• semua artikel dalam situs ini boleh dicopy dan disebarluaskan tanpa perlu minta izin kepada saya, saya juga cuma ngopi dari situs-situs lain ============================================== pacaran adalah haram, zina haram, seks bebas haram, minuman keras haram ========================================== jika ada tulisan dalam blog ini yang bertentangan dgn ajaran islam maka haram dipraktekkan.
  • www.hatibening,com

  • Arsip artikel 083821513356

  • kategori artikel 083821513356

  • Halaman/pages facebook islami yang sangat menarik dan bermanfaat untuk anda add/like:

  • www.kajian.net

    Surah Al-Baqarah ayat 216: Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
  • ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)”

    ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)” ================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ==================================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ----------------------------------------------------
  • inilah Dakwah Kami:

    ------------------------------------------------------------------ Kembali kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan Pemahaman Rosululloh serta Salafush Ash-Shalih ------------------------------------------------------------------ Tashfiyah, yakni memurnikan ajaran Islam dari segala Noda Syirik, Bid’ah, Khurafat, serta gerakan-gerakan dan pemikiran-pemikiran yang merusak ajaran Islam. ------------------------------------------------------------------ Tarbiyah, yakni Pendidikan bagi kaum Muslimin berdasarkan ajaran Islam yang murni. ------------------------------------------------------------------ Menghidupkan pola pikir membiasakan kebenaran, bukan membenarkan kebiasaan (tradisi). ------------------------------------------------------------------ Mengajak kaum Muslimin untuk hidup Islami, sesuai dengan Manhaj Ahlul Sunnah Wal Jama’ah. ------------------------------------------------------------------ -------------
  • Motto kami

    ------------------------------------------------------ --------------------------------------------------------------- Hidupkan Sunnah Nabi serta para Salafush Ash-Shalih, --------------------------------------------------------------- Hindari Fanatisme Golongan & Partai. --------------------------------------------------------------- Wujudkan Persatuan Umat Islam --------------------------------------------------------------- Serta Jauhilah 3 T Yakni: Taklid, Ta’ashub (Fanatisme Golongan/Partai), serta Taffaruq (Memecah belah Umat). --------------------------------------------------------------- sms/call:081511542355 ------------------------------------------------------
  • ittiba’ di atas manhaj salaf dan menyelisihi selainnya

    ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari ahlul Kitab telah berpecah belah menjadi tujuh puluh dua golongan. Dan sesungguhnya agama ini (Islam) akan berpecah belah menjadi tujuh puluh tiga golongan, tujuh puluh dua golongan tempatnya di dalam Neraka dan satu golongan di dalam Surga, yaitu al-Jama’ah.” [HR. Abu Dawud (no. 4597), Ahmad (IV/102), al-Hakim (I/128), ad-Darimy (II/241)] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “Barangsiapa di antara kalian ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: "Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Imam Ahmad rahimahullah (wafat th. 241 H) berkata: “Prinsip Ahlus Sunnah adalah berpegang dengan apa yang dilaksanakan oleh para Shahabat ridhwanullahi ‘alaihim ajma’in dan mengikuti jejak mereka, meninggalkan bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat.” [Syarah Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah oleh al-Laalikaa-iy I/175-185 no. 317] ----------------------------------------------------------------------------------
  • PEMERINTAH INDONESIA WAJIB BERHUKUM DENGAN HUKUM ISLAM

    PEMERINTAH INDONESIA WAJIB BERHUKUM DENGAN HUKUM ISLAM ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ “(Hak untuk) menetapkan hukum itu (hanyalah) hak Allah.” (QS. Al An’aam [6]: 57) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki? dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ? (QS Almaidah: 50) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Sesungguhnya Allah menetapkan hukum-hukum menurut yang dikehendaki-Nya. (QS Al Maidah:1) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim. (QS Al Maidah:45) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah mereka itulah orang-orang yang zalim (QS Albaqarah:229) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- “Maka demi Rabb-mu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu (Muhammad) hakim (pemutus) terhadap perkara yang mereka perselisihkan.” (QS. An Nisa [4]: 65) ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • ILMU IKHLAS

    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Ar-Rabi` bin Khaitsam berkata: Seluruh perbuatan yang tidak diniatkan mencari ridha Allah, maka perbuatan itu akan rusak! ======================================================================= Abu Sulaiman Ad-darani berkata: Beruntunglah bagi orang yang mengayunkan kaki selangkah, dia tidak mengharapkan kecuali mengharap ridha Allah! ======================================================================== ““Islam mulai muncul dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya maka beruntunglah orang-orang asing itu”(HR. MUSLIM)” ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------
  • PESAN DARI UMAT ISLAM YANG DITINDAS MUSUH

    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- “wahai saudaraku seIslam di Indonesia..disini kami ditembaki peluru, rumah kami diledakkan, ayahku sengaja ditembak dikepalanya, adikku diperkosa oleh tentara kafir laknatullah itu.., apakah kamu disana sedang bersenang senang ? aku tunggu jawabanmu” ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • KETAHUILAH BAHWA HANYA UMAT ISLAM YANG BISA MASUK SURGA

    wahai umat manusia, islam-lah agar kalian selamat !! ( Wahai Allah, sungguh telah kusampaikan, maka saksikanlah..) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- "Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia diakhirat termasuk orang-orang yang rugi.." (QS Ali Imraan : 85) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- IKUTILAH JALAN KEBENARAN ITU JANGAN HIRAUKAN WALAUPUN SEDIKIT ORANG MENGIKUTINYA!JAUHKANLAH DIRIMU DARI JALAN JALAN KESESATAN DAN JANGANLAH TERPESONA DENGAN BANYAKNYA ORANG ORANG YANG MENEMPUH JALAN KEBINASAAN! ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Sunnah itu bagaikan bahtera nabi nuh.Barangsiapa mengendarainya niscaya dia selamat dan barangsiapa terlambat dari bahtera tersebut maka dia akan tenggelam…… ------------------------------------------------------ KUMPULAN CERITA CINTA , PUISI CINTA , SMS CINTA , KATA CINTA , CURHAT CINTA
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) -------------------------------------------------------
  • ruang konsul dokter

  • Blog Stats 083821513356

    • 10,268,995 hits

PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

‘Studi Islam’ untuk Kepentingan Siapa ?

Selasa, 15 November 2005
Kaum Orientalis dan mendirikan pusat-pusat studi Islam. Para ilmuwan Indonesia berguru ke sana. Pulangnya bukan semakin baik, justru memusuhi Islam. Baca Catatan Akhir Pekan (CAP) Adian Husaini ke-122

Selasa, 15 November 2005

Oleh: Adian Husaini

Sejak Perang Salib berlangsung, ada sebagian tokoh Kristen yang menilai Perang Salib merupakan cara yang tidak tepat untuk menaklukkan kaum Muslim. Salah satu tokoh terkenal adalah Peter The Venerable atau Petrus Venerabilis (1094-1156M). Peter adalah tokoh misionaris Kristen pertama di dunia Islam, yang merancang bagaimana menaklukkan umat Islam dengan pemikiran, bukan dengan senjata. Ketika itu, ia seorang kepala Biara Cluny, Perancis – sebuah biara yang sangat berpengaruh di Eropa Abad Pertengahan.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Sekitar tahun 1141-1142, Peter mengunjungi Toledo, Spanyol. Di situ ia menghimpun sejumlah cendekiawan untuk menerjemahkan karya-karya kaum Muslim ke dalam bahasa Latin. Terjemahan itu akan digunakan sebagai bahan untuk misionaris Kristen terhadap dunia Islam.

Salah satu sukses usaha Peter adalah terjemahan Al-Qur’an dalam bahasa Latin oleh Robert of Ketton (selesai tahun 1143), yang diberi judul “Liber Legis Saracenorum quem Alcorant Vocant” (Kitab Hukum Islam yang disebut Al-Qur’an ).

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Inilah terjemahan pertama al-Quran dalam bahasa Latin, yang selama beratus-ratus tahun menjadi rujukan kaum Kristen di Eropa dalam melihat Islam. Barulah pada tahun 1698, Ludovico Maracci, melakukan kritik terhadap terjemahan Robert  of Ketton dan menerjemahkan Al-Qur’an sekali lagi ke dalam bahasa Latin dengan judul “Alcorani Textus Receptus”.

Menurut Peter Venerabilis, pengkajian Islam (Islamic Studies) perlu dilakukan oleh kaum Kristen, agar mereka dapat “membaptis pemikiran kaum Muslimin”.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Jadi, kaum Muslim bukan saja perlu dikalahkan dengan ekspedisi militer, melainkan juga harus dikalahkan dalam pemikiran mereka. Di tengah berkecamuknya Perang Salib, Peter membuat pernyataan: “… aku menyerangmu, bukan sebagaimana sebagian dari kami [orang-orang Kristen] sering melakukan, dengan senjata, tetapi dengan kata-kata, bukan dengan kekuatan, namun dengan pikiran; bukan dengan kebencian, namun dengan cinta…”

(But I attack you not, as some of us [Christians] often do, by arms, but by words; not by force, but by reason; not in hatred, but in love…).

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Petrus Venerabilis mengajak orang Islam ke jalan keselamatan Kristen dengan cara mengalahkan pemikiran Islam. Ia berangkat dari kepercayaan Kristen bahwa di luar Gereja tidak ada keselamatan (extra ecclesiam nulla salus).

Islam, menurutnya, adalah sekte kafir terkutuk sekaligus berbahaya (execrable and noxious heresy), doktrin berbahaya (pestilential doctrine), ingkar (impious) dan sekte terlaknat (a damnable sect); dan Muhammad adalah orang jahat (an evil man).

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Selain menugaskan para sarjana Kristen menerjemahkan naskah-naskah bahasa Arab ke dalam bahasa Latin, Peter juga menulis dua buku yang menyerang pemikiran Islam. Tentang Al-Qur’an Peter menyatakan, bahwa Al-Quran tidak terlepas dari para setan. Setan telah mempersiapkan Muhammad, orang yang paling nista, menjadi anti-Kristus. Setan telah mengirim informan kepada Muhammad, yang memiliki kitab setan (diabolical scripture). (Riset yang serius tentang Peter Venerabilis ini bisa dibaca dalam buku Adnin Armas, Metodologi Bibel dalam Studi Al-Qur’an, (Jakarta: GIP, 2005).

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Strategi Peter Venerabilis ini kemudian menjadi rujukan kaum misionaris Kristen terhadap kaum Muslimin. Henry Martyn, tokoh misionaris berikutnya, juga membuat pernyataan, “Aku datang untuk menemui ummat Islam, tidak dengan senjata tapi dengan kata-kata, tidak dengan kekuatan tapi dengan logika, tidak dalam benci tapi dalam cinta.”

Hal senada dikatakan tokoh misionaris lain, Raymond Lull, “Saya melihat banyak ksatria pergi ke Tanah Suci, dan berpikir bahwa mereka dapat menguasainya dengan kekuatan senjata, tetapi pada akhirnya semua hancur sebelum mereka mencapai apa yang mereka pikir bisa diperoleh.”

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Lull mengeluarkan resep: Islam tidak dapat ditaklukkan dengan darah dan air mata, tetapi dengan cinta kasih dan doa.

Ungkapan Lull dan Martyn itu ditulis oleh Samuel M Zwemmer, misionaris Kristen terkenal di Timur Tengah, dalam buku Islam: A Challenge to Faith (1907). Buku yang berisi resep untuk “menaklukkan” dunia Islam itu disebut Zwemmer sebagai “beberapa kajian tentang kebutuhan dan kesempatan di dunia para pengikut Muhammad dari sudut pandang missi Kristen”.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Strategi penaklukan Islam melalui pemikiran ini kemudian dikembangkan oleh para orientalis Barat. Sebagian dari mereka memang membawa semangat lama kaum misionaris, sebagian lagi melakukannya untuk kepentingan penjajahan (kolonialisme) dan sebagian lagi bermotifkan semata-mata untuk kajian ilmiah.

Kini, setelah beratus-ratus tahun, kaum Orientalis telah berhasil meraih sukses besar dalam bidang studi Islam. Bukan saja mereka berhasil mendirikan pusat-pusat studi Islam di Barat dan  enerbitkan ribuan buku tentang Islam, tetapi mereka juga berhasil menghimpun literatur-literatur Islam dalam jumlah yang sangat besar.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Tidak hanya sampai di situ, kerja keras mereka pun kemudian membuahkan hasil yang lebih mengagumkan, yaitu terciptanya kader-kader cendekiawan dan pemikir dari kalangan Muslim, yang getol sekali mengais-ngais dan membongkar serta menyerang bangunan pemikiran Islam dan umat Islam.

Apalagi, dengan cara itu, mereka juga mendapatkan berbagai keuntungan duniawai: popularitas dan berbagai kenyamanan hidup diuniawi.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Dulu, di zaman penjajahan fisik, para pengkaji Islam dari kalangan misionaris menjadi bagian dari semangat penjajahan bersemboyan ‘Gold, Gospel, dan Glory’. Mereka mengkaji masalah ketimuran, khususnya Islam, bukan dalam ruang yang kosong, tetapi menjadi bagian dari proyek untuk menaklukkan Islam dan dunia Islam.

Kini, di zaman modern, Orientalisme juga tidak terlepas dari kepentingan Barat dalam mengokohkan hegemoninya. Para akademisi muslim harusnya sadar akan hal ini. Jika mereka menerima “cinta kasih” dari Barat berupa bantuan beasiswa untuk meneliti tentang Islam, mereka harusnya sadar, siapa mereka, dan siapa yang membantu mereka. Untuk apakah semua bantuan itu diberikan? Seperti halnya utang luar negeri yang dikucurkan kepada negara-negara berkembang.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Apakah semua utang itu diberikan secara gratis dan merupakan program amal semata? Tentu tidak demikian. Semua itu ada tujuannya. Ini bukan untuk bersikap a priori, membabi buta menolak apa pun yang datang dari Barat.

Karena harus diakui, banyak hal saat ini harus dipelajari dari Barat, termasuk beberapa bagian dalam studi Islam. Tetapi, semua itu perlu dilakukan dengan Hati-hati dan sikap kritis.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Para akademisi Muslim yang tidak berhati-hati dan tidak memiliki ilmu yang memadai, bukan tidak mungkin akan terjerumus dalam jebakan untuk memecah belah umat Islam, memojokkan kelompok Islam tertentu yang tidak mau mengikuti pola pikir sekular-liberal Barat.

Kelompok-kelompok yang ingin bertahan dengan identitas dan pandangan hidup Islam, dicap dan diberi istilah-istilah yang peyoratif, merendahkan, dan memojokkan, semisal istilah “radikal”, “fundamentalis”, “militan”, “eksklusif”, “literalis”, dan sebagainya.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Sebagai contoh, pada bulan Januari 2002, ada seorang dosen Universitas Islam Negeri Yogyakarta (dulu: IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta), pernah mewawancarai saya tentang hubungan Islam-Kristen di Indonesia. Namanya Fatimah Husein.

Wawancara itu dilakukan untuk melengkapi bahan disertasi doktornya di Melbourne University, Australia. Dalam menyelesaikan studinya, ia dibiayai oleh berbagai lembaga Australia, antara lain The Australian Agency for Intenational Development (AusAID).

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Tahun 2004 Fatimah menyelesaikan gelar doktornya. Baru-baru ini, ia menerbitkan disertasinya dengan judul “Muslim-Christian Relations in The New Order Indonesia:The Exclusivist and Inclusivist Muslims’ Perspectives”.

Ketika wawancara, saya sudah menolak penggunaan kategorisasi “Eksklusif dan Inklusif” untuk memetakan persepsi kaum Muslim terhadap masalah hubungan Islam-Kristen di Indonesia. Saya mengajukan istilah “Muslim Komprehensif” dan “Muslim Reduksionis”. Tapi, Fatimah menolak menggunakan sebutan itu. Ia tetap berpegang pada kategorisasi yang diajukannya. Akhirnya, ia terjebak ke dalam kesalahan yang fatal dalam kategorisasi kaum Muslim yang dia teliti.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Sebagai contoh, ia menyebut organisasi-organisasi eksklusivis di Indonesia adalah Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam (KISDI), Front Pembela Islam (FPI), dan Laskar Jihad. Orang-orang yang dia cap sebagai eksklusivis diantaranya adalah Husein Umar, Ahmad Sumargono, Adian Husaini, Habib Rizieq Shihab, dan Ja’far Umar Thalib.

Sedangkan tokoh inklusivis adalah Nurcholish Madjid, Zainun Kamal, Azyumardi Azra, Budhy Munawar Rahman, dan sebagainya.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Diantara ciri-ciri kaum eksklusif, menurut dia;

(1) mereka menerapkan model penafsiran literal terhadap Al-Qur’an dan Sunnah dan berorientasi masa lalu. Karena menggunakan pendekatan literal, maka ijtihad bukanlah hal yang sentral dalam kerangka berpikir mereka; (2) mereka berpendapat bahwa keselamatan hanya bisa dicapai melalui agama Islam. Bagi mereka, Islam adalah agama final yang datang untuk mengoreksi agama-agama lain. Karena itu mereka menggugat otentisitas Kitab suci agama lain.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Sedangkan yang dia masukkan sebagai kaum Inklusif, memiliki ciri-ciri:

(1) Karena mereka memahami Islam sebagai agama yang berkembang, maka mereka menerapkan metode kontekstual dalam memahami al-Quran dan Sunnah, melakukan reinterpretasi teks-teks asas dalam Islam, dan ijtihad beperan sentral dalam pemikiran mereka (2) Kaum Inklusif memandang, Islam adalah agama terbaik bagi mereka; namun mereka berpendapat bahwa keselamatan di luar agama Islam adalah hal yang mungkin.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Kategorisasi sang doktor dari Melbourne tentang Islam Eksklusif dan Islam Inklusif itu jelas-jelas kacau dan semaunya sendiri. Dia sudah terjebak dalam pola berpikir dikotomis  “literal-kontekstual” dalam metodolgi tafsir Bible. Padahal, tidak mungkin seorang Muslim dalam berijtihad terlepas dari teks dan sekaligus dari konteks.

Jika dicermati sejumlah tulisan Nurcholish Madjid dan Budhy Munawar Rahman, mereka sudah masuk kategori Pluralis – yang menyatakan semua agama sama-sama benar dan sebagai jalan yang sah menuju Tuhan – dan bukan inklusif lagi.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Menuduh kaum yang disebutnya sebagai ‘Islam eksklusif’  tidak menjadikan ijtihad sebagai sentral berpikir mereka, adalah tuduhan yang kurang ajar dan sama sekali tidak ilmiah. Sebaliknya, menyebut pemikiran-pemikiran Nurcholish Madjid, Azyumardi Azra, Budhy Munawar Rahman sebagai bentuk ijtihad, juga merupakan cara pandang yang sembrono dan amburadul.

Hingga kini, orang-orang itu belum menulis satu buku pun tentang metodologi ijtihad, dan belum layak mendapat gelar “mujtahid”. Hanya karena berpikir sesuai dengan selera ‘liberal-sekular’ lalu dibilang “berijtihad”.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Selain itu, jika si doktor itu membaca kembali diskursus tentang “keselamatan” di kalangan para ulama ushuluddin, maka tidak perlu menulis kriteria seperti itu. “Kebenaran” Islam dan “keselamatan” pemeluk agama Islam atau non-Islam adalah dua masalah yang berbeda.

Dalam diskusi tentang “fathrah”, hal ini banyak dibahas. Tetapi, sejak dulu, para ulama Islam tidak pernah berbeda pendapat bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang benar. MUI sendiri, dalam fatwanya tentang Pluralisme Agama, menegaskan, bahwa dalam masalah aqidah dan ibadah, umat Islam wajib bersifat eksklusif.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Secara ilmiah, kategorisasi Islam eksklusif-Islam Inklusif model dosen UIN Yogya itu kacau-balau. Kategorisasi ini lebih bisa dimengerti dalam konteks proyek pesanan untuk melakukan stigmatisasi terhadap kelompok atau orang Muslim tertentu yang tidak disukai oleh ‘sang donor ‘penelitiannya, sehingga diberikanlah cap-cap dan sifat negatif serta peyoratif kepada kaum Muslim tertentu yang tidak disukainya.

Kita paham dengan pola kajian Orientalis semacam ini. Sayangnya, mengapa ada ilmuwan dari kalangan Muslim yang mau melakukan hal semacam ini, dengan imbalan duniawi yang sangat murah – sekedar beberapa keping dolar dan gelar doktor.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Harusnya, para cendekiawan yang mendapat kesempatan studi Islam di Barat memanfaatkan kesempatan itu sebaik-baiknya untuk kepentingan Islam. Bukan malah sebaliknya, terjebak dalam kerangka pikir Orientalisme  untuk menghancurkan Islam. Na’udzubillah. (Jakarta, 11 November 2005/hidayatullah.com).

Catatan Akhir Pekan (CAP) Adian Husaini adalah kerjasama Radio Dakta 107 FM dan http://www.hidayatullah.com

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

“Islam Ragu-ragu” versi Rektor UIN Yogya

Senin, 31 Oktober 2005
Rektor IAIN mengajak mahasiswa ‘mencurigai’ agamanya sendiri. Metode ini bisa melahirkan sarjana yang tadinya belajar ushuluddin menjadi “ucul”-“din” (agamanya lepas). Baca CAP Adian Husaini ke-120

Senin, 31 Oktober 2005

Oleh: Adian Husaini

Di kalangan akademisi muslim Indonesia, nama Prof. Dr. M. Amin Abdullah tidak asing lagi. Selain menjabat sebagai rektor Universitas Islam Negeri Yogyakarta (dulunya IAIN Yogya), dia juga pernah menjabat posisi penting di PP Muhammadiyah, sebagai Ketua Majlis Tarjih dan Pemikiran Islam. Tetapi, dalam Muktamar Muhammadiyah ke-45 di Malang, tahun 2005, namanya terpental dari jajaran pimpinan pusat Muhammadiyah.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Dia berlatarbelakang pendidikan bidang filsafat Islam. Lulus PhD dari Department of Philosophy, Faculty of Art and Sciences, Middle East Technical University (METU), Ankara, Turki, tahun 1990.

Sebagai akademisi dan penulis, tulisan Amin Abdullah tersebar di berbagai buku, jurnal, dan media massa.

Bidang yang sering ditulisnya terutama masalah filsafat dan epistemologi Islam. Tapi, karena sangat gencar mempromosikan penggunaan hermeneutika dalam penafsiran Al-Qur’an, dia kadang kala juga dijuluki “Bapak Hermeneutika Indonesia”.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Komitmennya dan kegigihannya dalam mempromosikan hermeneutika sebagai metode “tafsir baru” pengganti metode tafsir al-Quran yang klasik, tampak dalam  berbagai tulisannya tentang hermeneutika.

Di UIN Yogyakarta, penggunaan metodologi hermeneutika dalam tafsir Al-Qur’anmemang sangat digalakkan, sampai-sampai seorang mahasiswa yang bermaksud mengritik metode ini mengaku “akan membentur  tembok”.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Disamping mempromosikan hermeneutika, Amin Abdullah tentu saja harus melakukan kritik terhadap metode tafsir Al-Qur’an. Ia menulis dalam sebuah pengantar untuk buku tentang hermeneutika, bahwa “tafsir-tafsir klasik Al-Quran tidak lagi memberi makna dan fungsi yang jelas dalam kehidupan umat Islam.”

Penulis buku itu pun dengan semena-mena mengecam tafsir-tafsir  klasik, tanpa data dan analisis yang memadai, dimana letak kekurangan dan ketidakberesan tafsir-tafsir klasik.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Ditulis dalam buku ini: “Apalagi sebagian besar tafsir dan ilmu penafsiran yang diwarisi umat Islam selama ini, sadar atau tidak, telah turut melanggengkan status quo, dan kemerosotan umat Islam secara moral, politik, dan budaya.” (Lihat, Ilham B. Saenong, Hermeneutika Pembebasan, 2002, hal. xxv-xxvi, 10).

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Kecurigaan terhadap mufassir dan para ulama Islam juga tak luput dari goresan tangan Abdullah. Di dalam tulisannya yang lain, Amin Abdullah mengajak pembaca untuk mencurigai ilmu-ilmu keagamaan, tanpa membedakan antara ilmu keagamaan dalam Islam, dengan ilmu keagamaan yang muncul dalam tradisi peradaban Barat yang berlatar belakang sejarah Yahudi dan Kristen. Ia tulis, misalnya:

“Dari studi empiris-historis terhadap fenomena keagamaan diperoleh masukan bahwa agama sesungguhnya juga sarat dengan berbagai “kepentingan” yang menempel dalam ajaran dan batang tubuh ilmu-ilmu keagamaan itu sendiri.” (Pengantar buku Metodologi Studi Agama, 2000, hal. 2)

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Bagi mahasiswa baru dalam bidang studi Islam, pernyataan-pernyataan profesor dan rektor sebuah kampus berlabel Islam semacam itu, bisa jadi melenakan. Sebab, kata-kata yang ditebar cukup halus. Para ulama dan ilmuwan keagamaan, apa pun agamanya, adalah manusia biasa. Karena itu, mereka pasti punya  kepentingan dengan ilmu-ilmu nyang disusunnya.

Sepintas, kata-kata Amin Abdullah itu logis. Padahal, jika didalami, ada kekeliruan mendasar dalam cara berpikir, karena metodologi “gebyah uyah” (serampangan) dalam menyamakan antara tradisi keilmuan Islam dengan tradisi keilmuan Barat.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Di dalam Islam, ada tradisi penyatuan antara ilmu dengan amal. Ada konsep “fasiq”, dimana seorang yang –meskipun berilmu tinggi– tetapi berbuat jahat, dapat terkena ketegori fasiq, dan karena itu, periwayatan dan beritanya perlu diklarifikasi. Jika dia fasiq, maka sebagian ulama melarangnya menjadi saksi di dalam pernikahan atau pengadilan.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Di dalam ilmu hadis, ada ilmu Jarah wa Ta’dil, yang secara terbuka membeberkan sifat-sifat buruk perawi hadits, seperti pembohong, dan sebagainya. Karena itu, di dalam tradisi  keilmuan Islam, kita akan menjumpai ilmuwan-ilmuwan yang sangat tinggi ilmunya, sekaligus juga sangat shalih dalam beragama. Itu bisa kita jumpai pada Imam-imam mazhab, Imam Bukhari, Imam al-Ghazali, Ibnu Taymiyah, dan sebagainya. Mereka bukan hanya ilmuwan, tetapi juga mujahid dan ahli ibadah.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Tradisi seperti itu tidak terjadi dalam sistem keilmuan di Barat yang sekular. Di dalam tradisi ilmu yang berakar pada tradisi keilmuan Yunani, ada pemisahan antara orang pintar dan orang saleh.

Banyak ilmuwan pintar dan dihormati oleh masyarakatnya, meskipun amalnya bejat. Seorang ilmuwan di Barat, tetap dianggap sebagai ilmuwan yang dihormati, meskipun tidak jelas agamanya dan amalan-amalan agamanya.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Paul Johnson, dalam bukunya “Intellectuals” (1988),  memaparkan kehidupan dan moralitas sejumlah ilmuwan besar yang menjadi rujukan keilmuan di Barat dan dunia
internasional saat ini, seperti Ruosseau, Henrik Ibsen, Leo Tolstoy, Ernest Hemingway, Karl Marx, Bertrand Russel, Jean-Paul Sartre, dan beberapa lainnya. Ruosseau, misalnya, dicatatnya sebagai “manusia gila yang menarik” (an interesting madman).

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Pada tahun 1728, saat berumur 15 tahun, dia bertukar agama menjadi Katolik, agar dapat menjadi peliharaan Madame Francoise-Louise de Warens.  Ernest Hemingway, seorang ilmuwan jenius, tidak memiliki agama yang jelas. Kedua orang tuanya adalah pengikut Kristen yang taat. Istri pertamanya, Hadley, menyatakan, ia hanya melihat Hemingway sembahyang selama dua kali, yaitu saat perkawinan dan pembaptisan anaknya.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Untuk menyenangkan istri keduanya, Pauline, dia berganti agama menjadi Katolik Roma. Kata Johnson, dia bukan saja tidak percaya kepada Tuhan, tetapi menganggap ‘organized religion’ sebagai ancaman terhadap kebahagiaan manusia. (He not only did not believe in God, but regarded organized religion as a menace to human happiness).

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Sebagai ilmuwan, seyogyanya Rektor UIN Yogya itu memberikan klarifikasi dan penjelasan yang bertanggung jawab terhadap tulisannya, bahwa “Dari studi empiris-historis terhadap fenomena keagamaan diperoleh masukan bahwa agama sesungguhnya juga sarat dengan berbagai “kepentingan” yang menempel dalam ajaran dan batang tubuh ilmu-ilmu keagamaan itu sendiri.”

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Jika dia katakan, agama –termasuk Islam– adalah sarat dengan berbagai kepentingan yang menempel pada ajaran dan batang tubuh ilmu-ilmu keagamaan, maka dia harus menjelaskan, apa kepentingan Sayyidina Utsman menghimpun Mushaf Al-Qur’an, apa kepentingan Imam Bukhari mengumpulkan dan menyeleksi hadits-hadits Nabi, apa kepentingan Imam Syafii menulis Kitab Risalah? Apakah kita harus mencurigai tindakan keilmuan sahabat-sahabat Rasululullah dan ulama-ulama Islam yang begitu besar jasanya terhadap pengembangan keilmuan Islam, sehingga kita harus menyatakan, bahwa mereka semua pasti punya kepentingan.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Apakah kita tidak bisa berprasangka baik terhadap mereka, dan mengakui keikhlasan dan jasa mereka yang luas biasa dalam menyusun ilmu-ilmu agama (ulumuddin)?

Metode studi Islam yang –maaf, sok– bersikap kritis ini bisa pada akhirnya berdampak kepada keragu-keraguan pada para pelajar dan mahasiswa.

Mereka yang belajar Islam dengan cara-cara seperti ini, bukan tidak mungkin akan terjebak pada keraguan dan ketidakyakinan terhadap ajaran agamanya sendiri.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Akhirnya, dari metode ini bisa lahir sarjana-sarjana yang justru rajin menghujat agamanya, ragu dengan kebenaran agamanya, dan bahkan memusuhi agamanya. Orang yang belajar ushuluddin (dasar-dasar agama), bukannya semakin yakin dengan agamanya, tetapi bisa jadi malah “ucul”-“din”nya (agamanya lepas).

Tidak sedikit para sarjana syariah lulusan perguruan tinggi Islam, yang akhirnya justru gigih menentang dan aktif menulis artikel yang menghancurkan dan menghina syariat Islam.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Kita sungguh tidak habis mengerti, misalnya, bagaimana dari sebuah kampus berlabel Islam, seperti UIN Yogya, bisa muncul tesis master yang justru menghujat Al-Qur’an, dan menyatakan, bahwa “Mushaf itu tidak sakral dan absolut, melainkan profan dan fleksibel. Yang sakral dan absolut hanyalah pesan Tuhan yang terdapat di dalamnya, yang masih dalam proses pencarian.

Karena itu, kini kita diperkenankan bermain-main dengan Mushaf tersebut, tanpa ada beban sedikitpun, beban sakralitas yang melingkupi perasaan dan pikiran kita.” (Lihat buku: “Menggugat Otentisitas Wahyu Tuhan” (2004), hal. 123)

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Penulis tesis itu dan juga para dosen serta rektor kampus itu seolah-olah tenang-tenang saja dengan fenomena semacam itu, dan tidak takut dengan akibat yang ditimbulkan jika ada orang yang terpengaruh dengan ide sesat itu.

Apakah mereka tidak takut dengan dosa jika ada yang kemudian  meragukan kebenaran Al-Qur’an, karena membaca tesis yang sudah dibukukan itu? Jika orang sudah meragukan kebenaran Al-Qur’an, lalu bagaimana dia bisa beriman dan meyakini rukun iman yang disebutkan dalam Al-Qur’an, seperti Malaikat, Hari Kiamat, dan sebagainya?

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Penanaman keragu-raguan terhadap Islam bagi mahasiswa Muslim tampaknya kini banyak dilakukan oleh para dosen-dosennya sendiri. Dan itu bukan hal yang aneh, jika kita menyimak tulisan lain dari Amin Abdullah, Sang Rektor. Dalam pengantarnya untuk sebuah buku berjudul “Hermeneutika Al-Quran” (2005), Amin secara gamblang menulis, bahwa:

“Dengan sangat intensif hermeneutika mencoba membongkar kenyataan bahwa siapa pun orangnya, kelompok apapun namanya, kalau masih pada level manusia, pastilah “terbatas”, “parsial-kontekstual pemahamannya”, serta “bisa saja keliru”.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Cara berpikir Amin seperti itu sama saja dengan membongkar sistem keilmuan dalam Islam. Sebab, tidak ada lagi pemikiran yang bersifat pasti dan qath’iy.

Tidak ada tafsir yang tetap dan pasti kebenarannya. Semua terbatas dan bisa saja keliru. Juga, tidak ada lagi konsep ‘tawatur’, berita yang dipastikan kebenarannya. Kita bisa mempertanyakan kepada Rektor UIN Yogya itu, bagaimana dengan konsep “keadilan para sahabat” dan ijma’ sahabat? Pengumpulan Mushaf Utsmani adalah berdasarkan ijma’ sahabat.

Dengan cara berpikir Amin Abdullah, maka bisa saja pengumpulan Al-Qur’an itu keliru. Sebab, para sahabat Rasulullah itu adalah manusia dan kumpulan manusia. Dan selama mereka pada level manusia, maka mereka “bisa saja keliru”.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Jadi, ijma’ para sahabat Rasululullah saw itu – menurut cara berpikir Rektor UIN Yogya – bisa saja keliru.

Cara berpikir semacam itu bisa kita katakan sebagai bentuk ‘Islam ragu-ragu’. Islam yang serba tidak pasti. Tidak ada kebenaran yang pasti. Itulah tugas hermeneutika. Malah, lanjut Sang Rektor lagi, tugas hermeneutika itu berseberangan dengan keinginan egois hampir semua orang untuk “Selalu Benar”.

Tidak mengherankan, katanya, jika kemudian kehadiran hermeneutika sebagai salah satu disiplin kajian yang mencermati proses epistemologis-ontologis pemahaman manusia banyak mendapat tantanan. Dan tentangan paling keras terhadap hermeneutika muncul dari ranah agama-agama yang harus diakui merupakan ladang paling subur bagi lahirnya “Klaim Kebenaran”.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Itulah kata-kata Sang Rektor UIN Yogya, yang sangat membanggakan hermeneutika sebagai metodologi pemahaman Al-Qur’an, yang menurutnya mampu membongkar hal-hal yang selama ini dianggap sebagai satu bentuk kepastian.

Dengan cara berpikir Rektor seperti itu, maka kita tidak heran, jika dari kampus berlabel Islam itu lahir sarjana-sarjana versi ‘Islam ragu-ragu’, alias golbin (golongan bingung) yang tidak pernah meyakini kebenaran Islam.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Tentu kita patut kasihani manusia-manusia seperti ini. Meskipun, kita tidak perlu risau dengan ulah mereka.

Biarlah yang bingung bangga dengan kebingungannya sendiri. Kita ingatkan mereka, mudah-mudahan mereka sadar. Kita yang sudah menemukan kebenaran, kewajiban kita adalah meyakini kebenaran itu, dan berusaha menegakkannya. Dan Allah SWT sudah mengingatkan kita:

“Kebenaran itu dari Tuhanmu, maka janganlah engkau menjadi golongan orang-orang yang ragu.” (QS Al Baqarah:147). Wallahu a’lam. (Jakarta, 28 Oktober 2005/hidayatullah.com).

Catatan Akhir Pekan (CAP) Adian Husaini hasil kerjasama Radio Dakta 107 FM dan http://www.hidayatullah.com

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

“Kebangkitan Kembali Theosofi Indonesia”

Senin, 24 Oktober 2005
Paham Theosofi bermaksud menjadi pelebur agama atau kelompok ‘super-agama’ yang berada di  atas atau di luar agama-agama yang ada. Baca Catatan Akhir Pekan Adian Husaini ke-120

Senin, 24 Oktober 2005

Oleh: Adian Husaini

Dalam bukunya, “Tren Pluralisme Agama “, Dr. Anis Malik Thoha memasukkan ajaran Theosofi sebagai salah satu aliran dalam paham Pluralisme Agama. Mungkin tidak banyak yang mencermati, bahwa saat ini, kaum Theosofi di Indonesia sedang bangkit lagi. Secara terbuka, kelompok ini mengkampanyekan ide-idenya, dengan menerbitkan sebuah majalah bernama THEOSOFI INDONESIA.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Ada juga perkumpulan Theosofi, bernama Persatuan Warga Theosofi Indonesia (Perwathin). Pengurus Besarnya  kini beralamat di Jl. Anggrek Nelly Murni, Blok A-104 Jakarta. Alamat redaksi majalahnya di Metro Permata I, Blok I 3/7 Jln Raden Saleh, Karang Mulya, Ciledug.

Tentang Theosofi dan Perhimpunan Theosofi, ditulis dalam majalah ini sebagai berikut: (*) Perhimpunan Teosofi didirikan pada 1875, merupakan suatu badan internasional yang tujuan utamanya adalah persaudaraan universal berdasarkan pada realisasi bahwa hidup, dalam berbagai bentuk yang berbeda, manusia dan non-manusia, merupakan kesatuan yang tak terbagi;

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

(*) Perhimpunan Teosofi tidak memaksakan kepercayaan apapun pada anggota-anggotanya, yang disatukan karena pencarian kebenaran dan keinginan untuk belajar tentang makna dan tujuan eksistensi dengan melibatkan diri dalam studi perenungan, kemurnian hidup dan pengabdian dengan penuh kasih;

(*) Teosofi menawarkan sebuah filsafat, yang membuat hidup jadi lebih dimengerti dan menunjukkan bahwa keadilan dan cinta kasih membimbing alam semesta ini;

(*) ajaran-ajarannya membantu mengembangkan kodrat spiritual yang masih laten dalam diri manusia, tanpa ketergantungan dan rasa takut.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Perwathin didirikan pada 31 Juli 1963, dan disahkan sebagai badan hukum oleh pemerintah dengan SK Menteri Kehakiman tgl. 30 November 1963 No J.A/146/23 dan tanggal 7 Desember 1971 No J.A 5/203/5 Berita Negara No 2 tahun 1972 Tambahan Berita Negara RI tgl 7 Januari 1972 No 2.

Disebutkan dalam majalah THEOSOFI, bahwa Perwathin tidak memihak satu aliran apapun juga dan terdiri dari anggota-anggota yang mencari kebenaran. Mereka berusaha memajukan persaudaraan dan mengabdi kepada kemanusiaan.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Perwathin bertujuan untuk: (1) Mengadakan inti persaudaraan antar sesama manusia dengan tidak
memandang bangsa, kepercayaan, kelamin, kaum atau warna kulit. (2) Memajukan pelajaran mencari persamaan di dalam agama-agama, filsafat, dan ilmu pengetahuan. (3) Menyelidiki hukum-hukum alam yang belum dapat diterangkan dan kekuatan-kekuatan di dalam manusia yang masih terpendam.

Misi Theosofi untuk berdiri di atas semua agama, dengan jelas digambarkan oleh tokohnya, HP Blavatsky, dalam wawancara yang dimuat di Majalah Theosofi edisi ke-3, yang diterjemahkan oleh Matius Ali. Kata Blavatsky, moto Theosofi ialah : “Tidak ada agama/religi yang lebih tinggi dari kebenaran.”

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Tujuan utama para pendiri Mazhab Theosofi Eklektik, yakni mendamaikan semua agama-agama, aliran-aliran dan bangsa-bangsa di bawah sebuah sistem etika umum, berdasarkan pada kebenaran-kebenaran abadi. Blavatsky juga mengklaim, bahwa Theosofi sudah setua dunia itu
sendiri, dalam ajaran dan etika-etikanya, karena Theosofi adalah sistem yang paling universal dan luas diantara semuanya.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Apa sebenarnya arti kata Theosofi, dijelaskan oleh Blavatsky : “Kearifan ilahi (Theosophia) atau kearifan para dewa, sebagai theogonia, asal-usul para dewa. Kata theos berarti seorang dewa dalam bahasa Yunani, salah satu dari makhluk-makhluk ilahi, yang pasti bukan ‘’Tuhan’’ dalam arti yang kita pakai sekarang. Karena itu, Theosofi bukanlah ‘Kebijaksanaan Tuhan’, seperti yang diterjemahkan sebagian orang, tetapi ‘Kebijaksanaan ilahi’ seperti yang dimiliki oleh para dewa.’’

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Dengan pandangan dan misi seperti itu, Theosofi tampak bermaksud menjadi pelebur agama-agama atau menjadi kelompok ‘super-agama’ yang berada di  atas atau di luar  agama-agama yang ada. Hal ini sangat sejalan dengan gagasan Pluralisme Agama.

Sebagai misal, Blavatsky juga menyinggung masalah aspek esoterik (batin) dan  eksoterik (luar), yang berasal dari ajaran Ammonius. Istilah eksoterik dan esoterik ini kemudian juga digunakan dalam salah satu aliran dalam Pluralisme Agama, yakni Trancendent Unity of Religion, yang ditokohi antara lain oleh Rene Gueno dan Fritjuof Schuon. Bahwa, agama-agama yang ada hanya berbeda pada level eksoterik, tetapi akan bersatu dalam aspek esoterisnya.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Di Indonesia, gagasan semacam ini juga populer di kalangan pendukung Pluralisme Agama. Nurcholish Madjid, misalnya, dalam salah satu tulisannya, mencatat :

“Sebagai sebuah pandangan keagamaan, pada dasarnya Islam bersifat inklusif dan merentangkan tafsirannya ke arah yang semakin pluralis. Sebagai contoh, filsafat perenial yang belakangan banyak dibicarakan dalam dialog antar agama di Indonesia merentangkan pandangan pluralis dengan mengatakan bahwa setiap agama sebenarnya merupakan ekspresi keimanan terhadap Tuhan yang sama.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Ibarat roda, pusat roda itu adalah Tuhan, dan jari-jari itu adalah jalan dari berbagai Agama. Filsafat perenial juga membagi agama pada level esoterik (batin) dan eksoterik (lahir). Satu Agama berbeda dengan agama lain dalam level eksoterik, tetapi relatif sama dalam level esoteriknya.  Oleh karena itu ada istilah “Satu Tuhan Banyak Jalan”.” (Buku Tiga Agama Satu Tuhan,  Mizan, Bandung, 1999, hal. xix.)

Munculnya kembali gerakan Theosofi di Indonesia saat ini sejalan dengan maraknya penyebaran paham Pluralisme Agama yang ironisnya juga disebarkan oleh sejumlah cendekiawan dari kalangan kaum Muslim.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Di zaman Belanda, Theosofi sempat menjadi gerakan penting di Indonesia yang memiliki pengaruh yang luas di kalangan cendekiawan dan elite-elite negara waktu itu.

Sebuah buku yang ditulis oleh Iskandar P. Nugraha berjudul Mengikis Batas Timur dan Barat: “Gerakan Theosofi dan Nasionalisme Indonesia” (2001), memberikan gambaran besarnya pengaruh gerakan Theosofi pada tokoh-tokoh nasional di Indonesia. Misalnya, orang tua Soekarno (R. Soekemi) ternyata anggota Theosofi.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Hatta juga mendapat beasiswa dari Ir. Fournier dan van Leeuwen, anggota Theosofi. Tokoh-tokoh lain yang menjadi anggota atau dekat sekali hubungannya dengan Theosofi adalah Moh. Yamin, Abu Hanifah, Radjiman Widijodiningrat (aktivis Theosofi), Tjipto Mangoenkoesoemo, Douwes Dekker, Armijn Pane, Sanoesi Pane, dan sebagainya.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Tahun 1909, dalam Kongres Theosofi di Bandung, jumlah anggota Theosofi adalah 445 orang (271 Belanda, 157 Bumiputera, dan 17 Cina). Dalam Kongres itu juga disepakati terbitnya majalah Theosofi berbahaya Melayu “Pewarta Theosofi” yang salah satu tujuannya menyebarkan dan mewartakan perihal usaha meneguhkan persaudaraan. Pada tanggal 15 April 1912, berdirilah Nederlandsch Indische Theosofische Vereeniging (NITV), yang diakui secara sah sebagai cabang Theosofi ke-20, dengan Presidennya D. van Hinloopen Labberton. Tahun 1915, dalam Kongres Theosofi di Yogyakarta, jumlah anggotanya sudah mencapai 830 orang (477 Eropa), 286 bumiputera, 67 Cina).

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Anggaran Dasar NITV kemudian disetujui Pemerintah Hindia Belanda tanggal 2 November 1912. Dengan demikian, NITV menjadi organisasi yang sah dan berdasar hukum. Pusatnya di Batavia. Cita-cita yang dicanangkan NITV adalah keinginan untuk memajukan kepintaran, kebaikan, dan keselamatan “saudara-saudara” pribumi, agar dengan bangsa Barat dapat saling berdekatan.

Berdasarkan cita-cita tersebut, ternyata NITV mengdnaung cita-cita sama dengan kaum asosiasi, yaitu suatu hubungan yang bersifat paternalistik.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Gerakan Theosofi, seperti dirumuskan oleh ketuanya, Dr. Annie Besant, mempunyai tujuan: (1) Membentuk suatu inti persaudaraan universal kemanusiaan, tanpa membeda-bedakan ras (bangsa), kepercayaan, jenis kelamin, kasta, ataupun warna kulit, (2) Mengajak mempelajari perbandingan agama-agama, filsafat, dan ilmu pengetahuan, (3) menyelidiki hukum-hukum alam yang belum dapat diterangkan, dan menyelidiki tenaga-tenaga yang masih tersembunyi dalam manusia.

Selain memimpin Theosofi, Anni Besant juga memimpin organisasi Freemasonry, Moeslim Bond, Theosofische Wreld Universiteit, The Liberal Catholic Church, dan beberapa organisasi lainnya.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Kisah Gerakan Theosofi dalam merekrut elite-elite bangsa Indonesia, dapat dijadikan sebagai satu telaah yang serius, bagaimana suatu gerakan yang sebenarnya memiliki misi penghancuran aqidah Islam, ternyata begitu memikat banyak elite bangsa.

“Persaudaraan universal tanpa memandang batas-batas agama” seolah-olah merupakan sesuatu yang utama dalam kehidupan manusia.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Padahal, Islam telah menegaskan, bahwa persaudaraan sejati haruslah dibangun di atas landasan iman. Innamal mu’minuuna ikhwatun. (al-Hujurat:10).

Penegasan tentang persaudaraan dan kasih sayang bisa disimak juga dalam ayat Al Quran berikut:

“Kamu tidak akan mendapati suatu kaum yang beriman kepada Allah dan dan Hari Akhir berkasih sayang dengan orang-orang yang memusuhi Allah dan Rasul-Nya, sekalipun mereka itu orang tua sendiri, anak, saudara kandung atau keluarga. Mereka itulah yang Allah telah tuliskan keimanan di hatinya dan menguatkannya dengan pertolongan dari-Nya. Dan dimasukkan-Nya mereka ke dalam sorga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun ridha terhadap (limpahan rahmat) Allah.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Mereka itulah “hizbullah”. Ketahuilah, bahwa sesunggguhnya “hizbullah” itulah yang pasti menang.”
(al Mujadalah:22).

Persaudaraan tanpa memandang agama sebagai misi penting dari Theosofi juga digambarkan oleh Ketua Theosofische Vereeniging Hindia Belanda, D. Van Hinloopen Labberton pada majalah Theosofi bulan Desember 1912:

“Kemajuan manusia itu dengan atau tidak dengan agama? Saya kira bila beragama tanpa alasan, dan bila beragama tidak dengan pengetahuan agama yang sejati, mustahil bisa maju batinnya. Tidak usah peduli agama apa yang dianutnya. Sebab yang disebut agama itu sifatnya: cinta pada sesama, ringan memberi pertolongan, dan sopan budinya. Jadi yang disebut agama yang sejati itu bukannya perkara lahir, tetapi perkara dalam hati, batin.”

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Mudah-mudahan informasi sedikit tentang Theosofi ini bisa membantu kita dalam memahami fenomena maraknya penyebaran paham penyamaan agama di Indonesia. Banyak istilah dan jargon-jargon indah tentang kebenaran yang ditaburkan oleh orang-orang yang dipandang sebagai “cendekiawan” oleh masyarakat.

Bisa jadi, mereka tahu tentang masalah ini, tetapi sengaja mengaburkan pandangan masyarakat Muslim tentang agamanya, atau bisa jadi karena mereka tidak paham dan terjebak pada  jargon-jargon indah yang menipu, sehingga meninggalkan kebenaran Islam.

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

Yang jelas, Allah SWT sudah menjelaskan:

Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian lainnya perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu. (QS Al-An’am:112). (Jakarta, 21 Oktober 2005)

Catatan Akhir Pekan (CAP) Adian Husaini adalah kerjasama antara Radio Dakta 107 FM dan  http://www.hidayatullah.com

=========================================
PUISI AGAMA HINDU BUDHA – KUMPULAN PUISI-PUISI RELIGI HINDU BUDHA – KOLEKSI PUISI ROHANI HINDU BUDHA – ANTOLOGI PUISI KHUSUS HINDU BUDHA (not here)
=========================================

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 51 other followers

%d bloggers like this: