selalu merasa benar sendiri, dsb. Ini bukan berarti kita tidak boleh memiliki kriteria bagi calon suami/istri kita, lantas membuat kita mengubah prinsip menjadi ‘yang penting akhwat” atau “yang penting ikhwan”. Tapi realistislah, setiap menusia punya kekurangan – sekaligus kelebihan. Mereka yang menikah adalah orang-orang yang berani menerima kekurangan pasangannya, bukan orang-orang yang sempurna. Tapi berpikir realistis terhadap orang yang akan melamar kita, atau yang akan kita lamar, adalah kesempurnaan. Maka doa kita kepada Allah bukanlah,”berikanlah padaku pasangan yang sempurna” tetapi “ya Allah, karuniakanlah padaku pasangan yang baik bagi agamaku dan duniaku.

    Kekuatan Ruhiyah

    Percaya diri itu harus, tapi overselfconfidence adalah kesalahan. Jangan terlalu percaya diri akhi bahwa lamaran antum diterima. Jangan juga terlalu yakin ukhti, bahwa sang pujaan akan datang ke rumah anti. Perjodohan adalah perkara gaib. Tanpa ada seorang pun yang tahu kapan dan dengan siapa kita akan berjodoh. Cinta dan berjodohan tidak mengenal status dan identifikasi fisik. Bukan karena ukhti cantik maka para ikhwan menyukai ukhti. Juga bukan karena akhi seorang hamalatud da’wah lalu setiap akhwat mendambakannya. Kita tidak bisa mengukur kebahagiaan orang lain menurut persepsi kita. Bukankah sering kita melihat seseorang yang menurut kita “luar biasa” berjodoh dengan yang ‘biasa-biasa’ . Seperti seringnya kita melihat pasangan yang ganteng dan cantik, populer tapi kemudian berpisah. Inilah rahasia cinta dan perjodohan, tidak bisa terukur dengan ukuran-ukuran manusia.

    Maka landasilah rasa percaya diri kita dengan sikap tawakal kepada Allah. Kita berserah diri kepadaNya akan keputusan yang ia berikan. Jauhilah sikap takkabur dan sombong. Karena itu semua hanya akan membuat diri kita rendah dihadapan Allah dan orang lain. Intinya saya bermaksud mengatakan ‘jangan ke-ge-er-an’ dengan segala title dan atribut yang melekat pada diri kita.

    Beri cinta kesempatan (lagi)

    ……….dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.” ( QS. Yusuf[12]:87 )

    Bersedih hati karena gagal bersanding dengan dambaan hati wajar adanya. Tapi bukan alasan untuk menyurutkan langkah berumah tangga. Dunia ini luas, demikian pula dengan orang-orang yang mencintai kita. Kegagalan cinta bukan berarti kita tidak berhak bahagia atau tidak bisa meraih kebahagiaan. Bila hari ini Allah belum mempertemukan kita dengan orang yang kita cintai, insyaAllah ia akan datang esok atau lusa, atau kapanpun ia menghendaki, itu adalah bagian dari kekuasaanNya cinta juga berproses. Ia membutuhkan waktu. Ia bisa datang dengan cepat tak terduga atau mungkin tidak seperti yang kita harapkan. Ada orang yang dengan cepat berumah tangga, tapi ada pula yang merasakan segalanya berjalan lambat, namun tidak pernah ada kata terlambat untuk merasakan kebahagiaan dalam pernikahan. Beri kesempatan diri kita untuk kembali merasakan kehangatan cinta. love is knocking outside the door.’

    Kata musisi Tesla dalam senandung love will find a way. Tidak pernah ada kata menyerah untuk meraih kebahagiaan dalam naungan ridhoNya. Yang pokok, ikhwan atau akhwat yang kelak akan menjadi pasangan kita adalah mereka yang dirihoi agamanya.

    “Jika melamar kepada kalian seseorang yang kalian ridho agamanya dan akhlaknya maka nikahkanlah ia, bila kalian tidak melakukannya maka akan ada fitnah di muka bumi dan kerusakan yang nyata” (HR. Turmudzi)

    “Wanita dinikahi karena satu dari tiga hal; dinikahi karena hartanya, dinikahi karena kecantikannya, dinikahi karena agamanya. Maka pilihlah yang memiliki agama dan akhlak (mulia) niscaya selamat dirimu.” (HR.Ahmad)

    sumber: http://pacaranislamikenapa.wordpress.com/2007/12/22/bila-cinta-tak-berbalas/

    =

  15. PUTRIKU, PAPA HANYA IJINKAN KAMU MENIKAH, BUKAN BERPACARAN

    =================
    Ayah, Bolehkah Berpacaran?
    Karya : Abu Aufa
    Source :tentang-pernikahan.com

    ABSTRACT: Mungkin ada diantara kita selaku orangtua yang tidak mampu bersikap tegas dalam menyampaikan ajaran Islam, terutama yang berhubungan dengan psikoseksual remaja. Kita ‘malu’ menyampaikan kebenaran, padahal itu adalah kewajiban kita untuk menyampaikannya dan hak mereka untuk mengetahuinya. ‘Ayah, bolehkah berpacaran?’ mungkin salah satu pertanyaan yang lambat laun akan menyergap kita. Salah satu jawaban yang cerdas, memuaskan dan tepat, mungkin dapat kita simak dari artikel di bawah ini. Semoga Allah SWT memudahkan kita untuk memberikan yang terbaik kepada putra-putri kita, yaitu pendidikan yang baik dan adab yang mulia.

    ———————————————————–

    Seorang ayah, bila ia mempunyai putra yang beranjak remaja, lambat atau cepat ia akan disergap oleh pertanyaan seperti ini: ‘Ayah, bolehkah berpacaran?’

    Pengertian ‘berpacaran’ menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah bercintaan, berkasih-kasihan. Sebagai Ayah yang baik, kita sudah seharusnya sejak jauh hari berusaha menyiapkan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan tak terduga seperti itu. Namun seringkali kita tidak siap dengan jawaban ketika pertanyaan tadi terlontar dari mulut anak kita.

    Seorang ayah mempunyai posisi strategis. AYAH TIDAK SAJA MENJADI PEMIMPIN BAGI KELUARGANYA, SEORANG AYAH JUGA SEHARUSNYA BISA MENJADI TEMAN BAGI ANAK-ANAKNYA, MENJADI NARASUMBER DAN GURU BAGI ANAK-ANAKNYA.

    ‘Tiada pemberian seorang bapak terhadap anak-anaknya yang lebih baik dari pada (pendidikan) yang baik dan adab yang mulia.’ (HR At-Tirmidzy)

    ‘Barangsiapa yang mengabaikan pendidikan anak, maka ia telah berbuat jahat secara terang-terangan …’ Ibnu Qayyim.

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap kamu akan dimintai pertangungjawaban terhadap apa yang kamu pimpin. Seorang suami (ayah) adalah pemimpin bagi anggota keluarganya, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban terhadap apa yang telah dipimpinnya atas mereka.” (HR Muslim).

    Ada sebuah contoh yang datangnya dari keluarga Pak Syamsi. Ketika Iwan anak remajanya bertanya soal berpacaran, Pak Syamsi yang memang sudah sejak lama mempersiapkan diri, dengan santai memberikan jawaban seperti ini: ‘Boleh nak, sejauh berpacaran yang dimaksud adalah sebagaimana yang terjadi antara Ayah dan Bunda’ Pak Syamsi menjelaskan kepada Iwan, bahwa berpacaran adalah menjalin tali kasih, menjalin kasih sayang, dengan lawan jenis, untuk saling kenal-mengenal, untuk sama-sama memahami kebesaran Allah di balik tumbuhnya rasa kasih dan sayang itu. Oleh karena itu, berpacaran adalah ibadah. Dan SEBAGAI IBADAH, BERPACARAN HARUSLAH DILAKUKAN SESUAI DENGAN KETENTUAN ALLAH, YAITU DI DALAM LEMBAGA PERKAWINAN (alias dilakukan setelah menikah, red).

    Di dalam sebuah Hadits Shahih Riwayat Ahmad, Bukhari dan Muslim, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Jangan sekali-kali seorang laki-laki bersendirian dengan seorang perempuan, melainkan si perempuan itu bersama mahramnya.’ ‘Di luar ketentuan tadi, maka yang sesungguhnya terjadi adalah perbuatan mendekati zina, suatu perbuatan keji dan terkutuk yang diharamkan ajaran Islam (Qs. 17:32). Allah SWT telah mengharamkan zina dan hal-hal yang bertendensi ke arah itu, termasuk berupa kata-kata (yang merangsang), berupa perbuatan-perbuatan tertentu (seperti membelai dan sebagainya).’ Demikian penjelasan Pak Syamsi kepada Iwan anak remajanya.

    “DI DALAM LEMBAGA PERKAWINAN, ANANDA BISA BERPACARAN DENGAN BEBAS DAN TENANG, BISA SALING MEMEMBELAI DAN MENGASIHI, BAHKAN LEBIH JAUH DARI ITU, YANG SEMULA HARAM MENJADI HALAL SETELAH MENIKAH, YANG SEMULA DIHARAMKAN TIBA-TIBA MENJADI HAK BAGI SUAMI ATAU ISTRI YANG APABILA DITUNAIKAN DENGAN IKHLAS KEPADA ALLAH AKAN MENDATANGKAN PAHALA.” Demikian penjelasan pak Syamsi kepada Iwan.

    “Namun jangan lupa,” sambung pak Syamsi, “ISLAM MENGAJARKAN DUA HAL YAITU MEMENUHI HAK DAN KEWAJIBAN SECARA SEIMBANG. DI DALAM LEMBAGA PERKAWINAN, KITA TIDAK SAJA BISA MENDAPATKAN HAK-HAK KITA SEBAGAI SUAMI ATAU ISTERI, NAMUN JUGA DITUNTUT UNTUK MEMENUHI KEWAJIBAN, MENAFKAHI DENGAN LAYAK, MEMBERI TEMPAT BERNAUNG YANG LAYAK, DAN YANG TERPENTING ADALAH MEMBERI PENDIDIKAN YANG LAYAK BAGI ANAK-ANAK KELAK …” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Seorang yang membina anaknya adalah lebih baik daripada ia bersedekah satu sha’ … (HR At-Tirmidzy).

    “Nah, apabila ananda sudah merasa mampu memenuhi kedua hal tadi, yaitu hak dan kewajiban yang seimbang, maka segeralah susun sebuah rencana berpacaran yang baik di dalam sebuah lembaga perkawinan yang dicontohkan Rasulullah…” Demikian imbuh pak Syamsi.

    Seringkali kita sebagai orangtua tidak mampu bersikap tegas di dalam menyampaikan ajaran Islam, terutama yang sangat berhubungan dengan perkembangan psikoseksual remaja. Seringkali kita ‘malu’ menyampaikan kebenaran yang merupakan kewajiban kita untuk menyampaikannya, sekaligus merupakan hak anak untuk mengetahuinya.

    Sebagai anak, seorang Iwan memang harus mempunyai tempat yang cukup layak untuk menumpahkan aneka pertanyaannya. Sebagai lelaki muda, yang ia butuhkan adalah sosok ayah yang dapat menjawab pertanyaan-pertanyaannya dengan cerdas, memuaskan, dan tepat. Seorang ayah yang mampu menjawab pertanyaan bukan dengan marah-marah.

    Berapa banyak remaja seperti Iwan diantara kita yang tidak punya tempat bertanya yang cukup layak? Bagi seorang Iwan, sebagaimana dia melihat kenyataan yang terjadi di depan matanya, berpacaran adalah memadu kasih diantara dua jenis kelamin yang berbeda, sebuah ajang penjajagan, saling kenal diantara dua jenis kelamin berbeda, antara remaja putra dengan remaja putri, yang belum tentu bermuara ke dalam lembaga perkawinan. Hampir tak ada seorang pun remaja seperti Iwan yang mau menyadari, bahwa perilaku seperti itu adalah upaya-upaya mendekati zina, bahkan zina itu sendiri! Celakanya, hanya sedikit saja diantara orangtua yang mau bersikap tegas terhadap perilaku seperti ini.

    Bahkan, seringkali sebagian dari orangtua kita justru merasa malu jika anaknya yang sudah menginjak usia remaja belum juga punya pacar. Sebaliknya, begitu banyak orangtua yang merasa bangga jika mengetahui anaknya sudah punya pacar. ‘Berapa banyak kejahatan yang telah kita buat secara terang-terangan …?’

    Di sebuah stasiun televisi swasta, ada program yang dirancang untuk mempertemukan dua remaja berlawanan jenis untuk kelak menjadi pacar.

    Di stasiun teve lainnya ada sebuah program berpacaran (dalam artian perbuatan mendekati zina) yang justru diasosiasikan dengan heroisme, antara lain dengan menyebut para pelakunya (para pemburu pacar) sebagai “pejuang.” Dan bahkan para “pejuang” ini mendapat hadiah berupa uang tunai yang menggiurkan anak-anak remaja. Perilaku para “pejuang” ini disaksikan oleh banyak remaja, sehingga menjadi contoh bagi mereka. Makna pejuang telah bergeser jauh dari tempatnya semula. Seseorang yang melakukan perbuatan mendekati zina disebut “pejuang.” Hampir tidak pernah kita mendengar ada seorang pelajar yang berprestasi disebut pejuang. Jarang kita dengar seorang atlet berprestasi disebut pejuang.

    *IKATLAH ILMU DENGAN MENULISKANNYA* Al-Hubb Fillah wa Lillah, Abu Aufa

    SUMBER:
    http://pacaranislamikenapa.wordpress.com/2007/09/26/ayah-bolehkah-berpacaran/

    -

  16. MAMA, IZINKAN AKU MENIKAH TANPA PACARAN

    Pacaran Islami, Memang Ada?
    Karya : Yuli Harmita
    Source : http://www.tentang-pernikahan.com

    Bagi remaja, bila istilah itu disebut-sebut bisa membuat jantung berdebar. Siapa sich yang enggak semangat bila bercerita seputar pacaran? Semua orang yang normal pasti senang dan bikin deg-degan.

    Bicara soal cinta memang diakui mampu membangkitkan semangat hidup. Termasuk anak masjid, yang katanya “dicurigai” tak kenal cinta. Sama saja, anak masjid juga manusia, yang memiliki rasa cinta dan kasih sayang. Pasti dong, mereka juga butuh cinta dan dicintai. Soalnya perasaan itu wajar dan alami. Malah aneh bila ada orang yang enggak kenal cinta, jangan-jangan bukan orang.

    Nah, biasanya bagi remaja yang sedang kasmaran, mereka mewujudkan cinta dan kasih sayangnya dengan aktivitas pacaran. Kayak gimana sich? Deuuh, pura-pura enggak tau. Itu tuch, cowok dan cewek yang saling tertarik, lalu mengikat janji, dan akhirnya ada yang sampai hidup bersama layaknya suami istri.

    Omong-omong soal pacaran, ternyata sekarang ada gossip baru tentang pacaran islami. Ini kabar benar atau cuma upaya melegalkan aktivitas baku syahwat itu? Malah disinyalir, katanya banyak pula yang melakukannya adalah anak masjid. Artinya mereka itu pengen Islam, tapi pengen pacaran juga. Ah, ada-ada saja!!!

    Memang betul, kalo dikatakan bahwa ada anak masjid yang meneladani tingkah James Van Der Beek dalam serial Dawson’s Creek, tapi bukan berarti kemudian dikatakan ada pacaraan Islami, itu enggak benar. Siapapun yang berbuat maksiat, tetap saja dosa. Jangan karena yang melakukan adalah anak masjid, lalu ada istilah pacaran Islami. Enggak bisa, jangan-jangan nanti kalau ada anak masjid kebetulan lagi nongkrongin judi togel, disebut judi Islam? Wah gawat bin bahaya.

    Tentu lucu bin menggelikan dong bila suatu saat nanti teman-teman remaja yang berstatus anak masjid atau aktivis dakwah terkena “virus” cinta kemudian mengekspresikannya lewat pacaran. Itu enggak bisa disebut pacaran Islami karena memang enggak ada istilah itu. Jangan salah sangka, mentang-mentang pacarannya pakai jilbab, baju koko, dan berjenggot, lalu mojoknya di masjid, kita sebut aktivitas pacaran Islami. Wah salah besar itu!!!

    Lalu bagaimana dengan sepak terjang teman-teman remaja yang terlanjur menganggap aktivitas baku syahwatnya sebagai pacaran Islami? Sekali lagi dosa! Iya dong. Soalnya siapa saja yang melakukan kemaksiatan jelas dosa sebagai ganjarannya. Apalagi anak masjid, malu-maluin ajach.

    Coba simak QS. An-Nuur : 30, “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan menjaga kehormatannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” Kemudian QS. An-Nuur : 31, “Katakanlah kepada wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan menjaga kehormatannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya…”

    Jadi gimana dong? Dalam Islam tetep tak ada yang namanya pacaran Islami. Lalu kenapa istilah itu bisa muncul? Boleh jadi karena teman-teman remaja hanya punya semangat keislaman saja tapi minus tsaqafah ‘pengetahuan’ Islamnya. So? Ngaji lagi yuk!!!

    sumber; http://pacaranislamikenapa.wordpress.com/2007/09/26/pacaran-islami-memang-ada/

    =

  17. SUDAH JELAS PACARAN ITU HARAM, Apabila ternyata anak remaja perempuan kita terbukti melakukan perbuatan pacaran…, sy pikir langsung saja kita panggil si laki2 itu untuk menghadapkan kedua ortunya kemudian melamarnya. Soal sekolah dll..bisa di-lanjudkan. yang penting adalah tidak terjadi PEMBIARAN terhadap perbuatan JINAH yang dilakukan anak. Sebagai orang tua pasti di-mintai pertanggung jawaban kelak di Akhirat nanti…itu pasti!!!—–salam

  18. artikel oke punya sippp deh aq setuju

  19. asalamu’alaikum

    thankz informasix,

    syukran katsiran mudah2n bermanfaat,

  20. He he he…. Pacaran dalam islam itu G Haram kg… Tp ad 1 syarat yaitu kudu NIKAH dulu yo…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 51 other followers

%d bloggers like this: